BAB IV HASIL dan PEMBAHASAN
4.1.2. Deskripsi Lokasi Penelitian
Visi adalah serangkaian kata-kata bahkan rangkaian kalimat mengungkapkan impian, cita-cita, rencana, harapan sebuah perkumpulan, perusahaan, organisasi yang ingin dicapai di masa mendatang. Visi juga dapat menjamin kesuksesan dan
kelestarian organisasi/ perusahaan jangka panjang (Wibisono,2006:43).
Suatu organisasi harus memiliki faslafah yang menjadi penentu arah gerakan organisasi itu. Falsafah organisasi merupakan hal yang yang mutlak diketahui dan dipahami oleh setiap anggotanya serta komitmen untuk menuruti dan
merealisasikannya sehingga apa yang menjadi tujuan organisasi dapat tercapai. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karo memiliki visi dan misi organisasi yang dapat dianggap sebagai falsafah organisasi. Visi dan misi yang telah
dirumuskan bersifat tetap dan jangka panjang yang juga menjadi kerangka dasar perncanaan strategis. Visi adalah cara pandang jauh ke depan, kemana motivasi pemerintah harus dibawa agar tetap eksis, antisipatif, inovatif dan produktif. Pengaruh lingkungan internal dan ekternal yang mengakibatkatkan meningkatkan persaingan, tantangan dan tuntutan masyarakat, mendorong Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya Kabupaten Karo untuk mempersiapkan diri agar tetap eksis dan unggul
dengan senantiasa mengupayakan perubahan ke arah yang lebih baik. Adapun yang menjadi Visi dari Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya Pemerintah Kabupaten Karo
adalah “Mewujudkan Kabupaten Karo sebagai Daerah Tujuan Wisata Berwawasan
lingkungan yang berlandaskan nilai-nilai budaya Karo”.
Adapun misi dari Dina Pariwisata, Seni dan Budaya Pemerintah Kabupaten Karo yaitu sebagai berikut:
1. Menyelenggarakan event-event hiburan/wisata potensial sebagai kalender wisata
2. Peningkatan kerjasama dengan pelaku bisnis pariwisata dan pengembangan sistem informasi pariwisata
3. Peningkatan profesianalisme dan daya saing sumber daya manusia pariwisata 4. Peningkatan infrastruktur dan fasilitas pendukung industri pariwisata
5. Mendorong penanaman modal baik oleh pemerintah maupun swasta dan masyarakat
6. Memberdayakan secara obyek dan daya tarik wisata operasional dan potensial secara agrowisata yang ramah lingkungan
7. Penyusunan strategi pemasaran pariwisata
8. Pengawasan pembangunan usaha pariwisata dengan memperhatikan analisis mengenai dampak lingkungan (amdal)
9. Keberpihakan kepada pengusaha menengah kebawah serta masyarakat khusus pengusaha dan masyarakat lokal
10.Peningkatan kemitraan antara berbagai instansi teknis pemerintah dan para pelaksana sektor kepariwisataan (stakeholder) untuk mencapai tujuan pembangunan yang saling terkait
11.Peningkatan kualitas aparatur pemerinta, pelaku pariwisata dan masyarakat terkait
12.Mendorong pelestarian budaya karo dan peninggalan sejarah 13.Reaktualisasi nilai-nilai tradisional
14.Pengembangan peran serat masyarakat dalam operasional dan pemeliharaan aset budaya
16.Peningkatan promosi budaya
17.Menumbuhkembangkan sadar wisata di tengah-tengah masyarakat
2. Struktur Organisasi
Setiap organisasi baik organisasi yang dikelola oleh organisasi publik maupun swasta mempunyai struktur organisasi. Adapun fungsi dari struktur organisasi tersebut untuk memberikan kejelasan tugas dan wewenang dari setiap karyawan dalam mengerjakan tugas demi tercapainya tujuan dari perusahaan. Struktur organisasi adalah cara organisasi mengatur sumber daya manusia bagi kegiatan-kegiatan ke arah tujuan. Struktur merupakan cara yang selaras dalam menempatkan manusia sebagai bagian organisasi pada suatu hubungan yang relatif tetap, yang sangat menentukan pola-pola interaksi, koordinasi dan tingkah laku yang berorientasi pada tugas (Steers,1977:70).
Sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 04 Tahun 2004 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah dan Keputusan Bupati Karo Nomor : 061.1/302/Tahun 2004 tentang Uraian Tugas Dinas Daerah dan Lembaga Teknis Daerah bahwa tugas pokok Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karo adalah melaksanakan kewenangan Pemerintah Daerah Kabupaten dalam
penyelenggaan Kepariwisataan, Seni dan Budaya. Organisasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kabupaten Karo mempunyai bagan seperi berikut :
Gambar 2. Struktur Organisasi
Dengan keterangan sebagai berikut : 1. Kepala Dinas
a. Sub Bagian Keuangan.
b. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian.
3. Bidang Bina Objek dan Daya Tarik Wisata : meliputi 2 (dua) seksi, yakni : a. Seksi Pengembangan Objek dan Daya Tarik Wisata.
b. Seksi Penyuluhan, Pembinaan dan Pengembangan Pariwisata. 4. Bidang Pembinaan Seni dan Kebudayaan : meliputi 2 (dua) seksi, yakni :
a. Seksi Kebudayaan dan Peninggalan Sejarah. b. Seksi Kesenian dan Atraksi Wisata.
5. Bidang Pemasaran dan Promosi Usaha Pariwisata : meliputi 2 (dua) seksi, yakni : a. Seksi Informasi da Promosi Wisata.
b. Seksi Pengawasan dan Perizinan Usaha Pariwisata. 6. Bidang Perencanaan : meliputi 2 (dua) seksi, yakni :
a. Seksi Perencanaan, Program dan Pengendalian. b. Seksi Pengumpulan Data, Pengolahan dan Pelaporan.
3. Tugas dan Fungsi Organisasi
Secara rinci, tugas-tugas pokok dan uraian-uraian khusus pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karo telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati Karo No. 15 Tahun 2008 tentang Tugas Pokok dan Uraian Tugas Tiap-Tiap Jabatan pada Dinas-Dinas Daerah Kabupaten Karo yang dapat diuraikan sebagai berikut:
A. Kepala Dinas
Dalam melaksanakan tugas pokok Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karo mempunyai uraian tugas sebagai berikut :
Merencanakan, mengatur, membina, mengkoordinasikan dan mengendalikan pelaksanaan tugas pokok baik kesekretariatan, perencanaan program maupun urusan wajib yang meliputi Penetapan Kebijakan Bidang Kebudayaan, Pelaksanaan Bidang Kebudayaan, Kebijakan Bidang Kepariwisataan, Pelaksanaan Bidang Kepariwisataan, Kebijakan Bidang Kebudayaan dan Pariwisata;
Menetapkan, melaksanakan visi dan misi Dinas untuk mendukung visi dan misi Daerah;
Menyusun dan menetapkan rencana strategis dan program kerja Dinas sesuai dengan visi dan misi daerah;
Menyusun Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah di bidang Kebudayaan dan Pariwisata yang berkoordinasi dengan Instansi terkait dibawah koordinasi Tim Anggaran Pendapatan Daerah;
Memberikan saran, pertimbangan dan pendapat kepada Bupati dalam rangka percepatan penyelesaian tugas pokok dan sebagai bahan penetapan kebijakan Pemerintahan Kabupaten Karo;
Menyelenggarakan koordinasi dan kerjasama dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, instansi vertical terkait yang ada di daerah, Propinsi dan Pusat maupun lembaga swasta dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas pokok;
Mengkoordinasikan tugas-tugas kedinasan kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing;
Memberikan petunjuk dan bimbingan teknis serta melakukan pengawasan melekat kepada bawahan;
Menilai prestasi kerja bawahan sebagai bahan pertimbangan dalam meningkatkan perkembangan karier dan penilaian DP 3;
Mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Dinas berdasarkan realisasi Program Kerja untuk bahan penyempurnaan program kerja berikutnya;
Bertindak sebagai pengguna Anggaran dan pengguna barang Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD);
Menyelenggarakan tugas pembantuan sesuai dengan kewenangan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
Menyusun dan memberikan laporan dan pertanggungjawaban tugas Dinas termasuk laporan keuangan dan laporan kinerja Dinas kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah;
Menyusun dan memberikan laporan dan pertanggungjawaban tugas Dinas termasuk laporan keuangan dan laporan kinerja Dinas kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah;
Menyelenggarakan tugas lain yang diberikan oleh Bupati. B. Sekretaris
(1). Sekretaris mempunyai uraian tugas sebagai berikut :
Merencanakan, mengatur, membina, mengelola, mengkoordinasikan dan mengendalikan pelaksanaan tugas kesekretariatan yang meliputi urusan keuangan, umum dan perlengkapan serta barang milik daerah pada penyusun rencana program serta pembinaan organisasi dan tata laksana di lingkungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata;
Melakukan koordinasi dan sinkronisasi perencanaan dan perumusan program kerja Dinas berdasarkan program dan kegiatan masing-masing bidang;
Memberikan pelayanan teknis operasional dan pelayanan administrasi sesuai dengan petunjuk atasan kepada seluruh bidang di lingkungan Dinas;
Mengkoordinasikan pelaporan akuntabilitas kinerja program dan kegiatan masing-masing bidang;
Bertindak selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pada bidang tugasnya;
Mengendalikan pendistribusian pelayanan naskah dinas dan mengkoordinasikan tugas-tugas bidang, sub bagian sesuai dengan petunjuk atasan;
Memberikan petunjuk dan bimbingan teknis serta pengawasan dalam rangka kelancaran penyelesaian pengelolaan naskah Dinas;
Menilai prestasi kerja bawahan sebagai bahan penyusunan laporan kepada atasan untuk bahan pertimbangan dalam meningkatkan perkembangan karier dan penilaian DP 3;
Mengkoordinasikan penyusunan laporan pertanggungjawan pelaksanaan tugas-tugas bidang.
(2). Kepala Sub Bagian Keuangan mempunyai uraian tugas sebagai berikut: Mempelajari peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan pengelolaan
keuangan;
Melakukan koordinasi, sinkronisasi dan memverifikasi usulan Rencana Kerja Anggaran masing-masing Bidang dan mengacu kepada Prioritas Plafon Anggaran (PPA);
Menghimpun dan memverfikasi usulan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) masing-masing Bidang berdasarkan Rencana Kerja dan Anggaran;
Menyiapkan dan menyampaikan usulan penerbitan Surat Penyediaan Dana Satuan Kerja Daerah (SPD-SKPD) berdasarkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) kepada Penjabat Pengelola Keuangan Daerah (PPKD);
Menghimpun dan menatausahakan Surat Penyediaan Dana (SPD) yang diterbitkan Penjabat Pengelola Keuangan Daerah (PPKD);
Bertindak sebagai Pejabat Penatausahaan Keuangan Satuan Kerja Perangkat Daerah (PPK-SKPD);
Menyusun laporan Keuangan Satuan Kerja Perangkat Daerah;
Mengkoordinasikan tugas-tugas kedinasan kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing;
Memberikan petunjuk dan bimbingan teknis serta melakukan pengawasan melekat kepada bawahan;
Menilai prestasi kerja bawahan sebagai bahan pertimbangan dalam meningkatkan perkembangan karier dan penilaian DP 3;
Melaksanakan tugas lainya yang diberikan oleh Sekretaris. C. Bidang Bina Obyek dan Daya Tarik Wisata
(1). Kepala Bidang Bina Obyek dan Daya Tarik Wisata mempunyai uraian tugas sebagai berikut :
Merencanakan, mengatur, membina, mengkoordinasikan dan mengendalikan pelaksanaan Pengembangan Obyek dan Daya Tarik Wisata dan Penyuluhan, Pembinaan dan Pengembangan Pariwisata;
Mengkoordinasikan tugas-tugas kedinasan kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing;
Memberikan petunjuk dan bimbingan teknis serta melakukan pengawasan melekat kepada bawahan;
Menilai prestasi kerja bawahan sebagai bahan pertimbangan dalam meningkatkan perkembangan karier dan penilaian DP 3;
Mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Dinas berdasarkan realisasi Program Kerja untuk bahan penyempurnaan program kerja berikutnya;
Bertindak selaku Penjabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pada bidang tugasnya setelah ditetapkan yang berwenang;
Menyusun dan memberikan laporan pertanggungjawaban tugas Bidang kepada Kepala Dinas melalui Sekretaris;
Melaksanakan tugas-tugas lain yang diperintahkan oleh atasan.
(2). Kepala Seksi Pengembangan Obyek dan Daya Tarik Wisata mempunyai uraian tugas sebagai berikut:
Membuat usulan program kegiatan pengembangan Obyek dan Daya Tarik Wisata sesuai dengan skala prioritas;
Melaksanakan kegiatan pengembangan Obyek dan Daya Tarik Wisata yang menjadi tanggung jawab Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karo; Melakukan pengawasan teknis terhadap pelaksanaan kegiatan pengembangan
Obyek dan Daya Tarik Wisata;
Menyusun dan merencanakan penyelenggaraan wisata untuk pengembangan Obyek dan Daya Tarik Wisata;
Membuat laporan kepada Kepala Dinas secara tertulis tentang pelaksanaan kegiatan pengembangan Obyek dan Daya Tarik Wisata di Kabupaten Karo; Mengkoordinasikan tugas-tugas kedinasan kepada bawahan sesuai dengan
bidang tugas nya masing masing ; Memberikan petunjuk dan bimbingan teknis serta melakukan pengawasan melekat kepada bawahan;
Menilai prestasi kerja bawahan sebagai bahan pertimbangan dalam meningkatkan perkembangan karier dan penilaian DP 3;
Mewakili atasan untuk tugas tertentu sesuai perintah dan petunjuk Kepala Bidang Bina Obyek dan Daya Tarik Wisata;
Melaksanakan tugas-tugas lain yang diperintahkan oleh atasan.
(3). Kepala Seksi Penyuluhan, Pembinaan dan Pengembangan Pariwisata mempunyai uraian tugas sebagai berikut :
Membuat usulan program kegiatan Penyuluhan, Pembinaan dan Pengembangan Pa riwisata;
Melaksanakan kegiatan penyuluhan pariwisata kepada pengelola Obyek dan Daya Trik Wisata, pelaku usaha pariwisata dan masyarakat luas;
Melakukan pengawasan teknis terhadap pelaksanaan kegiatan penyuluhan pariwisata;
Melaksanakan kegiatan monitoring, pengendalian dan evaluasi;
Membuat laporan kepada Kepala Dinas secara tertulis tentang pelaksanaan kegiatan penyuluhan pariwisata di Kabupaten Karo;
Mengkoordinasikan tugas-tugas kedinasan kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing;
Memberikan petunjuk dan bimbingan teknis serta melakukan pengawasan melekat kepada bawahan;
Merencanakan, mengatur, membina, mengkoordinasikan dan mengendalikan pelaksanaan penyelenggaraan Kebudayaan, Peninggalan Sejarah, Kesenian dan Atraksi Wisata;
Mengkoordinasikan tugas-tugas kedinasan kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing;
Memberikan petunjuk dan bimbingan teknis serta melakukan pengawasan melekat kepada bawahan;
Menilai prestasi kerja bawahan sebagai bahan pertimbangan dalam meningkatkan perkembangan karier dan penilaian DP 3;
Mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Dinas berdasarkan realisasi Program Kerja untuk bahan penyempurnaan program kerja berikutnya;
Bertindak selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pada bidang tugasnya setelag ditetapkan yang berwenang;
Menyusun dan memberikan laporan pertanggungglawaban tugas Bidang kepada Kepala Dinas melalui Sekretaris;
Melaksanakan tugas-tugas lain yang diperintahkan oleh atasan.
(4). Kepala Seksi Kebudayaan dan Peninggalan Sejarah mempunyai uraian tugas sebagai berikut :
Membuat usulan program kegiatan pembinaan dan pengembangan budaya untuk tujuan pariwisata dan program pemeliharaan dan pelestarian peninggalan sejarah;
Melaksanakan kegiatan pembinaan dan pengembangan budaya dan Daya Tarik Wisata yang menjadi tanggung jawab Dinas;
Melaksanakan kegiatan pemeliharaan dan pelestarian peninggalan sejarah untuk tujuan pariwisata;
Menghimpun atau menyusun literature, buku, keterangan dan karya tulis lainya yang berhubungan dengan kebudayaan dan sejarah yang dijadikan sebagai daya tarik wisata;
Mempelajari peraturan perundang-undangan dan kebijakan Nasional mengenai criteria system penghargaan dan/ atau anugerah bagi insane atau lembaga yang berjasa di bidang kebudayaan;
Mempelajari peraturan perundang-undangan dan kebijakan Nasional mengenai perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di bidang Kebudayaan;
Mempelajari peraturan perundang-undangan dan kebikanperlindungan, pemeliharaan dan pemanfaatan Benda Cagar Budaya (BCB);
Pengembangan dan pemanfaatan museum, registrasi museum dan koleksi serta penambahan dan penyelamatan koleksi museum;
Mengkoordinasikan tugas-tugas kedinasan kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing;
Memberikan petunjuk dan bimbingan teknis serta melakukan pengawasan melekat kepada bawahan;
Menilai prestasi kerja bawahan sebagai bahan pertimbangan dalam meningkatkan perkembangan karier dan penilaian DP 3;
Mewakili atasan untuk tugas tertentu sesuai perintah dan petunjuk Kepala Bidang Pembinaan Seni dan Kebudayaan;
Melaksanakan tugas-tugas lain yang diperintahkan oleh atasan. (5). Kepala Seksi Kesenian dan Atraksi Wisata mempunyai uraian tugas adalah sebagai berikut:
Membuat usulan program kegiatan pembinaan Kesenian dan Atraksi Wisata sesuai skala prioritas pembangunan;
Melaksanakan kegiatan pembinaan kesenian dan atraksi wisata kepada pelakus seni, tokoh budaya dan masyarakat luas;
Melaksanakan pengawasan teknis terhadap pelaksanaan kegiatan seni budaya dan atraksi wisata; Menyelenggarakan pembinaan dan pengembangan peningkatan apresiasi seni tradisional dan modern; Pemberian perizinan usah di bidang pengedaran film, penjualan,
penyewaan film (VCD, DVD), pertunjukan film (bioskop), pertunjukan film keliling, penayangan film melalui media elektronik dan tempat hiburan;
Melakukan pengawasan peredaran film dan rekaman video;
Membuat usulan tentang penyelenggaraan kegiatan festival, pameran dan lomba secara berjenjang dan berkala;
Mengkoordinasikan tugas-tugas kedinasan kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing;
Mewakili atasan untuk tugas tertentu sesuai perintah dan petunjuk Kepala Bidang Pembinaan Seni dan Kebudayaan
Menilai prestasi kerja bawahan sebagai bahan pertimbangan dalam meningkatkan perkembangan karier dan penilaian DP 3;
D. Bidang Pemasaran dan Bina Usaha Pariwisata
(1) Kepala Bidang Pemasaran dan Bina Usaha Pariwisata mempunyai uraian tugas sebagai berikut :
Merencanakan, mengatur, membina, mengkoordinasikan dan mengendalikan pelaksanaan Informasi dan Promosi Pariwisata dan Pembinaan Usaha Pariwisata;
Mengkoordinasikan tugas-tugas kedinasan kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing;
Memberikan petunjuk dan bimbingan teknis serta melakukan pengawasan melekat kepada bawahan;
Menilai prestasi kerja bawahan sebagai bahan pertimbangan dalam meningkatkan perkembangan karier dan penilaian DP 3;
Mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Dinas berdasarkan realisasi Program Kerja untuk bahan penyempurnaan program kerja berikutnya;
Bertindak selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pada bidang tugasnya setelah ditetapkan yang berwenang;
Menyusun dan memberikan laporan pertanggungjawaban tugas Bidang kepada Kepala Dinas melalui Sekretaris;
Melaksanakan tugas-tugas lain yang diperintahkan oleh atasan.
(2). Kepala Seksi Pemasaran Pariwisata mempunyai tugas sebagai berikut: Membuat usulan program kegiatan pemasaran Pariwisata;
Menyelenggarakan promosi kepariwisataan dalam dan luar daerah;
Menyediakan informasi pariwisata ke pusat pelayanan informasi pariwisata dan pembentukan pusat pelayanan informasi pariwisata;
Menyusun dan mengembangkan sistem informasi pemasaran pariwisata; Membuat usulan tentang penyelenggaraan kegiatan festival, pameran dan
lomba secara berjenjang dan berkala;
Mengkoordinasikan tugas-tugas kedinasan kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing;
Memberikan petunjuk dan bimbingan teknis serta melakukan pengawasan melekat kepada bawahan;
Menilai prestasi kerja bawahan sebagai bahan pertimbangan dalam meningkatkan perkembangan karier dan penilaian DP 3;
Mewakili atasan untuk tugas tertentu sesuai perintah dan petunjuk Kepala Bidang Pemasaran dan Bina Usaha Pariwisata;
Melaksanakan tugas-tugas lain yang diperintahkan oleh atasan.
(3). Kepala Seksi Pembinaan Usaha Pariwisata mempunyai uraian tugas sebagai berikut :
Membuat usulan program kegiatan pembinaan terhadap operasional usaha pariwisata;
Melaksanakan kegiatan pembinaan terhadap operasional usaha pariwisata; Menangani pemberian izin usaha pariwisata dan memberikan penilaian dalam
rangka pembinaan rekomendasi terhadap kegiatan yang berhubungan dengan kepariwisataan;
Melakukan pembinaan teknis terhadap pengawasan izin usaha pariwisata; Menyusun dan menyelenggaraan kegiatan penyuluhan kepada usaha pariwisata; Melaksanakan kegiatan monitoring, pengendalian dan evaluasi terhadap usaha
pariwisata;
Mengkoordinasikan tugas-tugas kedinasan kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing;
Memberikan petunjuk dan bimbingan teknis serta melakukan pengawasan melekat kepada bawahan;
Menilai prestasi kerja bawahan sebagai bahan pertimbangan dalam meningkatkan perkembangan karier dan penilaian DP 3;
Mewakili atasan untuk tugas tertentu sesuai perintah dan petunjuk Kepala Bidang Pemasaran dan Bina Usaha Pariwisata;
Melaksanakan tugas-tugas lain yang diperintahkan oleh atasan. E. Bidang Perencanaan
(1). Kepala Bidang Perencanaan mempunyai tugas sebagai berikut :
Merencanakan, mengatur, membina, mengkoordinasikan dan mengendalikan pelaksanaan tugas perencanaan, penyusunan program kerja, penyusunan rencana kerja, penyusunan anggaran, memverivikasi usulan rencana kerja anggaran, pemantauan, pengendalian, evaluasi, pengolahan data, penyusunan laporan akuntabilitas kinerja pemerintah;
Mengkoordinasikan tugas-tugas kedinasan kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing;
Memberikan petunjuk dan bimbingan teknis serta melakukan pengawasan melekat kepada bawahan;
Menilai prestasi kerja bawahan sebagai bahan pertibangan dalam meningkatkan perkembangan karier dan penilaian DP 3;
Mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Dinas berdasarkan realisasi Program Kerja untuk bahan penyempurnaan program kerja berikutnya;
Bertindak selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pada bidang tugasnya setelah ditetapkan yang berwenang;
Menyusun dan memberikan laporan pertanggunggjawaban tugas Bidang kepada Kepala Dinas melalui Sekretaris;
Melaksanakan tugas-tugas lain yang diperintahkan oleh atasan.
(2). Kepala Seksi Perencanaan, Program dan Pengendalian mempunyai uraian tugas sebagai berikut :
Mempersiapkan program dan rencana kerja, kegiatan tahunan berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Rencana Strategis (Renstra) Dinas;
Mempersiapkan bahan penyusunan program kerja dan rencana anggaran berdasarkan KUA dan PPA;
Memverifikasi usulan Rencana Kerja Anggaran masing-masing Bidang untuk tujuan pencapaian kinerja program dan kegiatan mengacu kepada KUA;
Mempersiapkan bahan monitoring, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan tugas-tugas bidang dan mengumpulkan, mengolah dan melaporkan pelaksanaan dinas;
Mempersiapkan bahan penyusunan Standar Pelayanan Minimal SKPD;
Menyusun bahan rencana pemantauan, pengendalian, dan evaluasi pelaksanaan program kerja dan pelaksanaan prosedur dan system kerja.
Mengkoordinasikan tugas-tugas kedinasan kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing;
Memberikan petunjuk dan bimbingan teknis serta melakukan pengawasan melekat kepada bawahan;
Menilai prestasi kerja bawahansebagai bahan pertimbangan dalam meningkatkan perkembangan karier dan penilaian DP 3;
Mewakili atasan untuk tugas tertentu sesuai perintah dan petunjuk Kepala Bidang Perencanaan;
Melaksanakan tugas-tugas lain yang diperintahkan oleh atasan.
(3). Kepala Seksi Pengumpulan data , Pengolahan dan Pelaporan mempunyai tugas sebagai berikut :
Mengumpulkan bahan dalam rangka penyusunan laporan atas pelaksanaan program kerja
Menyusun laporan pelaksanaan program kerja dalam hal prosedur, mekanisme dan system kerja, pencapaian program dan kegiatan serta Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah sesuai dengan program;
Mempersiapkan penyajian data dan informasi yang berkaitan dengan kegiatan tugas untuk tujuan pelaporan dan bahan rapat koordinasi;
Menghimpun dan mempersiapkan bahan peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan tugas pokok dan fungsi;
Mengkoordinasikan tugas-tugas kedinasan kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing;
Memberikan petunjuk dan bimbingan teknis serta melakukan pengawasan melekat kepada bawahan;
Menilai prestasi kerja bawahan sebagai bahan pertimbangan dalam meningkatkan perkembangan karier dan penilaian DP 3;
Mewakili atasan untuk tugas tertentu sesuai perintah dan petunjuk Kepala Bidang Perencanaan;
Melaksanakan tugas-tugas lain yang diperintahkan oleh atasan. F. Unit Pelaksana Teknis (UPT)
(1). Kepala UPT.PAD (Pendapatan Asli Daerah) mempunyai uraian tugas sebagai berikut:
Membuat prakiraan penerimaan Pendapatan Asli Daerah dari seluruh sumber yang menjadi kewenangan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata;
Membuat usulan program kegiatan untuk merealisasikan target penerimaan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Karo dari sektor Pariwisata;
Melakukan pembinaan, pengawasan, dan evaluasi terhadap pelaksanaan pemungutan PAD sektor Pariwisata Kabupaten Karo;
Melaksanakan kerjasama dan atau koordinasi dengan Bidang/Seksi yang memiliki hubungan kerja dalam rangka merealisasikan penerimaan PAD;
Menyusun dan menyampaikan laporan bulanan realisasi penerimaan PAD kepada Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karo;
Mengkoordinasikan tugas-tugas kedinasan kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing;
Memberikan petunjuk dan bimbingan teknis serta melakukan pengawasan melekat kepada bawahan;
Menilai prestasi kerja bawahan sebagai bahan pertimbangan dalam meningkatkan perkembangan karier dan penilaian DP 3;
Melaksanakan tugas-tugas lain yang diperintahkan oleh atasan.
(2). Kepala UPT. Promosi dan Pemasaran mempunyai uaraian tugas sebagai berikut :
Melaksanakan koordinasi dengan Bidang/Seksi terkait dalam membuat usulan program kegiatan Promosi dan Pemasaran kepariwisataan, kesenian dan kebudayaan;
Melaksanakan kegiatan Promosi dan Pemasaran Pariwisata, Seni dan Budaya Karo di luar daerah Kabupaten Karo yang bertujuan untuk menguatkan image