BAB IV DATA DAN PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN
4.1.3 Deskripsi Perusahaan Sampel
34
Sektor transportasi merupakan salah satu subsektor dari sektor infrastruktur di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sektor transportasi di Indonesia baik sebagai infrastruktur maupun layanan jasa adalah suatu urat nadi utama kegiatan perekonomian yang pada gilirannya akan menentukan tingkat keunggulan daya saing suatu perekonomian. Perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam subsektor transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia adalah sebagai berikut :
1. PT. Arpeni Pratama Ocean Line Tbk (APOL) merupakan perusahaan publik yang bergerak dalam bidang transportasi dan bermarkas di Jakarta, Indonesia. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1979.
2. PT Adi Sarana Armada Tbk adalah salah satu perusahaan layanan transportasi di Indonesia yang menyediakan layanan transportasi yang mencakup penyewaan kendaraan untuk korporasi, logistik, layanan juru mudi, serta penjualan mobil bekas. ASSA merupakan bagian dari salah satu perusahaan dari Triputra Group.
3. PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk, atau singkatnya BBRM, adalah sebuah perusahaan pelayaran terkemuka yang bercita-cita untuk menjadi penyedia terkemuka jasa kelautan, logistik dan lepas pantai di Indonesia berkembang pesat.
4. PT. Cardig Aero Services Tbk (CASS) didirikan tanggal 16 Juli 2009 dan mulai beroperasi secara komersil tahun 2010. Kegiatan Perusahaan meliputi bidang perdagangan, keagenan, perwakilan, jasa, angkutan, dan industri.
35
5. Cipaganti Citra Graha Tbk (CPGT) didirikan tanggal 30 September 1994 dan memulai kegiatan komersial pada tahun 1994. Saat ini, CPGT memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Bandung, Jakarta, Tasikmalaya, Balikpapan, Banjarmasin, Pekanbaru, Surabaya, Samarinda dan kota-kota di Indonesia. CPGT bergeraka dibidang jasa transportasi dan jasa persewaan alat berat. 6. PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) didirikan tanggal 31 Maret 1950 dan mulai
beroperasi komersial pada tahun 1950. ruang lingkup kegiatan GIAA antara lain sebagai angkutan udara niaga berjadwal untuk penumpang, barang dan pos dalam negeri dan luar negeri, reparasi dan pemeliharaan pesawat udara, baik untuk keperluan sendiri maupun untuk pihak ketiga, dan jasa layanan pendidikan dan pelatihan yang berkaitan dengan industri penerbangan, baik untuk keperluan sendiri maupun untuk pihak ketiga.
7. Indonesia Transport dan Infrastructure Tbk (IATA) didirikan tanggal 10 September 1968 dan memulai kegiatan usaha komersial sejak pada tahun 1969. Berdasarkan anggaran dasar perusahaan, ruang lingkup kegiatan IATA adalah dalam bidang pengangkutan udara, perdagangan, perawatan, jasa kebersihan dan jasaboga, perwakilan dan agen penjualan umum dan jasa pengamanan bandar udara.
8. PT Tanah Laut Tbk (INDX) didirikan tanggal 19 September 1991 dengan nama PT Sanggrahamas dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada tahun 1996. Berdasarkan anggaran dasar perusahaan, ruang lingkup kegiatan INDX adalah bergerak dalam bidang termasuk perencanaan dan desain dalam rangka pengembangan manajemen bisnis dibidang pelayaran, angkutan dan logistik
36
kelautan, kepelabuhan, pertambangan, sumber daya energi serta jasa konsultasi lainnya.
9. PT ICTSI Jasa Prima Tbk (KARW) didirikan tanggal 18 Februari 1978 dengan nama PT Karwell Indonesia dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada tahun 1978.Berdasarkan anggaran dasar perusahaan, ruang lingkup kegiatan KARW mencakup pengembangan, pembangunan, dan pengoperasian sarana dan prasarana logistik maritim serta jasa-jasa yang terkait.
10. PT Logindo Samudramakmur adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pelayaran dengan fokus pada kapal penunjang kegiatan angkutan lepas pantai (offshore support vessels, OSV) bagi industri minyak dan gas bumi.
11. PT Eka Sari Lorena Transport (Lorena Transport) didirikan tanggal 26 Februari 2002. Lorena Transport adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa transportasi darat, transportasi umum, Antar Kota Antar Propinsi yang melayani rute-rute di Pulai Jawa, Madura, Bali dan Sumatera,
12. PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) didirikan tanggal 24 Maret 1994 dan mulai beroperasi secara komersial pada tanggal 1994. Perusahaan tergabung dalam kelompok usaha PT Indika Energy Tbk (INDY). Berdasarkan anggaran dasar perusahaan, ruang lingkup kegiatan MBSS terutama menjalankan usaha dalam bidang pelayaran, angkutan laut, baik barang maupun penumpang, pengangkutan minyak dari pusat-pusat pengilangan, penyewaan kapal laut, perwakilan pelayaran dari perusahaan pelayaran angkutan laut baik pelayaran tetap maupun tidak tetap untuk pelayaran di dalam negeri dan di luar negeri, agen perkapalan perusahaan
37
pelayaran, pelayaran penundaan laut, penyewaan peralatan pelayaran dan pelayaran luar negeri antar negara (pelayaran samudera).
13. Mitra International Resources (MIRA) didirikan 24 April 1979 dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1979. Berdasarkan anggaran dasar perusahaan, ruang lingkup kegiatan MIRA adalah menjalankan usaha dalam bidang pengangkutan darat, perdagangan, jasa, pembangunan, pertambangan dan perindustrian. Saat ini, MIRA bergerak dalam bidang industri jasa transportasi darat serta melakukan investasi pada anak usaha yang bergerak di bidang jasa penunjang industri minyak, gas dan panas bumi.
14. Indo Straits Tbk (PTIS) didirikan tanggal 21 Januari 1985.Berdasarkan anggaran dasar perusahaan, ruang lingkup kegiatan PTIS terutama meliputi pekerjaan konstruksi pelabuhan, bangunan, pengolahan dan penampungan minyak dan gas, aktivitas pengerukan, pelayanan dukungan logistik untuk industri penambangan dan minyak dan gas, dan perdagangan yang mencakup impor dan ekspor.
15. Rig Tenders Indonesia Tbk (RIGS) didirikan 22 Januari 1974 dalam rangka Penanaman Modal Asing (PMA) dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1974. Berdasarkan anggaran dasar perusahaan, ruang lingkup kegiatan RIGS meliputi usaha antara lain dalam bidang penyewaan kapal tarik (tug boats) dan tongkang (barges) terutama untuk kegiatan industri minyak dan gas (migas) lepas pantai dan jasa pengangkutan batu bara.
16. Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) didirikan tanggal 13 Januari 1993 dan memulai kegiatan komersial pada tahun 1993. Berdasarkan anggaran dasar
38
perusahaan, ruang lingkup kegiatan SDMU terutama menjalankan usaha dalam bidang jasa transportasi bahan berbahaya dan beracun yaitu bahan-bahan kimia, minyak dan gas untuk kebutuhan sektor industri. Saat ini, kegiatan usaha SDMU adalah bergerak bidang transportasi, penyimpanan, penyewaan tangki penyimpanan bahan berbahaya dan beracun khususnya bahan kimia, minyak dan gas dengan pelanggan utama adalah perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor industri kimia hulu yang menghasilkan bahan bahan kimia dasar.
17. PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) didirikan 13 Nopember 1964 dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1964. Induk SMDR adalah PT Samudera Indonesia Tangguh. Berdasarkan anggaran dasar perusahaan, ruang lingkup kegiatan SMDR meliputi kegiatan pelayaran termasuk pengangkutan barang dengan kapal, dan kegiatan lainnya dengan bertindak sebagai agen baik keagenan lokal maupun keagenan umum untuk perusahaan pelayaran lainnya. SMDR juga melakukan kegiatan keagenan untuk beberapa perusahaan pelayaran luar negeri, antara lain United Arab Shipping Co., Hapag Lloyd AG, Korean Marine Transport Company (KMTC) dan sebagai sub agen dari Nippon Yussen Kaisha (NYK).
18. Express Transindo Utama Tbk (dahulu bernama PT Kasih Bhakti Utama) (TAXI) didirikan 11 Juni 1981 dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1989. Berdasarkan anggaran dasar perusahaan, ruang lingkup kegiatan TAXI adalah berusaha dalam bidang pengangkutan darat. Kegiatan usaha TAXI memiliki keterkaitan dengan Entitas Anak yaitu sama-sama
39
menjalankan kegiatan usaha jasa transportasi darat. TAXI merupakan perusahaan induk yang juga mengoperasikan taksi (merek Express) diwilayah Jakarta, dan anak usaha juga perusahaan yang mengoperasikan taksi (merek Express) untuk wilayah Jadetabek, Surabaya, Semarang dan Medan.
19. Pelayaran Tempuran Emas Tbk (TMAS) didirikan dengan nama PT Tempuran Emas tanggal 17 September 1987 dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1988. Berdasarkan anggaran dasar perusahaan, lingkup kegiatan Temas Line bergerak dalam bidang pengangkutan baik domestik maupun internasional, terutama pengangkutan penumpang, barang dan hewan dengan kapal laut, bertindak sebagai agen dari usaha pelayaran serta melaksanakan pembelian dan penjualan kapal-kapal dan perlengkapannya.
20. Trans Power Marine Tbk (TPMA) didirikan tanggal 24 Januari 2005 dan memulai kegiatan komersial pada bulan Maret 2005. Saat ini, TPMA memiliki 5 perwakilan di lokasi-lokasi utama pengangkutan batu bara, seperti di Cilacap (Jawa Tengah), Cilegon (Banten), Banjarmasin (Kalimantan Selatan), Tarakan (Kalimantan Timur) dan Kumai (Kalimantan Tengah). Berdasarkan anggaran dasar perusahaan, ruang lingkup kegiatan TPMA meliputi usaha dalam bidang jasa pelayaran. Saat ini, kegiatan usaha utama TPMA meliputi jasa pengangkutan barang curah, khususnya batu bara, menggunakan kapal tunda, tongkang dan crane barge.
21. Trada Maritime Tbk (TRAM) didirikan tanggal 26 Agustus 1998 dengan nama PT Panji Adi Samudera dan memulai usahanya secara komersial pada bulan September 2000. Berdasarkan anggaran dasar perusahaan, ruang
40
lingkup kegiatan TRAM adalah dalam bidang pelayaran dan penyelenggaraan angkutan laut. Saat ini kegiatan usaha TRAM meliputi angkutan muatan cair (liquid cargo), muatan curah kering (bulk carrier), gas alam cair (liquefied natural gas/LNG), armada akomodasi (self propelled accommodation barge), serta sejumlah kapal penunjang seperti kapal tunda dan tongkang (tug and barge).
22. Panorama Transportasi Tbk (WEHA) didirikan tanggal 11 September 2001 dan memulai usahanya secara komersial pada tahun 2001. Berdasarkan anggaran dasar perusahaan, ruang lingkup kegiatan WEHA terutama menjalankan usaha di bidang perdagangan, jasa penyewaan kendaraan bermotor dan jasa angkutan darat yang meliputi transportasi penumpang dan barang. Saat ini, merek usaha yang di miliki WEHA, meliputi: Whitehorse, Canary Transport, Gray Line, Europcar, Joglosemar dan Day Trans.
23. Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) didirikan dengan nama PT Swakarya Mulia Shipping tanggal 18 Desember 1995 dan memulai kegiatan komersial pada tahun 1996. Berdasarkan anggaran dasar perusahaan, ruang lingkup kegiatan WINS meliputi bidang pelayaran di dalam negeri dan kapal penunjangnya. Saat ini, WINS bergerak dalam bidang pelayaran dengan fokus pada kapal penunjang kegiatan angkutan lepas pantai bagi industri minyak dan gas bumi.
24. Zebra Nusantara Tbk (ZBRA) didirikan dengan nama PT Zebra tanggal 12 Oktober 1987 dan memulai usaha komersialnya pada tahun 1987. Berdasarkan anggaran dasar perusahaan, ruang lingkup kegiatan ZBRA terutama adalah di