• Tidak ada hasil yang ditemukan

G. Metode Penelitian

1) Data Primer

Sumber data ini merupakan sumber data awal yang dihasilkan dari lokasi penelitian atau objek dari penelitian yang akan diteliti.44Sumber data dari data primer adalah terkait dengan Forum Komunikasi Mahasiswa Alor (FKMA) NTT Dan Konstruksi Sosial Anggota Di Kota Mataram.

2) Data Sekunder

Data sekunder adalah sumber data kedua setelah data primer.

Data sekunder biasanya diperoleh secara tidak lansung, dan dapat memberikan tambahan informasi terhadap penelitian yang akan dilakukan. Sumber data sekunder dalam penelitian diperoleh melalui buku-buku, koran, dan media-media lainnya yang berkaitan dengan penelitian.

3. Teknik Pengumpulan Data

Metode dalam pengumpulan data dibutuhkan dan ada beberapa proses pengumpulan data terkait dengan pembahasan dalam penelitian yang akan diteliti yaitu:

a. Observasi

44 Burhan Bungin, Metodologi Penelitian Sosial & Ekonomi, (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2013), hlm. 129.

29

Dalam teknik pengumpulan data peneliti akan menggunakan pengamatan dengan observasi yang dimana dalam penelitian perlu adanya observasi terlebih dahulu sebagai proses pencairan informasi terkait dengan peristiwa, kejadian dan prilaku. Observasi dilakukan dengan menggunakan pancaindra mata sebagai alat bantu yang utama selain pancaindra yang lainnya.

Dalam menggunakan observasi peneliti akan menggunkaknan metode observasi langsung ini menggunaknan pengamatan secrara langsung kelapangan dan dapat melihat lansung objek dari penelitian yang akan diteliti oleh peneliti. Berdasarkan penjelasan diatas bentuk observasi langsung akan peneliti gunakan karena dalam melakukan penelitian dan observasi langsung terkait dengan faktor-faktor pendukung pembentukan pengaruh kegiatan keagamaan terhadap pembentukan sikap sosial remjaja.

b. Wawancara

Teknik wawancara juga termasuk dalam teknik pengumpulan data yang akan peneliti gunakan. Wawancara yang dapat dilakukan dengan berhadapan secara langsung dengan yang diwawancara atau informan dalam penelitian tetapi dapat juga diberikan daftar pertanyaan dahulu untuk dijawab pada kesempatan lain. Wawancara sebagai alat pembentukanterhadap informasi atau keterangan kekurangan yang diperoleh sebelumnya.45

Adapun wawancara pada prinsipnya merupakan sebuhah usaha yang menggali keterangan yang mendalam dari kajian penelitian yang ditanyakan kepada sumber yang releven berupa pendapat, pengalaman, kesan, pemikiran

45 Juliansyah Noor, Metodologi Penelitian, (Jakarta: Kencana, Cetakan 7, 2017), hlm. 138.

30

dan sebagainya.46 Dalam penelitian yang akan diteliti ini peneliti akan menggunakan penelitian dengan teknik wawancara terarah yaitu:.

Wawancara Terarah

Peneliti menggunakan wawancara terarah dikarenakan dapat digunakan secara bebas namun tidak terlepas dari pokok permasalahan yang akan ditanyakan oleh peneliti.

c. Dokumentasi

Dokumentasi merupakan langkah akhir dari tehnik pengumpulan data dalam penelitian yang akan diteliti ini. Dalam dokumentasi data yang ditulis dan mengandung penelitian yang akan diteliti dokumen-dokumen yang perlu dilengkapi adalah kaitannya dengan profil desa tersebut. Program kerja yang ada di organisasi FKMA NTT-Mataram dan tindakan yang menggambarkan penerapan kesalehan sosial dikalangan mahasiswa FKMA di kota Mataram.

4. Teknik Analisis Data

Analisis data merupakan penanganan terhadap objek secara ilmiah dengan cara memilah-milah antara arti yang satu dengan arti lainnya. Teknik analisis data ini juga merupakan cara menganalisiskan data penelitian yang dilakukan apabila data empiris. Dalam analisis data kualitatif tidak dapat terpisahkan dari pengumpulan data dikarenakan analisis data selama penelitian akan dilakukan, analisis data bagian yang penting dari penelitian kualitatif, karena sangat menolong para peneliti untuk dapat menghasilkan data yang berkualitas. Penelitian kualitatif juga pada dasarnya merupakan mengembangkan.Pengumpulan data selanjutnya dipengaruhi oleh analisis terhadap data yang telah terkumpul.Dalam analisis data

46 Djam'an Satori, Metodologi Penelitian Kualitatif, (Bandung: Alfabeta, 2004), hlm. 129.

31

ada dua langkah ynang perlu ada yaitu, pencatatan data hasil peneliti dan prosedur pengolahan dan interprestasi data.

Analisis data merupakan penanganan terhadap objek secara ilmiah langkah yang dilakukan dengan memilih-milih antara pengertian yang satu dengan lainnya agar dapat memperoleh data yang jelas. Metode penelitian yang akan peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis data kualitatif menurut Miles dan Huberman yaitu:

a. Reduksi data

Reduksi data berarti merangkum, memilih hal-hal yang dirasa perlu dan memfokuskan pada hal-hal yang penting. Dengan hal ini reduksi data akan memberikan gambaran yang jelas dan dapat mempermudah peneliti dalam menganalisis data. Dalam penelitian yang akan diteliti ini peneliti memilih data-data hasil observasi, wawancara dan mengelompokannya berdasarkan pokok-pokok permasalahan yang akan diungkap47.

b. Display data

Setelah melakukan reduksi data langkah selanjutnya yang dilakukanadalah menyajikan data atau mendisplaykan data. Penyajian data dapat dilakukan dalam bentuk uraian singkat, table, dan lainnya. Dalam penelitian ini yang paling sering digunakan untuk menyajikan data dalam penelitian kualitatif adalah dengan menggunakan teks yang bersifat naratif.Teks naratif dalam KBBI ialah teks yang bersifat menguraikan atau menjelaskan secara umum serta menceritakan suatu fenomena atau hasil penelitian.

c. Penarikan kesimpulan (verifikasi)

47 Emzir, Metode Penelitian Kualitatif Analisis data, (Jakarta: Rajagrafindo Persada, 2010), hlm. 129.

32

Dalam melakukan analisis data langkah ketiga yang dilakukan peneneliti adalah melakukan penarikan kesimpulan atau melakukan verifikasi.Dalam menarik kesimpulan awal peneliti hanya melakukan verifikasi yang bersifat sementara dan bisa saja berubah bila ada ketentuan bukti-bukti yang kuat yang dapat mendukung pada tahap pengumpulan data berikutnya.Tetapi apabila kesimpulan diawal didukung oleh bukti-bukti yang relevan dan konsisten saat melakukan penelitian kembali kelapangan, maka kesimpulan yang dikemukakan berupa kesimpulan yang dapat digunakan.

Dalam penelitian yang akan diteliti ini kesimpulan dan verifikasi dilakukan setelah semua tahapan pengumpulan data selesai dilakukan.

5. Pengecekan Keabsahan Data

Keabsahan data bertujuan membuktikan apakah data yang ditemui dilapangan valid atau tidak. Keabsahan data juga bertujuan untuk membuktikan bahwa apa yang akan diamati sesuai dengan fakta dan apakah penjelasan yang diberikan peneliti sesuai dengan apa yang terjadi. Untuk dapat memperoleh data yang valid diperlukan teknik pemeriksaan tata yang tepat dan sesuai.Salah satu yang bisa dilakukan dalam pengecekan keabsahan data terdapat tringulasi.

Adanya tringulasi data bukan sekedar membenarkan fenomena yang terjadi tetapi sebagai pendekatan pemahaman penelitian terkait dengan apa yang ditemukan dilapangan. Nilai yang terdapaat dalam teknik tringulasi adalah dapat mengetahui data yang diperoleh secara mulus, tidak konsisten atau kontradiksi.

Oleh karenanya tringulasi dapat memuat data yang konsisten, tuntas, dan pasti.48 Dalam tringulasi data terdapat bagian yang perlu digunakan sebagai pembuktian yang jelas dalam melakukan pengecekan keabsahan data dan sebagai pengujian

48 Beni Ahmad Saebani, Metode Penelitian, (Bandung: CV Pustaka Setia, 2018), hlm.189-190.

33

kredibilitas, kredibilitas merupakan pengecekan data dari berbagai sumber dengan berbagai cara dan berbagai waktu. Dengan hal ini terdapat tringulasi sumber dan tringulasi metode49.

a. Triangulasi sumber untuk menguji keabsahan data yang dilakukan dengan cara mengecek data yang diperoleh melalui beberapa sumber. Data yang akan diperoleh akan dianalisis oleh peneliti sehingga akan menghasilkan suatu kesimpulan yang selanjutnya akan dimintakan kesempatan atau member check dengan tiga sumber data.

b. Triangulasi teknik atau metode, metode ini untuk menguji kredibilitas data yang dilakukan dengan mengecek data kepada sumber yang sama dengan metode yang berbeda. Misalnya dengan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Jika dengan metode pengujian kredibilitas data tersebut dapat menghasilkan data yang berbeda maka peneliti melakukan diskusi lebih lanjut kepada sumber data yang bersangkutan untuk memastikan data yang mana dianggap valid.

c. Triangulasi waktu, triangulasi pada hakikatnya merupakan pendekatan multi metode yang dilakukan peneliti pada saat mengumpulkan dan menganalisis data. Ide dasarnya adalah bahwa fenomena yang diteiti dapat dipahami dengan baik sehingga diperoleh kebenaran tingkat tinggi jika di dekati dari berbagai sudut pandang yang berbeda-beda. Karena itu triangulasi adalah usaha mengecek kebenaran data atau informasi yang diperoleh peneliti dari berbagai sudut pandang yang berbeda dengan cara

49 Sugiyono, Metodologi Penelitan Kuantitatif, Kualitatif dan R & D, (Bandung: Alfabeta, 2017), hlm. 241.

34

mengurangi sebanyak mungkin bias yang terjadi pada saat pengumpulan dan analisis data.50