bangku yang disediakan oleh Pemerintah India dengan beasiswa yang berbeda dan skema pembiayaan mandiri.
Penerimaan untuk kuliah M. Phil, yang dimulai pada tahun 1970an, sebagai kuliah pra‐PhD, sangat kompetitif. Lebih dari 60% universitas yang ada telah menerapkan program ini yang sampai saat ini merupakan kualifikasi minimum dalam penunjukkan seorang dosen. Agar dapat memenuhi kualifikasi untuk gelar M.Phil ini, penekanan dilakukan pada pekerjaan yang dilakukan saat kuliah, meskipun disertasi juga diperlukan.
Mahasiswa dapat diterima masuk ke dalam program PhD jika mereka mampu untuk memenuhi kriteria persyaratan sehubungan dengan kompetensi penelitian mereka dan ketertarikan yang asli terhadap bidang studi. Penerimaan disetujui oleh Dewan Studi, dalam beberapa kasus rekomendasi dari Komite Gelar Penelitian (Research Degree Committee) dari universitas yang bersangkutan juga dipertimbangkan. Untuk memastikan bahwa standar minimum dan keseragaman tetap terjaga, UGC dan Council
for Scientific and Industrial Research (CSIR) saat ini melakukan tes pemilihan
bersama sebanyak dua kali setahun untuk memilih kandidat yang memenuhi syarat untuk melakukan penelitian setiap tahunnya. Sejumlah beasiswa tersedia bagi mereka yang telah memenuhi syarat tes dan ingin mengejar penelitian lebih tinggi.
Universitas dalam negeri memiliki otonomi dan bebas untuk menentukan peraturannya sendiri sehubungan dengan kualifikasi penerimaan untuk mahasiswa dari negara lain selain India. Association of Indian Universities (AIU) telah diterima sebagai badan yang terakreditas pada tingkat nasional untuk menangani penilaian kemampuan akademi asing.
Daftar Ujian Asing yang diakui oleh AIU dimuat pada Lampiran I
28 Universitas dan Institusi Setingkat Universitas di India
Saat ini terdapat 634 universitas setingkat institusi di India, termasuk 129 yang disamakan tingkatnya dengan universitas. Dari sejumlah 634 universitas, terdapat 297 universitas negara bagian, 43 universitas pusat, 65 institut kepentingan nasional, dan 100 universitas swasta. Untuk memenuhi kebutuhan terhadap pendidikan tinggi, terjadi pertumbuhan universitas swasta yang fenomenal pada beberapa dekade terakhir. Selain mempunyai sejumlah universitas tradisional, institusi pendidikan tinggi di India terdiri dari Universitas Pertanian (termasuk perhutanan, ilmu perikanan dan kedokteran hewan, teknologi hortikultura dan produk susu), Universitas Teknik dan Teknologi, Universitas Ilmu Kedokteran, Universitas Hukum, Institut Ilmu Populasi, Institut Statistik India, Institut Ilmu Pengetahuan Alam India, Universitas Jurnalisme, Universitas untuk Ayurveda, Universitas untuk Studi Perempuan, Universitas Sansekerta, Universitas Terbukan, Universitas Seni Murni, Universitas Musik, dan Universitas Terbuka untuk Sejarah Konservasi Seni dan Museologi.
Terdapat lebih dari 33.000 perguruan tinggi yang terafiliasi dengan universitas tersebut dan diperkirakan mencapai 17 juta pelajar terdaftar. Dari jumlah perguruan tinggi yang telah disebutkan, lebih dari 345 menawarkan MBBS (Bachelor of Medicine and Bachelor of Suegery) dan gelar yang lebih tinggi dalam bidang kedokteran, dan sekitar 1000 dalam bidang teknik. Perguruan tinggi lain yang menawarkan program sarjana dan pasca sarjana meliputi kedokteran gigi, farmasi, keperawatan, pertanian dan kuliah yang berhubungan, ayurveda, homeopati, B.A, B.Sc, B.Com, B.Ed, LLB, LLM, M.A, M.Sc, M.Ed, dan gelar tinggi lainnya dalam berbagai bidang ilmu seperti ilmu pengetahuan umum, ilmu pengetahuan sosial, dan humaniora yang mencakup bahasa asing, Hubungan Internasional, Studi Sosial, Pendidikan, dan Hukum ditawarkan pada kebanyakan universitas dan perguruan tinggi konvensional. Terjadi pertumbuhan jumlah Sekolah Bisnis yang fenomenal di India selama lima tahun terakhir karena jumlahnya yang meningkat sebanyak tiga kali lipat menjadi 4.500. Jumlah murid yang terdaftar dalam program Master untuk Bisnis Administrasi (Master’s Courses in Business
29
Administration {MBA}) dan kuliah yang berhubungan yang ditawarkan pada
Sekolah Bisnis saat ini sekitar 360.000. Bersama dengan perguruan tinggi konstitusi dari universitas, sejumlah pusat penelitian dari Council of Scientific
and Industrial Research, Bhaba Atomic and Research Centre, Indian Council of Agricultural Research, dan Indian Council for Social Science Research juga
terafiliasi dengan sistem universitas dan menawarkan program penelitian untuk doktor dan professor. Tahun Akademik Tahun akademik biasanya dimulai pada bulan Juni atau Juli dan berakhir pada bulan Maret atau April. Institusi yang terletak di area dataran tinggi (sekitar satu atau dua persen dari total institusi yang ada) mengikuti jadwal yang berbeda. Jadwal tersebut biasanya dimulai pada bulan Maret dan terus berlangsung sampai Desember. Pada kebanyakan universitas yang mengikuti pola ujian tahunan, tahun akademik dibagi menjadi tiga periode. Saat ini, sejumlah universitas mengikuti sistem semester. Tidak ada sistem yang mengatur pengajaran selama liburan di musim panas.
Sistem Ujian
Jika universitas tersebut mengikuti pola tahunan, ujian akhir tahun dilaksanakan antara bulan Maret dan Mei dan hasilnya akan diumumkan dua bulan kemudian. Sementara itu, ujian tambahan dilaksanakan pada bulan Oktober atau November. Untuk universitas yang mengikuti sistem semester, ujian dilaksanakan antara November ‐ Desember dan Maret ‐ April.
Kebanyakan ujian dilaksanakan oleh universitas; namun, beberapa perguruan tinggi terafiliasi telah mengurangi jumlah ujian dalam universitas untuk suatu gelar. Contohnya, pada tingkat Sarjana untuk bidang humaniora, ujian pada akhir tahun pertama mungkin dilakukan oleh perguruan tinggi, dan ujian pada akhir tahun kedua dan ketiga dilakukan oleh universitas. Evaluasi terpusat juga telah diadopsi oleh beberapa universitas untuk menghemat waktu dalam mengevaluasi tulisan yang dibuat. Penilaian
30 internal dari pekerjaan yang dilakukan oleh mahasiswa selama proses pengajaran beberapa tahun tersebut termasuk dalam 10 sampai 25 persen dari total nilai pada tingkat sarjana, dan 20 sampai 40 persen pada tingkat pasca sarjana pada beberapa universitas. Institusi Teknik, Kedokteran, dan Manajemen pada umumnya telah mengadopsi sistem penilaian internal yang lengkap dengan menggunakan sistem penilaian huruf dan sistem nilai kredit.
Bahasa Pengantar dalam Penyampaian Instruksi
Pada kebanyakan universitas, bahasa pengantar yang digunakan adalah bahasa Inggris. Dalam program kuliah profesional, bidang ilmu pengetahuan, dan teknik, Bahasa Inggris digunakan secara eksklusif sebagai bahasa pengantar. Untuk Fakultas Humaniora, Ilmu Pengetahuan Sosial, dan Perdagangan, bahasa pengantar yang digunakan adalah Bahasa Inggris dan bahasa daerah. Pendidikan pasca sarjana dilakukan dalam Bahasa inggris di banyak tempat.
Pendidikan Jarak Jauh
Pendidikan jarak jauh dimulai pada universitas di India pada tahun 1962. Pada tahun 1982, Universitas Terbuka pertama didirikan di Andhra Pradesh, Hyderabad, dan pada tahun 1985, Indira Gandhi National Open University (IGNOU) didirikan di Delhi. Universitas Terbuka lainnya telah dibangun di negara bagian Rajasthan, Maharashtra, Bihar, Gujarat, Madhya Pradesh, dan Karnataka. Sejumlah universitas mempunyai program pendidikan jarak jauh demi memenuhi kebutuhan mahasiswa yang bekerja paruh waktu atau penuh.
31