• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI

4.3 Data Validasi dan Revisi Produk

Produk awal yang telah dikemas kemudian diberikan kepada pakar pembelajaran bahasa, pakar media, dan guru Bahasa Indonesia SD Kanisius Wirobrajan untuk divalidasi. Validasi ini dilakukan untuk mengetahui seberapa baik produk yang dikembangkan. Validasi ini menggunakan pedoman penyekoran skala lima menurut Sukardjo (2008:101) seperti dalam tabel berikut.

Tabel 2. Konversi Nilai Skala Lima

Keterangan:

Rerata ideal ( ) : ½ (skor maksimal ideal + skor minimal ideal) Simpangan baku ideal (SBi) : 1/6 (skor maksimal ideal - skor minimal ideal)

X : Skor aktual

Berdasarkan rumus konversi tersebut, maka perhitungan data-data kuantitatif dilakukan untuk memperoleh data kualitatif dengan menerapkan rumus konversi tersebut. Adapun penentuan rumus kualitatif pengembangan ini diterapkan dengan konversi sebagai berikut.

Diketahui:

Skor maksimal ideal : 5

Skor minimal ideal : 1

Rerata ideal ( ) : ½ (5+1) = 3 Simpangan baku ideal (SBi) : 1/6 (5-1) = 0,67 Ditanyakan:

Interval skor kategori sangat baik, baik, cukup baik, kurang baik, dan sangat kurang baik.

Interval Kategori

X > + 1,80 Sbi Sangat Baik + 0,60 Sbi< X ≤ + 1, 80Sbi Baik – 0,60 Sbi < X ≤ + 0,60Sbi Cukup Baik – 1,80 Sbi < X ≤ – 0,60Sbi Kurang Baik X ≤ – 1,80Sbi Sangat Kurang Baik

29 Jawaban:

Kategori sangat baik = X> + 1,80 SBi = X> 3+ (1,80. 0,67) = X> 3 + (1,21) = X> 4,21 Kategori baik = + 0,60SBi < X≤ + 1,80SBi = 3 + (0,60. 0,67) < X ≤ 3 + (1,80. 0,67) = 3 + (0,40) < X≤ 3 + (1,21) = 3,40 < X≤ 4,21

Kategori cukup baik = - 0,60SBi < X≤ + 0,60SBi

= 3 - (0,60. 0,67) < X ≤ 3 + (0,60. 0,67) = 3 – (0,40) < X≤ 3 + (0,40)

= 2,60 < X≤ 3,40

Kategori kurang baik = - 1,80SBi < X≤ - 0,60SBi

= 3 - (1,80. 0,67) < X ≤ 3 - (0,60. 0,67) = 3 - (1,21) < X≤ 3 - (0,40)

= 1,79 < X≤ 2,60

Kategori sangat kurang baik = – 1,80SBi = X ≤ 3 - (1,80. 0,67) = X ≤ 3 - (1,21) = X ≤ 1,79

Berdasarkan perhitungan tersebut, diperoleh konversi data kuantitatif menjadi data kualitatif skala lima yaitu sebagai berikut.

Tabel 3. Kriteria Skor Skala Lima Interval Skor Kriteria

X > 4,21 Sangat Baik 3,40 < X ≤ 4,21 Baik

2,60 < X ≤ 3,40 Cukup Baik 1,79 < X ≤ 2,60 Kurang Baik

30

4.3.1 Deskripsi Data Validasi Pakar Pembelajaran Bahasa

Validasi materi dilakukan oleh seorang ahli pembelajaran bahasa yaitu Drs. J. Prapta Diharja, SJ., M. Hum. selaku dosen program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Sanata Dharma. Validasi pakar pembelajaran bahasa dilakukan untuk meningkatkan kualitas perangkat lunak multimedia diperlukan evalusai materi meliputi aspek pembelajaran, kebenaran isi, komentar/saran umum, dan kesimpulan oleh pakar pembelajaran bahasa.

Validasi produk dilakukan sebanyak dua kali oleh pakar pembelajaran bahasa pada bulan Februari 2012. Validasi pertama dilakukan pada tanggal 17 Februari 2012. Aspek yang dinilai dari media dan modul pembelajaran adalah (1) kelengkapan komponen, (2) pemilihan materi, (3) ketepatan bahasa, dan (4) keterkaitan materi dengan kompetensi dasar. Validasi pakar pembelajaran bahasa tahap I diperoleh penilaian pada kualitas media pembelajaran dengan rata-rata nilai 4, maka termasuk dalam kategori “baik” karena komponen media sudah lengkap, pemilihan materi sudah sesuai dengan kompetensi dasar, dan bahasa yang digunakan juga mudah dipahami siswa. Kualitas modul pembelajaran divalidasi pakar dan memperoleh rata-rata nilai 4, maka termasuk dalam kategori “baik” karena komponen dan materi dalam modul pembelajaran sudah lengkap dan sesuai. Meskipus kualitas media dan modul sudah lengkap dan sesuai akan tetapi pakar pembelajaran memberikan beberapa komentar yaitu (1) bahan yang diringkas perlu disajikan supaya orang tahu bacaan aslinya seperti apa, dan ringkasannya seperti apa. (2) dalam indikator, bagian Compassion, perlu ditambah lagi. (3) pertanyaan refleksi yang perlu ditambahkan: nilai-nilai maupun hikmah apa yang bisa diambil dari bacaan tersebut.

Validasi kedua dilakukan pada tanggal 2 Maret 2012 dan diperoleh penilaian pada kualitas media pembelajaran dengan rata-rata nilai 4,5 dengan kategori “sangat baik” karena materi dan bahasa sudah sesuai. Pakar pembelajaran bahasa memberikan penilaian pada kualitas media pembelajaran dengan rata-rata 4,5, termasuk dalam kategori “sangat baik” dengan alasan materi dalam modul sudah sesuai. Akan tetapi, dalam tahap ini masih ada beberapa komentar yaitu (1) suara kurang terdengar jelas, (2) ada hyperlink yang tidak jalan dalam kegiatan

31 pembelajaran. Kesimpulan yang diperoleh dari validasi yang dilakukan kepada pakar pembelajaran bahasa dinyatakan layak untuk digunakan/uji coba lapangan dengan sedikit revisi.

4.3.2 Revisi Produk Berdasarkan Validasi Pakar Pembelajaran Bahasa Produk yang telah divalidasi oleh pakar pembelajaran bahasa kemudian direvisi sesuai dengan komentar dan saran dari pakar pembelajaran bahasa. Revisi validasi dilakukan pada tangga 2 Maret 2012. Berikut adalah tabel 3 penjabaran dari komentar dan saran pakar pembelajaran bahasa serta revisinya.

Tabel 4. Komentar pakar pembelajaran bahasa dan revisi

No Tahapan Komentar pakar

pembelajaran bahasa

Revisi Media

1.

Tahap I

Media kurang bervariasi Mengubah media menjadi lebih variasi

2. Perlu adanya tambahan

pertanyaan refleksi

Adanya tambahan pertanyaan dalam refleksi

3. Indikator bagian compassion

perlu ditambah

Adanya tambahan bagian compassion dalam indikator.

Modul Pembelajaran

1.

Tahap I

Bahan yang diringkas perlu disajikan agar tahu bacaan aslinya yang di ringkas

Menambah bahan bacaan yang diringkas ke dalam modul pembelajaran

2. Indikator bagian compassion

perlu ditambah

Adanya tambahan bagian compassion dalam indikator.

3. Perlu adanya tambahan

pertanyaan dalam refleksi

Adanya tambahan pertanyaan dalam refleksi.

4. Perlu dilampirkan kunci

jawaban

Ditambah kunci jawaban untuk soal-soal evaluasi dalam modul.

Media

1.

Tahap II

Suara kurang terdengar jelas. Mengulang kembali rekaman suara agar jelas.

2 Ada hyperlink yang tidak jalan Memperbaiki hyperlink yang

tidak jalan

Modul Pembelajaran

1.

Tahap II

Pada soal evaluasi nomer 2 terdapat dua jawaban.

Memperbaiki jawaban pada soal evaluasi.

Berdasarkan komentar yang diberikan pakar pembelajaran bahasa, peneliti melakukan revisi pada bagian-bagian yang disarankan yaitu hyperlink dan suara

32 pada media pembelajaran, penambahan bahan ringkasan yang disajikan, compassion dalam indikator, refleksi, dan jawaban pada soal evaluasi. Peneliti melakukan revisi sesuai saran dan komentar agar kualitas produk yang dikembangkangkan menjadi lebih baik.

4.3.3 Deskripsi data validasi pakar media

Validasi mediadilakukan oleh seorang pakar media pembelajaran yaitu F. Chosa Kastuhandani, S.Pd., M.Hum. Validasi pakar media dilakukan untuk mendapatkan komentar atau saran, baik secara tertulis maupun lisan dengan cara penyerahan produk untuk ditinjau dan dievaluasi dengan acuan instrumen evaluasi media. Tujuan dari validasi ini adalah sebagai dasar pengambilan keputusan untuk meningkatkan kualitas media yang terdiri dari aspek tampilan pemrograman dalam menyusun multimedia pembelajaran serta isi dari multimedia yang telah disusun.

Validasi pakar media pembelajaran dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama dilakukan pada tanggal 17 Februari 2012. Aspek yang dinilai dari media adalah (1) ketepatan pemilihan audio dan visual; (2) kemudahan dalam penggunaan; (3) penyajian materi; dan (4) desain media, sedangkan aspek yang dinilai dari modul pembelajaran adalah (1) kelengkapan komponen; (2) ketepatan petunjuk; (3) kesesuaian tampilan; dan (4) penyajian materi. Skor rata-rata dari hasil validasi tahap I kepada pakar media pembelajaran adalah 3.6 dengan kategori “baik” karena sudah memenuhi komponen naming perlu perbaikan dalam alur PowerPoint.

Validasi kedua dilakukan pada tanggal 2 Maret 2012. Pada tahap ini, rata-rata skor mengalami peningkatan. Skor rata-rata-rata-rata pada kualitas media pembelajaran adalah 3,9 dan masuk dalam kategori “baik” karena komponen sudah lengkap. Skor rata-rata kualitas modul pembelajaran juga mengalami peningkatan yaitu 4 dengan kategori “baik” dengan alasan komponen sudah lebih lengkap. Dari hasil validasi tahap II, pakar media pembelajaran menyatakan bahwa produk sudah layak untuk uji coba lapangan tanpa revisi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media yang dihasilkan baik dan dapat dipergunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas V semester genap.

33

4.3.4 Revisi Produk Berdasarkan Validasi Pakar Media

Produk yang telah divalidasi oleh pakar media pembelajaran kemudian direvisi sesuai dengan komentar dan saran dari pakar pembelajaran bahasa. Revisi validasi dilakukan pada tanggal 2 Maret 2012. Revisi Berikut adalah tabel 4 penjabaran dari komentar dan saran pakar media pembelajaran serta revisinya.

Tabel 5. Komentar pakar media pembelajaran dan revisi

No Tahapan Komentar pakar

pembelajaran bahasa

Revisi Media

1. Tahap I Alur PowerPoint kurang jelas. Memperbaiki alur PowerPoint

Berdasarkan data di atas peneliti pada tahap I melakukan revisi sesuai saran dan komentar dari pakar media pembelajaran dengan memperbaiki alut PowerPoint. Pada tahap II tidak ada saran dan komentar dari pakar media pembelajaran akan tetapi, peneliti melakukan revisi kecil di antaranya memperbaiki penempatan tombol dalam PowerPoint serta memperbaiki tampilan warna agar terlihat lebih menarik.

4.3.5 Deskripsi Data Validasi Guru Bahasa Indonesia

Validasi pakar pembelajar bahasa dilakukan oleh seorang guru dari SDK Wirobrajan yaitu Agustina Wahyu Utami selaku wali kelas VA SD Kanisius Wirobrajan dan selaku guru bahasa Indonesia di SD tersebut. Validasi dilakukan dalam dua tahap untuk mendapatkan komentar atau saran, baik secara tertulis maupun lisan dengan cara penyerahan produk serta diskusi. Tujuan dari validasi ini adalah sebagai dasar pengambilan keputusan untuk meningkatkan kualitas media yang terdiri dari aspek tampilan serta isi dari pembelajaran yang telah disusun sesuai dengan aspek keterampilan menulis bahasa Indonesia. Aspek yang dinilai dari media dan modul pembelajaran adalah (1) kelengkapan komponen, (2) pemilihan materi, (3) ketepatan bahasa, dan (4) keterkaitan materi dengan kompetensi dasar. Validasi tahap I pada tanggal 18 Februari 2012. Hasil dari validasi yang dilakukan terhadap guru bahasa Indonesia, kualitas media pembelajaran mendapatkan skor 4.3, masuk dalam kategori “sangat baik” karena komponen sudah lengkap, bahasa yang digunakan mudah dipahami siswa

34 sedangkan kualitas modul pembelajaran mendapat skor 4,7 juga masuk dalam kategori “sangat baik” dengan alasan komponen dalam modul sudah lengkap. Tahap II dilakukan pada tanggal 3 Maret 2012. Pada tahap II skor yang diperoleh mengalami penurunan, baik dari kualitas media ataupun kualitas modul pembelajaran. Kualitas media pembelajaran pada tahap II memperoleh skor 4,1 dengan kategori “baik”. Dalam tahap ini penilaian mengalami penurunan tetapi menurut beliau komponen media sudang lengkap dan menarik dan kualitas modul pembelajaran mendapat skor 4,1 masuk dalam kategori “baik”, dengan alasan komponen dan materi dalam modul sudah lengkap dan sesuai.

4.3.6 Revisi Produk

Revisi produk dilakukan pada tanggal 3 Maret 2012. Revisi ini dilakukan sesuai dengan saran yang diberikan pada tahap sebelumnya. Komentar serta saran dari guru dan revisinya akan dijabarkan dalam bentuk tabel berikut ini.

Tabel 6. Komentar guru Bahasa Indonesia dan revisinya

Berdasarkan penjabaran di atas, maka peneliti merevisi produk agar lebih baik dan menarik sesuai dengan saran dan komentar dari guru. Selain merevisi produk sesuai komentar guru, peneliti juga melakukan revisi di antaranya memperbaiki huruf dan memilih kata-kata yang mudah dipahami oleh siswa agar siswa tidak bingung saat pembelajaran.

4.3.7 Data Validasi Lapangan

Validasi lapangan dilakukan pada tanggal 17 April 2012, di kelas VA SD Kanisius Wirobrajan dengan jumlah anak 30 siswa. Pembelajaran dilakukan dengan meminta bantuan kepada guru untuk mengajar para siswa dengan menggunakan media pembelajaran yang telah dikembangkan. Validasi lapangan hanya dilakukan satu kali dengan waktu dua jam pelajaran. Di akhir kegiatan pembelajaran, peneliti mendistribusikan kuesioner kepada siswa untuk

No Tahapan Komentar pakar

pembelajaran bahasa

Revisi Media

1.

Tahap I

Materi dalam modul perlu ditambah tentang cara-cara meringkas.

Menambah materi dalam modul.

2 Perlu ditambah pertanyaan

yang dapat merangsang siswa dalam berpikir.

Menambah pertanyaan yang dapat merangsang siswa dalam berpikir.

35 mengetahui penilaian siswa terhadap media dan modul pembelajaran yang telah digunakan dalam pembelajaran. Aspek yang dinilai di antaranya (1) warna tampilan; (2) gambar/foto dan video; (3) bahasa yang digunakan; (4) materi yang dipaparkan; dan sebagainya

Hasil skor rata-rata yang diperoleh saat uji lapangan adalah 4,69 dengan kategori “sangat baik” dengan alasan bahwa materi dalam media dan modul mudah dipahami, tampilannya menarik, serta bahasa yang digunakan mudah dimengerti. Skor tertinggi yang didapat pada uji coba lapangan adalah 5, skor sedang 4,5 dengan kategori “sangat baik” dan skor terendah adalah 4 dengan kategori “baik”. Komentar yang diberikan para siswa menunjukkan bahwa mereka merasa senang dengan adanya modul dan multimedia interaktif. Dengan adanya alat pembelajaran tersebut mereka lebih paham tentang materi meringkas dan minat belajar mereka meningkat. Kesimpulan yang diperoleh pada uji lapangan bahwa modul dan media pembelajaran layak untuk digunakan/uji coba lapangan tanpa revisi. Rekapitulasi hasil validasi lapangan dapat dilihat pada lampiran 7 (halaman 51)

4.3.8 Revisi Produk Berdasarkan Validasi Lapangan

Setelah dilakukan validasi lapangan, tidak banyak diperlukan revisi, karena secara umum produk yang dikembangkan sudah menarik dan sesuai dengan karakteristik siswa.

Dokumen terkait