• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

C. Deskripsi Variabel Penelitian

Untuk menginterpretasikan variabel penelitian dapat ditentukan dengan nilai rata-rata yang berpedoman pada batasan-batasan sebagai berikut:

Nilai terendah : 1 Nilai tertinggi : 5

5 – 1

Interval = = 0,8 5

Nilai rata-rata antara 1 – 1,80 : sangat tidak setuju Nilai rata-rata antara 1,81 – 2,60 : tidak setuju Nilai rata-rata antara 2,61 – 3,40 : netral Nilai rata-rata antara 3,41 – 4,20 : setuju Nilai rata-rata antara 4,21 – 5,00 : sangat setuju

1. Variabel Kinerja Karyawan

Kinerja karyawan adalah hasil atau apa yang keluar dari sebuah pekerjaan dan kontribusi seorang karyawan pada perusahaan di mana karyawan tersebut bekerja. Banyak faktor yang mendorong kinerja karyawan, salah satunya adalah motivasi, jumlah kompensasi seluruhnya yang diterima tenaga kerja dapat memiliki pengaruh positif langsung terhadap perilaku tenaga kerja yang bersangkutan berkenaan dengan statusnya sebagai salah satu unsur dalam perusahaan. Akan tetapi pada banyak segi, hal tersebut tidak langsung mempengaruhi motivasi tenaga kerja untuk berkinerja. Namun motivasi merupakan suatu fungsi yang menghubungkan antara kompensasi dengan kinerja, dan secara tidak langsung dipengaruhi oleh jumlah kompensasi keseluruhan yang diterima tenaga kerja yang bersangkutan, di mana hal ini dapat menimbulkan rasa puas dan tidak puas dalam diri karyawan. Karyawan yang puas akan bersikap positif terhadap pekerjaan, sehingga dapat meningkatkan kinerjanya, karyawan yang tidak puas akan bersikap negatif sehingga dapat menurunkan kinerjanya.

Berikut ini adalah indikator kinerja karyawan yang menjadi bahan dalam penelitian ini:

a. Kualitas. b. Kuantitas.

Data tentang kinerja karyawan diperoleh dari kuesioner dengan jumlah pernyataan sebanyak 7 butir, dengan nilai tertinggi sebesar 5 dan nilai terendah sebesar 1. Setelah melakukan perhitungan seperti yang terdapat dalam lampiran maka dapat diperoleh hasil seperti tabel di bawah ini. Berikut disajikan tabel hasil tanggapan responden mengenai kinerja karyawan.

Tabel V.10

Hasil Tanggapan Responden Tentang Kinerja Karyawan

No Indikator Mean Kategori

1 Selama ini kualitas hasil kerja karyawan yang bersangkutan sesuai dengan tuntutan.

3,93 Setuju

2 Selama ini hasil pekerjaan karyawan yang bersangkutan sesuai dengan standar kualitas perusahaan.

3,95 Setuju

3 Selama ini jumlah hasil kerja yang dihasilkan oleh karyawan yang bersangkutan sesuai target.

4,11 Setuju

4 Selama ini jumlah unit yang dihasilkan oleh karyawan yang bersangkutan meningkat melebihi rata-rata karyawan lain.

3,98 Setuju

5 Selama ini karyawan yang bersangkutan mampu menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.

4,14 Setuju

6 Selama ini karyawan yang bersangkutan selalu berkoordinasi sehingga dapat menyelesaikan pekerjaan dengan cepat dan tepat.

4,05 Setuju

7 Karyawan yang bersangkutan secara umum diatas prestasi rekan kerja.

3,93 Setuju Mean Total 3,94 Setuju

Sumber: Data primer diolah

Berdasarkan tabel V.10 tersebut di atas, dapat dilihat bahwa sebagian besar responden memberikan jawaban setuju atas semua pernyataan yang diberikan. Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata

penilaian pimpinan unit terhadap kinerja karyawan PT. Madubaru adalah sebesar 3,94 yaitu termasuk dalam kriteria tinggi, karena berada pada interval 3,41 – 4,20. Hasil ini didukung dengan hampir semua ítem pertanyaan dipersepsikan setuju oleh responden. Penilaian tertinggi terjadi pada item “selama ini karyawan yang bersangkutan mampu menyelesaikan pekerjaan tepat waktu”, dengan skor rata-rata sebesar 4,14 (Setuju), dan penilaian terendah terjadi pada item “karyawan yang bersangkutan secara umum diatas prestasi rekan kerja”, dan pada item

“selama ini kualitas hasil kerja karyawan yang bersangkutan sesuai dengan tuntutan”, dengan skor rata-rata sebesar 3,93 (Setuju). Hal tersebut menunjukkan bahwa pimpinan unit pada umumnya sepakat bahwa selama ini kualitas hasil kerja karyawan yang bersangkutan sesuai dengan tuntutan.Sehingga dapat disimpulkan bahwa karyawan mempunyai kinerja yang tinggi.

2. Variabel Gaya Kepemimpinan

Untuk menganalisis gaya kepemimpinan yang erat kaitannya dengan kinerja para karyawan, maka akan dinilai menurut beberapa pedoman dalam gaya kepemimpinan yang bersangkutan, diantaranya adalah:

1. Kepemimpinan Direktif.

2. KepemimpinanSupportive(Supportive Leadership). 3. Kepemimpinan Partisipatif.

Berikut disajikan tabel hasil tanggapan responden tentang gaya kepemimpinan.

Tabel V.11

Hasil Tanggapan Responden TentangGaya Kepemimpinan

No Uraian Mean Kategori

1 Atasan langsung mengarahkan dengan jelas tentang pekerjaan kepada Anda.

4,14 Setuju 2 Atasan langsung Anda mengawasi kerja

Anda dengan ketat.

4,01 Setuju 3 Atasan langsung Anda sering mengajak

diskusi tentang pekerjaan Anda.

3,98 Setuju 4 Atasan langsung Anda memotivasi

Anda agar bekerja secara maksimal.

4,13 Setuju 5 Atasan langsung Anda banyak memberi

wewenang dalam menyelesaikan pekerjaan kepada Anda.

3,94 Setuju

6 Atasan langsung Anda memberi bimbingan dalam pelaksanaan pekerjaan.

4,04 Setuju

7 Atasan langsung Anda selalu melakukan hubungan kerja yang baik dengan Anda.

3,88 Setuju 8 Atasan langsung Anda memberikan

standar untuk setiap pekerjaan yang diperintahkan kepada Anda.

4,05 Setuju

Mean Total 4,02 Setuju

Sumber: Data primer diolah

Berdasarkan tabel V.11 tersebut di atas menunjukkan bahwa rata- rata penilaian responden terhadap gaya kepemimpinan atasan dalam memberikan pengarahan yang jelas dan dapat dimengerti oleh karyawan dalam melakukan pekerjaan, adanya pengawasan yang ketat oleh atasan, atasan menentukan standar untuk setiap pekerjaan yang harus dikerjakan oleh bawahannya, atasan mengajak karyawan untuk berdiskusi tentang pekerjaan, atasan memberi motivasi kepada bawahan agar bekerja secara maksimal, atasan memberi wewenang kepada karyawan dalam

menyelesaikan pekerjaan, atasan memberi bimbingan dalam pelaksanaan pekerjaan, hubungan kerja yang baik antara atasan dan bawahan adalah sebesar 4,02 yaitu termasuk dalam kriteria tinggi, karena berada pada interval 3,41 – 4,20. Hasil ini didukung dengan hampir semua ítem pertanyaan dipersepsikan setuju oleh responden. Dapat dilihat bahwa penilaian tertinggi terjadi pada item “atasan langsung mengarahkan dengan jelas tentang pekerjaan kepada Anda”, dengan skor rata-rata sebesar 4,14 (Setuju), dan penilaian terendah terjadi pada item “atasan langsung Anda selalu melakukan hubungan kerja yang baik dengan Anda”, dengan skor rata-rata sebesar 3,88 (setuju). Hal ini berarti responden sangat mendukung dan menerima dengan gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh pimpinan baik gaya kepemimpinan direktif maupun supportive.

3. Variabel Kompensasi

Untuk menganalisis pelaksanaan pemberian kompensasi yang erat kaitannya dengan kinerja para karyawan, maka akan dinilai menurut beberapa pedoman dalam pemberian kompensasi yang bersangkutan, diantaranya adalah:

1. Balas jasa yang diberikan kepada karyawan sesuai dengan beban kerja.

2. Balas jasa yang diberikan kurang lebih sama dengan karyawan yang bekerja di perusahaan lain di sekitar perusahaan untuk pekerjaan yang sama.

3. Balas jasa yang diberikan sesuai dengan prestasi kerja dan atau resiko pekerjaan yang dilakukan oleh karyawan.

4. Karyawan diberi tunjangan sesuai dengan kerja keras yang dilakukannya.

5. Balas jasa yang diberikan kepada karyawan sesuai dengan ketentuan Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK.

6. Balas jasa yang diberikan kepada karyawan cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sekeluarga.

7. Tunjangan yang diberikan di luar gaji pokok dapat mencukupi kebutuhan sesuai dengan maksud tunjangan itu.

8. Balas jasa yang diberikan kepada karyawan dapat disisihkan untuk ditabung.

Berikut disajikan tabel hasil tanggapan responden mengenai kompensasi yang diberikan oleh perusahaan.

Tabel V.12

Hasil Tanggapan Responden Tentang Kompensasi

No Uraian Mean Kategori

1 Menurut Anda selama ini balas jasa yang diberikan sudah sesuai dengan beban kerja Anda.

4,02 Setuju

2 Menurut Anda selama ini balas jasa yang diberikan kurang lebih sama dengan karyawan yang bekerja di perusahaan lain di sekitar perusahaan untuk pekerjaan yang sama.

4,24 Sangat Setuju

3 Selama ini balas jasa yang diberikan sudah sesuai dengan prestasi kerja dan resiko pekerjaan yang Anda lakukan.

3,97 Setuju

4 Anda mendapat tunjangan atas kerja keras yang Anda lakukan.

3,69 Setuju 5 Balas jasa yang Anda terima besarnya

memenuhi ketentuan Upah Minimum Kota (UMK).

3,84 Setuju

6 Balas jasa yang Anda terima cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup Anda sekeluarga.

4,23 Sangat Setuju 7 Tunjangan yang diberikan diluar gaji

pokok mencukupi kebutuhan Anda sesuai dengan maksud tunjangan itu.

4,12 Setuju

8 Balas jasa yang Anda terima dapat disisihkan untuk ditabung.

4,03 Setuju Mean Total 4,01 Setuju

Sumber: Data primer diolah

Berdasarkan tabel V.12 tersebut di atas menunjukkan bahwa rata- rata penilaian responden terhadap kompensasi yang diberikan perusahaan PT Madubaru Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta adalah sebesar 4,01 yaitu termasuk dalam kriteria setuju, karena berada pada interval 3,41 – 4,20. Hasil ini didukung dengan hampir semua ítem pertanyaan dipersepsikan setuju oleh responden. Penilaian tertinggi terjadi pada item

dengan karyawan yang bekerja di perusahaan lain di sekitar perusahaan untuk pekerjaan yang sama”, dengan skor rata-rata sebesar 4,24 (Sangat Setuju), dan penilaian terendah terjadi pada item “Anda mendapat tunjangan atas kerja keras yang Anda lakukan”, dengan skor rata-rata sebesar 3,69 (Setuju). Hal ini berarti pemberian kompensasi seharusnya diberikan berbeda-beda antara satu pegawai dengan pegawai yang lain berdasarkan kemampuan pegawai dalam menjalankan tugas, sehingga pegawai termotivasi untuk bersaing dalam menjalankan tugas dengan baik untuk mendapatkan kompensasi yang lebih banyak.

Dengan demikian dapat dilihat bahwa sebagian besar responden memberikan jawaban setuju atas semua pernyataan yang diberikan. Hal ini berarti responden sangat mendukung dan menerima bahwa pemberian kompensasi sudah adil, sesuai dengan beban tugas, berbeda-beda untuk masing-masing bagian dan diberikan kesempatan yang sama untuk setiap pegawai dalam mendapatkannya, sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian kompensasi yang demikian dapat memotivasi kinerja karyawan.

4. Variabel Faktor Individu Karyawan

Faktor individu karyawan merupakan karakteristik yang melekat pada individu terdiri dari.

Berikut ini adalah indikator dari faktor individu karyawan yang menjadi bahan dalam penelitian ini:

1) Sikap

- Karyawan mampu mengatasi masalah yang muncul dalam pekerjaannya.

- Bawahan mampu meyakinkan atasan mengenai resiko-resiko yang terjadi dalam pekerjaannya.

2) Kemampuan

- Karyawan sanggup menyelesaikan sendiri masalah yang terjadi dalam pekerjaan.

- Pekerjaan karyawan untuk masing-masing bagian berbeda-beda sesuai dengan kemampuannya.

3) Stres Kerja

- Kondisi sirkulasi udara yang baik dapat menjamin kenyamanan dalam bekerja.

- Adanya pengurangan karyawan.

- Sering mengalami stress di tempat kerja.

- Hubungan yang buruk antara karyawan yang satu dengan karyawan lain.

Berikut disajikan tabel hasil tanggapan responden mengenai faktor individu karyawan terhadap hasil pekerjaannya.

Tabel V.13

Hasil Tanggapan Responden Tentang Faktor Individu Karyawan

No Uraian Mean Kategori

1 Sebagai karyawan Anda mampu menyelesaikan setiap permasalahan terkait pekerjaan yang Anda hadapi.

3,9 Setuju

2 Anda mampu meyakinkan atasan mengenai resiko-resiko yang terjadi dalam pekerjaan Anda.

3,84 Setuju

3 Anda sanggup untuk menyelesaikan sendiri masalah yang terjadi dalam pekerjaan Anda.

4,01 Setuju

4 Anda mendapat bagian pekerjaan yang sesuai dengan kondisi fisik dan kemampuan Anda.

3,8 Setuju

5 Anda merasa nyaman dengan tempat kerja Anda.

4 Setuju 6 Ketika di perusahaan terjadi

pengurangan karyawan, Anda merasa khawatir juga akan kehilangan pekerjaan.

4,11 Setuju

7 Anda sering mengalami stress di tempat kerja Anda.

3,97 Setuju 8 Hubungan Anda dengan rekan-rekan

kerja Anda baik.

4,04 Setuju Mean Total 3,92 Setuju

Sumber: Data primer diolah

Berdasarkan tabel V.13 tersebut diatas menunjukkan bahwa rata- rata penilaian responden terhadap sikap karyawan mampu mengatasi masalah yang muncul dalam pekerjaannya, karyawan sanggup menyelesaikan sendiri masalah yang terjadi dalam pekerjaan dan kondisi sirkulasi udara yang baik dapat menjamin kenyamanan dalam bekerja di PT Madubaru adalah sebesar 3,92 yaitu termasuk dalam kriteria tinggi, karena berada pada interval 3,41 – 4,20. Hasil ini didukung dengan hampir semua ítem pertanyaan dipersepsikan setuju oleh responden.

Dapat dilihat bahwa penilaian tertinggi terjadi pada item “ketika di perusahaan terjadi pengurangan karyawan, Anda merasa khawatir juga akan kehilangan pekerjaan”, dengan skor rata-rata sebesar 4,11 (Setuju), dan penilaian terendah terjadi pada item “Anda mendapat bagian pekerjaan yang sesuai dengan kondisi fisik dan kemampuan Anda”, dengan skor rata-rata sebesar 3,8 (setuju). Hal ini berarti bahwa pekerjaan karyawan untuk masing-masing bagian berbeda-beda sesuai dengan kemampuannya.

Dokumen terkait