BAB V PENUTUP A. Kesimpulan A.Kesimpulan
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Data Hasil Penelitian Persiklus
Dalam penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan melakukan II siklus proses pembelajaran. Dalam mengukur tingkat keberhasilan siswa dengan menggunakan alat ukur lembar kerja siswa, bentuk soal uraian. Hal tersebut bertujuan apakah dengan menggunakan metode role playing dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran pendidikan agama Islam materi pengelolaan wakaf. Adapun hasil penelitiannya sebagai berikut:
1. Siklus I
a.Hasil Belajar
Tabel 4.1 Hasil Belajar Siklus I
No. Nama Siswa Nilai Keterangan
1. Abdur Rozaq 68 Tuntas
2. Ahmad Zamroni 60 Tidak Tuntas
3. Aini Zakiyah 80 Tuntas
4. Anggi Novita Septiani 54 Tidak Tuntas
5. Aura Virelinza 76 Tuntas
6. Dewi Kurniawati 96 Tuntas
7. Dinar Wulan Cindi Pratiwi 60 Tidak Tuntas
8. Dyan Ayu Pratiwi 62 Tuntas
9. Eka Rahmawati 56 Tidak Tuntas
10. Fadlila Oktaviani 80 Tuntas
62
12. Gibran Malik Syahputra 72 Tuntas
13. Hani Kurniawati 96 Tuntas
14. Indah Kusuma Wardani 80 Tuntas 15. Isni Rahma Wahyudiati 92 Tuntas
16. Lailatul Khasanah 80 Tuntas
17. Lestari 60 Tidak Tuntas
18. Lilis Setianingrum 48 Tidak Tuntas 19. Muhammad Irkham Agil
Saputro 54 Tidak Tuntas
20. Novia Ftaika Sari 80 Tuntas
21. Rizkha Satria Fajar Dewanti 76 Tuntas 22. Safa Azzahra Kamila 80 Tuntas 23. Silviana Febrianti 70 Tuntas
24. Siti Mukaromah 72 Tuntas
25. Tiyas Hidayanto 56 Tidak Tuntas 26. Umanatul Nur Fadhilah 74 Tuntas
27. Vela 70 Tuntas
28. Wahyu Dwi Adi Pangestu 70 Tuntas 29. Widodo Dwi Nugroho 50 Tidak Tuntas 30. Zulfa Lailatuz zahra 60 Tidak Tuntas *KKM = 66
Berdasarkan data diatas pada pelaksanaan siklus I dapat diperoleh data dengan jumlah siswa 30, berdasarkan nilai KKM 66 dapat diperoleh yang nilainya tuntas sebanyak 19 siswa dan belum tuntas sebanyak 11 siswa. Nilai rata-ratanya adalah sebagai berikut:
X = ∑ x ∑N
63 X = 2088 = 70
30
Jadi dapat diperoleh persentase ketuntasan belajar sebagai berikut: P = ∑ Jumlah siswa yang mendapat nilai ≥ 66 x 100 %
∑ Siswa mengikuti tes
Jumlah siswa yang mendapat nilai ≥66 = 18 Siswa Jumlah siswa yang mengikuti tes = 30 Siswa P = 19 x 100% = 64%
30
Dapat diperoleh kesimpulan bahwa pada pelaksanaan siklus 1 dapat diperoleh hasil ketuntasan belajar dengan persentase 64%, jadi tahap ini belum mencapai ketuntasan belajar.
a. Observasi
Bedasarkan pada hasil siklus I, bahwa kebanyakan siswa masih belum tuntas, dan nilainya masih dibawah KKM. Dari hasil tersebut, dalam lembar observasi ketika proses pembelajaran diperoleh data sebagai berikut:
Tabel 4.2 Data Observasi Guru Siklus I
No. Aspek yang diobservasi Skala Nilai
Ya Tidak
1. Persiapan Guru Sebelum Mengajar.
64 a. Mempersiapkan
Renacana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). b. Memeriksa kesiapan
ruang, alat dan media.
2. Tahap Pendahuluan:
Tahapan guru sebelum proses pembelajaran.
3. Tahap Inti:
Tahapan Guru dalam melaksanakan proses pembelajaran dengan menerapkan metode role playing. 4. Tahap Penutu: a. Melakukan refleksi. b. Penilaian. c. Menutup Pembelajaran
Tabel 4.3 Data Observasi Siswa Siklus I
No. Aspek yang diobservasi Skala Nilai
A B C D
1. Siswa datang tepat waktu
2. Kesiapan siswa sebelum mengikuti proses pembelajaran
3. Siswa berdoa sebelum
proses pembelajaran
65 dari guru
5. Siswa memberikan umpan balik atau aktif dalam mengikuti proses pembelajaran
6. Siswa mengerjakan tugas
sesuai dengan perintah
7. Tertib dalam mengikuti
proses pembelajaran 8. Mampu bekerja sama
dengan teman sekelompok untuk menyeleseikan tugas dari guru
9. Terampil dan kreatif dalam
proses pembelajaran
10. Jujur dalam mengerjakan
soal Jumlah Keterangan : A: Sangat Baik (4) 85-100% B: Baik (3) 65-84% C: Cukup (2) 55-64% D: Kurang (1) < 54% Nilai : Skor Perolehan x100%
66 ` Nilai : 31 x 100% = 78% (Baik)
40 2. Siklus II
a.Data Hasil Belajar
Tabel 4.4 Data Hasil Belajar
No. Nama Siswa Nilai Keterangan
1. Abdur Rozaq 72 Tuntas
2. Ahmad Zamroni 74 Tuntas
3. Aini Zakiyah 76 Tuntas
4. Anggi Novita Septiani 56 Tidak Tuntas
5. Aura Virelinza 80 Tuntas
6. Dewi Kurniawati 96 Tuntas
7. Dinar Wulan Cindi Pratiwi 68 Tuntas
8. Dyan Ayu Pratiwi 80 Tuntas
9. Eka Rahmawati 64 Tuntas
10. Fadlila Oktaviani 90 Tuntas
11. Faiz Amirudin Firmansyah 62 Tidak Tuntas 12. Gibran Malik Syahputra 60 Tidak Tuntas
13. Hani Kurniawati 100 Tuntas
14. Indah Kusuma Wardani 86 Tuntas 15. Isni Rahma Wahyudiati 100 Tuntas
16. Lailatul Khasanah 76 Tuntas
17. Lestari 68 Tuntas
18. Lilis Setianingrum 68 Tuntas 19. Muhammad Irkham Agil
Saputro 68 Tuntas
20. Novia Ftaika Sari 76 Tuntas
67
22. Safa Azzahra Kamila 90 Tuntas 23. Silviana Febrianti 96 Tuntas
24. Siti Mukaromah 92 Tuntas
25. Tiyas Hidayanto 90 Tuntas
26. Umanatul Nur Fadhilah 80 Tuntas
27. Vela 74 Tuntas
28. Wahyu Dwi Adi Pangestu 60 Tidak Tuntas 29. Widodo Dwi Nugroho 60 Tidak Tuntas 30. Zulfa Lailatuz zahra _ _
*KKM 66
Berdasarkan data diatas pada pelaksanaan siklus II dapat diperoleh data dengan jumlah siswa 30 tidak masuk 1 siswa, berdasarkan nilai KKM 66 dapat diperoleh yang nilainya tuntas sebanyak 24 siswa dan belum tuntas sebanyak 5 siswa. Nilai rata-ratanya yaitu:
X = ∑ x ∑N
X = 2248 = 78 29
Jadi dapat diperoleh persentase ketuntasan belajar sebagai berikut:
P = ∑ Jumlah siswa yang mendapat nilai ≥ 66 x 100 % ∑ Siswa mengikuti tes
68
Jumlah siswa yang mendapat nilai ≥ 66 = 24 Siswa Jumlah siswa yang mengikuti tes = 29
P = 24 x 100% = 83% 29
Dapat diperoleh kesimpulan bahwa pada pelaksanaan siklus II dapat diperoleh hasil ketuntasan belajar dengan persentase 83%, jadi pada tahap ini hasil belajar dikatakan mencapai ketuntasan.
b. Observasi
Bedasarkan pada hasil siklus II, bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan. Dari hasil tersebut, dalam lembar observasi ketika proses pembelajara diperoleh data sebagai berikut. Tabel 4.5 Lembar Observasi Guru Siklus I
No. Aspek Yang diObservasi Skala Nilai
Ya Tidak
1. Persiapan Guru Sebelum Mengajar. c. Mempersiapkan Renacana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). d. Memeriksa kesiapan ruang, alat dan media.
2. Tahap Pendahuluan:
Tahapan guru sebelum proses pembelajaran.
69 3. Tahap Inti:
Tahapan Guru dalam melaksanakan proses pembelajaran dengan menerapkan metode role playing. 4. Tahap Penutup: d. Melakukan refleksi. e. Penilaian. f. Menutup Pembelajaran
Tabel 4.6 Lembar Observasi Siswa Siklus II
No. Aspek yang di Observasi Skala Nilai
A B C D
1. Siswa datang tepat waktu
2. Kesiapan siswa sebelum mengikuti proses pembelajaran
3. Siswa berdoa sebelum proses
pembelajaran
4. Memperhatikan penjelasan
dari guru
5. Siswa memberikan umpan balik atau aktif dalam mengikuti proses pembelajaran
6. Siswa mengerjakan tugas
sesuai dengan perintah 7. Tertib dalam mengikuti
70 proses pembelajaran
8. Mampu bekerja sama dengan teman sekelompok untuk menyeleseikan tugas dari guru
9. Terampil dan kreatif dalam
proses pembelajaran
10. Jujur dalam mengerjakan soal
Jumlah Keterangan : A: Sangat Baik (4) 85-100% B: Baik (3) 65-84% C: Cukup (2) 55-64% D: Kurang (1) < 54%
Nilai : Skor Perolehan x 100% Skor Maksimal
Nilai: 36 x 100% 40
: 90% (Sangat Baik) B. Pembahasan
Data dibawah ini diperoleh berdasarkan penelitian dengan melakukan 2 siklus, berikut tabel persentase hasil belajar yang diperoleh oleh siswa selama proses belajar dengan menggunakan metode role playing.
71 Tabel 4.7 Persentase Hasil Belajar
Uraian Siswa yang Tuntas Siswa Tidak Tuntas Frekuensi % Frekuensi %
Siklus I 19 64% 11 36%
Siklus II 24 83% 5 17%
Jadi Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan di SMA N 1 Suruh kelas X MIPA pelajaran PAI (Pendidikan Agama Islam) materi pengelolaan wakaf dengan menggunakan metode role playing dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan didapatkan siklus I persentase hasinya 64% dan siklus II persentase hasilnya 83%. Jadi dari siklus I ke siklus II hasil belajar meningkat 19%.
0% 10% 20% 30% 40% 50% 60% 70% 80% 90% Siklus I Siklus II
Series 1
Series 172 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan
Berdasarkan penelitian tindakan kela proses pembelajaran pendidikan agama Islam materi pengelolaan wakaf dengan menggunakan metode role playing pada siswa kelas X MIPA di SMA N 1 Suruh dapat disimpulkan bahwa, dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Dilihat dari peningkatan persentase hasil belajar siklus I sampai siklus II.
Pada tahap siklus I pengamatan dalam lembar observasi bagi siswa dan guru masih banyak kekurangan. Untuk persentase hasil belajar dari 30 siswa mencapai 64% dengan nilai rata-rata kelas 70. Pada tahap siklus II dalam lembar obsrvasi guru dan siswa mengalami peningkatan. Untuk persentase hasil belajar mengalami peningkatan, yaitu memperoleh 83% dengan nilai rata-rata kelas 78. Jadi penelitian berhenti pada siklus II dan tidak dilanjutkan pada tahap berikutnya.
B. Saran
1. Bagi Kepala Sekolah
a. Bagi kepala sekolah harus lebih memperhatikan dan meningkatkan cara mengajar guru yang memerlukan peningkatan keprofesionalnya. b. Bagi kepala sekolah hendaknya menciptakan suasana sekolah yang
kondusif sehinnga dapat menciptakan kenyamanan belajar siswa. c. Bagi kepala sekolah hendaknya menyediakan sarana dan prasarana
73 3. Bagi Guru
a. Bagi guru hendaknya meningkatkan penguasaan metode pembelajaran dan menerapkannya dalam proses pembelajaran. b. Bagi guru hendaknya menggunakan metode pembelajaran yang
bervariasi, sehinga siswa tidak merasa bosan dan monoton.
c. Bagi guru hendaknya dapat memahami karakteristik peserta didik, sehingga dalam proses pembelajaran dapat menerapkan metode yang sesuai.
1