BAB III PERTUMBUHAN EKONOMI DAN SUMBER DANA 34
3.3. Dana Indikatif
3.3.4 Dana Indikatif Program Pengembangan Pendapatan 3.3.5 Dana Indikatif Program Pembinaan Dan Pengawasan
3.4 Sumber Dana
Bab IV Prioritas Dan Sasaran Pembangunan
4.1 Review Terhadap Rancangan Awal RKPD Tahun 2017
4.2 Indikator Kinerja 4.2.1 Indikator Dampak 4.2.2 Indikator Benefit 4.2.3 Indikator Manfaat
4.2.4 Indikator Output (Tabel Indikator Output)
4.3 Kelompok Sasaran
4.4 Lokasi Kegiatan 4.5 Isu Strategis
5.1.2 Sub Program Peningkatan Disiplin Aparatur
5.1.3 Sub Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan
5.1.4 Sub Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 5.1.5 Sub Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan
Keuangan Daerah
5.1.6 Sub Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 5.2 Program Pajak dan Retribusi
5.2.1 Sub Program Penataan Kelembagaan dan Ketatalaksanaan 5.2.2 Sub Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan
Keuangan Daerah
5.3 Program Dana Perimbangan dan Lain-Lain Pendapatan
5.3.1 Sub Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan Keuangan Daerah
5.4 Program Pengembangan Pendapatan
5.4.1 Sub Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan Keuangan Daerah
5.5 Program Pembinaan dan Pengawasan
5.5.1 Sub Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan Keuangan Daerah
Bab VI Penutup
1.5. Maksud dan Tujuan
Renja Tahun 2017 disusun agar organisasi memiliki pedoman yang selaras dengan arah kebijakan pembangunan nasional, arah kebijakan pembangunan daerah, tahapan dan tata cara penyusunan, tahapan dan tatacara penyusunan perubahan, pengendalian dan evaluasi, serta konsistensi perencanaan dan penganggaran sesuai dengan ketentuan peraturan Perundang-Undangan.
BAB II
EVALUASI PELAKSANAAN RENCANA KERJA TAHUN 2016
2.1. Gambaran Umum Provinsi Kalimantan Selatan
Letak Astronomis Provinsi Kalimantan Selatan antara 114 19' 13'' - 116 33' 28'' BT dan 1 21' 49'' - 4 10' 14'' LS dengan Kota Banjarbaru sebagai ibukotanya. Provinsi Kalimantan Selatan berada di bagian selatan pulau Kalimantan dengan batas-batas : sebelah barat Provinsi Kalimantan Tengah, sebelah timur Selat Makassar, sebelah selatan Laut Jawa dan sebelah Utara Provinsi Kalimantan Timur. Luas wilayah Provinsi Kalimantan Selatan sebesar 37.530,52 km², memiliki 11 kabupaten dan 2 kota. Adapun jumlah penduduk Kalimantan Selatan ialah 3.922.790 orang. Terdiri dari Laki-laki sebanyak 1.987.127 orang dan Perempuan 1.935.663 orang.
Jumlah Kendaraan Bermotor yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2014 sebanyak 1.913.961 buah kendaraan. Terdiri dari kendaraan roda 4 sebanyak 197.005 buah, kendaraan roda 3 sebanyak 3.024 buah, dan roda 2 sebanyak 1.713.932 buah.
Provinsi Kalimantan Selatan mempunyai potensi alam yang banyak antara lain :
1. Pertambangan (batubara, bijih besi dll) 2. Kehutanan
3. Perkebunan (sawit, karet dll) 4. Pertanian (padi, jagung dll) 5. Peternakan (ayam, sapi dll)
2.2. Gambaran Umum Organisasi
Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan mempunyai 14 (empat belas) UPPD dan 3 (tiga) KPPD yang tersebar di wilayah Kabupaten/Kota se Kalimantan Selatan. Adapun jumlah Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan sebanyak 439 orang dengan perincian sebagai berikut:
1. Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Kalsel sebanyak 96 orang. 2. UPPD Banjarbaru I sebanyak 59 orang.
3. UPPD Banjarbaru II sebanyak 21 orang. 4. UPPD Marabahan sebanyak 26 orang. 5. UPPD Banjarbaru sebanyak 35 orang. 6. UPPD Martapura sebanyak 38 orang. 7. UPPD Pelaihari sebanyak 17 orang. 8. UPPD Rantau sebanyak 21 orang. 9. UPPD Kandangan sebanyak 21 orang. 10. UPPD Barabai sebanyak 21 orang. 11. UPPD Amuntai sebanyak 22 orang. 12. UPPD Paringin sebanyak 11 orang. 13. UPPD Tanjung sebanyak 12 orang. 14. UPPD Batulicin sebanyak 15 orang. 15. UPPD Kotabaru sebanyak 24 orang.
2.3. Landasan Hukum
Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan dalam melaksanakan Tugas Pokok dan Fungsinya didasari atas :
1) Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 8 Tahun 2000 tentang pembentukan Susunan Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (Lembaran Daerah Tahun 2000 Nomor 13).
2) Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pembentukan, Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (Lembaran Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2008 Nomor 6).
3) Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Pembentukan, Organisasi dan Tata Unit Kerja Pelaksana Teknis Dinas dan Badan Provinsi Kalimantan Selatan.
4) Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan Nomor 029 Tahun 2009 tentang Tugas Pokok, Fungsi dan Uraian Tugas dan Unsur-unsur Organisasi Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan dan Unit Pelayanan Pendapatan Daerah.
2.4. Tujuan dan Sasaran
Untuk jangka menengah, maka tujuan yang ingin dicapai oleh Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan ialah Tata Kelola Pemerintahan yang Baik. Adapun Sasaran Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan adalah Meningkatnya pendanaan daerah.
2.5. Tugas Pokok dan Fungsi Organisasi
Dinas Pendapatan Daerah mempunyai tugas melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang pendapatan sesuai dengan azas desentralisasi, dekonsentrasi dan tugas pembantuan.
Uraian tugas sebagaimana dimaksud di atas adalah sebagai berikut :
a. Merumuskan dan menetapkan kebijaksanaan teknis di bidang pendapatan Daerah sesuai kebijakan teknis yang ditetapkan oleh Gubernur dan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
b. Menyelenggarakan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang pajak dan retribusi daerah.
c. Merumuskan dan menetapkan kebijakan operasional,
mengoordinasikan dan memfasilitasi dalam rangka pembinaan dan pengembangan pendapatan daerah.
d. Merumuskan dan menetapkan kebijakan operasional, membina, mengoordinasikan dan memfasilitasi pengelolaan pajak dan retribusi daerah.
e. Merumuskan dan menetapkan kebijakan operasional, membina, mengoordinasikan, mengatur, mengendalikan dan memfasilitasi penerimaan pendapatan bagi hasil pajak, bagi hasil bukan pajak dan lain-lain pendapatan.
f. Merumuskan dan menetapkan kebijakan operasional, membina, mengoordinasikan, mengatur, mengendalikan dan memfasilitasi pengembangan pendapatan daerah.
g. Merumuskan dan menetapkan kebijakan operasional, membina, mengoordinasikan, mengatur, mengendalikan dan memfasilitasi pembinaan dan pegawasan internal.
h. Membina, mengawasi dan mengendalikan unit pelaksana teknis. i. Membina dan mengendalikan pengelolaan kegiatan kesekretariatan,
dan
j. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Gubernur sesuai dengan bidang tugas dan tanggung jawabnya.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Dinas Pendapatan Daerah mempunyai fungsi :
a. Perumusan kebijaksanaan teknis di bidang pendapatan daerah sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan Gubernur berdasarkan peraturan perundang - undangan yang berlaku.
b. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang pajak dan retribusi daerah.
c. Perumusan kebijakan operasional, pembinaan, pengaturan dan fasilitasi pelayanan pajak dan retribusi daerah.
d. Perumusan kebijakan operasional, pembinaan, pengaturan dan fasilitasi penerimaan pendapatan bagi hasil pajak, bagi hasil bukan pajak dan lain-lain pendapatan.
e. Perumusan kebijakan operasional, pembinaan, pengaturan dan fasilitasi pengembangan pendapatan daerah.
f. Perumusan kebijakan operasional, pengaturan dan fasilitasi pembinaan dan pengawasan internal.
g. Pembinaan, pengawasan dan pengendalian unit pelaksana teknis, dan h. Pengelolaan kegiatan kesekretariatan.
Sekretariat
Sekretariat mempunyai tugas melaksanakan koordinasi penyusunan program, rencana kerja dan laporan Dinas, pengelolaan urusan keuangan, urusan ketatausahaan, rumah tangga, perlengkapan dan administrasi kepegawaian.
Unsur-unsur organisasi Sekretariat adalah : a. Sub Bagian Program;
b. Sub Bagian Keuangan; dan
Sub Bagian Program mempunyai tugas menyiapkan bahan, menyusun program dan rencana kegiatan Dinas Pendapatan Daerah;
Sub Bagian Keuangan mempunyai tugas menyusun rencana anggaran mengelola penatausahaan keuangan serta menyiapkan laporan pertanggungjawaban keuangan;
Sub Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas mengelola urusan surat menyurat, ekspedisi dan kearsipan, urusan rumah tangga dan perlengkapan, hubungan masyarakat dan keprotokolan, organisasi, tatalaksana dan perpustakaan, serta administrasi kepegawaian. Bidang Pajak dan Retribusi
Bidang Pajak dan Retribusi mempunyai tugas melaksanakan pembinaan, koordinasi dan fasilitasi pungutan pajak dan retribusi daerah serta intensifikasi pungutan pajak retribusi daerah.
Unsur-unsur Organisasi Bidang Pajak dan Retribusi adalah :
a. Seksi PKB/BBNKB;
b. Seksi Pajak Daerah Lainnya; dan c. Seksi Retribusi.
Seksi PKB/BBNKB mempunyai tugas menyiapkan bahan, melaksanakan, memantau dan mengevaluasi kegiatan pemungutan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor.
Seksi Pajak Daerah Lainnya mempunyai tugas menyiapkan bahan, melaksanakan, memantau dan mengevaluasi kegiatan pemungutan pajak lainnya meliputi Pajak Air Bawah Tanah, Pajak Air Permukaan dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor.
Seksi Retribusi mempunyai tugas menyiapkan bahan, memantau dan mengevaluasi kegiatan pemungutan Retribusi Jasa Umum, Retribusi Jasa Usaha dan Retribusi Jasa Tertentu.
Bidang Dana Perimbangan dan Lain-lain Pendapatan
Bidang Dana Perimbangan dan Lain-lain Pendapatan
mempunyai tugas melaksanakan pembinaan, koordinasi dan fasilitas penerimaan dan pengelolaan dana perimbangan dan Bagi Hasil Pajak dan Bagi Hasil Bukan Pajak, Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan, Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah dan lain-Lain Pendapatan Daerah Yang Sah.
Unsur-unsur Organisasi Bidang Dana Perimbangan dan Lain-lain Pendapatan adalah :
a. Seksi Bagi Hasil Pajak;
b. Seksi Bagi Hasil Bukan Pajak; dan c. Seksi Lain-lain Pendapatan.
Seksi Bagi Hasil Pajak mempunyai tugas menyiapkan bahan, menyusun rencana penerimaan dan melaksanakan pembukuan, pelaporan evaluasi penerimaan yang bersumber dari dana Bagi Hasil Pajak.
Seksi Bagi Hasil Bukan Pajak mempunyai tugas menyiapkan bahan, pelaporan dan evaluasi penerimaan yang bersumber dari dana Bagi Hasil Bukan Pajak.
Seksi Lain-lain Pendapatan mempunyai tugas menyiapkan bahan dan melaksanakan pengumpulan, pemungutan, pemasukan, pembukuan dan pelaporan pendapatan yang bersumber dari penerimaan Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah, pendapatan dari BUMD dan Lain-Lain Pendapatan Daerah Yang Sah.
Bidang Pengembangan Pendapatan
Bidang Pengembangan Pendapatan mempunyai tugas
melaksanakan koordinasi dan pembinaan perencanaan pendapatan dan penerimaan daerah, pengelolaan data dalam rangka intensifikasi dan
Manajemen serta analisa dan pelaporan pendapatan dan Penerimaan Daerah.
Unsur-unsur organisasi Bidang Pengembangan Pendapatan Daerah adalah :
a. Seksi Perencanaan Pendapatan;
b. Seksi Sistem Informasi Manajemen; dan c. Seksi Evaluasi dan Pelaporan.
Seksi Perencanaan Pendapatan mempunyai tugas merencanakan, menghimpun dan mengolah data informasi pendapatan dan penerimaan daerah, memprediksi target pendapatan dan penerimaan daerah yang bersumber dari PAD, Dana Perimbangan Dan Lain-Lain Pendapatan Daerah Yang Sah.
Seksi Sistem Informasi Manajemen mempunyai tugas
melaksanakan dan menyelenggarakan pengelolaan data, pengembangan dan pengendalian Sistem Informasi Manajemen pendapatan dan Penerimaan Daerah.
Seksi Evaluasi dan Pelaporan mempunyai tugas memantau dan menganalisa anggaran kas pendapatan sebagai perkiraan kemampuan pencapaian target pendapatan daerah, pengkajian data dan dokumentasi Pendapatan Daerah, serta evaluasi dan penyusunan laporan pendapatan dan penerimaan daerah.
Bidang Pembinaan dan Pengawasan
Bidang Pembinaan dan Pengawasan mempunyai tugas melaksanakan koordinasi pembinaan dan pengawasan kegiatan pemungutan pendapatan dan penerimaan daerah, meliputi pelaksanaan
hukum dan Perundang-Undangan di bidang Pendapatan Daerah,
Unsur-unsur organisasi Bidang Pembinaan dan Pengawasan adalah :
a. Seksi Pembinaan dan Pengawasan Hukum dan Perundang-Undangan; b. Seksi Pembinaan dan Pengawasan Keuangan dan Materiil; dan
c. Seksi Evaluasi Hasil Pengawasan.
Seksi Pembinaan dan Pengawasan Hukum dan
Perundang-Undangan mempunyai tugas menyiapkan bahan pembinaan dan
pengawasan serta menyusun laporan hasil pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan perundang-undangan di bidang pendapatan daerah.
Seksi Pembinaan dan Pengawasan Keuangan dan Materiil mempunyai tugas menyiapkan bahan pembinaan dan pengawasan serta menyusun laporan hasil pembinaan dan hasil pengawasan di bidang keuangan dan material dalam kegiatan Pendapatan Daerah.
Seksi Evaluasi Hasil Pengawasan mempunyai tugas menyiapkan bahan, menghimpun, mengkaji, menganalisa dan mengevaluasi serta menyusun laporan hasil pengawasan kegiatan pendapatan dan penerimaan daerah
Kelompok Jabatan Fungsional
Kelompok Jabatan Fungsional sebagaimana dimaksud terdiri dari sejumlah tenaga dalam jenjang jabatan fungsional yang terbagi dalam kelompok-kelompok sesuai dengan bidang keahliannya.
TUGAS POKOK, FUNGSI DAN URAIAN TUGAS UNSUR-UNSUR ORGANISASI UNIT PELAYANAN PENDAPATAN DAERAH Unit Pelayanan Pendapatan Daerah
Unit Pelayanan Pendapatan Daerah mempunyai tugas
Unsur-unsur organisasi Unit Pelayanan Pendapatan Daerah adalah :
a. Sub Bagian Tata Usaha;
b. Seksi Pelayanan PKB/BBNKB;
c. Seksi Pelayanan Pendapatan Lainnya; dan d. Kelompok Jabatan Fungsional.
Sub Bagian Tata Usaha
Sub Bagian Tata Usaha mempunyai tugas menyiapkan bahan penyusunan program dan pelaporan, mengelola penatausahaan keuangan, surat menyurat dan kearsipan, rumah tangga, perlengkapan serta melaksanakan urusan administrasi kepegawaian dan ketatalaksanaan. Seksi Pelayanan PKB/BBNKB
Seksi Pelayanan PKB/BBNKB mempunyai tugas melaksanakan pendaftaran dan pendataan objek dan subjek Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, perhitungan, penetapan, penagihan dan penerima pajak terhutang.
Seksi Pendapatan Lainnya
Seksi Pendapatan Lainnya mempunyai tugas melaksanakan pendataan dan pendaftaran objek dan subjek pendapatan lainnya, perhitungan, penetapan, penagihan dan penerimaan Pendapatan Daerah lain terhutang.
Kelompok Jabatan Fungsional
Kelompok Jabatan Fungsional sebagaimana dimaksud terdiri dari sejumlah tenaga dalam jenjang jabatan fungsional yang terbagi dalam kelompok-kelompok sesuai dengan bidang keahliannya.
2.6. Struktur Organisasi
Sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pembentukan, Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan. Struktur organisasi Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan terdiri dari :
a. Kepala Dinas. b. Sekretariat.
c. Bidang Pajak dan Retribusi.
d. Bidang Dana Perimbangan dan Lain-lain Pendapatan. e. Bidang Pengembangan Pendapatan.
f. Bidang Pembinaan dan Pengawasan. g. Unit Pelayanan Pendapatan Daerah. h. Kelompok Jabatan Fungsional.
Kemudian pengaturan lebih lanjut tentang Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat telah diatur dalam Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan Nomor 8 Tahun 2008 tentang Pembentukan, Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Dinas dan Badan Provinsi Kalimantan Selatan dengan struktur organisasi sebagai berikut:
a. Kepala UPPD.
b. Kepala Sub Bagian Tata Usaha.
c. Kepala Seksi Pelayanan PKB/PBNKB. d. Kepala Seksi Pendapatan Lainnya.
BAGAN STRUKTUR ORGANISASI DINAS PENDAPATAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
BERDASARKAN PERDA NOMOR 6 TAHUN 2008
Kepala Dinas Kelompok Jabatan Fungsional Sekretaris Sub Bag Program Sub Bag Keuangan
Sub Bag Umum dan Kepegawaian
Bidang Pajak & Retribusi
Bidang Dana Perimbangan dan
Lain-Lain Pendapatan
Bidang Pengembangan Pendapatan
Bidang Pembinaan dan Pengawasan Seksi PKB / BBN-KB Seksi Pajak Daerah Lainnya Seksi Retribusi Seksi Bagi Hasil Pajak Seksi Bagi Hasil Bukan Pajak Seksi Lain-Lain Pendapatan Seksi Perencanaan Pendapatan Seksi Sistem Informasi Manajemen Seksi Evaluasi dan Pelaporan Seksi Binwas Hukum dan Perundang-Undangan Seksi Binwas Keuangan dan Materiil Seksi Evaluasi Hasil pengawasan 14 UPPD SE KALSEL
Kelompok Jabatan Fungsional
Seksi Pelayanan PKB / BBN-KB
BAGAN STRUKTUR ORGANISASI
UNIT PELAYANAN PENDAPATAN DAERAH DINAS PENDAPATAN DAERAH PROVINSI
KALIMANTAN SELATAN
BERDASARKAN PERATURAN GUBERNUR NOMOR 8 TAHUN 2008
Kelompok Jabatan Fungsional
Kepala UPPD
Seksi Pelayanan PKB / BBN-KB Seksi Pendapatan Lainnya
Sub Bagian Tata Usaha
BAGAN STRUKTUR ORGANISASI
UNIT PELAYANAN PENDAPATAN DAERAH DINAS PENDAPATAN DAERAH PROVINSI
KALIMANTAN SELATAN
BERDASARKAN PERATURAN GUBERNUR NOMOR 8 TAHUN 2008
Seksi Pendapatan Lainnya
Sub Bagian Tata Usaha
BAGAN STRUKTUR ORGANISASI
UNIT PELAYANAN PENDAPATAN DAERAH DINAS PENDAPATAN DAERAH PROVINSI
KALIMANTAN SELATAN
2.7. Evaluasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan Tahun 2016
Laporan Kegiatan Belanja Langsung APBD Satuan Kerja Perangkat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2016
NO SASARAN PROGRAM KEGIATAN
1 2 3 4 1. 2. Terlaksananya kegiatan operasional internal dan eksternal Terlaksananya pemeliharaan penunjang kegiatan administrasi kantor dan pelayanan Program Pelayanan Administrasi Perkantoran Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur - 14 kegiatan
1. Penyediaan jasa surat menyurat 2. Penyediaan jasa komunikasi,
sumber daya air dan listrik 3. Penyediaan jasa administrasi
keuangan
4. Penyediaan Alat Tulis Kantor 5. Penyediaan barang cetakan dan
penggandaan
6. Penyediaan komponen instalasi listrik / penerangan bangunan kantor
7. Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang –
undangan
8. Penyediaan bahan logistik kantor
9. Penyediaan makanan dan minuman
10. Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah 11. Rapat-rapat koordinasi dan
konsultasi dalam daerah 12. Penyediaan jasa dokumentasi
dan publikasi Dispenda Provinsi Kalsel
13. Penyediaan bahan kesehatan 14. Kearsipan dan perpustakaan
- 10 Kegiatan
1. Pengadaan kendaraan dinas/operasional
2. Pengadaan peralatan gedung kantor
3. Pemeliharaan rutin/berkala rumah dinas
NO SASARAN PROGRAM KEGIATAN 1 2 3 4 3. 4. 5. publik Meningkatnya Kualitas SDM Meningkatnya Kinerja Pemprov Meningkatnya Pendanaan Daerah Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan Keuangan Daerah 4. Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor 5. Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional 6. Pemeliharaan rutin/berkala
perlengkapan gedung kantor 7. Pemeliharaan rutin/berkala
peralatan gedung kantor 8. Pemeliharaan rutin/berkala meubeleur 9. Pemeliharaan rutin/berkala komputer 10. Rehabilitas sedang/berat gedung kantor - 1 Kegiatan
Pendidikan dan Pelatihan Formal
1. Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD
2. Penyusunan Program Kerja 3. Pelaksanaan Pengelolaan dan
Penatausahaan Keuangan
- 11 kegiatan
1. Peningkatan Penerimaan Bagi Hasil Pajak
2. Pengembangan Sistem Informasi Manajemen
3. Penyusunan Perencanaan Pendapatan Daerah
4. Peningkatan Kualitas Pelayanan Samsat Provinsi Kalsel
NO SASARAN PROGRAM KEGIATAN
1 2 3 4
6. Peningkatan Penerimaan Lain-lain Pendapatan
7. Pelaksanaan Evaluasi Penerimaan Daerah
8. Peningkatan Penerimaan Pajak Daerah Lainnya dan Retribusi Daerah
9. Pembinaan, Pengawasan Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan
10.Inventarisasi dan Penilaian Aset Barang
11.Peningkatan Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor
Dari hasil evaluasi hasil pelaksanaan Rencana Kerja Tahun 2016 adalah :
1. Sasaran I : Terlaksananya kegiatan operasional internal dan eksternal.
Semua kegiatan yang dilaksanakan untuk menunjang pencapaian sasaran dapat dilaksanakan secara baik dan tepat sasaran. 2. Sasaran II : Terlaksananya pemeliharaan penunjang kegiatan
administrasi kantor dan pelayanan publik.
Semua kegiatan yang dilaksanakan untuk menunjang pencapaian sasaran dapat dilaksanakan secara baik dan tepat sasaran. 3. Sasaran III : Terwujudnya komitmen terhadap tugas dan fungsi.
Semua kegiatan yang dilaksanakan untuk menunjang pencapaian sasaran dapat dilaksanakan secara baik dan tepat sasaran.
4. Sasaran IV : Terwujudnya upaya pengembangan dan pengelolaan serta peningkatan pendapatan daerah.
Semua kegiatan yang dilaksanakan untuk menunjang pencapaian sasaran dapat dilaksanakan secara baik dan tepat sasaran. Hal ini dapat dilihat dari :
a. Adanya peningkatan sarana dan prasarana di kantor Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan dan kantor
UPPD/KPPD (Samsat) se Kalimantan Selatan untuk
meningkatkan pelayanan kepada masyarakat;
b. Terlaksananya pengelolaan dan penatausahaan keuangan yang baik dan sesuai dengan ketentuan yang ada;
c. Tersedianya Program Kerja dan Laporan Akuntabilitas dari Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan;
d. Tersedianya SAMSAT Corner, SAMSAT Jemput Antar, SAMSAT Keliling, SAMSAT Payment Point dan Mobil Layanan Bersama untuk menunjang pelayanan kepada wajib pajak.
Permasalahan yang dihadapi pada tahun 2016 adalah :
a. Masih terdapat sarana dan prasarana perkantoran (Kantor Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan dan UPPD / Samsat) yang perlu dibenahi.
b. Masih terbatasnya Sumber Daya Manusia yang profesional dan handal.
c. Masih perlunya pengembangan Informasi Teknologi (IT) dalam sistem kesamsatan.
Adapun solusi dari permasalahan tersebut di atas adalah dengan cara :
a. Terus meningkatkan sarana dan prasarana perkantoran untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
b. Meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia melalui pelatihan dan workshop yang bersifat spesialisasi.
c. Terus mengembangkan Informasi Teknologi (IT) agar bisa mandiri. Sehingga dapat maksimal pelayanan kepada masyaraka
2.8. Analisis Kinerja Pelayanan SKPD
Secara keseluruhan pelayanan di bawah naungan Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan sudah berjalan dengan baik. Telah dibangun ruangan khusus merokok di SAMSAT Banjarbaru yang mana untuk para perokok yang kebanyakannya bergender laki-laki dapat bebas merokok tanpa mengganggu Wajib Pajak lainnya yang tidak merokok. Di lain pihak, para perempuan kebanyakan bukan merupakan perokok sehingga dengan adanya ruangan khusus merokok akan melindungi para perempuan dan ibu hamil secara umum.
2.9. Isu - Isu Penting Gender
Dalam pemberian pelayanan kepada Wajib Pajak, untuk hal akses, partisipasi, kontrol dan manfaat kegiatan (APKM) tidak terdapat masalah dimana untuk laki-laki maupun perempuan memiliki APKM yang sama dan tidak ada diskriminasi.
2.10. Review Rancangan Awal RKPD
Rancangan awal RKPD disusun sebanyak 4 program dengan 38 kegiatan dengan rincian sebagai berikut :
NO. PROGRAM/KEGIATAN A Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
1. 1Penyediaan Jasa Surat Menyurat
2. Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik 3. Penyediaan jasa administrasi keuangan
4. Penyediaan Alat Tulis Kantor
5. Penyediaan barang cetakan dan penggandaan
6. Penyediaan komponen instalasi listrik / penerangan bangunan kantor 7. Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang -undangan 8. Penyediaan bahan logistik kantor
9. Penyediaan makanan dan minuman
10. Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah 11. Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi dalam daerah
12. Penyediaan jasa dokumentasi dan publikasi Dispenda Provinsi Kalsel 13. Kearsipan dan perpustakaan
NO. PROGRAM/KEGIATAN
B Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur
1. Pengadaan kendaraan dinas / operasional 2. Pengadaan peralatan gedung kantor 3. Pemeliharaan rutin / berkala rumah dinas 4. Pemeliharaan rutin / berkala gedung kantor
5. Pemeliharaan rutin / berkala kendaraan dinas / operasional 6. Pemeliharaan rutin / berkala perlengkapan gedung kantor 7. Pemeliharaan rutin / berkala peralatan gedung kantor 8. Pemeliharaan rutin / berkala mebeulair
9. Pemeliharaan rutin / berkala komputer 10. Rehabilitasi sedang / berat gedung kantor
C Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan
1. Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD 2. Penyusunan Program Kerja
3. Pelaksanaan Pengelolaan dan Penatausahaan Keuangan
D Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan Keuangan Daerah
1. Peningkatan penerimaan Bagi Hasil Pajak 2. Pengembangan Sistem Informasi Manajemen 3. Penyusunan Perencanaan Pendapatan Daerah
4. Peningkatan Kualitas Pelayanan Samsat Provinsi Kalsel 5. Peningkatan Penerimaan Bagi Hasil Bukan Pajak 6. Peningkatan Penerimaan Lain-lain Pendapatan 7. Pelaksanaan Evaluasi Penerimaan Daerah
8. Peningkatan Penerimaan Pajak Daerah Lainnya dan Retribusi Daerah 9. Pembinaan, Pengawasan Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan 10. Pendidikan dan Pelatihan Formal
11. Inventarisasi dan Penilaian Aset Barang
12. Peningkatan Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor
Berdasarkan hasil asistensi dengan pihak Bappeda maka dirumuskan 5 Program dengan 38 kegiatan, terdapat beberapa revisi pada penamaan kegiatan dan penempatan kegiatan pada program. Rincian dari program dan kegiatan tersebut adalah sebagai berikut :
NO. PROGRAM/KEGIATAN A Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
1. Penyediaan Jasa Surat Menyurat
2. Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik 3. Penyediaan jasa administrasi keuangan
4. Penyediaan Alat Tulis Kantor