dengan yang Baru
Berdasarkan Berdasarkan analisis analisis perpindahan perpindahan jarak jarak trolly trolly sebelum sebelum perancangan, bahwa lintasan trolly yang lama memiliki jarak
perancangan, bahwa lintasan trolly yang lama memiliki jarak
tempuh total sejauh 30 meter dan waktu perpindahan selama
tempuh total sejauh 30 meter dan waktu perpindahan selama
109.44 detik. Sedangkan perpindahan jarak trolly yang baru
109.44 detik. Sedangkan perpindahan jarak trolly yang baru
memiliki jarak tempuh total sejauh 25.12 meter dan waktu
memiliki jarak tempuh total sejauh 25.12 meter dan waktu
perpindahan selama 74.52 detik. Hal ini menandakan perancangan
perpindahan selama 74.52 detik. Hal ini menandakan perancangan
lintasan trolly yang baru dapat meminimasi jarak tempuh sejauh
lintasan trolly yang baru dapat meminimasi jarak tempuh sejauh
4.88 meter dan meminimasi waktu perpindahan selama 34.92
4.88 meter dan meminimasi waktu perpindahan selama 34.92
detik, sehingga lebih baik dari sebelumnya.
4.6.
4.6. AnalisaAnalisa
4.6.1.
4.6.1. Menilai Keergonomisan Lintasan PerakitanMenilai Keergonomisan Lintasan Perakitan
Rancangan tempat kerja yang lama memiliki jarak lintasan antara stasiun kerja Rancangan tempat kerja yang lama memiliki jarak lintasan antara stasiun kerja 13 ke stasiun kerja 14 sejauh 30 meter, panjang lintasan dari stasiun kerja 11 13 ke stasiun kerja 14 sejauh 30 meter, panjang lintasan dari stasiun kerja 11 sampai stasiun kerja 13 sejauh 15 meter dan panjang lintasan dari stasiun kerja sampai stasiun kerja 13 sejauh 15 meter dan panjang lintasan dari stasiun kerja 14 sampai stasiun kerja 17 sejauh 20 meter, serta waktu perjalanan trolly dari 14 sampai stasiun kerja 17 sejauh 20 meter, serta waktu perjalanan trolly dari stasiun kerja 13 ke stasiun kerja 14 selama 109.44 detik. Sedangkan rancangan stasiun kerja 13 ke stasiun kerja 14 selama 109.44 detik. Sedangkan rancangan tempat kerja yang baru memiliki jarak lintasan antara stasiun kerja 13 ke
tempat kerja yang baru memiliki jarak lintasan antara stasiun kerja 13 ke stasiun kerja 14 sejauh 25.12 meter, panjang lintasan dari stasiun kerja 11 stasiun kerja 14 sejauh 25.12 meter, panjang lintasan dari stasiun kerja 11
sampai stasiun kerja 13 sejauh 15 meter dan panjang lintasan dari stasiun kerja sampai stasiun kerja 13 sejauh 15 meter dan panjang lintasan dari stasiun kerja 14 sampai stasiun kerja 17 sejauh 20 meter, serta waktu perjalanan trolly dari 14 sampai stasiun kerja 17 sejauh 20 meter, serta waktu perjalanan trolly dari stasiun kerja 13 ke stasiun kerja 14 selama 74.52 detik.
4.6.
4.6. AnalisaAnalisa
4.6.1.
4.6.1. Menilai Keergonomisan Lintasan PerakitanMenilai Keergonomisan Lintasan Perakitan
Rancangan tempat kerja dan lintasan trolly yang baru dinilai sangat ergonomis, Rancangan tempat kerja dan lintasan trolly yang baru dinilai sangat ergonomis, selain memudahkan operator memindahkan bodi dari stasiun kerja 13 ke
selain memudahkan operator memindahkan bodi dari stasiun kerja 13 ke stasiun kerja 14, jarak perpindahan trolly menjadi lebih pendek 4.88 meter, stasiun kerja 14, jarak perpindahan trolly menjadi lebih pendek 4.88 meter, sehingga lebih efesien dan waktu perpindahan trolly menjadi lebih singkat sehingga lebih efesien dan waktu perpindahan trolly menjadi lebih singkat selama 34.92 detik, sehingga lebih efektif dari rancangan tempat kerja dan selama 34.92 detik, sehingga lebih efektif dari rancangan tempat kerja dan lintasan trolly yang lama. Pada lintasan trolly yang lama terjadi kemungkinan lintasan trolly yang lama. Pada lintasan trolly yang lama terjadi kemungkinan cacat bodi akibat tergores sebanyak 1 bodi per 100 perakitan. Sedangkan pada cacat bodi akibat tergores sebanyak 1 bodi per 100 perakitan. Sedangkan pada lintasan trolly yang baru kemungkinan cacat bodi tergores menjadi nol atau lintasan trolly yang baru kemungkinan cacat bodi tergores menjadi nol atau tanpa cacat sehingga lintasan trolly yang baru lebih baik dari perancangan tanpa cacat sehingga lintasan trolly yang baru lebih baik dari perancangan lintasan trolly yang lama.
lintasan trolly yang lama.
Lintasan rel trolly yang dibuat dibawah tanah berguna untuk Lintasan rel trolly yang dibuat dibawah tanah berguna untuk memperlancar aliran perpindahan trolly dari stasiun kerja 13
memperlancar aliran perpindahan trolly dari stasiun kerja 13
menuju stasiun kerja 14 dan juga tidak mengganggu jalannya
menuju stasiun kerja 14 dan juga tidak mengganggu jalannya
perpindahan bodi lengkap mobil sedan C-Class yang juga
perpindahan bodi lengkap mobil sedan C-Class yang juga
melewati jalur yang sama.
4.6.2.
4.6.2. Keuntungan Rancangan Lintasan Trolly yang Keuntungan Rancangan Lintasan Trolly yang
baru
baru
Selain rancangan lintasan trolly yang baru jaraknya lebih pendek dan Selain rancangan lintasan trolly yang baru jaraknya lebih pendek dan waktu perpindahannya lebih singkat, namun rancangan ini memiliki
waktu perpindahannya lebih singkat, namun rancangan ini memiliki
keuntungan lain.
keuntungan lain.
dapat ditentukan kemungkinan penghematan waktu yang terjadi pada dapat ditentukan kemungkinan penghematan waktu yang terjadi pada lintasan trolly yang baru melalui perhitungan dibawah ini :
lintasan trolly yang baru melalui perhitungan dibawah ini :
RT RT = R x Q x T Dimana := R x Q x T Dimana :
RTRT = Penghematan waktu pertahun= Penghematan waktu pertahun
RR = Waktu yang diminimasi (34.92)= Waktu yang diminimasi (34.92)
QQ = Jumlah produksi harian (5 unit/hari)= Jumlah produksi harian (5 unit/hari)
TT = Jumlah hari kerja pertahun (250 hari)= Jumlah hari kerja pertahun (250 hari)
Maka RT Maka RT = 34.92 x 5 x 250 = 43650 detik/tahun atau 12.125 jam = 34.92 x 5 x 250 = 43650 detik/tahun atau 12.125 jam
pertahun
pertahun
4.6.2.
4.6.2. Keuntungan Rancangan Lintasan Trolly yang Keuntungan Rancangan Lintasan Trolly yang
baru
baru
Bila 1 hari kerja selama 8 jam dan menghasilkan 5 unit, maka Bila 1 hari kerja selama 8 jam dan menghasilkan 5 unit, maka penghematan waktu yang selama 12.125 jam pertahun dapat
penghematan waktu yang selama 12.125 jam pertahun dapat
menghindari terjadinya pemborosan waktu yang setara 1.5 hari
menghindari terjadinya pemborosan waktu yang setara 1.5 hari
kerja dan pemborosan materi sebanyak 7.5 unit badan mobil.
kerja dan pemborosan materi sebanyak 7.5 unit badan mobil.
Bila ditafsir 1 unit mobil sedan Mercedez-Benz E-Class tipe W-Bila ditafsir 1 unit mobil sedan Mercedez-Benz E-Class tipe W-211 seharga Rp.1.8-2.4 miliar, maka rancangan lintasan trolly
211 seharga Rp.1.8-2.4 miliar, maka rancangan lintasan trolly
yang baru diperkirakan telah menghindari pemborosan waktu
yang baru diperkirakan telah menghindari pemborosan waktu
yang dapat merugikan perusahaan sebesar Rp.13.5-18 miliar
yang dapat merugikan perusahaan sebesar Rp.13.5-18 miliar
pertahun.
4.6.3
4.6.3 Analisis Rancangan TrollyAnalisis Rancangan Trolly
Lintasan rel trolly yang ditanam didalam tanah memang memiliki Lintasan rel trolly yang ditanam didalam tanah memang memiliki kelebihan tersendiri, namun trolly untuk mendorongnya perlu
kelebihan tersendiri, namun trolly untuk mendorongnya perlu
dirancang ulang agar lebih memudahkan operator dalam
dirancang ulang agar lebih memudahkan operator dalam
mendorong trolly.
mendorong trolly.
Rancangan trolly yang baru seperti Gambar berikut ini diharapkan Rancangan trolly yang baru seperti Gambar berikut ini diharapkan berguna untuk perusahaan dimasa yang akan datang.