BAB II LANDASAN TEORI
4.3 Data Uji Coba dan Revisi Produk
Untuk ujicoba produk, dipergunakan Tabel kriteria skor skala lima dalam penilaiannya. Berikut ini Tabel yang dimaksud dan akan dipergunakan untuk penilaian kualitas media dan modul baik oleh pakar, guru, maupun siswa.
Selain itu, pada bagian ini akan disajikan data uji coba mengenai hasil pengembangan multimedia pembelajaran sesuai dengan prosedur uji coba yang terungkap pada bab sebelumnya, yaitu validasi tahap I oleh pakar pembelajaran bahasa, pakar media pembelajaran dan guru yang dilaksanakan pada tanggal 17 Februari 2012. Kemudian peneliti merevisi produk sesuai dengan komentar/saran dari para pakar. Untuk validasi tahap ke dua, dilaksanakan pada tanggal 28 Maret dan untuk tahap akhir adalah dengan melakukan uji lapangan kepada siswa. Data hasil uji coba produk multimedia interaktif mata pelajaran bahasa Indonesia untuk keterampilan membaca terinci sebagai berikut.
4.3.1 Deskripsi Data Validasi Pakar Pembelajaran Bahasa
Validasi materi dilakukan oleh seorang pakar pembelajaran bahasa yaitu seorang Dosen program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Drs. J. Prapta Diharja, S.J., M.Hum. Validasi pakar pembelajaran bahasa dilakukan untuk penilaian kualitas perangkat lunak multimedia diperlukan evaluasi materi meliputi aspek pembelajaran, kebenaran isi, komentar atau saran umum, dan kesimpulan oleh pakar pembelajaran bahasa.
Produk divalidasi sebanyak dua kali oleh pakar pembelajaran bahasa. Validasi pertama dilakukan pada tanggal 17 Februari 2012. Aspek yang dinilai dari media dan modul pembelajaran adalah (1) kelengkapan komponen, (2) pemilihan materi, (3) ketepatan bahasa, dan (4) keterkaitan materi dengan kompetensi dasar. Berdasarkan hasil validasi pertama, kualitas media dinilai dari
keempat aspek tersebut semuanya memperoleh skor rata-rata 4,1 dengan kategori
“baik”. Kualitas media dinilai dari keempat aspek tersebut semuanya memperoleh
skor rata-rata 4 dengan kategori “baik”. Berdasarkan validasi tersebut kualitas
media dan modul, masing-masing memperoleh skor rata-rata 4,05 dengan kategori
“baik”.
Validasi kedua dilaksanakan pada tanggal 28 Maret 2012. Kualitas media dinilai dari keempat aspek tersebut semuanya memperoleh skor rata-rata 4,4
dengan kategori “sangat baik”. Kualitas modul dinilai dari keempat aspek tersebut
semuanya memperoleh skor rata-rata 4,6 dengan kategori “sangat baik”.
Berdasarkan validasi tersebut kualitas media dan modul, masing-masing memperoleh skor rata-rata 4,50 dengan kategori “ sangat baik”. Penilaian pakar
pembelajaran bahasa terdapat pada lampiran halaman 102-104.
4.3.1.1Revisi Produk dari Pakar Pembelajaran Bahasa
Berdasarkan komentar dan saran dari pakar pembelajaran bahasa, peneliti melakukan revisi pada bagian-bagian yang disarankan. Materi yang perlu direvisi pada multimedia menyimpulkan cerita adalah pada evaluasi dan refleksi. Menurut pakar pembelajaran bahasa, bahasa tersebut kurang tepat dan masih menimbulkan kekacauan. Perbaikan dilakukan dengan diberikan kunci jawaban pada modul khususnya pertanyaan pada refleksi perlu ditambahkan.
Tabel 2
Komentar pakar pembelajaran bahasa dan revisi
No Tahap Komentar
Pakar Pembelajaran Bahasa Revisi
Modul
1 Tahap I 1.Bacaannya tidak terdapat dalam MATERI, melainkan pada EVALUASI. 2.Bacaannya tidak dicantumkan dalam
modulnya.
3.Dalam indikator dikatakan ceritanya
“dongeng si kancil”, tetapi dalam
prakteknya bukan si kancil yang dicantumkan.
4.Pada bagian bacaan ke-2, ada beberapa kesalahan dalam penulisan ejaan maupun pada pengkalimatan.
CONTOH: “Setiap panen tiba, Banyak buruh yang diperkerjakan untuk memetik hasil panennya. Namun demikian, kekayaan yang ia miliki tidak membuat Pak Bedu dan keluarganya menjadi orang yang tidaksombong.”
5.Kunci soal tidak diberikan pada modul. 6.Pertanyaan dalam REFLEKSI yang
perlu ditambahkan: Nilai-nilai maupun hikmah apa yang bisa diambil dari bacaan tersebut.
1. Bacaan sudah dicantumkan dalam evaluasi.
2. Bacaan sudah dicantumkan dalam modul.
3. Indikator dalam cerita sudah
diganti menjadi “Hardi Anak yang Manja”.
4. Pada bagian bacaan ke-2, sudah diperbaiki kesalahan pada penulisan ejaan dan pengkalimatan.
5. Kunci soal diberikan pada modul.
6. Adanya tambahan
pertanyaan dalam refleksi.
Modul
2 Tahap II 1.Dalam REFLEKSI pada PERTEMUAN 1 dan 2, pertanyaan nomer 1 & 2 kiranya sama. Gabungkan menjadi satu
saja, misalnya „Hikmad atau nila-nilai apa yang bisa diambil dar materi
tersebut?”
2.Dalam PowerPoint, EVALUASInya
terjadi 2x. Bacaan tentang “Hardi”
ditempatkan pada EVALUASI? 3.Penggunaan PowertPoint masih
sederhana. Belum dilengkapi suara, dan pilihan tombol pada slide hanya KEMBALI saja. Perlu dilengkapi dengan pilihan tombol yang lain, misalnya tombol KEMBALI KE MUNU UTAMA.
1. Pertanyaan pada refleksi pertemuan 1 dan 2 sama. 2. Dalam PowerPoint,
evaluasinya sudah dibenarkan dan bacaan
tentang “Hardi” sudah
ditempatkan pada evaluasi. 3. Penggunaan Powerpoint
4.3.2 Deskripsi Data Validasi Pakar Media Pembelajaran
Validasi media dilakukan oleh seorang pakar media yaitu dosen Pendidikan Bahasa Inggris F. Chosa Kastuhandani, M. Hum. Validasi pakar media dilakukan untuk menggali komentar atau saran, baik secara tertulis maupun lisan dengan cara melakukan diskusi dan penyerahan produk untuk ditinjau atau dievaluasi dengan acuan instrumen evaluasi media. Tujuan dari validasi ini adalah sebagai dasar pengambilan keputusan untuk meningkatkan kualitas media yang terdiri dari aspek tampilan pemograman dan pembelajaran atau isi.
Validasi pertama dilakukan pada tanggal 17 Februari 2012. Berdasarkan hasil validasi, kualitas media pembelajaran memperoleh nilai rata-rata 3,8 dengan
kategori “baik” sedangkan kualitas media pembelajaran memperoleh nilai
rata-rata 4,1 dengan kategori “baik”. Dari hasil penilaian media dan modul
pembelajaran, pakar media menyatakan bahwa produk yang dikembangkan sudah layak untuk uji coba lapangan tanpa revisi dan tanpa komentar. Penilaian dari pakar media terdapat pada halaman 105-107.
4.3.3 Deskripsi Data Validasi Guru
Validasi oleh guru tahap pertama dilaksanakan pada tanggal 6 Februari 2012 dan validasi tahap kedua dilaksanakan pada tanggal 20 Februari 2012. Validasi oleh guru ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kesukaran materi pada siswa. Guru memberikan penilaian pada kualitas media pembelajaran dengan
rata-rata nilai 3,6 termasuk dalam kategori “baik”. Guru memberikan penilaian pada
kualitas modul pembelajaran dengan rata-rata nilai 4,1 termasuk dalam kategori
sangat “baik”.
Pada tahap validasi ke II, guru memberikan penilaian pada kualitas media pembelajaran dengan rata-rata nilai 4,7 termasuk dalam kategori “sangat baik”.
Guru memberikan penilaian pada kualitas modul pembelajaran dengan rata-rata
nilai 5 termasuk dalam kategori “sangat baik”. Artinya, modul dan media sangat
baik dan dapat diujicobakan kepada para siswa. Penilaian dari guru terdapat pada halaman 108-110.
4.3.3.1Revisi Produk dari Guru Bahasa Indonesia
Berdasarkan tabel di atas, komentar dan saran dari guru adalah supaya penjabaran materi lebih diperbanyak lagi sehingga siswa dapat memahami materi pelajaran.
Tabel 3
Komentar dari guru bahasa Indonesia dan revisinya
No Tahap Komentar
Pakar Media Pembelajaran Revisi
Modul
1 Tahap I 1. Penjabaran materi kurang
2. Penjabaran materi kurang sehingga akan membuat pemahaman siswa terbatas.
1. Materi ditambah penjabarannya. 2. Penjabaran materi
ditambah agar siswa lebih memahami.