HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
5.1 Analisis Data
5.1.1 Deskripsi Data Responden
BAB V
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
5.1 Analisis Data
5.1.1 Deskripsi Data Responden
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kualitas Pelayanan,Harga dan Fasilitas terhadap Kepuasan Pasien Klinik Gigi Senyum Ceria Lippo Cikarang.
Deskripsi Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Tabel 5. 1
Deskripsi Data Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Jumlah Persentase (%)
Laki-laki 53 72%
Perempuan 21 28 %
Jumlah 74 100%
Sumber: Data Penelitian Yang Diolah, 2019
Berdasarkan Tabel 5.1 didapatkan kesimpulan, terdapat 74 responden atau 100% dari 74 sampel yang diteliti berjenis kelamin laki-laki ada 53 sedangkan perempuan ada 21.
Deskripsi Responden Berdasarkan Usia Tabel 5. 2
Deskripsi Responden Berdasarkan Usia
Umur Jumlah Presentase
(%)
15 – 20 th 24 32%
21 – 30 th 40 54%
31 – 40 th 10 14%
Jumlah 74 100%
Sumber: Data Penelitian Yang Diolah, 2019
Dari tabel 5.2 terlihat bahwa distribusi responden berdasarkan umur 20 – 25 tahun yaitu sebanyak 24 responden, umur 26 – 35 yaitu sebanyak 40 responden, dan 36 – 40 yaitu sebanyak Ini menunjukan bahwa responden terbanyak berada pada umur yang dikategorikan produktif.
Deskripsi Responden Berdasarkan Pekerjaan
Pendidikan Jumlah Persentase (%)
Pelajar 24 32%
Pegawai swasta 30 41%
wiraswasta 15 20%
PNS 5 7%
Jumlah 74 100%
Sumber: Data Penelitian Yang Diolah, 2019
Berdasarkan Tabel 5.3 didapatkan kesimpulan, terdapat 74 responden atau 100% dari 74 sampel yang diteliti pelajar 24, pegawai swasta 30 wiraswasta 15 dan PNS 5.
Uji Validitas
Uji Validitas variabel dilakukan dengan membandingkan nilai r hitung untuk r hitung tiap butir dapat dilihat dari (corrected item – total correlation) dengan r tabel untuk correlation r product moment dari pearson, df=n-2 maka r tabel = 98-2=96 dengan signifikansi 5% didapat r tabel = 0,1986. Suatu indikator dikatakan valid apabila :
a. Jika r hitung > r tabel atau r hitung > 0,1986 maka valid. Tabel 5. 3
Uji Validitas Variabel Kualitas Pelayanan
Variabel Item Pernyataan Person
Corelation r tabel Keterangan
Kualitas Pelayanan Pernyataan 1 0.681 0,228 Valid Pernyataan 2 0.634 0,228 Valid Pernyataan 3 0.709 0,228 Valid Pernyataan 4 0.652 0,228 Valid Pernyataan 5 0.632 0,228 Valid Pernyataan 6 0.484 0,228 Valid
Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan program SPSS versi 22, menunjukkan bahwa rhitung > rtabel yaitu (DF-K), (74-2=72) dengan taraf signifikan 5% adalah 0,228 dengan demikian dapat dikatakan bahwa variabel Kualitas Pelayanan yang digunakan dalam penelitian ini adalah valid dan dapat digunakan dalam pengambilan data.
Tabel 5. 4
Uji Validitas Variabel Harga
Variabel Item Pernyataan Person
Corelation r tabel Keterangan
Harga Pernyataan 1 0.752 0,228 Valid Pernyataan 2 0.738 0,228 Valid Pernyataan 3 0.758 0,228 Valid Pernyataan 4 0.731 0,228 Valid Pernyataan 5 0.707 0,228 Valid Pernyataan 6 0.610 0,228 Valid
Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan program SPSS versi 22, menunjukkan bahwa rhitung > rtabel yaitu (DF-K), (74-2=72) dengan taraf signifikan 5% adalah 0,228 dengan demikian dapat dikatakan bahwa variabel harga yang digunakan dalam penelitian ini adalah valid dan dapat digunakan dalam pengambilan data.
Tabel 5. 5
Validitas Variabel Fasilitas
Variabel Item Pernyataan Person
Corelation r tabel Keterangan
Fasilitas Pernyataan 1 0.638 0,228 Valid Pernyataan 2 0.671 0,228 Valid Pernyataan 3 0.561 0,228 Valid Pernyataan 4 0.683 0,228 Valid Pernyataan 5 0.610 0,228 Valid Pernyataan 6 0.656 0,228 Valid
Sumber : Hasil Data SPSS 22, 2019
Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan program SPSS versi 22, menunjukkan bahwa rhitung > rtabel yaitu (DF-K), (74-2=72) dengan taraf signifikan 5% adalah 0,228 dengan demikian dapat dikatakan bahwa variabel fasilitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah valid dan dapat digunakan dalam pengambilan data.
Tabel 5. 6
Hasil Uji Validitas Variabel Kepuasan Pasien
Variabel Item Pernyataan Person
Corelation r tabel Keterangan
Kepuasan pasien Pernyataan 1 0,642 0,228 Valid Pernyataan 2 0,635 0,228 Valid Pernyataan 3 0,690 0,228 Valid Pernyataan 4 0,497 0,228 Valid Pernyataan 5 0,536 0,228 Valid Pernyataan 6 0,502 0,228 Valid
Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan program SPSS versi 22, menunjukkan bahwa rhitung > rtabel yaitu (DF-K), (74-2=72) dengan taraf signifikan 5% adalah 0,192 dengan demikian dapat dikatakan bahwa variabel Kepuasan Pasien yang digunakan dalam penelitian ini adalah valid dan dapat digunakan dalam pengambilan data.
Uji Reliabilitas
Uji reliabilitas digunakan untuk menguji konsistensi alat ukur, apakah hasilnya tetap konsisten atau tidak jika pengukuran diulang. Instrument kuesioner yang tidak reliabel maka konsistensi untuk pengukuran sehingga hasil pengukuran
tidak dapat dipercaya. Uji reliabilitas yang banyak digunakan apabila pada penelitian yaitu menggunakan metode Cronbach Alpha. Item dikatakan reliabel jika Cronbach Alpha > 0.60.
Tabel 5. 7 Hasil Uji Reliabilitas
Variabel Cronbach’s Alpha Keterangan
Kualitas Pelayanan (X1) 0.699 Reliabel
Harga (X2) 0.806 Reliabel
Fasilitas (X3) 0.704 Reliabel
Kepuasan Pasian (Y) 0,618 Reliabel
Dari tabel tersebut dapat dilihat bahwa nilai dari variabel Kualitas pelayanan, Kualitas, Harga dan Kepuasan Pasien dikatakan reliabel karena memiliki nilai angka Cronbach Alpha > 0.60.
Hasil Uji Asumsi Klasik Hasil Uji Normalitas
Normalitas dapat dideteksi dengan melihat penyebaran titik pada sumbu diagonal dari grafik normal p-plot. Dasar pengambilan keputusannya adalah jika data atau titik-titik menyebar di sekitar garis diagonal dan mengikuti garis diagonal berarti menunjukan pola distribusi normal dan model regresi memenuhi asumsi normalitas. Model regresi ini memenuhi normalitas atau tidak, dapat dilihat pada gambar 5.1 bawah ini:
Gambar 5. 1 Hasil Uji Normalitas
Normal P-Plot memperlihatkan bahwa distribusi dari titik-titik data menyebar disekitar garis diagonal dan penyebaran titik data searah dengan garis diagonal. Jadi data pada variabel Kepuasan Pasien dapat dikatakan normal. 5.2.1.2 Hasil Uji Multikolinieritas
Untuk melihat apakah sebuah model regresi pada penelitian ini mempunyai multikolinearitas atau tidak, dapat dilihat dari nilai Tolerance dan
nilai VIF pada tabel Coefficientsa. Dasar pengambilan keputusan adalah jika nilai
VIF < 10 dan nilai tolerance > 0,1 berarti model regresi pada penelitian ini terbebas dari multikolinearitas. Hal tersebut dapat dilihat dari tabel 5.9 di bawah ini.
Tabel 5. 8
Hasil Uji Multikolinearitas
Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardiz ed Coefficient s t Sig. Collinearity Statistics B Std. Error Beta Toleran ce VIF 1 (Consta nt) 3.127 1.653 1.892 .063 KUALIT AS .519 .064 .612 8.152 .000 .646 1.548 HARGA .236 .056 .315 4.204 .000 .651 1.536 FASILIT AS .131 .052 .151 2.495 .015 .991 1.009
a. Dependent Variable: KEPUASAN
Berdasarkan tabel 5.10 dapat dilihat bahwa model regresi tidak mengalami gangguan multikolinieritas. Hal ini tampak pada nilai tolerance masing-masing sebesar 0.519, 0.236, 0.131 yang > 0.1 dan nila VIF pada masing-masing variabel sebesar 1,548, 1,536, 1,009 yaitu < 10. Sehingga dapat disimpulkan tidak terjadi multikolinearitas.
5.2.1.3 Hasil Uji Heteroskedastisitas
Heteroskedastisitas adalah keadaan dimana terjadinya ketidaksamaan varian dan residual pada model regresi. Model regresi yang baik mensyaratkan tidak adanya masalah heteroskedastisitas. Heteroskedastisitas dapat dideteksi dengan melihat penyebaran titik pada gambar scaterplot. Dasar pengambilan keputusannya adalah jika titik-titik pada gambar tersebut membentuk suatu pola tertentu yang teratur maka terjadi heteroskedastisitas. Untuk mengetahuinya dapat dilihat Gambar 5.2 di bawah ini:
Gambar 5. 2
Hasil Uji Heteroskedastisitas
Berdasarkan gambar 5.2 menunjukkan bahwa hasil pengujian heteroskedastisitas menunjukkan bahwa titik-titik menyebar dengan pola yang
tidak jelas diatas maupun dibawah angka 0 pada sumbu Y. Jadi dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi masalah heterokedastisitas pada model regresi.