BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN PNELITIAN
D. Data Analisis SWOT
Untuk dapat menentukan alternatif strategi peningkatan mutu dan kualitas pelayanan, maka manajemen pelayanan dapat menggunakan matriks SWOT sebagai bahan referensi dalam pengambilan keputusan. Sebagaimana terlihat pada pada tabel matris SWOT di bawah ini :
Tabel 6.
Strategi SO: Strategi ST:
1. Memperluas jaringan
Dari hasil analisis lingkungan internal-eksternal maka dapat dirumuskan sebuah alternatif-alternatif strategi yang dapat diambil sebagaimana berikut :
1. Strategi (SO)
Pada kondisi ini dapat dipergunakan Sahlan Tailor mengembangkan jaringan usaha, meningkatkan kualitas layanan
kepada konsumen maupun pelanggannya dan meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan oleh perusahaan.
2. Strategi (ST)
Pada kondisi (ST) Sahlan Tailor dapat melakukan strategi dengan menetapkan harga pasar yang pasti dan bersaing, sehingga kualitas produk dapat tetap diperhatikan. Menetapkan harga sesuai dengan perubahan harga bahan baku, namun tetap memperhatikan kebutuhan pelanggan tanpa merugikan Sahlan Tailor, Sahlan Tailor dapat melakukan pendataan harga berdasarkan klasifikasi produk.
Dan melakukan tindakan promosi dengan cara pamasangan papan nama di tepi jalan utama yang menunjukkan keberadaan Sahlan Tailor.
3. Strategi (WO)
Pada kondisi (WO) Sahlan Tailor dapat melakukan strategi dengan membenahi sistem manajemen dengan mengelompokkan masing-masing bagian pada file yang berbeda. Sistem pembukuan keuangan khususnya disusun secara rapih dan terperinci, sehingga mudah dalam proses evaluasi, meningkatkan sarana dan prasarana dan memperkuat modal dengan cara bekerjasama dengan beberapa instansi pemerintah dapat dilakukan Sahlan Tailor untuk memperoleh modal awal berproduksi dengan jumlah nominal yang lebih besar bila dibandingkan dengan perolehan modal awal dari pelanggan perorangan. Perolehan modal awal yang relatif lebih besar akan
meningkatkan kinerja internal dan meminimalkan hambatan eksternal Sahlan Tailor.
4. Strategi (WT)
Pada kondisi (WT) Sahlan Tailor dapat melakukan strategi dengan memiliki teknologi modern akan memberi dampak positif dalam meningkatkan inovasi. Menggunakan teknologi juga akan menguragi waktu kerja dan mempermudah dalam proses produksi, sehingga akan mempersingkat waktu kerja untuk satu produk dan dapat melakukan proses terhadap produk yang lainya. Dan meningkatkan kreatifitas, tingkat kreatifitas SDM yang baik, tentu saja akan memberi sumbangsih dalam menciptakan inovasi pada suatu produk standar. Kekreatifitas juga memberikan nilai tersendiri terhadap suatu produk. Selain pemilik yang selama ini sebagai sumber ide, jika pekerja juga memiliki kreatifitas baik pun akan membantu berinovasi atau sekedar bertukar pendapat. Oleh karena itu, pekerja harus turut menyumbangkan ide agar pekerja terlatih berpikir inovatif. Hal tersebut juga akan membantu Sahlan Tailor mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.
BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
1. Berdasarkan hasil analisis faktor internal diketahui beberapa faktor yang menjadi kekuatan Sahlan Tailor antara lain : memiliki pimpinan yang berjiwa sosial, harga produk jasa jahit lebih murah, terbina suasana kerja yang bersifat kekeluargaan, letak usaha strategis, proses pembelajaran didapat langsung dari pemimpin dan pelayanan yang bersifat kekeluargaan.
2. Sedangkan faktor internal yang menjadi kelemahan Sahlan Tailor antara lain : sarana dan prasarana yang masih terbatas, sistem keuangan yang masih sangat sederhana, modal kerja yang terbatas, kurang konsistensinya anggota organisasi terhadap tugas-tugasnya.
3. Analisis eksternal menghasilkan beberapa peluang yang meliputi : terjalin kerjasama yang baik dengan pemerintah mupun swasta, faktor pertumbuhan penduduk, ketersediaan bahan baku yang cukup, dan tersedianya pasar produk yang selalu berkembang.
4. Sedangakan ancaman yang akan dihadapi Sahlan Tailor antara lain : banyaknya usaha tailor yang bermunculan, banyaknya produk pakaian jadi, dan keadaan ekonomi negara yang tidak stabil.
5. Analisis matriks SWOT menghasilkan sepuluh alternatif strategi yang dapat digunakan sebagai upaya peningkatan mutu dan
kualitas pelayanan yaitu : 1) Memperluas jaringan usaha, 2) Mempertahankan dan meningkatkan kualitas layanan, 3) Meningkatkan kualitas produk, 4) Memperbaiki sistem manajemen, 5) Meningkatkan sarana dan prasarana, 6) Memperkuat modal, 7) Menetapkan strategi harga pasar, 8) Meningkatkan promosi, 9) Meningkatkan teknologi, 10) Meningkatkan kreatifitas.
B. Saran
Saran yang dapat menjadi pertimbangan pihak Sahlan Tailor, antara lain adalah :
1. Sahlan Tailor dapat mengimplementasikan strategi penetapan harga pasar dalam menghadapi persaingan usaha sejenis.
2. Sahlan Tailor dapat melakukan penyesuaian kondisi internal usaha terlebih dahulu. Penyesuaian tersebut seperti melakukan pembenahan manajemen usaha serta pembagian tugas berdasarkan kemampuan untuk peningkatan kualitas pelayanan.
Buchory, A. 2006. Analisis Tingkat Kepuasan Pelanggan Terhadap Mutu Pelayanan Pada Hotel Holiday Inn Bandung. Fakultas Ekonomi dan Manajemen. Insitut Pertanian Bogor. (online), http://repository.ipb.ac.id/bitstream/handle/123456789/10105/H06abu.pdf, diakses 12 Maret 2013.
Jasfar, F. 2005. Manajemen Jasa. Cetakan pertama. Ghalia Indonesia : Jakarta.
Manullang, I. 2008. Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Jasa Penerbangan PT. Garuda Indonesia Airlines Di Bandara Polonia Medan. Sekolah Pascasarjana. Universitas Sumatera Utara. (online), http://blog.umy.ac.id/ghea/files/2011/12/pengaruh-kualitas-pelayanan terhadap-kepuasan-pelanggan-jasa-penerbangan-PT.-Garuda Indonesia-Airline-di-bandara-Polonia-Medan.pdf, diakses 12 Maret 2013.
Mahmud, Marzuki. 2012. Manajemen Mutu Perguruan Tinggi. Cetakan pertama.
Raja Grafindo Persada : Jakarta.
Nasution, M. 2001. Manajemen Mutu Terpadu. Cetakan pertama. Ghalia Indonesia : Jakarta.
Philip Kotler dan Paul N. Bloom. 1987. Teknis Dan Strategi memasarkan Jasa Profesional. Cetakan pertama. PT. Midas Surya Grafindo : Jakarta.
Sri Wahyudi Agustinus. 1996. Manajemen Strategik. Cetakan pertama. Bina Aksara : Jakarta Barat.
Sukrisno. 1995. Perencanaan Strategis Bank. Edisi-2. Cetakan pertama. Insitut Bangkir Indonesia : Jakarta.
Tjiptono, F. 1998. Strategi Pemasaran. Edisi-2 :Yogyakarta.
Wijono, D. 1999. Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan. Cetakan pertama.
Airlangga University : Surabaya.
SURAT KETERANGAN SELESAI PENELITIAN
Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama : Johari
Jabatan : Pimpinan Sahlan Tailor
Alamat : Jln. Cumi-cumi no 27,makassar
Dengan ini menerangkan bahwa mahasiswa yang beridentitas : Nama : Firman Johari
NIM : 10572-1745-09 Fakultas : Ekonomi Jurusan : Manajemen
Universitas : Muhammadiyah Makassar
Telah selesai melakukan penelitian pada usaha jahit Sahlan Tailor di Kelurahan malimongan baru kecamatan Bontoala Kota Makassar selama 2 (dua) bulan, terhitung mulai tanggal 02 april 2012 sampai dengan 02 mei 2013 untuk memperoleh data dalam rangka penyusunan skripsi yang berjudul “STRATEGI PENINGKATAN MUTU DAN KUALITAS PELYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA USAHA JAHIT SAHLAN TAILOR”.
Demikian surat keterangan ini dibuat dan diberikan kepada yang bersangkutan untuk dipergunakan seperlunya.
Makassar, 02 Mei 2013 Pimpinan Sahlan Tailor
JOHARI