• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1HASIL PENELITIAN

4.1.1 Deskripsi Data Pelaksanaan Tindakan Siklus 1

Pelaksanaan tindakan siklus 1 pada siswa kelas V SD Bojong Salaman 02 Semarang

dilaksanakan dalam dua pertemuan, yaitu tanggal 2 dan 9 September 2015. Siklus 1 terdiri

dari empat tahap kegiatan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.

4.1.1.1Perencanaan

Pada tahap perencanaan, peneliti menentukan fokus kegiatan yang perlu

mendapatkan perhatian khusus untuk diamati. Perencanaan pelaksanaan penelitian tindakan

1. Menyusun perangkat pembelajaran yaitu RPP, bahan ajar, materi, Lembar kerja

siswa, kisi-kisi soal evaluasi, soal evaluasi, kunci jawaban soal evaluas, dan

kriteria penskoran.

2. Menyiapkan media berupa papan ular tangga, dadu, dan bidak.

3. Menyiapkan sumber belajar seperti buku mata pelajaran serta berbagai sumber dari

internet.

4. Menyiapkan lembar observasi untuk mengamati perilaku pembelajaran guru,

aktivitas siswa, iklim pembelajaran, materi pembelajaran, media pembelajaran.

5. Menyiapkan lembar catatan lapangan.

4.1.1.2Pelaksanaan Tindakan

Pelaksanaan tindakan siklus 1 dilaksanakan pada :

hari/ tanggal : Rabu dan Senin/ 2 dan 7 September 2015

kelas/ semester : V / I

alokasi waktu : 4 x 35 menit

Berikut uraian pelaksanaan tindakan siklus 1 yang dilakukan dalam dua kali

pertemuan kegiatan pembelajaran.

1. Pra Kegiatan ( 5 menit)

Mengucapkan salam, membimbing doa, melakukan presensi, dan mengkondisikan siswa.

Guru mengawali pertemuan dengan mengucap salam kepada siswa. Guru meminta

siswa yang bertugas untuk memimpin doa didepan kelas sebelum pelajaran

berlangsung. Setelah selesai berdoa guru melakukan absensi dengan meminta siswa

untuk mengecek temannya yang tidak berangkat. Setelah mengecek kehadiran siswa

guru mengkondisikan kelas untuk mempersiapkan siswa memasuki pelajaran.

2. Kegiatan Awal ( 5 menit)

Menyampaikan materi yang akan dipelajari, Menyampaikan tujuan pembelajaran, Memotivasi siswa, Memberikan apersepsi.

Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari hari ini yaitu operasi hitung

campuran yang melibatkan penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat dan

operasi hitung campuran yang melibatkan perkalian dan pembagian bilangan bulat.

Setelah menyampaikan materi pelajaran guru menjelaskan tujuan dari pembelajaran

hari ini yaitu:

siswa dapat menyelesaikan permasalahan yang berhubungan dengan operasi hitung

campuran yang melibatkan penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat dan siswa

dapat menyelesaikan permasalahan yang berhubungan dengan operasi hitung

campuran yang melibatkan perkalian dan pembagian bilangan bulat. Setelah

menyampaikan tujuan pembelajaran guru memotivasi siswa agar semangat dalam

belajar dengan berkata ―Pelajaran kita hari ini sangat sering kita jumpai baik itu dirumah, dipasar,atau dilingkungan sekolah. Semakin sering anak-anak berinteraksi

dengan lingkungan semakin mudah materi ini dikuasai‖. Setelah memotivasi siswa guru bertanya pada siswa ―Pak Min ingin membuat rumah. Ia memiliki 3.560 batu bata, sedangkan untuk menyelesaikan pekerjaannya Ia membutuhkan 11.000 batu

bata. Berapa batu bata lagi yang dibutuhkan Pak Min untuk menyelesaikan

pekerjaannya?

3. Kegiatan Inti ( )

Guru membimbing siswa mengkonstruksi pengetahuannya

Guru memberikan permasalahan : ―Suhu udara kota Tokyo 6° C. Suhu udara di kutub utara 10° C lebih rendah darpada suhu di kota Tokyo. Berapakah suhu udara

di kutub utara?‖

Siswa diminta mengkonstruk makna dari masalah yang diberikan dengan

menggunakan garis bilangan sehingga didapat hasil konstruksi siswa, yang betul

adalah sebagai berikut:

Gambar 4.1 Hasil konstruksi siswa dengan menggunakan garis bilangan

Guru membimbing siswa dalam kegiatan inkuiri

Setelah memberikan permasalahan guru memberikan waktu kepada siswa untuk

Gambar 4.2 langkah siswa mengerjakan

Guru menyampaikan materi yang diberikan untuk di Snowball Throwing

Guru membagi siswa untuk berkelompok, kemudian guru memanggil ketua

kelompok untuk diberikan materi yang harus disampaikan kepada anggota

kelompoknya. Materi yang disampaikan pada ketua kelompok berupa sebuah soal

yang harus dikerjakan secara berkelompok dan perintah yang meminta siswa untuk

membuat soal sesuai dengan materi pelajaran.

Guru melakukan kegiatan tanya jawab

Dalam kegiatan tanya jawab guru memberikan kesempatan pada ketua kelompok

untuk bertanya akan materi yang telah disampaikan oleh guru sebelum dibagikan

kepada anggota kelompok.

Gambar 4.4 Guru melakukan kegiatan tanya jawab

Melaksanakan diskusi kelompok tentang masalah yang akan disnowball throwingkan dan membuat pertanyaan

Siswa diberikan kesempatan untuk berdiskusi tentang masalah yang dihadapinya,

setelah selesai setiap siswa diberikan kesempatan untuk membuat pertanyaan yang

Gambar 4.5 Suasana diskusi kelompok

Mengadakan variasi dengan melakukan permainan Snowball Throwing yang dipadukan dengan ular tangga

Guru membagikan papan permainan ular tangga dan perlengkapannya, kemudian

guru menyampaikan peraturan permainan ular tangga yang telah divariasi. Setiap

siswa yang akan memainkan gilirannya dia harus menjawab soal dari bola kertas

yang dilempar oleh teman satu kelompoknya, apabila berhasil menjawab maka

siswa dapat melanjutkan permainan. Jika ada siswa yang tidak bisa menjawab soal

yang diberikan, siswa tidak dapat melanjutkan permainan selama 1 putaran.

Sebelum memulai permainan siswa harus melakuka hompimpa untuk menentukan

giliran bermain. Pada kelompok 1, hasil urutan giliran bermain adalah anggota

3,2,4,1,5. Pada kelompok 2 hasil urutan giliran bermain adalah anggota 2,1,5,3,4.

Pada kelompok 3, hasil urutan bermain adalah anggota 3,4,1,5,2. Pada kelompok 4,

hasil urutan bermain adalah anggota 4,1,5,2,3. Pada kelompok 5, hasil urutan

anggota 4,1,5,3,2. Permainan ular tangga kelompok 1 dan 2 diawasi oleh observer

MAA, kelompok 3 dan 4 WK, dan kelompok 5 dan 6 oleh guru (peneliti). Pada

kelompok 1 anggota 3 membuka bola soal dan menuliska apa yang diketahui dari

soal yang diterima. Setelah selesai MAA mengecek hasil kerja siswa anggota 3

kemudian mempersilahkan anggota 3 untuk memulai bermain karena hasil kerjanya

benar. Setelah anggota 3 mengocok dadu dan menjalankan bidaknya, anggota 3

harus menggabungkan hasil kerja yang pertama ( menuliskan yang diketahui dari

soal) ke bola soal kemudian melemparkannya ke anggota 2. Sebelum bermain

anggota 2 harus mengambil kertas yang paling luar dari bola tersebut kemudian

menjawab apa yang ditanya untuk meneruskan jawaban dari anggota 3. Setelah

selesai mengerjakan MAA mengecek hasil kerja siswa. Anggota 2 dipersilahkan

untuk bermain karena hasil kerjanya dinyatakan benar oleh MAA. Setelah selesai

menjalankan bidaknya anggota 2 harus menggabungkan hasil kerja yang kedua

(menuliskan yang ditanya dari soal) kemudian melemparkannya pada anggota 4.

Sebelum bermain anggota 4 harus menyelesaikan tugasnya terlebih dahulu yaitu

meneruskan hasil kerja anggota 2 (menjawab pertanyaan). Setelah selesai

mengerjakan MAA mengecek hasil kerja siswa. Anggota 4 dipersilahkan untuk

bermain karena hasil kerjanya dinyatakan benar oleh MAA. Pola permainan

tersebut terus dilakukan sampai salah satu siswa mencapai garis finish. Pada

dalam menjawab pertanyaan. Berikut adalah contoh pertanyaan yang dibuat siswa:

―Pada siang hari suhu daerah Pusponjolo adalah 37 C, sedangkan suhu di Gunung Pati adalah 25 C. Berapa suhu antara kedua daerah tersebut?‖

Gambar 4.6 Siswa bermain ular tangga

Guru menutup kegiatan pembelajaran

Setelah melakukan permainan ular tangga guru memantapkan pemahaman siswa

terhadap pembelajaran yang telah berlangsung dengan memberi pertanyaan pada

seluruh siswa kemudian memberikan penekanan pada hal penting pada materi yang

telah dipelajari. Setelah memantapkan pemahaman siswa guru membagikan soal

evaluasi pada siswa untuk mengukur pemahaman siswa tentang materi yang

dipelajari. Setelah selesai mengerjakan soal evaluasi guru memberikan pr pada

siswa agar siswa lebih memahami materi yang diajarkan. Setelah memberikan PR

guru menutup kegiatan pembelajaran dengan meminta salah satu anak yang

Gambar 4.7 Guru membagian soal evaluasi

Pertemuan Kedua :

4. Pra Kegiatan ( 5 menit)

Mengucapkan salam, membimbing doa, melakukan presensi, dan mengkondisikan siswa.

Guru mengawali pertemuan dengan mengucap salam kepada siswa. Guru meminta

siswa yang bertugas untuk memimpin doa didepan kelas sebelum pelajaran

berlangsung. Setelah selesai berdoa guru melakukan absensi dengan meminta siswa

untuk mengecek temannya yang tidak berangkat. Setelah mengecek kehadiran siswa

guru mengkondisikan kelas untuk mempersiapkan siswa memasuki pelajaran.

5. Kegiatan Awal ( 5 menit)

Menyampaikan materi yang akan dipelajari, Menyampaikan tujuan pembelajaran, Memotivasi siswa, Memberikan apersepsi.

Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari hari ini yaitu operasi hitung

campuran bilangan bulat. Setelah menyampaikan materi pelajaran guru menjelaskan

tujuan dari pembelajaran hari ini yaitu:

siswa dapat menyelesaikan permasalahan yang berhubungan dengan operasi hitung

campuran yang melibatkan penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat dan siswa

dapat menyelesaikan permasalahan yang berhubungan dengan operasi hitung

campuran yang melibatkan perkalian dan pembagian bilangan bulat. Setelah

menyampaikan tujuan pembelajaran guru memotivasi siswa agar semangat dalam

belajar dengan berkata ―Pelajaran kita hari ini sangat sering kita jumpai baik itu dirumah, dipasar,atau dilingkungan sekolah. Semakin sering anak-anak berinteraksi

dengan lingkungan semakin mudah materi ini dikuasai‖. Setelah memotivasi siswa guru melakukan apersepsi dengan mengajukan pertanyaan sebagai berikut : ―Wanto membeli dua keranjang manga seharga Rp.223.650,00. Masing-masing keranjang

berisi 28kg dan 35kg. Berapa harga 1kg manga tersebut?‖ 6. Kegiatan Inti ( )

Guru membimbing siswa mengkonstruksi pengetahuannya

―Saat hari lebaran Ani berkunjung kerumah keluarganya untuk bersilaturahmi, saat bersilaturahmi kerumah neneknya ani mendapat uang 2 lembar uang Rp.50.000,00 dan 20 uang koin Rp.500,00. Setalah berkunjung dari rumah neneknya Ani pergi kerumah tantenya dan menerima uang Rp.450.000,00. Setelah diberi uang oleh

tantenya ani mendapat pesan untuk membagi uang yang telah diterimanya dengan

adiknya. Berapakah uang yang dimiliki Ani sekarang?‖

Siswa diminta mengkonstruk makna dari istilah yang diberikan sehingga didapat

hasil konstruksi siswa, yang betul adalah sebagai berikut:

Gambar 4.8 hasil konstruksi siswa

Guru membimbing siswa dalam kegiatan inkuiri

Setelah memberikan permasalahan guru memberikan waktu kepada siswa untuk

mengerjakan permasalahan yang diterima dengan mendahulukan perkalian dan

pembagian dibandingkan penjumlahan dan pengurangan..

Gambar 4.9 langkah siswa mengerjakan

Guru menyampaikan materi yang diberikan untuk di Snowball Throwing

Guru membagi siswa untuk berkelompok, kemudian guru memanggil ketua

kelompoknya. Materi yang disampaikan pada ketua kelompok berupa sebuah soal

yang harus dikerjakan secara berkelompok dan perintah yang meminta siswa untuk

membuat soal sesuai dengan materi pelajaran.

4.10 Guru menjelaskan materi pada ketua kelompok

Guru melakukan kegiatan tanya jawab

Dalam kegiatan tanya jawab guru memberikan kesempatan pada ketua kelompok

untuk bertanya akan materi yang telah disampaikan oleh guru sebelum dibagikan

kepada anggota kelompok.

Melaksanakan diskusi kelompok tentang masalah yang akan disnowball throwingkan dan membuat pertanyaan

Siswa diberikan kesempatan untuk berdiskusi tentang masalah yang dihadapinya,

setelah selesai setiap siswa diberikan kesempatan untuk membuat pertanyaan

yangsesuai dengan materi pelajaran.

Gambar 4.12 Suasana diskusi kelompok

Mengadakan variasi dengan melakukan permainan Snowball Throwing yang dipadukan dengan ular tangga

Guru membagikan papan permainan ular tangga dan perlengkapannya, kemudian

guru menyampaikan peraturan permainan ular tangga yang telah divariasi. Setiap

siswa yang akan memainkan gilirannya dia harus menjawab soal dari bola kertas

yang dilempar oleh teman satu kelompoknya, apabila berhasil menjawab maka

siswa dapat melanjutkan permainan. Jika ada siswa yang tidak bisa menjawab soal

yang diberikan siswa tidak dapat melanjutkan permainan selama 1 putaran. Sebelum

memulai permainan siswa harus melakukan hompimpa untuk menentukan giliran

Permainan ular tangga kelompok 4 diawasi oleh AS. Pada kelompok 4, anggota 1

membuka bola soal dan menuliskan apa yang diketahui dari soal yang diterima.

Setelah selesai AS mengecek hasil kerja siswa anggota 1 kemudian mempersilahkan

anggota 1 untuk memulai bermain karena hasil kerjanya benar. Setelah anggota 1

mengocok dadu dan menjalankan bidaknya, anggota 1 harus menggabungkan hasil

kerja yang pertama (menuliskan yang diketahui dari soal) ke bola soal kemudian

melemparkannya pada anggota 5. Sebelum bermain anggota 5 harus mengambil

kertas yang paling luar dari bola tersebut kemudian menuliskan apa yang

ditanyakan dari soal. Setelah selesai mengerjakan AS mengecek hasil kerja siswa

kemudian mempersilahkan anggota 5 untuk mengocok dadu dan menjalankan

bidaknya karena hasil kerjanya dinyatakan benar. Anggota 5 harus menggabungkan

hasil kerjanya (menuliskan yang ditanya dari soal) ke bola soal kemudian

melemparkannya pada anggota 2. Sebelum bermain anggota 2 harus menyelesaikan

tugasnya terlebih dahulu yaitu meneruskan jawaban dari anggota 5 (menjawab

pertanyaan). Setelah selesai mengerjakan AS mengecek hasil kerja siswa. Anggota

2 dipersilahkan untuk bermain karena hasil kerjanya dinyatakan benar oleh AS.

Ditengah permainan anggota 3 melakukan kesalahan dalam mengerjakan soal yaitu

pada langkah 4 yaitu pada penyelesaian kalimat matematika, sehingga anggota 3

tidak dapat melanjutkan permainan, ia harus menunggu 1 putaran dan menjawab

adalah siswa kurang teliti dalam menghitung jumlah harga mi ayam sehingga

mengakibatkan hasil kerjanya salah. Berikut adalah hasil kerja siswa yang

dinyatakan salah oleh observer

Gambar 4.13 Soal yang dibuat siswa untuk Snowball Throwing

Permainan dinyatakan selesai jika ada salah satu dari pemain mencapai angka 100

atau garis finish.

Guru menutup kegiatan pembelajaran

Setelah melakukan permainan ular tangga guru memantapkan pemahaman siswa

terhadap pembelajaran yang telah berlangsung dengan memberi pertanyaan pada

seluruh siswa kemudian memberikan penekanan pada hal penting pada materi yang

telah dipelajari. Setelah memantapkan pemahaman siswa guru membagikan soal

dipelajari. Setelah selesai mengerjakan soal evaluasi guru memberikan pr pada

siswa agar siswa lebih memahami materi yang diajarkan. Setelah memberikan PR

guru menutup kegiatan pembelajaran dengan meminta salah satu anak yang

bertugas untuk memimpin doa.

Gambar 4.14 Guru sedang membagikan soal evaluasi

4.1.1.3Observasi

4.1.1.3.1 Hasil Observasi Keterampilan Guru

Data hasil observasi keterampilan guru dalam pembelajaran matematika melalui

Contextual Teaching and Learning variasi Snowball Throwing berbantuan Ular Tangga

pada siklus I disajikan dalam tabel 4.1. berikut ini :

Tabel 4.1 Hasil Observasi Keterampilan Guru Siklus I

No Indikator Keterampilan Guru Skor Skor

rata-Pertemuan rata-Pertemuan

I II rata

1 Guru membuka pelajaran 2 3 2,5

2 Guru membimbing siswa mengkonstruksi

pengetahuannya 2 2 2

3 Guru membimbing siswa dalam kegiatan inkuiri 1 2 1,5

4 Guru menyampaikan materi yang diberikan untuk

di Snowball Throwing 2 3 2,5

5 Guru melakukan kegiatan tanya jawab 3 3 3

6 Guru membimbing siswa dalam melaksanakan diskusi kelompok tentang masalah yang akan disnowball throwingkan dan membuat pertanyaan

2 3 2,5

7 Guru membimbing siswa dalam bermain ular

tangga yang divariasi dengan snowball throwing 3 2 2,5

8 Guru menutup kegiatan pembelajaran 3 3 3

Jumlah 18 21 19,5

Kategori Baik Baik Baik

Berdasarkan tabel tersebut diketahui bahwa keterampilan guru dalam pembelajaran

matematika yang menerapkan Contextual Teaching and Learning variasi Snowball

Throwing berbantuan Ular Tangga pada siklus I memperoleh skor rata-rata 19,5 dengan

kategori baik (B). berikut ini uraian hasil observasi untuk setiap indikator keterampilan

guru yang digunakan pada siklus I:

1. Guru membuka pelajaran

Guru membuka pelajaran dengan menyampaikan materi yang akan

dan memberikan apersepsi untuk mempersiapkan siswa untuk masuk pada

materi pelajaran. Pertemuan I mendapat skor 2 dan pertemuan II mendapat skor

3. Pada pertemuan I guru kurang menyiapkan mental siswa untuk memasuki

kegiatan inti hal ini ditunjukkan guru tidak memberikan salam pada siswa. Guru

juga kurang terampil dalam membangkitkan motivasi dan perhatian siswa dalam

mengikuti pembelajaran. Pada pertemuan II guru dapat memperlihatkan

keterampilannya dalam membangkitkan motivasi dan perhatian siswa dalam

mengikuti pelajaran.

2. Guru membimbing siswa mengkonstruksi pengetahuannya

Guru mengkonstruksi pemahaman siswa melalui permasalahan yang

berhubungan dengan operasi hitung campuran bilangan bulat. Skor pada

pertemuan I dan II adalah 2. Guru telah mengorganisasi kegiatan pembelajaran,

membimbing dan memudahkan belajar. Pada pertemuan kedua guru belum

membenahi kekurangan pada pertemuan I. Kekurangan kegiatan konstruksi

pada siklus pertemuan I dan II adalah guru kurang mengadakan pendekatan

secara perseorangan.

3. Guru membimbing siswa dalam kegiatan inkuiri

Kegiatan inkuiri adalah kegiatan dimana siswa menemukan pengetahuan

baru secara mandiri dengan cara menyelesaikan permasalahan yang telah

ditampakkan guru adalah meningkatkan urunan siswa dalam kegiatan inkuiri.

Pada pertemuan II skor keterampilan guru membimbing siswa dalam kegiatan

inkuiri adalah 2. Pada pertemuan II deskriptor keterampilan guru yang tampak

adalah meningkatkan urunan pendapat siswa dalam kegiatan inkuiri dan

membimbing siswa dalam menjawab pertanyaan yang muncul selama proses

pembelajaran.

4. Guru menyampaikan materi pembelajaran yang diberikan untuk di Snowball

Throwing

Guru menyampaikan materi pada ketua kelompok untuk disampaikan

kepada ketua kelompok. Skor pada pertemuan I adalah 2. Deskriptor yang

belum terlihat pada pertemuan I adalah guru belum menggunakan bahasa yang

baku dan belum memberikan kesempatan pada siswa untuk menunjukkan

tingkat pemahamannya pada materi yang telah dijelaskan. Skor pada pertemuan

II adalah 3. Pada pertemuan II deskriptor keterampilan guru yang belum tampak

adalah guru belum menggunakan bahasa yang baku.

5. Guru melakukan kegiatan tanya jawab

Guru melakukan tanya jawab untuk mengetahui pemahaman siswa setelah

menerima penjelasan dari guru. Skor pada pertemuan I dan II adalah 3. Pada

6. Guru membimbing siswa dalam melaksanakan diskusi kelompok tentang

masalah yang akan disnowball throwingkan dan membuat pertanyaan

Setelah melakukan kegiatan tanya jawab dengan ketua kelompok, guru

membimbing siswa dalam kegiatan diskusi dan membimbing siswa dalam

membuat pertanyaan. Skor pada pertemuan I adalah 2, deskriptor yang belum

tampak pada pertemuan I adalah memusatkan perhatian siswa tujuan atau topic

diskusi dan memperjelas masalah untuk menghindarkan kesalahpahaman. Skor

indikator guru membimbing siswa dalam melaksanakan diskusi kelompok

tentang masalah yang akan disnowball throwingkan dan membuat pertanyaan

pertemuan II adalah 3. Pada pertemuan II deskriptor yang belum tampak dalam

kegiatan pembelajaran adalah guru belum memusatkan perhatian siswa pada

tujuan dan topik diskusi.

7. Guru membimbing siswa dalam bermain ular tangga yang divariasi dengan

snowball throwing

Setelah guru membimbing diskusi dan membimbing siswa dalam membuat

soal, guru mengajak siswa untuk bermain permainan ular tangga yang telah

divariasi dengan Snowball Throwing. Skor yang diperoleh pada indikator guru

membimbing siswa dalam bermain ular tangga yang divariasi dengan snowball

throwing pada pertemuan I adalah 3. Pada pertemuan I deskriptor yang belum

keterampilan guru indikator guru membimbing siswa dalam bermain ular tangga

yang divariasi dengan snowball throwing mengalami penurunan menjadi 2

point. Deskriptor yang belum tampak pada pertemuan II adalah tidak akan

merusak perhatian siswa dan tidak mengganggu kegiatan pembelajaran.

8. Guru menutup kegiatan pembelajaran

Pada kegiatan penutup guru merefleksi kegiatan pembelajaran dengan untuk

mengetahui kekurangan pada kegiatan pembelajaran yang telah dipelajari.

Untuk mengetahui pemahaman siswa guru mengajukan pertanyaan kepada

seluruh siswa kelas V. Setalah semua siswa menjawab secara bersama guru

kembali memberikan penjelasan akan materi yang telah dipelajari untuk

memantapkan pemahaman siswa. Setelah selesai guru menguji kemampuan

siswa dengan memberikan soal evaluasi. Setelah kegiatan evaluasi selesai guru

memberikan PR pada siswa agar siswa lebih banyak berlatih. Skor pada

pertemuan I dan II adalah 3. Kekurangan pada kegiatan penutup pada kegiatan

evaluasi adalah guru belum mengulang penjelasan materi yang telah

disampaikan untuk memantapkan pemahaman siswa.

Berdasarkan uraian mengenai hasil observasi keterampilan guru pada siklus I

tersebut, dapat disimpulkan bahwa keterampilan guru dalam pembelajaran matematika

Tangga memperoleh skor rata-rata 19,5 dengan kategori baik (B). Berikut disajikan data

perolehan skor rata-rata untuk setiap indikator keterampilan guru pada siklus I :

Diagram 4.1 Hasil Observasi Keterampilan Guru Siklus I

Keterangan :

A = Guru membuka pelajaran

B = Guru membimbing siswa mengkonstruksi pengetahuannya C = Guru membimbing siswa dalam kegiatan inkuiri

D = Guru menyampaikan materi pembelajaran yang diberikan untuk di Snowball Throwing E = Guru melakukan kegiatan tanya jawab

F = Guru membimbing siswa dalam melaksanakan diskusi kelompok tentang masalah yang akan disnowball throwingkan dan membuat pertanyaan

G = Guru membimbing siswa dalam bermain ular tangga yang divariasi dengan snowball throwing

0 0.5 1 1.5 2 2.5 3 3.5 4 4.5 A B C D E F G H Pertemuan I Pertemuan II Rata-rata

H = Guru menutup kegiatan pembelajaran pembelajaran 4.1.1.3.2 Hasil Observasi Aktivitas Siswa

Hasil observasi aktivitas siswa diperoleh dari 2 kali pertemuan pembelajaran pada

siklus I, yaitu pada tanggal 2 dan 9 September 2015. Pengamatan difokuskan pada 10 orang

siswa kelas V SDN Bojong Salaman 02 Semarang. Tabel 4.2 berikut ini menyajikan data

hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I:

Tabel 4.2 Hasil Observasi Aktivitas Siswa Siklus I

Nama

Skor Tiap Indikator

Pertemuan I Pertemuan II A B C D E F G H A B C D E F G H MYS 2 3 2 2 2 2 2 1 16 2 2 2 2 2 2 2 2 16 AKG 2 3 3 2 2 2 2 2 18 3 3 2 2 2 2 2 2 18 DN 3 3 3 3 3 1 2 3 21 3 3 3 2 3 1 2 2 19 DPK 3 3 3 3 3 1 1 3 20 3 3 3 3 3 1 2 2 20 IB 2 2 2 3 2 1 2 1 15 2 3 2 2 2 3 2 2 18 MAP 1 2 2 2 2 2 2 1 14 2 2 2 2 2 1 2 2 15 MARY 3 3 3 3 3 1 1 3 20 3 3 2 3 2 2 1 2 18 MRM 2 2 1 2 2 2 2 1 14 2 2 2 2 2 1 2 2 15 NRW 2 2 3 2 2 2 2 1 16 2 2 2 2 2 3 2 3 18 ZAM 3 3 3 2 3 1 2 2 19 3 3 3 3 2 3 2 2 21 Jumlah Skor 23 26 25 24 24 15 18 18 173 25 26 23 23 22 19 19 21 178 Skor Rata-rata 2,3 2,6 2,5 2,4 2,4 1,5 1,8 1,8 17,3 2,5 2,6 2,3 2,3 2,2 1,9 1,9 2,1 17,8

Jumlah Skor Siklus I 35,1

Skor Rata-rata Siklus I 17,55

Kategori Baik (B)

Keterangan indikator aktivitas siswa yang akan diamati: A = Mempersiapkan diri untuk menerima pelajaran B = Siswa mengkonstruksi pengetahuannya sendiri C = Siswa melaksanakan kegiatan inkuiri

D = Siswa menulis materi yang disampaikan oleh guru E = Siswa bertanya pada guru tentang materi yang dijelaskan

F = Siswa berdiskusi dan membuat pertanyaan G = Siswa berdiskusi dan membuat pertanyaan

H = Siswa melakukan refleksi kegiatan pembelajaran dan mengerjakan evaluasi

Berdasarkan data hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I, diketahui bahwa skor

rata-rata siklus I adalah 17,75 dengan kategori Baik (B). Hasil observasi tersebut akan

Dokumen terkait