HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.1. Deskripsi Obyek Penelitian
4.1.1. Sejarah SejarahPT.Antam (Persero), Tbk
Perusahaan Perseroan (Persero) PT Aneka Tambang Tbk (“Perusahaan”
atau “Antam”) didirikan pada tanggal 5 Juli 1968 berdasarkan Peraturan
Pemerintah No. 22 tahun 1968, dengan nama “Perusahaan Negara (PN) Aneka
Tambang”, dan diumumkan dalam tambahan No. 36, Berita Negara No. 56,
tanggal 5 Juli 1968. Pada tanggal 14 September 1974, berdasarkan Peraturan
Pemerintah No. 26 tahun 1974, status Perusahaan diubah dari Perusahaan Negara
menjadi Perusahaan Negara Perseroan Terbatas (“Perusahaan Perseroan”) dan
sejak itu dikenal sebagai “Perusahaan Perseroan (Persero) Aneka Tambang.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan dan
yang terakhir adalah pada tanggal 19 Juni 2002 sehubungan dengan perubahan
jumlah modal dasar Perusahaan, modal ditempatkan dan disetor penuh serta
pembagian saham bonus. Perubahan ini diaktakan oleh Notaris A. Partomuan
Pohan, S.H., LL.M No. 23 tanggal 19 September 2002. Perubahan tersebut telah
disetujui oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
dengan surat keputusan No. C-13196 HT.01.04 TH 2002 tanggal 17 Juli 2002
4.1.2. PT Bumi Resources Tbk
PT Bumi Resources Tbk (“Perusahaan”) didirikan di Republik Indonesia
November 1973, keduanya dibuat dihadapan Djoko Soepadmo, SH, notaris di
Surabaya dan mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia
pada tanggal 12 Desember 1973 melalui surat keputusan No. Y.A.5/433/12 dan
didaftarkan di Buku Register Kepaniteraan Pengadilan Negeri Surabaya No.
1822/1973, No. 1823/1973, No. 1824/1973 tanggal 27 Desember 1973, serta
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 1 tanggal 2 Januari
1974, Tambahan No. 7. Perusahaan memulai kegiatan usaha secara komersial
pada tanggal 17 Desember 1979.
Sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan
Perusahaan meliputi kegiatan eksplorasi dan eksploitasi kandungan batubara
(termasuk pertambangan dan penjualan batubara) dan eksplorasi minyak.Kantor
pusat Perusahaan beralamat di Gedung Wisma Bakrie 2 Lantai 7, Jalan H. R.
Rasuna Said Kav. B-2, Jakarta 12920.
4.1.3.. PT.Elnusa, Tbk
PT Elnusa Tbk. merupakan satu-satunya perusahaan nasional yang
menyediakan jasa hulu migas secara terpadu (Integrated Upstream Oil & Gas
Services) dengan menyediakan solusi total (One Stop Solution) dari mulai seismik
(geoscience services), pemboran (drilling services), hingga pemeliharaan lapangan
(oilfield services). Tahun 2011, ELSA memiliki kemampuan yang semakin
mantap untuk memberikan kompetensi terbaiknya di industri migas. Di
Geoscience Services, ELSA merupakan market leader pada pasar land seismik
Indonesia. Di Drilling Services, ELSA memiliki peralatan terkini yakni Drilling
Di Oilfield Services ELSA terpercaya sebagai mitra pemeliharaan sumur
migas dengan kontrak-kontrak panjang dari loyal customer
4.1.4. PT.Indika energy,Tbk
PT. Indika Energy Tbk ("Perusahaan"), didirikan berdasarkan akta notaris
No. 31 tanggal 19 Oktober 2000 dari Hasanal Yani Ali Amin, SH, notaris di
Jakarta. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dalam surat keputusannya No. C-13115
HT.01.01.TH.2001 tanggal 18 Oktober 2001 serta diumumkan dalam Berita
Negara No. 53, Tambahan N0. 6412 tanggal 2 Juli 2002. Anggaran dasar
Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan akta
notaris No. 232 tanggal 26 Juni 2009 dari Sutjipto, SH, notaris di Jakarta,
mengenai perubahan anggaran dasar Perusahaan untuk disesuaikan dengan
ketentuan Bapepam-LK No. lX.J.1 tentang Pokok-pokok.
Anggaran Dasar Perseroan yang Melakukan Penawaran Umum Efek
Bersifat Ekuitas dan Perusahaan Publik. Perubahan tersebut telah diiaporkan
kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia pada bulan
September 2009. Perusahaan berdomisili di Jakarta, dengan kantor pusatnya
berlokasi di Gedung Mitra, Lantai 7, Jalan Jenderai Gatot Subroto Kav. 21,
Jakarta
4.1.5. PT. Indo Tambangraya Megah, Tbk
PT. Indo Tambangraya Megah Tbk.(“Perusahaan”) didirikan berdasarkan
Akta Notaris Benny Kristianto,S.H.,No.13 tertanggal 2 September 1987 yang
Keputusan No.C2-640.HT.01.01.TH’89 tertanggal 20 Januari 1989.Anggaran
Dasar Perusahaan telah Mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan Anggaran
Dasar Perusahaan terakhir dilakukan berdasarkan Akta Notaris Popie Savitri
Martosuhardjo Pharmanto,S.H.,notarisdiJakarta, No.7 tertanggal 8Mei 2008,
terkait dengan penyesuaian Anggaran Dasar Perusahaan dengan Undang-Undang
No. 40/2007 tentang Perseroan Terbatas.Akta tersebut disetujui oleh Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No.
AHU-33509.AH.01.02.Tahun 2008 tertanggal 16 Juni 2008
4.1.6. Sejajarah PT.International Nickel Indonesia
PT International Nickel Indonesia Tbk (“PT Inco” atau “Perseroan”)
didirikan pada tanggal 25 Juli 1968 dengan akta notaris Eliza Pondaag, No. 49 di
Jakarta. Anggaran Dasar Perseroan disetujui oleh Menteri Kehakiman dalam Surat
Keputusan No. JA5/69/18 tanggal 26 Juli 1968 dan diumumkan dalam Berita
Negara No. 62 tanggal 2 Agustus 1968. Anggaran Dasar Perseroan telah beberapa
kali mengalami perubahan dan yang terakhir diubah dengan akta Nomor 56
tanggal 13 Agustus 2008 yang dibuat dihadapan Poerbaningsih Adi Warsito S.H.,
notaris di Jakarta yang memuat tentang Perubahan Anggaran Dasar Perseroan
dalam rangka menyesuaikan dengan Undang- Undang Perseroan Terbatas No.40
tahun 2007. Perubahan ini telah diterima oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi
Manusia dalam Surat Keputusan No. AHU-6115, AH.01.02.2008 tanggal 10
September 2008 dan telah didaftarkan pada Kantor Pendaftaran Kotamadya
Jakarta Selatan dengan surat No. 09.03.1.13.29245 tanggal 23 Desember 2008.
CVRD Inco Limited), sekitar 18% oleh masyarakat melalui Bursa Efek Indonesia
(sebelumnya Bursa Efek Jakarta), sekitar 20% oleh Sumitomo Metal Mining Co.,
Ltd., dan sisanya oleh empat perusahaan Jepang lainnya.
Operasi Perseroan didasarkan atas Kontrak Karya yang ditandatangani
oleh Pemerintah Republik Indonesia (“Pemerintah”) dan Perseroan. Kontrak
Karya ini memberikan hak kepada Perseroan untuk mengembangkan dan
mengoperasikan proyek nikel dan mineral-mineral tertentu lainnya di daerah yang
sudah ditentukan di Pulau Sulawesi. Kontrak Karya ini pada awalnya
ditandatangani pada tanggal 27 Juli 1968 (“Kontrak Karya 1968”) dan berakhir
pada tanggal 31 Maret 2008. Pada tanggal 15 Januari 1996, Perseroan dan
Pemerintah menandatangani Persetujuan Perubahan dan Perpanjangan Kontrak
Karya 1968 (“Persetujuan Perpanjangan”), yang memperpanjang izin operasi
Perseroan sampai tahun 2025. Persetujuan Perpanjangan ini akan dapat
diperpanjang lagi setelah tahun 2025 dengan adanya persetujuan Pemerintah
4.1.7. SejarahPerusahaan Gas Negara,Tbk
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (“Perusahaan”) pada awalnya
bernama Firma L. J. N. Eindhoven & Co. Gravenhage yang didirikan pada tahun
1859. Kemudian, alih oleh Pemerintah Belanda, Perusahaan diberi nama NV.
Netherland Indische Gaz Maatschapij (NV. NIGM). Pada tahun 1958, saat
diambil alih oleh Pemerintah Republik Indonesia, nama Perusahaan diganti
menjadi Badan Pengambil Alih Perusahaan-Perusahaan Listrik dan Gas (BP3LG)
yang kemudian beralih status menjadi BPU-PLN pada tahun 1961. Pada tanggal
ditetapkan sebagai perusahaan negara dan dikenal sebagai Perusahaan Negara Gas
(PN. Gas). Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 27 tahun 1984, PN. Gas diubah
menjadi perusahaan umum (“Perum") dengan nama Perusahaan Umum Gas
Negara. Setelah itu, menjadi perusahaan perseroan terbatas yang dimiliki oleh
negara (Persero) dan namanya berubah menjadi PT Perusahaan Gas Negara
(Persero) berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 37 tahun 1994 dan Akta
Pendirian Perusahaan No. 486 tanggal 30 Mei 1996 yang diaktakan oleh Notaris
Adam Kasdarmaji, S.H. Akta Pendirian telah disahkan oleh Menteri Kehakiman
Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2-7729HT.01.01.Th.96., tanggal
31 Mei 1996 dan diumumkan dalam Lembaran Berita Negara Republik Indonesia
No. 8508 Tambahan Berita Negara No. 80, tanggal 4 Oktober 1996.
4.1.8. Sejarah PT.Bukit Asam,Tbk
PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk (“Perusahaan”) (“PTBA”) didirikan pada tanggal 2 Maret 1981, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 42 tahun 1980 dengan Akta Notaris Mohamad Ali No. 1, yang telah diubah dengan Akta Notaris No. 5 tanggal 6 Maret 1984 dan No. 51 tanggal 29 Mei 1985 dari notaris yang sama. Akta pendirian dan perubahan tersebut disahkan oleh Menteri Kehakiman dalam Surat Keputusan No. C2-7553-HT.01.04.TH.85 tanggal 28 Nopember 1985 sertadiumumkan dalam Berita Negara No. 33, Tambahan No. 550, tanggal 25 April 1986. Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, yang terakhir mengenai penyesuaian seluruh Anggaran Dasar Perusahaan terhadap Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (“PT”) dan nama Perusahaan dapat disingkat menjadi PT Bukit Asam
(Persero) Tbk. Perubahan tersebut disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU-50395.AH.01.02.Tahun 2008 tanggal 12 Agustus 2008 serta diumumkan dalam Berita Negara No. 76, Tambahan No. 18255 tanggal 19 September 20.
4.1.9. Sejarah PT.Timah,Tbk.
PT Timah (Persero) Tbk melakukan melakukan IPO pada Oktober 1995
dan tercatat di Bursa Efek Indonesia Indonesia (d/h BEJ dan BES) dengan
Majoritas saham (65%) dimiliki oleh Negara RI, dan sisa 35% di miliki oleh
masyarakat. Perseroan menjadi “Holding Company” pada tahun 1998 dengan
anak-anak perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha Pertambangan,
Rekayasa Keteknikan Keteknikan dan Dok & Perkapalan Perkapalan.Bisnis inti
Perseroan Perseroan sampai tahun 2008 pada pertambangan timah dengan
kontribusi +/- 90% terhadap total pendapatan perseroan, sementara sementara itu
bidang usaha lainnya masih dalam tahap pertumbuhan. Kekuatan utama Perseroan
adalah penguasaan teknologi teknologi pertambangan di darat dan laut dengan
kepemilikan Kuasa Pertambangan seluas 521.000 ha yang tersebar di Prov. Kep.
Bangka Belitung dan Prov. Kep. Riau.