• Tidak ada hasil yang ditemukan

Akhrianti, I., D. G. Begen, dan I. Setyobudiandi. 2014. Distribusi Spasial dan Preferensi Habitat Bivalvia di Pesisir Perairan Kecamatan Simpang Pesak Kabupaten Belitung Timur. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis. 6 (1) : 171-172.

Arbi, U. Y. 2016. Moluska Benthik di Perairan Lima Muara Sungai Kawasan Teluk Lamong, Surabaya, Jawa Timur. Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology. 1 (2) : 55-61.

Asry, A.,Yunasi dan Z. A. Harahap. 2016. Komunitas Makrozoobentos Sebagai Bioindikator Kualitas Perairan Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Universitas Sumatera Utara. Medan.

Barus, T. A. 2004. Pengantar Limnologi Studi Tentang Ekosistem Air Daratan.

USU Press. Medan.

Bengen, D. G. 2000. Teknik Pengambilan Contoh dan Analisis Data Biofisik Sumberdaya Perairan. Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Damayanti, A. A., I. Syamsuri dan A. Dharmawan. Struktur Komunitas Moluska di Padang Lamun Teluk Gilimanuk Taman Nasional Bali Barat. Universitas Negeri Malang. Malang.

Dharma, B. 2005. Recent And Fossil Indonesian Shells. PT Mandiri Abadi Indonesia.

Djaenuddin, D., Marwan dan Hidayat. 1994. Evaluasi Lahan untuk Daerah Pemukiman. Departemen Pertanian Bogor. Bogor.

Effendi, H. 2003. Telaah Kualitas Air Bagi Pengelolaan Sumberdaya Lingkungan Perairan. Penerbit Kanisius. Yogyakarta.

Fahrul, M. F. 2007. Metode Sampling Bioekologi. Jakarta.

Gusmaweti dan D. Lisa. 2015. Analisis Parameter Fisika-Kimia sebagai Salah Satu Penentu Kualitas Perairan Batang Palangki Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. FKIP. Universitas Bung Hatta, Padang.

Harahap, A. F., M. P. Ridwan dan Efawani. 2015. Diversity of Mollusc in the Pandan Beach, Tapanuli Tengah Regency, North Sumatera Province. Jurnal Online Mahasiswa. Fakultas Ilmu Perikanan dan Kelautan. Umrah.

Hardianti, N. M. Yunasfi dan Desrita. 2013. Bivalvia di Perairan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara. Medan.

Hasrianti dan Nurasia. 2016. Analisis Warna, Suhu, Ph dan Salinitas Air Sumur Bor di Kota Palopo. Prosiding Seminar Nasional. 2 (1). ISSN: 2443-1109.

Hawari, K., B. Amin dan Efriyeldi. 2013. Hubungan Antara Bahan Organik Sedimen Dengan Kelimpahan Makrozobentos di Perairan Pantai Pamdan Provinsi Sumatera Utara. Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau. Riau.

Ira. 2013. Kajian Kualitas Perairan Berdasarkan Parameter Fisika dan Kimia di Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari Sulawesi Tenggara. Jurnal Ilmu Perikanan dan Sumberdaya Perairan. 2 (2) : 1 – 6.

Kisman, M. D., R. Achmad dan D. Muchlis. 2016. Jenis Jenis dan Keanekaragaman Bivalvia di Perairan Laut Pulau Maputi Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala dan Pemanfaatannya Sebagai Media Pembelajaran Biologi.

Program Studi Pendidikan Biologi. 4 (1) : 1-14.

Krebs, 1989. Ecological Methodology. Harper Collins Publisher. New York.

Leatemia, P. O., L. Enriani dan K. Herry. 2017. Kepadatan Makrozoobentos di Daerah Bervegetasi (Lamun) dan Tidak Bervegetasi di Teluk Doreri Manokwari. 1 (1). ISSN: 2550-1232.

LPT (Lembaga Penelitian Tanah). 1979. Penuntun Analisa Fisika Tanah. Lembaga Penelitian Tanah. Bogor.

Maslukah, L. 2013. Hubungan antara Konsentrasi Logam Berat Pb, Cd, Cu, Zn dengan Bahan Organik dan Ukuran Butir dalam Sedimendi Estuari Banjir Kanal Barat Semarang. Jurnal Buletin Oseanografi Marina. 2 (3) : 55-56.

Melay, S., P. M. J. Tuapattinaya dan F. Sangadji. Kajian Faktor Lingkungan Dan Identifikasi Filum Mollusca, Filum Echinodermata Di Ekosistem Padang Lamun Perairan Pantai Negeri Tulehu Kabupaten Maluku Tengah. Jurnal Biopendik. 1(2):113-120.

Munandar, A., M. S. Ali dan S. Karina. Struktur Komunitas Makrozoobenthos Di Estuari Kuala Rigaih Kecamatan Setia Bakti Kabupaten Aceh Jaya.

Program Studi Ilmu Kelautan Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Syiah Kuala. Banda Aceh.

Mustofa, A. 2015. Kandungan Nitrat dan Posfat sebagai Faktor Tingkat Kesuburan Perairan Pantai. Jurnal DISPROTEK. 6 (1): 13-19.

Ningsih, E. N., F. Supriyadi, dan S. Nurdawati. 2013. Pengukuran dan Analisis Nilai Hambur Balik Akustik untuk Klasifikasi Dasar Perairan Delta Mahakam. Program Studi Ilmu Kelautan, Universitas Sriwijaya, Palembang.

Patty, S.I. 2015. Karakteristik Fosfat Nitrat dan Oksigen Terlarut di Perairan Selat Lembeh, Sulawesi Utara. Jurnal Pesisir dan Laut Tropis. 1 (1) : 2-3.

Riduwan, 2003. Dasar-dasar Statistika. Alfa Beta. Bandung

Ridwan, M., R. Fathoni dan D. A. Pangestu. 2016. Struktur Komunitas Makrozoobenthos di Empat Muara Sungai Cagar Alam Pulau Dua, Serang, Banten. Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah. Jakarta.

Ristiyanti., M. Marwoto dan N. R. Isnaningsih. 2014. Tinjauan Keanekaragaman Moluska Air Tawar di Beberapa Situ di Das Ciliwung – Cisadane. Pusat Penelitian Biologi, LIPI. Bogor.

Riyadi, A., L. Widodo and K. Wibowo. 2005. Semarang Sea Waters Quality Study and feasibility for Sea Cultivation. Tech Journal. Ling. P3LT. 6 (3): 497 - 501.

Rochman, N., Haeruddin dan Norma, A. 2013. Studi Morfometri dan Faktor Kondisi Sotong (Sepiella INERMIS: Orbigny, 1848) yang Didaratkan di PPI Tambaklorok, Semarang. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro. Semarang.

Sasongko, B., W. Endang dan E. P. Rawuh. 2014. Kajian Kualitas Air dan Penggunaan Sumur Gali Oleh Masyarakat di Sekitar Sungai Kaliyasa Kabupaten. Jurnal Ilmu Lingkungan. 12 (2) : 72-82.

Satrioadjie, W. N. 2010. Studi Kepadatan dan Distribusi Kerang Bulu Anadara.

Program Pascasarjana. [Tesis]. Universitas Diponegoro, Semarang.

Shalihah, H. N., W. P. Pujiono dan Niniek. 2017. Keankeragaman Moluska Berdasarkan Tekstur Sedimen dan Kadar Bahan Organik Pada Muara Sungai Betahwalang. 13 (1) : 58-68.

Siahaan, F. T., H. Wahyuningsih dan A. H. Zulham. 2017. Analisis Parameter Fisika Kimia Air di Danau Buatan Perumnas Griya Martubung Kota Medan.

Jurnal BIOSLOGOS. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Pertanian, USU.

Sianu, N. E., F. M. Sahami dan F. Kasim. 2014. Keanekaragaman dan Asosiasi Gsatropoda dengan Ekosistem Lamun di Perairan Teluk Tomini.

Manajemen Sumberdaya Perairan. Universitas Gorontalo.

Sjafrie, N. D. M. 1989. Beberapa Catatan Mengenai Chiton. Jurnal Oseanografi. 2 (37) : 37-45. ISSN : 0216-1877.

Soemartini. 2008. Principal Component Analysis (PCA) Sebagai Salah Satu Metode Untuk Mengatasi Masalah Multikolinearis. Universitas Padjajaran.

Bandung.

Suherman, H., Iskandar dan S. Astuy. 2002. Studi Kualitas Air pada Petakan Pendederan Benih Udang Windu (Penaeus monodon) di Kabupaten Indramayu. Fakultas Pertanian. Universitas Padjadjaran, Bandung.

Suwignyo, S. B., Y. Widigdo dan M. Krisanti. 2005. Avertebrata Air Jilid 1.

Penebar Swadaya. Jakarta.

Tobing, I. S. L. 2009. Kondisi Perairan Pantai Sekitar Merak, Banten Berdasarkan Indeks Keanekaragaman Jenis Benthos. Jurnal Vis Vitalis. 2 (2) : 31-36.

ISSN : 1978-9513.

Triwiyanto, K., S. Made dan N. S. Job. 2015. Keanekaragaman Moluska di Pantai Serangan, Desa Serangan, Kecamatan Denpasar Selatan, Bali. Universitas Udayana. Bali.

Wahyuni, S., Y. Rofiza dan A. P. Arief. 2014. Struktur Komunitas Gastropoda (Moluska) di Perairan Bendungan Menaming Kabupaten Rokan Hulu Riau.

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pasir Pengaraian.

Riau.

Wijayanti, 2007. Komunitas Funa Gua Petruk dan Gua Jatijajar Kabupaten Kebumen. Program Studi Biologi Universitas Indonesia. Jakarta.

Wilhm, J. L And T.C. Doris. 1986. Biologycal Parameter For Water Quality Criteria. Bioscience. 18 (3) : 477-481.

Yendri, G. Y., N. E. Fajri dan M. Fauzi. 2017. Kleimpahan Gastropoda di Sungai Kampar Kanan Kelurahan Air Tiris Kecamatan Kamar. Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau. Riau.

Yolanda, R. 2013. Diversitas Gastropoda (Moluska) Dari Sungai Batang Kumu Pasir Pengaraian Kabupaten Rokan Hulu Riau. Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Pengaraian.

Yunitawati., Sunarto dan H. Zahidah. 2012. Hubungan Antara Substrat dengan Struktur Komunitas Makrozoobentos di Sungai Cantigi. Fakultas Perikanan dan Perikanan. Universitas Padjajaran. Jatinangor. 3 (3) : 221-227.

Zulfia, N dan Aisyah. 2013. Status Trofik Perairan Rawa Pening Ditinjau dari Kandungan Unsur Hara (NO3 Dan PO4) Serta Klorofil-A. Jurnal BAWAL Vol. 5(3) : 189 - 199.

LAMPIRAN

Lampiran 3. Alat dan Bahan Penelitian

a. Alat tangkap garuk

b. Tool box

c. Cool box

d. pH meter

e. Secchi disk

f. Kantong plastik

g. Meteran

h. Karet

i. Kayu berskala

j. Meteran kain

k. Tali

l. Refraktometer dan pipet tetes

m. Cutter, gunting dan selotip

n. Alat tulis

o. Themometer

p. DO meter

q. GPS

r. Tissue

s. Plastik Hitam

t. Ember

u. Botol Gelap

v. Aquadest

w. Alkohol 96%

x. Kamera

y. Nampan

z. Buku IdentifikasI

Lampiran 2. Kegiatan Penelitian

Pengukuran DO Pengukuran Salinitas Pengukuran Kedalaman

Substrat Tanah Penangkapan Moluska Pengukuran Kecerahan

Pengambilan Sampel Air Pengukuran pH Identifikasi Moluska

Dokumen terkait