• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV Hasil Penelitian

4.2 Deskripsi Hasil Penelitian

4.2.2 Deskripsi Variabel Minat beli sepatu Sneaker (Variabel Y)

Penilaian mengenai Minat beli sepatu Sneaker terdiri dari 2 indikator yaitu faktor Internal dan faktor eksternal. Kedua indikator tersebut dikembangkan lagi menjadi 14 Pertnyataan dengan rincian sebagai berikut, indikator faktor Internal memiliki jumlah 8 pernyataan, dan faktor eksternal 6 pernyataan.

4.2.2.1 Tanggapan Responden Atas Pernyataan Anda (Mahasiswa Ilmu Komunikasi) memang menyukai sepatu Sneaker (Indikator Faktor Internal)

Indikator Faktor Internal memiliki distribusi pernyataan ―Anda (Mahasiswa Ilmu Komunikasi) memang menyukai sepatu Sneaker‖.

Maka tanggapan responden dapat dilihat pada tabel distribusi frekuensi dibawah ini:

Tabel 4.18 Indikator Faktor Internal Pemusahatan Perhatian (Anda “Mahasiswa Ilmu Komunikasi” memang menyukai sepatu Sneaker (Indikator Faktor

Pernyataam1 Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak setuju 12 17.1 17.1 17.1

Setuju 36 51.4 51.4 68.6

sangat setuju 22 31.4 31.4 100.0

Total 70 100.0 100.0

Diagram 4.18 Indikator Faktor Internal

Berdasarkan Tabel diatas, diperoleh tanggapan responden dengan hasil terbanyak adalah jawaban setuju dengan total 36 orang (51,43%), dengan rincian responden yang memilih jawaban sangat setuju yaitu sebanyak 22 orang (31,43%) dan jawaban tidal setuju sebanyak 12 orang (17,14%). Hal ini menunjukan bahwa mahasiswa Fisip UNTIRTA memang menyukai sepatu sneaker. Dapat dikatakan bahwa ketertarikan terhadap sepatu Sneaker sangat tinggi, sehingga minat beli untuk sepatu Sneaker sangat tinggi pula yang sesuai dengan

suka dan rasa ketertarikan pada suatu hal atau aktivitas tanpa ada yang

menyuruh‖.

Pemusatan perhatian merupakan suatu keadaan kreatifitas jiwa yang dipertinggi yang semata-mata tertuju pada suatu objek, hal atupun benda (Muhibbin Syah, 1995 :136) Jadi ketika seseorang dalam keaadaan memusatkan perhatian yang datang dari kesadaran diri, disitu pula muncul rasa tertarik atau minat. Hal tersebut menunjukan bahwa ketertarikan mahasiswa terhadap sepatu sneaker didorong dari diri sendiri yang menjadikan sepatu Snekaer menjadi sepatu kesukaan meraka.

4.2.2.2 Tanggapan Responden Atas pernyataan Anda (Mahasiswa Ilmu Komunikasi) memang menyukai sepatu Sneaker karena memberikan kenyamanan, kualitas dan model sepatu yang menarik (Indikator Faktor Internal)

Indikator Faktor Internal memiliki distribusi pernyataan ―Anda

(Mahasiswa Ilmu Komunikasi) memang menyukai sepatu Sneaker‖.

Maka tanggapan responden dapat dilihat pada tabel distribusi frekuensi dibawah ini:

Tabel 4.19 Indikator Faktor Internal Pemusahatan Perhatian (Anda (Mahasiswa Ilmu Komunikasi) memang

menyukai sepatu Sneaker karena memberikan kenyamanan, kualitas dan model sepatu yang menarik

Pernyataan2 Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak setuju 2 2.9 2.9 2.9

Setuju 39 55.7 55.7 58.6

sangat setuju 29 41.4 41.4 100.0

Total 70 100.0 100.0

Diagram 4.19 Indikator Faktor Internal

Berdasarkan Tabel diatas, diperoleh tanggapan responden dengan hasil terbanyak adalah jawaban setuju dengan total 39 orang (55,71%), dengan rincian responden yang memilih jawaban sangat setuju yaitu sebanyak 29 orang (41,4%) dan jawaban tidal setuju sebanyak 2 orang (2,86%). Hal ini menunjukan bahwa Fisip UNTIRTA memang menyukai sepatu sneaker karena kenyamanan, kualitas dan model sepatu yang menarik. Dapat dikatakan bahwa ketertarikan terhadap sepatu Sneaker sangat tinggi, sehingga minat beli untuk sepatu Sneaker sangat tinggi pula. Menurut Gazali (Slameto, 2010 : 56),

perhatian adalah kreatifan jiwa yang dipertinggi, jiwa itupun semata-mata tertuju kepada suatu objek (bendahal) atau sekumpulan objek.

Pemusatan perhatian merupakan suatu keadaan kreatifitas jiwa yang dipertinggi yang semata-mata tertuju pada suatu objek, hal atupun benda (Muhibbin Syah, 1995 : 136). Jadi ketika seseorang dalam keaadaan memusatkan perhatian yang datang dari kesadaran diri, disitu pula muncul rasa tertarik atau minat. Hal tersebut menunjukan bahwa ketertarikan mahasiswa terhadap sepatu sneaker didorong dari diri sendiri yang menjadikan sepatu Snekaer menjadi sepatu kesukaan meraka.

4.2.2.3 Tanggapan Responden Atas pernyataan Anda (Mahasiswa Ilmu Komunikasi) memang mencari tahu informasi tentang sepatu sneaker dari harga, model, motif, dan warna sepatu (Indikator Faktor Internal)

Indikator Faktor Internal memiliki distribusi pernyataan ―Anda

(Mahasiswa Ilmu Komunikasi) memang mencari tahu informasi tentang sepatu sneaker dari harga, model, motif, dan warna sepatu‖.

Maka tanggapan responden dapat dilihat pada tabel distribusi frekuensi dibawah ini:

Tabel 4.20 Indikator Faktor Internal Keingintahuan (Anda Mahasiswa Ilmu Komunikasi) memang mencari

tahu informasi tentang sepatu sneaker dari harga, model, motif, dan warna sepatu)

Pernyataan3 Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak setuju 8 11.4 11.4 11.4

Setuju 49 70.0 70.0 81.4

sangat setuju 13 18.6 18.6 100.0

Total 70 100.0 100.0

Diagram 4.20 Indikator Faktor Internal

Berdasarkan Tabel diatas, diperoleh tanggapan responden dengan hasil terbanyak adalah jawaban Setuju dengan total 49 orang (70%), sementara jawaban sangat setuju yaitu sebanyak 13 orang (11,4%) dan untuk jawaban tidak setuju yaitu 8 orang (18,6%). Hal ini menunjukan bahwa mahasiswa Fisip memang mencari tahu tentang informasi sepatu Sneaker dari harga,model,motif,dan warna sepatu.

Keingintahuan yaitu timbulnya inisiatif untuk mengumpulkan informasi agar dapat memperjelas perhatian yang hendak dituju (Muhibbin Syah, 1996 : 136). Ketika Mahasiswa Fisip sudah melakukan pemusatan perhatian terhadap sepatu Sneaker, maka mereka akan timbul rasa keingintahuan terhadap sepatu Sneaker, mereka akan mencari informasi sepatu Sneaker, mulai dari harga, model, motif, dan warna sepatu.

4.2.2.4 Tanggapan Responden Atas pernyataan Anda (Mahasiswa Ilmu Komunikasi) memang mencari tahu informasi tentang sepatu sneaker untuk bahan refrensi dalam membeli sepatu (Indikator Faktor Internal)

Indikator Faktor Internal memiliki distribusi pernyataan ―Anda

(Mahasiswa Ilmu Komunikasi) memang mencari tahu informasi tentang sepatu untuk bahan refrensi dalam membeli sepatu‖. Maka

tanggapan responden dapat dilihat pada tabel distribusi frekuensi dibawah ini:

Tabel 4.21 Indikator Faktor Internal Keingintahuan (Anda Mahasiswa Ilmu Komunikasi) memang mencari

tahu informasi tentang sepatu sneaker untuk bahan refrensi dalam membeli sepatu)

Pernyataan4 Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak setuju 3 4.3 4.3 4.3

Setuju 37 52.9 52.9 57.1

sangat setuju 30 42.9 42.9 100.0

Total 70 100.0 100.0

Diagram 4.21 Indikator Faktor Internal

Berdasarkan Tabel diatas, diperoleh tanggapan responden dengan hasil terbanyak adalah jawaban Setuju dengan total 37 orang (52,86%), sementara jawaban sangat setuju yaitu sebanyak 30 orang (42,86%) dan untuk jawaban tidak setuju yaitu 3 orang (4,29%). Hal ini menunjukan bahwa mahasiswa Fisip memang mencari tahu tentang informasi sepatu Sneaker sebagai refrensi di saat akan membeli sepatu Sneaker. Keingintahuan yaitu timbulnya inisiatif untuk mengumpulkan informasi agar dapat memperjelas perhatian yang hendak dituju (Muhibbin Syah, 1996 : 136). Ketika Mahasiswa Fisip sudah

melakukan pemusatan perhatian terhadap sepatu Sneaker, maka mereka akan timbul rasa keingintahuan terhadap sepatu Sneaker, mereka akan mencari informasi sepatu Sneaker, mulai dari harga, model, motif, dan warna sepatu.

4.2.2.5 Tanggapan Responden Atas Pernyataan Setelah mendapatkan informasi sepatu sneaker menjadi pilihan anda (mahasiswa Ilmu Komunikasi) dari berbagai jenis sepatu yang lain (Indikator Faktor Internal)

Indikator Faktor Internal memiliki distribusi pernyataan

―Setelah mendapatkan informasi sepatu sneaker anda menjadi pilihan anda (mahasiswa Ilmu Komunikasi) dari berbagai jenis sepatu yang

lain‖. Maka tanggapan responden dapat dilihat pada tabel distribusi frekuensi dibawah ini:

Tabel 4.22 Indikator Faktor Internal Motivasi (Pernyataan Setelah mendapatkan informasi sepatu sneaker

menjadi pilihan anda (mahasiswa Ilmu Komunikasi) dari berbagai jenis sepatu yang lain)

Pernyataan5 Frequency Perce nt Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak setuju 20 28.6 28.6 28.6

Setuju 28 40.0 40.0 68.6

sangat setuju 22 31.4 31.4 100.0

Total 70 100.0 100.0

Berdasarkan Tabel diatas, diperoleh tanggapan responden dengan hasil terbanyak adalah jawaban stuju dengan total 28 orang (40%), dan jawaban sangat setuju sebanyak 22 orang (31,43%). Sementara jawaban tidak setuju yaitu sebanyak 20 orang (28,57%). Hal ini dapat menunjukan bahwa Mahasiswa Ilmu Komunikasi memilih sepatu Sneaker dari sepatu yang lainya. Motivasi yaitu dorongan dari dalm diri untuk menetapkan tujuan dan mengambil tindakan terhadap suatu hal setelah mendapatkan informasi (Muhibbin Syah, 1995 :136).

4.2.2.6 Tanggapan responden atas pernyataan setelah mendapatkan informasi sepatu Sneaker anda berkeinginan untuk membeli (Indikator Faktor Internal)

Indikator Faktor Internal memiliki distribusi pernyataan

untuk membeli‖. Maka tanggapan responden dapat dilihat pada tabel distribusi frekuensi dibawah ini :

Tabel 4.23 Indikator Faktor Internal Motivasi Pernyataan setelah mendapatkan informasi sepatu Sneaker anda (mahasiswa Ilmu Komunikasi) berkeinginan untuk membeli

Pernyataan6 Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak setuju 5 7.1 7.1 7.1

Setuju 37 52.9 52.9 60.0

sangat setuju 28 40.0 40.0 100.0

Total 70 100.0 100.0

Diagram 4.23 Indikator Faktor Internal

Berdasarkan Tabel diatas, diperoleh tanggapan responden dengan hasil terbanyak adalah jawaban stuju dengan total 37 orang (52,9%), dan jawaban sangat setuju sebanyak 28 orang (40%). Sementara jawaban tidak setuju yaitu sebanyak 5 orang (7,1%). Hal ini

dapat menunjukan bahwa Mahasiswa Fisip merasa sangat berkeinginan untuk membeli sepatu Sneaker setelah pemusatan perhatian dan rasa keingintahuan terhadap sepatu Sneaker sudah terpenuhi. Motivasi yaitu dorongan dari dalm diri untuk menetapkan tujuan dan mengambil tindakan terhadap suatu hal setelah mendapatkan informasi (Muhibbin Syah, 1995 :136).

4.2.2.7 Tanggapan Responden Atas Pernyataan Sepatu sneaker menjadi kebutuhan anda dalam pemakaian sehari-hari (Indikator Faktor Internal)

Indikator Faktor Internal memiliki distribusi pernyataan ―Sepatu

sneaker menjadi kebutuhan anda dalam pemakaian sehari-hari‖. Maka tanggapan responden dapat dilihat pada tabel distribusi frekuensi dibawah ini :

Tabel 4.24 Indikator Faktor Internal (Kebutuhan) Sepatu sneaker menjadi kebutuhan anda dalam pemakaian sehari-hari

Pernyataan7 Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Setuju 37 52.9 52.9 52.9 sangat setuju 33 47.1 47.1 100.0 Total 70 100.0 100.0

Diagram 4.24 Indikator Faktor Internal

Berdasarkan Tabel diatas, diperoleh tanggapan responden dengan hasil terbanyak adalah jawaban setuju dengan total 37 orang (52,86%), dengan rincian responden yang memilih jawaban sangat setuju yaitu sebanyak 33 orang (47,14%). Hal ini menunjukan bahwanya sepatu Sneaker menjadi pilihan mahasiswa Fisip dalam pemakaian sehari-hari, baik di kampus, acara formal dan non formal, karena hamper keseluruhan Mahasiswa Fisip menyatakan setuju sepatu sneaker dalam pemakaian sehari-hari, hal ini menunjukan bahwa sepatu Sneaker sangat diminati kalangan remaja yaitu Mahasiswa Fisip. Sepatu Sneaker saat ini menjadi sepatu yg sangat diminati oleh banyak kalangan, dikarenakan sepatu ini sangn nyaman dipakai dan bisa digunakan pada kondisi formal dan tidak formal. Kebutuhan merupan bagian dari dalam diri yang berhubungan dengan jasmani dan kejiwaan

untuk mendapatkan apa yang menjadi kebutuhan (Muhibbin Syah, 1995 :136). Hali ini menunjukan bahwa sepatu Sneaker menjadi kebutuhan Mahasiswa Fisip sebagai gaya hidup mereka, saat ini Mahasiswa atau kalangan remaja sangn meminati sepatu Sneaker, jadi sepetu Sneaker sudah menjadi gaya hidup dalam memakai sepatu.

4.2.2.8 Tanggapan Responden Atas Pernyataan Sepatu sneaker menjadi pilihan anda sebagai gaya hidup (Indikator Faktor Internal)

Indikator Faktor Internal memiliki distribusi pernyataan ―Sepatu

sneaker menjadi pilihan anda sebagai gaya hidup‖. Maka tanggapan

responden dapat dilihat pada tabel distribusi frekuensi dibawah ini : Tabel 4.25 Indikator Faktor Internal (Kebutuhan) Sepatu

sneaker menjadi pilihan anda sebagai gaya hidup Pernyataan8 Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak setuju 9 12.9 12.9 12.9

Setuju 36 51.4 51.4 64.3

sangat setuju 25 35.7 35.7 100.0

Total 70 100.0 100.0

Berdasarkan Tabel diatas, diperoleh tanggapan responden dengan hasil terbanyak adalah jawaban setuju dengan total 36 orang (51,43%), dengan rincian responden yang memilih jawaban sangat setuju yaitu sebanyak 25 orang (35,71%) dan untuk responden jawaban tidak setuju sebanyak 9 orang (12,86%).

Dalam uses and gratification, penggunaan media pada dasarnya ditentukan oleh kebutuhan dasar individu. Sementara pada uses and effect, kebutuhan hanya salah satu dari faktor-faktor yang menyebabkab terjadinya penggunaan media. Karakteristik individu, harapan dan persepsi terhadap media, dan tingkat akses terhadap media, akan membawa individu kepada keputusan untuk menggunakan atau tidak menggunakan isi media massa, (Sendjaja, 2004 : 41-42).

Hal ini menunjukan bahwanya sepatu Sneaker menjadi pilihan mahasiswa Fisip sebagai gaya hidup, karena hamper keseluruhan Mahasiswa Fisip menyatakan setuju sepatu sneaker sebagai gaya hidup mereka, hal ini menunjukan bahwa sepatu Sneaker sangat diminati kalangan remaja yaitu Mahasiswa Fisip. Sepatu Sneaker saat ini menjadi sepatu yg sangat diminati oleh banyak kalangan, dikarenakan sepatu ini sangn nyaman dipakai dan bisa digunakan pada kondisi formal dan tidak formal. Kebutuhan merupan bagian dari dalam diri yang berhubungan dengan jasmani dan kejiwaan untuk mendapatkan apa yang menjadi kebutuhan (Muhibbin Syah, 1995 : 136). Hali ini menunjukan bahwa sepatu Sneaker menjadi kebutuhan Mahasiswa Fisip sebagai gaya hidup mereka, saat ini Mahasiswa atau kalangan remaja sangn meminati sepatu Sneaker, jadi sepetu Sneaker sudah menjadi gaya hidup dalam memakai sepatu.

4.2.2.9 Tanggapan Responden Atas Pernyataan Ketertarikan dalam sepatu sneaker didorong oleh teman-teman anda (Mahasiswa Ilmu Komunikasi) (Indikator Eksternal)

Indikator Faktor Eksternal memiliki distribusi pernyataan

―Pernyataan Ketertarikan dalam sepatu sneaker didorong oleh

teman-teman anda (Mahasiswa Ilmu Komunikasi) Maka tanggapan responden dapat dilihat pada tabel distribusi frekuensi dibawah ini :

Tabel 4.26 Indikator Faktor Eksternal (Dorongan dari teman atau orang lain) Pernyataan Ketertarikan dalam sepatu sneaker didorong oleh teman-teman anda (Mahasiswa Ilmu

Komunikasi) Pernyataan9 Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak setuju 3 4.3 4.3 4.3

Setuju 39 55.7 55.7 60.0

sangat setuju 28 40.0 40.0 100.0

Total 70 100.0 100.0

Diagram 4.26 Indikator Faktor Eksternal

Berdasarkan Tabel diatas, diperoleh tanggapan responden dengan hasil terbanyak adalah jawaban setuju dengan total 39 orang (55,7%), dengan rincian responden yang memilih jawaban sangat setuju yaitu sebanyak 28 orang (40%). Sementara jawaban tidak setuju yaitu sebanyak 3 orang (4,3%). Hal ini menunjukan bahwa faktor

dorongan dari teman-teman yang mereka miliki sangat mempengaruhi, karena di dalam pertemanan cenderung seragam dalam berpakaian dan lebih memungkinkan memiliki selera berpakaian yang sama. Dan juga hal tersebut dilihat dari jawaban responden yang terbanyak yaitu setuju. Dorongan dari teman atau orang lain yaitu adanyanya suatu dorongan maupun dukungan yang lebih mengarah terhadap suatu tujuan (Muhibbin Syah, 1995 : 136). Dalam hal ini menjelaskan bawha diri sendiri dalam ketertarikan terhadap sepatu Sneaker dangat besar dipengaruhi oleh teman atau orang lain, dilihat dari fenomena sepatu Sneaker yang lagi di gandrumi oleh para remaja yaitu Mahasiswa. Ketika suatu hal menjadi fenomena mayoritas dikalangan sosial hal terbut mempengaruhi dalam diri yang berkeinginan untuk menjadi sepertu merkai dalam hal ini pemakaian sepatu Sneaker yang menjadi mayoritas di kalangan remaja.

4.2.2.10 Tanggapan Responden Atas Pernyataan Ketertarikan anda (Mahasiswa Ilmu Komunikasi) dalam sepatu sneaker didorong karena orang lain memakai sepatu Sneaker (Indikator Eksternal)

Indikator Faktor Eksternal memiliki distribusi pernyataan

―Pernyataan Ketertarikan anda dalam sepatu sneaker didorong karena

Maka tanggapan responden dapat dilihat pada tabel distribusi frekuensi dibawah ini :

Tabel 4.27 Indikator Faktor Eksternal (Dorongan dari teman atau orang lain) Pernyataan Ketertarikan anda (Mahasiswa

Ilmu Komunikasi) dalam sepatu sneaker karena orang lain memakai sepatu Sneaker

VAR00010 Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak setuju 6 8.6 8.6 8.6

Setuju 48 68.6 68.6 77.1

sangat setuju 16 22.9 22.9 100.0

Total 70 100.0 100.0

Diagram 4.27 Indikator Faktor Eksternal

Berdasarkan Tabel diatas, diperoleh tanggapan responden dengan hasil terbanyak adalah jawaban setuju dengan total 48 orang (68,75%), dengan rincian responden yang memilih jawaban sangat setuju yaitu sebanyak 16 orang (22,86%). Sementara jawaban tidak

setuju yaitu sebanyak 6 orang (8,57%). Hal ini menunjukan bahwa faktor dorongan dari orang lain sangat mempengaruhi, karena orang lain disini dimaksudkan orang yang mereka lihat di jalan, di mall, di kampus, hingga orang lain yang ada di televisi dan media online. Contohnya, seperti mereka mengidolakan seseorang yang akhirnya timbul keinginan untuk berpenampilan seperti idola mereka. Dan juga hal tersebut dilihat dari jawaban responden yang terbanyak yaitu setuju. Dorongan dari teman atau orang lain yaitu adanyanya suatu dorongan maupun dukungan yang lebih mengarah terhadap suatu tujuan (Muhibbin Syah, 1995 :136).

4.2.2.11 Tanggapan Responden Atas PernyataanAnda (Mahasiswa Ilmu Komunikasi) tertarik sepatu Sneaker karena memiliki kualitas yang baik (Indikator Faktor Eksternal

Indikator Faktor Eksternal memiliki distribusi pernyataan ―anda

(Mahasiswa Ilmu Komunikasi) tertarik sepatu sneaker karena memiliki

kualitas yang baik‖. Maka tanggapan responden dapat dilihat pada tabel

distribusi frekuensi dibawah ini :

Tabel 4.28 Indikator Faktor Eksternal (Fasilitas yang Memadai) Anda (Mahasiswa Ilmu Komunikasi) tertarik sepatu

Pernyataan11 Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak setuju 2 2.9 2.9 2.9

Setuju 33 47.1 47.1 50.0

sangat setuju 35 50.0 50.0 100.0

Total 70 100.0 100.0

Diagram 4.28 Indikator Faktor Eksternal

Berdasarkan Tabel diatas, diperoleh tanggapan responden dengan hasil terbanyak adalah jawaban positif dengan total 33 orang (47,1%), dengan rincian responden yang memilih jawaban sangat setuju yaitu sebanyak 35 orang (50%). Sementara jawaban tidak setuju yaitu sebanyak 2 orang (2,9%). Hal ini menunjukan bahwa mahasiswa Fisip setuju bahwa kualitas sepatu Sneaker sangat baik, dilihat dari jawaban responden yang terbanyak adalah jawaban setuju.

Fasilitas yang memadai merupakan adanya sarana dan prasarana yang memadai atau menunjang keinginan individu untuk melakukan suatu tindakan (Muhibbin Syah, 1995 :136). Dalam hal ini menjelaskan bahwa sepatu Sneaker memberikan kualitas yang sangat baik, dilihat dari kenyamanan, daya tahan yang lama, sampai dengan penggunaan yang fleksibel atau mudah digunakan dalam kondisi formal maupun tidak formal.

4.2.2.12 Tanggapan Responden Atas Pernyataan Sepatu Sneaker Tahan lama rusak dalam penggunaan sehari-hari (Indikator Faktor Eksternal)

Indikator Faktor Eksternal memiliki distribusi pernyataan

―Sepatu Sneaker Tahan lama rusak dalam penggunaan sehari-hari‖. Maka tanggapan responden dapat dilihat pada tabel distribusi frekuensi dibawah ini :

Tabel 4.29 Indikator Faktor Eksternal (Fasilitas yang Memadai) Sepatu Sneaker Tahan lama rusak dalam penggunaan sehari -hari

Pernyataan12 Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak setuju 16 22.9 22.9 22.9

Setuju 28 40.0 40.0 62.9

sangat setuju 26 37.1 37.1 100.0

Diagram 4.29 Indikator Faktor Eksternal

Berdasarkan Tabel diatas, diperoleh tanggapan responden dengan hasil terbanyak adalah jawaban positif dengan total 28 orang (40%), dengan rincian responden yang memilih jawaban sangat setuju yaitu sebanyak 26 orang (37,14%). Sementara jawaban tidak setuju yaitu sebanyak 16 orang (22,86%). Hal ini menunjukan bahwa mahasiswa Fisip setuju bahwa sepatu Sneaker tahan lama rusak dalam penggunaan sehari-hari, dilihat dari jawaban responden yang terbanyak adalah jawaban setuju.

Fasilitas yang memadai merupakan adanya sarana dan prasarana yang memadai atau menunjang keinginan individu untuk melakukan suatu tindakan (Muhibbin Syah, 1995 :136). Dalam hal ini menjelaskan bahwa sepatu Sneaker sejatinya adalah sepatu olah raga, oleh karena itu

dalam penggunaan sepatu Sneaker di setiap harinya untuk digunakan acara formal maupun tidak formal lebih tahan lama

4.2.2.13 Tanggapan Responden Atas Pernyataan Anda (Mahasiswa Ilmu Komunikasi) tertarik sepatu sneaker karena di lingkungan perkuliahan anda banyak yang menggunakannya (Indikator Eksternal)

Indikator Faktor Eksternal memiliki distribusi pernyataan ―anda

(Mahasiswa Ilmu Komunikasi) tertarik sepatu sneaker karena di lingkungan perkuliahan anda banyak yang menggunakannya‖. Maka tanggapan responden dapat dilihat pada tabel distribusi frekuensi dibawah ini :

Tabel 4.30 Indikator Faktor Eksternal (Keadaan Lingkungan) Anda (Mahasiswa Ilmu Komunikasi) tertarik sepatu sneaker

karena di lingkungan perkuliahan anda banyak yang menggunakannya Pernyataan13 Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak setuju 3 4.3 4.3 4.3

Setuju 36 51.4 51.4 55.7

sangat setuju 31 44.3 44.3 100.0

Diagram 4.30 Indikator Faktor Eksternal

Berdasarkan Tabel diatas, diperoleh tanggapan responden dengan hasil terbanyak adalah jawaban setuju dengan total 36 orang (51,4%), jawaban sangat setuju sebanyak 31 orang (44,3%) dan untuk jawaban tidak setuju sebanyak 3 orang (4,3%). Hal ini menunjukan bahwa mahasiswa Fisip setuju bahwa mereka tertarik dengan sepatu Sneaker karena keadaan lingkungan perkuliahan mereka yang membuat mereka jadi tertarik dengan sepatu Sneaker, dilihat dari jawaban responden yang terbanyak adalah jawaban setuju, dan juga cukup banyak responden yang menjawab tidak setuju bahwa lingkungan perkuliahan mereka mempengaruhi mereka dalam selera sepatu Sneaker.

Keadaan lingkungan merupakan bagian yang dipengaruhi oleh lingkungan sekitar yang menyebabkan individu terfokus melakukan suatu kegiatan (Muhibbin Syah, 1995 : 136). Definisi tersebut menjelaskan bahwa mahasiswa Fisip di pengaruhi oleh keadaan lingkungan perkuliahan, yaitu dimana sepatu Sneaker menjadi fenomena yang sedang ada di lingkungan perkuliahan mereka, sehingga mereka di pengaruhi yang membuat mereka menjadi tertarik dengan sepatu Sneaker.

4.2.2.14 Tanggapan Responden Atas Pernyataan Anda (Mahasiswa Ilmu Komunikasi) tertarik sepatu sneaker karena di lingkungan pergaulan anda banyak yang menggunakannya (Indikator Eksternal)

Indikator Faktor Eksternal memiliki distribusi pernyataan ―anda

(Mahasiswa Ilmu Komunikasi) tertarik sepatu sneaker karena di

lingkungan pergaulan anda banyak yang menggunakannya‖. Maka

tanggapan responden dapat dilihat pada tabel distribusi frekuensi dibawah ini :

Tabel 4.31 Indikator Faktor Eksternal (Keadaan Lingkungan) Anda (Mahasiswa Ilmu Komunikasi) tertarik sepatu sneaker

karena di lingkungan pergaulan anda banyak yang menggunakannya

Pernyataan14 Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Setuju 32 45.7 45.7 45.7 sangat setuju 38 54.3 54.3 100.0 Total 70 100.0 100.0

Diagram 4.31 Indikator Faktor Eksternal

Berdasarkan Tabel diatas, diperoleh tanggapan responden dengan hasil terbanyak adalah jawaban setuju dengan total 32 orang (45,7%), dan untuk jawaban sangat setuju sebanyak 38 orang (54,3%). Hal ini menunjukan bahwa mahasiswa Fisip setuju bahwa mereka tertarik dengan sepatu Sneaker karena keadaan lingkungan pergaulan mereka yang membuat mereka jadi tertarik dengan sepatu Sneaker, dilihat dari jawaban responden yang terbanyak adalah jawaban setuju, dan juga cukup banyak responden yang menjawab tidak setuju bahwa lingkungan pergaulan mereka mempengaruhi mereka dalam selera sepatu Sneaker.

Keadaan lingkungan merupakan bagian yang dipengaruhi oleh lingkungan sekitar yang menyebabkan individu terfokus melakukan suatu kegiatan (Muhibbin Syah, 1995 : 136). Definisi tersebut menjelaskan bahwa mahasiswa Fisip di pengaruhi oleh keadaan lingkungan pergaulan yang menuntut mereka berpenampilan selaras dengan lingkungan pergaulan mereka, hal tersebut untuk membuat dirinya menjadi bagian dari pergaulanya yang biasanya di dalam lingkungan pergaulan memiliki keselarasan atau ketertarikan yang sama terhadap suatu hal.

Dokumen terkait