• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Deskripsi Data Hasil Penelitian

2. Deskripsi Data Observasi

Observasi yang dilakukan adalah observasi guru ketika melakukan proses pelaksanaan pembelajaran Fisika di kelas X RSBI. Observasi tersebut dilakukan di salah satu kelas yang diampu oleh masing-masing guru Fisika yang menjadi narasumber dalam wawancara. Adapun hasil observasi dari masing-masing guru adalah sebagai berikut:

a. Hasil Observasi I

Observasi dilakukan terhadap Guru Fisika I ketika beliau mengajar di kelas X-8 pada hari Senin, 9 April 2012. Dari pengamatan yang dilakukan, terdapat 32 siswa di dalam kelas yang telah dilengkapi dengan fasilitas AC, LCD, komputer, CCTV, dua speaker aktif, layar LCD, dan dua buah whiteboard. Adapun hasil observasi tersebut adalah sebagai berikut:

1) Performa Guru dalam Proses Pembelajaran Fisika

a) Penguasaan Bahan Pengajaran oleh Guru Fisika

Mengamati tentang penguasaan bahan pengajaran, guru melaksanakan proses pembelajaran berdasarkan silabus dan RPP yang telah dibuat. Silabus dan RPP merupakan hasil pengembangan guru

commit to user

Fisika yang telah disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik siswa serta berdasarkan perkembangan RPP yang ada. Akan tetapi, belum nampak adanya sisipan indikator dari kurikulum Cambridge. Pada kegiatan pelaksanaan proses pembelajaran yang berlangsung saat itu, guru menjelaskan materi ajar baik secara lisan maupun tertulis kepada siswa dalam bahasa Indonesia. Guru juga nampak menguasai bahan pengajaran yang telah ditetapkan dalam RPP yang telah dibuat. b) Pengelolaan Kelas

Dilihat dari pengelolaan kelas, ada beberapa hal yang akan diungkap. Guru tidak terlihat mengatur posisi duduk yang disesuaikan dengan karakter siswa maupun aktivitas siswa. Volume dan intonasi suara guru selama proses pembelajaran dapat didengar dengan baik oleh siswa serta tutur kata beliau yang santun dan dapat dimengerti oleh siswa.

Meskipun dengan waktu yang cukup singkat, beliau menyesuaikan materi pelajaran dengan kecepatan dan kemampuan belajar siswa. Hal itu dapat dilihat melalui sikap beliau yang berkeliling untuk mengamati dan menanyakan ke beberapa siswa di kelas apakah sudah mengerjakan latihan soal yang diberikan dan adakah kesulitan yang dihadapi oleh siswa-siswinya. Selain itu, juga diciptakan ketertiban, kedisiplinan, kenyamanan, keselamatan, dan

kepatuhan pada peraturan dalam menyelenggarakan proses

pembelajaran, dengan berkeliling untuk mengecek kerja siswa selama mengikuti pelajaran Fisika di kelas.

Kegiatan penguatan dan umpan balik terhadap respon dan hasil belajar siswa selama proses pembelajaran berlangsung, juga dilakukan dengan memberikan sanjungan berupa kata-kata, seperti

“Bagus” jika jawaban sudah benar. Sedangkan untuk siswa yang belum menjawab dengan benar, guru berkata, “Jawaban ini kurang tepat. Coba diteliti dulu”.

commit to user

Selama pelajaran Fisika berlangsung, siswa dihargai tanpa memandang latar belakang agama, suku, jenis kelamin, dan status sosial ekonomi, selain itu juga menghargai pendapat siswa. Dalam memulai dan mengakhiri proses pembelajaran, sesuai dengan waktu yang dijadwalkan.

2) Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Fisika

a) Kegiatan Pendahuluan dalam KBM Fisika

Berdasarkan pengamatan dari segi pelaksanaan pembelajaran Fisika di kelas, untuk kegiatan pendahuluan guru terlebih dahulu melakukan tegur sapa dengan siswa dan mendata siswa yang tidak hadir. Pelajaran Fisika saat observasi ini dilakukan adalah membahas soal-soal tentang materi Listrik, sehingga guru tidak mengajukan pertanyaan yang mengaitkan materi yang akan dipelajari dengan materi sebelumnya. Namun, guru bertanya ke siswa apakah sudah mengerjakan latihan-latihan soal yang diberikan pada pertemuan sebelumnya dan menjelaskan bahwa hari ini akan dibahas secara tuntas. Guru tidak menjelaskan tujuan dari proses pembelajaran Fisika yang akan berlangsung di kelas hari itu. Guru juga tidak menyampaikan cakupan materi yang akan dipelajari dan indikator hasil belajar.

b) Kegiatan Inti dalam KBM Fisika (1)Kegiatan Eksplorasi

Mulai membahas mengenai kegiatan inti pembelajaran Fisika pada kegiatan eksplorasi, guru belum melibatkan siswa mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik atau tema materi yang akan dipelajari. Karena hanya dilakukan pembahasan soal-soal saja pada saat pembelajaran, sehingga informasi yang didapat siswa hanya dari soal-soal yang dikerjakan. Guru juga

commit to user

belum menggunakan beragam metode pembelajaran, media pembelajaran, namun telah menggunakan berbagai sumber belajar. Guru hanya melakukan satu metode yaitu mengerjakan soal di depan kelas dengan tidak menunjukkan media pembelajaran, kecuali whiteboard, boardmaker, dan penghapus whiteboard. Bahasa yang digunakan oleh guru selama satu kali 45 menit waktu pelajaran Fisika hari itu adalah bahasa Indonesia.

Sumber belajar yang digunakan tidak hanya buku teks, tetapi juga dari LKS dan buku referensi lain yang dimiliki oleh masing-masing siswa dan guru. Guru cukup memfasilitasi terjadinya interaksi antar siswa serta antara siswa dengan guru, dan sumber belajar lain namun kurang untuk interaksi dengan lingkungan. Interaksi yang terjadi antara guru dan siswa melalui kegiatan tanya jawab, sedangkan interaksi antara siswa dengan siswa melalui diskusi untuk membahas soal serta interaksi siswa dengan sumber belajar yang digunakan oleh siswa.

Guru melibatkan siswa secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran, hal tersebut nampak ketika guru memberikan kesempatan siswa untuk menjawab setiap soal yang diberikan ke depan kelas. Selain itu siswa lainnya juga mengoreksi dan berkomentar tentang jawaban soal yang ditulis temannya, yang menunjukkan beberapa siswa cukup antusias dengan pembelajaran Fisika yang berlangsung saat itu. Akan tetapi, guru belum memfasilitasi siswa untuk melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan. Hal ini dimaklumi karena hanya berupa pembahasan soal.

(2)Kegiatan Elaborasi

Pada kegiatan elaborasi, guru nampak membiasakan siswa membaca dan menulis melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna. Hal ini terlihat ketika beliau menyampaikan kepada siswa untuk membaca dan memperdalam lagi materi Listrik dan melanjutkan

commit to user

mengerjakan soal-soal yang diberikan guru dan yang ada di LKS. Guru melibatkan siswa untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tulisan. Hal tersebut ditunjukkan oleh guru dengan memberikan suatu masalah berupa soal yang kemudian memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengajukan pendapat untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Guru juga memberi kesempatan untuk berfikir,

menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut. Hal ini nampak dari sikap beliau yang tidak langsung memberikan jawaban dan melainkan memberikan kesempatan kepada siswa-siswinya untuk berfikir, kemudian menganalisis dan menyelesaikan masalah yang diajukan dan ditulis di wahiteboard. Selain itu, guru juga memberikan motivasi kepada siswa untuk tidak usah takut untuk mencoba menjawab soal tersebut karena benar salah tidak masalah, yang penting siswa-siswinya sudah berani mencoba menjawab. Guru belum memfasilitasi siswa dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif, namun guru memfasilitasi siswa berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar, yaitu dengan memberikan poin tambahan bagi yang bersedia menjawab soal ke depan.

Berdasarkan pengamatan yang dilakukan, guru belum nampak memfasilitasi siswa membuat laporan eksplorasi yang dilakukan secara kelompok baik lisan maupun tulisan. Guru juga belum memfasilitasi siswa untuk menyajikan hasil kerja kelompok. Hal ini dikarenakan guru hanya memfasilitasi siswa membuat laporan eksplorasi secara individu baik lisan maupun tulisan, sehingga penyajian hasil kerja individual saja yang nampak, yaitu saat siswa menyampaikan jawaban dan mengerjakan hasil pekerjaannya di whiteboard. Secara tidak langsung, hal teresbut menunjukkan bahwa guru juga cukup memfasilitasi siswa melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa

commit to user

percaya diri siswa. Guru juga belum terlihat memfasilitasi siswa melakukan pameran, turnamen, festival serta produk yang dihasilkan.

(3)Kegiatan Konfirmasi

Masuk ke dalam kegiatan konfirmasi, guru hanya memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan. Sedangkan penguatan dalam bentuk tulisan dan isyarat maupun hadiah belum dilakukan. Guru belum memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi siswa melalui berbagai sumber karena hanya berupa konfirmasi secara lisan dan tertulis di whiteboard tentang jawaban yang tepat. Selain itu, juga belum terlihat guru memfasilitasi siswa untuk melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan.

Guru cukup memfasilitasi siswa untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar. Guru sudah menjadi narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan siswa yang menghadapi kesulitan. Jika ada siswa yang bertanya, guru dengan senang hati bersedia untuk menjawabnya dan membantu siswa dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi. Guru juga memberikan acuan agar siswa dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi mereka masing-masing. Selanjutnya, guru memberikan informasi untuk bereksplorasi lebih jauh kepada siswa dengan memberikan pertanyaan tambahan serta memberikan motivasi kepada siswa yang kurang atau belum berpartisipasi aktif dalam pembelajaran Fisika.

c) Kegiatan Penutup dalam KBM Fisika

Pada kegiatan penutup, guru belum membuat kesimpulan dari pembahasan soal yang telah disampaikan, belum nampak melakukan refleksi tehadap kegiatan yang sudah dilakukan, tetapi memberikan umpan balik terhadap proses belajar hasil belajar siswa.

commit to user

Berdasarkan hasil pengamatan pada kegiatan penilaian hasil pembelajaran, guru belum melakukan ujian tertulis di awal, pertengahan, ataupun di akhir pelaksanaan proses pembelajaran, sehingga belum diketahui apakah guru dalam memberikan ujian tertulis Fisika dalam bahasa Inggris dengan tingkat kesulitan analisis, sintesis serta evaluasi. Guru hanya menilai siswa dari aspek afektif saja, yaitu dari sikap dan keaktifan siswa selama kegiatan pembelajaran Fisika berlangsung.

Selanjutya, guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan selanjutnya dan memberikan tugas terkait dengan pendalaman materi.

3) Pendayagunaan ICT dalam Proses Pembelajaran Fisika

Berdasarkan hasil pengamatan pada pemanfaatn ICT, guru belum memberikan tugas dengan bahan materi bersumber dari media internet. Guru tidak memberikan tugas dengan cara pengumpulan tugasnya melalui email. Selain itu, karena guru dan siswa belum memiliki blog pembelajaran Fisika berupa e-learning, guru belum memberikan materi, latihan, maupun ujian kepada siswa melalui e-learning. Belum dilakukan penggunaan powerpoint, CD, video maupun animasi pelajaran.

4) Respon Siswa-Siswi terhadap KBM Mata Pelajaran Fisika

Terkait dengan respon siswa-siswi terhadap pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM), menunjukkan bahwa sebagian besar siswa merasa antusias dengan kegiatan proses pembelajaran Fisika di kelas. Sebagian besar siswa terlihat serius memperhatikan pelajaran dan fokus pada pembahasan soal yang dilakukan di kelas dan merasa tertantang untuk mengerjakan tugas yang diberikan guru. Hanya beberapa siswa yang terlihat aktif dan termotivasi dalam mengikuti proses pembelajaran Fisika, hal tersebut terlihat bahwa hanya beberapa siswa yang bersedia maju ke depan untuk menuliskan jawaban soal di

commit to user

buku catatan mereka masing-masing. Akan tetapi, ketika guru berkeliling kelas, cukup banyak siswa yang bertanya kepada beliau mengenai hasil pekerjaannya.

b. Hasil Observasi II

Observasi dilakukan terhadap guru Fisika II ketika beliau mengajar di kelas X-3 pada hari Selasa, 24 April 2012. Observasi yang dilakukan adalah observasi pelaksanaan kegiatan ulangan harian siswa kelas X-3 RSBI. Dari pengamatan yang dilakukan, terdapat 33 siswa di dalam kelas yang telah dilengkapi dengan fasilitas AC, LCD, komputer, CCTV, dua speaker aktif, layar LCD, dan dua buah whiteboard. Adapun hasil observasi tersebut adalah sebagai berikut:

1) Performa Guru dalam Proses Pembelajaran Fisika

a) Penguasaan Bahan Pengajaran oleh Guru Fisika

Mengamati tentang penguasaan bahan pengajaran, guru telah melaksanakan proses pembelajaran berdasarkan silabus dan RPP yang telah dibuat. Silabus dan RPP merupakan hasil pengembangan guru Fisika yang telah disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik siswa serta berdasarkan perkembangan RPP yang ada. Akan tetapi, belum nampak adanya sisipan indikator dari kurikulum Cambridge. b) Pengelolaan Kelas

Dilihat dari pengelolaan kelas, ada beberapa hal yang akan diungkap. Guru tidak terlihat mengatur posisi duduk yang disesuaikan dengan karakter siswa sebelum ulangan dilaksanakan. Volume dan intonasi suara guru selama proses pembelajaran dapat didengar dengan baik oleh siswa.

Ujian yang diberikan disesuaikan dengan kecepatan dan kemampuan belajar siswa. Hal itu dapat dilihat melalui naskah soal ulangan yang memang sesuai dengan materi yang mereka telah dapatkan sebelumnya, yaitu materi Alat-alat Optik. Selain itu, guru menciptakan ketertiban, kedisiplinan, kenyamanan, keselamatan, dan

commit to user

pembelajaran. Hal ini terlihat ketika guru meminta siswa untuk tetap fokus mengerjakan ulangan masing-masing dan tidak berdiskusi dengan temannya.

Dalam kegiatan ulangan ini, belum bisa teramati tindakan guru dalam memberikan penguatan dan umpan balik terhadap respon dan hasil belajar siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Selain itu, belum bisa teramatinya sikap guru dalam menghargai siswa tanpa memandang latar belakang agama, suku, jenis kelamin, dan status sosial ekonomi serta sikap guru yang menghargai pendapat siswa. Dari hasil pengamatan, guru memulai dan mengakhiri proses pembelajaran sesuai dengan waktu yang dijadwalkan.

2) Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Fisika

a) Kegiatan Pendahuluan dalam KBM Fisika

Berdasarkan pengamatan dari segi pelaksanaan pembelajaran Fisika di kelas, untuk kegiatan pendahuluan guru terlebih dahulu melakukan tegur sapa dengan siswa dan mendata siswa yang tidak hadir pada kegiatan pelajaran Fisika hari itu. Seperti telah dijelaskan sebelumnya, pelajaran Fisika saat observasi ini dilakukan adalah ulangan harian tentang materi Alat-alat Optik.

Observasi ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana bentuk pelaksanaan kegiatan penilaian hasil pembelajaran berupa ulangan harian di kelas X RSBI. Sebelumnya, guru bertanya ke siswa apakah sudah mengerjakan belajar dan berlatih mengerjakan soal-soal untuk menghadapi ulangan Fisika pada hari itu. Guru kemudian menyuruh siswa-siswinya untuk memasukkan semua buku, catatan dan hanya perlengkapan alat tulis serta kertas lembar jawab saja yang ada di meja. Setelah memastikan siswa-siswinya siap untuk mengerjakan ulangan, guru baru mulai membagikan naskah soal kepada siswa. Guru menjelaskan kepada siswa untuk waktu pengerjaannya 60 menit, jadi siswa disuruh mengerjakannya dengan baik.

commit to user

Mulai membahas mengenai kegiatan inti pembelajaran Fisika, yaitu pelaksanaan ulangan harian Fisika materi Alat-alat Optik. Ulangan harian dilaksanakan secara individu di dalam kelas. Setiap siswa mendapatkan satu lembar soal dan tidak diperbolehkan kerja sama antar teman dalam mengerjakannya. Hal ini dimaksudkan agar siswa mampu berkompetensi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar. Kegiatan ulangan ini sudah diumumkan pada pertemuan sebelumnya sehingga terlihat siswa sudah mempersiapkan diri secara matang di rumah untuk menghadapi ulangan ini. Bahasa yang digunakan oleh guru selama dua kali 45 menit waktu pelajaran Fisika hari itu adalah bahasa Indonesia dan hanya ketika pembukaan dan penutupan guru menggunakan bahasa Inggris.

Berdasarkan hasil pengamatan pada kegiatan ulangan Fisika, guru melakukan penilaian hasil pembelajaran dari awal pelaksanaan proses pembelajaran hingga 15 menit sebelum pelajaran berakhir. Guru dalam memberikan penilaian hasil pembelajaran Fisika dengan enam item soal dimana hanya 1 soal yang berbahasa Inggris dan 5 soal lainnya berbahasa Indonesia. Dari hasil pengamatan, soal Fisika yang diberikan oleh guru berada pada jenjang menghafal, pemahaman, aplikasi, analisis dan sintesis. Pelaksanaan penilaian baru pada aspek kognitif saja.

c) Kegiatan Penutup dalam KBM Fisika

Guru memberikan waktu tambahan 15 menit bagi siswa untuk mengerjakan soal ulangan, selanjutnya menyuruh siswa untuk menghentikan mengerjakan dan mengumpulkan lembar jawabannya. Selanjutnya, guru membahas beberapa soal ulangan dengan siswa dan memberikan jawaban yang benar untuk beberapa soal ulangan yang

baru dikerjakan siswa. Sebelum pertemuan ditutup, guru

menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan selanjutnya namun tidak memberikan tugas kepada siswa-siswinya.

commit to user

Berdasarkan hasil pengamatan pada pemanfaatn ICT, guru belum memberikan tugas dengan bahan materi bersumber dari media internet. Guru tidak memberikan tugas dengan cara pengumpulan tugasnya melalui email. Selain itu, karena guru dan siswa belum memiliki blog pembelajaran Fisika berupa e-learning, sehingga belum diberikan materi dan ujian kepada siswa melalui e-learning. Guru juga tidak menggunakan powerpoint, CD, video maupun animasi pelajaran dalam proses pembelajaran Fisika.

4) Respon Siswa-Siswi terhadap KBM Mata Pelajaran Fisika

Siswa nampak serius mengerjakan soal ulangan Fisika masing-masing. Meskipun beberapa siswa terlihat mudah dan bisa mengerjakan, terlihat juga beberapa siswa lain yang merasa kebingungan dan sulit untuk menjawab soal ulangan yang dihadapinya

c. Hasil Observasi III

Observasi dilakukan terhadap guru Fisika III ketika beliau mengajar di kelas X-7 pada hari Kamis, 26 April 2012. Dari pengamatan yang dilakukan, terdapat 33 siswa di dalam kelas yang telah dilengkapi dengan fasilitas AC, LCD, komputer, CCTV, dua speaker aktif, layar LCD, dan dua buah whiteboard. Adapun hasil observasi tersebut adalah sebagai berikut:

1) Performa Guru dalam Proses Pembelajaran Fisika

a) Penguasaan Bahan Pengajaran oleh Guru Fisika

Mengamati tentang penguasaan bahan pengajaran, guru telah melaksanakan proses pembelajaran berdasarkan silabus dan RPP yang telah dibuat. Silabus dan RPP merupakan hasil pengembangan guru Fisika yang telah disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik siswa serta berdasarkan perkembangan RPP yang ada, akan tetapi, belum nampak adanya sisipan indikator dari kurikulum Cambridge. Pada kegiatan pelaksanaan proses pembelajaran yang berlangsung saat itu, guru menjelaskan materi ajar baik secara lisan maupun tertulis kepada siswa hampir seluruhnya dalam bahasa Indonesia.

commit to user

Pada saat observasi berlangsung, pembelajaran Fisika di kelas X-7 RSBI adalah kegiatan presentasi masing-masing kelompok siswa yang berkaitan dengan materi Gelombang Elektromagnetik. Pada pertemuan sebelumnya, guru telah membagi siswa-siswinya dalam beberapa kelompok dimana untuk satu kelompok bisa berisi empat atau lima orang siswa. Selain itu, guru juga telah membagi materi yang akan disampaikan oleh masing-masing kelompok dimana pembagiannya adalah kelompok I: gelombang elektromagnetik, kelompok II: sinar gamma, kelompok III: sinar X, kelompok IV: sinar UV, kelompok V: cahaya tampak, kelompok VI: Inframerah, kelompok VII: Radar, dan kelompok VIII: Televisi dan Radio. Materi

presentasi dipresentasikan melalui media powerpoint dengan

menggunakan bahasa Indonesia baik untuk ketikan materi di

powerpoint maupun cara menyampaikan materi presentasi ke

audience. Saat kegiatan presentasi berlangsung, guru nampak menguasai materi presentasi siswa yang memang telah dirumuskan dalam RPP.

b) Pengelolaan Kelas

Dilihat dari pengelolaan kelas, ada beberapa hal yang akan diungkap. Guru mengatur posisi duduk yang disesuaikan dengan kelompok presentasinya. Volume dan intonasi suara guru selama proses pembelajaran dapat didengar dengan baik oleh siswa. Selama 2 x 45 menit pelajaran Fisika tersebut, guru memberikan sepenuhnya waktu pembelajaran kepada masing-masing kelompok untuk mempresentasikan hasil pekerjaannya. Setiap kelompok diberikan waktu presentasi 15 menit, dimana 10 menit untuk presentasi powerpoint dan 5 menit untuk sesi tanya jawab.

Guru terlihat menyesuaikan materi pelajaran dengan kecepatan dan kemampuan belajar siswa. Hal itu dapat dilihat melalui sikap beliau yang bertanya kepada siswa yang berperan sebagai

commit to user

dipresentasikan atau puas tidaknya jawaban yang disampaikan oleh tim presentator atas pertanyaan yang diberikan oleh audience. Ketika masih ada siswa yang belum paham atau tidak puas dengan jawaban dari tim presentator, maka guru akan memberikan tambahan penjelasan. Selain itu, guru juga menciptakan ketertiban, kedisiplinan, kenyamanan, keselamatan, dan kepatuhan pada peraturan dalam menyelenggarakan proses pembelajaran Fisika yang sedang berlangsung.

Guru terlihat memberikan penguatan dan umpan balik terhadap respon dan hasil belajar siswa selama proses pembelajaran berlangsung, seperti memberikan sanjungan. Umpan balik juga diberikan guru untuk kelompok menjawab dengan benar. Selain itu,

guru akan membantu memberikan clue jawaban kepada tim

presentator yang belum bisa menjawab.

Selama pelajaran Fisika berlangsung, guru menghargai siswa tanpa memandang latar belakang agama, suku, jenis kelamin, dan status sosial ekonomi. Guru juga menghargai pendapat siswa yang terlihat dari sikap beliau yang membebaskan siapa saja untuk bertanya atau berpendapat ketika tim presentator selesai mempresentasikan hasil kerjanya. Dari hasil pengamatan, guru memulai dan mengakhiri proses pembelajaran sesuai dengan waktu yang dijadwalkan.

2) Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Fisika

a) Kegiatan Pendahuluan dalam KBM Fisika

Berdasarkan pengamatan dari segi pelaksanaan pembelajaran Fisika di kelas, untuk kegiatan pendahuluan guru terlebih dahulu melakukan tegur sapa dengan siswa dan mendata siswa yang tidak hadir pada kegiatan pelajaran Fisika hari itu. Guru tidak terlihat mengajukan pertanyaan yang mengaitkan materi yang akan dipelajari dengan materi sebelumnya. Hal ini dilakukan karena penyampaian materi telah dilakukan pada pertemuan sebelumnya sehingga pengajuan pertanyaan yang dikaitkan dengan materi di kelas IX

commit to user

dilakukan guru pada pertemuan sebelumnya juga. Pada saat observasi dilakukan, kegiatan pembelajaran langsung presentasi kelompok sehingga guru langsung menjelaskan tujuan dari proses pembelajaran Fisika yang akan berlangsung dan menyampaikan cakupan materi

Dokumen terkait