• Tidak ada hasil yang ditemukan

UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA BANDUNG

DAFTAR PUSTAKA

Adinur Prasetyo. (2008) Melalui <http://businesslounge.co/2008/01/24/biaya-kepatuhan-pajak-pengaruhi-tingkat-kepatuhan-pajak/>

Adjat Djatnika. (2012). Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Rendah. Diakses melalui <www.pajak.com.>

Agus Purwoto. (2007). Panduan Laboratorium Statistik Inferensial. Jakarta: Grasindo.

Anandita Budi Suryana. (2012). Dropbox, Reformasi Birokrasi dan Penerimaan Pajak. Melalui <http//www.pajakgo.id/content/article/dropbox-reformasi-birokrasi-dan-penerimaan-pajak>

Anjarini Kusujarwati, Buntoro Heri Prasetyo dan Lia Dahlia Irani. (2012).

Analisis Pelaksanaan Pemeriksaan Pajak Dalam Meningkatkan Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Pada KPP Pratama Jakarta Sawah Besar Satu. Jurnal Akuntansi Perpajakan 2012

Anwar Supriadi.(2010).Komwas Pajak Terima Banyak Aduan Masyarakat.

Melalui<http://economy.okezone.com/read/2010/10/05/20/379270/m.okez one.com>

Arabella Oentari Fuadi dan Yenni Mangoting. (2012) Pengaruh Kualitas Pelayanan Petugas Pajak, Sanksi Perpajakan Dan Biaya Kepatuhan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Umkm.

Arfan. (2014). Kepatuhan Wajib Pajak di Wilayah Sultanbatara Masih Rendah http://m.jurnas.com/news/127827/Kepatuhan-Wajib-Pajak-di-Wilayah-Sultanbatara-Masih-Rendah-2014/1/Ekonomi/Ekonomi/

Barker et al. (2002). Research Methods In Clinical Psychology. John Wiley & Sons Ltd. England

Basuki Widodo. (2014).Melalui <http://babel.antaranews.com/berita/9238/sistem-pajak-indonesia-masih-rapuh>

Cedric Sandford et all. (1989). Administrative and Tax Compliance Cost of taxation.

Chaizi Nasucha. (2006). Reformasi Administrasi Publik. Jakarta: PT. Grasindo Chandra Budi. (2013). Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Masih Rendah. Melalui

116

Christina, Ni Kadek dan Putu Kepramareni. (2012). Pengaruh Kewajiban Moral, Kualitas Pelayanan dan Sanksi Perpajakan Pada Kepatuhan Wajib Pajak Dalam Membayar Pajak Kendaraan Bermotor Di Kantor Bersama Samsat Denpasar. Jurnal Riset Akuntansi Vol. 2, No. 2.

Chorras Mandagi. (2014).Pengaruh Pemeriksaan Pajak Terhadap Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Badan Dalam Memenuhi Kewajiban Perpajakannya Pada Kpp Pratama Manado. ISSN 2303-1174

Cooper, D.R. dan Schindler, P.S. (2003), Business Research Methods, Edisi ke-8, McGraw Hill, New York.

Dradjad Wibowo. (2007).Ditjen Pajak Bisa Gagal Karena Kekurangan Pemeriksa.Melalui<http://finance.detik.com/read/2007/05/30/155257/7872 77/4/ditjen-pajak-bisa-gagal-karena-kekurangan-pemeriksa>

Erly Suandy. 2002. Perpajakan. Jakarta: Salemba Empat

Erwan dan Dyah Ratih. (2011). Metode Penellitian Kuantitatif dan Administrasi Publik dan Masalah-Masalah Sosial. Yogyakarta:Gava Media

Evans,Crish,binh tran nam,michael walpope and ritchie. (2000). tax compliance costs:Research methology and empirical evidance from australia. National tax journal vol 53 no 2 ATAX,university of new south wales, sydney australia.Business school manukau institute of technology auckland new zealand

Fuad Rahmany. (2013).Kepatuhan Wajib Pajak Masih Minim. Melalui <http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/makro/14/09/09/nble57-kepatuhan-wajib-pajak-masih-minim>

Fuad Rahmany. (2013). Fuad Rahmany Dua Tahun Mengemis Agar Pegawai Pajak Ditambah. Diakses melalui www.Tribuns.com

Guilford, J.P. 1956. Fundamental Statistics in Psychology and Education. New York: McGraw Hill.

Gunadi. (2005). Ketentuan Pajak Penghasilan. Jakarta: Penerbit Selemba Empat. Gunadi. (2005). Fungsi Pemeriksaan Terhadap Peningkatan Kepatuhan Pajak

(Tax Complience). Jurnal Perpajakan Indonesia Vol 4 No.5: 4-9

Hair, J.F., Anderson, R.E., Thatam, R.L., & Black, W.C. 1995. Multivariate Data Analysis With Reading, 4th Edition. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall

117

Hammar,H., S.C. Jagers dan K. Nordblom. (2005). Tax Evasion and The Importance of Trust. Working Paper,Goteborg University.

Harlina Juliastuti Kusumawardani. (2010). Evaluasi perubahan struktur biaya kepatuhan pt.x pasca penggunaan konsultan pajak. Tesis pasca FISIP UI. Hendro Saputro. (2013). “Pengaruh Pemeriksaan Pajak Terhadap Tingkat

Kepatuhan Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Formal Oleh Wajib Pajak

Badan (Studi Kasus Kantor Pelayanan Pajak Pratama Samarinda)”.

Hijattulah Abdul-Jabbar And Jeff Pope. (2008). Exploring The RelationshipBetween Tax Compliance Costs And Compliance Issues In Malaysia.Journal Of Applied Law And Policy.

Husen Umar. (2008). Metodologi Penelitian. Jakarta:Salemba Empat

Ibrahim, Idawati, Jeff Poppe. (2011). Compliance Costs Of Electronic Tax Filing Personal Taxpayer In Malaysia. International Conference On Management (ICM)

IGA. Cahaya Shita Dewi, Ni Luh Supadami (2014). Pengaruh Pemeriksaan Pajak, Kesadaran, Kualitas Pelayanan Pada Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Badan. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana 9.2 ISSN:2302-8556

I Made Wirartha. (2006). Metode Penelitian Sosial Ekonomi. Yogyakarta:Andi Offset.

Imam Ghozali. (2006). Structuran Equation Modeling Metode Alternatif dengan

Partial Least Square. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Indra Pahala dan Selvy Ayu Rizky. (2012). Pengaruh Persepsi Penerapan Sistem E-Filling Terhadap Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Badan Dengan Perilaku Wajib Pajak Sebagai Variabel Intervening dan Biaya Kepatuhan Sebagai Variabel Moderasi (Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Pulogadung Jakarta Timur).

John Hutagaol, (2007). Perpajakan : Isu isu Kontemporer. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Mardiasmo. (2009). Perpajakan Edisi Revisi 2009. Yogyakarta : Andi Ofset Mashuri. (2009). Penelitian Verifikatif. Yogyakarta:Andi

118

Melchias Markus Mekeng. (2011). BPK Audit Pajak 6 Perusahaan, Apa Hasilnya. Diakses pada 19 Maret 2012 pukul 17.00 pada situs Vivanews

http://fokus.vivanews.com/news/read/201320-bpk-audit-pajak-6-perusahaan triliunan-rupiah

Moh.Zain. (2004). Manajemen Perpajakan. Jakarta:Salemba Empat

Neni. (2015). Kepatuhan Wajib Pajak Masih Rendah. Pegawai Pajak Seksi Pengawasan dan Konsultasi di KPP Pratama Bandung Tegallega

Nur Hidayat. (2013). Pemeriksaan Pajak : Menghindari dan Menghadapi. Jakarta: PT Elex Media Komputindo

_______Keputusan Menteri Keuangan No. 544/KMK.04/2000

_______Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 199/PMK.03/2007 tanggal 28 Desember 2007 tentang Tata Cara Pemeriksaan Pajak

_______Peraturan Menteri Keuangan No. 199 / PMK.03 / 2007 Pasal 2, Standar Umum Pemeriksaan.

Riza Noor Karim. (2008). Ditjen Pajak Kekurangan Pemeriksa Pajak. Melalui <http://www.ortax.org/ortax/?mod=berita&page=show&id=3095&q=aku ntan&hlm=12>

Romandana. (2010). Pengaruh Pengetahuan Pajak, Persepsi Tentang Petugas Pajak terhadap Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi. Surabaya: STIE Perbanas Surabaya.

Ruyadi, M.Khoiru. (2009). Dampak Persepsi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Terhadap Manajemen Perpajakan. Jurnal Akuntansi dan Bisnis, 9 (1): h: 61-70, Malang: Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya.

Safri Nurmantu. (2005). Kepatuhan Perpajakan. Melalui <http://www.safri-nurmantu.com>

Safri Nurmantu. (2008). Dasar-dasar Perpajakan. Jakarta: Kelompok Yayasan Obor

Salip dan Wato, T (2006). Pengaruh Pemeriksaan Pajak Terhadap Penerimaan Pajak. Jurnal Keuangan Publik, vol 4,2: 61-81

Sawyer (2002). Sawyer’s Internal Auditing. Edisi 5. Salemba Empat, Jakarta.

Sherly Layata dan Putu Ery Setiawan. (2014) Pengaruh Kewajiban Moral, Kualitas Pelayanan, Pemeriksaan Pajak Dan Sanksi Perpajakan Pada

119

Kepatuhan Wajib Pajak Badan. ISSN: 2302-8556 E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana 9.2 : 540-556

Siti Kurnia Rahayu. (2010). Perpajakan Indonesia: Konsep dan Aspek Formal.

Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sofyan Djalil. (2015). Kepatuhan wajib perseorangan masih rendah. Melalui

http://elshinta.co/read/news/2015/03/30/087653928/Menko-akui-kepatuhan-bayar-pajak-masih-rendah

Sri Mulyani. (2010). Pemeriksaan Pajak Kaku. http://www.pajakpribadi.com Suhendra,Susi. (2010). “Pengaruh Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Badan

Terhadap Peningkatan Penerimaan Pajak Penghasilan Badan”Jurnal Ekonomi Bisnis, Vol. 15, No. 1. Hal 58-65. (2010).

Suharsimi Arikunto. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suhendra E.S. (2010). Pengaruh Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Badan Terhadap Peningkatan Penerimaan Pajak Penghasilan Badan. Jurnal Universitas Gunadarma Jakarta.

Tresno, Indra Pahala, Selvy Ayu Rizky. (2012). “Pengaruh Persepsi Penerapan

Sistem E-Filling Terhadap Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Badan Dengan Perilaku Wajib Pajak Sebagai variabel Intervening Dan Biaya Kepatuhan Sebagai Variabel Moderasi (Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Pulogadung Jakarta Timur”.

Uce Indahyanti. 2013. PPS-PLS. Diakses pada 4 April 2014 dari World Wide Web:http://algol.mdl2.com/pluginfile.php/103/mod_resource/content/1/Pen gujian%20Model%20Riset.pdf

Uma Sekaran. (2003). Research Methods for Business : A Skill Building Approach 2nd Edition, John Wiley and Son. New York.

Umi Narimawati. (2008). Metodologi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif, Teori danAplikasi. Bandung: Agung Media.

Umi Narimawati. (2010). Penulisan Karya Ilmiah. Jakarta: Penerbit Genesis Waluyo. (2011). Perpajakan Indonesia Edisi 10 buku 1. Jakarta : Salemba Empat

120

Widi Widodo, dkk. (2010). Moralitas, Budaya dan Kepatuhan Wajib Pajak. Bandung:Alfabeta

Wiratni Ahmadi. (2009). Perlindungan Hukum Bagi Wajib Pajak dalam Penyelesaian Sengketa Pajak, Bandung: PT. Rafika Aditama

Yamin, Sofyan dan Kurniawan, Heri. (2011). Generasi Baru Mengolah Data Penelitian dengan Partial Least Square Path Modeling.Jakarta:Salembainfotek Yang, Kaifeng & Miller, Gerald J. (2008). Handbook of Research Methods in

Public Administration. Taylor & Francis Group: CRC Press U.S.

Yoga Pratama. (2015). Kepatuhan Wajib Pajak Masih Rendah. Pegawai Pajak Seksi Pengolahan Data dan Informasi di KPP Pratama Bandung Tegallega.

121

Dokumen terkait