BAB II URAIAN TEORITIS
2.4 Definisi Operasional Variabel
Definisi variabel operasional bukanlah definisi konsep yang diajukan para ahli, tetapi sudah merupakan definisi yang lebih operasional tentang variabel itu sendiri, dan tentu saja bagaimana mengukur variabel itu (Idrus, 2009:81).
Adapauun definisi operasional dari variabel-variabel penelitian ini adalah: 1. Komunikasi Interpersonal:
a. Keterbukaan, adalah saling menyampaikan informasi penting secara transaparan, tanpa ada yang ditutupi, dan saling percaya antara orang tua dan anak.
- Transparan, adalah bagian dari keterbukaan yakni menyampaikan informasi secara benar, sesuai fakta, tanpa ada yang ditutupi antara orang tua dan anak. Skala Pengukuran : Ordinal
Indikator : - Sangat transparan : - Transparan
: - Kurang transparan : - Tidak transparan
- Saling Percaya, adalah bagian dari keterbukaan yakni adanya rasa yakin terhadap informasi yang disampikan juga yakin diantara orang tua dan anak. Skala Pengukuran : Ordinal
Indikator : - Sangat saling percaya : - Saling percaya
: - Kurang saling percaya : - Tidak saling percaya
b. Empati, adalah kemampuan untuk mendengarkan, memahami, dan menempatkan diri pada situasi atau kondisi yang dialami diantara orang tua dan anak.
- Mendengarkan, adalah bagian dari empati yakni memperhatikan dengan baik dan sungguh-sungguh pesan yang disampaikan oleh komunikator, baik itu orang tua maupun anak.
Skala Pengukuran : Ordinal
Indikator : - Sangat mendengarkan : - Mendengarkan
: - Kurang mendengarkan : - Tidak mendengarkan
- Memahami, adalah bagian dari empati yakni mengetahui secara benar makna pesan yang disampaikan oleh komunikator, baik itu orang tua maupun anak. Skala Pengukuran : Ordinal
Indikator : - Sangat memahami : - Memahami
: - Kurang memahami : - Tidak memahami
- Menampatkan diri pada situasi atau kondisi orang lain, adalah bagian dari empati yakni merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain dengan cara melihat suatu persoalan melalui sudut pandang orang tersebut.
Indikator : - Sangat menempatkan diri pada situasi orang lain : - Menempatkan diri pada situasi orang lain
: - Kurang menempatkan diri pada situasi orang lain : - Tidak menempatkan diri pada situasi orang lain c. Sikap mendukung, adalah kemauan untuk saling memotivasi, tanpa adanya
sikap melindungi diri dari ancaman yang akan ditanggapi nantinya (defensif) antara orang tua dan anak.
- Memotivasi, adalah bagian dari sikap mendukung yakni memberikan suatu dorongan ke arah yang lebih baik, diantara orang tua dan anak
Skala Pengukuran : Ordinal
Indikator : - Sangat memotivasi : - Memotivasi
: - Kurang memotivasi : - Tidak memotivasi
- Megurangi Sikap Defensif, adalah bagian dari sikap mendukung yakni mengurangi sikap tidak menerima, tidak jujur, melindungi diri dari ancaman yang akan ditanggapi dalam situasi komunikasi
Skala Pengukuran : Ordinal
Indikator : - Tidak defensif : - Kurang defensif : - Defensif
: - Sangat defensif
d. Sikap positif, adalah berfikir positif, tanpa menaruh curiga, dan saling memberikan pujian jika memang diperlukan antara orang tua dan anak.
- Berfikir Positif, adalah bagian dari sikap positif yakni memandang sesuatu dari segi positifya baik diantara orang tua dan anak
Sakala Pengukuran : Ordinal
Indikator : - Sangat berfikir positif : - Berfikir positif
: - Tidak berfikir positif
- Tidak Menaruh Curiga, adalah bagian dari sikap positif yakni tidak menaruh rasa kurang percaya atau sangsi terhadap kebenaran atau kejujuran seseorang Skala Pengukuran : Ordinal
Indikator : - Tidak menaruh curiga : - Kurang menaruh curiga : - Menaruh curiga
: - Sangat menaruh curiga
- Memberi Pujian, adalah bagian dari sikap positif yakni memberikan suatu ucapan yang membuat orang yang mendengar merasa tersanjung yang menunjukkan betapa kita menyukai apa yang dilakukan
Skala Pengukuran : Ordinal
Indikator : - Sangat memberi pujian : - Memberi pujian
: - Kurang memberi pujian : - Tidak memberi pujian
e. Kesetaraan, adalah kesamaan, dan tanpa memaksakan kehendak antara orang tua dan anak.
- Kesamaan, adalah bagian dari kesetaraan. Kesamaan dalam komunikasi artinya berkomunikasi pada tingkatan yang sama antara komunikator dan komunikan, tanpa mempertegas pebedaan yang ada
Skala Pengukuran : Ordinal Indikator : - Sangat sama
: - Sama
: - Kurang sama : - Tidak sama
- Tidak Memaksakan Kehendak, adalah bagian dari kesetaraan. Tidak memaksakan kehendakak dalam berkomunikasi yakni tidak memaksakan komunikan untuk melakukan sesuai degan apa yang dikehendaki komunikator atau sebaliknya
Skala Pengukuran : Ordinal
Indikator : - Sangat memaksakan kehendak : - Memaksakan kehendak
: - Kurang memaksakan kehendak : - Tidak memaksakan kehendak
2. Materi Kesehatan Reproduksi: a. Perubahan fisik pada remaja
- Tanda-tanda Seks Primer, adalah pengetahuan tentang terjadinya haid yang pertama pada remaja perempuan, dan mimpi basah pada remaja laki- laki.
- Tanda-tanda Seks Sekunder, adalah pengetahuan tentang perubahan fisik maupun organ reproduksi pada remaja perempuan dan laki-laki.
Skala Pengukuran : Ordinal
Indikator : - Sangat mengetahui : - Mengetahui
: - Kurang mengetahui : - Tidak mengetahui
b. Perilaku Seksual Pranikah, adalah pengetahuan tentang sebab dan akibat melakukan hubungan seksual belum pada waktunya (pranikah).
Skala Pengukuran : Ordinal
Indikator : - Sangat mengetahui : - Mengetahui
: - Kurang mengetahui : - Tidak mengetahui
c. Penyakit Menular Seksual, adalah pengetahuan tentang penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual, seperti HIV/AIDS, gonorea, klamidia, sifilis, dll.
Indikator : - Sangat mengetahui : - Mengetahui
: - Kurang mengetahui : - Tidak mengetahui d. Pendewasaan Usia Perkawinan, yang meliputi:
• Pengetahuan tentang usia minimal pada saat perkawinan, yaitu 20 tahun bagi wanita dan 25 tahun bagi pria,
- Skala Pengukuran : Ordinal
Indikator : - Sangat mengetahui : - Mengetahui
: - Kurang mengetahui : - Tidak mengetahui
• Pengetahuan tentang masa menjarangkan kehamilan, yaitu pada umur 20- 35 tahun,
- Skala Pengukuran : Ordinal
Indikator : - Sangat setuju : - Setuju
: - Kurang setuju : - Tidak setuju
• Jumlah anak, yaitu dianjurkan untuk memiliki 2 anak, dengan jarak kehamilan 2-4 tahun.
- Skala Pengukuran : Ordinal
Indikator : - Sangat setuju : - Setuju
: - Kurang setuju : - Tidak setuju
e. Penyalahgunaan NAPZA, pengetahuan tentang dampak negatif dari penggunaan NAPZA (Narkoba, Alkohol, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya)
Indikator : - Sangat mengetahui : - Mengetahui
: - Kurang mengetahui : - Tidak mengetahui
3. Karakteristik Responden, terdiri dari:
a. Usia adalah umur responden pada saaat pengisian kuesioner. Skala Pegukuran : Nominal
Indikator : - 16 tahun
: - 17 tahun
b. Jenis Kelamin adalah jenis kelamin responden pada saaat pengisian kuesioner.
Skala Pengukuran : Nominal
Indikator : - Laki-laki
: - Perempuan
c. Kelas adalah kelas responden pada saaat pengisian kuesioner. Skala Pendukuran : Nominal
Indikator : - X
: - XI
d. Jurusan adalah jurusan responden pada saaat pengisian kuesioner. Skala Pengukuran : Nominal
Indikator : - IPA