• Tidak ada hasil yang ditemukan

dengan yang Baru

Dalam dokumen LAPORAN KERJA PRAKTEK 005 (Halaman 38-44)

dengan yang Baru

Berdasarkan Berdasarkan analisis analisis perpindahan perpindahan jarak jarak trolly trolly sebelum sebelum perancangan, bahwa lintasan trolly yang lama memiliki jarak

perancangan, bahwa lintasan trolly yang lama memiliki jarak

tempuh total sejauh 30 meter dan waktu perpindahan selama

tempuh total sejauh 30 meter dan waktu perpindahan selama

109.44 detik. Sedangkan perpindahan jarak trolly yang baru

109.44 detik. Sedangkan perpindahan jarak trolly yang baru

memiliki jarak tempuh total sejauh 25.12 meter dan waktu

memiliki jarak tempuh total sejauh 25.12 meter dan waktu

perpindahan selama 74.52 detik. Hal ini menandakan perancangan

perpindahan selama 74.52 detik. Hal ini menandakan perancangan

lintasan trolly yang baru dapat meminimasi jarak tempuh sejauh

lintasan trolly yang baru dapat meminimasi jarak tempuh sejauh

4.88 meter dan meminimasi waktu perpindahan selama 34.92

4.88 meter dan meminimasi waktu perpindahan selama 34.92

detik, sehingga lebih baik dari sebelumnya.

4.6.

4.6. AnalisaAnalisa

4.6.1.

4.6.1. Menilai Keergonomisan Lintasan PerakitanMenilai Keergonomisan Lintasan Perakitan

Rancangan tempat kerja yang lama memiliki jarak lintasan antara stasiun kerja Rancangan tempat kerja yang lama memiliki jarak lintasan antara stasiun kerja 13 ke stasiun kerja 14 sejauh 30 meter, panjang lintasan dari stasiun kerja 11 13 ke stasiun kerja 14 sejauh 30 meter, panjang lintasan dari stasiun kerja 11 sampai stasiun kerja 13 sejauh 15 meter dan panjang lintasan dari stasiun kerja sampai stasiun kerja 13 sejauh 15 meter dan panjang lintasan dari stasiun kerja 14 sampai stasiun kerja 17 sejauh 20 meter, serta waktu perjalanan trolly dari 14 sampai stasiun kerja 17 sejauh 20 meter, serta waktu perjalanan trolly dari stasiun kerja 13 ke stasiun kerja 14 selama 109.44 detik. Sedangkan rancangan stasiun kerja 13 ke stasiun kerja 14 selama 109.44 detik. Sedangkan rancangan tempat kerja yang baru memiliki jarak lintasan antara stasiun kerja 13 ke

tempat kerja yang baru memiliki jarak lintasan antara stasiun kerja 13 ke stasiun kerja 14 sejauh 25.12 meter, panjang lintasan dari stasiun kerja 11 stasiun kerja 14 sejauh 25.12 meter, panjang lintasan dari stasiun kerja 11

sampai stasiun kerja 13 sejauh 15 meter dan panjang lintasan dari stasiun kerja sampai stasiun kerja 13 sejauh 15 meter dan panjang lintasan dari stasiun kerja 14 sampai stasiun kerja 17 sejauh 20 meter, serta waktu perjalanan trolly dari 14 sampai stasiun kerja 17 sejauh 20 meter, serta waktu perjalanan trolly dari stasiun kerja 13 ke stasiun kerja 14 selama 74.52 detik.

4.6.

4.6. AnalisaAnalisa

4.6.1.

4.6.1. Menilai Keergonomisan Lintasan PerakitanMenilai Keergonomisan Lintasan Perakitan

Rancangan tempat kerja dan lintasan trolly yang baru dinilai sangat ergonomis, Rancangan tempat kerja dan lintasan trolly yang baru dinilai sangat ergonomis, selain memudahkan operator memindahkan bodi dari stasiun kerja 13 ke

selain memudahkan operator memindahkan bodi dari stasiun kerja 13 ke stasiun kerja 14, jarak perpindahan trolly menjadi lebih pendek 4.88 meter, stasiun kerja 14, jarak perpindahan trolly menjadi lebih pendek 4.88 meter, sehingga lebih efesien dan waktu perpindahan trolly menjadi lebih singkat sehingga lebih efesien dan waktu perpindahan trolly menjadi lebih singkat selama 34.92 detik, sehingga lebih efektif dari rancangan tempat kerja dan selama 34.92 detik, sehingga lebih efektif dari rancangan tempat kerja dan lintasan trolly yang lama. Pada lintasan trolly yang lama terjadi kemungkinan lintasan trolly yang lama. Pada lintasan trolly yang lama terjadi kemungkinan cacat bodi akibat tergores sebanyak 1 bodi per 100 perakitan. Sedangkan pada cacat bodi akibat tergores sebanyak 1 bodi per 100 perakitan. Sedangkan pada lintasan trolly yang baru kemungkinan cacat bodi tergores menjadi nol atau lintasan trolly yang baru kemungkinan cacat bodi tergores menjadi nol atau tanpa cacat sehingga lintasan trolly yang baru lebih baik dari perancangan tanpa cacat sehingga lintasan trolly yang baru lebih baik dari perancangan lintasan trolly yang lama.

lintasan trolly yang lama.

Lintasan rel trolly yang dibuat dibawah tanah berguna untuk Lintasan rel trolly yang dibuat dibawah tanah berguna untuk memperlancar aliran perpindahan trolly dari stasiun kerja 13

memperlancar aliran perpindahan trolly dari stasiun kerja 13

menuju stasiun kerja 14 dan juga tidak mengganggu jalannya

menuju stasiun kerja 14 dan juga tidak mengganggu jalannya

perpindahan bodi lengkap mobil sedan C-Class yang juga

perpindahan bodi lengkap mobil sedan C-Class yang juga

melewati jalur yang sama.

4.6.2.

4.6.2. Keuntungan Rancangan Lintasan Trolly yang Keuntungan Rancangan Lintasan Trolly yang

baru

baru

Selain rancangan lintasan trolly yang baru jaraknya lebih pendek dan Selain rancangan lintasan trolly yang baru jaraknya lebih pendek dan waktu perpindahannya lebih singkat, namun rancangan ini memiliki

waktu perpindahannya lebih singkat, namun rancangan ini memiliki

keuntungan lain.

keuntungan lain.

dapat ditentukan kemungkinan penghematan waktu yang terjadi pada dapat ditentukan kemungkinan penghematan waktu yang terjadi pada lintasan trolly yang baru melalui perhitungan dibawah ini :

lintasan trolly yang baru melalui perhitungan dibawah ini :

RT RT = R x Q x T Dimana := R x Q x T Dimana :

RTRT = Penghematan waktu pertahun= Penghematan waktu pertahun

RR = Waktu yang diminimasi (34.92)= Waktu yang diminimasi (34.92)

QQ = Jumlah produksi harian (5 unit/hari)= Jumlah produksi harian (5 unit/hari)

TT = Jumlah hari kerja pertahun (250 hari)= Jumlah hari kerja pertahun (250 hari)

Maka RT Maka RT = 34.92 x 5 x 250 = 43650 detik/tahun atau 12.125 jam = 34.92 x 5 x 250 = 43650 detik/tahun atau 12.125 jam

pertahun

pertahun

4.6.2.

4.6.2. Keuntungan Rancangan Lintasan Trolly yang Keuntungan Rancangan Lintasan Trolly yang

baru

baru

Bila 1 hari kerja selama 8 jam dan menghasilkan 5 unit, maka Bila 1 hari kerja selama 8 jam dan menghasilkan 5 unit, maka penghematan waktu yang selama 12.125 jam pertahun dapat

penghematan waktu yang selama 12.125 jam pertahun dapat

menghindari terjadinya pemborosan waktu yang setara 1.5 hari

menghindari terjadinya pemborosan waktu yang setara 1.5 hari

kerja dan pemborosan materi sebanyak 7.5 unit badan mobil.

kerja dan pemborosan materi sebanyak 7.5 unit badan mobil.

Bila ditafsir 1 unit mobil sedan Mercedez-Benz E-Class tipe W-Bila ditafsir 1 unit mobil sedan Mercedez-Benz E-Class tipe W-211 seharga Rp.1.8-2.4 miliar, maka rancangan lintasan trolly

211 seharga Rp.1.8-2.4 miliar, maka rancangan lintasan trolly

yang baru diperkirakan telah menghindari pemborosan waktu

yang baru diperkirakan telah menghindari pemborosan waktu

yang dapat merugikan perusahaan sebesar Rp.13.5-18 miliar

yang dapat merugikan perusahaan sebesar Rp.13.5-18 miliar

pertahun.

4.6.3

4.6.3 Analisis Rancangan TrollyAnalisis Rancangan Trolly

Lintasan rel trolly yang ditanam didalam tanah memang memiliki Lintasan rel trolly yang ditanam didalam tanah memang memiliki kelebihan tersendiri, namun trolly untuk mendorongnya perlu

kelebihan tersendiri, namun trolly untuk mendorongnya perlu

dirancang ulang agar lebih memudahkan operator dalam

dirancang ulang agar lebih memudahkan operator dalam

mendorong trolly.

mendorong trolly.

Rancangan trolly yang baru seperti Gambar berikut ini diharapkan Rancangan trolly yang baru seperti Gambar berikut ini diharapkan berguna untuk perusahaan dimasa yang akan datang.

Dalam dokumen LAPORAN KERJA PRAKTEK 005 (Halaman 38-44)

Dokumen terkait