• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Deskripsi Pengembangan Produk dan Hasil Uji Coba

Dari hasil studi pendahuluan tentang perlunya memproduksi sebuah media yang mudah, menarik dan dapat digunakan untuk melatih daya ingat siswa maka pengembang membuat sebuah media grafis berupa media kartu permainan yang terbuat dari kertas yang memuat materi satuan waktu. Materi yang dipilih disesuaikan dengan kurikulum kelas V SD. Dengan desain menggunakan warna-warna cerah, ukuran disesuaikan genggaman tangan siswa kelas V SD, mudah untuk digunakan. Media dimainkan secara berkelompok baik dengan atau tanpa bimbingan guru. Dikemas dengan ringkas sehingga memudahkan dalam penyimpanan, dapat digunakan di dalam maupun di luar ruangan. Langkah-langkah pengembangannya yaitu sebagai berikut:

a. Merumuskan isi materi pada media

Perumusan isi materi disesuaikan dengan kurikulum kelas V SD. Dalam media ini isi materi adalah persamaan antar satuan waktu. Pokok satuan waktu adalah Abad, Dasawarsa, Windu, Lustrum, Tahun, Semester, Caturwulan, Bulan, Minggu, dan Hari.

b. Menentukan bahan dan alat yang diperlukan dalam pembuatan media Bahan dan alat yang digunakan dalam membuat media permainan kartu Kuantum adalah sebagai berikut:

78

Kertas Ivory dengan ukuran A3, digunakan sebagai bahan utama pembuatan kartu dan kemasan, yang selanjutnya dipotong sesuai ukuran kartu (6 cm x 9 cm).

2) Kertas Art Paper 150 gram dan Hard Cover

Kertas Art Paper dengan ukuran A3, digunakan sebagai bahan utama untuk pembuatan lembar pada buku petunjuk penggunaan. Sampul pada buku menggunakan Hard Cover.

3) Alat cetak/printer

Alat cetak/printer digunakan untuk mencetak media, printer digunakan adalah printer yang untuk mencetak ukuran besar (print indoor/outdoor).

c. Membuat Desain Media 1) Desain kartu

Dalam mendesain kartu menggunakan software CorelDraw X5. Kartu dibuat dengan ukuran 6 cm x 9 cm. Bagian depan kartu dibuat menggunakan warna-warna cerah di setiap tema kartu dan untuk kartu spesial. Ada 10 tema yang terdapat pada media kartu Kuantum, yaitu Abad, Dasawarsa, Lustrum, Windu, Tahun, Semester, Caturwulan, Bulan, Minggu, dan Hari. Jenis font yang digunakan pada kartu adalah Berlin Sans FB Demi. Ada juga gambar ilustrasi di setiap kartu. Sedangkan untuk bagian belakang kartu didominasi background warna oranye dan kuning.

79

Dalam mendesain buku petunjuk penggunaan menggunakan software CorelDraw X5. Petunjuk penggunaan berukuran 9 cm x 11 cm, dalam buku petunjuk penggunaan berisi Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar, menjelaskan apa itu media kartu Kuantum, manfaat media, dan tata cara bermain kartu Kuantum.

3) Desain kemasan.

Kemasan yang digunakan pada media ini berbentuk kotak berbahan dasar karton berukuran 11 cm x 13 cm. Pada bagian tutup kemasan terdapat gambar cover yang terbuat dari stiker cromo. Desain stiker dibuat menggunakan software CorelDraw X5. Ukuran stiker disesuaikan dengan ukuran kemasan.

2. Spesifikasi Produk yang Dikembangkan

Produk yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah media permainan kartu Kuantum. Disebut permainan kartu Kuantum karena dalam menggunakan media ini siswa diajak ke dalam sebuah permainan kelompok berupa kartu kuartet berisi materi satuan waktu yang isi materinya disesuaikan dengan kurikulum sekolah dasar dan buku paket yang digunakan siswa. Pemilihan media kartu Kuantum ini berupaya untuk menyeimbangkan otak kanan dan otak kiri yaitu pemahaman konsep dan menumbuhkan kreativitas siswa, agar siswa dapat mengembangkan pengetahuan, berinteraksi dengan teman sebaya, kemudian perkembangan sosial, emosional, fisik dan motorik, bahasa dan kognisinya juga dapat berkembang dengan baik. Selain itu, siswa akan terlatih untuk terus

80

menerus meningkatkan diri mencapai kemajuan sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman di era globalisasi. Mengenai bentuk kartu ini tidak jauh berbeda dengan permainan kartu sejenisnya. Merupakan media dua dimensi yang terbuat dari kertas, yang disetiap kartu terdiri dari kolom tema yang terletak di atas yang berisi nama satuan waktu dan kolom subtema yang berisi persamaan satuan dari nama tema. Setiap 1 tema satuan waktu memiliki 4 persamaan satuan. Selain itu ada 4 kartu spesial yang dapat menjadi variasi dalam permainan kartu ini. Yang menjadi inti permainannya, siswa harus mengumpulkan 4 kartu subtema/kartu nama persamaan yang berbeda namun masih dalam 1 tema satuan dari siswa lain yang dibagikan secara acak. Aturan permainan kartu ini dibuat sesederhana mungkin sehingga siswa tidak akan mengalami kesulitan dalam menggunakannya. Permainan ini dapat digunakan untuk mengajarkan siswa dalam memahami konsep satuan waktu.

Media kartu Kuantum dimainkan secara berkelompok. Guru akan membagi secara acak kelompok-kelompok kecil dengan jumlah 3-5 anak per kelompok. Setiap satu kelompok mendapat satu set kartu yang berisi 44 lembar kartu. Cara bermain kartu Kuantum adalah sebagai berikut: 1. Sebelum memulai permainan, salah satu anak membagi kartu kepada

setiap pemain namun sebelumnya siswa tersebut harus mengocok kartunya terlebih dahulu. Setiap pemain mendapatkan 4 lembar kartu dan sisa kartu diletakkan di tengah meja permainan.

81

2. Siswa melakukan hompimpah untuk menentukkan siapa yang terlebih dahulu memulai untuk meminta kartu.

3. Siswa yang pertama mendapat giliran meminta kartu bisa menyebutkan nama tema apa yang diinginkan. Jika ada siswa lain yang memiliki tema yang sama, maka mereka harus berkata “ya saya punya”, jika siswa lain tidak memiliki kartu dengan tema yang sama, maka mereka harus berkata “saya tidak punya”.

4. Apabila ada siswa lain memiliki kartu yang sama dengan tema yang diinginkan, sebelum kartu tersebut diberikan kepada siswa yang meminta, siswa yang meminta kartu harus menebak terlebih dahulu kartu subtema apa yang dipegang oleh siswa lain. Jika siswa yang meminta kartu benar dalam menebak subtema yang dimiliki siswa lain, maka kartu tersebut bisa ia miliki, tetapi jika siswa yang meminta kartu salah dalam menebak subtema yang dimiliki siswa lain, maka ia harus mengambil 1 kartu sisa yang diletakkan di tengah meja permainan. 5. Kemudian berputar ke arah kanan, siswa lain akan mendapat giliran

meminta kartu dengan tema yang diinginkan.

6. Jika siswa sudah mengumpulkan 4 kartu dengan 1 tema yang sama, maka ia mendapat 1 poin.

7. Permainan berakhir ketika seorang siswa telah kehabisan kartu dan tidak ada kartu sisa di tumpukan. Siswa yang paling banyak mengumpulkan poin maka akan dinyatakan sebagai pemenang.

82

Produk yang dihasilkan melalui penelitian pengembangan ini mempunyai spesifikasi fisik sebagai berikut:

a. Hasil produk pengembangan berupa kartu Kuantum mata pelajaran matematika kelas V Sekolah Dasar dengan materi satuan waktu.

b. Produk kartu Kuantum berisi 44 lembar kartu, yang terdiri dari 10 tema, 40 kartu subtema, dan 4 kartu spesial.

c. Produk kartu Kuantum dicetak berwarna, setiap 1 tema memiliki warna yang sama.

d. Produk kartu Kuantum dicetak menggunakan jenis kertas Ivory, setiap kartu berukuran 9 cm x 6 cm

e. Huruf dan angka pada kartu Kuantum diketik menggunakan jenis huruf Berlin Sans FB Demi. Ukuran huruf pada tema adalah 8,5pt. Ukuran huruf dan angka pada subtema adalah 9pt.

f. Produk kartu Kuantum disertai dengan petunjuk penggunaan kartu spesial dan tata cara permainan.

Media kartu Kuantum juga dapat dibuat menggunakan bahan-bahan bekas. Cara membuat media kartu Kuantum yaitu:

1. Siapkan kertas putih beberapa lembar. Potong setiap lembar kertas ke ukuran yang cukup untuk dipegang anak. Jika kertas ukuran A4, dapat dipotong menjadi delapan bagian.

2. Bagi potongan kertas ke dalam beberapa kelompok.

3. Setiap kelompok terdiri dari empat potong kartu. Untuk setiap kelompok, tulis satu nama tema kelompok di bagian atas. Misal: “1 abad”. Tulis

83

empat nama persamaan di bawahnya: misalnya “10 dasawarsa”, “20 lustrum”, “100 tahun”, dan “1200 bulan”.

4. Ulangi menuliskan empat nama tema satuan waktu.

5. Lingkari/tandai dengan spidol warna satu nama persamaan satuan waktu di setiap kartu.

6. Beri gambar di setiap kartu.

7. Ulangi untuk kartu-kartu yang lain. Setiap tema kartu harus memiliki nama kelompok yang berbeda dan warna yang berbeda.

Media kartu Kuantum merupakan media dua dimensi yaitu berbentuk kartu berukuran 6 cm x 9 cm. Dalam media ini terdapat 44 lembar kartu berbeda-beda, yang terdiri dari 40 kartu biasa dan 4 kartu spesial. Pada kartu biasa terdapat 10 kelompok tema, dimana setiap tema berisi 4 kartu dengan nama yang berbeda-beda dan pada kartu spesial terdapat 4 kartu dengan 2 fungsi yang berbeda. Kartu spesial putar arah berfungsi untuk memutar arah giliran pemain, sedangkan kartu spesial ambil dua berfungsi untuk mendapatkan dua kartu yang diinginkan dari lawan atau pemain lain.

Contoh kartu Kuantum dan kartu spesial yaitu sebagai berikut:

84

Gambar 5. Contoh kartu spesial  Manfaat Media Kartu Kuantum

Nana Sudjana dan Rival Ahmad (2002: 138) menyatakan bahwa permainan (games) digunakan untuk menyampaikan informasi kepada siswa dengan menggunakan simbol-simbol atau alat-alat komunikasi lainnya. Permainan dapat bersifat kompetitif yang ditandai adanya pemain yang menang dan yang kalah. Permainan dapat menguji kemampuan para pemain dan dapat memperlihatkan masalah kepada para siswa. Peserta didik harus dapat menggambarkan dan menemukan strategi untuk memahami situasi sehingga dapat memecahkan masalah.

Kartu Kuantum sebagai media pembelajaran dengan unsur permainan dapat memberikan rangsangan pada anak-anak untuk terlibat aktif dalam kegiatan proses pembelajaran, karena media permainan kartu ini memiliki dampak positif terhadap siswa pada proses pembelajaran materi satuan waktu diantaranya yaitu:

1. Dapat digunakan siswa sebagai media pendamping untuk memahami materi satuan waktu.

85

3. Dapat menumbuhkan minat belajar siswa. 4. Dapat melatih kemampuan berfikir siswa.

5. Dapat mengenalkan macam-macam satuan waktu dan persamaannya.  Kelebihan dan Kelemahan Media Kartu Kuantum

Media kartu Kuantum mempunyai beberapa kelebihan, antara lain: a. Mudah dibawa kemana-mana/praktis

Dengan ukuran yang kecil dan tidak membutuhkan ruang yang luas sehingga dapat digunakan di mana saja, di kelas maupun di luar kelas. b. Mudah digunakan

Media kartu Kuantum mudah dalam hal penggunaan medianya, karena tidak perlu memiliki keahlian khusus untuk menggunakannya dan aturan bermainnya tidak rumit untuk diikuti.

c. Menyenangkan

Media kartu Kuantum dalam penggunaannya bisa melalui permainan yang mengasah kemampuan kognitif siswa. Saat bermain media ini, keaktifan dan daya sosial siswa sangat dibutuhkan. Selain itu, media kartu Kuantum dapat menarik minat siswa karena kartu-kartunya yang fullcolor.

Selain kelebihan-kelebihan tersebut, kartu Kuantum mempunyai kelemahan. Kelemahan tersebut adalah jika tidak dirawat dengan baik, kartu Kuantum akan hilang dan rusak karena bahan dasar kartu Kuantum yang berbahan dasar dari kertas.

86

3. Deskripsi Data Validasi Ahli dan Revisi Produk a. Ahli Materi

Ahli materi menilai media dari aspek isi dan aspek pembelajaran. Penilaian dari ahli materi ini dijadikan acuan untuk merevisi produk sebelum dilakukan uji coba lapangan. Ahli materi yang menjadi validator pada penelitian ini adalah dosen S1 PGSD Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta. Konsultasi dengan ahli materi ini dilakukan sebanyak dua kali. Pelaksanaan konsultasi dilaksanakan 20 Oktober 2016 .bertempat di ruang dosen PGSD kampus 1 karangmalang dan di kampus bantul Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta.

Data validasi didapat dengan cara memberikan angket yang mencakup aspek isi dan aspek pembelajaran. Ahli materi mencoba produk yang didampingi oleh pengembang, sehingga ahli materi dapat menanyakan langsung hal-hal yang berkaitan dengan produk yang dikembangkan dan dapat langsung memberikan masukan berupa kritik dan saran kepada pengembang yang nantinya digunakan sebagai pedoman untuk melakukan revisi terhadap produk yang dikembangkan.

1) Data penilaian ahli materi terhadap kualitas produk yang dikembangkan.

a) Aspek Isi dan Pembelajaran

Penilaian aspek ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana penilaian ahli materi mengenai berbagai hal yang menyangkut aspek isi dan aspek pembelajaran dari produk media pembelajaran permainan kartu

87

Kuantum yang dikembangkan oleh pengembang. Dengan pedoman

penilaian ini, pengembang akan mengetahui perlu tidaknya dilakukan revisi. Hasil penilaian tersebut dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 10. Data Hasil Penilaian Ahli Materi

Aspek No. Indikator Skor Kategori

ISI

1 Kesesuaian dengan SK 4 Baik 2 Kesesuaian dengan KD 4 Baik 3 Kesesuaian dengan Peserta

Didik

4 Baik

4 Pemilihan Jenis Huruf 5 Sangat Baik 5 Pemilihan Jenis Angka 5 Sangat Baik 6 Ruang Lingkup Materi 4 Baik

7 Tingkat Kesulitan 3 Cukup

Jumlah Skor 29 Sangat Baik

Rata-Rata Skor 4,1 PEMBELAJARAN 8 Kejelasan petunjuk penggunaan 4 Baik 9 Kemudahan Pemahaman Materi 4 Baik

10 Daya Dukung Belajar 4 Baik

Jumlah Skor 12 Baik

Rata-Rata Skor 4 Jumlah Skor Keseluruhan 41 Sangat Baik Rata-Rata Skor Keseluruhan 4,1

Berdasarkan tabel di atas, hasil data yang diperoleh dari penilaian ahli materi ditinjau dari aspek isi menunjukkan bahwa butir-butir pernyataan yang dinilai menyatakan baik dengan jumlah skor 29 dengan skor rata-rata 4,1 yang setelah dikonversikan ke dalam angka skala 5 maka dapat ditarik kesimpulan bahwa media permainan kartu Kuantum masuk dalam kategori “Sangat baik”, sedangkan dari aspek pembelajaran dinyatakan dengan jumlah skor 12 dan skor rata-rata 4, setelah

88

dikonversikan dalam kategori presentase kelayakan masuk dalam kategori “Baik”.

Untuk hasil penilaian secara keseluruhan jumlah skor 41 dari 10 indikator yang setelah dikonversikan masuk dalam kategori “Sangat Baik” dengan jumlah rata-rata 4,1.

b) Komentar dan Saran dari Ahli Materi

Setelah menilai media secara keseluruhan, maka ahli materi menyatakan bahwa media sudah baik dan menarik. Ahli materi memberikan masukan bahwa permainan kartu Kuantum belum bisa melakukan operasi hitung pada satuan waktu, namun selebihnya ahli materi menyatakan bahwa media ini layak untuk diujicobakan tanpa revisi.

b. Ahli Media

Ahli media menilai media dari aspek kualitas fisik, tampilan dan pembelajaran. Penilaian dari ahli media ini dijadikan acuan untuk merevisi produk sebelum dilakukan uji coba lapangan. Ahli media yang menjadi validator pada penelitian ini adalah dosen di Program Studi Teknologi Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta. Pelaksanaan konsultasi tahap pertama dilaksanakan pada tanggal 28 Oktober 2016 bertempat di ruang dosen Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan.

Data validasi didapat dengan cara memberikan angket yang mencakup aspek kualitas fisik, tampilan dan pembelajaran. Ahli media mencoba produk dengan didampingi oleh pengembang, sehingga ahli media dapat menanyakan

89

langsung hal-hal yang berkaitan dengan produk yang dikembangkan dan dapat langsung memberikan masukan berupa komentar dan saran kepada pengembang yang nantinya digunakan sebagai pedoman untuk melakukan revisi terhadap produk yang dikembangkan.

1) Data Penilaian Ahli Media tahap I terhadap Kualitas Produk Media yang Dikembangkan.

a) Aspek kualitas fisik, tampilan dan pembelajaran.

Berdasarkan tabel di bawah ini, hasil data yang diperoleh dari penilaian ahli media dari aspek kualitas fisik menunjukkan bahwa butir-butir pertanyaan yang dinilai dinyatakan dengan jumlah skor 17 dan rata-rata skor 4,25 masuk dalam kategori “Sangat Baik”. Untuk aspek tampilan dinyatakan dengan jumlah skor 45 dan rata-rata skor 3,4 masuk kategori “Baik” sedangkan aspek pembelajaran dinyatakan dengan jumlah skor 12 dan rata-rata skor 4 masuk dalam kategori “Baik” .

Tabel 11. Data Hasil Penelitian Penilaian Ahli Media Tahap I

Aspek No. Indikator Skor Kategori

Kualitas Fisik

1 Keawetan Bahan Kemasan 4 Baik

2 Keawetan Bahan Kartu 4 Baik

3

Keamanan Bahan Kemasan 5 Sangat Baik 4 Keamanan Bahan Kartu 4 Baik

Jumlah Skor 17 Sangat

Baik

Rata-Rata Skor 4,25

Tampilan

5 Bentuk Media kartu 4 Baik

6 Ukuran Media Kartu 4 Baik

7 Ketebalan Media Kartu 4 Baik 8 Jenis Huruf yang digunakan

dalam media 2

Kurang baik 9 Warna tulisan yang digunakan

90

10 Warna-warna yang digunakan

dalam media 3 Cukup

11 Letak penempatan tulisan

dalam media 3 Cukup

12 Keseimbangan letak antar

tulisan 4 Baik

13 Kemasan memuat judul dan

bidang studi yang sesuai 3 Cukup 14 Bentuk kemasan media 4 Baik 15 Gambar yang digunakan dalam

kemasan

3 Cukup

16 Tulisan yang digunakan dalam kemasan

3 Cukup

17 Warna yang digunakan dalam kemasan

4 Baik

Jumlah Skor 45 Baik

Rata-Rata Skor 3,4

PEMBELAJARAN

18 Kejelasan Penggunaan Media 4 Baik 19 Kemudahan Penggunaan

Media

4 Baik

20 Daya Dukung 4 Baik

Jumlah Skor 12 Baik

Rata-Rata Skor 4 Jumlah Skor Keseluruhan 74 Baik Rata-Rata Skor Keseluruhan 3,7

Berdasarkan tabel di atas, untuk hasil penilaian ahli media pada tahap I secara keseluruhan jumlah skor 74 setelah dikonversikan masuk dalam kategori “Baik” dengan rata-rata skor 3,7.

b)Komentar dan Saran Revisi Ahli Media

Setelah menilai media secar keseluruhan, ahli media memberikan komentar dan saran sebagai berikut: buku panduan perlu direvisi ukuran font dan ilustrasinya; pada kartu perlu direvisi ilustrasinya; dan ilustrasi

91

pada cover perlu direvisi sesuai karakteristik siswa. Media siap untuk diuji coba ke lapangan dengan revisi sesuai saran.

Berdasarkan data di atas maka pengembang melakukan revisi sesuai dengan saran dari ahli materi. Berikut salah satu realisasi revisi produk menurut saran ahli media pada konsultasi tahap pertama:

(1) Buku panduan perlu direvisi ukuran font dan ilustrasinya.

Ahli media menyarankan untuk memperbaiki ukuran font dan gambar yang ada pada isi buku panduan sehingga maksud dari buku panduan lebih jelas terbaca dan dimengerti oleh pengguna.

Setelah direvisi sesuai saran dari ahli media, isi buku panduan mengalami sedikit perubahan. Terlihat pengembang sudah memperbaiki ukuran font 12 menjadi 16, memberikan warna pada setiap tulisan judul dan mengurangi ilustrasi di setiap halaman sehingga isi buku panduan lebih menarik dan lebih terbaca oleh pengguna. Berikut perbedaan buku petunjuk sebelum dan sesudah direvisi:

92

93

2) Data penilaian ahli media tahap II terhadap kualitas produk yang dikembangkan.

Setelah produk media permainan kartu Kuantum dilakukan revisi sesuai dengan komentar dan saran ahli media pada tahap satu, maka dilakukan konsultasi tahap kedua. Berikut hasil penilaian pada konsultasi tahap kedua:

Tabel 12. Data Hasil Penilaian Ahli Media Tahap II

Aspek No. Indikator Skor Kategori

Kualitas Fisik

1 Keawetan Bahan Kemasan 4 Baik 2 Keawetan Bahan Kartu 4 Baik 3

Keamanan Bahan Kemasan 5 Sangat Baik 4 Keamanan Bahan Kartu 4 Baik

Jumlah Skor 17 Sangat

Baik

Rata-Rata Skor 4,25

Tampilan

5 Bentuk Media kartu 4 Baik

6 Ukuran Media Kartu 4 Baik

7 Ketebalan Media Kartu 4 Baik 8 Jenis Huruf yang digunakan dalam

media 4 Baik

9 Warna tulisan yang digunakan

dalam media 4 Baik

10 Warna-warna yang digunakan

dalam media 5

Sangat Baik 11 Letak penempatan tulisan dalam

media 4 Baik

12 Keseimbangan letak antar tulisan 4 Baik 13 Kemasan memuat judul dan

bidang studi yang sesuai 4 Baik 14 Bentuk kemasan media 4 Baik 15 Gambar yang digunakan dalam

kemasan

5 Sangat Baik 16 Tulisan yang digunakan dalam

kemasan

4 Baik 17 Warna yang digunakan dalam

kemasan

4 Baik

Jumlah Skor 54 Sangat

Baik

Rata-Rata Skor 4,1

94

Baik 19 Kemudahan Penggunaan Media 5 Sangat

Baik

20 Daya Dukung 4 Baik

Jumlah Skor 14 Sangat

Baik Rata-Rata Skor 4,6 Jumlah Skor Keseluruhan 85 Sangat Baik Rata-Rata Skor Keseluruhan 4,25

Berdasarkan tabel di atas, hasil data yang diperoleh dari penilaian ahli media pada tahap kedua ditinjau dari aspek kualitas fisik menunjukkan bahwa butir-butir pertanyaan yang dinilai dinyatakan dengan jumlah skor 17 dengan rata-rata skor 4,25 setelah dikonversikan masuk dalam kategori “Sangat Baik”. Dari aspek tampilan dinyatakan dengan jumlah skor 54 dan rata-rata skor 4,1 , setelah dikonversikan masuk dalam kategori

”Sangat Baik”. Dari aspek pembelajaran dinyatakan dengan jumlah skor

14 dengan jumlah skor 4,6 dan setelah dikonversikan masuk dalam kategori “Sangat Baik”.

Untuk hasil penilaian dari ahli media pada tahap kedua secara keseluruhan jumlah skor 85 dengan rata-rata skor 4,25 setelah dikonversikan masuk dalam kategori “Sangat Baik”.

Setelah dilakukan penilaian tahap kedua ini ahli media sudah tidak memberikan komentar dan saran, karena ahli media menilai bahwa media ini sudah layak diujicobakan tanpa revisi.

95

4. Deskripsi Data Hasil Uji Coba Lapangan Awal a. Pelaksanaan

Uji coba lapangan awal dilakukan setelah media divalidasi oleh ahli materi dan ahli media serta mendapatkan rekomendasi layak untuk diujicobakan di lapangan. Data ini diperoleh dengan cara mengujicobakan kepada 4 orang siswa kelas V SD Negeri Sarikarya dengan langkah sebagai berikut:

1) Pengembang menjelaskan tentang cara penggunaan media. Keempat siswa diperlihatkan buku petunjuk penggunaan sambil mendengarkan pengembang menjelaskan, siswa terlihat antusias dalam memahami tata cara permainan dan tidak sabar untuk mencoba memainkan kartu Kuantum.

2) Dalam menggunakan media kartu Kuantum, keempat siswa menikmati permainan dengan masih dipandu pengembang, mereka sangat asyik menggunakan media tersebut.

3) Setelah dua kali bermain, pengembang memberikan angket untuk menilai media. Pengembang mendampingi keempat siswa untuk menjawab pertanyaan dalam angket. Keempat siswa menjawab sesuai pendapat dan hati nurani mereka, pengembang hanya mengarahkan maksud pertanyaan.

96

b. Hasil Angket Uji Coba Lapangan Awal Tabel 13. Data Uji Coba Lapangan Awal

Aspek No. Jumlah Rata-Rata

ISI 1 16 4

2 15 3,75

Jumlah 31 7,75

Persentase Penilaian 77,5% Kategori Penilaian Baik PEMBELAJARAN 3 18 4,5 4 17 4,25 5 15 3,75 6 15 3,75 Jumlah 65 16,25 Persentase Penilaian 81,25% Kategori Penilaian Sangat Baik

MEDIA 7 14 3,5 8 18 4,5 9 17 4,25 10 16 4 Jumlah 65 16,25 Persentase Penilaian 80,5% Kategori Penilaian Sangat Baik

Jumlah Keseluruhan 161 40,25

Persentase Penilaian

Keseluruhan 80,5%

Kategori Penilaian

Keseluruhan Sangat Baik

Berdasarkan tabel di atas, hasil data yang diperoleh dari uji coba lapangan awal menunjukkan butir-butir pertanyaan yang dinilai dari aspek

Dokumen terkait