DAFTAR PUSTAKA
Pertemuan 1 dan 2 (Prasiklus) Tahapan
Kegiatan
Kegiatan Belajar Mengajar
Kegiatan Guru Kegiatan Siswa
Pendahuluan 10 Menit
- Guru memberi salam pembuka dan meminta siswa untuk berdoa
- Menjawab salam, berdoa
Tahapan Kegiatan
Kegiatan Belajar Mengajar
Kegiatan Guru Kegiatan Siswa
memulai pembelajaran
- Guru memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin. - Guru menyampaikan tujuan
pembelajaran yang ingin dicapai yaitu pengertian, manfaat,
struktur,unsur, ciri kebahasaan teks biogarafi.
- Melakukan apersepsi dengan
menyampaikan cakupan materi dan penjelasan pengertian teks
pengertian, manfaat, struktur,unsur, ciri kebahasaan teks biogarafi dengan memberikan contoh – contoh. - Memperhatikan dan mencatat tujuan pembelajaran - Memperhatikan dan mencatat cakupan materi Kegiatan Inti 40 menit
- Guru menyajikan bahan ajar tentang pengertian, manfaat, struktur,unsur, ciri kebahasaan teks biogarafi. - Siswa diminta mencari dan
membaca contoh teks biografi. - Guru memberi pertanyaan mengenai
unsur, struktur, dan ciri kebahasan teks biografi secara lisan, untuk mengetahui pemahaman siswa tentang teks biografi.
- Siswa diminta menulis biografi sesorang, dengan memperhatikan struktur, unsur, ciri kebahasan yang
- Memperhatikan materi yang diberikan. - Siswa mendiskusikan dan menjawab pertanyaan guru - Meminta bantuan guru jika
Tahapan Kegiatan
Kegiatan Belajar Mengajar
Kegiatan Guru Kegiatan Siswa
ada dalam biografi.
- Siswa diminta mengisi kuesioner
mengalami kesulitan
Penutup
10 menit
- Guru mengajak siswa mengulang/ menyimpulkan materi pembelajaran yang dilakukan oleh siswa.
- Guru memberikan tugas kepada siswa untuk mempelajari materi biografi
- Guru menutup pelajaran dengan mengucapkan salam. - Siswa mengulang/menyi mpulkan materi pembelajaran - Siswa mendengarkan dan mencatat tugas yang diberikan guru. - Siswa menjawab salam.
G. Media / Alat , Bahan dan Sumber Belajar 1. Media / Alat : buku
2. Bahan : Lembar Kerja Siswa 3. Sumber Belajar :
a. Buku Paket Bahasa Indonesia kelas X Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Tahun 2016 (Buku siswa / buku guru).
b. Buku menulis kreatif Sukirno.
Lampiran-lampiran : 1. Pengertian Biografi
Biografi menurut Sukirno (2016:55) adalah tulisan yang isinya menceritakan atau mengisahkan kehidupan seseorang atau orang lain. Dalam tulisan tersebut juga berisi biodata, dan riwayat hidup tokoh yang ditulis. Sependapat dengan hal tersebut, Harahap (2014:6) menyatakan bahwa biografi, yaitu penelitian terhadap seorang tokoh dalam hubungannya dengan masyarakat; sifat-sifat, watak, pengaruh pemikiran dan idenya, dan pembentuk watak tokoh tersebut selama hayatnya. Berdasarkan pengertian mengenai biografi, dapat disimpulkan pengertian dari biografi yaitu menuliskan kisah hidup seseorang dengan memperhatikan fakta dan konsep agar menarik untuk dibaca.
2. Manfaat Menulis Biografi
Manfaat menulis biografi menurut Sukirno (2016:55) adalah Anda dapat mengenal dan mengisahkan kehidupan seseorang untuk diketahui oleh orang lain, apabila Anda menulis biografi orang yang sukses, banyak jasanya pada bangsa dan negara, maka biografi itu akan dibaca oleh orang banyak, dan Anda ikut terkenal, dan Anda juga menjadi belajar menulis autobiografi atau kisah hidupnya sendiri.
a. Anda dapat mengenal dan mengisahkan kehidupan seseorang untuk diketahui oleh orang lain. Melalui menulis biografi kita bisa mencatat hal-hal setelah mewawancarai tokoh yang ditulis.
b. Apabila Anda menulis biografi orang yang sukses, banyak jasanya pada bangsa dan negara, maka biografi itu akan dibaca oleh orang banyak, dan Anda ikut terkenal. Dengan demikian, saat menulis biografi tokoh pahlawan/orang yang besar, sekalipun belum pernah ditulis oleh penulis yang lain, tulisan biografi Anda akan dibaca banyak orang, dan nama Anda ikut dibicarakan oleh orang, hingga akhirnya terkenal.
c. Anda juga menjadi belajar menulis autobiografi atau kisah hidupnya sendiri. Saat Anda ingin menulis autobiografi dan Anda sudah terbiasa menulis biografi orang, maka tulisan Anda akan baik dan menarik. 3. Unsur Pembangun Biografi
Unsur pembangun dalam biografi menurut Sukirno (2016:55), yaitu biodata atau identitas lengkap, pelaku, urutan peristiwa yang dialami, dan latar peristiwa.
a. Biodata atau Identitas lengkap. Biodata biasanya berisi nama, tempat tanggal lahir, profesi/pekerjaan, nama orangtua, dan tempat tinggal. b. Pelaku. Pelaku dalam biografi sering disebut tokoh. Tokoh yang ditulis
dapat laki-laki, dan perempuan, berdasarkan profesi.
c. Urutan peristiwa yang dialami. Peristiwa yang pernah dialami oleh tokoh dapat menarik perhatian pembaca.
d. Latar peristiwa. Latar peristiwa dapat membantu pembaca
membayangkan apa yang terjadi pada tokoh, dari hasil yang ditulis penulis.
4. Struktur atau Bagian Teks Biografi
Struktur atau bagian teks biografi menurut Zabadi dan Sutejo (2013), dibagi menjadi tiga yaitu orientasi, peristiwa dan masalah, dan reorientasi.
a. Orientasi atau bagian pengenalan adalah gambaran awal tentang tokoh atau pelaku di dalam teks biografi. Dalam orientasi biasanya berisi biodata atau identitas.
b. Peristiwa dan masalah adalah bagian kejadian yang berisi penjelasan peritiwa-peristiwa yang dialami oleh tokoh termasuk masalah yang dihadapinya dalam mencapai cita-citanya. Selain itu, bagian ini juga berisi hal-hal yang menarik, mengesankan, dan mengagumkan yang diuraikan dalam bagian peristiwa.
c. Reorientasi adalah pandangan penulis terhadap tokoh yang
diceritakan. Reorientasi berada di paragraf bagian akhir dari sebuah biografi.
Sependapat dengan Zabadi dan Sutejo (2013), dalam buku teks siswa kelas X kurikulum 2013 (2015:215) struktur teks biografi, yaitu orientasi, kejadian penting, reorientasi.
a. Orientasi atau setting (aim), berisi informasi mengenai latar belakang kisah atau peristiwa yang akan diceritakan selanjutnya untuk
membantu pendengar/pembaca. Informasi yang dimaksud berkenaan dengan ihwal siapa, kapan, di mana, dan bagaimana.
b. Kejadian penting (important event, record of events), berisi rangkaian peristiwa yang disusun secara kronologis, menurut urutan waktu, yang meliputi kejadian-kejadian utamayang dialami tokoh. Dalam bagian ini mungkin pula disertakan komentar-komentar pencerita pada beberapa bagiannya.
c. Reorientasi, berisi komentar evaluatif atau pernyataan simpulan mengenai rangkaian peristiwa yang telah diceritakan sebelumnya. Bagian ini sifatnya opsional, yang mungkin ada atau tidak ada di dalam teks biografi.
5. Ciri Kebahasan Teks biografi
Zabadi dan Sutejo (2013) mengungkapkan bahwa untuk memahami sebuah teks biografi harus mengetahui ciri kebahasaannya. Teks biografi menggunakan beberapa kaidah kebahasaan yang dominan sesuai buku teks siswa kelas X kurikulum 2013 (2015:235), yaitu: menggunakan pronominal, kata kerja tindakan, kata adjektiva, kata kerja pasif, kata kerja aktivitas mental, dan kata sambung, kata depan ataupun nomina.
a. Pronominal (kata ganti). Pada penulisan biografi kata ganti yang digunakan adalah kata ganti orang ketiga tunggal ia atau dia atau
beliau. Kata ganti ini digunakan secara bervarisi dengan penyebutan
nama tokoh atau panggilan tokoh.
b. Kata kerja tindakan untuk menjelaskan peristiwa-peristiwa atau perbuatan fisik yang dilakukan oleh tokoh. Contoh: belajar, membaca, berjalan, melempar.
c. Kata adjektiva untuk memberikan informasi secara rinci tentang sifat-sifat tokoh. Kata-kata yang dimaksud. Contoh: kata sifat-sifat untuk
mendeskripsikan watak tokoh antara lain genius, rajin, ulet. Dalam melakukan deskripsi, seringkali penggunaan kata sifat didahului oleh kopulatif adalah, merupakan.
d. Kata kerja pasif untuk menjelaskan peristiwa yang dialami tokoh sebagai subjek yang diceritakan. Contoh: diberi, ditugaskan, dipilih.
e. Kata kerja yang berhubungan dengan aktivitas mental dalam rangka penggambaran peran tokoh. Contoh: memahami, menyetujui, menginspirasi, mencintai.
f. Kata sambung, kata depan, ataupun nomina yang berkenaan urutan dengan waktu. Contoh: sebelum, sudah, pada saat, kemudian,
selanjutnya, sampai, hingga, pada tanggal, nantinya, selama, saat itu. Hal ini terkait dengan pola pengembangan teks cerita ulang yang pada umumnya bersifat kronologis.
H. Penilaian
Penilaian Keterampilan
I. Tindak Lanjut
Jika nilai pengetahuan < KKM, siswa menempuh remedial.
Jika nilai pengetahuan ≥ KKM, siswa menempuh pengayaan.
Mengetahui Purworejo, 30 Januari
2017
M. Suyudi,S.Pd Erlita Cahya Widha Wardhani
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN