BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Deskripsi Penelitian
BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Deskripsi Penelitian
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berjudul “Peningkatan Kemampuan Mengarang dengan Menggunakan Pendekatan Kontekstual Siswa Kelas 5 SD Pangudi Luhur 3 Yogyakarta Semester Gasal Tahun Ajaran 2010/2011” dilaksanakan selama tiga minggu. Penelitian ini dimulai pada tanggal 29 November 2010 sampai dengan 8 Desember 2010
Penelitian ini terdiri dari dua siklus dengan jumlah 12 jam pelajaran. Siklus I terdiri dari 2 (dua) pertemuan dengan jumlah 5 jam pelajaran, sedangkan siklus II terdiri dari 3 (tiga) pertemuan dengan jumlah 7 jam pelajaran. Pada pembelajaran siklus I diterapkan pendekatan kontekstual dengan indikator “siswa dapat membuat karangan yang baik dengan topik “Keluargaku”. Pada pembelajaran siklus II diterapkan pendekatan kontekstual dengan indikator “siswa dapat membuat karangan yang baik dengan topik “Sekolahku”.
1. Siklus I
a. Tahap Perencanaan Tindakan
Pada tahap perencanaan, peneliti menyebar angket untuk mengetahui topik yang sesuai untuk dijadikan karangan bagi siswa kelas 5 SD Pangudi Luhur 3 Yogyakarta. Setelah menentukan topik berdasar
angket peneliti mempersiapkan perangkat pembelajaran yang terdiri dari:
1) Silabus dan Perencanaan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang berpedoman pada KTSP 2006.
2) Lembar Kerja Siswa (LKS) 3) Gambar silsilah keluarga 4) Lembar kerangka karangan 5) Lembar mengarang
b. Tahap Pelaksanaan Tindakan
Pelaksanaan tindakan kelas siklus yang pertama dilaksanakan pada hari Senin 29 November 2010 dan Selasa tanggal 30 November 2010 dengan jumlah siswa 37 anak. Pembelajaran berlangsung sesuai dengan pedoman perencanaan pembelajaran yang telah direncanakan yaitu dengan menerapkan pendekatan kontekstual yang dirancang oleh guru.. Pada akhir siklus I ini dilakukan tes mengarang untuk mengetahui perkembangan kemampuan mengarang siswa. Berikut adalah rician gambaran kegiatan siklus I pada setiap pertemuan.
1) Pertemuan I a) Kegiatan awal
Kegiatan pembelajaran diawali dengan doa, pemberian salam, dan penyampaian tujuan pembelajaran yang akan dilakukan. Setelah siswa siap mengikuti pembelajaran, guru
melakukan apersepsi dengan dengan memperlihatkan contoh foto anggota keluarga yang telah disusun menjadi bagan sisilah keluarga dan mengaitkannya dengan materi yang akan dipelajari.
b) Kegiatan Inti
Dalam kegiatan inti, pertama-tama siswa dibagi dalam kelompok yang terdiri dari 4 anak dan pembagian LKS. Kemudian siswa mengamati foto anggota keluargannya dan menempelnya di LKS yang telah disediakan. Setelah itu siswa member keterangan setiap anggota keluarganya dengan menjawab pertanyaan yang ada pada LKS. Dalam kelompoknya siswa kemudian mendiskusikan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membuat sebuah karangan yang baik. Setelah itu siswa bekerja kembali secara individu untuk membuat sebuah kerangka karangan berdasarkan keterangan mengenai anggota keluarka siswa masing-masing. Kerangka karangan tersebut kemudian ditukar dengan anggota kelompoknya yang lain untuk satu-sama lain mengkritisi dan memberikan masukan serta saran yang dianggap perlu untuk memperbaiki kerangka karangan yang memiliki kekurangan.
c) Kegiatan Akhir
Pada kegiatan akhir siswa menuliskan refleksi mengenai kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan kemudian
melakukan sharing secara lisan mengenai proses pembelajaran pada pertemuan ini. Dalam refleksi ini anak menyampaikan perasaan serta kesulitan-kesulitan yang dialami selama mengikuti kegiatan pembelajaran.
2) Pertemuan II a) Kegiatan awal
Kegiatan pembelajaran diawali dengan doa, pemberian salam, san penyampaian tujuan pembelajaran yang akan dilakukan. Setelah siswa siap mengikuti pembelajaran, guru melakukan apersepsi dengan melakukan tanya jawab mengenai materi yang telah dipekajari sebelumnya.
b) Kegiatan Inti
Dalam kegiatan inti, pertama-tama siswa membaca kembali kerangka karangan yang telah dibuat pada pertemuan sebelumnya. Setelah itu guru membagikan lembar mengarang kepada siswa untuk selanjutnya siswa menulis karangan pada lembar mengarang yang telah disediakan guru tersebut. Karangan yang telah selesai kemudian dikumpulkan kepada guru. Setelah itu siswa bersama kelompoknya mendiskusikan mengenai publikasi karangan yang telah dibuat siswa. Guru memberikan gambaran tempat untuk publikasi karangan, antara lain di majalah dinding, internet, dan surat kabar.
c) Kegiatan akhir
Pada kegiatan akhir siswa menuliskan refleksi mengenai kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan kemudian melakukan sharing secara lisan mengenai proses pembelajaran pada pertemuan ini. Dalam refleksi ini anak menyampaikan perasaan serta kesulitan-kesulitan yang dialami selama mengikuti kegiatan pembelajaran.
c. Observasi dan Pengumpulan Data
Observasi dilaksanakan peneliti dengan bantuan wali kelas 5 sebagai mitra peneliti pada saat pembelajaran berlangsung. Dari hasil oebservasi didapat penemuan sebagai berikut.
1) Dalam diskusi kelompok ada anggota kelompok yang merasa tidak senang dengan anggota sekelompoknya dan melapor pada guru.
2) Sebagian besar siswa merasa senang saat menulis mengenai keluarganya 3) Ada beberapa siswa enggan menulis mengenai keluarganya.
Pengumpulan data kuantitatif dilakukan dengan memberikan tes mengarang pada siswa dengan topik “keluarga” dan dinilai sesuai dengan instrumen yang telah disusun oleh peneliti pada tahap perencanaan tindakan. setelah dilakukan penilaian didapati bahwa nilai rata-rata mengarang siswa meningkat dari kondisi awal.
d. Refleksi Siklus I
Setelah melaksanakan tindakan pada siklus I peneliti melakukan refleksi untuk lebih menghayati kekurangan dan kelebihan pada siklus ini.
Bahan refleksi peneliti didapat dari observasi dan dari hasil tes mengarang. Observasi dilakukan ketika pembelajaran berlangsung, sedangkan tes mengarang dilakukan di akhir pembelajaran pertemuan II. Hal-hal yang ditemukan selama proses pembelajaran berlangsung, antara lain :
1) Pada pelaksanaan siklus I hasil yang diperoleh dari tes mengarang terdapat peningkatan.
2) Nilai rata-rata kemampuan mengarang siswa belum mencapai KKM 70 meskipun ada peningkatan dari kondisi awal.
3) Ada beberapa anak kebingungan dan terlihat malas untuk menulis kerangka karangan maupun karangan. Setelah ditelusuri ternyata anak ini memiliki masalah dengan keluarganya.
4) Beberapa anak kebingungan karena anggota keluarganya yang akan diceritakan sudah meninggal dunia. Hal ini menyebabkan anak menjadi tidak semangat untuk menyelesaikan karangannya.
2. Siklus II
a. Tahap Perencanaan Tindakan
Pada tahap perencanaan, peneliti mempersiapkan perangkat pembelajaran yang terdiri dari:
1) Silabus dan Perencanaan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang berpedoman pada KTSP 2006.
2) Lembar Kerja Siswa (LKS) 3) Foto SD pangudi Luhur
4) Artikel mengenai SD Pangudi Luhur 5) Lembar kerangka karangan
6) Lembar mengarang
b. Tahap Pelaksanaan Tindakan
Pelaksanaan tindakan kelas siklus yang kedua dilaksanakan pada tanggal 6, 7 dan 8 Desember 2010 dengan jumlah 39 siswa. Pembelajaran berlangsung sesuai dengan pedoman perencanaan pembelajaran yang telah direncanakan yaitu dengan menerapkan pendekatan kontekstual yang dirancang oleh guru.. Pada pertemuan ke-2 siklus II ini dilakukan tes mengarang untuk mengetahui perkembangan kemampuan mengarang siswa. Pada pertemuan akhir siklus ini dilakukan proses persiapan dan publikasi karangan. Berikut adalah rician kegiatan siklus II pada setiap pertemuan.
1) Pertemuan I a) Kegiatan Awal
Kegiatan pembelajaran diawali dengan doa, pemberian salam, san penyampaian tujuan pembelajaran yang akan dilakukan. Setelah siswa siap mengikuti pembelajaran, guru melakukan pre-test secara lisan mengenai karangan yang telah dibuat siswa pada pertemuan sebelumnya.
b) Kegiatan Inti
Dalam kegiatan inti, pertama-tama siswa dibagi dalam kelompok yang terdiri dari 4 anak dan pembagian LKS. Kemudian
siswa diminta mempersiapkan foto dan artikel yang dibawa siswa seputer SD Pangudi Luhur. Siswa kemudian mengamati foto dan membaca artikel baik yang dipersiapkan guru maupun yang dibawa siswa sendiri. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan siswa mengenai SD Pangudi Luhur. Setelah itu siswa melanjutkan kegiatan pembelajaran dengan mengisi LKS yang telah dibagikan guru. Dalam LKS siswa diminta memberikan keterangan mengenai bagian-bagian SD Pangudi Luhur seperti yang terlihat pada foto di LKS. Siswa memberikan keterangan pada setiap bagian bangunan SD Pangudi Luhur di luar kelas dengan mengamati langsung bagian yang akan diberi keterangan. Dalam memberikan keterangan siswa dituntun oleh pertanyaan-pertanyaan yang disusun oleh guru dan terdapat pada LKS. Contoh pertanyaan yang dimaksud seperti pertanyaan: apa guna dari bagian sekolah yang ada pada foto, apa kegiatan yang biasa dilakukan di bagian sekolah yang ada pada foto, bagaimana kondisi dari bagian sekolah yang ada pada foto, bagaimana cara merawat bagian sekolah yang ada pada foto. Setelah siswa menambah wawasan mengenai sekolahnya dan memperkuatnya dengan mengamati secara langsung siswa melanjutkan dengan membuat kerangka karangan secara berkelompok.
c) Kegiatan Akhir
Pada kegiatan akhir siswa menuliskan refleksi mengenai kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan. Dalam refleksi ini anak menyampaikan perasaan serta kesulitan-kesulitan yang dialami selama mengikuti kegiatan pembelajaran. Kemudian guru menyampaikan salam penutup.
2) Pertemuan II a) Kegiatan Awal
Kegiatan pembelajaran diawali dengan doa, pemberian salam, san penyampaian tujuan pembelajaran yang akan dilakukan. Setelah siswa siap mengikuti pembelajaran, guru melakukan pretest secara lisan kepada siswa mengenai kerangka karangan serta karangan yang pernah dibuat oleh siswa pada pertemuan sebelumnya.
b) Kegiatan Inti
Dalam kegiatan inti, pertama-tama siswa membaca kembali kerangka karangan yang telah dibuat pada pertemuan sebelumnya. Setelah itu guru membagikan lembar mengarang kepada siswa untuk selanjutnya siswa menulis karangan pada lembar mengarang yang telah disediakan guru tersebut. Karangan yang telah selesai kemudian dikumpulkan kepada guru. Setelah itu siswa bersama kelompoknya mendiskusikan mengenai publikasi karangan yang telah dibuat siswa. Guru memberikan
gambaran tempat untuk publikasi karangan antara lain di majalah dinding, internet, dan surat kabar.
c) Kegiatan Akhir
Pada kegiatan akhir siswa menuliskan refleksi mengenai kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan. Dalam refleksi ini anak menyampaikan perasaan serta kesulitan-kesulitan yang dialami selama mengikutu kegiatan pembelajaran. Kemudian pada akhirnya guru menyampaikan salam penutup.
3) Pertemuan III
Pada pertemuan III ini siswa mempublikasikan karangannya di berbagai tempat. Sebagian anak membuat majalah dinding untuk mempublikasikan karangannya, sebagian kecil dari siswa mempublikasikan karangannya di internet dan surat kabar dengan bantuan guru. Untuk publikasi di majalah dinding, peneliti meminta ijin kepada koordinator majalah dinding SD Pangudi Luhur, sedangkan karangan yang dipublikasikan di internet adalah karangan yang dianggap baik oleh guru. Setelah dipilih karangan yang akan dipublikasikan di internet guru membantu mengupload karangan siswa di website dan blog yang tersedia untuk mempublikasikan karangan siswa.
c. Observasi dan Pengumpulan Data
Observasi dilaksanakan peneliti dengan bantuan wali kelas 5 pada saat pembelajaran berlangsung. Dari hasil oebservasi didapat penemuan sebagai berikut.
1) Siswa sangat parsitifatif saat pembahasan mengenai syarat karangan yang dipimpin oleh guru.
2) Siswa terlihat bersemangat ketika bertukar dan membaca artikel serta melihat gambar mengenai SD Pangudi Luhur.
3) Siswa bersemangat saat melakukan kegiatan pengamatan di sekitar sekolah.
4) Ada siswa salah satu anggota kelompok tertentu yang terlihat tidak membantu kelompoknya saat melakukan kegiatan pengamatan.
Pengumpulan data kuantitatif dilakukan dengan memberikan tes mengarang pada siswa dengan topik “Sekolahku” dan dinilai dengan instrumen yang telah disusun oleh peneliti pada tahap perencanaan tindakan. Setelah dilakukan penilaian didapati bahwa nilai rata-rata mengarang siswa kelas 5 SD Pangudi Luhur telah mencapai KKM.
d. Refleksi Siklus II
Setelah melaksanakan tindakan pada siklus I peneliti melakukan refleksi untuk lebih menghayati kekurangan dan kelebihan pada siklus ini. Bahan refleksi peneliti didapat dari observasi dan dari hasil tes mengarang. Observasi dilakukan ketika pembelajaran berlangsung, sedangkan tes
mengarang dilakukan di akhir pembelajaran pertemuan II. Hal-hal yang ditemukan selama proses pembelajaran berlangsung, antara lain :
1) Semua siswa terlibat aktif dalam pebelajaran baik ketika menyelesaikan tugas individu maupun kelompok.
2) Pada pelaksanaan siklus II diperoleh hasil yang sudah mencapai target KKM 70.
3) Siswa terlihat bersemangat ketika membuat majalah dinding untuk mempublikasikan karangan mereka. hal itu menunjukan saat bahwa siswa senang dengan memaknai hasil kerja siswa.