• Tidak ada hasil yang ditemukan

2. Tanaman air

4.10. Daya Dukung Kawasan Wisata Danau Singkarak

Daya dukung yang dimaksud dalam penelitian ini adalah kemampuan kawasan untuk menerima sejumlah wisatawan dengan intensitas penggunaan

maksimum terhadap sumberdaya alam yang berlangsung secara terus-menerus dalam satu hari tanpa merusak lingkungan. Analisis daya dukung kawasan di Danau Singkarak diperlukan agar kegiatan wisata yang akan dikembangkan da-pat terus berkelanjutan. Daya dukung setiap kawasan berbeda antara satu lokasi dengan lokasi lainnya dan terkait dengan jenis kegiatan wisata yang akan dikem-bangkan (Tabel 14). Nilai prediksi waktu, potensi ekologis pengunjung (K) dan luas area kegiatan (Lt) disajikan pada Lampiran 28.

Tabel 14. Daya dukung kawasan wisata Danau Singkarak Lokasi Jenis Kegiatan

Potensi Ekologis (K) (orang) Unit Area (Lt)

Wp-(jam) (jam) Wt- L (m2) (org/hari) DDK T. Mutiara Berkemah (m2) 5 50 24 24 1238 124

Berenang (m) 1 5 1 8 1226.8 1963

Ombilin Duduk Santai (m2) 1 10 2 8 1071 428

Biteh Memancing (m) 1 5 4 8 12247 4899

Kacang Berkemah (m2) 5 50 24 24 740.8 74 Taluak Beperahu (m2) 8 22500 0.5 8 67020.6 381 Dermaga Outbound (m2) 20 2500 4 8 9376 150

TOTAL DDK 8019

Keterangan : Wp (waktu yang dibutuhkan)

Wt (total waktu 1 hari yang disediakan) DDK (daya dukung kawasan)

Sumber : Data primer, 2009 (diolah)

Lokasi satu sesuai untuk kegiatan berenang dan berkemah (berdasarkan hasil perhitungan nilai IKW). Lokasi satu terdapat di Tanjung Mutiara Kanagari-an Batu Taba. PKanagari-anjKanagari-ang tepiKanagari-an pKanagari-antai yKanagari-ang dibutuhkKanagari-an seorKanagari-ang wisatawKanagari-an agar dapat berenang dengan bebas dalam waktu 1 jam adalah 5 m dan waktu yang di-sediakan pengelola 8 jam sehari. Luas wilayah lokasi satu bagian perairan ada-lah 1 226.8 m2 sehinggadiperoleh daya dukung kawasan untuk berenang di loka-si satu Tanjung Mutiara 1 963 orang/hari. Untuk kegiatan berkemah, dengan lu-as wilayah daratan 1 238 m2, diperoleh daya dukung 124 orang/hari.

Kegiatan duduk santai direkomendasikan pada lokasi empat yang berada di wilayah Ombilin. Luas wilayahnya adalah 1 071 m2. Unit area yang dibutuh-kan seorang wisatawan untuk menikmati pemandangan Danau Singkarak ada-lah 10 m2. Sedangkan waktu yang dibutuhkan adalah 2 jam dari 8 jam/hari wak-tu yang disediakan oleh pengelola unwak-tuk melakukan aktifitas duduk santai.

Ber-dasarkan hasil perhitungan, diperoleh nilai daya dukung kawasan wisata duduk santai sebesar 428 orang/hari.

Lokasi lima yang terdapat di wilayah Biteh direkomendasikan untuk kegi-atan wisata memancing dengan luas wilayah 12 247 m2. Unit area yang dibutuh-kan oleh satu orang wisatawan pada saat memancing adalah 5 m dalam waktu 4 jam dan waktu yang disediakan pengelola adalah 8 jam, sehingga diperoleh daya dukung kawasan untuk kegiatan memancing sebesar 889 orang/hari.

Lokasi enam dapat direkomendasikan kegiatan wisata berkemah, lokasi e-nam ini berada di wilayah Kanagarian Kacang. Lokasi ee-nam memiliki luas 740.8 m2. Unit area yang dibutuhkan oleh 5 orang wisatawan untuk berkemah adalah 50 m2 dalam waktu 24 jam, dan waktu yang disediakan pengelola adalah 24 jam. Nilai daya dukung kawasan untuk kegiatan berkemah diperoleh sebesar 74 o-rang/hari.

Lokasi tujuh berada di wilayah Taluak Indah Kanagarian Kacang. Lokasi ini direkomendasikan untuk kegiatan wisata berperahu. Unit area yang dibutuh-kan 8 orang wisatawan untuk melakudibutuh-kan kegiatan wisata perahu dalam waktu 30 menit adalah 22 500 m2. Luas perairan yang tersedia untuk kegiatan perahu adalah 67 020.6 m2. Waktu yang disediakan oleh pengelola adalah 8 jam/hari, maka diperoleh daya dukung kawasan sebesar 381 orang/hari.

Lokasi delapan berada di wilayah Dermaga Kanagarian Singkarak dengan luas wilayah 9 376 m2, lokasi ini sesuai untuk kegiatan outbound. Unit area yang

dibutuhkan 20 orang wisatawan dalam melakukan outbound adalah 2 500 m2, waktu yang dibutuhkan 4 jam dan waktu yang disediakan pengelola 8 jam, se-hingga diperoleh nilai daya dukung kawasan sebesar 150 orang/hari.

Total daya dukung kawasan yang dapat ditampung oleh kawasan wisata Danau Singkarak setiap harinya adalah 8 019 orang, tapi harus menyebar dalam kisaran waktu 8 jam/hari atau tidak terakumulasi pada jam-jam yang sama kare-na akan menyebabkan over crawded (Gambar 29). Berdasarkan data yang

dipero-leh dari kunjungan wisata ke Danau Singkarak, rata-rata per harinya masih diba-wah DDK, hal ini berarti masih ada kesempatan untuk meningkatkan jumlah wi-satawan ke Danau Singkarak. Untuk itu diperlukan adanya peningkatan promo-si, penambahan sarana dan prasarana sehingga dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke kawasan wisata Danau Singkarak.

4.11. Metode SBE

Metode SBE dalam penelitian ini digunakan untuk dua tujuan, yaitu: perta-ma, untuk mendapatkan informasi konsistensi penilaian lokasi wisata

berdasar-kan foto-foto yang telah disiapberdasar-kan antara responden yang pernah dengan yang belum pernah berkunjung ke Danau Singkarak melalui penggunaan analisis ge-rombol dan kedua, untuk mendapatkan informasi potensi foto yang dapat

dijadi-kan alat promosi wisata melalui analisis ragam dua arah (Lampiran 29).

Hasil analisis gerombol dengan menggunakan perangkat lunak XLSTAT Versi 4.0 yang diintegrasikan dalam MicroSoft Excel 2007 menunjukkan bahwa

responden yang belum pernah berkunjung ke Danau Singkarak dan responden yang pernah berkunjung ke Danau Singkarak dapat terkelompokkan dengan sa-ngat baik. Hanya beberapa responden saja yang terlihat tidak konsisten dalam memberikan penilaian terhadap foto-foto yang telah disiapkan (Tabel 15).

Tabel 15. Analisis gerombol konsistensi penilaian responden yang belum dan sudah pernah berkunjung ke Danau Singkarak.

Jumlah Responden Awal Yang Belum (B) dan Yang Sudah (S) Pernah Berkunjung ke Danau Singkarak

Jumlah Responden Hasil Analisis Gerombol untuk Yang Belum (B) dan Yang Sudah (S)

Pernah Berkunjung ke Danau Singkarak

B S B S

40 40 38 (13) 42 (16)

Catatan: Angka dalam kurung menunjukkan jumlah responden yang tidak konsisten dalam memberikan penilaian terhadap foto yang telah disiapkan.

Berdasarkan Tabel 15 dapat disimpulkan bahwa penggunaan foto yang di-siapkan dengan baik untuk suatu tujuan penilaian tertentu dapat diandalkan da-lam mendapatkan responden yang konsisten terlebih jika foto-foto tersebut telah diambil secara profesional. Hal ini mendukung analisis lain yang telah dilakukan bahwa promosi dengan menggunakan visualisasi berupa foto-foto yang dapat mewakili keindahan Danau Singkarak dapat diandalkan untuk mempromosikan keindahan dan keunikan pemandangan alam Danau Singkarak. Berdasarkan analisis ini diharapkan para wisatawan yang belum pernah berkunjung ke Da-nau Singkarak menjadi tertarik dengan berbagai visualisasi foto-foto promosi yang telah disiapkan dan yang terpenting ketika para wisatawan tersebut ber-kunjung ke Danau Singkarak mereka benar-benar mendapatkan keaslian dan

ke-unikan yang disajikan dalam foto-foto tersebut memang benar adanya. Hasil pe-nilaian responden disajikan pada Lampiran 30.

Analisis ragam dua faktor yang diinteraksikan dengan menggu-nakan model klasifikasi dua arah dan dikelompokkan kedalam kelompok yang belum dan sudah pernah berkunjung ke Danau Singkarak disajikan pada Tabel 16.

Tabel 16. Analisis ragam dua arah dengan dua kelompok responden yang belum dan sudah pernah berkunjung ke Danau Singkarak.

Sumber Keragaman db JK KT Fhit Responden 39 0.08 0.00 0.00 Foto 29 409.26 14.11 19.59 Responden x Foto 1 131 1 048.68 0.93 1.29 Kelompok Responden 1 0.17 0.17 0.24 Galat 1 199 863.61 0.72 Total 2 399 2 321.81

Tabel 16 memperlihatkan bahwa responden memberikan penilaian yang ti-dak berbeda nyata satu dengan lainnya tapi terhadap foto-foto yang berbeda ter-lihat responden memberikan penilaian yang berbeda namun konsisten antara yang belum dan yang sudah pernah berkunjung ke Danau Singkarak. Hal ini se-jalan dengan analisis gerombol. Dengan demikian, penggunaan foto untuk men-dapatkan kriteria suatu promosi wisata memang dapat diandalkan.

4.12. Penentuan Kekuatan, Kelemahan, Ancaman dan Peluang Kawasan

Dokumen terkait