BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Deskripsi Lokasi Penelitian
Pada dasarnya pembangunan Rusunawa Semanggi merupakan salah satu program pembangunan rusun yang memiliki tujuan:
1. Memberikan solusi atas kebutuhan perumahan sederhana dan sehat.
2. Menyediakan rumah sederhana dan sehat untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kota Surakarta.
3. Diperuntukkan untuk penataan wilayah kumuh di Kota Surakarta sehingga tempat-tempat kumuh di Kota Surakarta bisa berkurang.
4. Meminimalkan hunian tak berijin di bantaran sungai, sepanjang rel kereta api dan tempat-tempat terlarang tainnya.
Rumah Susun Sederhana Sewa Semanggi atau yang lebih dikenal dengan Rusunawa Semanggi merupakan salah satu rusunawa yang terletak di Kota Surakarta. Rusunawa Semanggi yang dibangun pada tahun 2008 ini terletak di Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasarkliwon, Kota Surakarta dan dihuni pada tahun 2010. Sumber dana pembangunan rusunawa ini berasal dari APBN dan APBD. Dana APBN yakni melalui Kementerian Pekerjaan Umum sedangkan dana APBD berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah dan APBD Kota Surakarta.
Gambar 4.1
Peta Lokasi Rusunawa Semanggi
Gambar 4.2 Rusunawa Semanggi
Sumber: UPTD Rumah Sewa Kota Surakarta
Rusunawa Semanggi dibangun di atas tanah milik Pemerintah Kota Surakarta dengan luas 8.000 m². Bangunan rusunawa Semanggi ini terdiri dari dua bangunan kembar (twin block), masing-masing blok terdiri dari 5 lantai dengan ketentuan sebagai berikut:
Lantai dasar terdiri dari 2 satuan unit rusun (untuk difabel)
Lantai 1 terdiri dari 24 satuan unit rusun
Lantai 2 terdiri dari 24 satuan unit rusun
Lantai 3 terdiri dari 24 satuan unit rusun
Lantai 4 terdiri dari 24 satuan unit rusun
Sehingga total ada 192 satuan unit rusun dan 4 satuan unit rusun khusus untuk difabel dengan luas masing-masing satuan unit rusun yaitu 24 m².
Tabel 4.1
Data Rusunawa Semanggi
Sumber: UPTD Rumah Sewa Kota Surakarta
No. Data Rusunawa Semanggi
1. Dibangun oleh : KemenPU
2. Luas : 8.000 m²
3. Sumber Dana : APBN dan APBD
4. DIPA : Ta. 2008 No. 0624/033-05.0/-/2007
5. No. IMB : No. 601/0992/P-02/IMB/XII/2009
6. Type : Type -24 / 2 Blok
7. Jumlah Lantai : 5 Lantai
8. Jumlah Unit : 192 Unit/ 24 m2
9. Jumlah Difabel : 4 Unit/ 24 m2
10. Lokasi : Kel. Semanggi Kec. Pasar Kliwon Kota
Surakarta
11. Pemilik Tanah : Pemkot Surakarta
12. Sertifikat Hak : Pakai HP.36, luas : 13.365 M2
13. Tanggal Penerbitan : 29-7-2005 No. 11.02.03.02.4.00036
Fasilitas Rusunawa Semanggi
Rusunawa Semanggi mempunyai fasilitas-fasilitas seperti berikut:
Satuan unit rusun memiliki luas 24 m².
Satuan unit rusun memiliki ruang tamu, kamar mandi/wc, dan dapur, dan tempat menjemur pakaian.
Setiap blok memiliki tempat parkir.
Mempunyai ruang pertemuan dan mushola.
Dilengkapi dengan listrik dan air bersih.
Tarif Sewa Rusunawa Semanggi
Berdasarkan pada Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2011 tentang Retribusi Daerah, tarif sewa di Rusunawa Semanggi memiliki tarif yang berbeda-beda yaitu sebagai berikut:
Lantai Dasar/difabel : 100.000/ bulan
Lantai 1 : 100.000/ bulan
Lantai 2 : 90.000/ bulan
Lantai 3 : 80.000/ bulan
Lantai 4 : 70.000/ bulan
Sedangkan besarnya biaya listrik dan air dibebankan kepada penyewa, tergantung pada masing-masing pemakaian.
Syarat-Syarat Penyewa
Syarat-syarat yang harus dipenuhi apabila menyewa Rusunawa Semanggi adalah sebagai berikut:
Ber-KTP Surakarta
Sudah menikah
Belum mempunyai rumah
Berpenghasilan antara Rp. 750.000 s/d Rp. 2.500.000 setiap bulannya.
Pengelolaan Rusunawa Semanggi
Pengelolaan Rusunawa Semanggi dilaksanakan oleh UPTD Rumah Sewa Kota Surakarta yang berada di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum. Berdasarkan Peraturan Walikota Surakarta Nomor 45 Tahun 2008, UPTD Rumah Sewa memiliki tugas pokok dan fungsi sebagai berikut:
a. Tugas pokok UPTD Rumah Sewa yaitu melaksanakan sebagian kegiatan
teknis operasional dan/ atau kegiatan teknis penunjang dinas di bidang penanganan kegiatan teknis di rumah sewa sesuai dengan kebijakan teknis yang ditetapkan kepala dinas.
b. Fungsi UPTD Rumah Sewa yaitu sebagai berikut:
Penyusunan rencana teknis operasional di bidang penanganan kegiatan teknis di rumah sewa.
Pelaksanaan kebijakan teknis operasional di bidang penanganan kegiatan teknis di rumah sewa.
Pemantauan, evaluasi dan pelaporan bidang penanganan kegiatan teknis di
rumah sewa
Pengelolaan ketatausahaan
Pelaksanaan tugas lain yang diberikan kepala dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Dasar Hukum Pengelolaan Rusunawa
Dasar hukum pengelolaan rusunawa yang dilakukan oleh UPTD Rumah Sewa yaitu sebagai berikut:
PERDA Nomor 6 Tahun 2008 tentang Susunan Organisasi Dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kota Surakarta.
PERDA Nomor 8 Tahun 2009 tentang Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah
Peraturan Walikota Surakarta Nomor 17 Tahun 2008 tentang Penjabaran Tugas Pokok, Fungsi Dan Tata Kerja Dinas Pekerjaan Umum Kota Surakarta.
Peraturan Walikota Surakarta Nomor 45 Tahun 2008 tentang Organisasi Dan
Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Pada Dinas Pekerjaan Umum Kota Surakarta.
Peraturan Walikota Surakarta Nomor 20-0 Tahun 2009 tentang Pedoman Uraian Tugas Jabatan Struktural Unit Pelaksana Teknis Pada Dinas Pekerjaan Umum.
Pola Pengelolaan Rusunawa
Pola pengelolaan rusunawa baik rusunawa Semanggi ataupun rusunawa lainnya yaitu:
Berkontribusi pada Pemkot Surakarta yaitu sebagai penyumbang PAD.
Mandiri dalam operasional
Hak dan Kewajiban Pengelola
UPTD Rumah Sewa selaku pengelola Rusunawa Semanggi ataupun rusunawa lainnya memiliki hak dan kewajiban sebagai berikut:
a. Hak Pengelola
Menarik uang sewa, rekening air, listrik dan beaya-beaya lain yang ditetapkan pengelola.
Mengenakan sanksi atas pelanggaran penghunian oleh penyewa.
Melaksanakan penertiban penghuni.
Melaksanakan pemutusan sewa apabila penyewa melalaikan
b. Kewajiban Pengelola
Menyediakan fasilitas listrik, air bersih di setiap Satuan Unit Rusunawa.
Melakukan pemeriksaan, pemeliharaan, perbaikan secara teratur terhadap
seluruh elemen dan komponen sarana Rusunawa sesuai dengan standar kesehatan dan keamanan.
Mewujudkan lingkungan yang bersih dan teratur serta lestari.
Menjaga keamanan lingkungan bekerjasama dengan penyewa dan aparat keamanan.
Memberikan informasi kepada penyewa atas kebijakan-kebijakan
pengelola yang akan ditetapkan.
Memberikan pemberitahuan kepada Penyewa atas kegiatan-kegiatan
berkaitan dengan pemeliharaan dan atau perbaikan Rusunawa.
Hak dan Kewajiban Penyewa
Selain pengelola, setiap penyewa rusunawa memiliki hak dan kewajiban sebagai berikut:
a. Hak Penyewa
Menempati Satuan Unit Rusunawa untuk keperluan tempat tinggal.
Menggunakan fasilitas umum dan fasilitas sosial dalam lingkungan
Mengajukan keberatan atas pelayanan yang kurang baik oleh Pengelola Rusunawa.
Mendapatkan penjelasan, pelatihan dan bimbingan tentang pencegahan, pengamanan dan penyelamatan terhadap bahaya kebakaran.
Memanfaatkan bagian bersama.
Memanfaatkan benda bersama.
Memanfaatkan tanah bersama yang didasarkan atas luas sarana Rusunawa.
b. Kewajiban Penyewa
Membayar sewa dan segala beaya yang ditetapkan pengelola.
Membayar pemakaian listrik dan air bersih
Membuang sampah di tempat yang telah ditentukan/ disediakan dengan menggunakan pembungkus secara rapi dan teratur tidak berserakan.
Memelihara sarana Rusunawa yang disewa dengan sebaik-baiknya.
Mematuhi ketentuan tata tertib tinggal di sarana Rusunawa yang
ditetapkan oleh pengelola dan yang ditetapkan secara bersama antara pengelola dan penyewa.
Mengikuti kegiatan yang dilakukan warga Rusunawa.
Larangan Bagi Penyewa
Selain memilik hak dan kewajiban, penyewa rusunawa juga memiliki larangan sebagai berikut:
a.Bidang Administrasi
Tidak Menempati SUR yang disewa
Menyewakan/ memindahtangankan sarana Rusunawa kepada pihak lain
Menyewa lebih dari satu Satuan Unit Rusunawa.
Dilarang menggunakan Satuan Unit Rusunawa sebagai tempat usaha.
b. Fasilitas Rusunawa
Dilarang melakukan tindakan merusak atau melakukan tindakan yang dapat menimbulkan pencemaran terhadap fasilitas bersama yang ada di lingkungan Rusunawa.
Dilarang memasang tambahan instalasi listrik atau air, menggali jalan, taman dan lain-lain tanpa seijin pengelola.
Dilarang memasang alat pendingin (AC) tanpa ijin pengelola.
Dilarang merusak instalasi listrik, air, lampu taman dan lampu penerangan di komplek Rusunawa.
Dilarang memasang antene rig, radio cb maupun alat komunikasi radio lainnya selain yang disediakan oleh pengelola.
c.Konstruksi Bangunan Rusunawa
Penyewa dilarang melakukan perubahan atau perombakan bangunan
Rusunawa dalam bentuk apapun tanpa persetujuan tertulis dari pengelola.
Penyewa dilarang memaku atau melubangi dinding.
Penyewa dilarang membongkar langit-langit dan menyimpan
barang-barang di langit-langit.
Penyewa dilarang membawa, meletakkan, menaruh benda/ barang yang
beratnya melampaui batas kekuatan/ daya dukung lantai yang ditentukan.
d. Ketertiban
Penyewa dilarang memelihara binatang peliharaan kecuali ikan hias di dalam akuarium.
Penyewa dilarang membuang benda/ sampah dari atas ke bawah.
Penyewa dilarang melakukan kegiatan yang menimbulkan suara bising/
keras, bau menyengat dan lainnya.
Penyewa dilarang melakukan perbuatan yang dapat mengganggu
keamanan, ketertiban dan kesusilaan. Perbuatan tersebut antara lain berjudi, menjual/ memakai Narkoba, minuman keras, berbuat maksiat dan lain sebagainya.
Penyewa dilarang menyimpan, meletakkan barang/ benda di koridor, tangga atau tempat yang dapat mengganggu/ menghalangi kepentingan bersama.
Penyewa dilarang menjemur pakaian selain di tempat yang telah