• Tidak ada hasil yang ditemukan

Lenna yang digunakan termasuk :

Dalam dokumen DAFTAR ISI. Halaman BAB I PENDAHULUAN 1 (Halaman 112-116)

JUDUL UNIT : Melakukan Perawatan Badan pada Spa dengan Teknologi

5. Lenna yang digunakan termasuk :

5.1 Alas tempat tidur perawatan terbuat dari kain katun atau handuk katun 5.2 Selimut klien dari bahan katun.

5.3 Pakaian perawatan /kimono dari bahan katun. 5.4 Handuk besar.

5.5 Handuk kecil. 5.6 Waslap.

5.7 Penutup kepala. 5.8 Sandal klien.

Melakukan Perawatan Badan pada Spa dengan Teknologi

6. Perabot : Tempat tidur perawatan, trolly, towel steam cabinet, sterilizer cabinet, tempat sampah bertutup dan berpedal.

7. Bahan : 7.1 Tissue. 7.2 Kapas. 7.3 Air dingin/panas. 7.4 Antiseptik. 7.5 Sabun cair. 8. Kosmetika : 8.1 Bedak talk. 8.2 Minyak urut.

8.3 Macam-macam essential oil.

8.4 Minyak atsiri.

8.5 Hand and body lotion.

8.6 Soothing lotion.

8.7 Cellulite lotion.

8.8 Body shampoo.

9. Kesehatan dan kebersihan pribadi : tata rias wajah dan rambut, mengenakan baju kerja bersih, rapi, sopan, dan praktis untuk kerja, memakai masker, kebersihan gigi dan mulut, mengenakan sepatu tumit rendah, kuku terawat, tidak panjang dan tidak mengenakan perhiasan.

10. Persiapan klien meliputi : 10.1 Konsultasi dengan klien.

10.2 Ganti pakaian perawatan ( kemben/kimono/kamisol). 10.3 Klien dipersilakan mandi/shower

11. Penggunaan alat manual /alat listrik secara professional sesuai dengan teknik dan prosedur yang benar.

12. Analisa bentuk badan dan problem badan dilakukan setelah konsultasi dengan klien, klien dipersilakan mandi / shower. Teknik analisa :

12.1 tinggi badan dan bagian anggota badan ( lengan atas, pergelangan tangan, paha atas, paha 10 cm di atas lutut, lingkar pinggang, lingkar panggul dan lingkar badan) diukur.

12.2 berat badan ditimbang.

12.3 postur tubuh diamati kemungkinan adanya scoliosis, lordosis,

khypolordosis, wing scapula, inversion dan eversion telapak kaki, bentuk

kaki huruf “O” /”X”. kepala menjulur ke depan, bahu rendah sebelah atau maju ke depan sebelah.

12.4 kelenturan otot samping, otot dada, otot punggung dan otot perut. Inspeksi dan palpasi untuk mengetahui kondisi adanya lemak keras,lemak lunak, cellulite.

12.5 Inspeksi adanya kelainan strech mark/strie, varises, pembuluh darah rambut terlihat, kulit kasar, ketegangan otot.

12.6 Rencana perawatan dipertimbangkan dan dikonfirmasikan dengan klien, dicatat dalam kartu analisa yang sekaligus sebagai kartu klien.

13. Persiapan klien sebelum penggunaan alat listrik :

13.1 Klien berbaring sesuai bagian badan yang akan dirawat dan jenis alat listrik yang akan digunakan.

13.2 Badan klien harus bersih dari minyak bila alat yang digunakan galvanic,

faradic,

13.3 Jenis alat yang digunakan, tujuan penggunaan dan manfaatnya, pengalaman yang akan dialami, harus dijelaskan pada klien.

14. Pelanggan dan operator tidak mengenakan perhiasan berlogam.

15. Pemilihan alat listrik disesuaikan dengan kondisi tubuh klien dan tujuan pemakaian meliputi program :

15.1 Body sleeming dengan vibrator, galvanic, pneumopulse air massage. 15.2 Pengencangan otot dan kulit dengan faradic.

15.3 Menghilangkan cellulite dengan galvanic.

15.4 Meningkatkan peredaran darah dan getah bening dengan vacuum suction, pneumopulse air massage.

15.5 Memperbaiki tekstur kulit, high frequency.

15.6 Menghilangkan ketegangan otot dengan Infra red, ultrasound massager. 16. Menyiapkan alat sesuai dengan jenis alat meliputi :

16.1 Memeriksa kabel dan stop kontak.

16.2 Memilih dan memasang aksesories alat pada head holder sesuai dengan tujuan/metode yang akan diterapkan.

16.3 Memeriksa tombol/switch power dalam posisi off, tombol Intensitas pastikan dalam posisi “O” sebelum diterapkn pada klien.

16.4 Mengecek daya kerja alat dan daya listrik yang ada.

17. Mengaplikasikan alat listrik sesuai dengan jenis alat, metode penggunaan dan prosedur penggunaan.

18. Teknik pengaplikasian alat listrik harus memperhatikan : 18.1 kondisi area tubuh yang akan dirawat .

18.2 adanya kontraindikasi pemakaian alat. 18.3 cara pengoperasian alat.

18.4 persiapan klien sebelum penggunaan alat.

18.5 menjelaskan pada klien daya kerja alat dan manfaatnya. 18.6 pastikan semua tombol (switch) dalam posisi O.

18.7 pemilihan aksesories ( elektrode, ventouses, head vibrator dll) yang akan digunakan sesuai dengan tujuan, metode dan prosedur.

18.8 mencoba alat terlebih dahulu di badan sendiri untuk meyakinkan klien bahwa alat tersebut aman.

18.9 menentukan metode penggunaan disesuaikan dengan tujuan pemakaian alat.

18.10 pahami arus yang bekerja pada alat serta efek pada kulit.

18.11 Pastikan intensitas yang akan digunakan dengan cara konsultasi pada klien. Intensitas selalu dimulai dari “O” dan ditingkatkan sedikit demi sedikit hingga mencapai kenyamanan klien.

18.12 patuhi aturan dan rambu-rambu metode penerapan sesuai dengan jenis dari tiap alat.

18.13 Hindari Client Shock karena intensitas yang terlalu tinggi atau penerapan secara tiba-tiba.

19. Membersihkan badan sebelum pengurutan dilakukan dengan air hangat yang dibubuhi minyak atsiri ( sereh, kayuputih cengkeh).

Melakukan Perawatan Badan pada Spa dengan Teknologi

20. Rileksasi meliputi : klien berbaring dalam posisi telungkup, dari kaki hingga badan dilakukan pelemasan otot dengan cara dipijat-pijat ringan.

21. Teknik pengurutan meliputi :

21.1 Minyak urut terdiri dari base oil yang dicampur dengan beberapa tetes

essential oil dipilih aroma sesuai dengan tujuan pengurutan.

21.2 Pengurutan dimulai dari kaki belakang, badan, pantat, kaki bagian depan, tangan, dada dan terakhir perut.

21.3 Teknik gerakan pengurutan : effleurage, petrisage, stroking,kneading,

clapping, pounding, hucking, beating, cuping, friction rolling, vibrasi.

21.4 Rambu-rambu pengurutan badan meliputi : teknik, irama, memberikan rasa rileks, tidak boleh menimbulkan memar.

22. Kepuasan dan kenyamanan klien ditanyakan dan dicatat dalam kartu klien. 23. Saran dan nasihat diberikan serta ditawarkan untuk perawatan selanjutnya.

PANDUAN PENILAIAN

Panduan penilaian menggambarkan pengetahuan dan keterampilan penunjang yang harus didemonstrasikan untuk membuktikan seseorang telah kompeten. Hal ini penting untuk penilaian assessment dan harus bersama dengan kriteria unjuk kerja, batasan variabel dan petunjuk assessment.

1. Pengetahuan dan keterampilan penunjang

Untuk mendemonstrasikan kompetensi, diperlukan bukti keterampilan dan pengetahuan di bidang berikut ini :

1.1 Pengetahuan dan penerapan tata tertib salon dan prosedur kerja merawat badan dengan alat listrik kecantikan pengurutan badan.

1.2 Pengetahuan dan penerapan secara konsisten tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja sesuai dengan proses merawat badan dengan alat listrik dan pengurutan.

1.3 Sterilisasi, sanitasi dan hygiene berdasarkan peraturan pemerintah tentang kesehatan.

1.4 Mampu menentukan bagian area tubuh yang akan dirawat dengan alat listrik sesuai dengan keinginan dan hasil konfirmasi klien dengan mengacu keluhan klien.

1.5 Memahami indikasi dan kontra indikasi berkaitan dengan setiap jenis alat listrik kecantikan yang digunakan.

1.6 Kemampuan melakukan konsultasi /komunikasi verbal non verbal dengan klien dengan sopan, ramah, jelas, mau mendengarkan klien.

1.7 Kemampuan menganalisa bentuk badan, problem badan dan kelainan yang ada, memenuhi prosedur dan teknik analisa: anamnesse, inspeksi dan palpasi. Mengidentifikasi keinginan klien dan dengan dasar berbagai factor antara lain : bentuk badan, berat badan, kelainan postur, lemak keras, lemak lunak, cellulite, kekenduran otot dan kulit, kelainan pembuluh darah timbul (varises), strie/stretch mark, pembuluh darah rambut yang terlihat di permukaan kulit.

1.8 Mampu mengkomunikasikan rencana perawatan sesuai dengan keinginan klien dan pertimbangan yang telah dikonfirmasikan.

1.9 Kemampuan melakukan rileksasi dengan memenuhi kenyamanan dan keamanan klien.

1.10 Kemampuan menentukan jenis essential oil untuk mengurut badan.

1.11 Kemampuan mendemonstrasikan penggunaan electrical body treatment sesuai dengan kondisi klien.

1.12 Mendemonstrasikan pengurutan badan dengan memenuhi prosedur dan teknik yang benar.

1.13 Kemampuan menggunakan alat manual maupun electrical body treatment secara profesional.

1.14 Melakukan konsultasi secara efektif untuk meyakinkan serta memperhatikan klien.

1.15 Mengontrol secara konsisten dan efektif terhadap limbah (waste product). 1.16 Mencatat dan mengevaluasi data hasil perawatan sesuai dengan hasil yang

dikonfirmasikan pada klien.

1.17 Kemampuan memanfaatkan waktu secara efektif selama proses perawatan badan dengan alat listrik dan pengurutan.

1.18 Kemampuan mengevaluasi hasil perawatan dan memberikan saran/ nasihat pada klien untuk perawatan selanjutnya maupun perawatan di rumah. 2. Konteks Penilaian

2.1 Unit ini dapat dinilai di dalam atau di luar tempat kerja. Penilaian harus mencakup peragaan praktek baik di tempat kerja maupun melalui simulasi. 2.2 Unit ini harus didukung serangkaian metoda untuk menilai pengetahuan

penunjang.

Dalam dokumen DAFTAR ISI. Halaman BAB I PENDAHULUAN 1 (Halaman 112-116)

Garis besar

Dokumen terkait