• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Data Penelitian

1. Data Umum

a. Sejarah Berdirinya perusahaan

BPR Shinta Putra Pengasih Kulon Progo berdiri pada tanggal 26 April 1994 berdasarkan Akta Notaris Nomor 120 tahun 1994 dan pada tanggal 11 Januari 1995 mengalami perubahan dengan Akta Notaris Nomor 41 Tahun 199, yang anggaran dasarnya telah mendapatkan pengesahan Menteri Kehakiman Republik Indonesia yang dituangkan dalam surat keputusannya nomor C2.978 HT.011.01.1995 tanggal 23 Januari 1995 dan Pengadilan Negeri Wates nomor 2/AK/PT/III/95 tanggal 8 Maret 1995. Serta dapat Perijinan dari Menteri Kuangan dengan Nomor Kep.437/km.17/1995 pada tanggal 19 Desember 1995.

Berdasarkan Keputusan Rapat Umum Luar Biasa Pemegang saham BPR Shinta Putra Pengasih Kulon Progo yang tertuang dalam Akta Pernyataan Kepputusan Rapat Umum Luar Biasa Pemegang Saham BPR Shinta Putra Pengasih Kulon Progo nomor 25 tertanggal 15 Januari 1996 yang dibuat di hadapan Notaris Tri Agus Heryono, SH di Sleman Yogyakarta.

49

Saat ini BPR Shinta Putra Pengasih Kulon Progo dikelola oleh pihak yang berpengalaman dan berkompeten di bidang Perbankan, khususnya BPR. Pengalaman dan kompeten yang memadai disertai etos kerja yang baik serta profesionalisme yang telah terbukti sebelumnya mampu mengembangkan BPR di Klaten yang sekarang sudah menjadi besar. Dengan demikian, kemampuan pihak manajemen BPR Shinta Putra Pengasih Kulon Progo saat ini tidak dapat diragukan lagi untuk mampu membawa BPR Shinta Putra Pengasih Kulon Progo menjadi sebuah BPR yang mapan dan mumpuni di Kulon Proogo.

b. Letak Perusahaan

BPR Shinta Putra Pengasih Kulon Progo terletak di jalan Mandung Km 0,5 Terbah Rt.24 Rw.09 Pengasih Kulon Progo, Telp. : (0274) 773959, 774941, sedangkan kantor Kas berada pada dua lokasi yaitu Brosot, Kulon Progo dan Dekso, Kalibawang. c. Tujuan Perusahaan

BPR Shinta Putra Pengasih Kulon Progo bertujuan mewujudkan BPR sebagai lembaga keuangan yang merakyat tidak sekedar mencari profit semata.

d. Visi dan Misi Perusahaan 1) Visi

Mewujudkan terpenuhinya kebutuhan masyarakat, khususnya untuk masyarakat kalangan menengah kebawah akan jasa

perbankan maupun jasa keuangan lainnya, terutama skala kecil dan menengah.

2) Misi

BPR Shinta Putra Pengasih Kulon Progo sebagai bank umum bertujuan memperoleh laba yang wajar melalui penyediaan jasa perbankan yang dibutuhkan masyarakat, terutama kredit skala kecil dan menengah.

51

e. Struktur Organisasi

Struktur organisasi BPR Shinta Putra Pengasih Kulon Progo dapat dilihat pada gambar berikut:

Gambar 2. Struktur Organisasi BPR Shinta Putra Pengasih Kulon Progo. RUPS

Drs. Effendi iskah, MBA Edi Purwanto, SE

KOMISARIS

Ir. Wulfram Margono, SP Andi Asmoro, H. SE DIREKSI Wahyu SPI Din Dinar Kasie marketing 1. Totok 2. Joko Driver 1. Waseno 2. Antok Satpam 1 1. Ety 2. Ambar 3. Marsilah Customer service Purbo

Kasie Legal dan Penanganan NPL Yanti Kasie operasional Sukarjo Office boy 1. 1 1. Elly 2. Lia 3. Rita Account Officer

Penjelasan mengenai struktur organisasi BPR Shinta Putra Pengasih Kulon Progo tersebut adalah sebagai berikut:

1) Dewan Pengawas

Misi jabatannya adalah melakukan pengawasan terhadap kebijaksanaan dan pelaksanaan tugas direksi.

Tugas dan wewenang:

a) Menyetujui rencana kredit taunan, termasuk rencana pemberian kredit kepada pihak yang terkait dengan bank dan kredit kepada debitur-debitur tertentu yang tertuang dalam rencana kerja PT BPR Shinta Putra Pengasih Kulon Progo yang disampaikan kepada Bank Indonesia.

b) Mengawasi pelaksanaan rencana pemberian kredit.

c) Meminta penjelasan dan pertanggungjawaban direksi serta meminta langkah-langkah perbaikan apabila pelaksanaan pemberian kredit menyimpang dari rencana perkreditan yang dibuat.

2) Direksi Tugas pokok

a) Merumuskan rencana strategik, mengimplementasikan rencana strategik dalam mengelola perusahaan dan pertanggungjawabkan implementasi rencana tersebut kepada pemegang saham,komisaris, dan Bank Indonesia

53

b) Mengadakan rapat untuk evaluasi tahunan seluruh kegiatan perusahaan.

c) Mereview dan menandatangani laporan hasil perhitunbgan pajak SPT tahunan.

d) Mempersiapkan RUPS dan mempertanggungjawabkan pelaksanaan kegiatan perusahaan.

e) Mengevaluasi pelaksanaan rencana strategik perusahaan dan melakukan revisi bilamana perlu.

f) Memberikan persetujuan semua permohonan kredit sesuai dengan ketentuan

g) Merumuskan rencana strategik untuk setiap jangka waktu lima tahun

h) Merumuskan kebijakan-kebijakan yang mendukung dan diperlukan dalam mengelola perusahaan.

i) Mengambil tindakan hukum untuk kepentingan perusahaan. 3) Kepala Seksi marketing

Kepala Seksi marketing bertugas menyalurkan dana kepada masyarakat atas dasar prinsip kehati-hatian dengan meminimkan risiko kredit, dan menghimpun dana dari masyarakat sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Kepala Seksi marketing berwenang atas:

a) Menyusun rencana pengembangan kredit dan penghimpunan dana.

b) Mengevaluasi semua kegiatan marketing.

c) Memprakarsai perubahan biaya dana, suku bunga kredit, dan biaya operasional yang terkait.

4) Kepala Seksi Operasional

Kepala Seksi Operasional bertugas memastikan terlaksanakannya seluruh fungsi kegiatan keuangan, administrasi, pelayanan, SDM, teknologi dan sistem informasi yang handal dalam rangka mencapai tujuan organisasi, sebagaimana tertuang dalam rencana strategik perusahaan khususnya pencapaian rencana yang telah ditetapkan. Selain itu, Kepala Seksi Operasional berwenang atas:

a) Memonitor dan mengontrol rencana anggaran dan belanja perusahaan.

b) Mengevaluasi kegiatan operasional yang telah berjalan. c) Memonitor pelaksanaan perngarsipan.

d) Melakukan peneguran dan pembinaan kepada karyawan yang melanggar peraturan.

e) Menilai efisiensi dan efektifitas sistem informasi yang menopang kegiatan di perusahaan.

f) melakukan kerja sama dengan pihak lain yang terkait. 5) Kasie Legal dan Penanganan NPL

Tugas pokok Kasie Legal dan Penanganan PLN adalah: a) Melakukan penyelesaian kredit bermasalah.

55

b) Melakukan monitoring perkembangan naik turunnya NPL setiap periodenya.

c) Melakukan pembinaan kepada debitur yang bermasalah secara proaktif.

6) Audit Internal

Audit internal bertugas untuk mengawasi agar kegiatan operasional perusahaan serta sistem dan prosedur yang diterapkan berjalan sesuai dengan aturan perusahaan yang telah ditetapkan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, Audit Internal juga berwenang atas:

a) Mengevaluasi kinerja perusahaan secara keseluruhan. b) Melakukan pemantauan terhadap kepatuhan pelaksanaan

sitem dan prosedur yang berlaku.

c) Melakukan pembinaan terhadap segala kesalahan prosedur dan sistem yang berlaku.

d) Melakukan pemeriksaan atas pelaksanaan prosedur dan sistem

e) Melakukan pengawasan kepada Direksi dan komisaris. f) Memeriksa berkas dokumen kredit dan bukti transaksi

lainnya.

7) Account Officer

Account Officer bertugas mewujudkan tujuan perusahaan di bidang kredit serta dana dengan mengembangkan dan mengoptimalkan produktifitas kredit dan dana sesuai dengan rencana yang telah disetujui atas dasar prinsip kehati-hatian. Selain itu, account officer juga berwewenang sebagai berikut: a) Menyusun target penagihan kredit dan dana.

b) Memonitor dan mengontrol realisasi penagihan, pendapatan dan NPL maupun operasional rutin dana.

c) Melakukan tugas operasional penagihan harian kredit dan dana sesuai jadwal nasabah secara optimal.

8) Customer Service

Customer servise bertugas melaksanakan dan mengadministrasikan pencatatan transaksi keuangan maupun administrasi simpanan, kredit secara tepat, cepat, akurat serta memberikan pelayanan yang cepat, tepat, akurat kepada nasabah. Selain itu customer servise juga berwenang sebagai berikut:

a) Meneliti kelengkapan dan keabsahan nasabah. b) Memberikan informasi produk-produk perbankan. c) Melayani keluhan nasabah.

d) Mengelola administrasi simpanan dan kredit. e) Melakukan evaluasi atas pelayanan yang diberikan.

57

9) Office Boy

Tugas pokok dari Office Boy adalah menciptakan kebersihan dan kerapian gedung serta alat inventaris sehingga tercipta suasana kerja yang nyaman.

10) Satpam

Tugas pokok dari satpam adalah menyelenggarakan kegiatan pengamanan kantor dan lingkungan sekitar kantor, serta membantu melayani kelancaran nasabah bertransaksi di Bank.

Dokumen terkait