ISLAM DAN TEKNOLOG
E- DAKWAH: DAKWAH MELALUI INTERNET
Hingga kini, masih kuat anggapan dalam masyarakat luas yang mengatakan bahwa “agama” dan “ilmu” adalah dua entitas yang tidak bisa dipertemukan. Keduanya mempuanyai wilayah sendiri- sendiri, terpisah antara satu dan lainnya, baik dari segi objek formal-material, metode penelitian, kriteria kebenaran, peran yang dimainkan oleh ilmuwan maupun status teori masing-masing bahkan sampai ke institusi penyelenggaranya. Dengan lain ungkapan, ilmu tidak mempedulikan agama dan agama tidak mempedulikan ilmu. Begitulah sebuah gamabaran praktik kependidikan dan aktivitas keilmuan di tanah air sekaran ini dengan berbagai dampak negatif yang ditimbulkan dan dirasakan oleh masyarakat luas. Oleh karenanya, anggapan yang tidak tepat tersebut perlu dikoreksi dan diluruskan.70
Penyampaian informasi agama-yang dalam studi keislaman biasa disebut dakwah-lebih bayak dilakukan dengan face-to-face antara penyampai dengan orang yang menerima informasi (mad’u). Pemanfatan teknologi Internet masih belum banyak dipakai untuk dakwah. Upaya-upaya pemanfaatan teknologi untuk studi islam perlu dikembangkan terus sehingga informasi tentang islam yang benar dapat menjangkau seluruh dunia. Batas geografis dan waktu tidak menjadi masalah lagi dalam berdakwah apabila menginetgrasikan teknologi Internet ini ke dalam wilayah studi keislaman.
A. TEKNOLOGI INTERNET UNTUK DAKWAH
Secara garis besar website tentang Islam dapat dikategorikan menjadi, yaitu portal informasi tentang Islam dan website organisasi Islam. Selain itu dakwah melalui Internet dapat memanfaatkan mailing list dan newsgroup.
1. Portal Informasi
Beberapa website yang dapat dikategorikan sebagai portal informasi tentang Islam, baik yang dikelola muslim Indonesia maupun luar negeri akan dibahas sebagai gambaran tentang pemanfaatan teknologi Internet untuk dakwah. Kriteria yang dipakai dalam pemilihan contoh adalah “keseriusan” dalam pengelolaannya, yang dilihat dari terisinya semua link dengan informasi yang relevan dan kemutakhiran informasi yang disajikan.
a. http://www.al-islam.com
Portal informasi ini dikembangkan dan dikelola oleh Harf Information Technology (http://www.harf.com) yang berkantor di Kairo, Mesir. Harf adalah sebuah perusahaan yang
70 M.Amin Abdullah, Islamic Studies di Perguruan Tinggi Pendekatan Integratif-Interkonektif, Yogyakarta, Pustaka Pelajar, 2006, hal. 92-93.
menerbitkan buku-buku dan media elektronis Islam seperti tafsir dan kumpulan hadits. Portal informasi
http://www.al-islam.com adalah semacam layanan sosial yang diberikan oleh Harf.
Informasi yang ditawarkan oleh website ini sebagian besar berkaitan dengan Al-Qur’an dan hadits. Kita bisa menemukan klasifikasi ayat Al-Qur’an berdasar subyek, seperti iman, ilmu, Al-Qur’an, sirah Nabi, ibadah, dan perdagangan.
Pada website ini yang bisa ditampilkan dalam enam bahasa (Arab, Inggris, Perancis, Jerman, Malaysia (Melayu), dan Indonesia), kita juga bisa mendapatkan terjemahan Al-Qur’an dalam berbagai bahasa, yaitu Inggris, Perancis, Jerman, Malaysia (Melayu), dan Indonesia. Kita yang mempunyai kesulitan dengan bahasa asing, bisa dengan mudah melakukan navigasi terhadap website yang sudah ditampilkan dalam bahasa Indonesia.
Kita bisa dengan mudah memilih untuk menampilkan terjemahan sebuah ayat Al-Qur’an dengan menu yang mudah dan bersahabat (user friendly). Ayat yang ditampilkan dalam bentuk aslinya (tulisan Arab) dapat langsung kita dengar cara membacanya dengan audio yang dilantunkan oleh dua orang qari’ dan terjemahannya.
Selain klasifikasi ayat Al-Qur’an berdasar subyek, hal yang sama juga bisa kita temukan dalam hadits. Selain itu, hadits juga diklasifikasikan berdasar kelas hadits, seperti hadits qudsi, mutawatir, marfu’, mauquf, dan puisi atau syair yang mungkin selama ini kita anggap sebagai hadits.
Selain itu, website ini juga menawarkan aplikasi berbasis web yang bisa kita gunakan untuk membuat jadwal sholat berdasar parameter-parameter geografis, dan aplikasi untuk menghitung besar zakat. Kita juga bisa mendownload program aplikasi pengingat waktu sholat yang mengumandangkan adzan yang bisa diinstal pada komputer.
Kita yang membutuhkan bantuan terjemahan istilah-istilah modern dari bahasa Arab ke berbagai bahasa yang disebut di atas (atau sebaliknya), dapat menemukan kamus yang cukup lengkap di website ini.
Dalam websitenya yang berbahasa Arab, kita bisa menemukan lebih banyak informasi, seperti tarikh Islam beserta uraiannya yang cukup detail mulai dari kehadiran Islam, zaman kekhalifahan (khulafa’ur rasyidin, kekhalifahan Abbasiyah, kekhalifahan Umayah), sampai daulah-daulah Islamiyah. Sayang, informasi ini belum diterjemahkan dalam bahasa lain, sehingga yang berkemampuan bahasa Arab terbatas, tidak bisa memanfaatkan informasi berharga ini dengan optimal.
Fasilitas untuk mengirimkan kartu ucapan juga kita temukan pada website ini. Fasilitas yang bisa kita gunakan untuk menjaga dan mengencangkan tali silaturahmi.
b. http://www.islaam.com
website ini hadir dalam dua bahasa : Inggris dan Perancis, namun website dalam bahasa Inggrislah yang lengkap. Informasi pengelola tidak ditemukan dalam website ini. Namun, pada halaman kontak,
terdapat nama lembaga Islam di Amerika Utara, yaitu Islamic Assembly of North America
(http://www.iana.org).
Website ini menawarkan informasi yang sangat beragam, baik dalam bentuk teks maupun audio. Kita bisa mendapatkan artikel tentang berbagai subyek agama, seperti iman, ilmu, ibadah, dakwah, Al-Qur’an, As-Sunnah, dan zakat. Kita juga bisa mendengarkan atau mendownload file audio ceramah dengan topik yang beragam.
Resital Al-Qur’an lengkap juga hadir dalam bentuk audio, yang bisa didengarkan langsung dengan streaming audio atau didownload. Resital tersebut dibawakan oleh beberapa qari’ yang bisa kita pilih.
Yang menarik, website ini mempunyai sebuah link dan halaman yang diperuntukkan khusus pengunjung non-muslim yang masih awan dengan Islam. Selain itu, kita juga bisa mendapatkan beberapa buku gratis di sini.
Ingin bergabung menjadi anggota mailing list? Kita bisa dengan mudah melakukannya di website ini hanya dengan mengisikan alamat e-mail dan kita akan dikirimi e-mail yang berisi hadits paling banyak empat kali seminggu.
c. http://www.quraan.com
seperti namanya, website ini didedikasikan untuk menampilkan informasi tentang Al-Qur’an. Informasi tentang pengelola ini tidak ditemukan dalam website ini.
Pada website ini kita bisa menemukan Al-Qur’an lengkap (dalam bahasa Arab) dan terjemahannya dalam lima bahasa (Inggris, Perancis, Spanyol, Italia, dan Jepang). Juga dilengkapi dengan mesin pencari berdasar kata dalam bahasa Arab atau terjemahnya dalam bahasa Inggris.
Audio resital Al-Qur’an lengkap dapat kita dengarkan lewat streaming audio. Selain itu, kita juga bisa mendengarkan resital ayat per ayat yang sedang ditampilkan. Juga tersedia fitur untuk mengirimkan sebuah ayat kepada kawan kita lewat e-mail dengan cara yang sangat mudah.
Selain itu, pada website ini kita juga dapat menemukan banyak artikel tentang berbagai subyek seperti tauhid, tazkiyah, ibadah, sirah Nabi, fiqh, bid’ah, dan lain-lain. Juga, terjemahan lengkap Sahih Bukhari, Sahih Muslim, Muwatta Imam Malik, 40 hadits qudsi, dan 40 hadits Imam Nawawi.
Terakhir, yang tidak kalah penting adalah fitur untuk membentuk komunitas (jama’ah) dengan mendaftar menjadi anggota dan kita akan mendapatkan ayat atau hadits dalam e-mail yang dikirim setiap hari. Sebuah cara sederhana yang memfasilitasi upaya saling menasehati, mengingatkan akan keberagaman kita, dan meningkatkan pengetahuan tentang agama.
d. http://www.myquran.com
website portal informasi ini adalah salah satu dari website e-dakwah yang dikelola oleh muslim Indonesia. Website ini mendedikasikan dirinya sebagai fasilitator dakwah virtual.
Di website dengan motto “Refresh Your Life!”, kita bisa mendapatkan beragam informasi yang berkaitan dengan Islam seperti basis data Al-Qur’an, Hadits dan doa, direktori website Islam sebagai panduan menjelajahi Internet, dan hal-hal lain yang bernuansa Islam seperti musik Islami, dan fasilitas mengirim kartu ucapan.
Website yang berbahasa Indonesia ini mempunyai misi sebagai wahana pembentukan komunitas virtual yang dapat dimanfaatkan oleh umat Islam dan menjadi jembatan ukhuwah islamiyah umat dengan melewati batas ruang dan waktu dengan media Internet.
Sebagai sarana membangun komunitas, pengunjung website ini bisa mendapatkan e-mail gratis, bergabung dengan mailing list, menggunakan forum diskusi, dan message board. Di website ini kita juga bisa menemukan beragam link ke website-website e-dakwah lainnya dan link-link lainnya yang bermanfaat, seperti untuk mengirim SMS gratis dansebagainya.
e. http://www.discover-islam-online.com
Website ini dikelola oleh sebuah organisasi yang berada London, Inggris. Sebagian besar isi website ini adalah tentang Al-Qur’an dan dakwah. Kita bisa menemukan banyak tulisan yang terkait dengan Al-Qur’an. Juga terjemahan Al-Qur’an dalam beberapa bahasa : Inggris, Perancis, Jerman, Italia, Jepang, Rusia, Spanyol, Finland, dan Belanda.
Pada bagian dakwah, diantaranya tedapat informasi tentang kisah muallaf yang baru memeluk Islam. Informasi seperti ini sangat penting untuk menggugah hati yang masih belum memperoleh hidayah atau muslim yang ingin “memperbaharui” semangat atau ghiroh keislamannya. Selain itu, terdapat fasilitas untuk membangun komunitas, seperti forum diskusi online dan mailing list.
f. http://www.eramuslim.com
Website yang berbahasa Indonesia ini menurut pengelolanya dihadirkan sebagai respon terhadap banyaknya informasi di web yang kering nilai. Menurut informasi yang ditemukan pada website, terdapat tiga layanan yang ditawarkan oleh website ini :
1). Menerbitkan berbagai hasil liputan peristiwa, artikel, dan data yang ditulis dan dikumpulkan oleh pengelola website.
2). Menyediakan fasilitas komunikasi, berupa e-mail gratis, ruang bincang-bincang bermanfaat (chatting), pojok diskusi umat, dan lain-lain.
3). Menjadi pintu gerbang untuk berbagai website Internet Islam lain di Indonesia dan seluruh dunia.
Disamping fasilitas tanya-jawab soal agama, pengunjung website ini dapat memanfaatkan layanan konsultasi dalam berbagai bidang yang ditawarkan : aristektur, jurnalitik, keluarga, makanan halal, dan kesehatan. Selain itu, kita bisa berbelanja online melalui website ini.
Website ini memfokuskan pada tanya jawab berbagai aspek dalam agama Islam. Jawaban terhadap pertanyaan yang dikirimkan, diberikan oleh Sheikh Muhammed Salih Al-Munajjid, seorang ulama dan penulis yang sangat produktif.
Dalam website yang dirintis dan dikelola oleh Sheikh Muhammed Salih Al-Munajjid ini dituliskan bahwa tujuan website ini adalah untuk :
1). Mengajar dan mengakrabkan muslim dengan beragam aspek dalam agama Islam. 2). Menjadi sumber untuk membimbing manusia ke Islam
3). Merespon pertanyaan dan permintaan pengunjung dengan segenap kemampuan 4). Membantu pemecahan masalah sosial dan pribadi muslim dalam konteks keislaman. Website ini hadir dalam lima bahasa : Arab, Inggris, Perancis, Jepang dan Indonesia.
Arsip pertanyaan dan jawaban dikelompokkan dalam tema-tema tertentu, mulai dari keimanan dasar, jurisprudensi atau hukum Islam, dakwah, sampai politik Islam. Selain itu, kita juga bisa menemukan buku-buku dan tulisan lain yang mengupas berbagai aspek Islam.
h. http://www.hidayatullah.com
Selain memuat berita-berita aktual yang terkait dengan agama Islam atau muslim, website ini juga mempunyai fitur untuk membentuk komunitas ivirtual dengan mendaftar menjadi anggota. Dengan menjadi anggota, kita bisa melihat daftar anggota yang ada dan mengirim berita.
Selain itu, website ini juga menyediakan semacam direktori website-website tentang Islam yang bisa ditambahkan oleh anggota yang terdaftar. Mesin pencari yang disediakan juga sangat membantu pengunjung menemukan berita tertentu pada arsip berita.
i. http://www.indohalal.com
Sesuai deskripsi pada websitenya, indohalal.com adalah website informasi, sosialisasi, dan edukasi produk halal yang juga menginformasikan kepada masyarakat luas tentang produk-produk halal yang sudah mendapat sertifikasi dari LP POM MUI (lembaga resmi nasional yang mengeluarkan sertifikat halal).
Selain itu, website ini juga menyediakan layanan konsultasi tentang kehalalan sebuah produk yang diasuh oleh ahli yang kompeten dalam bidang pangan dan syari’ah. Disamping itu, kita juga bisa mendapatkan informasi atau berita aktual tentang produk halal.
Untuk membentuk komunitas, website ini mempunyai fitur chat dan menawarkan kepada pengunjung untuk bergabung dengan milis.
j. http://www.cybermq.com
Website ini dikelola oleh MQ Corporation, sebuah lembaga usaha yang dimotori oleh Aa Gym. Pada website ini kita bisa menemukan banyak hal mulai berita terkini, tausyiah atau nasehat,
konsultasi agama, sampai mendengarkan streaming audio lewat radio MQFM dan sampai tulisan- tulisan tentang kewirausahaan.
2. Organisasi Islam
Pada bagian ini akan dibahas beberapa website organisasi Islam, baik yang berada di Indonesia maupun di luar negeri. Pemilihan website yang dibahas didasarkan pada kriteria yang sama dengan yang digunakan dalam pemilihan website portal informasi di atas.
Di http://www.krapyak.org, kita bisa menemukan informasi yang terkait dengan Pesantren Krapyak. Informasi yang ditawarkan oleh website ini antara lain : informasi akademik yang menjelaskan berbagai program pendidikan yang ditawarkan dan informasi tentang lembaga-lembaga sosial yang terkait dengan pesantren (balai kesehatan masyarakat, koperasi santri, majelis ta’lim, dan yayasan penyantun anak yatim). Website ini juga memuat berita aktual seputar aktivitas santri dan pesantren serta beberapa artikel.
Website (http://www.usc.edu/dept/MSA) yang dikelola oleh Persatuan Mahasiswa Muslim Universitas california Utara ini kaya dengan informasi tentang Islam. Selain informasi tentang aktivitas sosial dan agama yang dilakukan, kita bisa menemukan tulisan tentang beragam topik dalam Islam. Mulai dari tulisan tentang Allah swt dan Nabi Muhammad saw, Al-Quran, Al-Hadits sampai tulisan – tulisan yang mengupas beragam aspek kehidupan dari sudut pandang Islam, seperti ekonomi Islam, politik Islam, dan wanita dalam Islam.
Meskipun website (http://www20.brinkster.com/masjidits) aktifis dakwah kampus ini menggunakan fitur untuk membuat website gratis, namun dikelola dengan serius. Hal ini terlihat dari aktualitas informasi yang disajikan. Website ini menyajikan banyak tulisan tentang Islam dan berbagai aspeknya. Website ini juta digunakan sebagai wahana menulis para aktifis dakwah kampus.
Informasi tentang agenda kegiatan terkait dengan Islam yang dilaksanakan oleh berbagai institusi juga bisa ditemukan di sini. Website ini juga menampilkan link ke beragam website tentang Islam. Untuk membentuk komunitas, sebuah layanan e-mail gratis dan pendaftaran menjadi anggota mailing list bisa didapatkan di sini.
Sebagian besar informasi yang disajikan dalam website Persyarikatan Mushammadiyah Singapura (http://www.muhammadiyah.org.sg) ini adalah untuk membangun komunitas. Selain mailing list, e-mail gratis, dan forum diskusi, di website ini kita bisa temukan banyak informasi tentang program yang ditawarkan kepada anggota persyarikatan. Tulisan tentang berbagai aspek dalam Islam juga bisa ditemukan disini.
Seperti ditulis dalam websitenya (http://www.isnet.org), the Islamic Network (Isnet) adalah forum komunikasi untuk menjalin tali persaudaraan Islam dan menambah pemahaman Islam bagi anggota-anggotanya.
Selain sebagai sarana komunikasi untuk para anggotanya yang tersebar di berbagai negara, website ini juga menyajikan informasi dan arsip diskusi tentang Islam yang sangat bermanfaat. Kita bisa mendapatkan berbagai tulisan yang dikelompokkan berdasar topik tertentu atau berdasar pengarangnya. Website ini juga menawarkan mailing list dengan berbagai topik yang bisa diikuti dan membuka konsultasi tentang beragam aspek dalam Islam.
B. HAMBATAN DAN TANTANGAN DAKWAH MELALUI INTERNET
Upaya mengintegrasikan teknologi Internet dengan studi islam tidak semulus yang dibayangkan. Ada hambatan dan tantangan berdakwah melalui Internet. Hambatan adalah faktor internal sedangkan tantangan adalah faktor eksternal.
Secara umum, minimal ada tiga hambatan utama dakwah melalui Internet yang bisa ditemukan dalam diri umat Islam, yaitu tingkat kecakapan dalam teknologi informasi yang masih rendah, tingkat akses terhadap Internet yang masih rendah, dan kemungkinan benturan yang kontra-produktif antara kelompok-kelompok Islam sendiri (Islam mayoritas versus Islam minoritas).
Memang belum data statistik yang pasti, namun jika melihat fenomena yang ada dalam hal yang terkait dengan teknologi informasi (seperti jumlah penelitian dalam bidang teknologi informasi yang dipublikasikan dan perusahaan yang bergerak di bidang teknologi informasi) peran muslim dalam perkembangan teknologi informasi masih rendah. Dalam konteks ini, beberapa pertanyaan bisa diajukan. Mengapa negara-negara yang sebagian besar berpenduduk muslim tertinggal dalam bidang teknologi informasi? Apa saja faktor yang mempengaruhinya? Pertanyaan-pertanyaan ini adalah sekaligus merupakan tantangan yang mesti dijawab.
Memang, untuk dakwah melalui Internet bisa jadi tidak membutuhkan ketrampilan yang sangat tinggi, namun dalam tataran yang lebih tinggi, ketertinggalan dalam bidang ini tak pelak menimbulkan masalah. Ketergantungan adalah salah satunya.
Meskipun kecepatan penyebaran Internet di Indonesia sangat luar biasa, namun cakupannya masih kurang. Statistik pada akhir tahun 2002 menunjukkan bahwa jumlah pengguna Internet di Indonesia adalah 4,5 juta, sedangkan jumlah penduduk Indonesia melebihi 220 juta, sehingga cakupan Internet masih di bawah 2% dari semua populasi.71 Masih sedikitnya pengguna Internet di Indonesia,
yang merupakan negara berkembang, disebabkan berbagai faktor. Menurut beberapa penilitian di beberapa negara berkembang, rendahnya pengetahuan dan tingkat kesejahteraan merupakan faktor penghambat adopsi Internet.
Hambatan ini di sisi lain juga merupakan tantangan, karena dalam konteks ini dakwah dakwah melalui Internet dapat diartikan sebagai tantangan memberikan pengetahuan dan pelajaran teknologi informasi kepada masyarakat. Sebab munculnya portal dakwah yang tadinya “hanya” merupakan 71 Fathul Wahid, opcit, hal. 43
pemanfaatan peluang yang ada dengan kehadiran Internet, harus ditingkatkan sebagai sebuah kesadaran bersama muslim bahwa banyak yang bisa dimanfaatkan dari Internet misalnya: merekatkan tali silaturahmi dengan membentuk komunitas, meningkatkan intensitas komunikasi dan penggunakan Internet sebagai sumber informasi yang bermanfaat.
Jika kita hanya melihat persentase cakupan Internet di Indonesia, bisa jadi kita akan menyimpulkan bahwa dakwah melalui Internet belum mendesak. Namun, jika kita berpikir ke depan dengan cakupan global, tentu ada banyak pertimbangan mengapa e-dakwah menjadi penting. Inilah peluang yang bisa dimanfaatkan.
Pertama, peneliti berpendapat bahwa kecepatan penyebaran Internet di Indonesia belum mencapai tahap stagnan dalam kurva S penyebaran inovasi. Hal ini berarti dalam masa yang akan datang kemungkinan adopsi Internet oleh masyarakat Indonesia masih sangat besar.
Dalam konteks ini, teori penyebaran inovasi (diffusion of innovation) relevan untuk didiskusikan. Teori ini akan memberikan acuan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat adopsi seseorang terhadap sebuah inovasi atau dalam hal ini Internet. Ada empat elemen dalam penyebaran inovasi, yaitu (1) karakteristik inovasi itu sendiri, (2) kanal komunikasi yang digunakan untuk mengkomunikasikan manfaat inovasi, (3) waktu terhitung mulai inovasi dibutuhkan, dan (4) sistem sosial dimana inovasi menyebar.
Semakin besar dan kompleks inovasi, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk diadopsi atau digunakan. Jangkauan kanal komunikasi juga mempengaruhi tingkat penyebaran inovasi ini. Penyebaran inovasi akan sangat cepat pada tahap awal dan kemudian menyebar dengan cepat sampai pada akhirnya sampai pada tahap stagnan atau melambat lagi. Tingkat penyebaran inovasi juga tergantung kepada homogenitas sistem sosial dimana inovasi menyebar. Sistem sosial yang homogen akan mempercepat penyebaran inovasi.
Jika elemen-elemen dalam penyebaran Internet di Indonesia bisa dikondisikan dengan baik, kecepatan adopsi Internet dalam tahun-tahun mendatang masih sangat cepat. Jadi tidak mengagetkan, jika diramalkan, pada akhir tahun 2003, pengguna Internet di Indonesia mencapai 7,5 juta orang atau terjadi peningkatan hampir 80% dari jumlah pengguna Internet pada akhir tahun 2002 yang sebesar 4,5 juta72. Dirjen Pos dan Telekomunikasi mencatat bahwa jumlah pengguna Internet potensial di Indonesia
adalah 61 juta dengan yang (akan) menggunakan Internet dari kantor, rumah, warung Internet, universitas, sekolah, dan pondok pesantren.
Kedua, penggunaan Internet untuk dakwah tidak hanya ditujukan untuk komunitas nasional saja, baik muslim maupun non-muslim, namun juga untuk komunitas yang lebih luas, yaitu komunitas global.
Islam mayoritas versus Islam Indonesia
Internet tidak membatasi siapa yang bisa memanfaatkannya. Semua mempunyai hak untuk memanfaatkan asalkan mmepunyai akses dan ketrampilan untuk itu. Dalam konteks ini, semua kelompok kepentingan bisa menggunakan Internet untuk menyebarluaskan ajarannya, termasuk apa yang disebut dengan Islam mayoritas dan Islam minoritas.
Wacana tentang Islam mayoritas dan Islam minoritas ini semakin hangat setelah tragedi 11 September 2001. secara fundamental ajaran, tidak terdapat perbedaan ajaran antara kelompok islam ini, Tuhannya sama: Allah yang Maha Agung,dan Nabinya sama: Nabi Muhammad saw. Namun, terjemahan kultural kedua kelompok ini bisa jadi berbeda. Islam yang seharusnya berwajah garang dan menakutkan. Minimal inilah kesan yang tertangkap oleh umat di luar Islam. Kalau kesan Islam yang garang dan menakutkan. Minimal inilah kesan yang tertangkap oleh umat di luar Islam. Kalau kesan Islam yang garang dan menakutkan. Minimal inilah kesan yang tertangkap oleh umat di luar Islam. Kalau kesan Islam yang garang dan menakutkan yang muncul ke permukaan, berarti peluang Islam menarik hati umat di luar Islam menjadi tertutup.
Pendekatan yang digunakan oleh kedua kelompok Islam ini mempunyai dasar hukum masing- masing. Bagaimana misalnya, kesan umat di luar Islam terhadap cara pemerintahan Taliban di Afganistan. Tidak semua umat Islam sependapat dengan cara yang digunakan. Lebih tegas lagi, apakah kita semua sepakat dengan apa yang dilakukan oleh teroris yang mengatasnamakan Islam dan membunuh orang-orang yang tidak bersalah.
Dalam konteks dakwah melalui Internet, hal ini memungkinkan adanya benturan informasi