HASIL DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
2. Design (Tahap Merancang) 3. Menyusun tes kriteria
Pada tahap ini, penulis menyusun instrumen yang digunakan untuk menilai kevaliditasan dari media pembelajaran (angket validasi), menyusun instrumen yang digunakan untuk menilai kepraktikalitasan dari media pembelajaran (angket praktikalitas), dan menyusun instrumen yang digunakan untuk menilai keefektifitasan dari media pembelajran (angket efektifitas). Angket-angket tersebut akan diberikan kepada pakar-pakarnya sesuai dengan bidang keahliannya sebagaimana dilihat pada halaman lampiran.
4. Memilih media pembelajaran
Kegiatan memilih media ini dilakukan untuk menentukan media yang tepat untuk sesuai dengan materi pembelajaran.
Proses pemilihan media disesuaikan dengan analisis materi yang ada pada bagian tahap pendefinisian. Adapun media yang akan dirancang adalah media dalam bentuk video tutorial yang dirancang menggunakan aplikasi Corel Video Studio dan software pendukung yang digunakan aplikasi Adobe Flash CS6.
77
5. Pemilihan metode pembelajaran dan bentuk penyajian pembelajaran
Media pembelajaran yang penulis dunakan adalah media dalam bentuk video. Pada media dalam bentuk video ini yang akan ditampilkan didepan kelas dengan bantuan infokus.
Sedangkan metode pembelajaran yang cocok digunakan untuk media ini adalah metode ceramah/konvensial. Hal ini dikarenakan pesrta didik akan diinstruksikan oleh pendidik untuk melihat tayangan media pembelajaran berbasis video yang ditampilkan. Setelah itu peserta didik langsung mempraktekan materi yang ditampilkan guru sebelumnya.
6. Mensimulasikan penyajian materi dengan media
Pada tahapan ini penulis merancang rancangan awal dari media berbasis video tutorial ini terlebih dahulu. Setelah itu rancangan media tersebut disimulasikan kepada para pakarnya seperti dosen atau guru bidang studi. Bidang keahlian yang sama. Pada saat mensimulasikan penyajian materi dengan media kepada para pakarnya tersebut, penulis validitas tersebut, ada beberapa perbaikan dari rancangan yang telah penulis rancang sesuai dengan saran-saran dari validator.
3. Develop (Mengembangkan) a. Concept (Tahap Pengopsepan)
Media pembelajaran berbasis video tentang kosakata (vocabulary). Adapun gagasan dari pembuatan rancangan media pembelajaran ini adalah untuk menarik minat dan perhatian peserta didik. Sehingga kegiatan pembelajran yang dilakukan guru mata pelajaran Bahasa Inggris tentang kosakata (vocabulary) untuk mengenal kosakata (vocabulary) dengan baik dan mudah difahami oleh peserta didik dan juga membuat guru lebih mudah menerangkan materi yang akan disampaikan kepada peserta didik.
Perancangan media pembelajaran berbasis video tentang kosakata (vocabulary) ini hasil akhirnya adalah berupa media pembelajaran dengan format media yang disimpan dalam media penyimpanan menggunakan media pada komputer atau flash disk, dan juga penulis telah mengupload media pembelajaran ini ke youtube agar lebih memudahkan siswa untuk melihat materi pelajarannya melalui HP ataupun Komputer, pengguna hanya dapat melihat dan mendengarkan langsung proses belajar tersebut, dan juga dapat melakukan interaksi dan mempraktekkan langsung materi yang ada dalam video tersebut. Penyajian media pembelajaran ini menggunakan,
79
suara, gambar, dan animasi yang menarik serta kombinasi warna sehingga dapat menarik perhatian peserta didik.
Perancangan media pembelajaran berbasis video ini menggunaakan dua aplikasi utama, yaitu Aplikasi Corel Video Studio untuk mengedit atau membuat video dan aplikasi Adobe Flash CS6 untuk membuat media yang berguna untuk menjalankan video.
b. Design (Tahap Perancangan)
Pada tahap ini dilakukan perancangan struktur navigasi, storyboard, dan user interfase.
1) Design Struktur Navigasi
Struktur menu navigasi media pembelajaran berbasis video tutorial dan kosakata (vocabulary) ini menggunakan desain hirarki model, karena media yang di tampilkan melalui video ini memungkinkan peserta didik dapat memahami materi yang di sajikan dalam bentuk video tutorial yang ditampilkan menggunakan komputer/leptop beserta infokus.
a) Struktur Navigasi Menu Intro
Struktur navigasi menu intro ini menjelaskan lokasi halaman pertama dan dilanjutkan kemenu utama langsung menjelaskan materi yang akan dibahas dalam
video sebelum melakukan pembelajaran. Hal tersebut dapat dilihat pada gambar dibawah ini:
Gambar 4.1 Struktur Navigasi Intro b) Struktur Navigasi KI dan KD
Struktur navigasi ki dan kd menjelaskan tentang pembelajaran yang disampaikan pada awal masuk materi baru. Hal tersebut dapat dilihat pada gambar berikut ini
Gambar 4.2 struktur Navigasi KI dan KD c) Struktur Navigasi Penjelasan Materi
Struktur navigasi materi menjelaskan materi tentang kosakata (vocabulary) yang di pelajari, dan selalu berhubungan dengan materi sebelumnya. Hal tersebut dapat dilihat pada gambar berikut ini:
Intro
KI dan KD Intro
Menu Utama
81
Intro
Materi Sekolah
Rumah
Berisi tentang benda-benda yang ada didalam tas sekolah
Berisi tentang benda-benda yang ada didalam kelas
Berisi tentang benda-benda yang ada di dalam ruangan sekolah
KI dan KD
Berisi tentang benda-benda di ruangan tamu
Berisi tentang benda-benda di kamar tidur
Berisi tentang benda-benda di dapur
Texs Descriptive Latihan
Gambar 4.3 struktur Navigasi Penjelasan Materi Latihan
Video motivasi
d) Struktur Navigasi Penutup
Struktur navigasi profil menjelaskan profil dari penulis. Hal tersebut dapat dilihat gambar berikut ini:
Gambar 4.4 struktur Navigasi Penutup 2) Design Storyboard
Gambar dari movie, bentuk visual perancangan, audio, durasi, dan keterangan yang akan dibuat pada perancangan Storyboard. Hasil dari perancangan Storyboard akan menjadi acuan dalam pembuatan tampilan media pembelajaran ini. Storyboard pada movie awal adalah intro atau halaman pembuka, selanjutnya materi tentang kosakata (vocabulary) dan di pertengahan durasi akan dilakukan latihan dan dilanjutkan dengan materi selanjutnya.
Perancangan Storyboard secara singkat untuk setiap movie dapat dilihat pada tabel dibawah ini:
Intro
KI & KD
Materi Latihan Penutup Video
83
Tabel 4.1 Storyboard Secara ringkas
Scene 1 Intro
Scene 2 KI dan KD
Scene 3 Materi
Scene 4 Latihan
Scene 5 Materi
Scene 6 Profil
Scene 7 Penutup
Scene 8 Video
Storyboard dikembangkan untuk setiap menu yaitu:
1. Scene 1 – Intro, merupakan halaman intro dari sistem media pembelajaran Bahasa Inggris.
2. Scene 2 - KI dan KD, merupakan KI dan KD media pembelajaran bahasa inggris.
3. Scene 3 – Materi, merupakan pembahasan materi tentang kosakata (vocabulary) dan membandingkan fungsi sosial, struktur teks dan unsur-unsur kebahasaan.
4. Scene 4 – Latihan, merupakan latihan yang menghubungkan materi sebelumnya.
5. Scene 5 – Materi, merupakan pembahasan tentang text discriptive dan bagian-bangiannya.
6. Scene 6 – Profil, merupakan tampilan tentang informasi dari penulis.
7. Scene 7 – Terimakasih, merupakan ucapan terimakasih penulis.
8. Scene 8 – Video, merupakan video mengenai tentang bagaimana cara berbahasa inggris dengan mudah dan lancar.
3) Design Interface
Media pembelajaran Bahasa Inggris ini di rancang untuk siswa MTs sederajat, maka perancangan yang dibuat banyak menggunakan animasi agar siswa tertarik menggunakan aplikasi ini sebagai media pembelajaran.
Unsur tersebut disempurnakan dengan menambah musik latar yang sesuai dengan tema multimedia, dibuat menggunakan asimasi sederhana namun tetap menarik perhatian perserta didik agar tidak bosan dalam proses pembelajaran.
Hal ini dimaksudkan agar media terlihat menarik dengan kombinasi warna.
85
Tabel 4.2 Perancangan Interface
Scene Visual Image Audio
5 Background
c. Obtaining Content Material (Pengumpulan bahan/materi) Obtaining Content Material adalah tahap pengumpulan bahan. Dimana ada sebagian bahan yang dikumpulkan melalui hasil observasi sebelumnya mengenai materi pembelajaran Bahasa Inggris tentang kosakata (vocabulary). Bahan yang dikumpulkan adalah image atau gambar, audio, background,
Materi tentang
87
materi pelajaran Bahasa Inggris yang sudah diperoleh dari silabus dan image-image pendukung pada praktiknya, tahap ini bisa dilakukan secara paralel dengan tahap assembly.
Beberapa data informasikan yang harus dikumpulkan untuk memulai pembuatan aplikasi ini adalah sebagai berikut:
1. Data teks yang digunakan adalah teks tentang materi pelajaran Bahasa Inggris yang didapat melalui observasi pada guru mata pelajaran Bahasa Inggris tentang kosakata (vocabulary).
2. Data audio yang digunakan adalah musik dan suara cara pengucapan bahasa inggris pada materi tentang kosakata (vocabulary) yang akan dibuat.
3. Data grafik atau image yang digunakan adalah image backgroun dan image dan gif yang bisa bergerak yang dibuat menggunakan Adobe Flash Profesional CS6.
d. Assembly (Tahap Pembuatan)
Assembly adalah tahap pembuatan seluruh objek multimedia berdasarkan perancangan yang telah dilakukan sebelumnya.
1. Pembuatan Video Corel Video Studio
Pada pembuatan video ini peneliti membuatnya pada aplikasi corel video studio yang mendukung dalam pembuatan video tersebut.
Gambar 4.5 Pembuatan Video
89
2. Pembuatan Animasi gerak dan Bakground
Animasi gerak pada aplikasi ini diambil dan dibuat dalam aplikasi Adobe Flash Profesional CS6, namun ada juga mengambil dari gambar Google dan diedit menggunakan Adobe Photoshop CS6. Sedangkan untuk Sedangkan untuk efek animasi video lebih banyak menggunakan teknik animasi frame by frame, scene by scene, merubah objek menjadi alpha dan classic tween.
Untuk background menggunakan wallpaper yang sesuai dengan tema.
Secara keseluruhan, setelah objek maupun background digambar maka langkah selanjutnya yaitu mengconvert menjadi simbol dengan tipe graphic dan movie clip serta membuat gambar tersebut menjadi animasi gif, hal ini dimaksudkan agar gambar objek maupun background tersimpan pada panel library.
Sehingga apabila kita ingin meletakkan gambar ke area kerja, kita tinggal mendrag gambar dari library ke area kerja tersebut. Contohnya adalah gambar background intro dan menu utama yang dapat dilihat pada gambar dibawah ini :
Gambar 4.6 Proses Pembuatan Background Intro 3. Test Aplikasi
Setelah tahap pembuatan aplikasi ini selesai, tahap selanjutnya adalah melakukan test terhadap media dengan tujuan untuk memenuhi apakah aplikasi dapat berjalan
91
dengan baik atau tidak. Jika terdapat beberapa kesalahan maka harus dilakukan perbaikan aplikasi ini berjalan dengan yang diharapkan. Test aplikasi ini akan menghasilkan file dengan MP4.
4. Tampilan Hasil dari Media Pembelajaran Bahasa Inggris
Gambar 4.7 Tampilan Intro
93
Gambar 4.8 Tampilan Materi kosakata (vocabulary)
Gambar 4.9 Tampilan Materi Descriptive Text
95
Gambar 5.0 Tampilan Materi Text Interaksi
Gambar 5.1 Tampilan Latihan
Gambar 5.2 Tampilan Materi Descriptive Text e. Testing (Tahap Pengujian)
Testing adalah tahap pengujian media yang terjadi, Apabila terjadi kesalahan, maka media akan diperbaiki, jika sudah berjalan dengan baik, proses akan masuk ke tahap selanjutnya yaitu distribution. Tahap testing dilakukan setelah tahap
97
pembuatan dann seluruh data dimasukkan. Pada tahap pengujian dan seluruh data dimasukan pada tahap pengujian, media diuji dengan metode blackbox.
1. Penguji dengan metode Blakbox
Pengujuan dengan metode Blakbox pengguji yang dilakukan untuk memperhatikan bahwa fungsi-fungsi bekerja dengan baik dalam artian masukan diterima dengan benar dan keluaran yang dihasilkan benar-benar tepat, pengintergrasian eksternal data dapat berjalan dengan baik.
Berikut adalah tabel identifikasi dan rancangan penguji:
Tabel 4.3 Identifikasi dan Rencana Pengujian No Kelas Uji Butir Uji Tingkat
Penguji Unit Blakbox
2 Pengujian Menu Utama
Tayangan Tutorial kosakata(vocabulary)
Penguji Unit Blakbox Tayangan materi
tentang Descriptive Text
Penutup
2. Pengujian Menu Intro adalah sebagai berikut:
Tabel 4.4 Pengujian Menu Intro Khasus dan hasil Uji Coba Produk
Data Yang
diharapkan
Hasil Uji Coba Kesimpulan
Putar Video Menampilkan Menu Utama
Menu Utama Tampil
Diterima
3. Pengujian Menu Materi
Tabel 4.5 Pengujian Menu Materi Khasus dan uji Coba Produk
Data Yang
diharapkan
Hasil Uji Coba Kesimpulan Tayangan Video
4. Pengujian menu Tutorial Tabel 4.6 Pengujian Tutorial
Khasus dan uji Coba Produk
Data Yang
diharapkan
Hasil Uji Coba Kesimpulan Tutorial
99
5. Pengujian menu penutup
Tabel 4.7 Pengujian Menu Penutup Tutorial Khasus dan uji Coba Produk
Data Yang
diharapkan
Hasil Uji Coba Kesimpulan Tayangan
6. Hasil Pengujian Fungsionalitas
Tabel 4.8 Pengujian Fungsionalitas Tutorial
No Penguji Error Validitas
1 Tayangan Video - Valid
2 Audio - Valid
3 Animasi - Valid
7. Kesimpulan Pengujian
Setelah dilakukan beberapa pengujian, ouput yang dihasilkan dari perancangan media pembelajaran menggunakan corel video studio pada mata pelajaran bahasa inggris telah sesuai dengan perancangan.
f. Distribution (Tahap Pendistribusian)
Dalam proses ini aplikasi yang sudah jadi di pindahkan ke Flash disk dengan cara mengcopykan pastekan file dalam flash disk tersebut. Dalam aplikasi ini terdapat beberapa file pendukung yaitu: File MP4 yang menjelaskan materi pelajaran.
Untuk menjalankan aplikasi ini dibutuhkan spesifikasihardware dan software sebagau berikut:
a. Hardware
Untuk menjalankan aplikasi multimedia ini dibutuhkan Personal Computer(PC) dengan spesifikasi sebagai berikut:
1 Processor : Intel Inside atau diatasnya 2 Sistem Operasi : Microsof®t Windows® 10 64
bit
3 Memory : 4 GB (disarankan)
4 Hardisk : Space 4 GB
5 Monitor : Resolusi minimal 720 x 576
6 Optical : CD/DVD RW
7 Speaker : Standart
8 Mouse : Standart
9 Keyboard : Standart
b. Software
Aplikasi multimedia ini tidak memiliki batasan Software minimal yang harus terinstal pada komputer untuk mejalankannya, dibutuhkan perangkat Corel Video Studio untuk menjalankannya dan untuk software pendukungnya adalah Adobe Flash CS6 Professional untuk animasi dalam video.
101
4. Disseminate (Menyebarluaskan)
Pada tahap Disseminate peneliti melakukan proses penyebaran media seperti menampilkan media dihadapan siswa didalam kelas, peneliti juga membagikan media kepada siswa sehingga siswa bisa belajar mandiri baik disekolah maupun dirumah. Apabila ada respon sarana penggunaan bahan ajar sudah baik maka dilakukan percetakan sesuai banyak siswa.
Sebelum tahap Disseminate dilakukan, guru melakukan pentransferan atau pengcopyan file pada perangkat PC/Laptop.
Setelah itu guru bisa langsung melihat dan menggunakan hasil media pembelajaran tersebut dengan praktis dan mudah. Guru dan peserta didik akan diberikan sebuah tampilan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan kompetensi yang dituntut dalam pembelajaran tersebut.
Setelah guru dan peserta didik menggunakan media pembelajaran Bahasa Inggris memahami kosakata (vocabulary), Text Interaksi, Descriptive Text, maka tahap Disseminate selanjutnya adalah melakukan beberapa tahap uji yang berfungsi untuk mengetahui seberapa efektifitasnya media pemebalajaran yang telah dibuat. Uji tersebut terdiri tiga kategori, yaitu uji validitas, uji praktikalitas, dan uji efektivitas produk.
a. Uji Validitas Produk
Uji validitas dari media pembelajaran Bahasa Inggris menggunakan multimedia ini diperoleh berdasarkan lembar validasi telah diisi oleh validator yang ahli dalam bidang komputer dan dalam bidang media yaitu bapak Dr. Iswantir M., M.Ag, bapak Agus Nur Khomarudin, S.Pd,. M.Kom dan ibu Rina Novita,S.Pd, M.Kom.
Dimana aspek yang akan dinilai oleh validator diantaranya aspek validitas isi media yaitu isi media yang telah sesuai dengan materi, aspek instruksional desain yaitu instruksi dari validator terhadap media, aspek pemaketan bahan ajar dan komunikasi visual yaitu tampilan dalam media, dan aspek penggunaan bahasa yaitu cocok untuk diterapkan dalam pembelajaran bahasa inggris di kelas VII semester II.
Nilai tersebut diterapkan ke dalam validitas formula Aiken‟s V sehingga berada pada rentang nilai validitas 0,60 – 1,00, maka kategori dari media pembelajaran berbasis video adalah Valid.
b. Uji Praktikalitas Produk
Uji praktikalitas dari media pembelajaran Bahasa Inggris menggunakan multimedia ini diperoleh berdasarkan lembar angket praktikalitas yang telah diisi oleh guru sebagai
103
praktikalisator yang mengajar Bahasa Inggris di Kelas VII MTsN 2 Pasaman yaitu Ibuk Lisdawati, S.Pd, Ibuk Rethayuliasari Y., S.Pd dan Ibuk Nur Asyiah, S.Pd. dimana aspek yang dinilai diantaranya aspek tampilan media, aspek isi yaitu kesesuaian materi dengan media dan aspek manfaat media pembelajaran yaitu apakah dapat mempermudah siswa terhadap materi pelajaran.
Nilai tersebut diterapkan kedalam skala Likert sehingga berada pada nilai persentase 81 – 100, maka kriteria dari media pembelajaran berbasis video adalah Sangat Praktis.
c. Uji Efektifitas Produk
Uji efektifitas dari media pembelajaran Bahasa Inggris menggunakan multimedia ini diperoleh berdasarkan lembar angket efektifitas yang telah diisi oleh siswa sebagai efektifator yang belajar Bahasa Inggris di kelas VII MTsN 2 Pasaman yaitu peneliti tujukan pada 7 orang siswa. Dimana aspek yang dinilai diantaranya aspek isi media pembelajaran yaitu kesesuain materi dengan media, aspek sajian dalam media pembelajaran yaitu kesesuain dalam tampilan media dan aspek manfaat media pembelajaran yaitu apakah dapat membantu siswa memahami materi pelajaran.
Nilai tersebut diterapkan ke dalam tabel patokan kesepakatan efektif momen kappa sehingga berada pada interval 0,81 – 1,00, maka kriteria dari media pembelaran berbasis video adalah Sangat Efektif.
B. Pembahasan
Media pembelajaran berbasis video ini dirancang dengan pengembangan R&D versi 4D. Dimana langkah pertama yang penulis lakukan adalah menganalisis dan menentukan permasalahan yang muncul dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris di MTsN 2 Pasaman.
Berdasarkan hasil penelitian produk yang peneliti lakukan dengan penilaian validitas, praktikalitas, dan efektifitas, maka perancangan media pembelajaran ini sangat valid, praktis, dan efektif jika diterapkan sebagai media pembelajaran Bahasa Inggris peserda didik kelas VII.
Hal ini dikarenakan media yang dirancang memiliki beberapa keunggulan diantaranya, media pembelajaran memahami kosakata (vocabulary), Text Interaksi, Descriptive Text dapat menarik minat dan motivas belajar siswa, karena media pembelajaran ini mudah untuk digunakan dan dipahami peserta didik. Guru dan pihak sekolah disarankan menggunakan media ini dalam menyampaikan materi memahami kosakata (vocabulary), Text Interaksi, Descriptive Text
105
karena dengan Media Pembelajaran Bahasa Inggris ini peserta didik dapat secara langsung melihat memahami kosakata (vocabulary), Text Interaksi, Descriptive Text yang ditampilkan semenarik mungkin berbentuk video dan di akhir video ada video motovasi untuk belajar bahasa inggris dengan mudah, dimana setiap yang terdapat dalam media didesain sebaik mungkin sesuai dengan kebutuhan dalam pembelajaran dan tidak mengubah konteks dari pembelajaran tersebut.
Desain media yang penulis buat sudah menarik, dalam media pembelajaran ini penulis masukkan video tambahan sebagai pendukung dari materi yang diberikan. Selain itu media pembelajaran berbasis video ini dapat meningkatkan daya ingat peserta didik untuk mengingat setiap bagian kompetensi yang diajarkan.
Penggunaan media pembelajaran yang menarik juga dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penggunaan media pembelajaran dapat menghemat waktu persiapan mengajar.
Meningkatkan motivasi belajar peserta didik, dan mengurangi kesalahpahaman peserta didik terhadap penjelasan yang diberikan guru.
106 BAB V
PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan pada bab sebelumnya, maka penulis dapat mengambil kesimpulan penelitian ini merancang sebuah media pembelajaran berbasis video tutorial tentang menyampaikan materi memahami kosakata (vocabulary), Text Interaksi, Descriptive Text pada mata pelajaran Bahasa Inggris untuk kelas VII dengan konsep video tutorial sehingga dapat menunjang proses belajar yang menyenangkan dan menarik bagi siswa dan juga memperkuat motivasi, serta menanamkan pemahaman pada siswa tentang materi yang diajarkan. Adapun bagian-bagian media pembelajaran berbasis video tutorial ini adalah intro, KI, KD, materi tentang menyampaikan materi memahami kosakata (vocabulary), Text Interaksi, Descriptive Text, penutup, dan diakhir pebelajaran diberikan video motivasi belajar bahasa inggris.
Hasil penelitian ini berupa media pembelajaran video tutorial yang bisa digunakan oleh guru dan siswa pada mata pembuatan dokumen video.
Bentuk dari media pembelajaran ini berupa Compact Disk (CD) untuk menjalankannya. Hasil uji validitas dari 3 orang expert adalah 0,79 dengan kriteria Valid, hasil uji pratikalitas dengan orang praktisi adalah 89 dengan kriteria Sangat Praktis. Dan hasil uji efektifitas dengan 7 orang
107
siswa dengan hasil total 0,92 dengan kriteria Sangat Efektif. Disarankan penelitian dapat menggunakan untuk melihat keberhasilan penggunaan media ini kepada siswa.
B. Saran
Saran dalam media pembelajaran tentang Perancangan Media Pembelajaran Menggunakan Corel Video Studio Pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris di MTsN 2 Pasaman untuk kelas VII ini penulis menyarankan sebagai berikut:
1. Kepada para orang tua hendaknya selalu memperhatikan perkembangan belajar anaknya.
2. Siswa, guru dan dosen yang akan melakukan penelitian dalam bidang pendidikan agar penelitian dapat dilanjutkan untuk melihat keberhasilan penggunaan media ini kepada siswa.
3. Para calon guru agar mengembangkan isi materi dari desain yang telah dirancang.
4. Bagi penggunaan maupun user agar memberikan saran dan kritikan yang membangunkan bagi penulis agar media dan penulisan bisa lebih sempurna dan bermanfaat bagi kita semua. Aamiinn