HASIL DATA KUESIONER KEPADA 50 RESPONDEN MENGENAI LISTRIK PINTAR
DALAM MENDUKUNG BRAND AWARENESS LISTRIK PINTAR “
Nara sumber :
Ibu Fika-Pelanggan Area Menteng ID Pelanggan: 547100112296
Pewawancara : DHIAS RAHMAPUTRI Hari / Tanggal : 3 Mei 2012
1. Apakah Ibu pengguna Listrik Pra Bayar?
Jawab: apa itu Listrik Pra Bayar? Saya masih menggunakan Listrik Mekanik Mba...
Peneliti menjelaskan terlebih dahulu mengenai Listrik Pra Bayar. Kemudian Ibu Fika menambahkan “Oh iya saya tahu kalau pakai pulsa. Saya belum pakai”. 2. Mengapa ibu belum menggunakan Listrik Prabayar?
Jawab: Di daerah perumahan saya tidak ada sosialisasi mengenai hal tersebut, jadi kami masih menggunakan meteran yang lama.
3. Karena ibu sudah paham mengenai Listrik Pra Bayar, apakah ibu juga tahu bagaimana menggunakan Listrik Pra Bayar tersebut?
Jawab: saya masih ga ngerti tapi gimana cara menggunakannya. Karna emang ga ada sosialisasi sama sekali di daerah saya. Saya juga bayar listrik ke PLN ga pernah dikasih brosur atau segala sesuatu yang ngasih informasi tersebut.
4. Apa saran ibu kepada PLN agar Listrik Pintar/ Listrik Pra Bayar ini diminati masyarakat?
Jawab: harus sering-sering dilakukan sosialisasi seperti event-event dan kalau bisa tampilkanlah di iklan. Karena kalau di iklan semua masyarakat sudah pasti melihat sehingga lebih aware. PLN juga perlu melakukan bekerjasama dengan
masyarakat untuk lebih menyesuaikan kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan sesuai dengan yang diminati masyarakat
MATERI WAWANCARA PENYUSUNAN SKRIPSI
“ STRATEGI PROMOSI PT PLN (PERSERO) DISTRIBUSI JAKARTA RAYA DAN TANGERANG
DALAM MENDUKUNG BRAND AWARENESS LISTRIK PINTAR “
Nara sumber :
Bapak Rahmat-Pelanggan Area Cikokol ID Pelanggan: 546201138141
Pewawancara : DHIAS RAHMAPUTRI Hari / Tanggal : 19 Mei 2012
1. Kenapa bapak tidak emlakukan migrasi ke pra bayar?bisa diberikan alasan yang spesifik?
Ya kelihatannya sih susah ya saya harus ngurus kesana ngurus kesini itu satu untuk migrasinya, yang kedua saya juga belum tahu counter-counter mana aja yang menjual voucher untuk listrik tersebut. Juga karena, kalo saya pake voucher ya berarti saya dibatasi samapai sekian dayanya ya. Sementara kalo saya pake pasca bayar ya? Pasca bayar ya bebas aja. Misalnya saya ada acara yang butuh sekian-sekian, artinyakan kalo pake prabayar baru seminggu dua minggu tau-taunya habis.nah itukan saya repot beli-belinya lagi
2. Bagaimana opini bapak, jika suatu saat nanti PLN menyarankan pelanggan untuk migrasi ke pra bayar mengingat akan adanya kebijakan dari PLN bahwa semua masyarakat akan diterapkan untuk menggunakan Listrik Pintar.
Jawab: Ya itu suatu keharusan atau tidak? ya saran saya sih kalo soal keberatan sih engga keberatan cuma saran aja jangan bebankan kepada customer. Jika memang itu menjadi suatu proseduur keharusan dari kebijakan perusahaan ya lakukan saja tetapi jangan memberatkan customer. Misalnya gini, mau migrasi,
yaudah ganti, ganti aja tapi kenapa customer yang harus apply atau repot-repot seperti itu.
3. Baru saja bapak mengatakan apply...apakah bapak belum mengetahui bahwa saat ini migrasi telah mudah sehingga kita tidak perlu apply, kita hanya menelfon Call Center 123, atau buka website PLN?
Jawab: saya ga tau,karna saya ga pernah buka-buka web PLN. yang saya tahu harus bayar masalahnya. Bukan sekedar uang rokok ya itu amh ga ada amsalah..yang saya tahu untuk migrasi itu istilahnya ada ruang registernya, cukup besar lah ya sekitar 100 ribu di daerah Buana Gardenia, Kunciran-Tangerang. Kita kan juga pengen ya punya rumah yang disewakan menggunaan Pra Bayar, artinya kan pengen juga dikontrol dengan Listrik Pra Bayar kan orang yang punya sewa rumah itu kan ga punya niat jelek segala macem, ada batasan, namun ternyata dari orang PLN entah outsourcingnya atau bukan itu ada register feenya. Mereka megninformasikan sekian-sekian loh pak...
4. Secara fakta, Listrik Pra Bayar ini sudah ada dari tahun 2009. Namun secara kuantitas pelanggan lebih memilih menggunakan Listrik Biasa lebih banyak dari Listrik Pra Bayar. Menurut bapa mengapa bisa begitu?
Jawab: Praktisnya gini ya itukan untuk sistem pembayarannya sekarang gampang, tinggal ke Indomaret atau ada loket-loket pembayaran atau di bpr-bpr mau pake Listrik Pra bayar listrik biasa ga ada masalah. Namun cenderung penggunaan Listrik Pasca bayar itu tidak dibatasi dengan berapa daya yang kita pakai.
Kekurangan Listrik Pra Bayar menurut Bapak Rahmat ” ya kan katanya mengendalikan. Yang saya tau sih kebanyakan pada, saya siih punya sodara yang pake lagi ada acara tau-taunya dia lupa kalo pulsanya tinggal sedikit,abis dan mati lampu. Kalo siang masih bisa dibeli.kalo malem ya gelap-gelapan. Sudah terjadi looh....
5. Apakah pelanggan setuju atau tidak bahwa Listrik Pra Bayar itu lebih murah karena pelanggan yang mengendalikan listriknya sendiri.
Jawab: Betull...betul.. itukan kalau dalam keadaan normal.artinya gini wah saya mau bulan ini 200. Maka saya kendalikan 200ribu untuk perbulan, itukan artinya dalam keadaan normal saya tidak menggunakan peralatan-peralatan atau alat-alat elektronik lainnya yang keperluannya bersifat mendadak. Seperti anak ulang tahun yang menggunakan sound sistem yang segala amcem kan. Nah kalo saya pake listrik pra bayar daya yang digunakan sudah tersedot dari penggunaan sebelumnya, nah trus saya harus beli lagi. Sebenernya sih cuma karena kalau pake pulsa kita udah tau duit kita tinggal sekian, jadi ada pengendalian. Sedangkan yang pake listrik pasca bayar itu juga bisa dikendalikan dengan melihat pengeluaran sih bisa dikendalikan mana-mana aja yang harus dimatikan. Intinya sih dari PLN, kalo memang niatnya PLN semua harus pake Listrik Pra Bayar, berniat membuat kebijakan dalam rangka untuk penghematan energi,yaudah laksanakan aja itu, ganti semua migrasi ga usah pake saran-saran kek, atau options-options “pak pake migrasi dong, pake ini lebih enak. Kalo emang ada kebijakan ya one policy aja cukup tinggal ganti semua harus menggunakan.
6. Mengapa banyak pelanggan yang masih menggunakan Listrik Biasa dibandingkan Listrik Pintar?
Jawab: tapi yang jelas ya saya sendiri bukan orang awam untuk masalah seperti itu, tapi saya merasa tidak well informed. Informasi ini ga well informed sama orang PLN nya. Kenapa tidak well informed itu? Dikatakan bahwa sangat mudah melakukan migrasi tadi saya contohkan katanya harus bayar harus segala macam. Nah itu simpang siur.
Tapi kalo secara umum itu kenapa ya masyarakat tidak mau migrasi?
Jawab: Budaya orang indonesia itu tau kan? ikut-ikutan. Jadi, dalam suatu komunitas dalam suatu lingkungan, kalo ada yang pake biasanya juga ikut-ikutan. Kalo ternyata mayoritas ga pake yang pra bayar ya pada males juga untuk pake. Karena mereka kan susah untuk migrasi. Itu persepsi loh ya, ga tau
faktanya gimana agak susah untuk migrasi. Sebenernya yang saya khawatirkan saya adalah tipe orang yang ga ngontrol. Ya kalo emang udah abis, ya abis deh. Yang saya khawatirkan pada saat orang yang bisa melakukan pembelian voucher pada malam hari sekalipun itu ga masalah kalo masih buka.
7. Apakah PLN harus melakukan sesuatu untuk meningkatkan pelanggan Listrik Pra Bayar?
Jawab: ya PLN harus ini apa namanya memudahkan informasi kepada pelanggannya customer bahwa untuk migrasi sangat mudah. Karna yang berkembang, persepsi itu sangat susah karna harus bayar ini,dll.
8. Apa saran dan harapan bapak, jika PLN menginginkan masyarakat untuk migrasi ke Pra Bayar?
Jawab Harapan saya, mungkin mungkin pake iklan juga bagus, cuma untuk mengejar daya efektifitas mengejar target. Dalam wilayah jaringan itu datengin aja. Ada satu cara dari salesnya si blue gas, blue gas itu minta ijin sama RT/ RW minta untuk mengumpulkan para ibu-ibu. Dia presentasikan, dia sosialisaiskan, ini loh kelebihannya ini loh kekurangannya sehingga dengan cara seperti itu mudah dicerna. Edukasi seperti itu ternyata yang tadinya menggunakan kompor gas, menggunakan gas tapi bukan blue gas kemudian mengganti blue gas itu hampir 100%. Mengganti itu semua kenapa? ternyata dengan I bedanya selangngya itu kebuka dan digunting dikasih api, itu ga kebakar.itu bedanya. Dengan PLN melakukan sosialisasi yang menedukasi saya yakin masyarakat akan terbuka pikirannya. Nah sehingga dengan seperti itu PLN langsung melakukan edukasi sosialisasi yang langsung kekomunitasnya, saya yakin itu akan terbuka pikirannya. Bukan persepsi lagi. Nah saran saya, Ya pertama perbanyaklah counter-counter apa istilahnya media-media yang memberitahukan. Iklan kan tidak harus selalu ada di tv atau dikoran. Buatlah di bannerkah atau spaduk-spanduk billboard dan segala macem. Yang pada saat orang sedang naik mobil, naik angkot, atau jalan kaki, jadi persepsinya langsung,
ohh ini begini oh ini begitu. Sekarang coba...saya mau liat dimana cara migrasi sampai sekarang saya belum menemukan”
8. Apakah Bapak dapat mengetahui perbedaan Listrik Pra Bayar dan Listrik Pasca Bayar?
Jawab: ya jelaslah kalo yang pake Prabayar kan kita dikendalikan dan terbatas dengan pulsa yang kita miliki.sedangkan kalo pascabayar istilahnya ya semau si pengguna listrik yang pake itu.
9. Apakah bapak mengetahui bagaimana proses menggunakan Listrik Pra Bayar? Jawab: engga saya ga tau..sama sekali belum tau jujur aja saya belum tahu. Kan udah saya bilang, media apa yang bisa ngasih tau kita sebagai pelanggan untuk tau itu? karna hampir 100% di lingkungan saya tuh belom tahu, khususnya di Blok saya ya.
10.Bagaimana Anda menjaga/memaintance Pasca Bayar Anda, ketikan bapak emmiliki banyak peralatan elektronik? Sedangkan Pra Bayar menawarkan cara yang lebih hemat dalam penggunaan Listrik.??
Jawab: Listrik Pra Bayar dan Listrik Biasa sebenarnya sama jika hanya dalam masalah pengendalian. Listrik biasa maintancenya, incumbent itu ..hal biasa .kita pasang tv,ac itukan ada waktunya, tidak berelebihan. Paling itu bayaran yang kita bayar per bulan ga beda jauh paling 20 ribuan tau 50 ribu
11.Menurut bapak, strategi promosi apa yang paling efektif untuk meningkatkan awareness Listrik Pintar?
Jawab: Media otomatis, promotion material itukan dalam bentuk billboard, saya kira lebih murah, gampang diingat, secara langsung atau penjualan seperti personal selling. Kalo iklan cuma sesaat kurang mengena. Dan saya belum pernah mendapatkan brosur atau yang lain-lain mengenai info listrik pra bayar
MATERI WAWANCARA PENYUSUNAN SKRIPSI
“ STRATEGI PROMOSI PT PLN (PERSERO) DISTRIBUSI JAKARTA RAYA DAN TANGERANG
DALAM MENDUKUNG BRAND AWARENESS LISTRIK PINTAR “
Nara sumber :
Ibu Siti Aisyah-Pelanggan Area Bintaro ID Pelanggan : 546105152741
Pewawancara : DHIAS RAHMAPUTRI Hari / Tanggal : 19 Mei 2012
1. Alasan Ibu tidak melakukan migrasi ke prabayar?
Jawab: praktis..karna tiap awal bulan saya duduk didepan komputer trus bayar lewat online banking tiap awal bulan tanggal 1.keluar tagihan.bayar. Ada yang mudah kenapa cari yang susah....
2. Sejauh ini, beberapa pelanggan mengatakan bahwa menggunakan Listrik Pintar adalah hal yang mudah. Bagaimana menurut ibu?.
Jawab: Susah kayanya..emmm Kitakan wanita bekerja, trus kita tuh suka lupa ngontrol-ngontrol listrik atau ngontrol-ngontrol listrik kaya gitu.
3. Kalau alasan spesifik kenapa ibu tidak menggunakan listrik pra bayar? Karna Saya ga mau dirumah saya kekurangan listrik/pulsa.
4. Bukankah sudah banyak yang menjual token-token pulsa tersebut?
Jawab: Saya ga mau keluar kemana-mana Lagi juga saya males keluar-keluar rumah buat beli pulsa
5. Bagaimana pendapat ibu, Jika PLN menyarankan ibu untuk migrasi ke pra bayar dan mengingat bahwa nantinya akan ada kebijakan dari PLN bahwa semua masyarakat akan diterapkan untuk menggunakan Listrik Pintar?
Jawab: kalo ga diwajibkan saya tidak mau. Walaupun nanti ada kebijakan dan masih boleh menggunakan yang lama, saya mau tetep pilih yang lama.tapi kalo semau harus, yaudah itukan namanya terpaksa, sebuah pilihan. kalo emang semua harus seperti ini,ya saya udah nyaman banget pake yg lama
6. Melihat bahwa secara fakta, Listrik Pra Bayar ini dimulai dari tahun 2009. Tapi pertumbuhan pelanggan lebih memilih menggunakan Listrik Biasa lebih banyak dari Listrik Pra Bayar?menurut ibu kenapa seperti itu?
Jawab: ya..kadang emang ga tau banyak keuntungannya sih, sama aja diliatnya.malah lebih ribet. karna saya liat temen saya juga pake Listrik Pra Bayar jadi vouchernya ga bisa masuk,ada aja masalah gitu. Padahal dia udah beli dari Bank mandiri dari ATM jg tetep aja ga bisa masuk. Nah hal seperti itu saya ga mau. Apalagi saya punya anak kecil ya dirumah, ribet. Jadi mungkin masalah teknik masih banyak kayanya dilapangan.
7. Apa yang seharusnya PLN lakukan untuk menaikkan target PLN dalam penggunaan Listrik Prabayar atau Listrik Pintar?
Jawab: harus memberikan ini..eemm apa ya penjelasan bahwa Listrik Pra Bayar lebih menguntungkan, sejauh ini saya tidak belum melihat sama sekali keuntungannya. Karna Sama aja saya liat. Malahan ada yang bilang dari alatnya sendiri yang ga bagus kali ya. Malah saya sendiri menemukan fakta kawan2 saya bilang bahwa itu lebih mahal,.biasanya bayar sekian itu malah lebih mahal. Saran saya sih customer mau memilih kepada yang lebih baik,intinya tunjukkan dulu apa kelebihannya.kalo ga klo perlu pake offering, pake spesial diskon dalam pembelian diskonnya utuk 3x pemakaian di awal..kita tuh kalo ga terlaluu benefitnya tidak terlalu bagus ga mau ngapain gitu ganti-ganti klo udah ada yang nyaman.
8. Kalo PLN memberikan gratis, apakah semuanya akan mau melakukan migrasi? Jawab: Ya lakukan aja langsung dengan memberikan pertahuan ke RT/ RW. Kasih penyuluhan sebelumnya,ini loh keuntungannnya,ini loh cara2nya. Kalo bisa disetiap kelurahan dikasih jual token atau apa itu namanyaa outletlah biar ga khawatir. Jadikan ornag mudah membeli ga khawatir.
Kalau harapan?
Harapan: ya harapan sih servis pln lebih baik lagi karna saya melihat tidak adanya alat ukur bagusan mana prabayar sama pascabayar. Saya liat sih malah jelekkan pra bayar.karna lebih mahal kayanya sih, orang saya tanya pasti bilang lebih mahal.
9. Ada alasan lain ga selain lebih mahal? Bisa dijelaskan alasan mengapan pelanggan Listrik Biasa masih tetap ingin tetap di meteran tersebut dan tidak ingin emlakukan migrasi?
Jawab: karna sih suka takut mati tiba-tiba, karna aktifitas tuh ga mau diribetin dengan hal-hal yang kaya begituan., misal kita lagi menikmati liburan gitu,lagi apa gitu.lupa semua tiba-tiba mati.misalnya lagi nonton film, mati deh gara-gara lupa ngecek.trus lagi tengah malem.waduh gimana itu..”
10.Ibu tau perbedaan Listrik Pra Bayar dan Pasca Bayar apa?
Jawab: ehh so far sih kalo pembayarannya doang sama masukinnya doang sih kaya handphone dan keuntungan lainnya adalah tidak membayar abonemen.
11. Ibu tau mengenai Listrik Pra Bayar darimana?
Jawab: Ya dari orang itu Saya juga denger Listrik Pra Bayar ya dari orang-orang pada cerita, keluhan-keluhan.aduh susah nih...jadi saya ga tertarik gitu.waduh saya lebih mahal, ini ga bisa ini ga bisa.biasnaya temen-temen saya yang punya rumah-rumah baru pasang nya pake itu ya jadi saya tahu dari mereka, ohh ini gimana cara belinya. Ya denger selewat aja.
12.Apakah ibu setuju dengan pernyataan bahwa Listrik Pintar lebih murah daripada listrik pra bayar karena pelanggan dapat mengendalikan listriknya sendiri sesuai dengan kebutuhan dan keinginan??
Jawab: Ga juga karna saya rasa kita ada basic needs sebulan itu berapa untuk listrik,jadi emang ga bisa berubah berapa biaya sebulan itu. Saya sih 230 sebulan. Saya 2 anak sih, jadi cuma nyalain tv, ac juga malem hari, banyaknya juga ya paling online internet pake leptop,jadi kkita ga perlu dipusingkan gitu.
13.Menurut Ibu, alasan banyak masyarakat yang belum mengatahui adanya Listrik Pintar (Listrik Pra Bayar) karena apa?
Jawab: Ga ada sosialisasi, saya aja ga tau apa-apaan. Pernah saya baca headline di detik.com.tapi cuma numpang lewat.
14.Perlu ga PLN melakukan kerjasama dengan masyarakat?
Jawab: ya perlu..cuman saya juga bingung, sebenernya beda prabayar sm pasca itu buakan dari pengendalian uang.dari itu aja saya rasa, habits sendiri. Saya rasa itu tidak akan merubah. Orang misalmya mengendalikan, dia akan beli lagi kalo dasarnya boros.tapi klo dasarnya dia hemat dia akan hemat ga ngaruh pake LPB atau pasca. Jadi saya rasa ga ngeliat. Mungkin itu saya rasa mengubah masyarakat secar amaksa itu. Tapi saya bilang itu saya rasa perubahan pola pikir masayarakat dari berbagai level tentan energi. Mungkin itu merubah dari segi sistematis gitu ya. Tapi yang saya rasain saya apa ya..tidak terlalu diuntungkan dengan hal-hal seperti itu, karna saya emang udah punya konsep sendiri tentang mengendalian energi. Udah ngerti sendiri Jadi saya rasa ga perlu saya.
15.Strategi promosi apa yang paling efektif untuk meningkatkan awareness Listrik Pintar Jawab: Radio saya rasa, jadi kalo macet-macet gitu. Ya terus apalah ke komplek-komple lah ada bikin-bikin yang mudah diliat buat di gerbang-gerbang, kaya spanduk aja sih yang simple. Jadikan pas masuk komplek, liat-liatan misalnya. Nantikan lama-lama dia akan kepikiran karna sering liat. Nah nanti kan sering liat “oh apa ya”. Jadi nanti dy akan cari tahu sendiri, liat diinternet
kalo emang yang punya internet ya. Atau telfon ke call center 123 buat nanya. Kalo perlu di facebook juga aperlu dikasih iklan kaya yang disamping itu yang muncul-muncul. Kalo di facebook banyak, ibu-ibu suka pada pake itu.
16. Ibu pernah liat iklan Listrik Pintar di website PLN??
Jawab: Ga pernah saya cuma nanya keluhan selesai, udah,website jg saya cuma liat kalo perlu aja kaya ada keluhan.Ga tau. Kalo saya niat saya akan telpon 123, tapi karna saya ga niat saya ga perlu telpon-telepon. Perlu dicek juga pengguna listrik itu gimana? Jadi masukinlah segementasi yang paling mudah dimasukin dimana. Ia juga menambhakan, “saya gaa pernah liat juga tuh brosur, saya sih biasanya kalo mencari informasi kan saya ga suka dateng langsung tapi via online tapi saya klo ga perlu-perlu banget ga pernah buka web pln. Pernah saya mengunjungi web pln tapi cuma untuk komplain, abis itu saya ga perlu-perlu cari tau.
MATERI WAWANCARA PENYUSUNAN SKRIPSI
“ STRATEGI PROMOSI PT PLN (PERSERO) DISTRIBUSI JAKARTA RAYA DAN TANGERANG
DALAM MENDUKUNG BRAND AWARENESS LISTRIK PINTAR “
Nara sumber :
Bapak Sugiyanto-Pelanggan Area Pondok Kopi ID Pelanggan : 01103406411
Pewawancara : DHIAS RAHMAPUTRI Hari / Tanggal : 3 Mei 2012
1. Apakah Bapak sudah menggunakan Listrik Pra Bayar? Jika sudah, berapa lama? Jawab: Sudah, hampir setahun.
2. Apa alasan abapk menggunakan itu?
Jawab: Alasannya lebih simple, simplenya kalau listrik Pra Bayar itu ga usah bayar listrik ke PLN. Karena kemarin juga itu di tempat saya listrik Cuma
empat setengah aja jadi ga kuat. Mumpung ada Listrik Pra Bayar ya jadinya sekalian aja gitu tambah daya.
3. Apakah tambah daya itu dipungut biaya? Jawab: waktu itu sih engga...
4. Bawa keuntungan ga sih LPB?selain simple dan ga bayar ke PLN? Jawab: keuntungannya ya bisa dikontrol pemakaiannya
5. Ada kendala ga ketika menggunakan Listrik Pra Bayar ini?misalnya seperti kehabisan pulsa di malam hari atau lain hal mungkin?
Jawab: kita harus udah antisipasi dari jauh-jauh hari untuk sering-sering ngontrol.untuk yang ga sadar itu biasanya dia ga ngontrol...ga ngontrol pulsanya?
6. Sekarang bapa tau ga kalo Listrik Pintar itu apa? Jawab: saya ga tau...emang apa itu Listrik Pintar?
7. Pernah liat ga tulisan atau apa gitu tentang “Listrik Pintar”? Jawab: Engga pernah mba...
8. ooh..karena bapa ga tau, saran atau harapan apa yang bisa bapak berikan kepada PLN agar masyarakat dapat mengetahui adanya Listrik Pintar? Jawab: promosi kali ya, ya bisa melalui media cetak, elektronik, iklan bisaa, pameran-pameran yang untuk kalangan kebawah.
9. Apakah Mas paham bagaimana menggunakan Listrik Pintar?
Jawab: Paham, di Indomaret atau di PLN juga bisa beli pulsanya, ya abis itukan ada digitnya. Nah nomer tokennya dimasukkin dipencet enter dan masuk otomatis.