BAB IV: Paparan Data dan Temuan Penulis
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Deskripsi Persiklus
1. Deskripsi Pra Siklus
Hasil pengamatan pada pra siklus diketahui nilai Ulangan Harian (UH) dan juga keaktifan siswa dalam prose pembelajaranfiqih materi shalat jamak dan qashar semester II yang disajikan pada tabel di bawah ini:
4.1 lembar Observasi Guru
NO Aspek Yang Diamati Skor
1 2 3
I PEMBUKAAN
1. Memeriksa kesiapan siswa
2. Melakukan kegiatan apresiasi II KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN
A. Penguasaan Materi
3. Penguasaan materi pembelajaran
4. Mengaitkan materi dengan pengetahuan lain yang relevan
5. Kejelasan dalam penyampaian materi
63 B. Pendekatan/Strategi Pembelajaran
7. Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi (tujuan) akan dicapai
8. Melaksanakan pembelajaran secara runtut
9. Menguasai kelas
10. Melaksanakan pembelajaran yang bersifat kontekstual
11. Melaksanakan pembelajaran yang memungkinkan tumbuhnya kebiasaan positif
12. Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan
C. Pendayagunaan Sumber Belajar/Media
Pembelajaran
13. Mendayagunakan sumber belajar/media secara efektif dan efisien
14. Menghasilkan pesan yang menarik 15. Melibatkan siswa dalam pendayagunaan
sumber belajar/media
D. Pelibatan Siswa
16. Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran
17. Menunjukan respon terbuka terhadap
respon siswa
18. Menumbuhkan keceriaan dan antusias
siswa
E. Penilaian Proses dan Hasil Belajar
19. Memantau kemajuan belajar selama proses 20. Melakukan penilaian akhir sesuai dengan
kompetensi (tujuan)
F. Penggunaan Bahasa
21. Menggunakan bahsa lisan dan tulisan secara jelas, baik, dan benar
22. Menyampaiakan pesan dengan gaya yang
sesuai
III PENUTUP
23. Melakukan refleksi/membuat rangkuman 24. Melakukan tindak lanjut
Total Skor 32 dari 72
Kategori Tidak Tepat
Keterangan:
1. Tidak Tepat 3. Tepat 2. Kurang Tepat
64
Tabel 4.2 Keaktifan Siswa
No Nama
Kemunculan respon tanya jawab Aktif Kurang Aktif
1. Siswa 1 2. Siswa 2 3. Siswa 3 4. Siswa 4 5. Siswa 5 6. Siswa 6 7. Siswa 7 8. Siswa 8 9. Siswa 9 10. Siswa 10 11. Siswa 11 12. Siswa 12 13. Siswa 13 14. Siswa 14 15. Siswa 15 16. Siswa 16 17. Siswa 17 18. Siswa 18 19. Siswa 19 20. Siswa 20 21. Siswa 21 22. Siswa 22 23. Siswa 23 24. Siswa 24 25. Siswa 25 26. Siswa 26 27. Siswa 27 28. Siswa 28 29. Siswa 29 30 Siswa 30 31. Siswa 31 32. Siswa 32 33. Siswa 33
Jumlah 6 Siswa 27 Siswa Persentase 18,18% 81,81%
65
Pada tabel 4.2keaktifan siswa diketahui yang aktif bertanya dan menjawab pertanyaan selama proses pembelajaran persentasenya adalah 18,18%, sedangakan yang kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran persentasenya adalah 81,81%. Menurut kategori keaktifan berarti siswa dalam mengikuti pembelajaran masih kurang aktif, masih banyak siswa yang berbicara dengan teman, bermain, mengganggu teman dan juga malas-malasan.
Tabel 4.3NilaiUlangan Harian (UH) Mata Pelajaran Fiqih Materi Shalat Jamak dan Qashar
No Nama Nilai Tuntas Tidak Tuntas
1. Siswa 1 64 2. Siswa 2 67 3. Siswa 3 70 4. Siswa 4 64 5. Siswa 5 58 6. Siswa 6 58 7. Siswa 7 67 8. Siswa 8 79 9. Siswa 9 76 10. Siswa 10 61 11. Siswa 11 67 12. Siswa 12 58 13. Siswa 13 56 14. Siswa 14 82 15. Siswa 15 70 16. Siswa 16 52 17. Siswa 17 40 18. Siswa 18 67 19. Siswa 19 53 20. Siswa 20 67 21. Siswa 21 64 22. Siswa 22 64 23. Siswa 23 70 24. Siswa 24 70 25. Siswa 25 73
66 26. Siswa 26 79 27. Siswa 27 70 28. Siswa 28 64 29. Siswa 29 85 30 Siswa 30 55 31. Siswa 31 52 32. Siswa 32 49 33. Siswa 33 46
Jumlah 2.022 6 Siswa 27 Siswa
Rata-rata Kelas 61,27
Nilai Tertinggi 85
Nilai Terendah 40
Pada tabel 4.3 diketahui hasil belajar siswa kurang memuaskan, nilai rata-rata kelas yaitu 61,27 dan masih banyak siswa yang belum tuntas dari 33 siswa yang tuntas KKM hanya 6 siswa dan 27 siswa lainnya belum tuntas KKM dengan rentang nilai 40-70, sedangkan nilai KKMnya adalah 72. Ini berarti secara klasikal belum ada ketuntasan belajar, sedangkankriteriaketuntasan belajar adalah 85% dari jumlah siswa di kelas.Dari tabel pra siklus ini belum menunjukan hasil belajar yang memuaskan.
2. Deskripsi Siklus I a. Tujuan Sikus I
1) Untuk meningkatkan perhatian siswa dalam pembelajaran Fiqih materi shalat jamak dan qahar dengan permainan Bingo.
2) Untuk meningkatkan semangat belajar siswa agar siswa tidak merasa bosan
67
3) Untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran baik dalam hal bertanya, menjawab pertanyaan, maupun bekerjasama dengan teman
4) Untuk meningkatkan hasil belajar Fiqih b. Hasil siklus I
Hasil pengamatan pada siklus I dapat diketahui pada tabel di bawah ini:
Tabel 4.4Keaktifan Siswa Siklus I
No Nama
Kemunculan respon tanya jawab Aktif Kurang Aktif
1. Siswa 1 2. Siswa 2 3. Siswa 3 4. Siswa 4 5. Siswa 5 6. Siswa 6 7. Siswa 7 8. Siswa 8 9. Siswa 9 10. Siswa 10 11. Siswa 11 12. Siswa 12 13. Siswa 13 14. Siswa 14 15. Siswa 15 16. Siswa 16 17. Siswa 17 18. Siswa 18 19. Siswa 19 20. Siswa 20 21. Siswa 21 22. Siswa 22 23. Siswa 23 24. Siswa 24 25. Siswa 25
68 26. Siswa 26 27. Siswa 27 28. Siswa 28 29. Siswa 29 30 Siswa 30 31. Siswa 31 32. Siswa 32 33. Siswa 33
Jumlah 20 Siswa 13 Siswa Persentase 60,60% 39,39%
Pada tabel 4.4keaktifan siswa diketahui yang aktif bertanya, menjawab pertanyaan dan bekerjasama dengan kelompok selama proses pembelajaran rata-ratanya adalah 60,60%, sedangakan yang kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran persentasenya adalah 39,39%. Menurut kategori keaktifan berarti siswa dalam mengikuti pembelajaran cukup aktif dan antusias.
Tabel 4.5Hasil Belajar Siswa siklus I
No Nama Nilai Tuntas Tidak
Tuntas 1. Siswa 1 75 2. Siswa 2 58 3. Siswa 3 58 4. Siswa 4 78 5. Siswa 5 75 6. Siswa 6 78 7. Siswa 7 58 8. Siswa 8 78 9. Siswa 9 78 10. Siswa 10 58 11. Siswa 11 58 12. Siswa 12 58 13. Siswa 13 75 14. Siswa 14 78 15. Siswa 15 78 16. Siswa 16 75 17. Siswa 17 78
69 18. Siswa 18 58 19. Siswa 19 58 20. Siswa 20 78 21. Siswa 21 78 22. Siswa 22 78 23. Siswa 23 75 24. Siswa 24 75 25. Siswa 25 58 26. Siswa 26 78 27. Siswa 27 78 28. Siswa 28 58 29. Siswa 29 78 30 Siswa 30 78 31. Siswa 31 58 32. Siswa 32 58 33. Siswa 33 58
Jumlah 2296 20 Siswa 13 Siswa Rata-rata Kelas 69,57
Nilai Tertinggi 78
Nilai Terendah 58
Prosentasi Ketuntasan Klasikal:
P = ∑ siswa yang tuntas belajar X 100
∑ siswa
P = 20 X 100 = 60,60% 33
Pada tabel 4.5 diketahui hasil belajar siswa cukup baik, dengan persentase ketuntasan dalam kelas yaitu 60,60% dengan nilai rata-rata kelas yaitu 69,57 nilainya masih belum memenuhi KKM. Hasil tersebut menunjukan bahwa pada siklus I ini ketuntasan belajar secara klasikal belum mencapai 85%, tetapi menunjukan adanya peningkatan meskipun masih ada 13 siswa yang belum tuntas dengan nilai yang jauh dari KKM yaitu dengan nilai 58. Selain hasil belajar yang mengalami peningkatan
70
keaktifan siswa juga terlihat lumayan meningkat dari yang pra siklus hanya 18,18% pada siklus I ini meningkat menjadi 60,60%, peningkatan yang cukup memuaskan.
3. Deskripsi Siklus II a. Tujuan Siklus II
1) Untuk meningkatkan perhatian siswa dalam pembelajaran Fiqih materi shalat jamak dan qahar dengan permianan Bingo.
2) Untuk meningkatkan semangat belajar siswa agar siswa tidak merasa bosan
3) Untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran baik dalam hal bertanya, menjawab pertanyaan, maupun bekerjasama dengan teman
4) Untuk meningkatkan hasil belajar Fiqih b. Hasil Siklus II
Hasil pengamatan pada siklus II dapat diketahui pada tabel di bawah ini:
Tabel 4.6 Keaktifan Siswa Siklus II
No Nama
Kemunculan Respon Tanya Jawab Aktif Kurang Aktif
1. Siswa 1 2. Siswa 2 3. Siswa 3 4. Siswa 4 5. Siswa 5 6. Siswa 6 7. Siswa 7 8. Siswa 8
71 9. Siswa 9 10. Siswa 10 11. Siswa 11 12. Siswa 12 13. Siswa 13 14. Siswa 14 15. Siswa 15 16. Siswa 16 17. Siswa 17 18. Siswa 18 19. Siswa 19 20. Siswa 20 21. Siswa 21 22. Siswa 22 23. Siswa 23 24. Siswa 24 25. Siswa 25 26. Siswa 26 27. Siswa 27 28. Siswa 28 29. Siswa 29 30 Siswa 30 31. Siswa 31 32. Siswa 32 33. Siswa 33
Jumlah 30 Siswa 3 Siswa Persentase 90,90% 09,09%
Pada tabel 4.6 keaktifan siswa diketahui yang aktif bertanya dan menjawab pertanyaan selama proses pembelajaran persentasenya adalah 90,90%, sedangakan yang kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran persentasenya adalah 09,09%. Menurut kategori keaktifan berarti siswa dalam mengikuti pembelajaran cukup aktif dan antusias, meskipun masih ada yang kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran tetapi dalam siklus II sudah mengalami peningkatan yang sangat signifikan dan sangat memuaskan.
72
Tabel 4.7 Hasil Belajar Siklus II
No Nama Nilai Tuntas Tidak Tuntas
1. Siswa 1 80 2. Siswa 2 64 3. Siswa 3 76 4. Siswa 4 88 5. Siswa 5 68 6. Siswa 6 80 7. Siswa 7 84 8. Siswa 8 80 9. Siswa 9 80 10. Siswa 10 60 11. Siswa 11 80 12. Siswa 12 80 13. Siswa 13 96 14. Siswa 14 80 15. Siswa 15 80 16. Siswa 16 88 17. Siswa 17 96 18. Siswa 18 76 19. Siswa 19 80 20. Siswa 20 96 21. Siswa 21 96 22. Siswa 22 88 23. Siswa 23 80 24. Siswa 24 80 25. Siswa 25 68 26. Siswa 26 84 27. Siswa 27 84 28. Siswa 28 80 29. Siswa 29 80 30 Siswa 30 84 31. Siswa 31 76 32. Siswa 32 76 33. Siswa 33 84
Jumlah 2672 30 Siswa 3 Siswa
Rata-rata Kelas 80,96
Nilai Tertinggi 96
73 Prosentasi Ketuntasan Klasikal:
P = ∑ siswa yang tuntas belajar X 100
∑ siswa
P = 30 X 100 = 90,90% 33
Pada tabel 4.7 diketahui hasil belajar siswa sangat baik dan memuaskan, dengan persentase siswa yang tuntas yaitu 90,90% dan dengan nilai rata-rata kelas yaitu 80,96,nilai yang sangat bagus dan melampaui KKM. Hasil tersebut menunjukan bahwa pada siklus II ini ketuntasan belajar secara klasikal sudah mencapai 85% bahkan lebih dari ketuntasan secara klasikal.Dari 33 siswa yang tuntas ada 30 siswa dan yang belum tuntas ada 3 siswa dengan rentang nilai 60-68.
B. Pembahasan
Melalui hasil penelitian ini menunjukan bahwa cara belajar dengan menggunakan strategi Active Learning yang menerapkan permainan Bingo memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VIID. Hal ini dapat dilihat dari semakin meningkatnya keaktifan dan juga pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan guru.
Untuk mengetahui hasil, maka dilakukan penelitian melalui dua siklus.Pra siklus dilihat sebagai gambaran bahwa metode konvensional perlu diperbaiki dengan metode yang lebih menarik demi meningkatkan hasil belajar yang maksimal. Dengan metode konvensional tentu suasana dalam proses pembelajaran akan membosankan dan membuat siswa menjadi
74
cenderung sibuk sendiri dan kurang tertarik untuk memperhatikan penjelasan guru.
Berikut ini adalah penjabaran gabungan hasil evaluasi antar siklus yang disajkan dalam tabel di bawah ini:
Tabel 4.8 Gabungan Hasil Evaluasi Antar Siklus
No Nama
Nilai
Pra Siklus Siklus I Siklus II
1. Siswa 1 64 75 80 2. Siswa 2 67 58 64 3. Siswa 3 70 58 76 4. Siswa 4 64 78 88 5. Siswa 5 58 75 68 6. Siswa 6 58 78 80 7. Siswa 7 67 58 84 8. Siswa 8 79 78 80 9. Siswa 9 76 78 80 10. Siswa 10 61 58 60 11. Siswa 11 67 58 80 12. Siswa 12 58 58 80 13. Siswa 13 56 75 96 14. Siswa 14 82 78 80 15. Siswa 15 70 78 80 16. Siswa 16 52 75 88 17. Siswa 17 40 78 96 18. Siswa 18 67 58 76 19. Siswa 19 53 58 80 20. Siswa 20 67 78 96 21. Siswa 21 64 78 96 22. Siswa 22 64 78 88 23. Siswa 23 70 75 80 24. Siswa 24 70 75 80 25. Siswa 25 73 58 68 26. Siswa 26 79 78 84 27. Siswa 27 70 78 84 28. Siswa 28 64 58 80 29. Siswa 29 85 78 80 30 Siswa 30 55 78 84 31. Siswa 31 52 58 76
75
32. Siswa 32 49 58 76
33. Siswa 33 46 58 84
Rata-rata 61,27 69,57 80,96
Berdasarkan tabel 4.8 dapat diketahui perolehan nilai rata-rata dari pra siklus hingga siklus ke II.Dari tabel di atas terlihat bahwasannya terjadi pningkatan yang sangat signifikan dari pra siklus ke siklus I dan ke siklus II. Terjadi peningkatan hasil belajar dari pra siklus ke siklus I, dari rata-rata pra silkus 61,27 meningkat menjadi 69,57 pada siklus I, dan dari siklus I ke siklus II terjadi peningkatkan yang sangat memuaskan yaitu dari rata-rata siklus I 69,57 meningkat menjadi 80,96 pada siklus II. Dengan melihat peningkatan dari tiap-tiap siklus maka diketahui bahwa pelaksanaan PTK dengan strategi pembelajaran dengan permainan Bingo berhasil meningkatkan hasil belajar siswa dan telah mencapai ketuntasan klasikal ≥85% dari jumlah siswa di kelas.
Berikut ini adalah penjabaran hasil penelitian yang telah dilakukan pada siswa kelas VIID MTs NU Salatiga dari tiap-tiap siklus, penjelasannya adalah sebagai berikut:
1. Siklus I
Pada penelitian ini, pembelajaran pada siklus I menguunakan metode permainan Bingo.Adapun tahapan pembelajaran ini mencakup 4 tahapan yaitu, tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi.Pada pembelajaran siklus I diperoleh hasil evaluasi siswa dalam hal keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran dan juga hasil belajar siswa. Dari pengamatan keaktifan siswa dapat diketahui
76
persentase keaktifan siswa pada siklus I adalah 60,60% dari awalnya pra siklus hanya 18,18% siswa yang aktif. Jadi dari hasil pengamatan keaktifan siswa mengalami peningkatan.
Selain itu dari hasil belajar siswa pada awal pra siklus dapat diketahui rata-ratanya adalah 61,27 dengan jumlah siswa yang belum tuntas adalah 27, pada siklus I mengalami peningkatan dengan rata-rata 69,57 dengan jumlah siswa yang belum tuntas 13 siswa. Dari 13 siswa yang belum tuntas KKM memperoleh nilai dengan 58, dan untuk 20 siswa yang tuntas memperoleh nilai dengan kisaran 75-78.
Berikut ini adalah lembar observasi yang peneliti gunakan untuk mengamati kinerja guru dan siswa selama proses pembelajaran dengan permainan Bingo yang berlangsung selama siklus I, berikut adalah penjabarannya:
Tabel 4.9 Lembar Observasi Guru
NO Aspek Yang Diamati Skor
1 2 3
I PEMBUKAAN
1. Memeriksa kesiapan siswa
2. Melakukan kegiatan apresiasi
II KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN A. Penguasaan Materi
3. Penguasaan materi pembelajaran
4. Mengaitkan materi dengan pengetahuan lain yang relevan
5. Kejelasan dalam penyampaian materi 6. Menghubungkan materi dengan kehidupan
nyata
B. Pendekatan/Strategi Pembelajaran
7. Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi (tujuan) akan dicapai
8. Melaksanakan pembelajaran secara runtut
77
10. Melaksanakan pembelajaran yang bersifat kontekstual
11. Melaksanakan pembelajaran yang
memungkinkan tumbuhnya kebiasaan positif
12. Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan
C. Pendayagunaan Sumber Belajar/Media
Pembelajaran
13. Mendayagunakan sumber belajar/media secara efektif dan efisien
14. Menghasilkan pesan yang menarik
15. Melibatkan siswa dalam pendayagunaan sumber belajar/media
D. Pelibatan Siswa
16. Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran
17. Menunjukan respon terbuka terhadap
respon siswa
18. Menumbuhkan keceriaan dan antusias
siswa
E. Penilaian Proses dan Hasil Belajar
19. Memantau kemajuan belajar selama proses 20. Melakukan penilaian akhir sesuai dengan
kompetensi (tujuan)
F. Penggunaan Bahasa
21. Menggunakan bahsa lisan dan tulisan secara jelas, baik, dan benar
22. Menyampaiakan pesan dengan gaya yang
sesuai
III PENUTUP
23. Melakukan refleksi/membuat rangkuman
24. Melakukan tindak lanjut
Total Skor 53 dari 72
Kategori Kurang Tepat
Keterangan: 1. Tidak Tepat 2. Kurang Tepat 3. Tepat
78
Hasil observasi kinerja guru terlihat bahwasannnya aktivitas guru dalam kegiatan pembelajaran pada siklus I cukup baik meskipun masih banyak hal-hal yang belum tepat dalam proses pelaksanaannya.Namun beberapa aktivitas yang terlihat baik diantarnya yaitu yaitu meliputi kelancaran dalam penyampaian materi, berinteraksi dengan siswa, penggunaan metode dan media pendukung dalam pembelajaran, dan juga sikap dalam mengajar.Namun terdapat kekurangan yaitu dalam hal mengaktifkan siswa untuk bertanya dan menjawab pertanyaan dikarenakan masih ada siswa yang gaduh sehingga guru tidak bisa mennguasai kelas.
Tabel 4.10 Lembar Observasi Siswa
NO Aspek Yang Diamati Skor
1 2 3
I Keaktifan Siswa
1. Siswa aktif mencatat materi pelajaran
2. Siswa aktif bertanya
3. Siswa aktif menjawab
II Perhatian Siswa
3. Siswa diam tanpa kata
4. Tidak rame
5. Antusias mengikuti pembelajaran 6. Terfokus pada materi
III Kedisiplinan
7. Absen kehadiran
8. Masuk tepat waktu
9. Tidak menganggu pembelajaran IV Penugasan
11. Mengerjakan semua tugas
12. Mengerjakan sesuai dengan perintah 13. Bekerja sama dengan kelompok dalam
mengerjakan tugas
Total Skor 24 dari 39
79 Keterangan:
1. Kurang baik 2. Baik
3. Sangat baik
Hasil observasi siswa terlihat bahwasannya aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajarn lumayan baik meskipun dalam hal keaktifan untuk bertanya dan mejawab pertanyaan masih kurang dan jugamasih terdapat beberapa siswa yang gaduh, asyik sendiri, dan mengagnggu teman yang megakibatkan guru sulit untuk menguasai kelas.Meskipun demikian antusias siswa untuk mengikuti pembelajaran cukup baik.Dan terlihat juga siswa lebih bersemangat dan mau untuk memperhatikan penjelasan dari guru.Dalam mengerjakan tugas berkelompok siswa cukup antusias dan aktif bekerjasama dengan kelompok masing-masing.
2. Siklus II
Pada pembelajaran siklus II ini, pembelajaran sama dengan siklus I yaitu dengan permainan Bingo, namun dalam siklus II penelti lebih memperhatikan kendala-kendala yang terjadi pada siklus I agar tidak terulang kembali kesalahan-kesalahan pada siklus I.
Pada siklus II diperoleh data evaluasi siswa tentang aktivitas siswa dalam pembelajaran, pada siklus ke II inidapat diketahui bahwasannya terjadi peningkatan yang sangat signifikan dari pra siklus dan siklus I, yaitu 90,90% tingkat keaktifan siswa pada siklus II.
80
Selain itu hasil belajar siswa pada siklus II juga mengalami peningkatan yaitu dari siklus I ada 13 siswa yang belum tuntas, pada siklus II hanya tersisa 3 siswa yang belum tuntas KKM yaitu dengan kisaran nilai 60-68. Dan untuk 30 siswa yang tuntas dengan kisaran nilai 76-96.
Berikut ini adalah lembar observasi yang peneliti gunakan untuk mengamati kinerja guru dan siswa selama proses pembelajaran dengan permainan Bingo yang berlangsung selama siklus II, berikut adalah penjabarannya:
Tabel 4.11 Lembar Observasi Guru
NO Aspek Yang Diamati Skor
1 2 3
I PEMBUKAAN
1. Memeriksa kesiapan siswa
2. Melakukan kegiatan apresiasi
II KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN A. Penguasaan Materi
3. Penguasaan materi pembelajaran
4. Mengaitkan materi dengan pengetahuan lain yang relevan
5. Kejelasan dalam penyampaian materi 6. Menghubungkan materi dengan kehidupan
nyata
B. Pendekatan/Strategi Pembelajaran
7. Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi (tujuan) akan dicapai
8. Melaksanakan pembelajaran secara runtut
9. Menguasai kelas
10. Melaksanakan pembelajaran yang bersifat kontekstual
11. Melaksanakan pembelajaran yang
memungkinkan tumbuhnya kebiasaan positif
12. Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan
81
C. Pendayagunaan Sumber Belajar/Media Pembelajaran
13. Mendayagunakan sumber belajar/media secara efektif dan efisien
14. Menghasilkan pesan yang menarik 15. Melibatkan siswa dalam pendayagunaan
sumber belajar/media
D. Pelibatan Siswa
16. Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran
17. Menunjukan respon terbuka terhadap
respon siswa
18. Menumbuhkan keceriaan dan antusias
siswa
E. Penilaian Proses dan Hasil Belajar
19. Memantau kemajuan belajar selama proses 20. Melakukan penilaian akhir sesuai dengan
kompetensi (tujuan)
F. Penggunaan Bahasa
21. Menggunakan bahsa lisan dan tulisan secara jelas, baik, dan benar
22. Menyampaiakan pesan dengan gaya yang
sesuai
III PENUTUP
23. Melakukan refleksi/membuat rangkuman
24. Melakukan tindak lanjut
Total Skor 70 dari 72
Kategori Tepat
Keterangan: 1. Tidak Tepat 2. Kurang Tepat 3. Tepat
Hasil observasi kinerja guru terlihat bahwasannya aktivitas guru dalam kegiatan pembelajaran pada siklus II sangat baik, yaitu meliputi kelancaran dalam penyampaian materi, berinteraksi dengan siswa, penggunaan metode dan media pendukung dalam pembelajaran,
82
dan juga sikap dalam mengajar.Antusias guru dalam mengajar meningkat dan interkasi dengan siswa juga meningkat, dan penggunaan metode pembelajaran yang menarik dapat diikuti oleh siswa yang akhirnya dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran.
Tabel 4.12 Lembar Observasi Siswa
NO Aspek Yang Diamati Skor
1 2 3
I Keaktifan Siswa
1. Siswa aktif mencatat materi pelajaran
2. Siswa aktif bertanya
3. Siswa aktif menjawab
II Perhatian Siswa
3. Siswa diam tanpa kata
4. Tidak rame
5. Antusias mengikuti pembelajaran
6. Terfokus pada materi
III Kedisiplinan
7. Absen kehadiran
8. Masuk tepat waktu
9. Tidak menganggu pembelajaran IV Penugasan
11. Mengerjakan semua tugas
12. Mengerjakan sesuai dengan perintah 13. Mengerjakan tugas dengan tenang
Total Skor 36 dari 39
Kategori Sangat Baik
Keterangan: 1. Kurang baik 2. Baik
83
Hasil observasi siswa terlihat bahwasannya aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran sangat baik , keaktifan siswa juga meningkat dari yang awalnya siswa malu dan enggan untuk bertanya dan menjawab pertanyaan pada siklus II ini antusias siswa meningkat.Semangat belajar siswa juga meningkat, banyak siswa yang fokus memperhatikan penjelasan guru juga aktif untuk mengerjakan latihan-latihan soal.
Untuk mengetahui hasil penelitian yang telah dilakukan berikut ini akan disajikan beberapa tabel dan grafik yang menjelaskan hasil penelitian dari tiap-tiap siklus meliputi keaktifan siswa, dan hasil belajar siswa. Berikut adalah penjabarannya:
Tabel 4.13 Hasil Gabungan Keaktifan Siswa
Siklus Jumlah Persentase
Aktif Tidak aktif Aktif Tidak aktif Pra Siklus 6 Siswa 27 Siswa 18,18% 81,81%
Siklus I 20 Siswa 13 Siswa 60,60% 39,39% Siklus II 30 Siswa 3 Siswa 90,90% 09,09%
Tabel 4.14 Gabungan Hasil Belajar
Siklus Hasil Belajar Jumlah Nilai Rata-rata Jumlah Persentase Tuntas Tidak Tuntas Aktif Tidak Aktif Pra Siklus 2022 61,27 6 siswa 27 siswa 81,81% 18,18% Siklus I 2296 69,57 20 siswa 13 siswa 60,60% 39,39% Siklus II 2672 80,96 33 siswa 3 siswa 90,90% 09,09%
84
Grafik 4.1 hasil belajar siswa dari tiap-tiap siklus
Keterangan:
= Rata-rata Kelas = Siswa Tuntas = Siswa tidak Tuntas
Dari gambar diatas maka dapat diketahui bahwa pelaksanaan penelitian pada tiap-tiap siklus mengalami peningkatan. Dilihat dari nilai hasil belajar siswa pada pra siklus yang tuntas KKM hanya 6 siswa dengan rata-rata 61,27, dan pada siklus I yang tuntas bertambah menjadi 20 siswa dengan rata-rata 69,57, dan pada siklus II yang tuntas semakin bertambah menjadi 30 siswa dengan rata-rata 80,96. Dan untuk keaktifan siswa pada pra siklus hanya persentasenya adalah 18,18% siswa yang aktif, untuk siklus I meningkat menjadi 60,60%, dan untuk siklus II meningkat menjadi 90,90% siswa yang aktif.
0 20 40 60 80 100 1 2 3 0 0 0 61,27 69,57 80,96 18,18 60,6 90,9 81,81 39,39 9,09
85
Melihat peningkatan prestasi belajar siswa yang cukup signifikan yang terjadipada tiap-tiap siklus, dengan kriteria ketuntasan klasikal minimal 85% dari jumlah siswa di kelas.Dengan hasil akhir yang sudah melampaui kriteria ketuntasan klasikal dengan persentase 90%.Oleh karena itu dengan melihat peningkatan yang terjadi maka kegiatan pembelajaran fiqih materi shalat jamak dan qashar dengan permainan Bingo telah berhasil meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VII D dengan pelaksanaan dua siklus.
86 BAB V PENUTUP
A. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil analisis data penelitian dan pembahasan dari penelitian tentang peningkatan prestasi belajar fiqih materi shalat jamak dan qashar dengan permainan bingo terlihat ada peningkatan prestasi belajar yang cukup signifikan.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa keaktifan dan semangat siswa meningkat yang akhirnya membuat prestasi belajar siswa mengalami peningakatan pada tiap siklusnya, dengan hasil sebagai berikut: pada pra siklus dengan jumlah siswa di kelas 33 siswa yang tuntas belajar ada 6 siswa dengan persentase 18,18%, dan 81,81% atau ada 27 siswa yang tidak tuntas belajar dengan rata-rata kelas 61,27, pada siklus I meningkat menjadi 20 siswa atau 60,60% siswa yang tuntas belajar , dan 13 siswa atau 39,39% siswa yang belum tuntas belajar dengan rata-rata kelas 69,57, dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 30 siswa atau 90,90% siswa yang tuntas belajar, dan 3 siswa atau 09,09% siswa yang belum tuntas belajar dengan rata-rata kelas 80,96.
87 B. SARAN
Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh agar proses belajar mengajar mata pelajaran fiqih lebih efektif dan lebih memberikan hasil yang optimal, maka disampaikan saran sebagai berikut:
1. Guru hendaknya berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menerapkan model-model pembelajaran yang inovatif salah satunya dengan menggunakan permainan Bingo dalam model pembelajaran kooperatif tipe NHT (Numbered Head Together) agar siswa lebih bersemangat dan tidak bosan.
2. Untuk mengaktifkan siswa perlu melibatkan siswa secara aktif dalam proses belajar mengajar agar siswa merasa senang dan merasa dihargai. 3. Guru menggunakan sumber pembelajaran yang tersedia dalam proses
pembelajaran dan juga menggunakan media yang menarik.
4. Perlu adanya penelitian yang lebih lanjut agar prestasi belajar siswa lebih baik.
5. Untuk penelitian yang serupa hendaknya dilakukan perbaikan-perbaikan agar diperoleh hasil yang lebih baik.
88
DAFTAR PUSTAKA
Arifin, Zaini. 1990. Evaluasi Instruksional. Bandung: Remaja Rosda Karya Arikunto, Suharsimin, et al. 2006. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi
Aksara.
Aqib, Zainal & Ali Murtadlo. 2016. Kumpulan Metode Pembelajaran Kreatif dan Inovatif. Cet-1. Bandung: PT Sarana Tutorial Nurani Sejahtera.
Baharudin. 2007. Teori Belajar dan Pembelajaran.Yogyakarta: Ar-Ruzz Media Group.
Hamalik, Oemar. 2007. Dasar-dasar Pengembangan Kurikulum. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Hamdani.2011. Strategi Belajar Mengajar. Bandung: CV Pustaka Setia.
Jumantoro, Totok & Samsul Munir Amin. 2005. Kamus Ilmu Ushul Fiqih. Cet-1. Amzah.
Mulyasa. 2009. Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Cet-3. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Mulyasa. 2013. Pengembangan Implementasi Kurikulum 2103. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Silberman, Melvin. 20009. Active Learning 101 Strategi Pembelajaran Aktif.