BAB V HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN
A. Deskripsi Data Penelitian
Penelitian ini terdiri dari dua variabel bebas yaitu variabel Keterampilan Mengajar (X1) dan Kompetensi Kepribadian (X2) serta variabel terikat Kesiapan Mengajar (Y). Pada bab ini akan mendeskripsikan dan menguji data masing-masing variabel yang telah diperoleh di lapangan. Deskripsi data yang disajikan merupakan data yang telah diolah dilihat dari
mean, median, mode, standard deviation, range, minimum, dan maximum.
Berikut rangkuman pengolahan data yang telah dilakukan dengan bantuan
SPSS versi 21.0 for windows.
Tabel 5.1
Rangkuman Hasil Analisis Deskriptif Statistik Deskriptif Statistik Keterampilan
Mengajar Kompetensi Kepribadian Kesiapan Mengajar N 110 110 110 Mean 55,07 49,22 55,18 Median 54,50 49,00 54,00 Modus 41 37 58 Standar Deviasi 16,063 14,807 16,510 Rentang Kelas 63 55 63 Nilai Minimal 24 22 24 Nilai Maksimal 87 77 87
Sumber: Data Primer Diolah 2018
Selanjutnya, akan ditentukan distribusi frekuensi dan kecenderungan ketiga variabel penelitian. Kecenderungan variabel dilakukan dengan
mengkategorisasikan skor yang diperoleh dari masing-masing variabel. Berikut rincian dari masing-masing variabel.
1. Variabel Keterampilan Mengajar
Data variabel keterampilan mengajar diperoleh melalui angket yang terdiri dari 19 butir pertanyaan dan yang valid 18 pertanyaan dengan menggunakan 5 alternatif jawaban dimana 5 untuk skor tertinggi dan 1 untuk skor terendah. Berdasarkan data variabel Keterampilan Mengajar, diperoleh skor tertinggi sebesar 87 dan skor terendah sebesar 24. Hasil analisis harga mean (M) sebesar 55,07,
Median (Me) sebesar 54,50, Modus (Mo) sebesar 41 dan Standard Deviation (SD) sebesar 16,063 dan rentang kelasnya (R) sebesar 63.
Untuk menentukan jumlah kelas interval digunakan rumus yaitu, jumlah kelas (K) = 1 + 3,3 log n, n adalah jumlah responden. Dari perhitungan diketahui bahwa n = 110, sehingga diperoleh banyak kelas adalah 1 + 3,3 log 110 = 7,7 dibulatkan menjadi 8 kelas. Rentang data (R) dihitung dengan rumus nilai maksimal – nilai minimal, sehingga diperoleh rentang data sebesar 87 – 24 = 63. Sedangkan rumus panjang kelas (interval) adalah R / K = 63 / 8 = 7,875 dibulatkan menjadi 8.
Tabel 5.2
Distribusi Frekuensi Variabel Keterampilan Mengajar
NO. KELAS INTERVAL Frekuensi %
1 24-31 10 9% 2 32-39 12 11% 3 40-47 16 15% 4 48-55 18 16% 5 56-63 17 15% 6 64-71 15 14% 7 72-79 17 15% 8 80-87 5 5% JUMLAH 110 100%
Sumber: Data Primer Diolah,2018
Berdasarkan tabel distribusi frekuensi variabel Keterampilan Mengajar, deskripsi selanjutnya adalah distribusi kecenderungan variabel Keterampilan mengajar. Menurut Suharsimi Arikunto (2013:264) penentuan kecenderungan variabel dilakukan dengan membagi data dalam 3 (tiga) kategori sebagai berikut:
Tinggi : X≥(Mi + Sdi)
Sedang : (Mi – SDi) ≤ X < Mi + SDi) Rendah : X < (Mi – SDi)
Mean Ideal (Mi) dan Standar Deviasi (SDi) diperoleh dengan rumus sebagai berikut :
Mean Ideal (Mi) = ½ (Skor Maksimal + Skor Minimal) = ½ (87+24)
= ½ (111) = 55,5
= 1/6 (87–24) = 1/6 (63) = 10,5
Kategori Tinggi = X ≥ (Mi + SDi) = X ≥ (55,5 + 10,5) = X ≥ 66
Kategori Sedang = (Mi – SDi) ≤ X < (Mi + SDi) = (55,5 – 10,5) ≤ X < (55,5 + 10,5) = 45 ≤ X < 66
Kategori rendah = X < (Mi – SDi) = X < (55,5 – 10,5) = X < 45
Berdasarkan perhitungan tersebut dapat dibuat tabel distribusi kecenderungan sebagai berikut:
Tabel 5.3
Distribusi Kecenderungan Variabel Keterampilan Mengajar
No. Kategori Rentang Skor F %
1 Tinggi X ≥ 66 30 27%
2 Sedang 45 ≤ X < 66 45 41%
3 Rendah X < 45 35 32%
Total 110 100%
Sumber: Data Primer Diolah, 2018
Berdasarkan tabel di atas dapat digambarkan pie chart seperti berikut:
Gambar 5.1
Pie Chart Distribusi Kecenderungan Variabel Keterampilan Mengajar
Variabel Kompetensi Kepribadian Berdasarkan tabel dan Pie
Chart distribusi kecenderungan variabel Keterampilan Mengajar di
atas, persentase pada kategori tertinggi sebesar 27% (30 mahasiswa) pada kategori sedang sebesar 41% (45 mahasiswa) dan pada kategori terendah sebesar 32% (35 mahasiswa). Jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian responden memberi penilaian variabel Keterampilan Mengajar berada pada kategori sedang, yaitu 41% (45 mahasiswa). 2. Variabel Kompetensi Kepribadian
Data variabel kompetensi kepribadian diperoleh melalui angket yang terdiri dari 16 butir pertanyaan dengan menggunakan 5 alternatif jawaban dimana 5 untuk skor tertinggi dan 1 untuk skor terendah. Berdasarkan data variabel Kompetensi Kepribadian, diperoleh skor tertinggi sebesar 77 dan skor terendah sebesar 22. Hasil analisis harga
mean (M) sebesar 49,22, Median (Me) sebesar 49,00, Modus (Mo)
sebesar 37 dan Standard Deviation (SD) sebesar 14,807 dan rentang kelasnya (R) sebesar 55 27% 41% 32%
Keterampilan Mengajar
1 Tinggi X ≥ 66 2 Sedang 45 ≤ X < 66 3 Rendah X < 45Untuk menentukan jumlah kelas interval digunakan rumus yaitu, jumlah kelas (K) = 1 + 3,3 log n, n adalah jumlah responden. Dari perhitungan diketahui bahwa n = 110, sehingga diperoleh banyak kelas adalah 1 + 3,3 log 110 = 7,7 dibulatkan menjadi 8 kelas. Rentang data (R) dihitung dengan rumus nilai maksimal – nilai minimal, sehingga diperoleh rentang data sebesar 77 – 22 = 55. Sedangkan rumus panjang kelas (interval) adalah R / K = 55 / 8 = 6,875 dibulatkan menjadi 7.
Tabel 5.4
Distribusi Frekuensi Variabel Kompetensi Kepribadian
NO. KELAS INTERVAL Frekuensi % 1 22 - 28 10 9% 2 29 – 35 12 11% 3 36 – 42 17 15% 4 43 – 49 17 15% 5 50 – 56 18 16% 6 57 – 63 13 12% 7 64 – 70 12 11% 8 71 – 77 11 10% JUMLAH 110 100% Sumber: Data Primer Diolah, 2018
Berdasarkan distribusi variabel Kompetensi Kepribadian di atas, deskripsi selanjutnya adalah distribusi kecenderungan variabel Kompetensi Kepribadian. Menurut Suharsimi Arikunto (2013:264) penentuan kecenderungan variabel dilakukan dengan membagi data dalam 3 (tiga) kategori sebagai berikut:
Tinggi : X≥(Mi + Sdi)
Rendah : X < (Mi – SDi)
Mean Ideal (Mi) dan Standar Deviasi (SDi) diperoleh dengan rumus sebagai berikut :
Mean Ideal (Mi) = ½ (Skor Maksimal + Skor Minimal) = ½ (77 + 22)
= ½ (99) = 49,5
Standar Deviasi (SDi) = 1/6 (Skor Maksimal – Skor Minimal) = 1/6 (77 – 22)
= 1/6 (55) = 9,17 atau 9,2 Kategori Tinggi = X ≥ (Mi + SDi)
= X ≥ (49,5 + 9,2)
= X ≥ 58,7 dibulatkan menjadi X ≥ 59 Kategori Sedang = (Mi – SDi) ≤ X < (Mi + SDi)
= (49,5 – 9,2) ≤ X < (49,5 + 9,2) = 40,3 ≤ X < 58,7
= dibulatkan 40 ≤ X < 59 Kategori rendah = X < (Mi – SDi)
= X < (49,5 – 9,2)
= X < 40,3 dibulatkan menjadi X < 40
Berdasarkan perhitungan tersebut dapat dibuat tabel distribusi kecenderungan sebagai berikut:
Tabel 5.5
Distribusi Kecenderungan Variabel Kompetensi Kepribadian
No. Kategori Rentang Skor f %
1 Tinggi X ≥ 59 31 28% 2 Sedang 40 ≤ X < 59 45 41% 3 Rendah X < 40 34 31%
Total 110 100%
Sumber: Data Primer Diolah, 2018
Berdasarkan tabel diatas dapat digambarkan pie chart seperti berikut:
Gambar 5.2
Pie Chart Distribusi Kecenderungan Variabel Kompetensi Kepribadian
Berdasarkan tabel dan Pie Chart distribusi kecenderungan variabel Kompetensi Kepribadian di atas, persentase pada kategori tertinggi sebesar 28% (31 mahasiswa), pada kategori sedang sebesar 41% (45 mahasiswa), dan pada kategori terendah sebesar 31% (34 mahasiswa). Jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian responden memberi penilaian variabel Kompetensi Kepribadian berada pada kategori sedang, yaitu 41% (45 mahasiswa).
28% 41% 31%
Kompetensi Kepribadian
1 Tinggi X ≥ 59 2 Sedang 40 ≤ X < 59 3 Rendah X < 403. Variabel Kesiapan Mengajar
Data variabel Kesiapan Mengajar diperoleh melalui angket yang terdiri dari 20 butir pertanyaan dan yang valid 19 pertanyaan dengan menggunakan 5 alternatif jawaban dimana 5 untuk skor tertinggi dan 1 untuk skor terendah. Berdasarkan data variabel Kesiapan Mengajar, diperoleh skor tertinggi sebesar 87 dan skor terendah sebesar 24. Hasil analisis harga mean (M) sebesar 55,18, Median (Me) sebesar 54,00,
Modus (Mo) sebesar 58 dan Standard Deviation (SD) sebesar 16,510
dan rentang kelas (R) sebesar 62.
Untuk menentukan jumlah kelas interval digunakan rumus yaitu, jumlah kelas (K) = 1 + 3,3 log n, n adalah jumlah responden. Dari perhitungan diketahui bahwa n = 110, sehingga diperoleh banyak kelas adalah 1 + 3,3 log 110 = 7,7 dibulatkan menjadi 8 kelas. Rentang data (R) dihitung dengan rumus nilai maksimal – nilai minimal, sehingga diperoleh rentang data sebesar 87–24 = 63. Sedangkan rumus panjang kelas (interval) adalah R / K = 62 / 8 = 7,875 dibulatkan menjadi 8.
Tabel 5.6
Distribusi Frekuensi Variabel Kesiapan Mengajar
NO. KELAS INTERVAL Frekuensi %
1 24-31 9 8% 2 32-39 15 14% 3 40-47 14 13% 4 48-55 20 18% 5 56-63 17 15% 6 64-71 12 11% 7 72-79 13 12% 8 80-87 10 9% JUMLAH 110 100%
Sumber: Data Primer Diolah, 2018
Berdasarkan distribusi variabel Kesiapan Mengajar di atas, Deskripsi selanjutnya adalah distribusi kecenderungan variabel Kesiapan mengajar. Menurut Suharsimi Arikunto (2013:264) penentuan kecenderungan variabel dilakukan dengan membagi data dalam 3 (tiga) kategori sebagai berikut:
Tinggi : X≥(Mi + Sdi)
Sedang : (Mi – SDi) ≤ X < Mi + SDi) Rendah : X < (Mi – SDi)
Mean Ideal (Mi) dan Standar Deviasi (SDi) diperoleh dengan rumus sebagai berikut :
Mean Ideal (Mi) = ½ (Skor Maksimal + Skor Minimal) = ½ (87+24)
= ½ (111) = 55,5
=1/6 (87-24) = 1/6 (63) = 10,5
Kategori Tinggi = X ≥ (Mi + SDi) = X ≥ (55,5 + 10,5) = X ≥ 66
Kategori Sedang = (Mi – SDi) ≤ X < (Mi + SDi) = (55,5 – 10,5) ≤ X < (55,5 + 10,5) = 45 ≤ X < 66
Kategori rendah = X < (Mi – SDi) = X < (55,5 – 10,5) = X < 45
Berdasarkan perhitungan tersebut dapat dibuat tabel distribusi kecenderungan sebagai berikut:
Tabel 5.7
Distribusi Kecenderungan Variabel Kesiapan Mengajar
No. Kategori Rentang Skor f %
1 Tinggi X ≥ 66 32 29% 2 Sedang 45 ≤ X < 66 46 42% 3 Rendah X < 45 32 29%
Total 110 100%
Sumber: Data Primer Diolah, 2018
Berdasarkan tabel di atas dapat digambarkan pie chart seperti berikut:
Gambar 5.3
Pie Chart Distribusi Kecenderungan Variabel Kompetensi Kepribadian
Berdasarkan tabel dan Pie Chart distribusi kecenderungan variabel Kompetensi Kepribadian di atas, persentase pada kategori tertinggi sebesar 29% (32 mahasiswa) pada kategori sedang sebesar 42% (46 mahasiswa) dan pada kategori terendah sebesar 29% (32 mahasiswa). Jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian responden memberi penilaian variabel Kompetensi Kepribadian berada pada kategori sedang, yaitu 42% (46 mahasiswa).
B. Hasil Uji Prasyarat Analisis