• Tidak ada hasil yang ditemukan

Data Penilaian Dan Dokumentasi

Dalam dokumen Studi Lokasi Dan Kondisi Halte Di Kota Medan (Halaman 72-106)

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN DATA

4.8 Data Penilaian Dan Dokumentasi

Berdasarkan hasil survey dan penelitian pada koridor-koridor utama di Kota Medan didapat data sebagai berikut :

KORIDOR I

1. Halte Nomor 3 Jalan Yos Sudarso Medan

• Dapat dilihat pada denah lokasi halte no 3. Halte yang terdapat di depan sekolah metodist 8 dibangun tidak menggunakan teluk/celukan bus, yang dimana akan mengganggu ketertiban/kelancaran arus lalu lintas di ruas jalan ini, karena Jalan Yos Sudarso merupakan salah satu jalan arteri sekunder yang memiliki volume lalu lintas yang relatif tinggi. Oleh karena itu, tujuan pembangunan halte yang pertama tidak terpenuhi oleh halte ini.

• Untuk penilaian dari segi standar ukuran halte, halte ini sudah memenuhi standar ukuran halte, panjang halte yaitu 8.1 m sedangkan untuk lebar halte, halte memenuhi persyaratan yaitu 2.0 m.

Gambar 4.1b Halte Nomor 3 jalan Yos Sudarso

Dimensi halte : Panjang halte = 8.10 m Lebar halte = 2.0 m

Tabel 4.4 Penilaian Fasilitas Halte

Fasilitas Halte Keterangan

Identitas Halte Berupa Nama/Nomor Tidak Ada

Rambu Petunjuk Tidak Ada

Papan Info Trayek Tidak Ada

Lampu Penerangan Tidak Ada

Tempat Duduk Ada

Telepon Umum Tidak Ada

Tempat Sampah Tidak Ada

Pagar Tidak Ada

Papan Iklan Tidak Ada

Penilaian lain :

• Di sekitar halte terdapat zebra cross yang memiliki jarak yang memenuhi untuk tujuan pembangunan halte yang kedua, yaitu ; menjamin keselamatan bagi pengguna angkutan penumpang umum

• Untuk tipe perhentian angkutan umum, halte ini termasuk ke dalam tipe Curb-

Side, dimana perhentian yang terletak pada pinggir perkerasan jalan tanpa melakukan perubahan pada perkerasan jalan yang bersangkutan ataupun perubahan pada pedestrian.

• Sedangkan ditinjau dari lokasi terhadap simpang, halte ini dikategorikan kepada mid-block, karena terletak di antara dua persimpangan.

2. Halte Nomor 5 Jalan Putri Hijau

• Halte yang terdapat di depan rafindo digital printing dibangun tidak

menggunakan teluk/celukan bus, yang dimana akan mengganggu ketertiban/kelancaran arus lalu lintas di ruas jalan ini, karena Jalan Putri Hijau merupakan salah satu jalan arteri primer yang memiliki volume lalu lintas yang relatif tinggi. Oleh karena itu, tujuan pembangunan halte yang pertama tidak terpenuhi oleh halte ini.

• Di sekitar halte terdapat zebra cross yang memiliki jarak yang memenuhi untuk tujuan pembangunan halte yang kedua, yaitu ; menjamin keselamatan bagi pengguna angkutan penumpang umum

Gambar 4.2b Halte Nomor 5 jalan Putri Hijau

Dimensi halte : Panjang halte = 8.15 m Lebar halte = 1.8 m

Tabel 4.5 Penilaian Fasilitas Halte

Fasilitas Halte Keterangan

Identitas Halte Berupa Nama/Nomor Tidak Ada

Rambu Petunjuk Tidak Ada

Papan Info Trayek Tidak Ada

Lampu Penerangan Tidak Ada

Tempat Duduk Ada

Telepon Umum Tidak Ada

Tempat Sampah Ada

Pagar Tidak Ada

Papan Iklan Ada

Penilaian lain :

• Untuk penilaian dari segi standar ukuran halte, halte ini tidak memenuhi standar ukuran halte, dari penelitian didapat panjang halte yaitu 8.15 m sedangkan untuk lebar halte, halte tidak memenuhi persyaratan yaitu 1.8 m ≤ 2.0 m.

• Untuk tipe perhentian angkutan umum, halte ini termasuk ke dalam tipe Curb- Side, dimana perhentian yang terletak pada pinggir perkerasan jalan tanpa melakukan perubahan pada perkerasan jalan yang bersangkutan ataupun perubahan pada pedestrian.

• Sedangkan ditinjau dari lokasi terhadap simpang, halte ini dikategorikan kepada far-side (FS), karena terletak setelah persimpangan.

3. Halte nomor 8 jalan Balai Kota

• Halte yang terdapat di depan kantor pos dibangun tidak menggunakan

teluk/celukan bus, yang dimana akan mengganggu ketertiban/kelancaran arus lalu lintas di ruas jalan ini, karena Jalan Balai Kota merupakan salah satu jalan arteri primer yang memiliki volume lalu lintas yang relatif tinggi. Oleh karena itu, tujuan pembangunan halte yang pertama tidak terpenuhi oleh halte ini.

• Halte yang terdapat di depan kantor pos dibangun tidak menggunakan teluk/celukan bus, yang dimana akan mengganggu ketertiban/kelancaran arus lalu lintas di ruas jalan ini, karena Jalan Balai Kota merupakan salah satu jalan arteri primer yang memiliki volume lalu lintas yang relatif tinggi. Oleh karena itu, tujuan pembangunan halte yang pertama tidak terpenuhi oleh halte ini

Gambar 4.3b Halte Nomor 8 jalan Balai Kota

Dimensi halte : Panjang halte = 8.30 m Lebar halte = 1.5 m

Tabel 4.6 Penilaian Fasilitas Halte

Aspek Penilaian Keterangan

Identitas Halte Berupa Nama/Nomor Tidak Ada

Rambu Petunjuk Tidak Ada

Papan Info Trayek Tidak Ada

Lampu Penerangan Ada

Tempat Duduk Ada

Telepon Umum Tidak Ada

Tempat Sampah Ada

Pagar Tidak Ada

Papan Iklan Ada

Penilaian lain :.

• Di sekitar halte terdapat zebra cross dan jembatan penyeberangan yang

memiliki jarak yang memenuhi untuk tujuan pembangunan halte yang kedua, yaitu ; menjamin keselamatan bagi pengguna angkutan penumpang umum

• Untuk penilaian dari segi standar ukuran halte, halte ini tidak memenuhi standar ukuran halte, dalam penelitian didapat panjang halte yaitu 8.3 m sedangkan untuk lebar halte, lebar halte tidak memenuhi persyaratan yaitu 1.5 m ≤ 2.0 m.

• Untuk tipe perhentian angkutan umum, halte ini termasuk ke dalam tipe Curb-

Side, dimana perhentian yang terletak pada pinggir perkerasan jalan tanpa melakukan perubahan pada perkerasan jalan yang bersangkutan ataupun perubahan pada pedestrian.

• Sedangkan ditinjau dari lokasi terhadap simpang, halte ini dikategorikan kepada mid-block, karena terletak di antara dua persimpangan.

KORIDOR II

4. Halte nomor 9 jalan Gatot Subroto

• Halte yang terdapat di depan sekolah budi luhur dibangun tidak menggunakan

teluk/celukan bus, yang dimana akan mengganggu ketertiban/kelancaran arus lalu lintas di ruas jalan ini, karena Jalan Gatot Subroto merupakan salah satu jalan arteri primer yang memiliki volume lalu lintas yang relatif tinggi. Oleh karena itu, tujuan pembangunan halte yang pertama tidak terpenuhi oleh halte ini.

Gambar 4.4a. Denah Lokasi Halte Nomor 9

• Di sekitar halte terdapat zebra cross yang memiliki jarak yang memenuhi untuk tujuan pembangunan halte yang kedua, yaitu ; menjamin keselamatan bagi pengguna angkutan penumpang umum

Gambar 4.4b Halte Nomor 9 jalan Gatot Subroto

Tabel 4.7 Penilaian Fasilitas Halte

Aspek Penilaian Keterangan

Identitas Halte Berupa Nama/Nomor Tidak Ada

Rambu Petunjuk Tidak Ada

Papan Info Trayek Tidak Ada

Lampu Penerangan Tidak Ada

Tempat Duduk Ada

Telepon Umum Tidak Ada

Tempat Sampah Tidak Ada

Pagar Tidak Ada

Papan Iklan Tidak Ada

Sumber : Hasil Survey Penilaian lain :

• Untuk penilaian dari segi standar ukuran halte, halte ini sudah memenuhi standar ukuran halte, panjang halte yaitu 7.75 m sedangkan untuk lebar halte, halte tidak memenuhi persyaratan yaitu 1.40 m ≤ 2.0 m.

• Untuk tipe perhentian angkutan umum, halte ini termasuk ke dalam tipe Curb-

Side, dimana perhentian yang terletak pada pinggir perkerasan jalan tanpa melakukan perubahan pada perkerasan jalan yang bersangkutan ataupun perubahan pada pedestrian.

• Sedangkan ditinjau dari lokasi terhadap simpang, halte ini dikategorikan kepada mid-block, karena terletak cukup jauh dari persimpangan atau pada ruas jalan tertentu.

5. Halte nomor 12 jalan Gatot Subroto

• Halte yang terdapat di depan tomang elok dibangun tidak menggunakan

lalu lintas di ruas jalan ini, karena Jalan Gatot Subroto merupakan salah satu jalan arteri primer yang memiliki volume lalu lintas yang relatif tinggi. Oleh karena itu, tujuan pembangunan halte yang pertama tidak terpenuhi oleh halte ini.

Gambar 4.5a. Denah Lokasi Halte Nomor 12

• Di sekitar halte terdapat zebra cross yang memiliki jarak yang memenuhi untuk tujuan pembangunan halte yang kedua, yaitu ; menjamin keselamatan bagi pengguna angkutan penumpang umum

Gambar 4.5b Halte Nomor 12 jalan Gatot Subroto

Tabel 4.8 Penilaian Fasilitas Halte

Aspek Penilaian Keterangan

Identitas Halte Berupa Nama/Nomor Tidak Ada

Rambu Petunjuk Tidak Ada

Papan Info Trayek Tidak Ada

Lampu Penerangan Tidak Ada

Tempat Duduk Ada

Telepon Umum Tidak Ada

Tempat Sampah Tidak Ada

Pagar Tidak Ada

Papan Iklan Ada

Sumber : Hasil Survey Penilaian lain :

• Untuk penilaian dari segi standar ukuran halte, halte ini sudah memenuhi standar ukuran halte, panjang halte yaitu 8.1 m sedangkan untuk lebar halte, halte memenuhi persyaratan yaitu 2.0 m.

• Untuk tipe perhentian angkutan umum, halte ini termasuk ke dalam tipe Curb-

Side, dimana perhentian yang terletak pada pinggir perkerasan jalan tanpa melakukan perubahan pada perkerasan jalan yang bersangkutan ataupun perubahan pada pedestrian.

• Sedangkan ditinjau dari lokasi terhadap simpang, halte ini dikategorikan kepada far-side (FS), karena terletak setelah persimpangan.

6. Halte nomor 15 jalan Gatot Subroto

• Halte yang terdapat di depan Brastagi Swalayan dibangun tidak menggunakan

teluk/celukan bus, yang dimana akan mengganggu ketertiban/kelancaran arus lalu lintas di ruas jalan ini, karena Jalan Gatot Subroto merupakan salah satu

jalan arteri primer yang memiliki volume lalu lintas yang relatif tinggi. Oleh karena itu, tujuan pembangunan halte yang pertama tidak terpenuhi oleh halte ini.

Gambar 4.6a. Denah Lokasi Halte Nomor 15

• Di sekitar halte terdapat zebra cross yang memiliki jarak yang memenuhi untuk tujuan pembangunan halte yang kedua, yaitu ; menjamin keselamatan bagi pengguna angkutan penumpang umum

Gambar 4.6b Halte Nomor 15 jalan Gatot Subroto

Tabel 4.9 Penilaian Fasilitas Halte

Aspek Penilaian Keterangan

Identitas Halte Berupa Nama/Nomor Ada

Rambu Petunjuk Tidak Ada

Papan Info Trayek Tidak Ada

Lampu Penerangan Tidak Ada

Tempat Duduk Ada

Telepon Umum Tidak Ada

Tempat Sampah Tidak Ada

Pagar Tidak Ada

Papan Iklan Ada

Sumber : Hasil Survey Penilaian lain :

• Untuk penilaian dari segi standar ukuran halte, halte ini sudah tidak memenuhi standar ukuran halte, panjang halte yaitu 7.25 m sedangkan untuk lebar halte, halte tidak memenuhi persyaratan yaitu 1.0 m ≤ 2.0 m.

• Untuk tipe perhentian angkutan umum, halte ini termasuk ke dalam tipe Curb-

Side, dimana perhentian yang terletak pada pinggir perkerasan jalan tanpa melakukan perubahan pada perkerasan jalan yang bersangkutan ataupun perubahan pada pedestrian.

• Sedangkan ditinjau dari lokasi terhadap simpang, halte ini dikategorikan kepada mid-block, karena terletak cukup jauh dari persimpangan atau pada ruas jalan tertentu.

7. Halte nomor 19 jalan Gatot Subroto

• Halte yang terdapat di depan Medan fair plaza dibangun tidak menggunakan

lalu lintas di ruas jalan ini, karena Jalan Gatot Subroto merupakan salah satu jalan arteri primer yang memiliki volume lalu lintas yang relatif tinggi. Oleh karena itu, tujuan pembangunan halte yang pertama tidak terpenuhi oleh halte ini.

Gambar 4.7a. Denah Lokasi Halte Nomor 19

• Di sekitar halte terdapat zebra cross yang memiliki jarak yang memenuhi untuk tujuan pembangunan halte yang kedua, yaitu ; menjamin keselamatan bagi pengguna angkutan penumpang umum

Gambar 4.7b Halte Nomor 19 jalan Gatot Subroto

Tabel 4.10 Penilaian Fasilitas Halte

Aspek Penilaian Keterangan

Identitas Halte Berupa Nama/Nomor Ada

Rambu Petunjuk Tidak Ada

Papan Info Trayek Tidak Ada

Lampu Penerangan Tidak Ada

Tempat Duduk Ada

Telepon Umum Tidak Ada

Tempat Sampah Tidak Ada

Pagar Tidak Ada

Papan Iklan Ada

Sumber: Hasil Survey

Penilaian lain :

• Untuk penilaian dari segi standar ukuran halte, halte ini tidak memenuhi standar ukuran halte, panjang halte yaitu 5.1 m sedangkan untuk lebar halte, tidak memenuhi persyaratan yaitu 1.0 m ≤ 2.0 m.

• Untuk tipe perhentian angkutan umum, halte ini termasuk ke dalam tipe Curb-

Side, dimana perhentian yang terletak pada pinggir perkerasan jalan tanpa melakukan perubahan pada perkerasan jalan yang bersangkutan ataupun perubahan pada pedestrian.

• Sedangkan ditinjau dari lokasi terhadap simpang, halte ini dikategorikan kepada mid-block, karena terletak cukup jauh dari persimpangan atau pada ruas jalan tertentu.

KORIDOR III

8. Halte nomor 24 jalan Jamin Ginting

• Halte yang terdapat di depan Yaspen darma bakti dibangun tidak menggunakan

teluk/celukan bus, yang dimana akan mengganggu ketertiban/kelancaran arus lalu lintas di ruas jalan ini, karena Jalan Jamin Ginting merupakan salah satu jalan arteri primer yang memiliki volume lalu lintas yang relatif tinggi. Oleh karena itu, tujuan pembangunan halte yang pertama tidak terpenuhi oleh halte ini.

Gambar 4.8a. Denah Lokasi Halte Nomor 24

• Di sekitar halte terdapat zebra cross yang memiliki jarak yang memenuhi untuk tujuan pembangunan halte yang kedua, yaitu ; menjamin keselamatan bagi pengguna angkutan penumpang umum

Gambar 4.8b Halte Nomor 24 jalan Jamin Ginting

Dimensi halte : Panjang halte = 8.10 m Lebar halte = 1.60 m

Tabel 4.11 Penilaian Fasilitas Halte

Fasilitas Halte Keterangan

Identitas Halte Berupa Nama/Nomor Tidak Ada

Rambu Petunjuk Tidak Ada

Papan Info Trayek Tidak Ada

Lampu Penerangan Tidak Ada

Tempat Duduk Ada

Telepon Umum Tidak Ada

Tempat Sampah Tidak Ada

Pagar Tidak Ada

Papan Iklan Tidak Ada

Sumber : Hasil Survey

Penilaian lain :

• Untuk penilaian dari segi standar ukuran halte, halte ini tidak memenuhi standar ukuran halte, panjang halte yaitu 8.10 m sedangkan untuk lebar halte, tidak memenuhi persyaratan yaitu 1.6 m ≤ 2.0 m.

• Untuk tipe perhentian angkutan umum, halte ini termasuk ke dalam tipe Curb- Side, dimana perhentian yang terletak pada pinggir perkerasan jalan tanpa melakukan perubahan pada perkerasan jalan yang bersangkutan ataupun perubahan pada pedestrian.

• Sedangkan ditinjau dari lokasi terhadap simpang, halte ini dikategorikan kepada mid-block, karena terletak cukup jauh dari persimpangan atau pada ruas jalan tertentu.

9. Halte nomor 27 jalan Mayjend S. Parman

• Halte yang terdapat di depan sekolah Persit I/cambribge dibangun tidak

menggunakan teluk/celukan bus, yang dimana akan mengganggu ketertiban/kelancaran arus lalu lintas di ruas jalan ini, karena Jalan S. Parman merupakan salah satu jalan arteri primer yang memiliki volume lalu lintas yang relatif tinggi. Oleh karena itu, tujuan pembangunan halte yang pertama tidak terpenuhi oleh halte ini.

• Di sekitar halte terdapat zebra cross yang memiliki jarak yang memenuhi untuk tujuan pembangunan halte yang kedua, yaitu ; menjamin keselamatan bagi pengguna angkutan penumpang umum.

Gambar 4.9b Halte Nomor 27 jalan S. Parman

Dimensi halte : Panjang halte = 8.30 m Lebar halte = 1.5 m

Tabel 4.12 Penilaian Fasilitas Halte

Aspek Penilaian Keterangan

Identitas Halte Berupa Nama/Nomor Ada

Rambu Petunjuk Tidak Ada

Papan Info Trayek Tidak Ada

Lampu Penerangan Ada

Tempat Duduk Ada

Telepon Umum Tidak Ada

Tempat Sampah Ada

Pagar Tidak Ada

Papan Iklan Ada

Penilaian lain :

• Untuk penilaian dari segi standar ukuran halte, halte ini sudah memenuhi standar ukuran halte, panjang halte yaitu 8.3 m sedangkan untuk lebar halte, halte memenuhi persyaratan yaitu 1.5 m ≤ 2.0 m.

• Untuk tipe perhentian angkutan umum, halte ini termasuk ke dalam tipe Curb-

Side, dimana perhentian yang terletak pada pinggir perkerasan jalan tanpa melakukan perubahan pada perkerasan jalan yang bersangkutan ataupun perubahan pada pedestrian.

• Sedangkan ditinjau dari lokasi terhadap simpang, halte ini dikategorikan kepada far-side (FS), karena terletak setelah persimpangan.

KORIDOR IV

10.Foto Halte nomor 28 S.M Raja

• Halte yang terdapat di depan stasiun ALS dibangun tidak menggunakan

teluk/celukan bus, yang dimana akan mengganggu ketertiban/kelancaran arus lalu lintas di ruas jalan ini, karena Jalan S.M Raja merupakan salah satu jalan arteri primer yang memiliki volume lalu lintas yang relatif tinggi. Oleh karena itu, tujuan pembangunan halte yang pertama tidak terpenuhi oleh halte ini.

• Di sekitar halte terdapat zebra cross yang memiliki jarak yang memenuhi untuk tujuan pembangunan halte yang kedua, yaitu ; menjamin keselamatan bagi pengguna angkutan penumpang umum

Gambar 4.10b Halte Nomor 28 jalan SM. Raja

Dimensi halte : Panjang halte = 8.10 m Lebar halte = 2.0 m

Tabel 4.13 Penilaian Fasilitas Halte

Fasilitas Halte Keterangan

Identitas Halte Berupa Nama/Nomor Tidak Ada

Rambu Petunjuk Tidak Ada

Papan Info Trayek Tidak Ada

Lampu Penerangan Ada

Tempat Duduk Ada

Telepon Umum Tidak Ada

Tempat Sampah Tidak Ada

Pagar Tidak Ada

Papan Iklan Tidak Ada

Penilaian lain :

• Untuk penilaian dari segi standar ukuran halte, halte ini sudah memenuhi standar ukuran halte, panjang halte yaitu 8.1 m sedangkan untuk lebar halte, halte memenuhi persyaratan yaitu 2.0 m.

• Untuk tipe perhentian angkutan umum, halte ini termasuk ke dalam tipe Curb-

Side, dimana perhentian yang terletak pada pinggir perkerasan jalan tanpa melakukan perubahan pada perkerasan jalan yang bersangkutan ataupun perubahan pada pedestrian.

• Sedangkan ditinjau dari lokasi terhadap simpang, halte ini dikategorikan kepada mid-block, karena terletak cukup jauh dari persimpangan atau pada ruas jalan tertentu.

11. Halte nomor 31 S.M Raja

• Halte yang terdapat di depan Universitas Alwasliyah dibangun tidak

menggunakan teluk/celukan bus, yang dimana akan mengganggu ketertiban/kelancaran arus lalu lintas di ruas jalan ini, karena Jalan S.M. Raja merupakan salah satu jalan arteri primer yang memiliki volume lalu lintas yang relatif tinggi. Oleh karena itu, tujuan pembangunan halte yang pertama tidak terpenuhi oleh halte ini.

• Di sekitar halte terdapat zebra cross yang memiliki jarak yang memenuhi untuk tujuan pembangunan halte yang kedua, yaitu ; menjamin keselamatan bagi pengguna angkutan penumpang umum

Gambar 4.11b Halte Nomor 31 jalan SM. Raja

Dimensi halte : Panjang halte = 7.90 m Lebar halte = 2.0 m

Tabel 4.14 Penilaian Fasilitas Halte

Aspek Penilaian Keterangan

Identitas Halte Berupa Nama/Nomor Tidak Ada

Rambu Petunjuk Tidak Ada

Papan Info Trayek Tidak Ada

Lampu Penerangan Tidak Ada

Tempat Duduk Ada

Telepon Umum Tidak Ada

Tempat Sampah Ada

Pagar Tidak Ada

Papan Iklan Ada

Penilaian lain :

• Untuk penilaian dari segi standar ukuran halte, halte ini sudah memenuhi standar ukuran halte, panjang halte yaitu 7.9 m sedangkan untuk lebar halte, halte memenuhi persyaratan yaitu 2.0 m.

• Untuk tipe perhentian angkutan umum, halte ini termasuk ke dalam tipe Curb-

Side, dimana perhentian yang terletak pada pinggir perkerasan jalan tanpa melakukan perubahan pada perkerasan jalan yang bersangkutan ataupun perubahan pada pedestrian.

• Sedangkan ditinjau dari lokasi terhadap simpang, halte ini dikategorikan kepada mid-block, karena terletak cukup jauh dari persimpangan atau pada ruas jalan tertentu.

12.Foto Halte nomor 34 S.M Raja

• Halte yang terdapat di depan Yuki simpang raya dibangun tidak menggunakan

teluk/celukan bus, yang dimana akan mengganggu ketertiban/kelancaran arus lalu lintas di ruas jalan ini, karena Jalan S.M. Raja merupakan salah satu jalan arteri primer yang memiliki volume lalu lintas yang relatif tinggi. Oleh karena itu, tujuan pembangunan halte yang pertama tidak terpenuhi oleh halte ini.

• Di sekitar halte terdapat zebra cross dan jembatan penyeberangan yang memiliki jarak yang memenuhi untuk tujuan pembangunan halte yang kedua, yaitu ; menjamin keselamatan bagi pengguna angkutan penumpang umum

Gambar 4.12b Halte Nomor 34 jalan SM. Raja

Dimensi halte : Panjang halte = 8.10 m Lebar halte = 1.7 m

Tabel 4.15 Penilaian Fasilitas Halte

Aspek Penilaian Keterangan

Identitas Halte Berupa Nama/Nomor Ada

Rambu Petunjuk Tidak Ada

Papan Info Trayek Tidak Ada

Lampu Penerangan Tidak Ada

Tempat Duduk Ada

Telepon Umum Tidak Ada

Tempat Sampah Ada

Pagar Tidak Ada

Papan Iklan Ada

Penilaian lain :

• Untuk penilaian dari segi standar ukuran halte, halte ini tidak memenuhi standar ukuran halte, panjang halte yaitu 8.1 m sedangkan untuk lebar halte, tidak memenuhi persyaratan yaitu 1.7 m ≤ 2.0 m.

• Untuk tipe perhentian angkutan umum, halte ini termasuk ke dalam tipe Curb-

Side, dimana perhentian yang terletak pada pinggir perkerasan jalan tanpa melakukan perubahan pada perkerasan jalan yang bersangkutan ataupun perubahan pada pedestrian.

• Sedangkan ditinjau dari lokasi terhadap simpang, halte ini dikategorikan kepada near-side (NS), karena terletak sebelum persimpangan.

KORIDOR V

13. Halte nomor 40 jalan Perintis Kemerdekaan

• Halte yang terdapat di depan rumah sakit pringadi dibangun tidak menggunakan

teluk/celukan bus, yang dimana akan mengganggu ketertiban/kelancaran arus lalu lintas di ruas jalan ini, karena Jalan Perintis Kemerdekaan merupakan salah satu jalan arteri primer yang memiliki volume lalu lintas yang relatif tinggi. Oleh karena itu, tujuan pembangunan halte yang pertama tidak terpenuhi oleh halte ini.

Gambar 4.13a. Denah Lokasi Halte Nomor 40

• Di sekitar halte terdapat zebra cross yang memiliki jarak yang memenuhi untuk tujuan pembangunan halte yang kedua, yaitu ; menjamin keselamatan bagi pengguna angkutan penumpang umum.

Gambar 4.13b Halte Nomor 40 jalan Prof. HM. Yamin

Tabel 4.16 Penilaian Fasilitas Halte

Aspek Penilaian Keterangan

Identitas Halte Berupa Nama/Nomor Tidak Ada

Rambu Petunjuk Tidak Ada

Papan Info Trayek Tidak Ada

Lampu Penerangan Tidak Ada

Tempat Duduk Ada

Telepon Umum Tidak Ada

Tempat Sampah Ada

Pagar Tidak Ada

Dalam dokumen Studi Lokasi Dan Kondisi Halte Di Kota Medan (Halaman 72-106)

Dokumen terkait