• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.2. Deskripsi Hasil Penelitian

Sumber data yang digunakan dalam penelitian berasal dari jawaban kuesioner yang disebar pada 52 responden (auditor dan staff auditor yang bekerja pada KAP di Surabaya Pusat dan Timur minimal selama 3 (tiga) tahun), tetapi dari 52 kuesioner yang disebarkan ke responden tersebut, hanya 32 yang kembali. Kuesioner yang disebarkan ke responden tersebut terdiri dari 37 item pernyataan yang dibagi menjadi 4 bagian

Untuk memperjelas uraian tersebut diatas, maka berikut ini adalah hasil dari jawaban kuisioner untuk masing masing variabel, yaitu sebagai berikut:

1 Bagian I berkaitan dengan pernyataan mengenai “Pengalaman Kerja (X1)”

Variabel ini diukur dengan menggunakan instrumen yang digunakan dalam Sukriah dkk (2009), dengan 8 (delapan) item pertanyaan.

Berdasarkan dari hasil jawaban kuisioner mengenai pengalaman kerja ini, dapat dilihat pada tabel 4.1, yaitu sebagai berikut :

Tabel. 4.1. Rekapitulasi Jawaban Responden Mengenai : Pengalaman Kerja (X1)

Jawaban Kuesioner

1 2 3 4 5 6 7 Item

Resp % Resp % Resp % Resp % Resp % Resp % Resp %

1 4 12.50 2 6.25 2 6.25 4 12.50 10 31.25 3 9.38 7 21.88 2 2 6.25 5 15.63 1 3.13 6 18.75 11 34.38 2 6.25 5 15.63 3 4 12.50 2 6.25 2 6.25 7 21.88 6 18.75 2 6.25 9 28.13 4 8 25.00 4 12.50 1 3.13 2 6.25 5 15.63 2 6.25 10 31.25 5 4 12.50 7 21.88 3 9.38 4 12.50 2 6.25 4 12.50 8 25.00 6 2 6.25 6 18.75 5 15.63 2 6.25 4 12.50 4 12.50 9 28.13 7 4 12.50 4 12.50 4 12.50 2 6.25 5 15.63 4 12.50 9 28.13 8 7 21.88 2 6.25 2 6.25 2 6.25 7 21.88 3 9.38 9 28.13 Mean 13.67 12.50 7.81 11.33 19.53 9.38 25.78 Sumber : Lampiran. 1

Berdasarkan dari tabel 4.1 di atas, dapat diketahui bahwa nilai rata – rata (mean) tertinggi berada pada skor 7 atau jawaban sangat setuju yaitu sebesar 25,78% yang artinya bahwa tingkat pengalaman kerja yang dimiliki oleh auditor dan staff auditor yang bekerja pada KAP di Surabaya Pusat dan Timur tersebut adalah baik..

2 Bagian II berkaitan dengan pernyataan mengenai “Kompetensi (X2)”

Variabel ini diukur dengan menggunakan instrumen yang digunakan dalam Sukriah dkk (2009), dengan menggunakan 10 (sepuluh) item pertanyaan.

Berdasarkan dari hasil jawaban kuisioner mengenai kompetensi ini, dapat dilihat pada tabel 4.2, yaitu sebagai berikut :

Tabel. 4.2. Rekapitulasi Jawaban Responden Mengenai : Kompetensi (X2)

Jawaban Kuesioner

1 2 3 4 5 6 7 Item

Resp % Resp % Resp % Resp % Resp % Resp % Resp %

1 13 40.63 7 21.88 2 6.25 3 9.38 1 3.13 3 9.38 3 9.38 2 13 40.63 6 18.75 2 6.25 1 3.13 5 15.63 2 6.25 3 9.38 3 10 31.25 8 25.00 2 6.25 2 6.25 2 6.25 3 9.38 5 15.63 4 15 46.88 2 6.25 4 12.50 2 6.25 2 6.25 2 6.25 5 15.63 5 11 34.38 10 31.25 0 - 2 6.25 1 3.13 4 12.50 4 12.50 6 12 37.50 5 15.63 3 9.38 3 9.38 2 6.25 3 9.38 4 12.50 7 7 21.88 8 25.00 7 21.88 1 3.13 1 3.13 4 12.50 4 12.50 8 14 43.75 3 9.38 7 21.88 1 3.13 2 6.25 2 6.25 3 9.38 9 11 34.38 7 21.88 3 9.38 1 3.13 3 9.38 0 - 7 21.88 10 11 34.38 6 18.75 6 18.75 0 - 2 6.25 2 6.25 5 15.63 Mean 36.56 19.38 11.25 5.00 6.56 7.81 13.44 Sumber : Lampiran. 2

Berdasarkan dari tabel 4.2 di atas, dapat diketahui bahwa nilai rata – rata (mean) tertinggi berada pada skor 1 atau jawaban sangat tidak setuju yaitu sebesar 36,56% yang artinya bahwa tingkat kompetensi yang dimiliki oleh auditor dan staff auditor yang bekerja pada KAP di Surabaya Pusat dan Timur adalah sangat rendah..

3 Bagian III berkaitan dengan pernyataan mengenai “Independensi (X3)”

Variabel ini diukur dengan menggunakan instrumen yang digunakan dalam Sukriah dkk (2009) dengan 9 (sembilan) item pertanyaan.

Berdasarkan dari hasil jawaban kuisioner mengenai independensi ini, dapat dilihat pada tabel 4.3, yaitu sebagai berikut :

Tabel. 4.3. Rekapitulasi Jawaban Responden Mengenai : Independensi (X3)

Jawaban Kuesioner

1 2 3 4 5 6 7 Item

Resp % Resp % Resp % Resp % Resp % Resp % Resp %

1 3 9.38 1 3.13 6 18.75 8 25.00 6 18.75 0 - 8 25.00 2 3 9.38 2 6.25 5 15.63 7 21.88 6 18.75 2 6.25 7 21.88 3 3 9.38 2 6.25 6 18.75 6 18.75 7 21.88 3 9.38 5 15.63 4 3 9.38 3 9.38 1 3.13 9 28.13 7 21.88 4 12.50 5 15.63 5 3 9.38 3 9.38 5 15.63 9 28.13 6 18.75 2 6.25 4 12.50 6 4 12.50 4 12.50 2 6.25 7 21.88 4 12.50 6 18.75 5 15.63 7 1 3.13 4 12.50 7 21.88 6 18.75 11 34.38 1 3.13 2 6.25 8 2 6.25 4 12.50 5 15.63 8 25.00 5 15.63 2 6.25 6 18.75 9 5 15.63 1 3.13 3 9.38 1 3.13 3 9.38 7 21.88 12 37.50 Mean 9.38 8.33 13.89 21.18 19.10 9.38 18.75 Sumber : Lampiran. 3

Berdasarkan dari tabel 4.3 di atas, dapat diketahui bahwa nilai rata – rata (mean) tertinggi berada pada skor 4 atau jawaban ragu – ragu yaitu sebesar 21,18% yang artinya bahwa tingkat independensi yang dimiliki oleh auditor dan staff auditor yang bekerja pada KAP di Surabaya Pusat dan Timur dalam melakukan pemeriksaan terhadap kliennya adalah cukup..

4 Bagian IV berkaitan dengan pernyataan mengenai “Kualitas Hasil Pemeriksaan (Y)”

Variabel ini diukur dengan menggunakan instrumen yang digunakan dalam Sukriah dkk (2009) dengan menggunakan 10 (sepuluh) item pertanyaan.

Berdasarkan dari hasil jawaban kuisioner mengenai kualitas hasil pemeriksaan ini, dapat dilihat pada tabel 4.4, yaitu sebagai berikut :

Tabel. 4.4. Rekapitulasi Jawaban Responden Mengenai : Kualitas Hasil Pemeriksaan (Y)

Jawaban Kuesioner

1 2 3 4 5 6 7 Item

Resp % Resp % Resp % Resp % Resp % Resp % Resp %

1 3 9.38 1 3.13 6 18.75 8 25.00 6 18.75 0 - 8 25.00 2 3 9.38 2 6.25 5 15.63 7 21.88 6 18.75 2 6.25 7 21.88 3 3 9.38 2 6.25 6 18.75 6 18.75 7 21.88 3 9.38 5 15.63 4 5 15.63 4 12.50 2 6.25 3 9.38 6 18.75 3 9.38 9 28.13 5 9 28.13 2 6.25 1 3.13 2 6.25 4 12.50 4 12.50 10 31.25 6 3 9.38 3 9.38 1 3.13 9 28.13 7 21.88 4 12.50 5 15.63 7 3 9.38 3 9.38 5 15.63 6 18.75 6 18.75 2 6.25 7 21.88 8 4 12.50 4 12.50 2 6.25 7 21.88 4 12.50 6 18.75 5 15.63 9 1 3.13 4 12.50 7 21.88 6 18.75 11 34.38 1 3.13 2 6.25 10 2 6.25 4 12.50 6 18.75 8 25.00 5 15.63 2 6.25 5 15.63 Mean 11.25 9.06 12.81 19.38 19.38 8.44 19.69 Sumber : Lampiran. 4

Berdasarkan dari tabel 4.4 di atas, dapat diketahui bahwa nilai rata – rata (mean) tertinggi berada pada skor 7 atau jawaban sangat setuju yaitu sebesar 19,69% yang artinya bahwa tingkat kualitas hasil pemeriksaan oleh auditor dan staff auditor yang bekerja pada KAP di Surabaya Pusat dan Timur adalah baik..

4.3. Teknik Analisis dan Uji Hipotesis. 4.3.1. Uji Analisis Data

4.3.1.1. Uji Validitas, Reliabilitas dan Normalitas 4.3.1.1.1.Uji Validitas

Dasar analisis yang digunakan yaitu jika nilai rhitung > nilai rtabel dan nilai r positif, maka butir atau item pertanyaan tersebut adalah valid (Ghozali, 2006: 49).

Berdasarkan dari hasil Uji Validitas dengan alat bantu komputer yang menggunakan program SPSS.16.0, untuk masing – masing variabel, dapat dilihat pada tabel 4,5, yaitu sebagai berikut :

Tabel. 4.5. Hasil Uji Validitas

Nilai r hitung Variabel Item

( Corrected Item - Total Correlation )

Nilai r tabel Ket

Pengalaman kerja (X1) Butir_1 0.823 Valid

Butir_2 0.790 Valid Butir_3 0.872 Valid Butir_4 0.895 Valid Butir_5 0.838 Valid Butir_6 0.875 Valid Butir_7 0.911 Valid Butir_8 0.851 Valid

Kompetensi (X2) Butir_1 0.905 Valid

Butir_2 0.915 Valid Butir_3 0.947 Valid Butir_4 0.951 Valid Butir_5 0.963 Valid Butir_6 0.927 Valid Butir_7 0.940 Valid Butir_8 0.909 Valid Butir_9 0.976 Valid Butir_10 0.930 Valid

Independensi (X3) Butir_1 0.837 Valid

Butir_2 0.828 Valid Butir_3 0.791 Valid Butir_4 0.794 Valid Butir_5 0.794 Valid Butir_6 0.871 Valid Butir_7 0.724 Valid Butir_8 0.798 Valid Butir_9 0.746 Valid

Kualitas Hasil Butir_1 0.817 Valid

Pemeriksaan (Y) Butir_2 0.828 Valid

Butir_3 0.804 Valid Butir_4 0.848 Valid Butir_5 0.852 Valid Butir_6 0.797 Valid Butir_7 0.842 Valid Butir_8 0.841 Valid Butir_9 0.743 Valid Butir_10 0.798 0,301 Valid

Sumber : Lampiran. 5 – 8 dan Lampiran. 12

Berdasarkan pada tabel 4.5 dapat diketahui bahwa seluruh butir atau item pernyataan kuisioner yang terbagi atas 4 bagian dan terdiri dari 27 item pernyataan, mempunyai nilai r hitung lebih besar dari r tabel,

dan sesuai dengan dasar analisis yang digunakan, hal ini berarti bahwa seluruh butir atau item pertanyaan kuisioner tersebut seluruhnya valid dan dapat digunakan dalam penelitian

4.3.1.1.2.Uji Reliabilitas

Dasar analisis yang digunakan yaitu jika nilai Cronbach Alpha > 0,60, maka konstruk atau variabel tersebut adalah reliabel (Nunnally, 1960 dalam Ghozali, 2006: 46).

Berdasarkan dari hasil Uji Reliabilitas dengan alat bantu komputer yang menggunakan program SPSS.16.0, untuk masing – masing variabel, dapat dilihat pada tabel 4.6, yaitu sebagai berikut :

Tabel. 4.6. Hasil Uji Reliabilitas

Variabel Nilai

Cronbach Alpha Keterangan

Pengalaman Kerja (X1) 0,962 Reliabel

Kompetensi (X2) 0,988 Reliabel

Independensi (X3) 0,948 Reliabel

Kualitas Hasil Pemeriksaan (Y) 0,957

0,60

Reliabel

Sumber : Lampiran 5 - 8

Berdasarkan pada tabel 4.6 dapat diketahui bahwa besarnya nilai Cronbach Alpha pada seluruh variabel baik X1, X2, X3, danY lebih besar dari 0,60 dan sesuai dengan dasar analisis yang digunakan, hal ini berarti bahwa seluruh variabel yang digunakan dalam penelitian ini tersebut seluruhnya reliabel dan dapat digunakan dalam penelitian

4.3.1.1.3.Uji Normalitas

Untuk mengetahui apakah data tersebut berdistribusi normal, dapat diuji dengan metode Kolmogorov Smirnov (Ghozali, 2006 : 74).

Pedoman pengambilan keputusan apakah sebuah distribusi data mengikuti distribusi normal adalah jika nilai signifikan (nilai probabilitasnya) lebih besar dari 5% maka distribusi adalah normal.

Berdasarkan dari hasil Uji Normalitas dengan alat bantu komputer yang menggunakan program SPSS.16.0, untuk masing – masing variabel, dapat dilihat pada tabel 4.7, yaitu sebagai berikut ::

Tabel. 4.7. Hasil Uji Normalitas

Unstandardized Residual N 32 Mean .0000000 Normal Parametersa Std. Deviation 2.44734995 Absolute .111 Positive .111

Most Extreme Differences

Negative -.109

Kolmogorov-Smirnov Z .630

Asymp. Sig. (2-tailed) .823

Sumber : Lampiran 9

Berdasarkan pada tabel 4.7 dapat diketahui bahwa besarnya nilai Probabilitas (Asymp sig (2-tailed) sebesar 0,823 lebih besar dari 5% (0,05) dan sesuai dengan pedoman pengambilan keputusan, hal ini berarti bahwa data adalah berdistribusi normal, sehingga seluruh variabel yang digunakan dalam penelitian ini baik X1, X2, X3,dan Y dapat digunakan dalam penelitian.

4.3.2. Uji Asumsi Klasik

Untuk menghasilkan pengambilan keputusan yang BLUE, maka harus dipenuhi diantaranya tiga asumsi dasar (Klasik) yang tidak boleh dilanggar oleh model regresi linier berganda

Berdasarkan hasil uji asumsi klasik dengan alat bantu komputer yang menggunakan Program SPSS. 16.0 For Windows. diperoleh hasil :

1 Autokorelasi

Dalam penelitian ini data yang digunakan bukan data time series, sehingga untuk Uji Autokorelasi tidak dilakukan. (Gujarati, 1999 : 201).

2 Multikolinieritas

Dasar analisis yang digunakan yaitu jika nilai VIF (Variance Inflation Factor) < 10, maka hal ini berarti dalam persamaan regresi tidak ditemukan adanya korelasi antar variabel bebas atau bebas Multikolinieritas (Ghozali, 2006 : 57-59)

Berdasarkan dari hasil Uji Multikolinieritas dengan alat bantu komputer yang menggunakan program SPSS.16.0, untuk masing – masing variabel, dapat dilihat pada tabel 4.8, yaitu sebagai berikut ::

Tabel. 4.8. Hasil Uji Multkolinieritas

Variabel Variance Influence Factor

(VIF) Keterangan

Pengalaman Kerja (X1) 2.243 Bebas Multkolinieritas Kompetensi (X2) 2.133 Bebas Multkolinieritas Independensi (X3) 1.399 Bebas Multkolinieritas

Sumber : Lampiran 10

Berdasarkan pada tabel 4.8 dapat diketahui bahwa seluruh variabel bebas (X) yang digunakan dalam penelitian ini baik X1, X2, dan X3 mempunyai nilai VIF (Variance Inflation Factor) lebih kecil dari 10, dan sesuai dengan dasar analisis yang digunakan, hal ini berarti bahwa dalam persamaan regresi tidak ditemukan adanya korelasi antar variabel bebas atau bebas Multikolinieritas.

3 Heteroskedastisitas

Dasar analisis yang digunakan yaitu jika nilai Sig (2-tailed) > 0,05, maka hal ini berarti dalam model regresi tidak terjadi ketidaksamaan variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan lainnya atau bebas Heteroskedastisitas (Santoso, 2001 : 161)

Berdasarkan dari hasil Uji Heteroskedastisitas dengan alat bantu komputer yang menggunakan program SPSS.16.0, untuk masing – masing variabel, dapat dilihat pada tabel 4.9, yaitu sebagai berikut ::

Tabel. 4.9. Hasil Uji Heteroskedastisitas Variabel Probabilitas

(Sig (2 – tailed) Keterangan

Pengalaman Kerja (X1) 0,741 Bebas Heteroskedastisitas Kompetensi (X2) 0,796 Bebas Heteroskedastisitas Independensi (X3) 0,782 Bebas Heteroskedastisitas

Sumber : Lampiran 11

Berdasarkan pada tabel 4.9 dapat diketahui bahwa seluruh variabel bebas (X) yang digunakan dalam penelitian ini baik X1 X2, dan X3, mempunyai nilai probabilitas Sig (2-tailed) lebih besar dari 5%, dan sesuai dengan dasar yang digunakan, hal ini berarti bahwa dalam model regresi tidak terjadi ketidaksamaan variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan lainnya atau bebas Heteroskedastisitas.

Setelah dilakukan Uji Asumsi Klasik tersebut di atas, maka dapat disimpulkan bahwa model persamaan regresi linier yang digunakan dalam penelitian ini, bebas dari ketiga asumsi dasar (klasik) tersebut, sehingga pengambilan keputusan melalui uji F dan uji t yang akan dilakukan dalam

penelitian ini tidak akan bias atau sesuai dengan tujuan penelitian yang telah di

4.3.3.

sis regresi linier berganda dengan ilihat pada tabel 4.10, yaitu sebagai berikut ::

Tabel 4.10. Hasil P

tetapkan.

Teknik Analisis Regresi Linier Berganda

Berdasarkan dari hasil Uji anali

alat bantu komputer yang menggunakan program SPSS.16.0, dapat d

endugaan Parameter Regresi Linier Berganda Nilai Koefisien Model ( B ) (Constant) -9.175 Pengalaman Kerja (X1) 0.203 Kompetensi (X2) -0.129 1 Independensi (X3) 1.250 Sumber : Lampiran. 10 l persamaan regresi sebaga 9 X2 + 1,250 X3

del persamaan regresi linier tersebut di atas, dapat diinterp

75 menunjukkan bahwa, apabila variabel pengalaman kerja, kompetensi dan independensi, konstan maka

Berdasarkan pada 4.10. dapat dibuat mode i berikut :

Y = -9,175 + 0,203 X1 - 0,12 Dari mo

restasikan, sebagai berikut :

Konstanta (β0)

Nilai konstanta (β0) sebesar -9,1

besarnya nilai kualitas hasil pemeriksaan

Besarnya nilai koefisien regresi (β1) sebesar 0,203 nilai (β1) yang positif menunjukkan adanya hubungan yang searah antara variabel kualitas hasil pemeriksaan (Y) dengan variabel pengalaman kerja (X1) yang artinya jika nilai variabel pengalaman kerja (X1) naik sebesar satu satuan, maka (Y) akan naik sebesar 0,203 satuan dengan asumsi bahwa variabel bebas lainnya bersifat konstan

nya jika nilai variabel kompetensi (X2) naik sebesar satu satuan, maka besarnya nilai variabel kualitas hasil pemeriksaan (Y) akan turun sebesar 0,129 satuan dengan asumsi bahwa variabel bebas lainnya bersifat konstan

3 3

g artinya jika nilai variabel independensi (X3) naik sebesar satu satuan, maka besarnya ualitas hasil pemeriksaan(Y) akan naik sebesar 1,250 satuan dengan

besarnya nilai variabel kualitas hasil pemeriksaan

Koefisien (β2) Untuk Variabel Kompetensi (X2)

Besarnya nilai koefisien regresi (β2) sebesar -0,129 nilai (β2) yang negatif menunjukkan adanya hubungan yang berlawanan arah antara variabel kualitas hasil pemeriksaan (Y) dengan variabel kompetensi (X2) yang arti

Koefisien (β ) Untuk Variabel Independensi (X )

Besarnya nilai koefisien regresi (β3) sebesar 1,250 nilai (β3) yang positif menunjukkan adanya hubungan yang searah antara variabel kualitas hasil pemeriksaan (Y) dengan variabel independensi (X3) yan

nilai variabel k

4.3.4. Uji Hipotesis U k d 4.3.4.1. odel dengan m

SPSS.16.0, For Windows mengenai analisis hubung

ntuk membuktikan secara empiris pengaruh pengalaman kerja, ompetensi, dan independensi terhadap kualitas hasil pemeriksaan, igunakan uji kesesuaian model dan uji parsial

Uji Kesesuaian Model atau Uji F

Dari hasil Uji Kesesuaian M enggunakan alat bantu komputer dengan program

an kesesuaian model, dapat dilihat pada tabel 4.11, sebagai berikut

Tabel 4.11. Hasil Analisis Uji Kesesuaian Model

Nilai F hitung Nilai Signifikan Ketentuan Keterangan

418,734 0,000 0,05 Berpengaruh Signifikan

Sumber ; Lampiran. 10

(lebih kecil dari 0,05), se 1

Dari hasil pengujian dengan menggunakan alat bantu komputer dengan program SPSS.16.0, For Windows juga diperoleh nilai R square

Tabel. 4.12. Koefisien Determinasi (R square / R

Berdasarkan pada tabel 4.11 dapat diketahui bahwa besarnya nilai F hitung sebesar 418,734 dengan tingkat taraf signifikansi sebesar 0,000 hingga Ho ditolak dan H diterima, hal ini menunjukkan bahwa model regresi yang dihasilkan cocok guna melihat pengaruh dari pengalaman kerja, kompetensi dan independensi terhadap kualitas hasil pemeriksaan.

dan dapat dilihat pada tabel 4.12, sebagai berikut: 2 ) Model Summaryb Model R Square 1 0,978 Sumber ; Lampiran. 10

Berdasarkan pada tabel 4.12 dapat diketahui besarnya nilai koefisie

aman kerja,

faktor lain yang tidak termasuk d del

4.3.4.2. U

pengujian deng

dengan program SPSS.16.0, For Windows mengenai analisis hubungan secara parsial, dapat dilihat pada tabel 4,13, sebagai berikut :

Tabel 4,13. Hasil Analisis Variabel Bebas Terhadap Variabel Terikat

n Determinasi (R square) sebesar 0,978, hal ini menunjukkan bahwa perubahan yang terjadi pada variabel kualitas hasil pemeriksaan sebesar 97,8% mampu dipengaruhi oleh variabel pengal

kompetensi dan independensi, sedangkan sisanya 2,2%, dipengaruhi oleh alam mo .

ji Parsial atau Uji t

Dari hasil an menggunakan alat bantu komputer

Variabel t hitung Sig Keterangan

Pengalaman Kerja (X1) 4.500 0,000 Berpengaruh Signifikan Kompetensi (X2) -4.036 0,000 Berpengaruh Signi kan fi Independensi (X3) 32.184 0,000 Berpengaruh Signifikan

Su

berikut:

1. Pengaruh Pengalaman Kerja (X1) terhadap Kualitas Hasil Pemeriksaan (Y)

ketahui besarnya nilai t hitung kansi sebesar 0,000 (lebih kecil dari 0,

mber ; Lampiran. 10

Berdasarkan dari tabel 4.13 dapat diinterprestasikan, yaitu sebagai

Berdasarkan tabel 4.13 dapat di sebesar 4,500, dengan tingkat signifi

05), sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan, maka hal ini berarti pengalaman kerja secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kualitas hasil pemeriksaan.

2.

nelitian menunjukan terdapat pengaruh yang negative dari kompetensi terhadap kualitas hasil

t, tidak didukung oleh bukti-bukti yang kompeten, dimana

3. Pengaruh Independensi (X3) terhadap Kualitas Hasil iksaan (Y)

Berdasarkan tabel 4.13 dapat diketahui besarnya nilai t hitung s

Dokumen terkait