Desa Siaga
C . PEMBIAYAAN KESEHATAN
A. Derajat Kesehatan
1. Mortalitas/Angka Kematian
a. Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten Pati tahun 2014 sebesar 9,87/1.000 kelahiran hidup, sudah melampaui target Millenium Development Goals (MDGs) ke-4 tahun 2015 (17/1.000 kelahiran hidup). b. Angka Kematian Balita (AKABA) di Kabupaten Pati tahun 2014 sebesar
10,8/1.000 kelahiran hidup, naik dibanding tahun 2013 sebesar 5,69/1.000 kelahiran hidup, sudah melampaui target Millenium Development Goals (MDGs) ke-4 tahun 2015 (23/1.000 kelahiran hidup). c. Angka Kematian Ibu (AKI) di Kabupaten Pati tahun 2014 sebesar
95/100.000 Kelahiran hidup, tahun 2013 sebesar 157,25/100.000 kelahiran hidup, AKI pada tahun 2012 sebesar 109,52/100.000 kelahiran hidup.
2. Morbiditas/Angka Kesakitan
a. Pada Tahun 2014 ditemukan penderita AFP sebanyak 7 kasus ( AFP Rate 2,38 /100.000 penduduk berusia < 15 tahun ) naik dibanding tahun 2013 sebanyak 5 penderita AFP, tahun 2012 ( 8 kasus) sudah memenuhi target (164 kasus).
b. Prevalensi Tuberkulosis tahun 2014 per 100.000 penduduk Kabupaten Pati ( CNR kasus baru ) sebesar 41 % dan CNR seluruh kasus 75,78 %.
c. Angka pengobatan lengkap ( Complete rate ) BTA (+) di Kabupaten Pati tahun 2014 sebesar 11,92%.
d. Angka kesembuhan (Cure Rate) TB paru Kabupaten Pati tahun 2014 sebesar 88,08% sudah melampaui target nasional (85%) .
e. Angka keberhasilan pengobatan ( succes rate / SR ) TB paru sebesar 100 % naik dibanding tahun 2013 sebesar 77,32 %, tahun 2012 ( 82,28 % ).
f. Persentase penemuan dan penanganan penderita pneumonia pada balita tahun 2014 sebesar 4,03% dengan jumlah kasus yang ditemukan sebanyak 296 kasus.
g. Jumlah infeksi HIV yang dilaporkan tahun 2014 sebanyak 59 kasus, sedangkan Kasus Aquiared Immuno Devisiency Syndrome (AIDS) sebanyak 97 kasus, jumlah kematian akibat AIDS sebanyak 28 kasus. h. Jumlah kasus baru IMS lainnya ( Shypilis ) di Kabupaten Pati tahun
2014 sebanyak 25 kasus, tahun 2013 sebanyak 10 kasus, lebih rendah dibanding tahun 2012 (459 kasus).
i. Jumlah pendonor pada tahun 2014 diketahui sebanyak 15.564 orang, kemudian yang dilakukan pemeriksaan sampel darah sebanyak
15.564 orang ( 100 %) dan hasilnya positif HIV sebanyak 2 sampel ( 0,01 % ) .
j. Angka kesakitan/Incidence Rate (IR) DBD di Kabupaten Pati pada tahun 2014 sebesar 23,2/100.000 penduduk turun dibanidng tahun 2013 sebesar 47,2/100.000 penduduk, tahun 2012 (23,9/100.000 penduduk) dan masih diatas target nasional yaitu <20/100.000 penduduk.
k. Angka kematian/Case Fatality Rate (CFR) DBD tahun 2014 sebeaar 0,4% turun bila dibandingkan tahun 2013 sebesar 0,7%, tahun 2012 (1,3%) dan target nasional (<1%). Jumlah kasus tahun 2014 sebanyak 280 kasus, tahun 2013 sebanyak 569 kasus, tahun 2012 ( 303 kasus). l. Cakupan penemuan dan penanganan diare di Kabupaten Pati tahun
2014 sebesar 84,5 % naik dibandingkan tahun 2013 sebesar 84,1% dan lebih tinggi dibanding tahun 2012 (5,029%).
m. Angka kesakitan malaria ( API ) tahun 2014 sebesar 0,10‰,
n. Angka kematian/Case Fatality Rate (CFR) Malaria tahun 2014 sebesar 0 % turun dibanding tahun 2013 sebesar 0,44%
o. Jumlah kasus baru Kusta tipe Multi Basiler yang dilaporkan pada tahun 2014 sebanyak 65 kasus naik dibanding tahun 2013 sebanyak 56 kasus, tahun 2012(57 kasus) dan Kusta tipe Pausi Basiler sebanyak 4 kasus,
tahu 2013 sebanyak 3 kasus, lebih rendah dibanding tahun 2012 ( 6 kasus). Proporsi cacat tingkat II pada tahun 2014 sebesar 14,5 %
sedangkan proporsi anak di antara penderita baru sebesar 2,90 % naik dibanding tahun 2013 sebesar 1,75%, tahun 2012( 2,82%).
p. Angka penemuan Kasus baru kusta ( NCDR ) per 100.000 penduduk pada tahun 2014 sebesar 5,71/100.000 penduduk.
q. Angka Prevalensi penyakit kusta tahun 2014 di Kabupaten pati sebesar 0,57/100.000 penduduk. Dengan Angka RFT ( realease from Treatment ) PB sebesar 100 % dan RFT MP sebesar 93 %.
r. Kasus filariasis selama tahun 2014 di Kabuapaten Pati sebanyak 12 kasus denga angka kesakitan sebesar 1/100.000 penduduk.
s. Yang termasuk dalam PD3I yaitu Polio, Pertusis, Tetanus Non Neonatorum, Tetanus Neonatorum, Campak, Difteri dan Hepatitis B. Jumlah kasus Difteri pada tahun 2014 tidak ada kasus. Jumlah kasus Pertusis sebanyak 0 kasus. Jumlah kasus Tetanus (Non Neonatorum) dan Tetanus Neonatorum sebanyak 0 kasus.Jumlah kasus Campak (positif) sebanyak 4 kasus. Jumlah kasus Polio sebanyak 0 kasus. Jumlah kasus Hepatitis B sebanyak 7 kasus,
t. Kasus tertinggi PTM di Kabupaten Pati tahun 2014 adalah kelompok penyakit jantung dan Pembuluh darah sebesar 53,35% (18.577 kasus). Prevalensi DM sebesar 19,6 % ( 6.823 Kasus ). Prevalensi Asma Bronkiale seebesar 17,43 % ( 6.069 kasus ) , prevalensi Kecelakaan lalu lintas sebesar 5,44 % ( 1.894 kasus ) , prevalensi Psikosis sebesar 2,5 % ( 869 kasus ), prevalensi PPOK sebesar 1,07 % ( 372 kasus ) dan
Neoplasma sebesar 0,62 % ( 217 kasus ).
3. Status Gizi
a. Jumlah bayi berat lahir rendah (BBLR) di Kabupaten Pati pada tahun 2014 sebesar 571 kasus ( 3,3 % ) naik dibanding tahun 2013 sebanyak 523 kasus, tahun 2012 yang sebanyak 626 ( 3,2 % ). Adapun persentase BBLR tahun 2011 sebesar 2,77%.
b. Persentase balita dengan BGM di Kabupaten Pati tahun 2014 sebesar 2,5 % naik dibanding tahun 2013 sebesar 1,2%.
c. Balita Gizi Buruk tahun 2014 berjumlah 42 kasus turun dibanding tahun 2013 berjumlah 102 (0,11%), tahun 2012 sejumlah 173 (0,20%).
Sementara persentase Balita Gizi Buruk mendapatkan perawatan tahun 2014 sebesar 100%.
B. Upaya Kesehatan
1. Pelayanan Kesehatan
a. Cakupan kunjungan ibu hamil K1 di Kabupaten Pati pada tahun 2014 sebesar 100 % naik dibanding tahun 2013 sebesar 97,7%, tahun 2012 (93,1%).
b. Cakupan kunjungan ibu hamil K4 tahun 2014 sebesar 93,7 % naik dibanding tahun 2013 sebesar 92,3%, tahun 2012 (98,7%) dan belum memenuhi target SPM 2015 (95%).
c. Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan di
Kabupaten Pati tahun 2014 sebesar 99,9 % naik dibanding tahun 2013 sebesar 95,3%, tahun 2012 (93,4%).
d. Cakupan pelayanan pada ibu nifas di Kabupaten Pati tahun 2014 sebesar 96,9 % meningkat dibanding tahun 2013 sebesar 93,7%, tahun 2012 (97,40%).
e. Cakupan komplikasi kebidanan yang ditangani sebesar 90,62 % turun dibanding tahun 2013 sebesar 91,3%. Pencapaian cakupan tahun ini sudah melampaui target SPM tahun 2015 (80%)
f. Cakupan kunjungan neonatus 1 (KN1) di Kabupaten Pati pada tahun sebesar 96 % naik dibanding tahun 2013 sebesar 95,7%, dan cakupan kunjungan neonatus 3 (KN-lengkap) sebesar 95,7%.
g. Cakupan kunjungan bayi di Kabupaten Pati pada tahun 2014 sebesar 99,3 % naik dibanding tahun 2013 sebesar 96,6%, tahun
2012 (92,64%). Pencapaian ini sudah melampaui target SPM 2015 ( 80 % ).
h. Cakupan neonatus risti tertangani Kabupaten Pati tahun 2014 sebesar 70,1 % naik di banding tahun 2013 sebesar 67,4% , tahun 2012 (54,8%).
i. Cakupan pelayanan anak balita tahun 2014 sebesar 81,3 % naik
dibanding tahun 2013 sebesar 76,8%, tahun 2012 sebesar 80,4%. j. Cakupan penjaringan kesehatan siswa SD dan setingkat oleh
sebesar 100 % naik dibanding tahun 2013 sebesar 30,5%, cakupan tahun 2012 (60%).
k. Jumlah siswa SD klas 1 dan setingkat tahun 2014 sebanyak 19.360 anak. Yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai strata UKS sebesar 19.360 (100% ).
l. Cakupan pemberian kapsul Vitamin A dosis tinggi pada bayi tahun 2014 sebesar 55,76 % turun dibanding tahun 2013 sebesar 92,57%, tahun 2012 sebesar 99,86%.
m. Cakupan pemberian kapsul vitamin A pada Balita tahun 2014 sebesar 98,05 % turun dibanding tahun 2013 sebesar 100%, tahun 2012 (99,93%).
n. Cakupan ibu nifas mendapat kapsul vitamin A tahun 2014 sebesar 99,28 % naik dibanding tahun 2013 sebesar 92,46%, tahun 2012 (93.89%).
o. Cakupan ibu hamil mendapat 90 tablet Fe di Kabupaten Pati pada tahun 2014 sebesar 93,7 % naik dibanding tahun 2013 sebesar 90,45% , tahun 2012 (91,78%).
p. Cakupan pemberian ASI eksklusif tahun 2014 hanya sekitar 30,4 % turun bila dibandingkan dengan tahun 2013 sebesar 64,77%, tahun 2012 (62,45%).
q. Cakupan balita ditimbang tahun 2014 sebesar 86,7 %, tahun 2013 sebesar 86,5% , tahun 2012 (85,92%).
r. Balita Gizi Buruk tahun 2014 berjumlah 42 kasus turun bila dibanding
tahun 2013 berjumlah 102 ( 0,11 % ), tahun 2012 (0.20 %) dan persentase Balita Gizi Buruk mendapatkan perawatan tahun 2014 sebesar 100%.
s. Cakupan desa dengan garam beryodium tahun 2014 sebanyak 33,2 % turun dibanding tahun 2013 sebanyak 36,89%, tahun 2012 (19,46%).
t. Peserta KB baru pada tahun 2014 sebesar 4,01 % turun dibanding
u. MKJP tahun 2014 IUD (8,7%), MOP (0%), MOW (0%) dan Implant (12,1%). NON MKJP tahun 2014 Suntik (56,3%), PIL (19,6%) dan Kondom (3,3%),
v. Cakupan peserta KB aktif Kabupaten Pati tahun 2014 sebesar 101,6 % meningkat bila dibandingkan tahun 2013 sebesar 81,8%, tahun 2012 (82,8%). Angka ini sudah mencapai target SPM sebesar 70%. w. Pencapaian UCI desa tahun 2014 (100%) , angka tersebut sudah
melampaui target SPM (90%).
x. Cakupan masing-masing jenis imunisasi bayi tahun 2014 adalah sebagai berikut BCG (101,13%), DPT-HB3 (103%), Polio 4 (96,99%) dan Campak (98,98%). Kesemuanya sudah di atas target minimal nasional (85%).
aa. Jumlah ibu hamil 2014 di Kabupaten Pati sebanyak 19.317, yang mendapat TT-1 sebesar 75,2%, TT-2 sebesar 76,1%, TT-3 sebesar 10,3%,TT-4 sebesar 8,5 % dan TT-5 sebesar 5,20% dan TT2+ sebanyak 100,1%.
bb. Rasio tumpatan dan pencabutan gigi tetap tahun 2014 sebesar 0,3. Prosentase jumlah murid yang diperiksa untuk tahun 2014 (76,7%) . Cakupan perawatan gigi dan mulut murid SD/MI di Kabupaten Pati tahun 2014 sebesar 53,1%.
cc Cakupan pelayanan kesehatan usia lanjut Kabupaten Pati tahun 2014 sebesar 62,34 % turun dibanding tahun 2013 sebesar 90,17%. dd Puskesmas rawat inap dengan kemampuan pelayanan gawat
darurat yang dapat diakses masyarakat Kabupaten Pati tahun 2014 sebanyak 8 puskesmas atau 27,6%. Jumlah Rumah Sakit Umum dengan kemampuan pelayanan gawat darurat sebanyak 100%, Rumah Sakit khusus lain sebesar 100%.
ee Pada tahun 2014 persentase desa/kelurahan terkena KLB yang ditangani kurang dari 24 jam sebanyak 100%.
ff Jumlah penduduk yang menderita akibat KLB tahun 2014
2. Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan
a. Cakupan jaminan pemeliharaan kesehatan tahun 2014 sebesar 68,36 %, tahun 2013 mencapai 77,42% dari total penduduk bukan masyarakat miskin (non maskin), cakupan tahun 2012 (34,9%). b. Cakupan kunjungan rawat jalan di Kabupaten Pati pada tahun
2014 sebesar 92,9 % turun bila dibandingkan tahun 2013 sebesar 104,41%. Sedangkan Cakupan rawat inap sebesar 5,9%
c. Jumlah kunjungan gangguan jiwa tahun 2014 di Kabupaten Pati sebanyak 8.698 kunjungan. Kunjungan terbanyak di rumah sakit yaitu 4.124 kunjungan (47,4%).
d. Angka Kematian Umum Penderita Yang Dirawat di RS (GDR) pada tahun 2014 rata rata sebesar 3,0 sedangkan angka yang dapat ditolerir maksimum 45.
e. NDR rata-rata di Kabupaten Pati tahun 2014 sebesar 1,1, tidak melampaui NDR ideal ( 25 ).
f. BOR rata-rata di Kabupaten Pati tahun 2014 sebesar 60,2 % turun dibanding tahun 2013 sebesar 65,59 %, tahun 2012 ( 61,21 % ) masuk dalam BOR ideal ( 60-80 % ).
g. Rata-rata lama rawat seorang pasien di RS dan Puskesmas se Kabupaten Pati tahun 2014 sebesar 4,3 hari , lebih kecil dari nilai ALOS ideal ( 6-9 hari ).
h. Rata-rata TOI di Kabupaten Pati tahun 2014 sebesar 2,7 hari naik dibanding tahun 2013 sebesar 1,9 hari. Angka TOI ideal adalah 1-3 hari.
3. Perilaku Hidup Masyarakat
a. Persentase rumah tangga berperilaku hidup bersih dan sehat di Kabupaten Pati tahun 2014 sebanyak 72,3 % dengan Rumah tangga yang ada sebesar 266.403 yang dipantau 155.917 dan yang berBPHS 112.720 rumah tangga.
4. Keadaan Lingkungan
a. Cakupan rumah yang memenuhi syarat kesehatan di Kabupaten Pati tahun 2014 sebesar 61,97%, meningkat bila dibandingkan dengan pencapaian tahun 2013 (59,42%).
b. Cakupan keluarga yang memiliki akses terhadap air minum yang layak tahun 2014 sebesar 81,03 %.
c. Jumlah penyelenggara air minum yang diperiksa diambil sampel sebanyak 119 sampel dan memenuhi syarat secara fisik bakteriologis dan kimia sebanyak 88 sampel ( 73,9 % ).
d. Cakupan keluarga yang memiliki akses sanitasi yang layak di Kabupaten pati tahun 2014 sebanyak 778.678 ( 64,5 % ), naik dibanding tahun 2013 sebesar 59,62 %, tahun 2012 ( 58,82 % ).
e. Desa yang melaksanakan STBM sampai dengan tahun 2014 sebanyak 259 desa ( 63,8 % ), desa/ kelurahan yang telah stop BABS ( SBS ) sebanyak 43 desa ( 10,6 % ).
f. Cakupan pengawasan tempat-tempat umum yang memenuhi syarat kesehatan tahun 2014 sebesar 81,04 % meliputi sarana pendidikan 100 %, sarana kesehatan 100 % dan hotel 82,6%.
g. Pada Tahun 2014 jumlah TPM yang ada di Kabupaten Pati sebanyak 5.767 TPM. Dari jumalh TPM tersebut yang memenuhi syarat kesehatan sebanyak 2.610 TPM ( 45,3 % ) dan TPM yang belum memenuhi syarat keshetan sebanyak 3.157 TPM ( 54,7 % ).
C. Sumber Daya Kesehatan 1. Sarana Kesehatan
a. Pada tahun 2014 dari 144 jenis obat yang dilaporkan, stock terbanyak adalah metampiron tablet 500 mg Klorfeniramin sejumlah 4.080.000 tablet dan paling sedikit adalah povidon iodida larutan 10 % 300 cc.
b. Pemakaian obat rata-rata perbulan terbanyak adalah metampiron tablet 500 mg sejumlah 512,210 tablet dan terendah adalah ABU 25 paket.
c. Tingkat kecukupan obat tertinggi adalah obat fenobarbitol injeksi 50 mg/l sebesar 500 % dan terendah adalah povidon iodida larutan 10 % 300 cc 1% .
d. Prosentase tingkat kecukupan obat di Kabupaten/kota yang paling tinggi adalah obat fenobarbitol injeksi 50 mg/l sebesar 500 %, sedangkan paling rendah adalah povidon iodida larutan 10 % 300 cc 1%.
e. Jumlah puskesmas di Kabupaten Pati pada tahun 2013 menjadi 29 Puskesmas, terdiri dari 23 Puskesmas rawat jalan dan 6 Puskesmas rawat inap. Bila dibandingkan dengan konsep wilayah kerja puskesmas, dengan sasaran penduduk yang dilayani oleh sebuah puskesmas rata-rata 30.000 penduduk per puskesmas, maka jumlah puskesmas per 30.000 penduduk tahun 2013 sebesar 0,79. Ini berarti bahwa jumlah puskesmas di Kabupaten Pati masih kurang. Puskesmas Pembantu sebanyak 50 unit, Puskesmas Keliling sebanyak 29 unit dan Poliklinik Kesehatan Desa sebanyak 406 unit.
f. Rumah sakit umum di Kabupaten Pati tahun 2013 berjumlah 7 buah yang terdiri dari RSU pemerintah sebanyak 2 buah ( 2 RSU milik Pemerintah kabupaten ), RSU milik TNI/POLRI sebanyak 1 RS,dan RSU milik swasta sebanyak 4 buah.
g. Unit Pelaksana Tehnis Dinas Kesehatan Kabupaten Pati terdiri dari: 1 unit Balai Laboratorium Kesehatan dan 1 unit Gudang farmasi.
2. Tenaga Kesehatan
a. Rasio dokter spesialis per 100.000 penduduk di Kabupaten Pati tahun 2013 sebesar 4,88 masih dibawah target nasional ( 6/100.000 penduduk ).
b. Rasio tenaga dokter umum per 100.0000 penduduk di Kabupaten
pati tahun 2013 sebesar 8,86, masih dibawah target nasional ( 40/100.000 penduduk )
c. Rasio tenaga dokter gigi per 100.000 penduduk di Kabupaten
Pati tahun 2013 sebesar 1,73 masih dibwah target nasional ( 11/100.000 penduduk ).
d. Rasio tenaga kefarmasian per 100.000 penduduk tahun 2013 sebesar 7,039 .
e. Rasio tenaga gizi per 100.000 penduduk tahun 2013 sebesar 3,14.
f. Rasio tenaga keperawatan per 100.000 penduduk di Kabupaten
pati tahun 2013 sebesar 65,76 .
g. Rasio Bidan per 100.000 penduduk di Kabupaten Pati tahun 2013 sebesar 106,2.
h. Rasio tenaga kesehatan masyarakat per 100.000 penduduk di Kabupaten Pati tahun 2013 sebesar 3,97.
i. Rasio tenaga sanitasi per 100.000 penduduk di Kabupaten Pati
tahun 2013 sebesar 4,22.
j. Rasio tenaga teknisi medis per 100.000 penduduk di Kabupaten
Pati tahun 2013 sebesar 1,16.
3. Pembiayaan Kesehatan
Anggaran belanja yang dialokasikan untuk pembiayaan
kesehatan di Kabupaten Pati tahun 2014 sekitar 56,1% ( Rp. 140.939.276.504,- ) dari seluruh pembiayaan APBD Kabupaten
Pati. Sedangkan anggaran kesehatan perkapita pada tahun 2014 sebesar Rp.116.729,66
Demikian gambaran hasil pembangunan kesehatan di Kabupaten Pati tahun 2014 sebagai wujud nyata kinerja seluruh jajaran kesehatan di Kabupaten Pati dalam upaya mewujudkan masyarakat mandiri untuk hidup sehat menuju Pati Bumi Mina Tani Sejahtera.
KABUPATEN/KOTA PATI TAHUN 2014
L P L + P Satuan
A. GAMBARAN UMUM
1 Luas Wilayah 1.504 Km2 Tabel 1
2 Jumlah Desa/Kelurahan 406 Desa/Kel Tabel 1
3 Jumlah Penduduk 586.870 620.529 1.207.399 Jiwa Tabel 2
4 Rata-rata jiwa/rumah tangga 2,9 Jiwa Tabel 1
5 Kepadatan Penduduk /Km2
803,0 Jiwa/Km2 Tabel 1
6 Rasio Beban Tanggungan 47,8 per 100 penduduk produktif Tabel 2
7 Rasio Jenis Kelamin 94,6 Tabel 2
8 Penduduk 10 tahun ke atas melek huruf 0,00 0,00 0,00 % Tabel 3
9 Penduduk 10 tahun yang memiliki ijazah tertinggi
a. SMP/ MTs 0,00 0,00 0,00 % Tabel 3
b. SMA/ SMK/ MA 0,00 0,00 0,00 % Tabel 3
c. Sekolah menengah kejuruan 0,00 0,00 0,00 % Tabel 3
d. Diploma I/Diploma II 0,00 0,00 0,00 % Tabel 3
e. Akademi/Diploma III 0,00 0,00 0,00 % Tabel 3
f. Universitas/Diploma IV 0,00 0,00 0,00 % Tabel 3
g. S2/S3 (Master/Doktor) 0,00 0,00 0,00 % Tabel 3
B. DERAJAT KESEHATAN B.1 Angka Kematian
10 Jumlah Lahir Hidup 9.355 8.582 17.937 Tabel 4
11 Angka Lahir Mati (dilaporkan) 9 7 8 per 1.000 Kelahiran Hidup Tabel 4
12 Jumlah Kematian Neonatal 85 52 137 neonatal Tabel 5
13 Angka Kematian Neonatal (dilaporkan) 9 6 8 per 1.000 Kelahiran Hidup Tabel 5
14 Jumlah Bayi Mati 104 73 177 bayi Tabel 5
15 Angka Kematian Bayi (dilaporkan) 11 9 10 per 1.000 Kelahiran Hidup Tabel 5
16 Jumlah Balita Mati 114 79 193 Balita Tabel 5
17 Angka Kematian Balita (dilaporkan) 12 9 11 per 1.000 Kelahiran Hidup Tabel 5
18 Kematian Ibu
Jumlah Kematian Ibu 17 Ibu Tabel 6
Angka Kematian Ibu (dilaporkan) 95 per 100.000 Kelahiran Hidup Tabel 6
RESUME PROFIL KESEHATAN
ANGKA/NILAI
L P L + P Satuan ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR No. Lampiran
B.2 Angka Kesakitan
19 Tuberkulosis
Jumlah kasus baru TB BTA+ 288 207 495 Kasus Tabel 7
Proporsi kasus baru TB BTA+ 58,18 41,82 % Tabel 7
CNR kasus baru BTA+ 49,08 33,36 41,00 per 100.000 penduduk Tabel 7
Jumlah seluruh kasus TB 530 385 915 Kasus Tabel 7
CNR seluruh kasus TB 90,32 62,04 75,78 per 100.000 penduduk Tabel 7
Kasus TB anak 0-14 tahun 24,37 % Tabel 7
Persentase BTA+ terhadap suspek 12,57 11,69 12,19 % Tabel 8
Angka kesembuhan BTA+ 85,81 91,43 88,08 % Tabel 9
Angka pengobatan lengkap BTA+ 14,19 8,57 11,92 % Tabel 9
Angka keberhasilan pengobatan (Success Rate) BTA+ 100,00 100,00 100,00 % Tabel 9
Angka kematian selama pengobatan 1,87 1,61 1,74 per 100.000 penduduk Tabel 9
20 Pneumonia Balita ditemukan dan ditangani 4,69 3,34 4,03 % Tabel 10
21 Jumlah Kasus HIV 21 38 59 Kasus Tabel 11
22 Jumlah Kasus AIDS 59 38 97 Kasus Tabel 11
23 Jumlah Kematian karena AIDS 15 10 25 Jiwa Tabel 11
24 Jumlah Kasus Syphilis 9 94 103 Kasus Tabel 11
25 Donor darah diskrining positif HIV 0,02 0,00 0,01 % Tabel 12
26 Persentase Diare ditemukan dan ditangani 74,17 94,25 84,49 % Tabel 13
27 Kusta
Jumlah Kasus Baru Kusta (PB+MB) 47 22 69 Kasus Tabel 14
Angka penemuan kasus baru kusta (NCDR) 8,01 3,55 5,71 per 100.000 penduduk Tabel 14
Persentase Kasus Baru Kusta 0-14 Tahun 2,90 % Tabel 15
Persentase Cacat Tingkat 2 Penderita Kusta 14,49 % Tabel 15
Angka Cacat Tingkat 2 Penderita Kusta 0,83 per 100.000 penduduk Tabel 15
Angka Prevalensi Kusta 0,82 0,34 0,57 per 10.000 Penduduk Tabel 16
Penderita Kusta PB Selesai Berobat (RFT PB) 100,00 100,00 100,00 % Tabel 17
Penderita Kusta MB Selesai Berobat (RFT MB) 100,00 72,22 92,96 % Tabel 17
28 Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi
AFP Rate (non polio) < 15 th 2,38 per 100.000 penduduk <15 tahun Tabel 18
Jumlah Kasus Difteri 0 0 0 Kasus Tabel 19
Case Fatality Rate Difteri #DIV/0! % Tabel 19
Jumlah Kasus Pertusis 0 0 0 Kasus Tabel 19
Jumlah Kasus Tetanus (non neonatorum) 0 0 0 Kasus Tabel 19
L P L + P Satuan ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR No. Lampiran
Jumlah Kasus Campak 3 1 4 Kasus Tabel 20
Case Fatality Rate Campak 0 % Tabel 20
Jumlah Kasus Polio 0 0 0 Kasus Tabel 20
Jumlah Kasus Hepatitis B 6 1 7 Kasus Tabel 20
29 Incidence Rate DBD 25,39 21,11 23,19 per 100.000 penduduk Tabel 21
30 Case Fatality Rate DBD 0,67 0,00 0,36 % Tabel 21
31 Angka Kesakitan Malaria (Annual Parasit Incidence ) 0,17 0,03 0,10 per 1.000 penduduk berisiko Tabel 22
32 Case Fatality Rate Malaria 0,00 0,00 0,00 % Tabel 22
33 Angka Kesakitan Filariasis 1 1 1 per 100.000 penduduk Tabel 23
34 Persentase Hipertensi/tekanan darah tinggi 100,00 100,00 100,00 % Tabel 24
35 Persentase obesitas #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! % Tabel 25
36 Persentase IVA positif pada perempuan usia 30-50 tahun #DIV/0! % Tabel 26
37 % tumor/benjolan payudara pada perempuan 30-50 tahun #DIV/0! % Tabel 26
38 Desa/Kelurahan terkena KLB ditangani < 24 jam 100,00 % Tabel 28
C. UPAYA KESEHATAN C.1 Pelayanan Kesehatan
39 Kunjungan Ibu Hamil (K1) 100 % Tabel 29
40 Kunjungan Ibu Hamil (K4) 93,68 % Tabel 29
41 Persalinan ditolong Tenaga Kesehatan 99,93 % Tabel 29
42 Pelayanan Ibu Nifas 96,88 % Tabel 29
43 Ibu Nifas Mendapat Vitamin A 99,28 % Tabel 29
44 Ibu hamil dengan imunisasi TT2+ 100,07 % Tabel 30
45 Ibu Hamil Mendapat Tablet Fe3 93,71 % Tabel 32
46 Penanganan komplikasi kebidanan 90,62 % Tabel 33
47 Penanganan komplikasi Neonatal 67,60 62,51 70,14 % Tabel 33
48 Peserta KB Baru 4,05 % Tabel 36
49 Peserta KB Aktif 101,58 % Tabel 36
50 Bayi baru lahir ditimbang 100 100 100 % Tabel 37
51 Berat Badan Bayi Lahir Rendah (BBLR) 3,40 3,17 3,29 % Tabel 37
52 Kunjungan Neonatus 1 (KN 1) 99,32 92,70 96,02 % Tabel 38
53 Kunjungan Neonatus 3 kali (KN Lengkap) 98,14 93,30 95,73 % Tabel 38
54 Bayi yang diberi ASI Eksklusif 68,42 67,68 68,06 % Tabel 39
55 Pelayanan kesehatan bayi 100,35 98,24 99,30 % Tabel 40
56 Desa/Kelurahan UCI 100,00 % Tabel 41
L P L + P Satuan ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR No. Lampiran
60 Anak Balita Mendapat Vitamin A 99,85 99,88 99,86 % Tabel 44
61 Baduta ditimbang 88,59 87,47 88,04 % Tabel 45
62 Baduta berat badan di bawah garis merah (BGM) 2,17 2,62 2,39 % Tabel 45
63 Pelayanan kesehatan anak balita 82,11 83,62 82,86 % Tabel 46
64 Balita ditimbang (D/S) #REF! #REF! #REF! % Tabel 47
65 Balita berat badan di bawah garis merah (BGM) #REF! #REF! #REF! % Tabel 47
66 Balita Gizi Buruk Mendapat Perawatan 100,00 100,00 100,00 % Tabel 48
67 Cakupan Penjaringan Kesehatan Siswa SD dan Setingkat 100,00 100,00 100,00 %
Tabel 49
68 Rasio Tumpatan/Pencabutan Gigi Tetap 0,30 Tabel 50
69 SD/MI yang melakukan sikat gigi massal - sekolah Tabel 51
70 SD/MI yang mendapat pelayanan gigi 53,11 sekolah Tabel 51
71 Murid SD/MI Diperiksa (UKGS) 74,83 78,64 76,71 % Tabel 51
72 Murid SD/MI Mendapat Perawatan (UKGS) 30,35 38,26 34,19 % Tabel 51
73 Siswa SD dan setingkat mendapat perawatan gigi dan
mulut 30,35 38,26 34,19 % Tabel 51
74 Pelayanan Kesehatan Usila (60 tahun +) 61,05 63,39 62,34 % Tabel 52
C.2 Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan Persentase
75 Peserta Jaminan Pemeliharaan Kesehatan - - 76,33 % Tabel 53
76 Cakupan Kunjungan Rawat Jalan 39,87 52,23 92,93 % Tabel 54
77 Cakupan Kunjungan Rawat Inap 5,37 6,48 5,94 % Tabel 54
78 Angka kematian kasar/Gross Death Rate (GDR) di RS 3,36 2,72 3,00 per 100.000 pasien keluar Tabel 55 79 Angka kematian murni/Nett Death Rate (NDR) di RS 1,25 1,01 1,11 per 100.000 pasien keluar Tabel 55
80 Bed Occupation Rate (BOR) di RS 60,22 % Tabel 56
81 Bed Turn Over (BTO) di RS 54,76 Kali Tabel 56
82 Turn of Interval (TOI) di RS 2,65 Hari Tabel 56
83 Average Length of Stay (ALOS) di RS 4,03 Hari Tabel 56
C.3 Perilaku Hidup Masyarakat
L P L + P Satuan ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR No. Lampiran
C.4 Keadaan Lingkungan
88 Persentase rumah sehat 61,97 % Tabel 58
89 Penduduk yang memiliki akses air minum yang layak 81,03 % Tabel 59
90 Penyelenggara air minum memenuhi syarat kesehatan 73,95 % Tabel 60
91 Penduduk yg memiliki akses sanitasi layak (jamban sehat) 64,49 % Tabel 61
92 Desa STBM - % Tabel 62
93 Tempat-tempat umum memenuhi syarat 81,04 % Tabel 63
TPM memenuhi syarat higiene sanitasi 45,26 % Tabel 64
TPM tidak memenuhi syarat dibina 52,04 % Tabel 65
TPM memenuhi syarat diuji petik 0,19 % Tabel 65
D. SUMBERDAYA KESEHATAN D.1 Sarana Kesehatan
94 Jumlah Rumah Sakit Umum 8,00 RS Tabel 67
95 Jumlah Rumah Sakit Khusus - RS Tabel 67
96 Jumlah Puskesmas Rawat Inap 8,00 Tabel 67
97 Jumlah Puskesmas non-Rawat Inap 21,00 Tabel 67
Jumlah Puskesmas Keliling 29,00 Tabel 67
Jumlah Puskesmas pembantu 50,00 Tabel 67
98 Jumlah Apotek 108,00 Tabel 67
99 RS dengan kemampuan pelayanan gadar level 1 100,00 % Tabel 68
100 Jumlah Posyandu 1.604,00 Posyandu Tabel 69
101 Posyandu Aktif 54,68 % Tabel 69
102 Rasio posyandu per 100 balita 1,73 per 100 balita Tabel 69
103 UKBM
Poskesdes 232,00 Poskesdes Tabel 70
Polindes 174,00 Polindes Tabel 70
Posbindu 9,00 Posbindu Tabel 70
104 Jumlah Desa Siaga 406,00 Desa Tabel 71
105 Persentase Desa Siaga 100,00 % Tabel 71
D.2 Tenaga Kesehatan
106 Jumlah Dokter Spesialis 50,00 9,00 59,00 Orang Tabel 72
L P L + P Satuan ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR No. Lampiran
110 Rasio Dokter Gigi (termasuk Dokter Gigi Spesialis) 1,74 per 100.000 penduduk
111 Jumlah Bidan 659,00 Orang Tabel 73
112 Rasio Bidan per 100.000 penduduk 106,20 per 100.000 penduduk Tabel 73
113 Jumlah Perawat 289,00 512,00 801,00 Orang Tabel 73
114 Rasio Perawat per 100.000 penduduk 65,76 per 100.000 penduduk Tabel 73
115 Jumlah Perawat Gigi 11,00 27,00 38,00 Orang Tabel 73
116 Jumlah Tenaga Kefarmasian 13,00 91,00 104,00 Orang Tabel 74
117 Jumlah Tenaga Kesehatan kesehatan 29,00 35,00 64,00 Orang Tabel 75
118 Jumlah Tenaga Sanitasi 24,00 28,00 52,00 Orang Tabel 76
119 Jumlah Tenaga Gizi 5,00 34,00 39,00 Orang Tabel 77
D.3 Pembiayaan Kesehatan
120 Total Anggaran Kesehatan 140.939.276.504 Rp Tabel 81
121 APBD Kesehatan terhadap APBD Kab/Kota 6,43 % Tabel 81
TABEL 1
LUAS WILAYAH, JUMLAH DESA/KELURAHAN, JUMLAH PENDUDUK, JUMLAH RUMAH TANGGA, DAN KEPADATAN PENDUDUK MENURUT KECAMATAN
KABUPATEN/KOTA PATI TAHUN 2014
LUAS JUMLAH RATA-RATA KEPADATAN
WILAYAH RUMAH JIWA/RUMAH PENDUDUK
(km2) TANGGA/ KK TANGGA per km2
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1 Sukolilo 158,7 16 16 86.043 29.548 2,91 542,04 2 Kayen 96,0 17 17 70.749 24.290 2,91 736,74 3 Tambakromo 72,5 18 18 48.492 18.585 2,61 669,13 4 Winong 99,9 30 30 49.881 22.084 2,26 499,11 5 Pucakwangi 122,8 20 20 41.765 15.471 2,70 340,02 6 Jaken 68,5 21 21 42.794 15.931 2,69 624,55 7 Batangan 50,7 18 18 41.265 14.161 2,91 814,55 8 Juwana 55,9 29 29 91.282 29.015 3,15 1632,08 9 Jakenan 53,0 23 23 40.403 16.844 2,40 761,75 10 Pati 42,5 24 5 29 104.051 31.723 3,28 2448,84 11 Gabus 55,5 24 24 52.470 19.592 2,68 945,24 12 Margorejo 61,8 18 18 56.731 20.332 2,79 917,83 13 Gembong 67,3 11 11 42.785 12.769 3,35 635,74 14 Tlogowungu 94,5 15 15 49.533 16.086 3,08 524,38 15 Wedarijaksa 40,9 18 18 58.294 20.463 2,85 1427,03 16 Trangkil 42,8 16 16 59.946 21.007 2,85 1399,30 17 Margoyoso 60,0 22 22 71.029 21.238 3,34 1184,41 18 Gunungwungkal 61,8 15 15 35.357 12.593 2,81 572,12 19 Cluwak 69,3 13 13 42.818 16.225 2,64 617,78 20 Tayu 47,6 21 21 65.022 20.929 3,11 1366,30 21 Dukuhseti 81,6 12 12 56.689 15.199 3,73 694,80 JUMLAH (KAB/KOTA) 1.503,7 401 5 406 1.207.399 414.085 2,92 802,96
Sumber: - Kantor Statistik Kabupaten/Kota
JUMLAH PENDUDUK JUMLAH
NO KECAMATAN
DESA KELURAHAN DESA +
TABEL 2
JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN DAN KELOMPOK UMUR KABUPATEN/KOTA PATI
TAHUN 2014
JUMLAH PENDUDUK
LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI+PEREMPUAN RASIO JENIS KELAMIN
1 2 3 4 5 6 1 0 - 4 47.797 44.756 92.553 106,79 2 5 - 9 50.614 48.155 98.769 105,11 3 10 - 14 53.437 50.808 104.245 105,17 4 15 - 19 49.793 49.195 98.988 101,22 5 20 - 24 38.080 42.998 81.078 88,56 6 25 - 29 43.913 50.168 94.081 87,53 7 30 - 34 45.860 49.856 95.716 91,98 8 35 - 39 43.903 47.785 91.688 91,88 9 40 - 44 45.221 49.702 94.923 90,98 10 45 - 49 43.142 45.719 88.861 94,36 11 50 - 54 37.827 37.559 75.386 100,71 12 55 - 59 28.548 26.342 54.890 108,37 13 60 - 64 18.682 22.441 41.123 83,25 14 65 - 69 15.978 20.134 36.112 79,36 15 70 - 74 12.148 17.260 29.408 70,38 16 75+ 11.927 17.651 29.578 67,57 JUMLAH 586.870 620.529 1.207.399 94,58
ANGKA BEBAN TANGGUNGAN (DEPENDENCY RATIO) 48
Sumber: - Kantor Statistik Kabupaten/kota - Sumber lain…... (sebutkan)
DAN IJAZAH TERTINGGI YANG DIPEROLEH MENURUT JENIS KELAMIN KABUPATEN/KOTA PATI
TAHUN 2014
LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI+
PEREMPUAN LAKI-LAKI PEREMPUAN
LAKI-LAKI+ PEREMPUAN
1 2 3 4 5 6 7 8
1 PENDUDUK BERUMUR 10 TAHUN KE ATAS 488.459 527.618 1.016.077
2 PENDUDUK BERUMUR 10 TAHUN KE ATAS YANG
MELEK HURUF 0 0,00 0,00 0,00
3 PERSENTASE PENDIDIKAN TERTINGGI YANG DITAMATKAN:
a. TIDAK MEMILIKI IJAZAH SD 0 0,00 0,00 0,00
b. SD/MI 0 0,00 0,00 0,00
c. SMP/ MTs 0 0,00 0,00 0,00
d. SMA/ MA 0 0,00 0,00 0,00
e. SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN 0 0,00 0,00 0,00
f. DIPLOMA I/DIPLOMA II 0 0,00 0,00 0,00
g. AKADEMI/DIPLOMA III 0 0,00 0,00 0,00
h. UNIVERSITAS/DIPLOMA IV 0 0,00 0,00 0,00
i. S2/S3 (MASTER/DOKTOR) 0 0,00 0,00 0,00
Sumber : Pati dalam Angka 2014 TABEL 3
JUMLAH PERSENTASE
PENDUDUK BERUMUR 10 TAHUN KE ATAS YANG MELEK HURUF
TABEL 4 KABUPATEN/KOTA PATI TAHUN 2014 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1 Sukolilo Sukolilo I 337 8 345 377 5 382 714 13 727 Sukolilo II 317 0 317 307 2 309 624 2 626 2 Kayen Kayen 508 6 514 517 0 517 1.025 6 1.031 3 Tambakromo Tambakromo 337 2 339 310 1 311 647 3 650 4 Winong Winong I 234 0 234 223 0 223 457 0 457 Winong II 165 1 166 164 0 164 329 1 330 5 Pucakwangi Pucakwangi I 185 2 187 144 1 145 329 3 332 Pucakwangi II 114 1 115 88 1 89 202 2 204 6 Jaken Jaken 266 3 269 326 1 327 592 4 596 7 Batangan Batangan 326 8 334 257 5 262 583 13 596 8 Juwana Juwana 781 8 789 654 7 661 1.435 15 1.450 9 Jakenan Jakenan 346 0 346 265 0 265 611 0 611 10 Pati Pati I 377 4 381 391 5 396 768 9 777 Pati II 343 3 346 309 3 312 652 6 658 11 Gabus Gabus I 256 0 256 221 0 221 477 0 477 Gabus II 243 1 244 187 1 188 430 2 432 12 Margorejo Margorejo 494 5 499 298 6 304 792 11 803 13 Gembong Gembong 360 4 364 456 3 459 816 7 823 14 Tlogowungu Tlogowungu 369 6 375 328 3 331 697 9 706 15 Wedarijaksa Wedarijaksa I 280 2 282 257 2 259 537 4 541 Wedarijaksa II 187 2 189 177 2 179 364 4 368 16 Trangkil Trangkil 435 0 435 437 2 439 872 2 874 17 Margoyoso Margoyoso I 264 3 267 251 1 252 515 4 519 Margoyoso II 273 6 279 305 0 305 578 6 584 18 Gunungwungkal Gunungwungkal 249 2 251 247 2 249 496 4 500 19 Cluwak Cluwak 315 0 315 252 3 255 567 3 570 20 Tayu Tayu I 370 2 372 318 1 319 688 3 691 Tayu II 175 0 175 195 3 198 370 3 373 21 Dukuhseti Dukuhseti 449 2 451 321 3 324 770 5 775 JUMLAH (KAB/KOTA) 9.355 81 9.436 8.582 63 8.645 17.937 144 18.081 8,6 7,3 8,0
ANGKA LAHIR MATI PER 1.000 KELAHIRAN (DILAPORKAN)
JUMLAH KELAHIRAN MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN DAN PUSKESMAS
MATI HIDUP + MATI
LAKI-LAKI LAKI-LAKI + PEREMPUAN
HIDUP MATI HIDUP + MATI
JUMLAH KELAHIRAN
NO KECAMATAN NAMA
PUSKESMAS
HIDUP
PEREMPUAN
TABEL 5
JUMLAH KEMATIAN NEONATAL, BAYI, DAN BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN/KOTA PATI TAHUN 2014 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 1 Sukolilo Sukolilo I 1 1 0 1 1 1 0 1 2 2 0 2 Sukolilo II 4 5 0 5 0 0 0 0 4 5 0 5