C. Variabel Penelitian
2. Definisi Variabel
a. Keputusan pembelian (Y) adalah konsumen membeli merek yang
39
keputusan pembelian. Faktor pertama adalah sikap orang lain dan
faktor kedua adalah faktor situasional yang tidak diharapkan.
Konsumen mungkin membentuk niat pembelian berdasarkan
faktor-faktor seperti pendapatan, harga, dan manfaat produk yang diharapkan.
Namun, kejadian tak terduga bisa mengubah niat pembelian (Kotler &
Armstrong, 2008:181). Indikator keputusan pembelian yang digunakan
pada penelitian ini adalah:
1) Pengenalan masalah kebutuhan, proses pembelian dimulai ketika
pembeli mengenali masalah atau kebutuhan. Kebutuhan dipicu oleh
rangsangan internal ketika salah satu kebutuhan normal seseorang
(rasa lapar, haus) naik ke tingkat yang cukup tinggi sehingga
menjadi dorongan. Selain faktor internal kebutuhan juga dapat
dipicu oleh rangsangan eksternal seperti iklan atau diskusi dengan
teman yang memungkinkan anda untuk membeli produk atau jasa.
Pada indikator ini, pernyataan keputusan pembelian pertama yang
peneliti gunakan adalah setelah melihat iklan Traveloka pada media
penyiaran maupun media sosial, saya merasa Traveloka mampu
memenuhi kebutuhan saya akan tiket pesawat yang berarti
bagaimana peran penyampaian informasi yang dilakukan Traveloka
melalui media penyiaran maupun media sosial mampu
mempengaruhi ataupun membujuk konsumen ketika konsumen
40
2) Pencarian informasi, konsumen yang tertarik mungkin atau tidak
mungkin akan mencari informasi suatu produk lebih lanjut. Jika
dorongan dari diri konsumen kuat dan produk memuaskan maka
konsumen kemungkinan akan membelinya kemudian tetapi jika
tidak memuaskan, konsumen akan menyimpan kebutuhan dalam
memori otaknya atau melakukan pencarian informasi terkait dengan
kebutuhannya. Pada indikator ini, pernyataan keputusan pembelian
pertama yang peneliti gunakan adalah saya sering menyari
informasi tentang online travel agency Traveloka melalui berbagai
sumber yang berarti bagaimana peran keterlibatan konsumen dalam
mencari informasi tentang kebutuhannya akan tiket pesawat.
Informasi yang dimaksud adalah informasi harga, promosi, dan
gaya hidup yang dapat konsumen peroleh melalui berbagai macam
sumber seperti paltform Traveloka, media sosial, media penyiaran,
artikel internet, dan berita online sehingga konsumen tersebut
mendapatkan informasi yang relevan tentang Traveloka.
Pernyataan keputusan pembelian kedua yang peneliti gunakan
adalah saya mendapatkan informasi yang baik tentang Traveloka
dari lingkungan sekitar yang berarti bagaimana peran keterlibatan
konsumen dalam mencari informasi tentang kebutuhannya akan
tiket pesawat. Informasi yang dimaksud adalah informasi harga,
promosi, dan gaya hidup yang konsumen peroleh dari lingkungan
41
bermain sehingga konsumen tersebut mendapatkan infromasi yang
baik tentang Traveloka dari lingkungan sekitarnya.
3) Evaluasi alternatif, setelah melihat cara konsumen menggunakan
informasi untuk sampai pada tahap pemilihan merek akhir maka
selanjutnya pemasar perlu mengetahui tentang evaluasi alternatif.
Evaluasi alternatif adalah cara konsumen memproses informasi
lebih lanjut untuk memilih di antara merek-merek alternatif lainnya.
Tetapi, konsumen tidak menggunakan proses evaluasi dalam semua
situasi pembelian. Pada indikator ini, pernyataan keputusan
pembelian pertama yang peneliti gunakan adalah saya pernah
menggunakan online travel agency lainnya, namun hanya
Traveloka yang mampu memenuhi kebutuhan saya akan tiket
pesawat yang berarti bagaimana peran informasi yang diperoleh
konsumen sehingga benar-benar bisa meyakinkan konsumen untuk
tetap menggunakan Traveloka meskipun konsumen tersebut pernah
menggunakan online travel agency lainnya. Pernyataan keputusan
pembelian kedua yang peneliti gunakan adalah saya pernah
membeli tiket pesawat melalui agen tiket konvensional, namun
hanya Traveloka yang mampu memenuhi kebutuhan saya akan tiket
pesawat yang berarti bagaimana peran informasi yang diperoleh
konsumen sehingga benar-benar bisa meyakinkan konsumen untuk
tetap menggunakan Traveloka meskipun konsumen tersebut pernah
42
4) Keputusan pembelian, secara umum, keputusan pembelian adalah
konsumen membeli merek mana yang paling disukai, tetapi dua
faktor akan muncul yang dapat mempengaruhi antara niat
pemembelian dan keputusan pembelian. Faktor pertama adalah
sikap orang lain dan faktor kedua adalah situasi yang tidak terduga.
Konsumen dapat membentuk niat pembelian berdasarkan
faktor-faktor seperti pendapatan yang diharapkan, harga yang diharapkan,
dan manfaat produk yang diharapkan. Namun, kejadian tak terduga
dapat mengubah niat pembelian. Pada indikator ini, pernyataan
keputusan pembelian pertama yang peneliti gunakan adalah setelah
mencari informasi melalui berbagai sumber, saya yakin untuk
membeli tiket pesawat melalui Traveloka yang berarti, bagaimana
peran konsumen dalam memutuskan untuk membeli tiket pesawat
melalui Traveloka berdasarkan informasi yang relevan yang
konsumen tersebut dapatkan dari sumber platform Traveloka,
media sosial, media penyiaran, artikel internet, dan berita online.
Pernyataan keputusan pembelian kedua adalah setelah saya
mendapatkan informasi yang baik tentang Traveloka dari
lingkungan, saya yakin untuk membeli tiket pesawat melalui
Traveloka yang berarti, bagaimana peran konsumen dalam
memutuskan untuk membeli tiket pesawat melalui Traveloka
berdasarkan informasi yang konsumen tersebut peroleh melalui
43
keputusan pembelian ketiga adalah saya yakin untuk membeli tiket
pesawat melalui Traveloka karena terdapat kupon diskon yang
berarti, bagaimana peran konsumen dalam memutusakan untuk
membeli tiket pesawat melalui Traveloka dikarenakan adanya
pemberian potongan harga melalui kupon diskon tiket pesawat yang
dibagikan Traveloka melalui email ataupun dibagikan melalui
platform Traveloka. Pernyataan keputusan pembelian keempat
adalah saya yakin untuk membeli tiket pesawat melalui Traveloka
karena harganya yang terjangkau yang berarti, bagaimana peran
konsumen dalam memutuskan untuk membeli tiket pesawat yang
dikarenakan harganya yang dapat dijangkau oleh semua kalangan
konsumen baik dari kelas atas, menengah, dan bawah serta harga
tiket pesawat yang ditawarkan oleh Traveloka juga sesuai dengan
kemampuan daya belinya. Pernyataan keputusan pembelian kelima
adalah saya yakin untuk membeli tiket pesawat melalui Traveloka
karena sesuai dengan gaya hidup saya yang berarti, bagaimana
peran gaya hidup konsumen yang mengikuti perkembangan
teknologi dan mengingini layanan online daripada konvensional
sehingga memutuskan untuk membeli tiket pesawat melalui
Traveloka dikarenakan seluruh rangkaian proses pemesanan hingga
pembelian tiket pesawat semuanya melalui platform Traveloka
44
5) Perilaku pasca pembelian, Pekerjaan pemasar tidak berakhir ketika
produk sudah dibeli. Setelah konsumen membeli produk, konsumen
akan merasa puas atau tidak puas maka akan terlibat dalam perilaku
pasca pembelian. Perilaku pasca pembelian sangat menarik bagi
pemasar, pemasar akan menentukan apakah konsumen puas atau
tidak puas setelah pembelian. Penentuan kepuasan dan
ketidakpuasan konsumen ada pada hubungan antara harapan
konsumen dan kinerja produk. Jika produk tersebut dianggap
kurang dari harapan maka konsumen kecewa, jika produk
memenuhi harapan maka konsumen puas, dan jika produk melebihi
harapan maka konsumen senang. Semakin besar kesenjangan
negatif antara harapan dan kinerja produk, semakin besar
ketidakpuasan konsumen. Hal ini menunjukkan bahwa pemasar
harus berjanji atas manfaat apa yang diberikan oleh produknya
sehingga konsumen puas. Pada indikator ini, pernyataan keputusan
pembelian yang peneliti gunakan adalah saya merasa puas setelah
membeli tiket pesawat melalui Traveloka yang berarti, bagaimana
peran informasi harga, promosi, dan gaya hidup yang konsumen
peroleh dari berbagai sumber dan lingkungan sesuai dengan
kenyataan yang benar-benar konsumen rasakan ketika memutuskan
untuk membeli tiket pesawat melalui Traveloka.
b. Harga (X1) didefinisikan secara singkat, harga adalah jumlah uang yang
45
secara luas, harga adalah jumlah dari semua nilai yang pelanggan
tukarkan atau berikan untuk dapat memperoleh manfaat atas
menggunakan produk atau jasa. (Kotler & Armstrong, 2018:308).
Indikator harga yang digunakan pada penelitian ini adalah:
1) Indikator keterjangkauan harga, yaitu penetapan harga yang
dilakukan oleh perusahaan sesuai dengan kemampuan daya beli
konsumen. Konsumen dapat menjangkau harga yang telah
ditetapkan oleh perusahaan. Dalam satu merek terdapat beberapa
jenis produk mulai dari harga yang termahal hingga termurah.
Dengan harga yang ditetapkan terjangkau konsumen dapat membeli
produk sesuai dengan kebutuhannya. Pada indikator ini, pernyataan
harga pertama yang peneliti gunakan adalah harga tiket pesawat di
Traveloka terjangkau untuk semua kalangan konsumen yang
berarti, harga tiket pesawat yang ditawarkan oleh Traveloka tidak
hanya dapat dibeli oleh kalangan tertentu saja tetapi, harga tiket
pesawat tersebut dapat dibeli oleh semua kalangan baik dari
kalangan atas, menengah, dan bawah. Pernyataan kedua adalah
harga tiket pesawat di Traveloka sesuai dengan daya beli konsumen
yang berarti, dengan adanya berbagai pilihan maskapai
penerbangan yang ditawarkan oleh Traveloka konsumen dapat
melihat dan menggunakan maskapai penerbangan yang
menawarkan harga tiket pesawat paling sesuai dengan kemampuan
46
2) Indikator daya saing harga, yaitu penawaran harga yang dilakukan
oleh perusahaan berbeda dan bersaing dengan yang diberikan oleh
perusahaan lain pada jenis produk yang sama. Dalam hal ini
perbandingan mahal atau murahnya suatu produk sangat
dipertimbangkan oleh konsumen saat akan melakukan pembelian.
Pada indikator ini, pernyataan harga pertama yang peneliti
digunakan adalah harga tiket pesawat di Traveloka mampu bersaing
dengan online travel agency lainnya yang berarti, konsumen dapat
melihat persaingan harga yang diberikan Traveloka melalui fitur
pembayaran kredit dengan bunga cicilan yang rendah dan
pembagian kupon diskon tiket pesawat yang setiap waktu dapat
konsumen akses melalui platform Traveloka maupun dikirimi
langsung ke email konsumen. Pernyataan harga yang kedua adalah
harga tiket pesawat di Traveloka mampu bersaing dengan agen tiket
pesawat konvensional yang berarti, konsumen dapat melihat
pesaingan harga tiket pesawat yang diberikan melalui fitur
pembayaran kredit dan pembagian kupon diskon tiket pesawat, dan
hal ini tentu berbeda dengan agen tiket pesawat konvensional yang
tidak memiliki fitur pembayaran kredit dan jarang untuk
memberikan potongan harga melalui kupon diskon.
3) Indikator kesesuaian harga dengan manfaat, yaitu penetapan harga
yang dilakukan oleh perusahaan yang sesuai dengan manfaat yang
47
manfaat yang dirasakan besar atau sama dengan jumlah uang yang
dikeluarkan untuk mendapatkannya maka, konsumen yakin untuk
membeli sebuah produk sebaliknya jika manfaat yang dirasakan
konsumen kecil dari jumlah uang yang dikeluarkanya maka,
konsumen akan berpikir dua kali untuk melakukan pembelian
ulang. Pada indikator ini, pernyataan harga yang peneliti gunakan
adalah harga tiket pesawat di Traveloka sesuai dengan kemudahan
pemesanan yang ditawarkan Traveloka yang berarti, konsumen
dapat memesan tiket pesawat dengan sangat mudah melalui sistem
online yang Traveloka gunakan dan fitur aplikasi yang tidak rumit
untuk digunakan sehingga, konsumen tidak perlu lagi untuk
mendatangi agen tiket pesawat konvensional hanya untuk sekedar
mencari dan mendapatkan harga tiket pesawat terbaik.
c. Promosi (X2) Menurut Fandy Tjiptono (2008:219) promosi merupakan
salah satu faktor penentu keberhasilan suatu program pemasaran.
Betapapun berkualitasnya suatu produk, bila konsumen belum pernah
mendengarnya dan tidak yakin bahwa produk itu akan berguna bagi
mereka, maka mereka tidak akan pernah membelinya. Pada hakikatnya
promosi adalah suatu bentuk komunikasi pemasaran. Yang dimaksud
dengan komunikasi pemasaran adalah aktivitas pemasaran yang
berusaha menyebarakan informasi, mempengaruhi atau membujuk, dan
mengingatkan pasar sasaran atas perusahaan dan produknya agar
48
perusahaan yang bersangkutan. Indikator promosi yang digunakan pada
penelitian ini adalah:
1) Indikator Advertising (periklanan) adalah semua bentuk presentasi
nonpribadi dan promosi ide, barang, atau jasa berbayar dengan
sponsor tertentu yang diidentifikasikan melalui media cetak (koran
dan majalah), media penyiaran (radio dan televisi), media jaringan
komunikasi (telepon, kabel, satelit, nirkabel), media elektronik
(audio, video, videodisk, cd, web), dan media tampilan (papan
reklame, papan tanda, poster). Pada Indikator ini, peneliti
memfokuskan komunikasi pemasaran yang berusaha
menyebarakan informasi, mempengaruhi atau membujuk, dan
mengingatkan melalui iklan pada media penyiaran Televisi dan
media sosial. Pernyataan promosi pertama yang peneliti gunakan
adalah saya sering melihat iklan Traveloka pada media penyiaran
televisi maupun media sosial yang berarti, bagaimana peran
keefektifan frekuensi konten iklan Traveloka pada media penyiaran
televisi maupun media sosial dalam menjalankan fungsinya untuk
mempengaruhi konsumen, sehingga konsumen dapat terus
menjumpai konten iklan Traveloka tersebut. Pernyataan promosi
kedua yang peneliti gunakan adalah saya memperhatikan isi pesan
Traveloka pada media penyiaran televisi maupun media sosial yang
berarti, bagaimana kejelasan informasi yang disampaikan oleh
49
isi pesan yang Traveloka ingin sampaikan. Pernyataan promosi
ketiga yang peneliti gunakan adalah pada saat memperhatikan iklan,
saya menyadari Traveloka merupakan online travel agency yang
menjual tiket pesawat yang berarti, bagaimana peran informasi
yang disampaikan oleh Traveloka dapat memperkenalkan dan
mengingatkan konsumen bahwa Traveloka merupakan online
travel agency yang menjual tiket pesawat. Pernyataan promosi
keempat yang peneliti gunakan adalah pada saat memperhatikan
iklan saya mengingat logo Traveloka yang berarti, bagimana peran
penempatan logo Traveloka pada setiap konten iklan Traveloka
(diawal, ditengah dan diakhir konten) sehingga konsumen dapat
mengingat logo Traveloka tersebut. Pernyataan promosi kelima
yang peneliti gunakan adalah iklan Traveloka mempengaruhi saya
untuk membeli tiket pesawat secara online yang berarti, bagaimana
peran informasi konten iklan Traveloka dalam mingingat dan
mengajak konsumen untuk membeli tiket pesawat secara online
melalui Traveloka. Pernyataan promosi keenam yang peneliti
gunakan adalah saya mengingat Traveloka ketika ingin membeli
tiket pesawat yang berarti, bagaimana peran informasi yang
disampaikan Traveloka sehingga dapat menjaga ingatan konsumen
ketika membeli tiket pesawat.
2) Indikator promosi penjualan adalah berbagai insentif jangka pendek
50
seperti promosi konsumen (diskon, kupon, dan premi), promosi
perdagangan (seperti tunjangan iklan dan tampilan), dan bisnis dan
tenaga penjualan promosi (kontes untuk tenaga penjualan). Pada
indikator ini, pernyataan promosi pertama adalah Traveloka sering
membagikan potongan harga tiket pesawat melalui kupon diskon
tiket pesawat yang berarti, bagaimana peran frekuensi pembagian
kupon diskon tiket pesawat yang dibagikan oleh Traveloka,
semakin sering Traveloka membagikan kupon diskon tiket pesawat
maka semakin besar peluang konsumen dalam menangkap kupon
diskon tersebut. Pernyataan kedua adalah sebelum membeli tiket
pesawat, saya memastikan adanya promo kupon diskon pada
aplikasi atau web Traveloka yang berarti, bagaimana peran
frekuensi pembagian kupon diskon tiket pesawat yang dilakukan
oleh Traveloka sehingga dapat membuat konsumen untuk
memastikan kupon diskon terlebih dahulu sebelum melakukan
pembelian tiket pesawat. Pernyataan ketiga adalah saya sering
menggunakan kupon diskon tiket pesawat sebelum melakukan
pembelian tiket pesawat yang berarti, bagaimana keefektifan
frekuensi promosi yang dilakukan oleh Traveloka melalui kupon
diskon sehingga dapat membuat konsumen tertarik untuk
menggunakan kupon diskon tiket pesawat.
3) Indikator pemasaran media online dan sosial adalah bentuk
51
langsung atau tidak langsung meningkatkan kesadaran dan
meningkatkan citra perusahaan sehingga mendatangkan penjualan
produk dan jasa. Pada indikator ini, pernyataan promosi pertama
yang digunakan adalah ketika saya menggunakan media sosial saya
sering melihat iklan Traveloka yang berarti, bagaimana keefektifan
frekuensi konten iklan Traveloka pada media sosial, semakin sering
konsumen menemukan konten iklan Traveloka pada media sosial
maka semakin tepat dan tinggi frekuensi konten iklan Traveloka.
Pernyataan kedua adalah saya sering menggunakan media sosial
seperti Instagram, Facebook, Twitter, dan Youtube yang berarti,
bagaimana kecendrungan konsumen dalam menggunakan media
sosial yang konsumen tersebut miliki, sehingga Traveloka dapat
bisa memberikan informasi yang tepat dan relevan serta
memaksimalkan frekuensi promosi pada berbagai media sosial
sehingga dapat menggambarkan efektif tidaknya frekuensi
Traveloka melalui media sosial. Pernyataan ketiga adalah saya
mengenal Traveloka melalui konten iklan pada media sosial yang
berarti, bagaimana peran frekuensi konten iklan Traveloka pada
media sosial, yang dapat membuat konsumen mengetahui
Traveloka melalui media sosial. Pernyataan keempat adalah
konten-konten iklan Traveloka pada media sosial menarik,
mendidik, dan mudah diingat yang berarti, bagaimana peran
52
media sosial. Pernyataan kelima adalah konten-konten iklan
Traveloka pada media sosial berbeda dengan konten iklan online
travel agency lainnya yang berarti, terdapat perbedaan antara
konten iklan Traveloka dengan online travel agency lainnya, baik
dari segi isi dan penyampaian konten iklan maupun dari segi
tampilan iklan. Pernyataan keenam adalah saya sering mengunjungi
media sosial Traveloka yang berarti, bagaimana peran informasi
konten-konten iklan Traveloka pada media sosial, sehingga dapat
mempengaruhi konsumen untuk mengunjungi media sosial
Traveloka.
4) Indikator direct and database marketing (pemasaran langsung dan
basis data) adalah cara perusahaan untuk berkomunikasi langsung
(meminta tanggapan dan berdialog) dan membangun hubungan
dengan pelanggan. Direct and database marketing dapat
menggunakan surat, telepon, faks, email atau jaringan internet).
Pada indikator ini, pernyataan pertama yang digunakan adalah saya
sering memperhatikan kupon diskon tiket pesawat pada web
ataupun aplikasi Traveloka yang berarti, bagaimana keefektifan
frekuensi pembagian kupon diskon pada platform Traveloka dan
peran konsumen dalam memperhatikan kupon diskon tersebut
sebelum melakukan pembelian tiket pesawat. Pernyataan kedua
adalah saya sering menerima kupon diskon tiket pesawat Traveloka
53
kupon diskon Traveloka melalui email, sehingga dapat mengukur
keefektifan pembagian kupon diskon tiket pesawat melalui email.
d. Gaya Hidup (X3) Menurut Kotler & Keller (2016:186) gaya hidup
adalah pola hidup seseorang yang diungkapkan dalam aktivitas, minat,
dan pendapatnya. Gaya hidup sebagian digambarkan bagaimana
konsumen menggunakan uangnya dan memanfaatkan waktunya.
Indikator gaya hidup yang digunakan pada penelitian ini adalah:
1) Indikator aktivitas konsumen (pekerjaan, hobi, belanja, olahraga,
kegiatan sosial). Pada indikator ini, pernyataan gaya hidup pertama
yang digunakan adalah saya sering menggunakan internet untuk
menghabiskan waktu luang saya yang berarti, bagaimana peran
aktivitas konsumen dalam kehidupan kesehariannya, jika konsumen
memiliki aktivitas yang tinggi dalam memanfaatkan internet ketika
menghabiskan waktu luangnya, maka dapat sesuai dengan
Traveloka sebab seluruh rangkaian proses pemesanan hingga
pembelian tiket pesawat dilakukan melalui platform Traveloka
yang sudah terhubung kejaringan internet. Pernyataan kedua adalah
saya sering berpergian keluar kota menggunakan pesawat yang
berarti, bagaimana peran transportasi pesawat yang digunakan oleh
konsumen untuk menuju ke lokasi yang ingin ia tuju, sehingga
Traveloka dapat memaksimalkan penjualan tiket pesawat melalui
pemberian harga yang terjangkau, mampu bersaing, memberikan
54
menarik. Pernyataan ketiga adalah saya mempunyai jadwal liburan
rutin yang berarti bagaimana konsumen memanfaatkan waktunya
untuk mempunyai jadwal liburan rutin sehingga Traveloka dapat
memaksimalkan penjualan tiket pesawat dan meningkatkan
fitur-fitur lainnya yang dapat membuat konsumen memiliki jadwal
liburan rutin.
2) Indikator minat konsumen (makanan, penampilan, keluarga,
rekreasi). Pada indikator ini, pernyataan gaya hidup pertama yang
gunakan adalah saya ingin mencari harga tiket pesawat terbaik
sebelum membeli yang berarti bagaimana besarnya keinginan
konsumen dalam mencari perbandingan harga tiket pesawat,
sehingga bisa mendapatkan harga tiket pesawat yang dianggapnya
terjangkau ataupun terbaik bagi dirinya. Pernyataan kedua adalah
saya mengingini layanan online daripada konvensional yang berarti
bagaimana peran perkembangan teknologi yang sedang
berkembang pesat saat ini, sehingga dapat mempengaruhi
konsumen untuk lebih menyukai pembelian tiket pesawat secara
online karena dinilai lebih mudah, cepat dan praktis.
3) Indikator pendapat konsumen (tentang diri mereka sendiri, masalah
sosial, bisnis, produk). Pada Indikator ini, pernyataan gaya hidup
pertama yang gunakan adalah menurut saya membeli tiket pesawat
melalui Traveloka dapat menghemat waktu yang berarti bagaimana
55
pemesanan dan pembelian tiket pesawat secara online, sehingga
konsumen tidak perlu untuk mendatangi agen tiket pesawat secara
langsung ataupun dengan sistem online yang dimiliki Traveloka,
konsumen hanya perlu mengkases melalui smartphone yang ia
miliki. Pernyataan kedua adalah menurut saya pembelian tiket
pesawat akan lebih mudah bila menggunakan Traveloka yang
berarti bagaimana pendapat konsumen tentang fitur yang dimiliki
Traveloka sehingga dapat memudahkan proses pemesanan dan
pembelian tiket pesawat.
Tabel III.1 Definisi dan Indikator
Variabel Definisi Operasional Indikator
Keputusan Pembelian
Keputusan Pembelian
adalah proses konsumen
membeli merek yang
paling disukai, tetapi dua faktor bisa berada antara
niat pembelian dan
keputusan pembelian.
Faktor pertama adalah sikap orang lain dan faktor
kedua adalah faktor
situasional yang tidak
diharapkan. Konsumen
mungkin membentuk niat pembelian berdasarkan faktor-faktor seperti pendapatan, harga, dan
manfaat produk yang
diharapkan. Namun,
kejadian tak terduga bisa mengubah niat pembelian
a. Pengenalan masalah kebutuhan b. Pencarian informasi c. Evaluasi alternatif d. Keputusan pembelian e. Perilaku pasca pembelian Harga Didefinisikan yang
singkat, harga adalah
jumlah uang yang
a. Keterjangkauan harga
56
Variabel Definisi Operasional Indikator
dikeluarkan atau
ditagihkan untuk suatu