BAB IV HASIL PENELITIAN
B. Deskripsi Hasil Penelitian
2. Data Hasil Angket
Berdasarkan data yang ada, penulis mengelompokkan data menjadi 5 indikator yaitu: pemberian pengarahan kepada guru, pemberian bimbingan kepada guru, kegiatan pengawasan terhadap kegiatan para guru, kegiatan pengevaluasian terhadap kegiatan para guru dan pemberian motivasi kepada para guru.
a. Indikator pemberian pengarahan kepada guru
Indikator pemberian pengarahan kepada guru ditunjukan pada angket item 8 dan 16, yaitu mencakup memberikan arahan kepada guru dalam menyusun materi pembelajaran di kelas dan mengarahkan guru dalam melakukan analisis penilaian selama KBM berlangsung yang ditampilkan pada tabel-tabel berikut:
Tabel 6
Memberikan arahan kepada guru dalam menyusun materi pembelajaran Kategori F Prosentase (%) Selalu 6 25% Sering 14 58,33% Kadang-kadang 2 8,33% Pernah 1 4,17% Tidak Pernah 1 4,17% Jumlah 24 100%
Dari tabel di atas, menunjukkan bahwa sebesar 25% responden menyatakan selalu, sebesar 58,33% menyatakan sering, sedangkan 8,33% responden menyatakan kadang-kadang dan hanya 4,17% responden menyatakan pernah serta tidak pernah. Dengan demikian, menurut sebagian besar guru, kepala sekolah sering memberikan pengarahan kepada guru dalam menyusun materi pembelajaran di kelas.
Tabel 7
Mengarahkan guru dalam melakukan analisis penilaian KBM
Kategori F Prosentase (%) Selalu 5 20,83% Sering 9 37,5% Kadang-kadang 9 37,5% Pernah - 0% Tidak Pernah 1 4,17% Jumlah 24 100%
Dari tabel di atas, menunjukkan bahwa sebesar 20,83% responden menyatakan selalu, sebesar 37,5% menyatakan sering dan kadang-kadang, sedangkan hanya 4,17% responden menyatakan tidak pernah. Dengan demikian, menurut sebagian besar guru, kepala sekolah sering memberikan pengarahan kepada guru dalam menganalisis penilaian selama KBM berlangsung.
b. Indikator pemberian bimbingan kepada guru
Indikator pemberian bimbingan kepada guru ditunjukan pada angket item 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 14, 15, 17, 18, 28 dan 29, yaitu mencakup memberikan bimbingan kepada guru dalam membuat program kerja tahunan, membuat satuan pembelajaran, membantu guru dalam mengorganisir materi pelajaran, membuat tugas dan tanggung jawab serta pembagian tugas mengajar di sekolah, memberikan bimbingan kepada guru dalam mencari sumber data, membuat peraturan di sekolah, menganalisis hasil evaluasi yang dilakukan di sekolah, mengatur kurikulum di sekolah, merencanakan alat evaluasi untuk mengukur keberhasilan program sekolah, memberikan bimbingan tentang cara berkomunikasi yang efektif dengan siswa, melakukan kegiatan pembelajaran di kelas dan melakukan komunikasi pembelajaran dengan para siswa di kelas yang ditampilkan pada tabel-tabel berikut:
Tabel 8
Memberikan bimbingan kepada guru dalam membuat program kerja tahunan Kategori F Prosentase (%) Selalu 10 41,67% Sering 8 33,33% Kadang-kadang 5 20,83% Pernah - 0% Tidak Pernah 1 4,17% Jumlah 24 100%
Dari tabel di atas, menunjukkan bahwa sebesar 41,67% responden menyatakan selalu, sebesar 33,33% menyatakan sering, sedangkan 20,83% responden menyatakan kadang-kadang dan hanya 4,17% responden menyatakan tidak pernah. Dengan demikian, menurut sebagian besar guru, kepala sekolah selalu memberikan bimbingan kepada guru dalam membuat program kerja tahunan.
Tabel 9
Memberikan bimbingan dalam membuat satuan pembelajaran
Kategori F Prosentase (%) Selalu 8 33,33% Sering 12 50% Kadang-kadang 3 12,5% Pernah - 0% Tidak Pernah 1 4,17% Jumlah 24 100%
Dari tabel di atas, menunjukkan bahwa sebesar 33,33% responden menyatakan selalu, sebesar 50% menyatakan sering, sedangkan 12,5% responden menyatakan kadang-kadang dan hanya 4,17% responden menyatakan tidak pernah. Dengan demikian, menurut sebagian besar
guru, kepala sekolah sering memberikan bimbingan dalam membuat satuan pembelajaran.
Tabel 10
Membantu guru dalam mengorganisir materi pelajaran yang digunakan dalam pembelajaran
Kategori F Prosentase (%) Selalu 10 41,66% Sering 12 50% Kadang-kadang 1 4,17% Pernah - 0% Tidak Pernah 1 4,17% Jumlah 24 100%
Dari tabel di atas, menunjukkan bahwa sebesar 41,66% responden menyatakan selalu, sebesar 50% menyatakan sering dan hanya 4,17% responden menyatakan kadang-kadang serta tidak pernah. Dengan demikian, menurut sebagian besar guru, kepala sekolah sering membantu guru dalam mengorganisir materi pelajaran yang digunakan dalam pembelajaran.
Tabel 11
Membantu guru dalam membuat tugas dan tanggung jawab administrasi pengajaran di kelas
Kategori F Prosentase (%) Selalu 9 37,5% Sering 12 50% Kadang-kadang 3 12,5% Pernah - 0% Tidak Pernah - 0% Jumlah 24 100%
Dari tabel di atas, menunjukkan bahwa sebesar 37,5% responden menyatakan selalu, sedangkan sebesar 50% menyatakan sering dan
hanya 12,5% responden menyatakan kadang-kadang. Dengan demikian, menurut sebagian besar guru, kepala sekolah sering membantu guru dalam membuat tugas dan tanggung jawab di sekolah.
Tabel 12
Membantu guru dalam pembagian jadwal tugas mengajar di kelas
Kategori F Prosentase (%) Selalu 11 45,83% Sering 12 50% Kadang-kadang - 0% Pernah 1 4,17% Tidak Pernah - 0% Jumlah 24 100%
Dari tabel di atas, menunjukkan bahwa sebesar 45,83% responden menyatakan selalu, sedangkan sebesar 50% menyatakan sering dan hanya 4,17% responden menyatakan pernah. Dengan demikian, menurut sebagian besar guru, kepala sekolah sering membantu guru dalam pembagian tugas mengajar di sekolah.
Tabel 13
Memberikan bimbingan kepada guru dalam mencari sumber data berdasarkan materi pengajaran
Kategori F Prosentase (%) Selalu 1 4,17% Sering 12 50% Kadang-kadang 8 33,33% Pernah 1 4,17% Tidak Pernah 2 8,33% Jumlah 24 100%
Dari tabel di atas, menunjukkan bahwa sebesar 4,17% responden menyatakan selalu dan pernah, sebesar 50% menyatakan sering, sedangkan sebesar 33,33% menyatakan kadang-kadang dan hanya
8,33% responden menyatakan tidak pernah. Dengan demikian, menurut sebagian besar guru, kepala sekolah sering memberikan bimbingan kepada guru dalam mencari sumber data.
Tabel 14
Memberikan bimbingan kepada guru dalam membuat peraturan kedisiplinan pengajaran di sekolah
Kategori F Prosentase (%) Selalu 15 62,49% Sering 6 25% Kadang-kadang 1 4,17% Pernah 1 4,17% Tidak Pernah 1 4,17% Jumlah 24 100%
Dari tabel di atas, menunjukkan bahwa sebesar 62,49% responden menyatakan selalu, sedangkan sebesar 25% menyatakan sering dan hanya 4,17% responden menyatakan kadang-kadang, pernah serta tidak pernah. Dengan demikian, menurut sebagian besar guru, kepala sekolah selalu memberikan bimbingan kepada guru dalam membuat peraturan di sekolah.
Tabel 15
Memberikan bimbingan kepada guru dalam menganalisis hasil evaluasi Kategori F Prosentase (%) Selalu 4 16,67% Sering 12 50% Kadang-kadang 7 29,16% Pernah - 0% Tidak Pernah 1 4,17% Jumlah 24 100%
Dari tabel di atas, menunjukkan bahwa sebesar 16,67% responden menyatakan selalu, sebesar 50% menyatakan sering, sedangkan 29,16% menyatakan kadang-kadang dan hanya 4,17% responden
menyatakan tidak pernah. Dengan demikian, menurut sebagian besar guru, kepala sekolah sering memberikan bimbingan kepada guru dalam menganalisis hasil evaluasi yang dilakukan di sekolah.
Tabel 16
Memberikan bimbingan kepada guru dalam mengatur program admintrasi di sekolah Kategori F Prosentase (%) Selalu 5 20,83% Sering 11 45,83% Kadang-kadang 7 29,17% Pernah - 0% Tidak Pernah 1 4,17% Jumlah 24 100%
Dari tabel di atas, menunjukkan bahwa sebesar 20,83% responden menyatakan selalu, sebesar 45,83% menyatakan sering, sedangkan 29,17% responden menyatakan kadang-kadang dan hanya 4,17% responden menyatakan tidak pernah. Dengan demikian, menurut sebagian besar guru, kepala sekolah sering memberikan bimbingan kepada guru dalam mengatur kurikulum di sekolah.
Tabel 17
Memberikan bimbingan dalam merencanakan alat evaluasi untuk mengukur keberhasilan program sekolah
Kategori F Prosentase (%) Selalu 2 8,33% Sering 8 33,33% Kadang-kadang 12 50% Pernah 1 4,17% Tidak Pernah 1 4,17% Jumlah 24 100%
Dari tabel di atas, menunjukkan bahwa sebesar 8,33% responden menyatakan selalu, sebesar 33,33% menyatakan sering, sedangkan 50% responden menyatakan kadang-kadang dan hanya 4,17%
responden menyatakan pernah serta tidak pernah. Dengan demikian, menurut sebagian besar guru, kepala sekolah kadan-kadang memberikan bimbingan dalam merencanakan alat evaluasi yang digunakan untuk mengukur keberhasilan program sekolah.
Tabel 18
Memberikan bimbingan tentang cara berkomunikasi yang efektif dengan para siswa
Kategori F Prosentase (%) Selalu 1 4,17% Sering 13 54,16% Kadang-kadang 8 33,33% Pernah 1 4,17% Tidak Pernah 1 4,17% Jumlah 24 100%
Dari tabel di atas, menunjukkan bahwa sebesar 4,17% responden menyatakan selalu, pernah dan tidak pernah, sedangkan sebesar 54,16% menyatakan sering dan 33,33% responden menyatakan kadang-kadang. Dengan demikian, menurut sebagian besar guru, kepala sekolah sering memberikan bimbingan tentang cara berkomunikasi yang efektif dengan para siswa.
Tabel 19
Memberikan bimbingan kepada guru dalam melakukan pembelajaran di kelas Kategori F Prosentase (%) Selalu 12 50% Sering 10 41,66% Kadang-kadang 1 4,17% Pernah - 0% Tidak Pernah 1 4,17% Jumlah 24 100%
Dari tabel di atas, menunjukkan bahwa sebesar 50% responden menyatakan selalu, sedangkan sebesar 41,66% menyatakan sering dan hanya 4,17% responden menyatakan kadang-kadang serta tidak pernah. Dengan demikian, menurut sebagian besar guru, kepala sekolah selalu memberikan bimbingan kepada guru dalam melakukan kegiatan pembelajaran di kelas.
Tabel 20
Memberikan bimbingan kepada guru dalam melakukan komunikasi dengan para siswa di kelas
Kategori F Prosentase (%) Selalu 8 33,33% Sering 12 50% Kadang-kadang 2 8,33% Pernah 1 4,17% Tidak Pernah 1 4,17% Jumlah 24 100%
Dari tabel di atas, menunjukkan bahwa sebesar 33,33% responden menyatakan selalu, sebesar 50% menyatakan sering, sedangkan 8,33% menyatakan kadang-kadang dan hanya 4,17% responden menyatakan pernah serta tidak pernah. Dengan demikian, menurut sebagian besar guru, kepala sekolah sering memberikan bimbingan kepada guru dalam melakukan komunikasi dengan para siswa di kelas.
c. Indikator kegiatan pengawasan terhadap kegiatan para guru
Indikator kegiatan pengawasan terhadap kegiatan para guru ditunjukan pada angket item 9, 10, 11, 12, 13, 20, 22, 23, 25, 26, 27 dan 30, yaitu mencakup mengawasi program kerja yang dibuat oleh guru, kegiatan yang dilakukan oleh guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di kelas, membuat diskusi untuk para guru demi kemajuan program sekolah, memberikan kesempatan kepada guru untuk berpartisipasi dalam menetapkan kebijakan demi kemajuan
pendidikan di sekolah, memberikan penilaian terhadap tugas yang diberikan kepada guru di sekolah, memberikan pembinaan mengenai teknik penyusunan program perbaikan KBM bagi para guru, membantu guru dalam menciptakan iklim atau suasana yang kondusif di sekolah, melatih guru untuk menyusun instrumen penilaian yang dapat mengukur kemajuan kinerja guru di sekolah, membantu perbaiki kesalahan yang dilakukan oleh para guru dalam melaksanakan program sekolah, memberikan program tahunan sekolah yang dibuat oleh guru, membantu guru dalam menentukan bahan pengayaan bidang studi dan membantu para guru dalam menyusun program semester di sekolah yang ditampilkan pada tabel-tabel berikut:
Tabel 21
Mengawasi program kerja yang dibuat oleh guru di sekolah
Kategori F Prosentase (%) Selalu 2 8,33% Sering 13 54,17% Kadang-kadang 7 29,16% Pernah 1 4,17% Tidak Pernah 1 4,17% Jumlah 24 100%
Dari tabel di atas, menunjukkan bahwa sebesar 8,33% responden menyatakan selalu, sebesar 54,17% menyatakan sering, sedangkan 29,16% responden menyatakan kadang-kadang dan hanya 4,17% responden menyatakan pernah serta tidak pernah. Dengan demikian, menurut sebagian besar guru, kepala sekolah sering mengawasi program kerja yang dibuat oleh guru.
Tabel 22
Mengawasi kegiatan yang dilakukan oleh guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di kelas
Kategori F Prosentase (%) Selalu 7 29,17% Sering 11 45,83% Kadang-kadang 5 20,83% Pernah - 0% Tidak Pernah 1 4,17% Jumlah 24 100%
Dari tabel di atas, menunjukkan bahwa sebesar 29,17% responden menyatakan selalu, sebesar 45,83% menyatakan sering, sedangkan 20,83% responden menyatakan kadang-kadang dan hanya 4,17% responden menyatakan tidak pernah. Dengan demikian, menurut sebagian besar guru, kepala sekolah sering mengawasi kegiatan yang dilakukan oleh guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di kelas.
Tabel 23
Membuat diskusi untuk para guru demi kemajuan program sekolah Kategori F Prosentase (%) Selalu 9 37,5% Sering 10 41,66% Kadang-kadang 4 16,67% Pernah - 0% Tidak Pernah 1 4,17% Jumlah 24 100%
Dari tabel di atas, menunjukkan bahwa sebesar 37,5% responden menyatakan selalu, sebesar 41,66% menyatakan sering sedangkan 16,67% responden menyatakan kadang-kadang dan hanya 4,17%
responden menyatakan tidak pernah. Dengan demikian, menurut sebagian besar guru, kepala sekolah sering membuat diskusi untuk para guru demi kemajuan program sekolah.
Tabel 24
Memberikan kesempatan kepada guru untuk berpartisipasi dalam menetapkan kebijakan demi kemajuan pendidikan di sekolah
Kategori F Prosentase (%) Selalu 5 20,83% Sering 7 29,17% Kadang-kadang 11 45,83% Pernah 1 4,17% Tidak Pernah - 0% Jumlah 24 100%
Dari tabel di atas, menunjukkan bahwa sebesar 20,83% responden menyatakan selalu, 29,17% menyatakan sering, sedangkan 45,83% responden menyatakan kadang-kadang dan hanya 4,17% responden yang menyatakan tidak pernah. Dengan demikian, menurut sebagian besar guru, kepala sekolah kadang-kadang memberikan kesempatan kepada guru untuk berpartisipasi dalam menetapkan kebijakan demi kemajuan pendidikan di sekolah.
Tabel 25
Memberikan penilaian terhadapp tugas yang diberikan kepada guru di sekolah Kategori F Prosentase (%) Selalu 6 25% Sering 16 66,66% Kadang-kadang 1 4,17% Pernah - 0% Tidak Pernah 1 4,17% Jumlah 24 100%
Dari tabel di atas, menunjukkan bahwa sebesar 25% responden menyatakan selalu, sedangkan sebesar 66,66% menyatakan sering dan
hanya 4,17% responden menyatakan kadang-kadang dserta tidak pernah. Dengan demikian, menurut sebagian besar guru, kepala sekolah sering memberikan penilaian terhadap tugas yang diberikan kepada guru.
Tabel 26
Memberikan pembinaan mengenai teknik penyusunan program perbaikan KBM bagi para guru
Kategori F Prosentase (%) Selalu 3 12,5% Sering 12 50% Kadang-kadang 8 33,33% Pernah - 0% Tidak Pernah 1 4,17% Jumlah 24 100%
Dari tabel di atas, menunjukkan bahwa sebesar 12,5% responden menyatakan selalu, 50% menyatakan sering, sedangkan 33,33% menyatakan kadang-kadang, dan hanya 4,17% menyatakan tidak pernah. Dengan demikian, menurut sebagian besar guru, kepala sekolah sering memberikan pembinaan mengenai teknik penyusunan program perbaikan KBM bagi para guru.
Tabel 27
Membantu guru dalam menciptakan iklim dan suasana yang kondusif di sekolah Kategori F Prosentase (%) Selalu 13 54,17% Sering 8 33,33% Kadang-kadang 3 12,5% Pernah - 0% Tidak Pernah - 0% Jumlah 24 100%
Dari tabel di atas, menunjukkan bahwa sebesar 54,17% responden menyatakan selalu, sedangkan sebesar 33,33% menyatakan sering dan hanya 12,5% responden menyatakan kadang-kadang. Dengan demikian, menurut sebagian besar guru, kepala sekolah selalu membantu guru dalam menciptakan iklim atau suasana yang kondusif di sekolah.
Tabel 28
Melataih guru untuk menyusun instrumen penilaian yang dapat mengukur kemajuan kinerja guru di sekolah
Kategori F Prosentase (%) Selalu 10 41,67% Sering 10 41,67% Kadang-kadang 3 12,5% Pernah - 0% Tidak Pernah 1 4,16% Jumlah 24 100%
Dari tabel di atas, menunjukkan bahwa sebesar 41,67% responden menyatakan selalu dan sering, sedangkan 12,5% menyatakan kadang-kadang, dan hanya 4,16% menyatakan tidak pernah. Dengan demikian, menurut sebagian besar guru, kepala sekolah selalu melatih guru untuk menyusun instrumen penilaian yang dapat mengukur kemajuan kinerja guru di sekolah.
Tabel 29
Membantu perbaiki kesalahan yang dilakukan oleh guru dalam melaksanakan program sekolah
Kategori F Prosentase (%) Selalu 8 33,33% Sering 14 58,33% Kadang-kadang 1 4,17% Pernah - 0% Tidak Pernah 1 4,17% Jumlah 24 100%
Dari tabel di atas, menunjukkan bahwa sebesar 33,33% responden menyatakan selalu, sedangkan sebesar 58,33% menyatakan sering dan hanya 4,17% responden menyatakan kadang-kadang serta tidak pernah. Dengan demikian, menurut sebagian besar guru, kepala sekolah sering membantu perbaiki kesalahan yang dilakukan oleh para guru dalam melaksanakan program sekolah.
Tabel 30
Memberikan program tahunan yang dibuat oleh guru dalam kegiatan pengajaran di sekolah
Kategori F Prosentase (%) Selalu 8 33,33% Sering 8 33,33% Kadang-kadang 7 29,17% Pernah - 0% Tidak Pernah 1 4,17% Jumlah 24 100%
Dari tabel di atas, menunjukkan bahwa sebesar 33,33% responden menyatakan selalu dan sering, sedangkan 29,17% responden menyatakan kadang-kadang dan hanya 4,17% responden menyatakan tidak pernah. Dengan demikian, menurut sebagian besar guru, kepala sekolah selalu memberikan program tahunan sekolah yang dibuat oleh guru.
Tabel 31
Membantu guru dalam menentukan bahan pengayaan bidang studi Kategori F Prosentase (%) Selalu 6 25% Sering 14 58,33% Kadang-kadang 2 8,33% Pernah 1 4,17% Tidak Pernah 1 4,17% Jumlah 24 100%
Dari tabel di atas, menunjukkan bahwa sebesar 25% responden menyatakan selalu, sebesar 58,33% menyatakan sering, sedangkan 8,33% menyatakan kadang-kadang dan 4,17% responden menyatakan pernah serta tidak pernah. Dengan demikian, menurut sebagian besar guru, kepala sekolah sering membantu guru dalam mennentukan bahan pengayaan bidang studi.
Tabel 32
Membantu para guru dalam menyusun program semester di sekolah
Kategori F Prosentase (%) Selalu 15 62,5% Sering 8 33,33% Kadang-kadang - 0% Pernah - 0% Tidak Pernah 1 4,17% Jumlah 24 100%
Dari tabel di atas, menunjukkan bahwa sebesar 62,5% responden menyatakan selalu, sedangkan sebesar 33,33% menyatakan sering dan hanya 4,17% responden menyatakan tidak pernah. Dengan demikian, menurut sebagian besar guru, kepala sekolah selalu membantu para guru dalam menyusun program semester di sekolah.
d. Indikator kegiatan pengevaluasian terhadap kegiatan guru
Indikator kegiatan pengevaluasian terhadap kegiatan guru ditunjukan pada angket item 21, yaitu membahas hasil evaluasi program sekolah untuk menentukan program sekolah selanjutnya yang ditampilkan pada table berikut:
Tabel 33
Membahas hasil evaluasi program sekolah untuk menentukan program sekolah selanjutnya
Kategori F Prosentase (%) Selalu 12 50% Sering 9 37,5% Kadang-kadang 2 8,33% Pernah - 0% Tidak Pernah 1 4,17% Jumlah 24 100%
Dari tabel di atas, menunjukkan bahwa sebesar 50% responden menyatakan selalu, sebesar 37,5% responden menyatakan sering, sedangkan 8,33% menyatakan kadang-kadang dan hanya 4,17% responden menyatakan tidak pernah. Dengan demikian, menurut sebagian besar guru, kepala sekolah selalu membahas hasil evaluasi program sekolah untuk menentukan program sekolah selanjutnya. e. Indikator pemberian motivasi kepada guru
Indikator pemberian motivasi kepada guru ditunjukan pada angket item 19 dan 24, yaitu mencakup memberikan motivasi kepada guru untuk meningkatkan kinerjanya dan dalam rapat sekolah kepala sekolah memberikan motivasi kepada guru untuk dapat mengembangkan pengajaran yang kreatif kepada siswa di sekolah yang ditampilkan pada tabel-tabel berikut:
Tabel 34
Memberikan motivasi kepada guru untuk meningkatkan kenerjanya Kategori F Prosentase (%) Selalu 3 12,5% Sering 12 50% Kadang-kadang 8 33,33% Pernah 1 4,17% Tidak Pernah - 0% Jumlah 24 100%
Dari tabel di atas, menunjukkan bahwa sebesar 12,5% responden menyatakan selalu, sebesar 50% menyatakan sering, sedangkan 33,33% menyatakan kadang-kadang dan hanya 4,17% responden menyatakan pernah. Dengan demikian, menurut sebagian besar guru, kepala sekolah sering memberikan motivasi kepada guru untuk meningkatkan kinerjanya.
Tabel 35
Dalam rapat sekolah kepala sekolah memberikan motivasi kepada guru untuk dapat mngembangkan pengajaran yang kreatif
kepada siswa di sekolah
Kategori F Prosentase (%) Selalu 12 50% Sering 10 41,67% Kadang-kadang 2 8,33% Pernah - 0% Tidak Pernah - 0% Jumlah 24 100%
Dari tabel di atas, menunjukkan bahwa sebesar 50% responden menyatakan selalu, sedangkan sebesar 41,67% menyatakan sering dan hanya 8,33% responden menyatakan kadang-kadang. Dengan
demikian, menurut sebagian besar guru, kepala sekolah selalu memberikan motivasi kepada guru untuk dapat mngembangkan pengajaran yang kreatif kepada siswa di sekolah.