• Tidak ada hasil yang ditemukan

Deskripsi Unit : Unit ini menjelaskan kompetensi perawatan badan Spa dengan Sauna

Dalam dokumen DAFTAR ISI. Halaman BAB I PENDAHULUAN 1 (Halaman 152-158)

ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA

01 Melakukan Persiapan kerja 1.1 Mempersiapkan diri dengan mengacu etika profesional baik secara fisik maupun secara mental untuk melakukan perawatan sauna. 1.2 Mengenali standar praktis etika serta

norma-norma tingkah laku selama perawatan.

1.3 Menggunakan prinsip hygiene pribadi secara tepat dan benar.

1.4 Mempersiapkan ruangan untuk perawatan sauna dengan memenuhi standar praktis dan prinsip sanitasi dan hygiene.

1.5 Suasana ruangan disiapkan dengan memenuhi prinsip privasi, kenyamanan, ketenangan, pendingin ruang dan cahaya penerangan yang cukup.

1.6 Perabot disiapkan dengan memenuhi prinsip efisiensi dan kepraktisan kerja.

1.7 Sauna dibersihkan dengan bahan pembersih kemudian Sauna diisi arang /batu bara, dinyalakan.

1.8 Bak air diisi air dan gayung disiapkan. 02 Melakukan konsultasi

persiapan pelanggan 2.1 Klien dipersiapkan untuk perawatan dengan membangun suasana hati untuk membangun interaksi.

2.2 Kondisi klien secara umum dikenali baik secara anatomis maupun fisiologis.

2.3 Kondisi fisik klien secara spesifik diidentifikasi dan dianalisa berkaitan dengan hal hal yang akan dilakukan dalam perawatan sauna.

2.4 Mengenali tindakan yang boleh dilakukan, tidak boleh dilakukan atau harus hati-hati selama melakukan perawatan sauna.

2.5 Komunikasi dengan klien terhadap cara dan tindakan yang akan dilakukan untuk meng-konfirmasikan jenis perawatan dan hasil yang diinginkan.

Melakukan Persiapan dan Melaksanakan Perawatan Badan dengan Sauna

ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA

2.6 Melakukan rekam rincian data hasil konsultasi dan analisa dicatat pada kartu klien.

2.7 Rencana perawatan dibuat dan dicatat sesuai kesepakatan dan prosedur yang diterapkan. 2.8 Pelanggan disiapkan untuk perawatan

melepas dan mengganti busana / disposal yang ditentukan.

2.9 Semua perhiasan dilepas karena barang-barang metal akan membakar dan memberikan rasa panas pada kulit.

2.10 Memberikan handuk besar pada klien yang akan digunakan dalam sauna.

2.11 Sauna diberi beberapa tetes`esential oil diseuaikan besar dari sauna (equaliptuse/ pine dll aroma pilihan sesuai ketentuan perusahaan & klien).

2.12 Memeriksa suhu uap sauna sesuai tujuan perawatan.

2.13 Klien dijelaskan dapat shower dingin dulu, masuk sauna beberapa saat boleh showerlagi beberapa kali

2.14 Klien dijelaskan atas efek yang akan diteima, dan waktu maksimal 20 menit

03. Melaksanakan /sauna 3.1 Suhu sauna diperiksa.

3.2 Pelanggan dipersilakan untuk membersihkan badan (shower)dan memasahi badan sebelum Sauna dan diberitahu :

3.2.1 Bila berkeringat terlalu banyak, dapat keluar dari sauna dan melakukan mandi atau shower pada tubuh dengan air dingin. (Hal ini akan menyegarkan tubuh dan menutup pori-pori pada kulit tubuh. Setelah keringat keluar dan tubuh dingin dapat masuk kembali kedalam sauna untuk beberapa menit lagi).

3.2.2 Diakhiri dengan siraman atau shower dengan air dingin, kemudian keringkan dengan handuk sehingg tubuh akan terasa nyaman.

3.3 Pelanggan diantar untuk masuk Sauna / Steam dan dibantu untuk memperoleh posisi kenyamanan, tiduran atau duduk, dapat

ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA

menempatkan beberapa posisi tubuh (duduk, tidur terlengtang, tengkurap) secara relax`dan nyaman dalam sauna, bila merupakan pertama kali.

3.4 Pelanggan diberitahu lama waktu perawatan steam maksimal 20 menit dapat menyelesaikan sebelum waktunya.

3.5 Pelanggan diberitahu atas efek yang akan diterima.

3.6 Sauna diberi beberapa tetes`esential oil disesuaikan besar dari sauna (equaliptuse/ pine dll aroma pilihan sesuai ketentuan perusahaan & klien) atau dapat ditentukan sesuai dengan tujuan yang direncanakan dan sesuai petunjuk penggunaan dari masing-masing perusahaan.

3.7 Pelanggan dipantau selama berada dalam sauna, tetap menjaga privesi pelanggan.

3.8 Pelanggan ditanya kenyamannya selama proses sauna.

3.9 Pelanggan dipersilakan keluar dan berbaring dengan posisi terlentang pada bed dengan kimono hangat.

3.10 Tubuh pelanggan ditutup dengan selimut yang cukup hangat dan dijelaskan untuk rileks selama 5 – 15 menit.

3.11 Tubuh pelanggan dioles body lotion atau produk lain sesuai dengan kondisi pelanggan.

04 Mengakhiri perawatan dan evaluasi hasil perawatan sauna

4.1 Klien di beri penjelasan akhir perawatan dan apa yang selanjutnya akan dilakukan.

4.2 Kepuasan klien hasil perawatan ditanyakan. 4.3 Pendapat dan keluhan klien dicatat sebagai

dalam lembar yang telah disediakan sesuai dengan SOP perusahan.

4.4 Pengamatan dan pengecekan tanda tanda yang perlu dirujuk untuk dilaporkan kepada spa terapis dengan kualifikasi diatasnya, dari reaksi tubuh yang terjadi setelah diberikan massage, bahan termasuk kosmetik dan dilakukan pencatatan

4.5 Pelanggan diinformasikan tentang anjuran perawatan selanjutnya atau untuk perawatan yang akan dating

4.6 Pelanggan ditawarkan produk yang dapat digunakan dirumah serta dijelaskan manfaatnya

Melakukan Persiapan dan Melaksanakan Perawatan Badan dengan Sauna

ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA

5. Membersihkan dan merapikan kembali sauna

5.1 Tempat Air dan batu bara /arang dibersihkan dan diisi lagi

5.2 Sauna dibersihkan sesuai ketentuan prinsip

hygiene yang berlaku

5.3 Area kerja/wet room dibersihkan dan diatur kembali

5.4 Bahan-bahan yang tidak berguna dibuang pada tempat yang disediakan

5.5 Kondisi lantai yang basah harus dipel

BATASAN VARIABEL

Batasan variabel berhubungan dengan unit kompetensi secara keseluruhan. Batasan variabel ini memungkinkan lingkungan kerja dan situasi tersebut akan berpengaruh terhadap kinerja. Variabel-variabel ini bisa terdapat pada pelatihan dan assesment, tergantung pada situasi kerja, kebutuhan peserta didik, kemudahan, level industri dan konteks regional.

Batasan variabel dari kriteria unjuk kerja adalah :

1. Unit ini merupakan dasar kemampuan melakukan melakukan persiapan awal untuk melakukan perawatan badan pada spa dengan; baik dari aspek persiapan diri, sarana dan pra sarana sampai kepada kemampuan untuk menelaah, mengidentifikasi dan menentukan kebutuhan perawatan badan pada spa dengan

sauna berdasarkan hasil diagnosa dan keinginan pelanggan.

2. Keamanan dan kenyamanan area kerja meliputi : 2.1 kebersihan ruangan,

2.2 penataan perabot mengacu kepraktisan kerja. 2.3 penerangan yang cukup.

2.4 privasi dan ketenangan pelanggan terjaga.

3 Sterilisasi, sanitasi dan hygiene alat harus diperhatikan berdasarkan peraturan pemerintah tentang kesehatan.

4 Alat dan lenan perawatan termasuk dan tidak terbatas pada : cawan kosmetik, alas dipan, selimut, baju perawatan, penutup kepala.

5 Bahan dan kosmetik meliputi : air yang hygiene, sabun lunak, body lotion, dan tissue. 6 Persiapan pelanggan termasuk :

6.1 Mempersilahkan ganti pakaian perawatan. 6.2 Membersihkan badan dengan cara shower.

6.3 Mencatat data kesehatan pelanggan, kontra indikasi.

7. Rincian data termasuk dan tidak terbatas pada : data gaya hidup, pola makan, aktifitas sehari hari, sejarah medis klien, pengobatan saat ini, kontra-indikasi dan alasan perawatan

8. Kesehatan dan keselamatan kerja:

8.1 menghindari adanya kontra indikasi.

8.2 tidak mengenakan perhiasan baik klien maupun terapis. 8.3 mematuhi rambu-rambu perawatan.

8.4 mengetes alat.

8.5 menjelaskan pada klien setiap tindakan dan prosedur perawatan, efek dan manfaatnya.

8.6 menghitung kesesuaian daya listrik dengan alat sauna. 8.7 melakukan service alat secara teratur.

9. Kontra indikasi termasuk : 9.1 Epilepsi

9.2 Tekanan darah tidak normal 9.3 Gangguan jantung

9.4 Ashma akut 9.5 Trombosis 9.6 Infalamasi akut

9.7 Infeksi kulit/penyakit kulit menular 9.8 Iritasi

9.9 Kulit yang sangat sensitive 9.10 Sun burn

10. Ketentuan hygiene & sanitasi antara lain: Pengetahuan cara pencegahan infeksi silang dan kontaminasi untuk memelihara kondisi kebersihan dalam Spa .

11. Infeksi, infeksi silang, imunitas, penyakit, sterilisasi, sanitasi, desinfektan, antiseptik,

pathogenic, non pathogenic.

12. Micro-Organisme

12.1 Bakteri ; Virus; Fungi / jamur ; Parasitic infestation (gangguan/serbuan parasit). 12.1 Kondisi yang berhubungan dengan pertumbuhan micro organisme.

12.1 Infeksi silang melalui makanan/minuman, hirupan ,dsb. 12.1 Hepatitis dan HIV

PANDUAN PENILAIAN

Panduan Penilaian menggambarkan pengetahuan dan keterampilan penunjang yang harus didemonstrasikan untuk membuktikan seseorang telah kompeten. Hal ini penting untuk penilaian assesment dan harus bersama dengan Kriteria Unjuk Kerja, batasan variabel dan petunjuk assessment.

1. Pengetahuan dan Keterampilan Penunjang;

1.1. Pengetahuan dan kemampuan melakukan persiapan perawatan dengan sauna.

1.2. Pengetahuan dan penerapan secara konsisten tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja selama proses sauna baik untuk pelanggan maupun bagi terapist.

1.3. Pengetahuan tata tertib spa dan prosedur sauna.

1.4. Pengetahuan dan penerapan secara konsisten tentang sterilisasi, sanitasi dan hygiene.

1.5. Kemampuan melakukan komunikasi dan konsultasi secara verbal/non verbal dengan pelanggan dengan sopan, ramah, jelas dan mau mendengarkan.

Melakukan Persiapan dan Melaksanakan Perawatan Badan dengan Sauna

1.6. Kemampuan menganalisa badan dan menentukan indikasi /kontra indikasi pada perawatan sauna.

1.7. Kemampuan memanfaatkan waktu secara efektif selama proses perawatan. 1.8. Kemampuan mengevaluasi hasil perawatan dan memberikan saran/nasihat

pada pelanggan dan menawarkan perawatan selanjutnya.

2. Konteks Penilaian

2.1 Unit ini dapat dinilai di dalam atau di luar tempat kerja. Penilaian harus mencakup peragaan praktek baik di tempat kerja maupun simulasi

2.2 Unit ini harus didukung serangkaian metoda untuk menilai pengetahuan penunjang.

3. Aspek penting penilaian

Hal berikut ini berhubungan dengan pengetahuan dan keterampilan yang penting menunjukkan pencapaian kompetensi dalam unit ini.

Bukti-bukti yang harus dikumpulkan diantaranya : 3.1 Pengetahuan dari teori menganalisa badan

3.2 Pengetahuan dan aplikasi yang konsisten dari bekerja dengan aman 3.3 Mengenali dan mengelola indikasi dan kontraindikasi

3.4 Pengetahuan dan aplikasi dari komunikasi yang efektif untuk konsultasi, meyakinkan pelanggan

4. Kaitan dengan unit lain

Unit ini berkaitan dengan kompetensi lain mengenai Menerapkan Lingkungan Bersih dan Aman Sesuai Prinsip Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Melakukan Persiapan dan Pengemasan Kerja, Melakukan komunikasi dengan klien, Mengkoordinasi Tugas-tugas di Industri/usaha Spa, Menerapkan Minyak Aromatik Tumbuhan pada Perawatan Spa, Merencanakan Program Spa.

KOMPETENSI KUNCI

NO KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI TINGKAT

1. Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi 1

2. Mengkomunikasi ide-ide dan informasi 2

3. Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas 2 4. Bekerja dengan orang lain dan kelompok 1 5. Menggunakan ide-ide dan teknik matematika 1

6. Memecahkan masalah 2

7. Menggunakan teknologi 2

Dalam dokumen DAFTAR ISI. Halaman BAB I PENDAHULUAN 1 (Halaman 152-158)

Garis besar

Dokumen terkait