• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II PENGUMPULAN DAN ANALISIS DATA

2. Data

Berdasarkan pengambilan sampel berupa denyut jantung peserta praktikum statistika industri 2015 didapatkan data sebagai berikut : Tabel 2.18 Data Klaim 1 Denyut Jantung Peserta Praktikum

No Sampel Nama NIM Denyut Jantung

1 115 NADYA Z. A D600140152 113 2 102 ISLAHUDDIN D600140022 72 3 14 HESTI AMALIA D600240073 88 4 69 AHMAD BAHTIAR D600140053 89 5 63 GILANG ANSHORI D600140125 96 6 49 ALVONA V D600140006 91 7 100 AWANG F D600140052 80 8 124 A. MUZAKKI D600140127 139

9 46 TOMMY DWI PUTRA D600140097 82

10 69 AHMAD BAHTIAR D600140053 89 11 57 FEBRINA A D600140133 96 12 122 DUMAINA C D600140038 101 13 52 NOFFA A R F D600140032 70 14 108 GALANG A. D600140088 71 15 63 GILANG ANSHORI D600140125 96 16 13 ADI REVALDI D600140043 108 17 105 M. FIRDAUS. Y D600140035 85 18 12 MEGA JATI P D600140051 91

19 17 AGUS SRI MURTOYO D600140142 67

20 112 WAFIQ D600140066 107 21 112 WAFIQ D600140066 107 22 86 ADAMAS AJI D600140017 87 23 55 MAHARANI PUTRI D600140001 79 24 33 KURNIA MAHARSI D600140074 110 25 93 DWI ADITHIA D600140039 86 26 28 ANUGERAH ASARI D600140146 94

27 38 M. ARSYAD RIFA'I D600140064 74

28 79 RUZIKA AZHAR D600140015 88

29 96 ENGGAR P D600140104 93

30 53 ELIZA ARROFI M D600140056 86

Tabel 2.19 Data Klaim 2 Denyut Jantung Peserta Praktikum

No Sampel Nama NIM Denyut

Jantung

1 122 DUMAINA C D600140038 96

2 53 ELIZA ARROFI MAHARANI D600140056 69

3 102 ISLAHUDDIN D600140022 97

4 25 DHANI IKHSAN R D600140120 79

5 6 DWIMADA JAYASASONGKO D600140094 80

6 114 EKO P. S D600140013 64

7 106 NUR MUHAMMAD MUFID D600140112 60

8 4 MARETA AJI ARYANDI D600140109 79

9 55 MAHARANI PUTRI D600140001 58

10 65 RISKY RIAN D600140042 70

Tabel 2.20 Data Klaim 3 Denyut Jantung Peserta Praktikum

No Sampel Nama NIM Denyut Jantung

Sebelum Sesudah 1 23 NUGROHO FITRI U D600140085 96 74 2 22 AGUS MARYANTO D600140023 100 68 3 88 MUKHLISINA HUDA D600140058 70 67 4 29 HENDRI SUSILO D600140131 89 84 5 94 ADETYA P D600140123 80 84 6 70 MUNFI'AH D600140092 96 97 7 30 BACHTIAR SETYO N D600140081 96 100 8 92 M. KURNIAWAN D600140050 100 69

9 66 ARIS MUNANDAR D600140119 111 92

10 108 GALANG A. D600140088 71 72

Tabel 2.21 Data Populasi Unggas Ayam Menurut Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Tahun 2008

No Kabupaten/ Kota Ayam Kampung Ayam Pedaging

1 Kab. Cilacap 1283625 3648768 2 Kab. Banyumas 1016614 5013790 3 Kab. Purbalingga 1128787 2275000 4 Kab. Banjarnegara 1210144 2470000 5 Kab. Kebumen 2040716 465800 6 Kab. Purworejo 608477 587481 7 Kab. Wonosobo 638876 186519 8 Kab. Magelang 797961 531465 9 Kab. Boyolali 854846 1013800 10 Kab. Klaten 1415005 1012340 11 Kab. Sukoharjo 2559909 2164450 12 Kab. Wonogiri 2182150 197956 13 Kab. Karanganyar 847331 1302600 14 Kab. Sragen 725816 2878270 15 Kb. Grobogan 1420824 290200 16 Kab. Blora 1189071 752000 17 Kab. Rembang 505012 670956 18 Kab. Pati 869702 1861131 19 Kab. Kudus 408139 2985400 20 Kab. Jepara 323437 578521 21 Kab. Demak 570782 2759500 22 Kab. Semarang 1374055 2967158 23 Kab. Temanggung 1636986 642500 24 Kab. Kendal 851210 5646750 25 Kab. Batang 604134 5364000

26 Kab. Pekalongan 996525 186700 27 Kab. Pemalang 2053906 492419 28 Kab. Tegal 2539486 3981336 29 Kab. Brebes 2578276 1199788 30 Kota Magelang 50055 76300 31 Kota Surakarta 41696 0 32 Kota Salatiga 86181 30000 33 Kota Semarang 158437 119375 34 Kota Pekalongan 183902 124839 35 Kota Tegal 72662 166000 3. Pengolahan Data

a. Klaim 1 ( denyut 30 sampel )

Pada Klaim ini peneliti memberikan klaim berupa denyut jantung peserta praktikum statistika industri 2015 sebelum praktikum adalah minimal sebesar 90 pulse/menit dengan mengambil 30 sampel yang kemudian diolah sebagai berikut :

1) Langkah 1

Menentukan hipotesis awal dan hiotesis alternatif H0 : μ = 90

H1 : μ < 90 2) Langkah 2

Menentukan besarnya taraf signifikan () Taraf Signifikan (  )

0.05 0.01

3) Langkah 3

Menentukan kriteria pengujian Zkritis

4) Langkah 4

Menentukan nilai uji statistik Z hitung

Taraf Signifikan 0,05 Taraf Signifikan 0,01

0.421092774 0.421092774

Pvalue

Taraf Signifikan 0,05 Taraf Signifikan 0,01

0.663156331 0.663156331

5) Langkah 5

Membuat kesimpulan dari klaim.

Berdasarkan pengolahan data dengan klaim berupa denyut jantung peserta praktikum statistika industri 2015 sebelum praktikum adalah minimal sebesar 90 pulse/menit, dapat disimpulkan bahwa klaim tersebut diterima.

b. Klaim 2 ( denyut 10 sampel )

Pada Klaim 2 ini peneliti memberikan klaim berupa denyut jantung peserta praktikum statistika industri 2015 setelah praktikum adalah lebih besar dari 70 pulse/menit dengan mengambil 10 sampel yang kemudian diolah sebagai berikut :

1) Langkah 1

Menentukan hipotesis awal dan hipotesis alternatif H0 : μ = 70

H1 : μ ≤ 70 2) Langkah 2

Menentukan besarnya taraf signifikan () Taraf Signifikan (  )

3) Langkah 3

Menentukan kriteria pengujian T kritis

-2.262 -3.25

4) Langkah 4

Menentukan nilai uji statistik T hitung

Taraf Signifikan 0,05 Taraf Signifikan 0,01

Pvalue

Taraf Signifikan 0,05 Taraf Signifikan 0,01

3.28893E-14 3.28893E-14

5) Langkah 5

Membuat kesimpulan dari klaim.

Berdasarkan pengolahan data dari klaim denyut jantung peserta praktikum statistika industri 2015 setelah praktikum adalah lebih besar dari 70 pulse/menit diatas dapat disimpulkan bahwa klaim tersebut diterima.

c. Klaim 3 ( denyut 10 sampel )

Pada Klaim 3 ini peneliti memberikan klaim berupa denyut jantung peserta praktikum statistika industri 2015 sebelum praktikum lebih tinggi dibanding dengan setelah praktikum dengan mengambil 10 yang kemudian diolah sebagai berikut :

1) Langkah 1

Menentukan hipotesis awal dan hipotesis alternatif H0 : μ1 = μ2

H1 : μ1 ≤ μ2

2) Langkah 2

Menentukan besarnya taraf signifikan () Taraf Signifikan (  )

0.05 0.01

3) Langkah 3

Menentukan kriteria pengujian T kritis

-2.262 -3.25

4) Langkah 4

Menentukan nilai uji statistik T hitung

Taraf Signifikan 0,05 Taraf Signifikan 0,01

-0.224514981 -0.224514981

P value

Taraf Signifikan 0,05 Taraf Signifikan 0,01

0.5 0.5

5) Langkah 5

Membuat kesimpulan dari klaim.

Berdasarkan pengolahan data dari klaim denyut jantung peserta praktikum statistika industri 2015 sebelum praktikum lebih tinggi dibanding dengan setelah praktikum, dapat disimpulkan bahwa klaim tersebut diterima.

d. Klaim 4 (Populasi Unggas Menurut Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Tahun 2008) 1) Langkah 1 H0 : µ1 = µ2 H1 : µ1 ≥ µ2 2) Langkah 2 Taraf Signifikan (  ) 0.05 0.01 3) Langkah 3 Zkritis 1,64 2,33 4) Langkah 4 Z hitung

Taraf Signifikan 0,05 Taraf Signifikan 0,01

1,703879 1,703879

Pvalue

Taraf Signifikan 0,05 Taraf Signifikan 0,01

0,955798 0,955798

5) Langkah 5

Membuat kesimpulan dari klaim.

Berdasarkan pengolahan data dengan klaim populasi unggas ayam kampung lebih rendah dibandingkan dengan populasi ayam pedaging menurut kabupaten/kota di Jawa Tengah Tahun 2008 diatas dapat disimpulkan bahwa klaim tersebut ditolak.

4. Analisis Data a. Analisis Klaim 1

Tabel 2.22 Analisis Klaim 1

Variabel Nilai Nilai

 0,05 0,01

Titik Kritis -1,64 -2,325 Z – Hitung 0,42109277 0,4210928 P – Value 0,66315633 0,6631563

Berdasarkan tabel diatas dengan klaim denyut jantung peserta praktikum statistika industri 2015 sebelum praktikum adalah minimal sebesar 90 pulse/menit dapat diinformasikan bahwa nilai taraf signifikan 0,05 mempunyai titik kritis sebesar -1,64dengan nilai Z-Hitung sebesar 0,42109277 dan nilai P-Value sebesar 0,66315633. Sedangkan pada nilai taraf signifikan 0,01 mempunyai titik kritis -2,325 juga di dapatkan nilai Z-hitung dan P-Value yang sama dengan taraf signifikan 0,05. Dapat kita ketahui bahwa nilai Zhitung lebih besar dari Zkritis dan Pvalue lebih besar dari nilai taraf signifikan sehingga dapat dikatakan bahwa klaim diterima.

-1,6 0,4

Z Kritis

H0

Z Hitung

0

-2,3 0,4 Z Kritis

H0

Z Hitung

0

Gambar 2.7 Kurva Klaim 1 Taraf Signifikan 0,01

b. Analisis Klaim 2

Tabel 2.23 Analisi Klaim 2

Variabel Nilai Nilai

 0,05 0,01

Titik Kritis -2.262 -3.25 T – Hitung 1,204426742 1,204426742 P – Value 0,885787659 0,885787659

Berdasarkan tabel diatas dengan klaim denyut jantung peserta praktikum statistika industri 2015 setelah praktikum adalah lebih besar dari 70 pulse/menit dapat diinformasikan bahwa nilai taraf signifikan 0,05 mempunyai titik kritis sebesar -2,262 dengan nilai T-Hitung sebesar 1,204426742 dan nilai P-Value sebesar 0,885787659. Sedangkan pada nilai taraf signifikan 0,01 mempunyai titik kritis -3,25 juga di dapatkan nilai T-hitung dan P-Value yang sama dengan taraf signifikan 0,05. Dapat kita ketahui bahwa nilai Thitung lebih besar dari Tkritis dan Pvalue lebih besar dari nilai taraf signifikan sehingga dapat dikatakan bahwa klaim diterima.

-2,2 T Kritis

H0

T Hitung

0 1,2

Gambar 2.8 Kurva Klaim 2 Taraf Signifikan 0,05

-3,25 T Kritis

H0

T Hitung

0 1,2

Gambar 2.9 Kurva Klaim 2 Taraf Signifikan 0,01

c. Analisis Klaim 3

Tabel 2.24 Analisi Klaim 3

Variabel Nilai Nilai

 0,05 0,01

Titik Kritis -2.262 -3.25

T – Hitung -0.224514981 -0.224514981 P – Value 0.5 0.5

Berdasarkan tabel diatas dengan klaim denyut jantung peserta praktikum statistika industri 2015 sebelum praktikum lebih tinggi dibanding dengan setelah praktikum dapat diinformasikan bahwa nilai taraf signifikan 0,05 mempunyai titik kritis sebesar -2,262 dan

dengan nilai T-Hitung sebesar -0,224514981 dan nilai P-Value sebesar 0,5 Sedangkan pada nilai taraf signifikan 0,01 mempunyai titik kritis -3,25 dapatkan nilai kritis T-hitung dan P-Value yang sama dengan taraf signifikan 0,05. Dapat kita ketahui bahwa nilai Thitung lebih besar dari Tkritis dan Pvalue lebih besar dari nilai taraf signifikan sehingga dapat dikatakan bahwa klaim diterima.

-2,2 T Kritis H0 T Hitung 0 -0,22

Gambar 2.10 Kurva Klaim 3 Taraf Signifikan 0,05

-3,25 T Kritis H0 T Hitung 0 -0,22

d. Analisis Klaim 4

Tabel 2.25 Analisis Klaim 4

Variabel Nilai Nilai

 0.05 0.01

Titik Kritis 1.64 2.325

Z – Hitung 1,703879 1,703879 P – Value 0,955798 0,955798

Berdasarkan tabel diatas dengan klaim populasi unggas ayam kampung lebih rendah dibandingkan dengan populasi ayam pedaging menurut kabupaten/kota di Jawa Tengah Tahun 2008 dapat diinformasikan bahwa nilai taraf signifikan 0,05 mempunyai titik kritis sebesar 1,64 dan taraf signifikan 0,01 mempunyai titik kritis sebesar 2,325 dengan nilai Z-Hitung sebesar 1,703879dan nilai P-Value sebesar 0,955798. Sedangkan pada nilai taraf signifikan 0,01 mempunyai titik kritis 2,325 juga di dapatkan nilai Z-hitung dan P-Value yang sama dengan taraf signifikan 0,05. Dapat kita ketahui bahwa nilai Thitung dan Pvalue lebih kecil dari nilai kritis sehingga dapat dikatakan bahwa klaim ditolak

-1,6 Z Kritis

H0

Z Hitung

0 7.72052E-06

-2,3 Z Kritis

H0

Z Hitung

0 7.72052E-06

Gambar 2.13 Kurva Klaim 4 Taraf Signifikan 0,01

Dalam dokumen LAPORAN PRAKTIKUM STATISTIKA INDUSTRI SA (Halaman 54-67)

Dokumen terkait