BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
3. Deskripsi Data Hasil Penelitian
a. Data Hasil Pre test Kemampuan Membaca Permulaan Anak Kelompok B Sebelum pemberian treatment, subyek penelitian diberikan pre test (tes awal) terlebih dahulu guna mengetahui kemampuan awal anak. Pre test dilaksanakan pada tanggal 24 Agustus 2015 di Kelompok B2 TK ABA Karangkajen. Pre test dilakukan peneliti dengan melakukan tes kemampuan membaca permulaan. Peneliti mengambil data pre test dengan cara mengisi lembar instrumen tes yang telah dirancang sebelumnya. Lembar instrumen tes berisi daftar huruf, suku kata, dan kata yang akan dibaca oleh anak. anak yang dapat membaca akan mendapatkan skor 1 dan anak yang belum dapat membaca
akan mendapatkan skor 0. Untuk lebih jelasnya, data hasil pre test dapat dilihat pada Lampiran 3. Hasil pre test disajikan dalam Tabel 6 sebagai berikut:
Tabel 6. Skor Pre test
No. Inisial Nama Anak Skor Pre test
1. AAH 20 2. DHN 17 3. SAAH 19 4. AR 11 5. ACPW 14 6. NRR 15 7. MAF 23 8. AGP 22 9. ANY 13 10. AAM 20 11. AAN 18 12. BSEM 19 13. ZJM 18 14. DARP 12
Berdasarkan data pada Tabel 6, selanjutnya data tersebut disajikan dalam bentuk diagram batang pada Gambar 5. Diagram Skor Pre test adalah sebagai berikut :
Gambar 5. Diagram Skor Pre Test
20 17 19 11 14 15 23 22 13 20 18 19 18 12 0 5 10 15 20 25
Skor Pre Test
Hasil pre test menunjukkan skor tertinggi sebesar 23 dan skor terendah sebesar 11. Berdasarkan data di atas, diketahui jumlah siswa sebanyak 14 dan skor total pre test sebanyak 241. Berikut adalah perhitungan skor rata-rata pretest.
Mx = ∑x N
Mx = 241 14 Mx = 17,21
Perhitungan Mean pretest menunjukkan kondisi awal kemampuan membaca permulaan anak yaitu mencapai skor 17,21 atau 57,36% dari skor total yang bernilai 30.
b. Penerapan Treatment Penggunaan Media CD Interaktif Abacada Cerdas Belajar Baca
Kegiatan perlakuan/treatment dilaksanakan selama empat hari. Penelitian dilakukan oleh peneliti dengan persetujuan dan pertimbangan guru kelas mengenai materi pembelajaran yang akan diberikan.
1) Treatment pertama
Dilaksanakan pada hari Selasa, 25 Agustus 2015. Kegiatan treatment pertama akan dijelaskan sebagai berikut:
a) Melakukan persiapan kondisi anak untuk mengikuti proses kegiatan belajar menggunakan media CD Interaktif Abacada Cerdas Belajar Baca. Anak masuk
b) Pemberian apersepsi, guru memberikan apersepsi dan penjelasan kegiatan pada hari tersebut. Guru menjelaskan pada anak bahwa anak mengerjakan tugas atau kegiatan belajar seperti biasa, namun di sela-sela mengerjakan tugas, anak dipanggil bergantian satu per satu untuk membaca menggunakan media CD. c) Guru menunjukkan media kepada seluruh anak dan menjelaskan prosedur
treatment yang akan dilakukan.
d) Peneliti memanggil salah satu nama anak, sementara anak-anak yang lain mengerjakan tugas dari Guru seperti biasa.
e) Peneliti memberi arahan kepada anak yang ditunjuk untuk mengoperasikan media.
f) Anak mengklik Game Mengenal Bentuk Kata I. Pada game ini anak melihat gambar yang terdapat pada layar. Di bawah gambar tersebut terdapat kata samar dan tiga pilihan kata.
g) Anak mendengarkan perintah dari CD, membaca kata samar di bawah gambar tersebut, kemudian memilih kata yang sama.
h) Peneliti bertanya huruf yang terdapat di dalam kata tersebut.
i) Peneliti melakukan recalling/pengulangan kembali kata apa yang telah dibaca anak selama proses treatment tersebut.
Hasil treatment pada hari pertama adalah sebagian besar anak mengetahui gambar yang terdapat di layar, namun pada saat peneliti bertanya kata yang harus dipilih anak, anak masih belum mengerti. Anak hanya meng-klik pada kata yang hurufnya sama dengan kata yang terletak di bawah gambar.
Respon siswa pada treatment pertama adalah pada awalnya ada beberapa anak yang kesulitan dalam mengoperasikan laptop, namun anak-anak tampak senang dan tertarik dengan media CD. Hal ini terlihat ketika anak dipanggil oleh peneliti, anak antusias dan menunjukkan ekspresi senang. Pada saat peneliti bertanya bagaimana tanggapan anak ketika belajar sambil bermain menggunakan CD, anak mengatakan bahwa anak senang karena media yang digunakan lebih berwarna, dan ada suara yang membuat anak tertarik.
2) Treatment Kedua, Ketiga, dan Keempat
Langkah-langkah kegiatan pada treatment kedua, ketiga dan keempat secara garis besar sama dengan langkah-langkah kegiatan pada treatment pertama, yang membedakan yaitu tampilan permainan/game nya. Treatment kedua dilaksanakan pada hari Rabu, 26 Agustus 2015. Pada treatment hari kedua anak belajar sambil bermain Game Mengenal Bentuk Kata II. Game ini tidak berbeda jauh dengan game yang pertama. Perbedaannya hanya terletak pada pilihan kata yang harus diklik anak berada di sebelah kanan gambar. Pada hari kedua ini anak- anak sudah mulai terbiasa untuk mengoperasikan laptop. Peneliti juga terus mengasah kemampuan membaca anak dengan cara bertanya huruf yang terdapat di dalam kata tersebut. Kemampuan anak dalam mengenal huruf dan kata sudah meningkat daripada hari pertama.
Treatment hari ketiga dilaksanakan pada hari Kamis, 27 Agustus 2015. Pada treatment hari ketiga ini anak-anak bermain Game Belajar Mengenal Kata. Pada game ini sudah tidak terdapat kata samar. Anak hanya perlu menebak
gambar apa yang terdapat di layar, mendengarkan suaranya, kemudian mencari kata yang sesuai. Anak sudah semakin lancar membaca huruf maupun kata yang terdapat di layar. Anak menebak gambar yang ada di layar kemudian berusaha mengingat huruf yang mewakili gambar tersebut. Pada hari ketiga ini anak-anak masih semangat untuk bermain menggunakan media CD. Hal ini terlihat pada saat peneliti memanggil nama anak sesuai absen, beberapa anak mengacungkan jarinya agar bisa bermain terlebih dahulu.
Treatment keempat dilaksanakan pada hari Sabtu, 29 Agustus 2015. Pada hari keempat ini anak belajar membaca sambil bermain Game Menyusun Kata. Game ini suku kata nya dipisah sehingga anak perlu mengklik dua kali, misalnya pada kata kuda. Anak mengklik kata “ku” dan “da”. Pada hari keempat ini anak semakin lancar membaca. Pada saat peneliti menanyakan beberapa huruf yang
asing seperti “f”, anak-anak dapat menjawabnya.
c. Data Hasil Post test Kemampuan Membaca Permulaan Anak Kelompok B Post test dilaksanakan pada hari Senin, 31 Agustus 2015 dengan memberikan tes kemampuan membaca permulaan. Tes kemampuan membaca permulaan yang digunakan ketika post test sama dengan tes kemampuan membaca permulaan yang digunakan saat pre test.
Data perolehan skor post test disajikan dalam Tabel 7, sebagai berikut:
Tabel 7. Skor Post test
No. Inisial Nama Anak Skor Post test
1. AAH 26 2. DHN 23 3. SAAH 21 4. AR 15 5. ACPW 20 6. NRR 18 7. MAF 26 8. AGP 27 9. ANY 18 10. AAM 25 11. AAN 21 12. BSEM 24 13. ZJM 22 14. DARP 16
Data perolehan skor post test disajikan dalam bentuk diagram batang pada Gambar 6 sebagai berikut :
Gambar 6. Diagram Skor Post test
Berdasarkan data pada Tabel 7, data hasil post test yaitu diperoleh jumlah skor total yaitu 302, skor tertinggi sebesar 27 dan skor terendah 15. Berikut adalah perhitungan rata-rata skor post test.
26 23 21 15 20 18 26 27 18 25 21 24 22 16 0 5 10 15 20 25 30
Skor Post Test
Mx = ∑x N
Mx = 302 14 Mx = 21,57
Dari perhitungan Mean atau rata-rata skor post testmaka diketahui skor rata-rata post test sebesar 21,57 atau 71,9% dari skor total 30.
d. Data Perbandingan Hasil Pre test dan Post test Kemampuan Membaca Permulaan Anak Kelompok B
Untuk menggambarkan peningkatan skor kemampuan membaca permulaan anak kelompok B TK ABA Karangkajen sebelum dan sesudah diberikan perlakuan menggunakan media CD Interaktif Abacada Cerdas Belajar Baca dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 8. Data Perbandingan Hasil Pre test dan Post test tentang Kemampuan Membaca Permulaan Anak Kelompok B TK ABA Karangkajen
Deskripsi Rata-rata Skor Presentase
Pre test 17,21 57,36%
Post test 21,57 71,9%
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa kemampuan subjek mengalami peningkatan skor setelah diberikan perlakuan menggunakan media CD Interaktif. Untuk mengetahui perbedaan skor pre test dan post test subjek mengenai kemampuan membaca permulaan dapat dilihat pada grafik berikut:
Gambar 7. Perbandingan Hasil Pre test dan Post test
Hasil penelitian menunjukkan perbedaan rata-rata skor sebelum pemberian treatment dan setelah pemberian treatment. Berdasarkan hasil pre test diperoleh data skor total sebesar 241, skor tertinggi sebesar 23, skor terendah sebesar 11, serta rata-rata skor sebesar 17,21 (57,36%). Sementara itu, data hasil post test diperoleh skor total sebesar 302, skor tertinggi sebesar 27, skor terendah 15, serta rata-rata skor sebesar 21,57 (71,9%). Hasil pre test dan post test menunjukkan skor rata-rata pre test lebih rendah dibandingkan skor rata-rata post test yang mengalami peningkatan sebesar 14,54% yaitu dengan selisih skor sebanyak 4,36. Perolehan skor rata-rata tersebut menunjukkan bahwa kemampuan membaca permulaan anak lebih baik dibandingkan dengan sebelum mendapat perlakuan.
B.Uji Hipotesis
Uji hipotesis dalam penelitian ini dilakukan dengan melihat hasil yang diperoleh anak sebelum dan sesudah perlakuan. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah penggunaan media CD Interaktif Abacada Cerdas Belajar Baca berpengaruh terhadap kemampuan membaca permulaan anak kelompok B
57% 71,90% 0% 10% 20% 30% 40% 50% 60% 70% 80%
Perbandingan Hasil Pre Test dan Post Test
Pre test Post test
TK ABA Karangkajen. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji-t dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Menentukan formulasi hipotesis
a) Ha = Skor rata-rata kemampuan membaca permulaan anak sebelum pemberian treatment berupa CD tidak sama dengan skor rata-rata kemampuan membaca permulaan anak setelah pemberian treatment berupa CD.
b) Ho =Skor rata-rata kemampuan membaca permulaan anak sebelum pemberian treatment berupa CD sama dengan skor rata-rata kemampuan membaca permulaan anak setelah pemberian treatment berupa CD.
2. Menentukan derajat kebebasan (db). Dalam penelitian ini yaitu 13, yang diperoleh dari rumus N-1 (14-1).
3. Menentukan ttabel.Di dalam tabel harga t diketahui bahwa pada db = 13, taraf
signifikansi 5% diperlukan harga ttabel = 2,16. Jika t hitung > t tabel maka Ho
ditolak dan Ha diterima, dan jika t hitung < t tabel maka Ho diterima dan Ha ditolak.
4. Menentukan hasil perhitungan uji-t.
Diketahui bahwa jumlah subjek N = 14, ∑ D = 61, = - 4,36, ∑ D2 = 287, dan db = 13. Hasil perhitungan uji-t tersebut menunjukkan bahwa . Tanda dari t adalah negatif (-) hal ini menunjukkan skor pre test lebih kecil dibandingkan dengan skor post test. Secara lebih rinci perhitungan tersebut terdapat pada lampiran 2 (halaman 77).
5. Membuat kesimpulan
Dari perhitungan uji-t diperoleh hasil yakni thitung = 12,769. Perhitungan di
atas menunjukkan 12,769 > 2,16 yang memiliki arti bahwa thitung> ttabel. Hal ini
mengandung arti adanya perbedaan yang diperoleh signifikan untuk taraf signifikan 5% dan CD Interaktif Abacada Cerdas Belajar Baca memberikan pengaruh terhadap kemampuan membaca permulaan anak. Jadi dapat disimpulkan bahwa Ha diterima, yaitu skor rata-rata kemampuan membaca permulaan anak sebelum pemberian treatment tidak sama dengan skor rata-rata kemampuan membaca permulaan anak setelah pemberian treatment.