Ahmad, A., SS Salim, & R. Zainuddin. 2008. Kognitif Alat untuk Mendukung Komunikasi matematika di Fraksi Firman Problem Solving. WSEAS Transaksi di Komputer . Vol 7 (4): 228-236.
Ansari, B.I. 2003. Menumbuh Kembangkan Kemampuan Pemahaman dan Komunikasi Matematika Siswa SMU melalui Strategi Pikirkan-Talk-Write.
Disertasi Doktor, Universitas Pendidikan Indonesia: Tidak Diterbitkan.
Arikunto, Suharsimi. 2006. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
________________. 2010. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
________________. 2012. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Borg, W.R dan Gall, M.D. 1989. Educational Research an Introduction. New York: Longman.
Brousseau. 1997. Didactical Situation for Learning How to Graph functions.
Dordrecht: Kluwer Academic Publisher. [online]
www.atcminc.com/mPublications/EP/EPATCM99/.../paper.pdf. Diakses pada 22 Desember 2015. 13.40.
BSNP. 2006. Permendiknas RI No. 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Depdiknas.
Cai, J., Jakabcsin, M.S., & Lane, S. 1996. Assessing Students’ Mathematical Communication. Official Journal of Science and Mathematics. 96 (5).
https://www.researchgate.net/publication/230115361. Diakses pada tanggal 6 September 2015. 20.41.
Christine M. Rubie-Davies. 2011. Educational Psychology: Concepts, research, and challenges. New York: Routledge taylor and francis group. Tersedia:
https://books.google.co.id/books?id=RYNaBwAAQBAJ&lpg=PA113&ots=
O0IZ2WHyDJ&dq=hirschfeld%202008&hl=id&pg=PA113#v=onepage&q
=hirschfeld%202008&f=false. Diakses pada tanggal 22 Desember 2017 Cramer, K., dan Karnowski, L. 1995. The imprortance of informal language in
representing mathematical ideas. Teaching Children, Mathematics, 1(6), 332-6. Diakses pada 17 Desember 2017.
Daryanto. 2014. Pendekatan Pembelajaran Saintifik Kurikulum 2013.
Yogyakarta: Gava Media.
Depdiknas. 2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka
________. 2003. No. 20 Tentang Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional.
Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
________. 2006. Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
Jakarta: BSNP.
________. 2008. Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
Jakarta: BSNP.
Fachrurazi. 2011. Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Komunikasi Matematis Siswa Sekolah Dasar.Jurnal UPI Edisi Khusus No.1. Bandung: UPI [Online]. Tersedia:http://jurnal.upi.edu. [diakses pada 9 Januari 2016].
Guerreiro, A. 2008. Communication in mathematics teaching and learning:
Practices inprimary education. [online]. Tersedia:
http://yess4.ktu.edu.tr/YermePappers/Ant_%20Guerreiro.pdf [10 Juni 2016]
Haerudin. 2014. Pengaruh Pendekatan Saintifik Terhadap Kemampuan Penalaran dan Komunikasi Matematik dan Kemandirian Belajar. Prosiding Seminar Nasional Program Pascasarjana Pendidikan Matematika STKIP Siliwangi Bandung, 1, hlm.239-247.
Hamzah, B. Uno. 2011. Model Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara
Hosnan, M. 2014. Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelajaran Abad 21.Bogor: Ghalia Indonesia.
John M. Echols, Hasan Shadily. (2000). Kamus Inggris Indonesia. Jakarta: PT.
Gramedia
Kansanen, P. 2003. Studying-the Realistic Bridge Between Instruction and Learning An Attempt to a Conceptual Whole of the
Teaching-Studying-Learning Process. Educational Studies, Vol. 29,No. 2/3, 221-232.
http://www.tandfonline.com/doi/pdf/10.1080/03055690303279.
Diakses pada tanggal 4 Januari 2016. 19.40.
Kementerian. 2015. Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru 28 September 2015.
[Online]. Tersedia:
http://kemdikbud.go.id/kemdikbud/sites/default/files/HASIL%20UN%20S MP%202015.pdf
Lambertus. 2009. Pentingnya Melatih Keterampilan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran Matematika di SD. Jurnal Forum Kependidikan Nomor 2 Volume 28 Maret 2009. Online. Tersedia: http://forumkependidikan.unsri.
Ac .id /userfiles /Artikel%20Lambertus-UNHALU-OKE.pdf. Diakses pada 23 September 2015.Matlin, Margaret W. 1994. Cognition, Fourt Edition.
Orlando: Harcourt Brace College Publisher. Online. Diakses pada 23 September 2016.
Mahmudi, A. 2009. Komunikasi dalam Pembelajaran Matematika. Yogyakarta:
Jurnal MIPMIPA UNHALU. [online]. Tersedia di:
http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/penelitian/Ali%20Mahmudi.%20S.Pd
%20M.PD%20dR.Makalah%20060%20Jurnal%20UNHALU%202008%Ko munikasi%20dlm%20Pembelajaran%20Matematika.pdf. Diakses tanggal 10 Desember 2017.
Maxwell, K. 2001. Positive Learning Dispositions in Mathematics.
[Online].Tersedia: http://www.Socratesmethod.net/. [diakses] pada tanggal 15 Desember 2015]
Morissan. 2014. Teori Komunikasi Individu Hingga Massa. Jakarta:
Kencana Prenada Media Group.
Mulyasa, E. 2014. Guru Profesional. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya
NCTM (National Council of Teachers of Mathematics). 2000. Principles and Standards for School Mathematics. Reston. Virginia: NCTM.
Permendikbud. 2013. Jurnal Lampiran Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 65 Tahun 2013 Tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta.
Rahman, Taufik. 2015.Pengaruh Pembelajaran Penemuan Terbimbing Terhadap Peningkatan Kemampuan Penalaran, Komunikasi, dan Disposisi Matematis Siswa. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.
Richhart, Ron. 2002. Intellectual Character, What It Is, Why It Matters, and How to Get It. San Fransisco: Jossey-Bass A Wilcy Company.
Rosnawati, 2016. Guru Pembelajar, Modul Pelatihan Matematika SMA, Kelompok Kometensi B, Pedagogik, Teori Belajar, Profesional, Relasi, Fungsi, Persamaan dan Pertidaksamaan. Jakarta: Kemendikbud. Online.
Tersedia:https://drive.google.com/file/d/0B_BJ4dk60YsvRlBQMEJ2NlYyd zg/view. Diakses pada 21 november 2017
Rosyid, Abdul. 2015. Pembelajaran Matematika Berbasis Fenomenaa Didaktis melalui Pendekatan Saintifik untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Dan Self-Confidence Siswa SMP. S2 Thesis, Universitas Pendidikan Indonesia. Diakses 22 September 2017.
Ruthven, Kenneth, Laborde, Collette, Leach, John, Tiberghien, Andre. 2009.
Desain Tools in Didactical Research: Instrumenting The Epistemological and Cognitive Aspects of The Design of Teaching Sequences. Educational Research 38. 329. Online. Diakses pada 23 September 2015.
Sani, Ridwan. 2014. Pembelajaran Saintifik Untuk Implementasi Kurikulum 2013.
Jakarta: PT. Bumi Aksara
Setyosari, P. 2010. Metode Penelitian Pendidikan dan Pengembangnnya. Jakarta:
Kencana.
Shadiq, Fadjarr. 2007. Penalaran atau Reasoning Perlu Dipelajari Siswa di Sekolah. Tersedia Online: http://prabu.telkom.us/2007/08/29/penalaran-atau-reasoning.html. Diakses 19 Juni 2016.
Silver, E., Kilpatrick, J., & Schlesinger, B. 1990. Thingking through mathematics:
Fostering inquiry and communication in mathematics classrooms. New York: College Entrance Examination Board. Diakses 17 Desember 2017 Sudijono, Anas. 2008. Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: PT. Raja Grafindo
Persada
Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung:
Alfabeta
Sumarmo, Utari. 2006. Berfikir Matematika Tingkat Tinggi. Jurnal Pendidikan FPMIPA UPI.
Suratno, T. 2009. Memahami Kompleksitas Pengajaran-Pembelajaran dan Kondisi Pendidikan dan Pekerjaan Guru. (Online). Tersedia:
http://the2the.com/eunice/document/TSuratno_complex_syndrome.pdf.
Diakses pada tanggal 14 Desember 2015.
Suryadi, D. 2008. Isu Kritis Komunikasi Matematika: Pelajaran Pelajari dari Pelajaran Belajar kegiatan di Indonesia. Tersedia:
http: //file.upi.edu/Direktori/FPMIPA/JUR._PEND._MATEMATIKA/
195802011984031 - DIDI_SURYADI/DIDI-08.pdf [2 Juni2016]
Suryadi, D. 2010. Didactical Design Research (DDR) dalam pengembangan Pembelajaran Matematika. Makalah Utama Prosiding Seminar Nasional Pembelajaran MIPA UM Malang. Malang: Online. Tersedia:
http://fmipa.um.ac.id/index.php/component/attachments/download/254.html Diakses pada 4 Desember 2015.
__________. 2013. Strategi Pembelajaran Pendidikan Karakter. Bandung:
Remaja Rosda karya. http://eprints.ums.ac.id/27934/15. Diakses pada tanggal 12 Desember 2014.
Syah, M. 2008. Psikologi pendidikan dengan pendekatan baru. Bandung: PT Remaja Rosda karya.
Tishman, S & Andrade, A. 2014. Thnking Disposition: A review of current theories, practices, andissues. (Online), (https://pdfs.semanticscholar.org/).
Diakses pada 17 Desember 2017
The Capacity Building Series. 2010. Communication in the Mathematics Classroom. 23 Mei 2015. [Online]. Tersedia:
www.edu.gov.on.ca/eng/literacynumeracy/inspire/research/CBS_Communic ation_Mathematics.pdf
Untayana, Juliana Rakony, & Harta, Idris. 2016. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Limit Berbasis Pendekatan Saintifik Berorientasi Prestasi Belajar dan Kemampuan Komunikasi Matematika. Jurnal Pendidikan Matematika Volume 3 Nomor 1. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.
Warfield, V. A. 2006. Invitation to Didactique.University of Washington. Online.
Diakses pada 23 September 2015.
Widoyoko, E.P.S. 2009. Evaluasi Program Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Whitin, P. 2004. Promoting problem-posing exploration, Teaching Children Mathematics, 11(4), 180-186. Diakses pada 17 Desember 2017.
Yunarti, T. 2011. Pengaruh Metode Socrates terhadap Kemampuan Disposisi Berpikir Kritis Matematis Siswa SMA. Disertasi-UPI; tidak diterbitkan.
_________. 2014. Desain Didaktis Teori Peluang SMA. Jurnal Pendidikan MIPA.
Universitas Lampung, Bandar Lampung