• Tidak ada hasil yang ditemukan

Desain Fisik 1. Desain Database

Dalam dokumen 4. ANALISA DAN PEMBAHASAN (Halaman 28-112)

Berikut adalah desain fisik dari file yang ada dalam sistem baru. Tipe data menggunakan tipe data dalam Microsoft Access. Tipe-tipe data dapat dilihat pada tabel-tabel berikut ini:

Tabel 4.1 Departemen

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Kode Dept

Tabel 4.2 Shift Kerja

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Kode Shift

Tabel 4.3 Bahan Baku

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Kode BB

Tabel 4.4 Barang Jadi

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Kode dept

Tabel 4.5 Barang Setengah Jadi

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Kode BS

Nama Barang Kode dept Kode BJ Satuan

Kode barang setengah jadi Nama barang

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Kode Mesin

Tabel 4.7 Master Gaji

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Kode Gaji

Tabel 4.8 Aktivitas Tenaga Kerja

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Kode Akt

Tabel 4.9 Tenaga Kerja

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Kode TK

Kode Gaji

Tabel 4.10 Bill of Material

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Kode BOM

Nama BOM Kode BJ Jumlah Brg dihasilkan

Kode Bill of Material Nama Bill of Material Kode Barang Jadi

Tabel 4.11 Detail Bill of Material

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Kode BOM

Kode BB Jumlah

Kode Bill of Material Kode Bahan Baku

Tabel 4.12 Bill of Material Department

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Kode BD

Kode BOM Kode Dept Jumlah

Kode Bill of Material Department

Kode Bill of Material Kode Departemen Jumlah seluruh bahan baku dan barang setengah jadi Tabel 4.9 Tenaga Kerja (sambungan)

Tabel 4.13 Detail Bill of Material Department

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Kode BD

Kode BB Kode BJ Jumlah

Kode Bill of Material Department

Kode Bahan Baku Kode Barang Jadi Jumlah bahan baku dan barang setengah jadi yang dibutuhkan di departemen

Tabel 4.14 Operating List

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Kode OL

Kode BD

Kode Mesin

Kode operating list Kode Bill of Material Department

Tabel 4.15 Target Produksi

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Kode TP

Tabel 4.16 Detail Target Produksi

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Kode TP

Tabel 4.17 Perencanaan Produksi

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Kode PP Kode Bill of Material Kode Bill of Material Department

Tabel 4.18 Detail Perencanaan Produksi

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Kode PP pada Bill of Material dengan jumlah Barang

Tabel 4.19 Perencanaan Pemakaian Tenaga Kerja

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Kode PPTK Kode Bill of Material Department

Tabel 4.20 Detail Perencanaan Pemakaian Tenaga Kerja

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Kode PPTK

Tabel 4.21 Material Issue Slip

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Kode MIS

Kode Dept Kode PP

Tanggal

Kode Material Issue Slip Kode Departemen

Tabel 4.22 Detail Material Issue Slip

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Kode MIS

Kode BB Jumlah BB

Kode Material Issue Slip Kode Bahan Baku

Tabel 4.23 Move Ticket

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Kode MT

Tabel 4.24 Detail Move Ticket

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Kode MT

Tabel 4.25 Product record card

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Kode PRC

Kode PP

Tanggal

Kode product record card Kode Perencanaan

Tabel 4.26 Detail Product record card

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Kode PRC

Kode BJ Jumlah

Kode product record card Kode Barang Jadi

Tabel 4.27 Job Time Card

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Tanggal JTC

Kode PPTK

Kode dept Tanggal

Tanggal Job Time Card Kode Perencanaan

Tabel 4.28 Detail Job Time Card

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci

Tanggal JTC Tanggal Job Time Card Date PK,FK1

Total Jam Gaji per jam Total gaji

Total Jam Gaji per jam

Total Gaji (perkalian total jam dengan gaji per jam)

Number Currency Currency

Tabel 4.29 Kartu Stok Produksi

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Kode KSP

Kode Kartu Stok Produksi Kode Departemen

Kode Bahan Baku

Tanggal masuk dan keluar Jumlah barang masuk Harga per unit

Harga total Bahan Baku masuk

Jumlah barang keluar Harga per unit

Harga total Bahan Baku keluar

Tabel 4.30 Keterangan Akun

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Kode Akun

Tabel 4.31 Work In Process

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Periode WIP

Kode PP

Periode Work In Process Kode Perencanaan Tabel 4.28 Detail Job Time Card (sambungan)

Kode MT Kode Move Ticket Text 8 FK2

Tebl 4.32 Detail Work In Process

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Periode WIP

Kode BS

Jumlah BS

Periode Work In Process Kode Barang setenagah

Tabel 4.33 Biaya Material

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Periode BM

Kode Material Issue SLip Total Biaya Material

Tabel 4.34 Detail Biaya Material

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Periode BM

Tabel 4.35 Biaya Tenaga Kerja

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Periode BTK Periode biaya Tenaga

Kerja

Date PK

Tabel 4.31 Work In Process (sambungan)

Kode Akun Tanggal JTC Total BTK

Kode Akun

Tanggal Job Time Card Total Biaya Tenaga Kerja

Text Date Currency

14 FK2

FK3

Tabel 4.36 Detail Biaya Tenaga Kerja

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Periode BTK

Kode TK Jumlah

Periode biaya tenaga kerja Kode tenaga kerja

Jumlah dari perkalian Jam di Job Time Card dengan

Tabel 4.37 Biaya Material tidak langsung

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Periode IM

Kode Material Issue Slip Total Indirect Material

Tabel 4.38 Detail Biaya Material Tidak Langsung

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Periode IM

Harga total Bahan Baku

Date

Tabel 4.39 Biaya Tenaga Kerja Tidak langsung

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci

Periode IL Periode Indirect Labour Date PK

Tabel 4.35 Biaya Tenaga Kerja (sambungan)

Kode Dept

Tanggal Job Time Card Total Indirect Labour

Tabel 4.40 Detail Biaya Tenaga Kerja Tidak langsung

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Periode IL kerja dengan gaji per jam

Date

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Kode Gedung

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Kode Equip Tabel 4.39 Biaya Tenaga Kerja Tidak langsung (sambungan)

Tabel 4.43 Jurnal Penyusutan

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci No. Urut

Tabel 4.44 Detail Jurnal Penyusutan Mesin

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci No. Urut

Tabel 4.45 Detail Jurnal Penyusutan Gedung

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci No. Urut

Tabel 4.46 Detail Jurnal Penyusutan Equipment

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci No. Urut

Tabel 4.47 Alokasi Overhead

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Kode BO

No. Urut

Tabel 4.48 Persentase Overhead per Produk

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Periode %

Kode Dept Kode Akun Kode BJ Persentase

Periode persentase biaya Overhead

Tabel 4.49 Biaya Overhead

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Periode BO

Periode persentase biaya Overhead

Tabel 4.50 Tingkat Penyelesaian

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Kode TkP Tabel 4.47 Alokasi Overhead (sambungan)

Persentase Persentase Overhead Number

Tabel 4.51 COGM

Nama Field Keterangan Jenis Data Panjang Data Kunci Periode

2. Access Control Matrix

Access Control Matrix menggambarkan bagian atau siapa saja yang berhak mengakses form-form input di dalam suatu sistem informasi terkomputerisasi . Pada perusahaan ini, ada 5 bagian yang terlibat di dalam form-form input, yaitu Direktur, Manager Produksi, Kepala Bagian Produksi, Pengawas di tiap Departemen, dan Bagian Pembukuan. Di mana bagian-bagian tersebut memiliki akses yang berbeda-beda, ada yang hanya dapat membaca (R-Read), ada yang berhak membuat atau mengisi form tersebut (C-Create), ada juga yang berhak mengganti-ganti isi form terbut (U-Update), ada juga yang berhak menghapus (D-Delete), ada yang bisa mencetak laporan tersebut (P-Print), dan ada juga yang tidak bisa mengkases form tersebut, karena bagian tersebut tidak membutuhkan akses untuk form-form tertentu (N-None). Access Control Matrix di perusahaan ini, digambarkan dalam bentuk tabel di bawah ini:

Tabel 4.52 ACM Desain Output Desain Output

Tabel 4.50 Tingkat Penyelesaian(sambungan)

Tabel 4.53 ACM Desain Input

3. Desain Output

Adapun Pengendalian aplikasi atas output dari laporan ini adalah:

- Waste yang terdapat di perusahaan denga adanya mesin penghancur dokumen, untuk mencegah penyalahgunaan laporan ini.

Output yang dihasilkan dari sistem informasi terkomputerisasi ini adalah:

a. Laporan Pemakaian Bahan Baku

Laporan pemakaian bahan baku berfungsi untuk perhitungan biaya bahan baku selama periode tersebut. Laporan ini di hasilkan oleh Bagian Produksi dan digunakan oleh Bagian Pembukuan.

Gambar 4.9 View Laporan Pemakaian Bahan Baku

Gambar 4.10 Print Laporan Pemakaian Bahan Baku

b. Laporan Pemakaian Tenaga Kerja

Laporan ini berfungsi untuk perhitungan biaya tenaga kerja, dan sekaligus mengetahui bahwa tenga kerja yang ditugaskan telah melakukan tugasnya atau

tidak. Laporan ini dihasilkan oleh Bagian Produksi dan dibutuhkan oleh Bagian Pembukuan.

Gambar 4.11 View laporan tenaga kerja berdasarkan 1 tenaga kerja

Gambar 4.13 View laporan tenaga kerja per hari

Gambar 4.14 Print laporan tenaga kerja per hari

c. Laporan Hasil Produksi

Laporan ini memberi informasi kepada yang membuat Perencanaan Produksi atau Manager Produksi. Dengan laporan ini user (pembuat Perencanaan Produksi) dapat memproduksi sejumlah jumlah barang yang belum selesai diproduksi atau

dengan nama lain kekurangannya. Laporan ini dihasilkan oleh Bgaian Pengawas Produksi.

Laporan ini dapat dilihat per bulan dan per tahun. Per bulan untuk mengetahui jumlah barang apa saja yang sudah diproduksi dalam bulan itu saja (hingga hari ini).

Laporan Produksi, default-nya : data yang disajikan merupakan akumulasi jumlah yang telah diproduksi pada bulan sesuai dengan bulan sistem. Jika disearch baru akan mencari sesuai apa yang dicari.

Gambar 4.15 View Laporan Hasil Produksi

Di bagian manager produksi, supaya mengetahui berapa banyak barang yang telah diproduksi (hanya untuk mengontrol saja)

Gambar 4.16 Print Laporan hasil produksi

d. Laporan Harga Pokok Produksi

Laporan ini berfungsi untuk memberikan informasi kepada Direktur, Manager Pembukuan, dan Manager Produksi. Laporan ini dihasilkan oleh Bagian Pembukuan.

Gambar 4.17 View equvalent unit

Gambar 4.18 Print equivalent unit

Gambar 4.19 view cost per euivalent unit

Gambar 4.20 Print cost per equivalent unit

Gamabr 4.21 view total C OGM

Gambar 4.22 Print total COGM

4. Desain Input a. Menu Log In

Main Menu (Untuk LOG IN)

Menu Log in berfungsi untuk memberikan hak akses bagi setiap user yang bertanggung jawab menjalankan sistem ini.

Gambar 4.23 Main Menu Log In Main menu log in ini terdiri atas:

- Textbox Username di isi menurut username di masing-masing bagian yang terlibat. Tiap bagian yang bisa mengakses, memiliki username yang berbeda-beda.

- Textbox Password di isi menurut password dan username di setiap bagian yang dapat mengkases sistem ini. Tiap bagian memiliki password sendiri-sendiri yang berkaitan dengan username di setiap bagian itu.

- Tombol Log In untuk masuk ke sistem sekaligus untuk mengetahui apakah username dan password yang dimasukkan sudah benar atau salah. Jika salah maka akan muncul Message box seperti ini:

Gambar 4.24 Message box kesalahan melakukan Log In.

Toleransi kesalahan dalam hal ini hanya diberi tiga kali kesempatan, apabila masih tetap salah, maka sistem akan diblokir (tidak bisa di akses lagi). Untuk dapat mengaksesnya lagi perlu adanya bagian IT yang dapat mengembalikan sistem ini seperti semula.

- Tombol cancel untuk membersihkan tulisan. Jika belum di isi, maka tidak akan terjadi apa-apa. Tetapi jika telah di isi dan tombol ini ditekan, maka akan muncul

Gambar 4.25 Message box untuk membatalkan Jika dipilih Yes, maka tulisan akan hilang semua.

Pengendalian aplikasi atas main menu log in adalah:

- Validity check terdapat pada kecocokkan antara username dan password, apabila tidak cocok, maka akan muncul Message box seperti gambar

Menu keseluruhan

Gambar 4.26 Menu keseluruhan

Setelah Log In, maka akan muncul menu-menu yang berbeda-beda, sesuai dengan otoritas yang telah ditetapkan.

Manager Produksi

Pada bagian ini, hanya dapat di akses oleh Manager Produksi.

Gambar 4.27 Menu Master di Manager Produksi Menu Master teridiri dari:

- Departemen yang hanya berisi form - Barang Jadi yang berisi form dan view - Bill of Material yang berisi form dan view - Operating List yang berisi form dan view - Shift kerja yang berisi form.

- Alokasi Biaya Overhead per Produk yang berisi form dan view.

Gambar 4.28 Menu Produksi di Manager Produksi Menu Produksi terdiri dari:

- Target Produksi yang berisi form dan view.

- Perencanaan Produksi yang berisi form dan view.

- Perencanaan Pemakaian Tenaga Kerjayang berisi form dan view.

Gambar 4.29 Laporan di Manager Produksi Menu laporan terdiridari:

- Laporan hasil produksi yang hanya dapat di view serta di Print - Laporan Job Time Card yang bisa di view dan di Print

- Laporan pemakaian bahan baku yang bisa di view dan di Print.

- View perencanaan produksi akhir.

Gambar 4.30 Menu Informasi di Manager Produksi

Menu informasi merupakan informasi yang dibutuhkan oleh manager produksi, terdiri dari:

- View bahan baku - View mesin

Kepala Bagian Produksi

Gambar 4.31 Menu Produksi di kepala Bagian Produksi Menu produksierdiri dari:

- Persentase tingkat penyelesaian yang berisi form dan view.

Gambar 4.32 Menu Barang di Kepala Bagian Produksi Menu Barang terdiri dari:

- Barang setengah jadi yang berisi form dan view

Gambar 4.33 Menu Informasi di Kepala Bagian Produksi Menu Informasi terdiri dari:

- View perencanaan produksi

- View perencanaan pemakaian tenaga kerja - View work in process

Gambar 4.34 Menu Laporan di Kepala Bagian Produksi Menu Laporan hanya dapat di view dan di Print, menu ini terdiri dari:

- Laporan hasil produksi yang bisa di vew dan di Print - Laporan Job Time Card yang bisa di view dan di Print

- Laporan pemakaian bahan baku yang bisa di view dan di Print.

- View perencanaan produksi akhir.

Bagian Pengawas Produksi

Pada Bagian ini terdiri dari 3 user yang dapat mengakses, yaitu pengawas di

Gambar 4.35 Menu Produksi di Pengawas Produksi departemen 2 Menu produksierdiri dari:

- Job Time Card yang berisi form dan view.

Gambar 4.36 Menu Barang di Pengawas Produksi departemen 2

Menu Barang di departemen 1 dan di departemen 2 berbeda dengan yang di departemen 3, dikarenakan perpindahan barang yang dilakukan di departemen 1 dan di departemen 2 menggunakan move ticket, sedangkan di departemen 3 menggunakan product record card, menu barang terdiri dari:

- Material Issue Slip yang berisi form dan view.

- Move ticket (hanya ada di departemen 1 dan departemen 2) yang berisi form dan dapat di print.

- Product record card (hanya ada di departemen 3) yang berisi form dan dapat di print..

- Barang setengah jadi yang berisi form.

Gambar 4.37 Menu Informasi di Pengawas Produksi departemen 2

Menu Informasi merupakan informasi yang dibutuhkan oleh tiap-tiap pengawas di masing-masing departemen,. Menu informasi di departemen 2 dan departemen 3 berbeda dengan yang di departemen 1, dikarenakan departemen 2 dan departemen 3 menerima kiriman barang dari departemen sebelumnya, dan setelah menerima, departemen tersebut mengkonfirmasikan dengan menggunakan konfirmasi move ticket. Sedangkan di departemen 1 merupakan proses produksi awal, jadi tidak akan muncul konfirmasi move ticket, karena departemen 1 hanya menerima bahan baku dari gudang. Menu informasi terdiri dari:

- View perencanaan produksi

- View perencanaan pemakaian tenaga kerja

- Konfirmasi move ticket (hanya di departemen 2 dan departemen 3) - Konfirmasi product record card (hanya di Bagian Gudang)

- View work in process

Gambar 4.38 Menu Laporan di Pengawas Produksi departemen 2 Menu Laporan hanya dapat di view dan di Print, menu ini terdiri dari:

- Laporan hasil produksi yang bisa di view dan di Print - Laporan Job Time Card yang bisa di view dan di Print

- Laporan pemakaian bahan baku yang bisa di view dan di Print.

- View perencanaan produksi akhir.

Bagian Pembukuan

Bagian ini hanya dapat diakses oleh Bagian Pembukuan.

Gambar 4.39 Menu Master di Bagian Pembukuan Menu Master terdiri dari:

- Master Keterangan Akun yang berisi form dan view.

- Alokasi biaya overhead yang berisi form dan view.

Gambar 4.40 Menu Accounting di Bagian Pembukuan Menu accounting terdiri dari:

- Jurnal umum

- View biaya overhead

- View alokasi biaya overhead per produk - View persentase tingkat penyelesaian

Gambar 4.41 Menu Laporan di Bagian Pembukuan Menu laporan terdiri dari:

- Laporan Harga Pokok Produksi yang bisa di view dan di Print.

Gambar 4.42 Menu Lain-lain di Bagian Pembukuan Menu lain-lain terdiri dari:

- View barang jadi

- View barang setengah jadi

- View laporan pemakaian bahan baku - View laporan job time card

- View perencanaan produksi akhir

b. Departemen

Master Departmen berfungsi sebagai penjelasan bahwa di perusahaan ini memiliki 3 departemen produksi. Dan master ini digunakan di masing-masing departemen untuk menggambarkan form yang terkait tersebut di inputkan di departemen berapa. Untuk menelusuri asal penginputan dilakukan.

Gambar 4.43 Form Departemen Form Departemen terdiri atas:

- Textbox Kode Departemen berisi kode departemen yang terdiri dari 1 huruf dan 1 angka yang melambangkan departemen.

- Textbox Nama Departemen berisi nama departemen yang terlibat dalam proses produksi di perusahaan ini.

- Tombol save berfungsi untuk menyimpan data yang telah di inputkan. Waktu tombol save di click, akan muncul Message box seperti ini:

Gambar 4.44 Message box untuk menyimpan data Jika Yes, maka akan muncul:

- Tombol cancel untuk membersihkan tulisan. Jika belum di isi, maka tidak akan terjadi apa-apa. Tetapi jika telah di isi dan tombol ini ditekan, maka akan muncul gambar 4.25

Pengendalian aplikasi atas form departemen adalah:

- Missing data checks untuk mengecek apakah suatu field di isi atau kosong.

Hal ini membuktikan bahwa semua field yang tersedia harus di semua.

Apabila ada field yang tidak terisi, maka akan muncul Message box seperti ini

Gambar 4.46 Message box kelengkapan pengisian data.

c. Shift kerja

Master Shift kerja berfungsi sebagai penjelasan bahwa tenaga kerja yang terkait tersebut telah bekerja di shift berapa. Di dalam perusahaan, di masing-masing departemen memiliki kebijakan shift kerja yaitu ada 3 macam shift kerja.

Gambar 4.47 Form Shift Kerja

Form shift kerja terdiri atas:

- Textbox Kode shift berisi kode shift tenaga kerja terdiri dari 1 hurf dan 1 angka yang melambangkan shift.

- Textbox waktu kerja berisi jam mulai dan jam akhir yang terkait dengan shift yang telah ada di kebijakan perusahaan selama ini.

- Tombol Save berfungsi untuk menyimpan data yang telah diinputkan, jika di click akan muncul Gambar4.44 dan Gambar 4.45

- Tombol cancel untuk membersihkan tulisan. Jika belum di isi, maka tidak akan terjadi apa-apa. Tetapi jika telah di isi dan tombol ini ditekan, maka akan muncul Gambar 4.25

Pengendalian yang terkait dorm shift kerja ini adalah:

- Missing data checks untuk mengecek apakah suatu field di isi atau kosong..

Hal ini membuktikan bahwa semua field yang tersedia harus di semua.

Apabila ada field yang tidak terisi, maka akan muncul Message box seperti gambar 4.46

d. Barang Jadi

Form Barang Jadi ini berisi tentang macam-macam barang jadi yang diproduksi oleh perusahaan, dan apabila ada penambahan barang jadi atau penabahan jenis produksi, dapat di simpan di form ini. Form ini menggambarkan barang jadi di setiap deprtemen produksi. Hal ini dapat dilihat dari kode barang yang telah menggambarkan departemennya.

Gambar 4.48 Form Master Barang Jadi Form Master Barang jadi terdiri atas:

- Combo Box Kode Departemen menggambarkan jenis departemen yang terkait dengan barang jadi tersebut.

- Field kode barang jadi terisi otomatis, setelah memasukkan kode departemen.

Kode barang jadi berisi kode barang jadi. Kode barang jadi ini terdiri dari huruf, tanda baca, dan angka. Di depan kode angka mencerminkan letak barang jadi di masing-masing departemen. Misalnya kode departemen dipilih D1, maka otomatis akan keluar BJ-100001. 5 angka di belakang akan muncul secara berurutan, dan tidak akan berulang, karena kode barang jadi ini bersifat sebagai primary key .

- Textbox keterangan berisi nama barang jadi tersebut, sekaligus mencerminkan nama dari kode barang jadi tersebut.

- Textbox satuan berisi nama satuan yang digunakan. Barang jadi dari

- Textbox satuan berisi nama satuan yang digunakan. Barang jadi dari

Dalam dokumen 4. ANALISA DAN PEMBAHASAN (Halaman 28-112)

Dokumen terkait