BAGAN 1.3 ALUR PEMIKIRAN
F. DEFINISI KONSEPSIONAL DAN OPERASIONAL 1 Definisi Konsepsional
2. Definisi Operasional
a. Gratification Sought (GS)
Dioperasionalkan dengan memberikan item-item pertanyaan kepuasan yang diharapkan responden dalam menyaksikan program acara komedi Opera Van Java Trans7 dan Segeerrr Beneerrr ANTV.
Variabel ini dibagi empat kelompok kebutuhan yang dioperasionalkan dalam 13 item pertanyaan pencarian kepuasan, yaitu: 1). Motif informasi
a) Untuk memperoleh informasi tentang komedian pendatatang baru b) Untuk menambah informasi komedian yang sedang naik daun c) Untuk memperoleh pengetahuan aksi panggung artis komedi d) Untuk memperoleh pengetahuan tata panggung acara komedi
2). Motif identitas pribadi
a) Untuk menambah kepercayaan diri dalam bergaul dengan orang lain
b) Agar bisa memberikan informasi kepada orang lain 3) Motifintegrasi dan interaksi sosial
a) Untuk memperoleh bahan pembicaraan dengan orang lain b) Untuk berkumpul dengan teman dan keluarga
4) Motif hiburan
a) Untuk melupakan segala permasalahan yang ada
b) Sebagai sarana mengisi waktu luang setelah pulang kuliah c) Untuk menyalurkan emosi
d) Menonton televisi sebagai hiburan dan kesenangan semata e) Menonton televisi dapat menghilangkan stres
Setiap pertanyaan diberikan empat alternatif jawaban. Untuk mengukurmya, pemberian skor dilakukan dengan menggunakan skala sikap Liker dengan meniadakan Ragu/ragu atau Tidak tahu. Dengan alasan agar tidak memiliki makna ganda dan menghilangkan banyak data dalam penelitian. Skala ini menunjukkan kuatnya keinginan responden untuk mencari pemuasan melalui menonton acara komedi Opera Van Java di Trans7 dan Segeerrr Beneerrr di ANTV.
Tinggi rendahnya diukur dengan distribusi frekuensi pada pertanyaan-pertanyaan GS dengan kategori sebagai berikut:
1) Tinggi; menunjuk bahwa responden sangat mencari pemuas kebutuhan pada tayangan tersebut, dan terjadi jika untuk item-item tertentu responden menjawab Sangat Setuju (SS) dengan skor 4 2) Sedang; menunjuk bahwa responden mencari pemuas kebutuhan pada
tayangan tersebut, dan terjadi jika untuk item-item tertentu responden menjawab Setuju (S) dengan skor 3
3) Rendah; menunjuk bahwa responden tidak ada keinginan untuk mencari pemuas kebutuhan pada tayangan tersebut, dan terjadi jika untuk item-item tertentu responden menjawab Tidak Setuju (TS) dengan skor 2
4) Sangat Rendah; menunjuk bahwa responden sangat tidak ada keinginan untuk mencari pemuas kebutuhan pada tayangan tersebut, dan terjadi jika untuk item-item tertentu responden menjawab Sangat Tidak Setuju (STS) dengan skor 1
Dari ketentuan skor tersebut akan diperoleh nilai tertinggi 13x4=52 (sebagai batas atas) dan nilai terendah 13x1=13 (sebagai batas bawah). Untuk menentukan empat kelas yang menyatakan tingginya harapan responden untuk memuaskan kebutuhannya melalui program komedi tersebut maka diperoleh range (jarak) interval :
Batas atas-bata bawah i = --- Jumlah kelas 52 - 13 i = --- 4 i = 9, 75 dibulatkan menjadi 10
b. Media use
Media use merupakan perilaku khalayak dalam menggunakan
media. Tingkat penggunaan media pada responden dalam penelitian ini dihitung berdasarkan tingkat perhatian dan frekuensi menonton responden yang diberikan pada acara komedi Opera Van Java di Trans7 dan Segeerrr Beneerrr di ANTV.
Variabel ini diukur dengan indikator pertanyaan sebagai berikut: 1) Tingkat Perhatian
Tingkat perhatian responden tehadap acara komedi Opera Van Java diTrans7dan Segeerrr Beneerrr di ANTV, terbagi menjadi tiga:
a) Pra Actifity (pra aktivitas/ sebelum terpaan media)
Menunjuk pada aktifitas responden sebelum menggunakan media televisi. Digambarkan dengan aktivitas pencarian informasi acara televisi oleh responden dan setelah mendapat informasi tersebut apakah responden sengaja meluangkan waktu untuk menontonnya atau tidak. b) Duractivity (selama terpaan media)
Menunjuk pada aktifitas responden saat menggunakan media televisi. Digambarkan oleh perilaku responden saat mengikuti acara tersebut, pemahaman terhadap acara tersebut, dan apakah mengikutinya sampai selesai atau tidak.
c) Post activity (paska aktivitas/setelah terpaan media)
Menunjuk pada aktifitas khalayak setelah terpaan media, yaitu setelah menyaksikan acara tersebut apakah responden memperbincangkannya dengan orang lain dalam interaksi sosialnya. 2) Frekuensi menonton
Yaitu tingkat keseringan responden dalam menonton tayangan dimaksud. Dalam peneiltian ini adalah berapa kali responden menonton program acara komedi Opera Van Java di Trans7 dan Segeerrr Beneerrr di ANTV dikategorikan sebagai berikut:
Ø Opera Van Java, 7 kali dalam seminggu (Senin – Minggu)
a) Sangat tinggi, jika responden menonton 6 – 7 kali dalam seminggu
b) Tinggi, jika responden menonton 4 – 5 kali dalam seminggu c) Sedang, jika responden menonton 2 –3 kali dalam seminggu d) Rendah, jika responden menonton 0 - 1 kali dalam seminggu
Ø Segeerrr Beneerrr, 3 kali dalam seminggu (Senin – Rabu)
a) Sangat tinggi, jika responden menonton 3 kali dalam seminggu
b) Tinggi, jika responden menonton 2 kali dalam seminggu c) Sedang, jika responden menonton 1 kali dalam seminggu d) Rendah, jika responden tidak pernah menonton dalam
3) Isi Media
Menunjuk pada isi dari tayangan televisi tersebut apakah bisa memanuhi motif-motif kebutuhan yang diharapkan responden saat menonton tayangan tersebut, apabila motif-motif kebutuhan yang diharapkan responden bisa dipenuhi dalam acara komedi Opera Van Java dan Segeerrr Beneerrr, maka kedua acara komedi tersebut mampu memenuhi kebutuhan responden.
c. Gratification Obtained (GO)/ Kepuasan yang diperoleh
Merupakan sejumlah kepuasan nyata yang diperoleh responden atas terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan tertentu setelah responden menyaksikan program acara komedi Opera Van Java di Trans7 dan Segeerrr Beneerrr di ANTV. Tingkat kepuasan yang diperoleh diukur dengan tiga belas item pertanyaan kepuasan seperti pada grafication
sought. Untuk mengukurnya, pemberian skor dilakukan dengan
menggunakan skala sikap Likert dengan menggunakan empat alternatif jawaban dengan meniadakan Ragu-ragu/Tidak tahu. Dengan alasan agar tidak memiliki makna ganda dan menghilangkan banyak data dalam penelitian.
1) Sangat Puas (skor 4); menunjuk bahwa harapan responden sangat terpenuhi kebutuhannya setelah menonton acara tersebut
2) Puas (skor 3); menunjuk bahwa harapan responden cukup terpenuhi kebutuhannya setelah menonton acara tersebut
3) Tidak puas (skor 2); artinya responden kurang terpenuhi kebutuhannya setelah menonton acara tersebut
4) Sangat tidak puas (skor 1); artinya responden sama sekali tidak terpenuhi kebutuhannya setelah menonton acara tersebut
d. Grafication Discrepancy (kesenjangan kepuasan)
Merupakan kesenjangan kepuasan yang diukur berdasarkan perhitungan perbedaan nilai kepuasan yang diharapkan (Grafication Sought/GS) dan kepausan yang diperoleh (Grafication Obtained/GO) acara komedi Opera Van Java di Trans7 dan Segeerrr Beneerrr di ANTV. Kesenjangan kepuasan dikukur dengan menyilangkan nilai GS dengan nilai GO yang diperoleh sehingga akan tampak apakah ada kesenjangan kepuasan yang dialami responden setelah menonton program komedi Opera Van Java di Trans7 dan Segeerrr Beneerrr di ANTV.
G. METODE PENELITIAN