• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Deskripsi Lokasi Penelitian

a. Letak Geografis

Sumber :profil Desa Bonerate

Gambar 4.1 Peta Wilaya Desa Bonerate

Desa Bonerate merupakan salah satu dari 8 Desa di wilayah Kecamatan Pasimarannu yang letak wilayahnya:

Sebelah Utara : Desa Lamantu Sebelah Timur : Desa Batu Bingkung Sebelah Selatan : Desa Majapahit Sebelah Barat : Laut/Desa Lambego

Secara administratif Desa Bonerate terdiri dari 3 (tiga Dusun ), Desa ini tergolong salah satu daerah pantai yang datar dengan ketinggian tanah dari

permukaan laut 22 m, Dengan rata-rata suhu udara 16-13 ˚C yang keadaan musimnya sebagaimana desa-desa lainnya di wilayah Indonesia yang memiliki dua musim yakni musim kemarau dan musim penghujan. Jarak Kecamatan Pasimarannu dari Desa Bonerate ± 1 km², jarak Kecamatanm Pasimarannu ke Ibu kota Kabupaten 148 km² dan ditempu melalui transpotasi kapal/perahu, dengan jarak tempuh 12-13 jam dari ibu kota Kabupaten menuju Kecamatan Pasimarannu.

b.Luas Wilayah

Secara geografis wilayah Desa Bonerate memiliki luas wilayah ± 407 km² c.Kependudukan

Jumlah penduduk Desa Bonerate Tahun 2019 adalah sebanyak 1.521 jiwa yang terdiri atas 744 jiwa penduduk laki - laki dan 777 jiwa penduduk perempuan, yang tersebar dalam 3 Dusun yaitu: Dusun Ero Ihu Barat (524 Jiwa), Dusun Ero Ihu Timur : (520 Jiwa), Dusun Waikomba : (477 Jiwa.)

d. Data Penduduk

bahwa jumblah penduduk yang berjenis kelamin perempuan lebih banyak dibanding penduduk yang berjenis kelamin laki-laki, dimana perempuan berjumblah 777 orang sedangkan laki-laki hanya 744 orang. Dimana di Dusun Ero Ihu Barat Jumblah penduduk laki-laki sebanyak 526 orang dan perempuan sebanyak 268 orang total penduduk Dusun Ero Ihu Barat sebanyak 524 orang. Di Dusun Ero Ihu Timur Jumblah penduduk laki-laki sebanyak 259 orang dan perempuan sebanyak 261 orang total penduduk Dusun Ero Ihu Timur sebanyak 520 orang. Dan di Dusun Waikomba penduduk laki-laki sebanyak 229 orang dan perempuan sebanyak 248

orang total 477 orang.

a. Kepemilikan Air Sumber

Tabel. 4.1 Kepemilikan sumur Air minum

Dusun

Berdasarkan tabel 4.1 jumlah pengguna air minum sumur lebih banyak bahkan dapat dikategorikan bahwa sumber air di Desa Bonerate hanya mengunakan air sumur dan tidak menggunakan mata air lainnya.

b.Tingkat Pendidikan

Tabel. 4.2 Tingkat Pendidikan

Pra Sekolah SD SMP SLTA Sarjana

92 462 114 114 54

Sumber: Profil Desa Bonerate

Berdasarkan table tersebut dapat dilihat bahwa tingkat pendidikan di Desa Bonerate lebih banyak hanya sampai tingkat pendidikan Sekolah Dasar, di banding SMP,SMA, dan Sarjana . Hal ini disebabkan karena kurangnya tingkat kesadaran terhadap pendidikan,selain itu adanya keterbatasan ekonomi masyarakat.

c. Mata pencaharian

Tabel.4.3 Mata Pencaharian

Petani Pedagang PNS Tk.

Kayu Tk.

Jahit

Montir Tk.

Bat u

Sopir/

angkutan

Peternak Nela yan

150 64 29 97 8 1 52 11 16 70

Sumber: Profil Desa Bonerate

Pada table 4.3. menunjukkan bahwa jumblah penduduk yang memiliki mata pencaharian sebagai petani lebih tinggi dari jenis mata pencaharian yang lain, hal ini dikarenakan masyarakat Desa Bonerate lebih menguasai pertanian dibanding jenis mata pencaharian yang lain, dan masyarakat disana mayoritas petani jagung dan kacang hijau.

d. Kepemilikan ternak

Berdasarkan table tersebut jumlah hewan ternak yang paling tinggi yaitu hewan ternak kambing, hal ini di karenakan masyarakat dalam kategori meningkatkan kualitas taraf hidup dan ekonomi, masyarakat lebih mahir mengembal kambing dan lebi memilih kambing untuk di pelihara, dengan alasan harga jual kambing tinggi dan tidak rumit untuk di pelihara di daerah kepulauan.

e. Prasaranan Desa

Pada table tersebut prasarana Desa/Dusun di Desa Bonerate sudah hampir terpenuhi semua namun, masih ada prasarana belum sesuai, hal ini dikarenakan masih kurangnya prasaran batas Dusun yang dimana dalam tiap dusunya harusnya di peradakan satu pembatas antar tiap dusunya namun yang ada hanya satu.

2.Gambaran Umum Kantor Desa Bonerate a. Letak geografis

Kantor Desa Bonerate terletak di Jalan Kesehatan No.98 Bonerate Kabupaten Kepulauan Selayar. Lokasi kantor Desa Bonerate sangat strategis karena mudah diakses oleh masyarakat sebab lokasinya berada dekat dengan Puskesmas Pasimarannu, dekat kantor BPD Desa Bonerate, dekat Kantor Camat Pasimarannu dan dekat dengan akses pendidikan SD, SMP, SMA

Struktur Organisasi Pemerintahan Desa Bonerate

Gambar 4.2: Struktur Organisasi Desa Bonerate

Kepala Desa

Kedudukan, Fungsi dan Tugas Kepala Desa mempunyai tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan, kemasyarakatan dan pembangunan.

Kepala Desa mempunyai wewenang:

1. Memimpin penyelenggaraan pemerintahan Desa berdasarkan kebijakan yang ditetapkan bersama BPD.

2. Mengajukan rancangan peraturan Desa.

3. Menentukan Peraturan Desa yang telah mendapat pertsetujuan bersama PBD.

4. Menyusun dan mengajukan rencana Peratura Desa mengenai APBDesa untuk dibahas dan ditetapkan bersama BPD.

5. Membina kehidupan Masyarakat Desa.

6. Membina perekonomian Desa.

7. Mengkoordinasi pembangunan desa secara partisipatif.

Fungsi Sekretasis Desa.

1. Sekretaris Desa berkedudukan sebagai unsur pembantu pimpinan dibidang ketata usahan dalam memimpin sekretaris desa

2. Sesuai dengan kedudukan tersebut, sekretaris desa mempunyai tugas pokok untuk menyelenggarakan pelaksanaan administrasi pemerintahan, administrasi

pembangunan, dan administrasi kemasyarakatan serta memberikan pelayanana dibidan ketatausahaan kepada kepala Desa.

3. Untuk melaksanakan tugas pokok dimaksud, sekretaris desa mempunyai fungsi untuk menyelenggarakan urusan surat menyurat, kearsipan, dan laporan, melaksanakan urusan keuangan, administrasi umum, dan melaksanakan tugas kepala desa dalam hal kepala desa berhalangan melaksanakan tugasnya.

Sedangkan penjabaran tugas pokok dari sekretaris Desa adalah sebagai berikut:

a. Memberikan pendapat dan saran kepada kepala desa

b. Memimpin, mengendalikan dan mengkoordinasikan serta mengawasi urusan/

kegiatan sekretaris.

c. Memberikan informasi terkait keadaan umum di wilayah dan keadaan sekretaris.

d. Merumuskan Program kerja

e. Melakukan urusan kearsipan dan laporan surat-menyurat, Mengadakan, melaksanakan persiapan rapat dan mencatat hasil rapat.

f. Menyusun belanja, rencana anggaran dan penerima desa.

g. Mengadakan kegiata inventarisasi

h. Melaksanakan kegiatan pencatatan mutasi tanah dan pencatatan administrasi pertanahan.

i. Melaksanakan administrasi kependudukan, administrasi kemasyarakatan, administrasi pembangunan,

j. Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh kepala desa.

fungsi kepala urusan

1. Kepala urusan berkedudukan sebagai pembantu sekretaris desa untuk memberikan pelayanan ketatausahan kepada kepala desa sesuai dengan bidang tugasnya masing – masing.

2. Sesuai dengan kedudukanya, maka kepala urusan mempunyai tugas pokok untuk melaksanakan kegiatan – kegiatan ketata usahaan dalam bidang tugasnya masing – masing.

3. Untuk melaksanakan tugas pokoknya tersebut, kepala urusan mempunyai fungsi mengumpulkan, melaksanakan pencatatan, dan mengelolah data/

informasi yang menyangkut bidang tugasnya masing – masing.

Sedangkan penjabaran tugas pokok kepala urusan yang dapat dibagi dalam beberapa urusan yaitu:

a. Kepala Urusan Pemerintahan.

b. Kepala Urusan Kesejahteraan Masyarakat.

c. Kepala Urusan Ekonomi dan Pembangunan fungsi kepala Dusun :

1. Kepala dusun berkedudukan sebagai unsur pelaksana tugas kepala desa dalam wilayah kerjanya

2. Sesuai dengan kedudukanya Kepala Dusun mempunyai tugas pokok untuk menjalankan pemerintahan desa dalm kepemimpinan Kepal Desa di wilaya kerjanya.

3. Untuk melakukan tugas pokok, maka Kepala Dusun mempunyai Fungsi dan melaksanakan kegiatan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di wilayah kerjanya, melaksanakan kebijaksanaan kepala desa dan melaksanakan keputusan desa .

dapun visi dan Misi VISI

Visi adalah suatu gambaran yang menantang tentang keadaan masa depan yang diinginkan dengan melihat potensi dan kebutuhan desa. Penyusunan Visi Desa Bonerate pendekatan partisipatif, melibatkan pihak-pihak yang berkepentingan di Desa Bonerate seperti pemerintah Desa, BPD, Tokoh Masyarakat, tokoh agama, lembaga masyarakat desa dan masyarakat desa pada umumnya, serta Pertimbangan Visi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar. Maka Berdasarkan Pertimbangan diatas Visi Desa Bonerate adalah:

“ Menjadikan Desa Bonerate Sebagai Desa Mandiri”

(MANDIRI adalah Maju, Aman, Nyaman, Dibawah Ridho Ilahi).

MISI

Selain penyusunan Visi juga telah ditetapkan Misi yang memuat sesuatu pernyataan yang harus dilaksanakan oleh Desa agar tercapainya visi desa tersebut.

Visi berada di atas Misi. Pernyataan Visi kemudian diajabarkan ke dalam misi agar dapat di operasionalkan/dikerjakan. Sebagaimana penyusunan Visi, misipun dalam penyusunan menggunakan pendekatan partisipatif dan pertimbangan potensi dan kebutuhan Desa Bonerate, sebagaimana proses yang dilakukan maka misi Desa Bonerate adalah:

1. Memberikan Pelayanan secara maksimal, merata dan adil.

2. Memberdayakan masyarakat dan kelembagaan untuk bias hidup mandiri.

3. Meningkatkan profesionalisme dan kualitas Aparat Pemerintah Desa.

4. Meningkatkan pendapatan asli desa dan ekonomi dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia.

5. Membangun sarana dan prasarana yang dibutuhkan

6. Meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamatan Pancasila dan UUD 1945 menuju masyarakat yang tertib dan beretika.

c. Struktur Organisasi BPD Desa Bonerate

STRUKTUR ORAGANISASI BADAN PERMUSYAWARATAN DESA BONERATE KEC. PASIMARANNU

KETUA:

MUH.IRHAM

WAKIL KETUA:

SAPARUDDIN

SEKRETARIS:

IDA MASRI

Sumber: Profil BPD

Gambar 4.3 : Struktur Organisasi BPD Desa Bonerate

Badan Permusyawaratan Desa (BPD)

Sesuai dengan undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang pemerintahan daerah yakni perlunya dibentuk Badan Permusyawaratan Desa yang biasa disingkat dengan BPD. Badan perwakilan yang terdiri atas pemuka-pemuka masyarakat yang di desa dengan fungsi mengayomi adat istiadat, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat serta melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintah desa, membuat peraturan desa iyalah BPD. Selain memberikan masukan kepada kepala desa, BPD juga bisa membatalkan kebijakan yang akan dibuat menjadi keputusan serta mengawasi pelaksanaan kebijakan tersebut, BPD dapat meminta pertanggungjawaban kepada kepala desa sebagai pelaksana.

Kedudukan BPD

1. BPD berkedudukan sejajar dan menjadi mitra pemerintah desa ANGGOTA:

SAPARUDDIN SAMARUDDIN

ANGGOTA:

IDA MASRI MAHYUDDIN

2. BPD sebagai badan perwakilan desa dan merupakan wahana untuk melaksanakan demokrasi berdasarkan pancasila dan undang-undang dasar 1945

Fungsi BPD

BPD berfungsi menetapkan peraturan desa bersama kepala Desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat.

Wewenang BPD

3. Membahas rancangan peraturan desa bersama kepala desa

4. Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan desa dan peraturan kepala desa

5. Mengusulkan pengangkatan dan pemberhentian kepala desa 6. Membentuk panitia pemilihan kepala desa

7. Menggali, menampung, merumuskan, dan menyelenggarakan aspirasi masyarakat.

8. Menyusun tatatertib BPD

Hak BPD

1. Meminta pertanggungjawaban kepada kepala desa 2. Hak anggaran

3. Hak mengajukkan pertanyaan bagi masing-masing anggota 4. Hak meminta keterangan kepala desa

5. Hak menggandakan prakarsa atau perubahan rancangan peraturan desa 6. Hak mengajukkan pendapat

7. Hak penyelidikan

8. Hak menetapkan tata tertib BPD

9. Hak mengajukkan usul pengangkatan/pemberhentian kepala desa

3. GambaranUmum Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) dalam Pembangunan Desa

Rencana Pembangunan Jangka Menegah Desa ( RPJMDesa) adalah suatu kerangka dalam rangka mewujutkan tujuan pembangunan lima tahun yang dimulai dari Januari 2014 sampai dengan Desember 2019. Yang dimana RPJM-Desa merupakan perencanaan tingkat menegah desa yang harus dipahami dan disosialisaikan oleh semua komponen termasuk masyarakat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta Pemerintah Desa sebagai dokumen untuki melaksanakan pembangunan dan sebagai pedoman dalam pelaksanaan pembangunan.

Dokumen RPJMDesa yaitu merupakan Rencana Pembangunan Desa Bonerate yang pelaksanaan oprasionalnya dijabarkan melalui Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa).

Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) dalam pembangunan Desa Merupakan suatu dokumen perencanaan yang dimana isinya memuat poko-poko

kebijakan pembangunan di desa dan mengarah kepada pencapaian tujuan, baik visi dan misi desa. Secar teknis RKPDesa sebagi pedoman untuk mewujutkan kesatuan arah pembangunan dalam janka satu tahun. Denagan RKPDesa ini pembanguna desa akan terarah dan untuk mencapai suatau tujuan bersama, baik Negara, daeraha taupun

desa, RKPDesa juga memiliki tujuan yakni terwujutnya perencanaan desa dalam usaha mewujutkan pengembangan jangka menegah desa, dan tercapainya pemanfaatan potensi desa menuju desa yang mandiri, maju, dan sejahtera.

Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) dalam pembangunan desa tidak sertamerta dilakukan begitu saja tanpa adanya langkah-langkah atau tahap penyusunan RKPDesa dan daftar usulan RKPDesa yaitu diantarannya :

1. Musdes penyusunan perencanan pembangunan Desa Pembentukan Tim penyususn RKPDesa

2. Pencermatan Pagu Indikatif Desa dan penyelarasan program/kegiatan masuk ke Desa.

3. Pencermatan Ulang dokumen RPJDesa.

4. Penyusunan rancangan RKPDesa dan Rancangan Usulan RKPDesa 5. Penyususnan dan penetapan RKPDesa dan Daftar Usulan RKPDesa.

6.

RAPB Desa.

7. Pengajuan daftar usulan RKPDesa.

Dokumen terkait