• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE PENELITIAN

DESKRIPSI DAERAH PENELITIAN DAN KARAKTERISTIK RESPONDEN

Deskripsi Daerah Penelitian 1. Luas dan letak geografis

Desa Rumah Pilpil Kecamatan Sibolangit berada pada ketinggian 350 m diatas permukaan laut, dan memiliki luas 550 Ha. Secara administratif Desa Rumah Pilpil mempunyai batas-batas wilayah sebagai berikut:

Sebelah Utara berbatasan dengan desa Betimus Baru Sebelah Selatan berbatasan dengan desa Lau Mentar Sebalah Barat berbatasan dengan desa Suka Makmur Sebelah Timur berbatasan dengan desa Batu Layang

Desa Rumah Pilpil terletak ±7 Km dari Ibukota kecamatan Sibolangit, ± 30 Km dari Ibukota Kabupaten Deli Serdang, dan ± 45 Km dari Pusat fasilitas ekonomi, pemerintahan Ibukota propinsi Sumatera Utara yaitu Medan. Desa Rumah Pilpil memiliki 3 dusun.

2. Keadaan penduduk

Jumlah penduduk Desa Rumah Pilpil sebanyak 999 jiwa, terdiri dari 518 orang laki-laki dan 481 orang perempuan dengan total kepala keluarga 265. Keadaan penduduk menurut kelompok umur dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 2. Kepadatan penduduk menurut kelompok umur

No Kelompok Umur (Tahun) Jumlah (Jiwa) Persentase (%)

1 0 – 4 78 7,81 2 5 – 9 108 10,81 3 4 10 – 14 15 - 19 108 91 10,81 9,11 5 20 – 24 85 8,51 6 25 – 29 80 8,01 7 30 – 34 86 8,61 8 35 – 39 76 7,61 9 40 – 44 68 6,81 10 45 – 49 66 6,61 11 50 – 54 52 5,21 12 55 – 59 53 5,31 13 > 60 48 4,80 Jumlah 999 100

Sumber : KSK Kecamatan Sibolangit,2007

Tabel 2 menunjukkan bahwa jumlah penduduk terbanyak terdapat pada kelompok umur 5-9 dan 10-14 tahun yakni 108 jiwa dengan persentase sebesar 10,81% dan yang terendah adalah kelompok umur > 60 tahun yakni 48 jiwa dengan persentase 4,80%. Dari data tersebut dapat diketahui bahwa kelompok usia produktif (15– 49 tahun) berjumlah 552 jiwa (55,25%) dan usia tidak produktif sebanyak jiwa 447 (44,74%).

Keadaan Penduduk menurut mata pencaharian dapat dilihat pada tabel dibawah ini :

Tabel 3. Kepadatan penduduk menurut mata pencaharian

No Mata pencaharian Jumlah (jiwa) Persentase (%)

1 Pegawai Negeri Sipil 16 3,03

2 Supir 10 1,89

3 Pedagang 106 20,07

4 Petani 211 39,96

5 Lain-lain 185 35,03

Jumlah 528 100

Pada tabel diatas menunjukkan mata pencaharian penduduk Desa Rumah Pilpil sebagian besar adalah petani 211 jiwa (39,96%) yang pada umumnya mengusahakan tanaman padi sawah.

3. Penggunaan tanah

Luas lahan Desa Rumah Pilpil menurut penggunaannya dapat dilihat pada tabel di bawah ini :

Tabel 4. Luas lahan menurut penggunaannya di desa rumah pilpil

No Jenis penggunaan lahan (ha) Luas lahan (ha) Persentase (%)

1 Sawah 70 12,72%

2 Kebun/ Ladang 220 40%

3 Lainnya 260 47,27%

Jumlah 550 100

Sumber : KSK Kecamatan Sibolangit, 2007

Pada tabel 4 menunjukkan bahwa penggunaan tanah yang paling luas adalah untuk hal lainnya yakni seluas 260 Ha (47,27%) seperti bangunan pemukiman, dan bangunan umum. Sementara untuk sawah hanya sekitar 12,72% dan untuk perkebunan 40%.

4. Sarana dan prasarana

Sarana dan prasarana desa Rumah Pilpil dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 5. Sarana dan prasarana di desa rumah pilpil

No Sarana dan prasarana Jumlah (unit)

1 Sarana Pendidikan SD 0 SMP 0 SMU 0 2 Sarana Komunikasi Pesawat TV Radio 75 29 3 Sarana Jasa SPBU 1 Kios Minyak 1

Tukang Jahit 2 Bengkel 6 Rumah Makan 7 Toko Pupuk 1 4 Sarana Kesehatan: Puskesmas 1

5 Kantor Kepala Desa 1

6 Penyuluh Pertanian Lapangan 1

7 Kelompok Tani 2

8 Gapoktan 1

9 Tempat Ibadah

Gereja 1

Vihara 1

Sumber : KSK Kecamatan Sibolangit, 2007

Sarana dan prasarana yang tersedia dengan baik dapat memperlancar jalannya laju pembangunan sehingga mempengaruhi perkembangan masyarakat untuk meraih kehidupan yang lebih baik lagi. Sarana dan prasarana di Desa Rumah Pilpil dinilai sudah cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari tersedianya sarana komunikasi, sarana jasa dan juga sarana kesehatan.

Sarana komunikasi dan sarana jasa yang tersedia dapat mempermudah petani di dalam memperoleh informasi tentang pertanian dan juga di dalam memperoleh sarana produksi. Hal ini akan berdampak terhadap peningkatan pendapatan petani juga.

Saat ini di desa Rumah Pilpil terdapat 1 orang Penyuluh Pertanian Lapangan yang bergerak di bidang tanaman pangan dan perkebunan. Kelompok Tani di desa ini ada 2 yaitu Kelompok Tani Rumah Pilpil 1 dan Rumah Pilpil 2. Kelompok Tani Rumah Pilpil 1 berdiri pada tahun 2004 dimana kelompok tani ini khusus untuk petani tanaman pangan. Sampai saat ini Kelompok Tani Rumah Pilpil 1 masih aktif. Sedangkan Kelompok Tani Rumah Pilpil 2 berdiri pada tahun 2008 dan kelompok ini khusus untuk petani tanaman perkebunan. Gapoktan di desa ini juga baru berdiri pada tahun 2008 dengan nama Gapoktan Ola Kisat.

Karakteristik Petani Sampel

Karakteristik petani sampel dalam penelitian ini terdiri dari umur petani, pendidikan formal petani, pengalaman bertani, dan jumlah tanggungan keluarga, serta luas lahan petani.

1. Umur

Umur petani merupakan salah satu faktor yang berkaitan erat dengan kemampuan kerja dalam melaksanakan kegiatan usahanya. Semakin tua umur petani kecenderungan kemampuan kerja semakin menurun, yang pada gilirannya akan berpengaruh terhadap produksi dan pendapatan yang diperoleh. Hal ini karena pekerjaan sebagai petani lebih banyak mengandalkan tenaga fisik. Keadaan umur petani rata-rata 44,93 dengan interval antara 34 – 60 tahun. Umur tersebut masih kelompok umur produktif yang masih cukup berpotensi dalam mengoptimalkan usaha taninya. Klasifikasi petani menurut kelompok umur terlihat pada tabel berikut :

Tabel 6. Umur petani responden di desa rumah pilpil

No Kelompok umur (tahun) Jumlah Persentase 1 30-34 2 6,66% 2 35-39 6 20% 3 40-44 5 16,66% 4 5 45-49 50-54 9 5 30% 16,66% 6 55-59 2 6,66% 7 >59 1 3,33% Total 30 100

Sumber : Analisis data primer, Lampiran 1

Pendidikan formal merupakan salah satu faktor penting dalam mengelola usaha tani. Respon petani dalam hal menerima teknologi untuk mengoptimalkan usaha taninya sangat erat dengan pendidikan formal. Berikut ini tabel tingkat pendidikan petani padi sawah di daerah penelitian.

Tabel 7. Tingkat pendidikan petani sampel di desa rumah pilpil

No Tingkat pendidikan Jumlah Persentase

1 SD 2 6,66%

2 SMP 7 23,33%

3 SMA/ Sederajat 21 70%

Total 30 100

Sumber : Analisis data primer, Lampiran 1

Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa rata-rata petani padi sawah memiliki tingkat pendidikan sampai Sekolah Menengah Atas yaitu sekitar 70%, sedangkan yang memiliki tingkat pendidikan Sekolah Menengah Pertama sekitar 23,33% dan yang memiliki tingkat pendidikan Sekolah Dasar sekitar 6,66%.

3. Pengalaman bertani

Faktor yang cukup berpengaruh terhadap kemampuan pengelolaan usahatani adalah pengalaman bertani. Semakin tinggi tingkat pengalaman bertani maka akan semakin baik pula pengelolaan usaha taninya. Rata- rata pengalaman bertani petani responden padi sawah 20,66 tahun dengan interval 10-34 tahun. Pengalaman petani mengelola usahatani padi sawah dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 8. Klasifikasi petani berdasarkan pengalaman bertani No Pengalaman Bertani (Tahun) Jumlah Persentase 1 10-15 9 30% 2 16-20 6 20% 3 21-25 9 30% 4 26-30 4 13,33% 5 >30 2 6,66%

Total 30 100% Sumber : analisis data primer, lampiran 1

4. Perkembangan kelompok tani

Kelompok tani Rumah Pilpil 1 berdiri pada tahun 2004 berdasarkan usulan dari Penyuluh Pertanian Kecamatan yang disampaikan kepada petani padi sawah di desa Rumah Pilpil. Nama kelompk tani Rumah Pilpil 1 dipilih berdasarkan kesepakatan bersama antara anggota kelompok dan juga agar nama tersebut lebih mudah diingat oleh anggota. Pada awal berdirinya kelompok tani ini terdiri dari 30 anggota. Kemudian pada tahun 2005 terjadi penambahan anggota menjadi 45 orang, tahun 2006 tidak mengalami penambahan, tahun 2007 penambahan anggota menjadi 60 orang, tahun 2008 penambahan anggota menjadi 70 orang dan pada tahun 2009 jumlah penambahan anggota kelompok tani menjadi 90 orang. penambahan jumlah anggota kelompok menandakan bahwa kelompok tani Rumah Pilpil 1 hampirsetiap tahunnya mengalami perkembangan. Untuk lebih jelasnya dapat kita lihat pada tabel di bawah ini :

Tabel 9. Perkembangan jumlah anggota kelompok tani/ tahun Rumah Pilpil 1

Tahun Jumlah anggota

2004 30 2005 45 2006 - 2007 60 2008 70 2009 90

Sumber : kontak tani Rumah Pilpil1, 2009

Kelompok tani Rumah Pilpil 1 merupakan kelompok tani yang bergerak pada bidang tanaman pangan khususnya padi sawah. Kelompok tani ini memiliki irigasi teknik yang pemakaiannya diatur oleh pengurus P3A (Persatuan Petani Pemakai Air). Sumber air irigasi berasal dari bendungan irigasi Sibolangit yang membawahi 2 desa

yaitu Rumah Pilpil dan desa Suka Maju. Petani anggota kelompok tani memiliki 2 musim tanam dalam setahun. Musim tanam I dimulai pada bulan April sampai Agustus, sedangkan musi tanam II dimulai pada bulan September sampai Januari.

Dokumen terkait