BAB IV HASIL PENELITIAN
B. Deskripsi Data Hasil Penelitian
Setelah diperoleh data berdasarkan hasil angket yang diberikan kepada siswa, kemudian dat tersebut diolah dalam bentuk tabel deskriptif persentase.
Data hasil Kompetensi Profesional Guru variabel X dan Efektivitas Proses Pembelajaran variabel Y yang telah diperoleh melalui angket dapat dideskripsikan sebagai berikut :
a. Kompetensi Profesional Guru
Tabel 10
Pemahaman Siswa Terhadap Materi Pelajaran yang diajarkan No Alternatif Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%)
1 Selalu 9 56,25 %
2 Sering 5 31,25 %
3 Kadang-kadang 2 12,5 %
4 Tidak pernah - -
Jumlah 16 100 %
Dari total responden (16 orang) yang menjawab bahwa materi yang diberikan oleh guru selalu dipahami 9 orang (56,25 %) responden. Yang menjawab sering sebanyak 5 orang (31,25 %). Demikian halnya responden yang menjawab kadang-kadang, yaitu sebanyak 2 orang (12,5 %). Dan responden yang menjawab tidak pernah paham akan materi yang diajarkan itu tidak ada. Dengan demikian, materi atau pokok bahasan pada setiap pelajaran yang diajarkan oleh guru dapat dipahami oleh siswa dan mengindikasikan bahwa guru tersebut sangat menguasai materi pelajaran.
Tabel 11
Penguasaan Guru Terhadap pertanyaan yang diajukan oleh Siswa No Alternatif Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%)
1 Selalu 6 37,5 %
2 Sering 6 37,5 %
3 Kadang-kadang 4 25 %
4 Tidak pernah - -
Jumlah 16 100 %
Dengan memperhatikan tabel di atas, dapat diketahui bahwa hanya 6 responden (37,5 %) yang menjawab bahwa guru selalu menguasai jawaban dari pertanyaan yang diajukan oleh siswa. Sedangkan yang menjawab sering itu sebanyak 6 orang (37,5 %). Dan hanya 4 (25 %) responden yang menjawab kadang-kadang. Adapun responden yang menjawab tidak pernah itu tidak ada. Hal ini mengindikasikan bahwa guru sangat mengusai materi dan dapat memberikan pemahaman lebih atas jawaban –jawaban pertanyaan yang diajukan oleh siswa.
Tabel 12
Pemberitahuan tentang Indikator (TIK) dari Materi Pelajaran No Alternatif Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%)
1 Selalu 2 12,5 %
2 Sering 4 25 %
3 Kadang-kadang 10 62,5 %
4 Tidak pernah - -
Jumlah 16 100 %
Mengenai pemberitahuan Indikator Pembelajaran (TIK) oleh guru sebelum memulai pelajaran, hanya 2 orang (12,5 %) yang menjawab selalu. 4 orang (25 %) menjawab sering, dan kadang-kadang sebanyak 10 orang (62,5 %). Adapun responden yang menjawab tidak
pernah tidak ada. Dengan demikian, setiap materi pelajaran yang diajarkan oleh guru dapat dipahami oleh siswa sehingga siswa dapat mengetahui tujuan mempelajari meteri pelajaran tersebut.
Tabel 13
Menggunakan Metode Kombinasi
No Alternatif Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%)
1 Selalu 6 37,5 %
2 Sering 6 37,5 %
3 Kadang-kadang 4 25 %
4 Tidak pernah - -
Jumlah 16 100 %
Berdasrkan tabel di atas, dapat diketahui bahwa tidak ada responden yang menjawab tidak pernah ada metode kombinasi (seperti ceramah, latihan, pemberian tugas, demonstrasi, dan lain-lain) yang digunakan oleh guru dalam menyajikan materi pelajaran. Adapun responden yang menjawab selalu ada penggunaan metode kombinasi itu hanya 6 orang (37,5 %) dan yang menjawab sering sebanyak 6 orang (37,5 %). Sedangkan yang lainnya, 4 orang (25 %) responden menjawab kadang-kadang. Hal ini membuktikan bahwa guru sangat cukup kreatif dalam mengkombinasikan macam-macam metode belajar sehingga siswa tidak merasa bosan dengan matei yang diajarkan.
Tabel 14
Pemberian Teguran kepada siswa yang Mengganggu PBM No Alternatif Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%)
1 Selalu 6 37,5 %
2 Sering 5 31,25 %
3 Kadang-kadang 4 25 %
4 Tidak pernah 1 6,25 %
Jumlah 16 100 %
Tabel di atas menyatakan bahwa guru cukup tegas dalam menindak siswa, dengan memberikan teguran, yang mengganggu aktivitas pembelajaran. Hal ini berdasarkan jawaban responden yang menjawab selalu sebanyak 6 orang (37,5 %), sering sebanyak 5 orang (31,25 %), dan kadang-kadang sebanyak 4 orang (25 %). Sedangkan responden yang menjawab tidak pernah 1 orang (6,25 %).
Tabel 15
Guru Mengatur Murid dalam Kelas
No Alternatif Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%)
1 Selalu 5 31,25 %
2 Sering 2 12,5 %
3 Kadang-kadang 9 56,25 %
4 Tidak pernah - -
Jumlah 16 100 %
Mengenai pengaturan guru terhadap siswanya di dalam kelas, hanya 5 responden (31,25 %) yang menjawab selalu, 2 responden (12,5 %) menjawab sering, 9 responden (56,25 %) menjawab kadang-kadang, dan tidak ada responden yang menjawab tidak pernah. Dengan demikian, guru cukup perhatian dan disiplin dalam mengelola kelas.
Tabel 16
Ketegasan dalam Menghukum Siswa yang Melanggar No Alternatif Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%)
1 Selalu 1 6,25 %
2 Sering - -
3 Kadang-kadang 9 56,25 %
4 Tidak pernah 6 37,5 %
Jumlah 16 100 %
Pada tabel di atas diketahui, bahwa hanya 1 responden (6,25 %) yang menjawab bahwa guru selalu memberi sangsi terhadap siswa yang melanggar peraturan, seperti memberikan tugas tambahan. Adapun responden yang menjawab sering itu tidak ada. Sedangkan responden yang menjawab kadang-kadang sebanyak 9 orang (56,25 %) dan yang lainnya sebanyak 6 responden menjawab tidak pernah. Meskipun ada sebagian kecil responden (6,25 %) yang menjawab bahwa guru selalu tegas dalam memberi sangsi, tetapi bila dilihat dari jawaban responden lainnya (56,25 %), maka hal ini membuktikan bahwa guru cukup tegas dalam menindak siswa yang tidak berdisiplin.
Tabel 17
Menganjurkan Menggunakan Buku Penunjang
No Alternatif Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%)
1 Selalu 5 31,25 %
2 Sering 2 12,5 %
3 Kadang-kadang 8 50 %
4 Tidak pernah 1 6,25 %
Jumlah 16 100 %
Tabel di atas menjelaskan, bahwa responden sebanyak 5 orang (31,25 %) menjawab guru selalu menggunakan buku penunjang, selain buku paket, dalam menyampaikan materi pelajaran. Responden yang menjawab sering hanya berjumlah 2 orang (12,5 %) dan 8 orang (50 %) yang menjawab kadang-kadang. Sedangkan yang lainnya, 1
responden (6, 25 %), menjawab tidak pernah. Hal ini membuktikan bahwa guru sedikit kurang memberikan perhatian kepada siswa untuk menggunakan buku selain buku paket dalam proses pembelajaran.
Tabel 18
Penggunaan Media yang relevan dengan Materi Pelajaran No Alternatif Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%)
1 Selalu 10 62,5 %
2 Sering 2 12,5 %
3 Kadang-kadang 4 25 %
4 Tidak pernah - -
Jumlah 16 100 %
Dalam menyajikan materi, guru sangat kreatif dalam menggunakan media guna memudahkan siswa dalam menerima pelajaran, sebagaimana dilihat dari jawaban responden sebanyak 10 orang (62,5 %). Responden yang menjawab sering sebanyak 2 orang (12,5 %) dan yang menjawab kadang-kadang sebanyak 4 (25 %). Sedangkan yang menjawab tidak pernah tidak ada.
Tabel 19
Memberikan Pujian kepada Siswa yang hasil Tesnya Baik No Alternatif Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%)
1 Selalu 4 25 %
2 Sering 3 18,75 %
3 Kadang-kadang 9 56,25 %
4 Tidak pernah - -
Jumlah 16 100 %
Berdasarkan tabel di atas, 4 responden (25 %) menjawab bahwa guru selalu memuji siswa yang berprestasi baik, 3 responden (18,75 %) menjawab sering, 9 responden (56,25 %) kadang-kadang, dan sisanya tidak ada yang menjawab tidak pernah. Dengan demkian, guru tersebut sedikit perhatian dalam memotivasi siswa, dengan
memberikan pujian kepadanya, sehingga ia dapat lebih giat lagi untuk belajar.
Tabel 20
Pemberian Motivasi kepada Siswa
No Alternatif Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%)
1 Selalu 10 62,5 %
2 Sering 5 31,25 %
3 Kadang-kadang 1 6,25 %
4 Tidak pernah - -
Jumlah 16 100 %
Berdasarkan tabel di atas, guru sangat perhatian dalam memotivasi siswa agar lebih giat belajar berdasarkan responden 10 (62,5 %) yang menjawab selalu. Dan 5 responden (31,25 %) menjawab sering, 1 responden (6,25 %) kadang-kadang, dan responden pun yang menjawab tidak pernah. tidak ada seorang.
Tabel 21
Mengadakan Komunikasi Khusus kepada Siswa yang Kurang Mengerti No Alternatif Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%)
1 Selalu 3 18,75 %
2 Sering 4 25 %
3 Kadang-kadang 9 56,25 %
4 Tidak pernah - -
Jumlah 16 100 %
Berdasarkan tabel di atas, guru kurang perhatian dalam menjelaskan kembali materi yang kurang dimengerti oleh siswa. Hal ini berdasarkan jawaban responden, yaitu 3 (18,75 %). Responden yang menjawab sering sebanyak 4 orang (25 %) , kadang-kadang sebanyak 9 orang (56,25 %), dan tidak ada responden yang menjawab tidak pernah. Dengan demikian dapat dikemukakan, bahwa guru
kurang memperhatikan siswa yang kurang mengerti dalam memahami materi pelajaran.
Tabel 22
Pemahaman Siswa terhadap Soal-soal Ujian
No Alternatif Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%)
1 Selalu 10 62,5 %
2 Sering 2 12,5 %
3 Kadang-kadang 3 13,75 %
4 Tidak pernah 1 6,25 %
Jumlah 16 100 %
Tabel di atas menjelaskan, bahwa responden sebanyak 10 orang (62,5 %) menjawab bahwa siswa selalu memahami soal-soal ulangan dan ujian. Responden yang menjawab sering hanya berjumlah 2 orang (12,5 %) dan 3 orang (13,75 %) yang menjawab kadang-kadang. Sedangkan yang menjawab tidak pernah 1 orang (6,25 %) responden. Dengan demikian dapat disimpulkan, bahwa kebanyakan siswa dapat memahami butir-butir soal, baik ulangan maupun ujian, yang mungkin disebabkan oleh giatnya minat belajar siswa.
Tabel 23
Pemberian Kesempatan Remedial bagi siswa yang Nilainya Rendah No Alternatif Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%)
1 Selalu 12 75
2 Sering 2 12,5 %
3 Kadang-kadang 2 12,5 %
4 Tidak pernah - -
Jumlah 16 100 %
Ketika seorang siswa mendapat nilai ulangan yang rendah, guru selalu memberikan kesempatan kepadanya untuk memperbaikinya dengan memberikan remedial seperti memberikan tugas, hal ini berdasarkan jawaban responden, yaitu 12 responden (75
%) . responden yang menjawab sering sebanyak 2 orang (12,5 %), kadang-kadang sebanyak 2 orang (12,5 %), dan tidak seorang responden pun yang menjawab tidak pernah ada pemberian remedial. Hal ini membuktikan, bahwa guru sangat perhatian terhadap nilai siswa yang dengannya ia lebih giat dan tekun lagi dalam belajar sehingga ia berkesempatan untuk memperbaiki nilainya.
Tabel 24
Memberikan Saran tentang Tugas
No Alternatif Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%)
1 Selalu 4 25 %
2 Sering 2 12,5 %
3 Kadang-kadang 9 56,25 %
4 Tidak pernah 1 6,25 %
Jumlah 16 100 %
Berdasarkan tabel di atas, 4 responden (25 %) menjawab bahwa guru selalu menyarankan siswa agar mengerjakan tugas yang telah diberikan, 2 responden (12,5 %) menjawab sering, 9 responden (56,25 %) menjawab kadang-kadang, dan hanya 1 responden (6,25 %) yang menjawab tidak pernah ada saran. Dengan demikian, guru kurang profesional dalam meningkatkan efektivitas belajar siswa agar lebih memahami pelajaran.
b. Efektivitas Proses Pembelajaran
Tabel 25
Pemanfaatan Jam Belajar di Kelas
No Alternatif Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%)
1 Selalu 5 31,25 %
2 Sering 9 56,25 %
3 Kadang-kadang 2 12,5 %
4 Tidak pernah - -
Jumlah 16 100 %
Dari tabel di atas, kemampuan guru dalam memanfaatkan jam belajar dengan baik, dalam hal ini berdasarkan jawaban responden, yaitu 5 responden (31,25 %) yang menjawab selalu, responden yang menjawab sering sebanyak 9 (56,25 %), kadang-kadang 2 orang (12,5 %), dan tidak ada responden yang menjawab tidak pernah. Dengan demikian dapat dikemukakan, bahwa guru cukup memperhatikan waktunya dalam memanfaatkan jam belajar dengan baik.
Tabel 26
Membuat suasana belajar Kondusif dan Menyenangkan No Alternatif Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%)
1 Selalu 7 43,75 %
2 Sering 5 31,25 %
3 Kadang-kadang 4 25 %
4 Tidak pernah - -
Jumlah 16 100 %
Ketika proses pembelajaran berlangsung guru selalu dapat mengkondusifkan suasana belajar dan menyenangkan, hal ini berdasarkan jawaban responden, yaitu 7 responden (43,75 %). Responden yang menjawab sering sebanyak 5 orang (31, 25%), kadang-kadang sebanyak 4 orang (25 %), sedangkan yang menjawab tidak pernah itu tidak ada. Dengan demikian dapat disimpulkan, bahwa
guru sangat mengefektifkan suasana belajar dengan memperhatikan siswa-siswanya.
Tabel 27
Masuk Kelas dengan Tepat Waktu
No Alternatif Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%)
1 Selalu 9 56,25 %
2 Sering 3 18,75 %
3 Kadang-kadang 4 25 %
4 Tidak pernah - -
Jumlah 16 100 %
Guru adalah orang yang digugu dan ditiru, dalam mengajar guru harus selalu tepat waktu, sebagai mana jawaban responden 9 orang (56,25 %), yang menjawab sering sebanyak 3 responden (18,75 %), kadang-kadang 4 orang (25 %), dan yang menjawab tidak pernah itu tidak ada. Dengan demikian, sebagai seorang guru harus dapat menjadi contoh bagi siswanya dengan selalu datang tepat waktu saat mengajar.
Tabel 28
Memberikan Giliran Siswa dalam Bertanya
No Alternatif Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%)
1 Selalu 8 50 %
2 Sering 3 18,75 %
3 Kadang-kadang 2 12,5 %
4 Tidak pernah 3 18,75 %
Jumlah 16 100 %
Dari tabel di atas menyatakan bahwa guru selalu memberikan giliran pada siswanya dalam bertanya, berdasarkan jawaban responden 8 (50 %), sering sebanyak 3 responden (18,75 %), kadang-kadang 2 orang (12,5 %), sedangkan responden yang menjawab tidak pernah 3
(18,75 %). Dengan demikian, bahwa seorang guru harus dapat berlaku adil dalam mengajar dan tidak berlaku diskriminatif.
Tabel 29
Menjawab Pertanyaan Siswa dengan Jelas dan Singkat No Alternatif Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%)
1 Selalu 4 25 %
2 Sering - -
3 Kadang-kadang 9 56,25 %
4 Tidak pernah 3 18,75 %
Jumlah 16 100 %
Pada tabel di atas diketahui, bahwa hanya 4 responden (25 %) yang menjawab bahwa guru selalu memjawab pertanyaan siswa dengan jelas dan singkat. Adapun responden yang menjawab sering itu tidak ada. Sedangkan responden yang menjawab kadang-kadang sebanyak 9 orang (56,25 %) dan yang lainnya sebanyak 3 responden menjawab tidak pernah. Meskipun ada sebagian kecil responden (25 %) yang menjawab bahwa guru selalu menjawab pertanyaan siswa, tetapi bila dilihat dari jawaban responden lainnya (56,25 %) maka ini membuktikan bahwa guru harus lebih meningkatkan responnya dalam menjawab pertanyaan siswa.
Tabel 30
Guru Memberikan Acuan pada Siswa untuk Bertanya No Alternatif Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%)
1 Selalu 7 43,75 %
2 Sering 6 37,5 %
3 Kadang-kadang 3 18,75 %
4 Tidak pernah - -
Jumlah 16 100 %
Dalam proses pembelajaran, guru sangat aktif dalam memberikan acuan pada siswa untuk bertanya guna memotivasi siswa
dalam memahami pelajaran, sebagaimana dilihat dari jawaban responden sebanyak 7 orang (43,75 %), responden yang menjawab sering sebanyak 6 orang (37,5 %) dan yang menjawab kadang-kadang sebanyak 3 orang (18,75 %). Sedangkan yang menjawab tidak pernah itu tidak ada.
Tabel 31
Menghubungkan Materi Pelajaran dengan Pengalaman No Alternatif Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%)
1 Selalu 14 87,5 %
2 Sering 2 12,5 %
3 Kadang-kadang - -
4 Tidak pernah - -
Jumlah 16 100 %
Dalam menyajikan materi, guru sangat kreatif dalam menghubungkan materi pelajaran dengan pengalaman yang ada guna memberikan pelajaran yang sesuai dengan kenyataan, sebagaimana dilihat dari jawaban responden sebanyak 14 orang (87,5 %). Responden yang menjawab sering sebanyak 2 orang (12.5 %) dan yang menjawab kadang-kadang tidak ada, yang menjawab tidak pernah pun tidak ada.
Tabel 32
Menghubungkan Konsep antar Mata Pelajaran No Alternatif Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%)
1 Selalu 5 31,25 %
2 Sering 2 12,5 %
3 Kadang-kadang 9 56,25 %
4 Tidak pernah - -
Jumlah 16 100 %
Dalam menyajikan materi, guru kurang kreatif dalam menghubungkan konsep antar mata pelajaran guna memudahkan siswa
dalam memahami pelajaran, sebagaimana dilihat dari jawaban responden sebanyak 9 orang (56,25 %). Responden yang menjawab sering sebanyak 2 orang (12,5 %) dan yang menjawab selalu sebanyak 5 orang (31,25). Sedangkan yang menjawab tidak pernah itu tidak ada.
Tabel 33
Menyimpulkan Pelajaran dengan Jelas
No Alternatif Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%)
1 Selalu 6 37,5 %
2 Sering 2 12,5 %
3 Kadang-kadang 8 50 %
4 Tidak pernah - -
Jumlah 16 100 %
Berdasarkan tabel di atas, guru kurang perhatian dalam memberikan kesimpulan mata pelajaran yang di pelajari berdasarkan responden (37,5 %) yang menjawab selalu. Dan 2 responden (12,5 %) menjawab sering, 8 responden (50 %) menjawab kadang-kadang, dan tidak ada seorang responden pun yang menjawab tidak pernah.
Tabel 34
Menyesuaikan Media Pembelajaran dengan tujuan Materi Pelajaran No Alternatif Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%)
1 Selalu 8 50 %
2 Sering 5 31,25 %
3 Kadang-kadang 3 18,75 %
4 Tidak pernah - -
Jumlah 16 100 %
Pada tabel di atas diketahui, bahwa hanya 8 responden (50 %) yang menjawab bahwa guru selalu menyesuaikan media pembelajaran dengan tujuan materi pelajaran, dengan membuat metode yang efektif. Adapun responden yang menjawab sering itu sebanyak 5 orang (31,25 %). Sedangkan responden yang menjawab kadang-kadang sebanyak 3 orang (18,75 %) dan tidak ada responden yang menjawab tidak pernah.
Tabel 35
Menguasai Bahan Pengajaran
No Alternatif Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%)
1 Selalu 9 56,25 %
2 Sering 6 37,5 %
3 Kadang-kadang 1 6,25 %
4 Tidak pernah - -
Jumlah 16 100 %
Tabel di atas menjelaskan, bahwa responden sebanyak 9 orang (56,25 %) menjawab guru selalu menguasai bahan pengajaran dengan baik. Responden yang menjawab sering berjumlah 5 orang (37,5 %) dan 1 orang (6,25 %) yang menjawab kadang-kadang. Sedangkan yang menjawab tidak pernah itu tidak ada. Hal ini membuktikan bahwa guru sangat memberikan perhatian kepada siswa dengan menguasai bahan pengajaran agar siswa dapat mengerti apa yang telah diajarkan.
Tabel 36
Menyediakan Media Pembelajaran yang Sesuai dengan Kondisi Siswa No Alternatif Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%)
1 Selalu 8 50 %
2 Sering 5 31,25 %
3 Kadang-kadang 3 18,75 %
4 Tidak pernah - -
Jumlah 16 100 %
Berdasarkan tabel di atas, 8 responden (50 %) menjawab bahwa guru selalu memberikan media pembelajaran yang sesuai dengan keadaan siswanya, 5 responden (31,25 %) menjawab sering, 3 responden (18,75 %) kadang-kadang, dan yang menjawab tidak pernah itu tida ada.
Tabel 37
Membuat Metode Pembelajaran dengan Kreatif
No Alternatif Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%)
1 Selalu 11 68,75 %
2 Sering 5 31,25 %
3 Kadang-kadang - -
4 Tidak pernah - -
Jumlah 16 100 %
Dengan memperhatikan tabel di atas, dapat diketahui bahwa guru selalu memberikan metode yang kreatif, berdasarkan jawaban 11 responden (68,75 %). Sedangkan yang menjawab sering itu sebanyak 5 responden (31,25 %). Dan yang menjawab kadang-kadang dan tidak pernah itu tidak ada. Hal ini mengindikasikan bahwa guru sangat profesional dalam mengembangkan metode pembelajaran.
Tabel 38
Menciptakan Media Pembelajaran yang Efektif
No Alternatif Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%)
1 Selalu 4 25 %
2 Sering 6 37,5 %
3 Kadang-kadang 6 37,5 %
4 Tidak pernah - -
Jumlah 16 100 %
Dari total responden (16 orang) yang menjawab bahwa media pembelajaran yang diberika oleh guru selalu efektif hanya 4 orang (25 %) responden. Yang menjawab sering sebanyak 6 orang (37,5 %). Demikian halnya responden yang menjawab kadang-kadang, yaitu sebanyak 6 orang (73,5 %). Dan responden yang menjawab tidak pernah guru memberikan media pembelajaran yang efektif itu tidak ada. Dengan demikian, media pembelajaran yang dibuat guru kurang efektif dan mengindikasikan bahwa guru tersebut kurang menguasai pembuatan media yang efektif.
Tabel 39
Tidak Mengambil Keuntungan dari Siswa
No Alternatif Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%)
1 Selalu 5 31,25 %
2 Sering 6 37,5 %
3 Kadang-kadang 5 31,25 %
4 Tidak pernah - -
Jumlah 16 100 %
Dengan memperhatikan tabel di atas, dapat diketahui bahwa hanya 5 responden (31,25 %) yang menjawab bahwa guru selalu mengambil keuntungan dari siswa. Sedangkan yang menjawab sering itu sebanyak 6 orang (37,5 %). Dan 5 responden (31,25 %) yang menjawab kadang-kadang. Adapun responden yang menjawab tidak pernah itu tidak ada.
Berdasarkan hasil angket yang diberikan kepada siswa/i MTs Annida Al-Islamy Rawa Bugel Bekasi Utara, maka dapat dikumpulkan dua kelompok nilai yaitu Kompetensi Profesinal Guru (X) dan Efektivitas Proses Pembelajaran (Y). Data tersebut dapat disajikan dalam tabel berikut :
Tabel 40
Skor Angket Kompetensi Profesional Guru
Responden Butir Pernyataan Jumlah 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 1 4 2 2 4 4 2 2 4 4 2 4 2 2 2 2 42 2 4 4 2 3 4 2 2 2 3 3 3 3 3 2 3 43 3 4 2 2 3 2 4 2 4 4 4 4 2 2 2 4 45 4 3 2 2 2 4 3 2 3 2 2 2 2 2 3 2 36 5 4 4 2 4 2 2 1 2 4 4 4 2 2 2 2 41 6 4 4 2 2 2 2 2 2 4 2 4 2 2 2 2 38 7 4 2 2 2 3 3 2 3 2 2 4 2 4 2 2 39 8 3 3 2 2 3 2 1 2 3 2 3 2 2 2 2 34 9 3 3 2 3 3 4 2 4 4 2 4 4 4 4 2 48 10 2 3 3 4 3 2 2 2 2 3 4 2 2 2 4 40 11 4 4 4 4 4 4 1 2 4 2 3 3 2 2 2 45 12 4 3 3 4 4 2 2 2 4 4 4 2 2 2 4 46 13 2 4 3 3 1 2 1 2 2 2 3 3 2 2 2 34 14 3 3 3 3 2 2 1 4 4 3 3 3 1 2 1 38 15 3 3 2 3 3 4 1 4 4 2 4 4 3 3 3 46 16 4 4 4 4 4 4 4 1 4 4 4 4 4 4 4 57
Tabel 41
Skor Efektivitas Proses Pembelajaran
Responden Butir Pernyataan Jumlah 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 1 3 3 4 4 2 4 3 4 4 2 2 2 4 3 4 48 2 4 4 4 2 2 4 4 3 4 2 4 3 4 4 4 52 3 3 2 4 1 2 4 4 2 2 2 4 4 4 3 2 43 4 3 3 3 1 1 4 4 2 3 3 3 3 3 3 3 42 5 4 4 4 2 2 2 4 2 4 2 4 2 4 4 4 48 6 2 4 4 4 4 2 4 4 4 4 4 3 4 2 2 51 7 3 4 2 4 2 2 4 2 2 2 4 2 3 2 3 41 8 3 3 3 3 1 3 4 2 3 3 3 3 3 3 3 43 9 3 4 4 4 4 3 4 2 4 3 4 2 3 2 4 50 10 4 4 4 4 4 3 3 2 2 4 3 2 3 3 2 47 11 3 3 3 4 2 3 4 3 2 2 4 2 4 2 2 43 12 4 2 2 4 4 3 4 2 2 2 4 4 4 4 2 47 13 3 2 2 3 2 4 4 2 2 3 3 2 4 2 3 41 14 2 2 2 1 1 4 4 4 2 2 3 2 4 2 3 38 15 3 3 4 3 2 3 4 4 2 3 3 3 4 4 3 49 16 4 4 4 4 2 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 57
Tabel 42
Data Variabel Kompetensi Profesional Guru (X) dan Efektivitas Proses Pembelajaran (Y) No X Y 1 42 48 2 43 52 3 45 43 4 36 42 5 41 48 6 38 51 7 39 41 8 34 43 9 48 50 10 40 47 11 45 43 12 46 47 13 34 41 14 38 38 15 46 48 16 57 57 Jumlah 672 739
Berdasarkan pada tabel diperoleh skor kompetensi profesional guru variabel (X) 672 dan efektivitas proses pembelajaran variabel (Y) 739.