METODOLOGI PENELITIAN
B. Bentuk dan Strategi Penelitian 1. Bentuk Penelitian
2. Data Sekunder
Data sekunder merupakan data yang diperoleh dalam bentuk sudah jadi atau tertulis yang sudah dikumpulkan oleh pihak lain atau instansi terkait. Data ini diperoleh untuk melengkapi analisis data yang diperoleh dengan jalan observasi oleh wawancara serta pencatatan-pencatatan dokumen yang ada. Data ini meliputi :
a. PT. Perkebunan Nusantara IX (Persero) Divisi Tanaman Tahunan Kebun Batujamus – Kerjoarum dalam Buku Kerja Tahun 2007 - 2008, diperoleh data antara lain
1) Struktur Organisasi Kerja PT. Perkebunan Nusantara IX (persero) Kebun Batujamus / Kerjo Arum Kabupaten Karanganyar.
2) Rekap luas tanah untuk areal konsesi kebun Hak Guna Usaha PT.
Perkebunan Nusantara IX (Persero) Kebun Batujamus – Kerjoarum Kabupaten Karanganyar
3) Rencana penghapusan, produksi dan peremajaan budidaya tanaman karet PT. Perkebunan Nusantara IX (Persero) Kebun Batujamus – Kerjoarum Kabupaten Karanganyar
commit to user
2007 – 2008 PT. Perkebunan Nusantara IX (Persero) Kebun Batujamus – Kerjoarum Kabupaten Karanganyar
5) Produk dan produktivitas tanaman karet PT. Perkebunan Nusantara IX (Persero) Kebun Batujamus – Kerjoarum Kabupaten Karanganyar Kebun Batujamus – Kerjoarum
6) Rekapitulasi Formasi Karyawan PT. Perkebunan Nusantara IX (Persero) Kebun Batujamus – Kerjoarum Kabupaten Karanganyar Per November 2007.
7) Rekapitulasi Golongan dan Gaji Karyawan PT. Perkebunan Nusantara IX (Persero) Kebun Natujamus – Kerjoarum.
8) Kebijakan – kebijakan tentang ketenagakerjaan perusahaan untuk karyawan PT Perkebunan Nusantara IX (Persero) Kebun Batujamus Kerjoarum.
b. Monografi Kecamatan Kerjo Kabupaten Karanganyar untuk memperoleh data deskripsi wilayah daerah penelitian, keadaan penduduk, komposisi penduduk menurut tingkat pendidikan, mata pencaharian, sarana dan prasarana pendidikan, ekonomi dan transportasi.
c. Peta administrasi Kecamatan Kerjo Kabupaten Karanganyar diperoleh dari Peta Rupa Bumi skala 1 : 25.000 Lembar Karangpandan Sheet 1508 – 133 dan Lembar Sragen Sheet 1508 – 411. Digunakan untuk menentukan luas, batas dan letak astronomis dan geografis yang meliputi daerah penelitian.
d. Data Curah Hujan diperoleh dari Sub Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kecamatan Kerjo Kabupaten Karanganyar Tahun 2006, untuk menentukan tipe iklim daerah penelitian.
e. Peta Tanah Skala 1 : 50.000 Kabupaten Karanganyar Tahun 1962 digunakan untuk mengetahui jenis maupun macam tanah daerah penelitian.
commit to user 1. Penetapan Populasi
Populasi merupakan keseluruhan individu yang dimaksudkan untuk diteliti, sedangkan sebagian dari populasi yang menjadi objek penelitian adalah sampel penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah semua tenaga kerja yang terlibat langsung dalam kegiatan usaha di industri pengolahan karet dalam lingkup wilayah administratif Kecamatan Kerjo Kabupaten Karanganyar.
Mengingat industri pengolahan karet PT. Perkebunan Nusantara IX terdiri dari 1 Kantor Induk, 2 pabrik pengolahan/teknik dan 9 afdeling atau pos pengumpul lateks pada setiap areal lahan konsesi perkebunan yang tersebar di 3 Kabupaten, yaitu Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sragen dan Kabupaten Sukoharjo. Mempertimbangkan hal tersebut di atas dan dalam rangka mendapatkan sampel yang representatif untuk mencerminkan tujuan penelitian.
Maka penetapan populasi pada penelitian ini ditekankan pada tenaga kerja yang bekerja di lokasi industri ataupun lokasi afdeling khususnya yang berkedudukan di Kecamatan Kerjo Kabupaten Karanganyar. Selain itu tenaga kerja yang ditekankan sebagai subyek dalam penelitian ini adalah semua tenaga kerja yang berstatus sebagai karyawan yang mendapatkan gaji dari pengelolaan manajemen PT. Perkebunan Nusantara IX (Persero), dan bukan karyawan yang menduduki jajaran pimpinan yang berstatus sebagai pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT.Perkebunan Nusantara.
Hal itu sebelumnya dapat diketahui melalui susunan strata organisasi kepegawaian di PT.Perkebunan Nusantara IX yang diperoleh dari data perusahan bersangkutan, sekaligus sebagai pedoman penyebaran angket/kuesioner penelitian nantinya. Berdasarkan hal-hal tersebut diatas jumlah seluruh tenaga kerja yang akan diacu sebagai populasi dalam penelitian ini dapat dirinci sebagai berikut :
commit to user Lokasi Bagian/ Afdeling
Formasi Karyawan
Pimpinan Pelaksana Pembantu
Pelaksana HLT JML
Sumber : Data sekkunder PT. Perkebunan Nusantara IX
Keterangan
HLT : Harian Lepas Teratur Afd : Afdeling
L : Laki – laki JML : Jumlah
P : Perempuan
Total keseluruhan tenaga kerja Industri Pengolahan Karet PT.
Perkebunan Nusantara IX (Persero) Kebun Batujamus dan Kerjoarum adalah 1.727 orang yang tersebar di lokasi teknik dan afdeling di 3 kabupaten. Jadi berdasarkan rencana penetapan populasi pada penelitian ini yaitu jumlah tenaga kerja industri karet khususnya untuk Kecamatan Kerjo yang berstatus bukan karyawan pimpinan yaitu sebanyak 911 orang. Keseluruhan jumlah populasi
commit to user dirinci sebagai berikut:
Tabel 4. Rincian Jumlah Populasi Daerah Penelitian Tahun 2008.
Lokasi Bagian/ Afdeling
2. Teknik Pengambilan Sampel
Teknik samping yang digunakan dalam penelitian ini adalah probability sampling dengan cara sampel acak berstrata (stratified random sampling).
Menurut Tika (1997 : 43) yaitu cara pengambilan sampel dengan terlebih dahulu membuat penggolongan populasi menurut ciri-ciri geografis tertentu atau strata kelas tertentu dan setelah digolongkan lalu ditentukan jumlah sampel dengan sistem pemilihan secara acak. Teknik pengambilan sampel tersebut disesuaikan dengan tujuan penelitian dan atas dasar pertimbangan-pertimbangan tertentu antara lain :
a. Sampel yang akan diambil harus mempunyai sifat-sifat atau ciri sebagai bagian dari populasi yang mencerminkan sebagai tenaga kerja operasional industri pengolahan karet khususnya di Kecamatan Kerjo.
b. Tenaga kerja industri pengolahan karet PT, Perkebunan Nusantara IX terdistribusi luas di lokasi-lokasi perkebunan serta terbentuk dalam struktur operasional kerja yang hirearki (Karyawan pimpinan, pelaksana, pembantu pelaksana, harian lepas teratur). Maka dari itu untuk mendapatkan sampel representatif, pemilihan sampel turut mempertimbangkan hal tersebut agar
commit to user
kerja PTPN IX yang bekerja khususnya di Kecamatan Kerjo.
Atas dasar pertimbangan-pertimbangan tersebut di atas sampel atau responden dipilih sebanyak 10% dari seluruh jumlah populasi 911 orang yaitu sebanyak 91 orang. Adapun distribusi pemilihan sampel atau responden sesuai dengan teknik sampling yang digunakan, maka pemilihanya dirancang atau dilakukan dengan proporsi sebagai berikut :
Tabel 5. Proporsi Distribusi Pemilihan sampel atau Responden.
Penggolongan 3 orang Pabrik Batu Jamus 4 orang Pabrik Kerjo Arum 2 orang Afd. Kedungsumber 3 orang Afd. Gandugede 2 orang Afd. Jamus
Karyawan Pembantu Pelaksana
38 orang
10 orang Kantor Induk 6 orang Pabrik Batu Jamus 7 orang Pabrik Kerjo Arum 6 orang Afd. Kedungsumber 4 orang Afd. Gandugede 5 orang Afd. Jamus
Harian lepas
Teratur 38 orang
4 orang Kantor Induk 8 orang Pabrik Batu Jamus 6 orang Pabrik Kerjo Arum 6 orang Afd. Kedungsumber 7 orang Afd. Gandugede 7 orang Afd. Jamus
JUMLAH RESPONDEN/SAMPEL 91 orang 90 orang
Sumber : Perhitungan Teknik Sampling
E. Teknik Pengumpulan Data