• Tidak ada hasil yang ditemukan

PELAKSANAAN PENELITIAN

B. Deskripsi siklus

Pelaksanaan silkus I terdiri dari empat tahapan yaitu : 1. Perencanaan

Tahap perencanaan meliputi :

a) Menyiapkan materi matematika dengan pokok bahasan oprasi hitung perkalian.

b) Membuat lembar observasi siswa selama proses pembelajaran c) Membuat lembar observasi guru

d) Membuat soal pretest untuk mengetahui daya serap siswa dalam pembelajaran matematika

e) Membuat lembar soal ulangan atau pos tes untuk mengetahui hasil belajar siswa.

49

f) Menyusun indikator yang akan dicapai setelah pembelajaran g) Memberi instrumen penelitian, yaitu :

1. Lembar observasi kegiatan siswa, yaitu untuk mengumpulkan data tentang keaktifan siswa dalam pembelajaran. Data observasi dimaksudkan untuk mengetahui minat dan perhatian siswa

2. Lembar observasi kegiatan guru, yaitu untuk mengumpulkan data tentang pengelolaan kelas oleh guru.

3. Tes formatif sebagai alat pengukur tingkat penguasaan konsep pada mata pelajaran matematika.

4. Lembar catatan lapangan. Digunakan untuk mengumpulkan data yang tidak terobservasi melalui lembar observasi kegiatan siswa atau guru. h) Mnyiapkan alat pembelajaran.

i) Merancang sekenario pembelajaran sebagai pedoman tindakan kelas. 1. Pra pembelajaran.

Menyiapkan alat pembelajaran berupa, buku paket matematika kelas IV, alat peraga.

2. Kegiatan awal (5 menit)

Membuka pelajaran dengan do`a dan absensi siswa. 3. Kegiatan inti (50 menit)

50

a) Guru memberikan apersepsi kepada siswa tentang oprasi hitung perkalian. Guru menerangkan materi oprasi hitung perkalian mengunakan metode klasikal sebagai pengantar.

b) Guru memberikan materi tentang oprasi hitung perkalian.

c) Guru memberikan cara mudah dalam menyelesaikan oprasi hitung perkalian.

d) Guru memberikan tugas kepada siswa. e) Waktu mengerjakan dibatasi selama 15 menit

f) Saat kegiatan berlangsung guru memeriksa tugas siswa.

g) Guru memberikan kepada siswa untuk mengerjakan soal tersebut dipapan tulis. Jika tidak ada siswa yang berkenan guru menunjuk beberapa siswa.

h) Guru bersama siswa menyimpulkan pemebelajaran

i) Guru memberikan penjelasan kepada siswa jika ada pemahaman siswa yang keliru.

4. Kegiatan akhir

a) Guru mengadakan evaluasi

b) Pembelajaran ditutup dengan salam.

2. Tindakan

51 Menyiapkan alat-alat pembelajaran b) Kegiatan awal (5 menit)

Membuka pelajaran dengan do`a, salam, dan absensi siswa. c) Kegiatan inti (50 menit)

1) Guru memberikan apsersepsi kepada siswa tentang oprasi hitung perkalian. Guru menerangkan materi oprasi hitung perkalian dengan menggunakan metode klasikal/ceramah sebagai pengantar.

2) Guru menerangkan tentang sifat-sifat perkalian. 3) Guru meminta siswa mengerjakan soal.

4) Waktu mengerjakan dibatasi 15 menit.

5) Saat kegiatan berlangsung guru memeriksa tugas siswa.

6) Guru memberikan kepada siswa untuk mengerjakan soal tersebut dipapan tulis. Jika tidak ada siswa yang berkenan guru menunjuk beberapa siswa.

7) Mempersilahkan peserta lain untuk menanggapinya. 8) Guru bersama siswa menyimpulkan pembelajaran.

9) Guru memberikan penjelasan pada siswa jika ada pemahaman siswa yang keliru.

10)Guru memberikan pujian kepada siswa yang telah maju kedepan sebagai reward.

52 1) Guru mengadakan evaluasi.

2) Pembelajaran ditutup dengan salam.

3. Observasi

Tahap observasi dikumpulkan data dari lembar observasi kegiatan siswa, lembar observasi guru, tes formatif, dan catatan lapangan. Hasil observasi menunjukkan beberapa hambatan dalam pelaksanaan. penelitian tindakan penerapan alat peraga tulang napier pada pembelajaran matematika pokok bahasan perkalian. Hambatan tersebut berupa :

a) Siswa sering berbicara sendiri ketika guru menerangkan. b) Ada sebagian siswa belum paham dalam perkalian c) Siswa kurang fokus dalam mengikuti pembelajaran. d) Waktu pembelajaran melebihi batas waktu yang diberikan.

4. Refleksi

Hasil observasi dilapangan dijadikan bahan refleksi untuk perbaikan rencana pada siklus berikutnya. Refleksi ini meliputi :

a) Bagaimana agar siswa ketika pembelajaran siswa tidak berbicara sendiri. b) Bagaimana agar semua siswa dapat menguasai perkalian.

c) Bagaimana agar siswa pada saat pembelajaran siswa fokus dan aktif pada pembelajaran.

53

d) Bagaimana agar waktu pembelajaran sesuai dengan yang direncanakan.

C. Siklus II

Perencanaan siklus II meliputi : 1) Perencanaan

Tahap perencanaan meliputi :

a) Menentukan waktu pelaksanaan siklus II yaitu pada tanggal 9 september 2014.

b) Menyiapkan alat pembalajaran.

c) Menentukan indikator yang akan dicapai setelah pembelajaran.

d) Membuat instrumen penelitian yaitu lembar observasi kegiatan guru, lembar kegiatan siswa, catatan lapangan dan tes formatif.

e) Membuat sekenario pembelajaran sebagai pedoman pelaksanaan tindakan kelas. Pelaksanaan siklus II hamper sama dengan siklus I.Tetapi terdapat rencana yang akan direvisi, yaitu :

(1) Sebelum pembelajaran, guru mengarahkan dan memotivasi siswa supanya mendengarkan dan memperhatikan apa yang akan diterangkan oleh guru.

(2) Pada awal pembelajaran, guru menjelaskan maksud dan langkah- langkah kegiatan secara lengkap agar siswa mengerti.

54

(3) Sebelum pembelajaran guru menyiapkan alat peraga yang akan digunakan.

(4) Guru menjelaskan cara penggunaan alat peraga tersebut sampai siswa mengerti.

2) Tindakan

a) Pra pembelajaran

Menyiapkan alat peraga tulang napier. b) Kegiatan awal (10 menit)

(1) Guru membuka pelajaran dengan salam. (2) Membaca do`a.

(3) Guru memotivasi siswa. c) Kegiatan inti (55 menit)

(1) Guru menjelaskan kegiatan yang akan berlangsung.

(2) Guru membagi kelas menjadi 6 kelompok, setiap siswa yang berprestasi diletakkan satu ditiap-tiap kelompok

(3) Masing siswa yang berprestasi diminta untuk mengajari teman sekelompoknya tentang cara penyelesain perkalian menggunakan alat peraga tulang napier.

55

(5) Guru meminta siswa untuk mengerjakan tugas yang telas diberikan secara individu bukan secara kelompok. Pembagian kelompok dimaksudkan agar tugas dapat merata dan tidak menghabiskan waktu pembelajaran.

(6) Waktu dibatasi selama 20 menit

(7) Guru menyimpulkan pembelajaran dan memberikan penjelasan yang lebih mendalam.

d) Kegiatan akhir (10 menit) (1) Guru mengadakan evaluasi.

(2) Guru menutup pelajaran dengan salam.

3) Observasi

Hasil observasi masih ditemukan hambatan, yaitu : a) Ada siswa yang belum aktif dalam pembelajaran. b) Siswa masih banyak berbicara sendiri.

c) Ada beberapa siswa yang belum menguasai cara penggunaan alat peraga.

4) Refleksi

Dari hasil observasi saat tindakan berlangsung dijadikan dasar untuk melakukan refleksi untuk siklus berikutnya. Refleksi ini meliputi :

56

1) Bagaimana agar siswa yang belum aktif dapat mengikuti pelajaran dengan aktif dan perhatian penuh.

2) Bagaimana agar siswa tidak berbicara sendiri.

3) Bagaimana agar beberapa siswa yang belum biasa menguasai penggunaan alat peraga dapat menguasainya.

D. Siklus III

1. Perencanaan

Tahap perencanaan siklus III

a. Menentukan waktu pelaksanaan siklus III pada tanggal 11 september 2014 b. Menyiapkan alat pembelajaran.

c. Menentukan indikator yang ingin dicapai setalah pembelajaran.

d. Membuat instrument penelitian, yaitu lembar observasi kegiatan guru, lembar kegiatan siswa, catatan lapangan dan tes formatif.

e. Membuat sekenario pembelajaran sebagai pedoman pelaksanaan tindakan kelas dengan format terlampir. Perencanaan tindakan kelas siklus III hamper sama dengan siklus II. Tetapi ada rencana yang akan direvisi, yaitu :

1) Setelah siswa sudah menguasai penggunaan alat peraga tulang napier, siswa disuruh untuk mengerjakan tugas secara individu.

57 2. Tindakan

a. Pra pembelajaran

Menyiapkan buku rujukan dan alat peraga b. Kegiatan awal (5 menit)

1) Guru membuka pelajaran dengan salam. 2) Membaca do`a.

3) Absensi siswa. c. Kegiatan inti (50 menit)

1) Guru menjelaskan kegiatan yang akan berlangsung dan member materi tentang perkalian.

2) Guru menerangkan lagi bagaimana cara penggunaan alat peraga tulang napier.

3) Guru membagikan tugas kepada siswa secara individu. 4) Waktu dibatasi selama 20 menit

5) Guru bersama siswa menyimpulkan pembelajaran dan memberikan penjelasan yang lebih mendalam.

6) Guru memberikan hadiah kepada siswa yang mendapatkan nilai terbaik.

d. Kegiatan akhir (15 menit) 1) Guru mengadakan evaluasi.

58 3. Observasi

Hasil dari pengamatan menunjukkan bahwa hampir semua siswa telah ikut berpartisipasi dan tidak bicara sendiri saat pembelajaran. Adanya hadiah membuat siswa lebih bersemangat untuk mengerjakan soal-soal yang diberikan oleh guru.

4. Refleksi

Refleksi pada siklus III yaitu didapatkan suatu alat peraga pembelajaran baru untuk mata pelajaran matematika pada oprasi hitung perkalian. Pada siklus III semua siswa telah aktif dan partisipatif dalam mengikuti pembelajaran. Penguasaan konsep pada pokok bahasan tersebut terjadi peningkatan, dilihat dari indikator siswa penguasaan konsep yaitu hasil belajar siswa yang mengalami peningkatan.

59 BAB IV

Dokumen terkait