• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PEMBAHASAN

4.2 Deskripsi Hasil Penelitian

4.2.2 Deskripsi Variabel Penelitian

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap 100 responden melalui penyebaran kuesioner. Untuk mendapatkan kecenderungan jawaban responden terhadap jawaban masing-masing variabel akan didasarkan pada rentang skor jawaban sebagaimana pada lampiran.

a. Variabel Manfaat Kemudahan (X1)

Pada tabel 4.4 dibawah ini menggambarkan tanggapan responden terhadap variabel Manfaat Kemudahan (X1)

Tabel 4.4

Distribusi Frekuensi Tanggapan Responden Variabel Manfaat Kemudahan (X1)

PERTANYAAN

SKOR STS(1) TS(2) KS(3)

S (4) SS(5) Rata-Rata

1 0 4 20 67 9 3,81

2 1 10 50 37 2 3,29

3 2 8 65 24 1 3,14

4 0 3 29 56 12 3,77

JUMLAH 3 25 164 184 24

3,50 PROSENTASE 0,8 6,3 41,0 46,0 6,0

Berdasarkan hasil data diatas diketahui bahwa tanggapan responden terhadap variable Manfaat Kemudahan (X1) dengan 4 soal dapat diketahui dengan rincian sebagai berikut:

Dari 4 soal yang diberikan kepada responden, jawaban yang terpilih sangat tidak setuju ada 3 kali atau 0,8%. Jawaban tidak setuju ada 25 kali atau 6,3%, jawaban kurang setuju ada 164 kali atau 41,0% jawaban setuju ada 184 kali atau 46,0% dan jawaban sangat setuju ada 24 kali atau 6,0%. Sehingga responden cenderung menjawab setuju untuk variable Manfaat Kemudahan (X1).

b. Variabel Pengetahuan Konsumen (X2)

Pada tabel 4.5 dibawah ini menggambarkan tanggapan responden terhadap variabel Motivasi Belajar (X2)

Tabel 4.5 Distribusi Frekuensi Tanggapan Responden

Variabel Pengetahuan Konsumen (X2)

PERTANYAAN

SKOR STS(1) TS(2) KS(3)

S (4) SS(5) Rata-rata

1 3 11 66 18 2 3,05

2 0 8 42 46 4 3,46

3 0 5 67 27 1 3,24

4 2 13 67 18 0 3,01

JUMLAH 5 37 242 109 7

3,19 PROSENTASE 1,3 9,3 60,5 27,3 1,8

Berdasarkan hasil data diatas diketahui bahwa tanggapan responden terhadap variable Pengetahuan Konsumen (X2) dengan 4 soal dapat diketahui dengan rincian sebagai berikut:

Dari 4 soal yang diberikan kepada responden, jawaban yang terpilih sangat tidak setuju ada 5 kali atau 1,3%. Jawaban tidak setuju ada 37 kali atau 9,3%, jawaban kurang setuju ada 242 kali atau 60,5% jawaban setuju ada 109 kali atau 27,3% dan jawaban sangat setuju ada 7 kali atau 1,8%. Sehingga responden cenderung menjawab kurang setuju untuk variable Pengetahuan Konsumen (X2).

c. Variabel Promosi (X3)

Pada tabel 4.6 dibawah ini menggambarkan tanggapan responden terhadap variabel Promosi (X3)

Tabel 4.6

Distribusi Frekuensi Tanggapan Responden Variabel Promosi (X3)

PERTANYAAN

SKOR STS(1) TS(2) KS(3)

S (4) SS(5) Rata-rata

1 2 10 60 25 3 3,17

2 0 10 27 59 4 3,57

3 0 5 65 30 0 3,25

4 2 19 65 14 0 2,91

JUMLAH 4 44 217 128 7

3,23 PROSENTASE 1,0 11,0 54,3 32,0 1,8

Berdasarkan hasil data diatas diketahui bahwa tanggapan responden terhadap variable Promosi (X3) dengan 4 soal dapat diketahui dengan rincian sebagai berikut:

Dari 4 soal yang diberikan kepada responden, jawaban yang terpilih sangat tidak setuju ada 4 kali atau 1,0%. Jawaban tidak setuju ada 44 kali atau 11,0%, jawaban kurang setuju ada 217 kali atau 54,3%

jawaban setuju ada 128 kali atau 32,0% dan jawaban sangat setuju ada 7 kali atau 1,8%. Sehingga responden cenderung menjawab kurang setuju untuk variable Promosi (X3).

d. Variabel Minat Penggunaan e-money (Y)

Pada tabel 4.7 dibawah ini menggambarkan tanggapan responden terhadap variabel Minat Penggunaan e-money (Y)

Tabel 4.7

Distribusi Frekuensi Tanggapan Responden Variabel Penggunaan e-money (Y)

PERTANYAAN

SKOR STS(1) TS(2) KS(3)

S (4) SS(5) Rata-rata

1 1 6 66 27 0 3,19

2 0 6 60 34 0 3,28

3 1 5 73 21 0 3,14

4 0 7 62 31 0 3,24

JUMLAH 2 24 261 113 0

3,21 PROSENTASE 0,5 6,0 65,3 28,3 0,0

Berdasarkan hasil data diatas diketahui bahwa tanggapan responden terhadap variable Penggunaan e-money (Y) dengan 4 soal dapat diketahui dengan rincian sebagai berikut:

Dari 4 soal yang diberikan kepada responden, jawaban yang terpilih sangat tidak setuju ada 2 kali atau 0,5%. Jawaban tidak setuju ada 24 kali atau 6,0%, jawaban kurang setuju ada 261 kali atau 65,3% jawaban setuju ada 113 kali atau 28,3% dan jawaban sangat setuju ada 0 kali atau 0,0%. Sehingga responden cenderung menjawab kurang setuju untuk variable Minat Penggunaan e-money (Y).

4.2.3 Uji Validitas dan Reliabilitas a. Uji Validitas

Tabel 4.8 Uji Validitas

VARIABEL SOAL r hitung KEPUTUSAN

Pengaruh

Sumber: Data Primer Diolah

Pada tabel 4.13 diatas, nilai r tabel diperoleh dari menghitung nilai df = N – 2.

Maka diperoleh r tabel dengan melihat df = 100 – 2 = 98 yaitu 0,197.

Sehingga data yang diperoleh dari penelitian menunjukkan bahwa setiap indikator dinyatakan pada variable X1, X2, X3 dan Y valid, hal ini terbukti bahwasanya dari setiap indikator dimana r hitung > r tabel.

b. Uji Reliabilitas

Tabel 4.6

UJI RELIABILITAS

VARIABEL Koefisien Alpha Cronbach’s

KEPUTUSAN

X1 0,789 Reliabel

X2 0,772 Reliabel

X3 0,820 Reliabel

Y 0,714 Reliabel

Sumber: Data Primer Diolah

Pada tabel 4.6 diatas, data yang diperoleh dari penelitian menunjukkan bahwasanya variabel Manfaat Kemudahan (X1), Pengetahuan (X2), Promosi (X3) dan Minat Penggunaan e-money (Y) memiliki nilai koefisien alpha cronbach’s diatas 0,6 sehingga terbukti reliabel.

4.2.4 Uji Asumsi Klasik

a. Normalitas

Pengujian normalitas dilakukan dengan menggunakan metode grafik sebagai berikut:

Grafik 4.1

Dari grafik 4.1 diatas menunjukkan bahwa titik-titik menyebar disekitar garis diagonal, serta penyebarannya mengikuti arah garis diagonal. Sehingga garis ini menunjukkan bahwa model regresi layak dipakai karena memenuhi unsur normalitas.

b. Multikolinieritas

Tabel 4.7

PERHITUNGAN MULTIKOLINIERITAS

Coefficients a

Collinearity Statistics

Variabel Tolerance VIF

X1 ,603 1,659

X2 ,627 1,594

X3 ,527 1,896

Dari tabel 4.7 tersebut didapatkan nilai tolerance untuk variabel bebasnya> 0,1 dan VIF nya < 10. Nilai ini menunjukkan bahwa tidak terjadi multikolinieritas antar variabel bebas.

c. Heteroskedastisitas

Uji Heteroskedastisitas bertujuan menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidak samaan variance dari residual satu pengamatan kepengamatan yang lain. Jika variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain tetap, maka disebut Homoskedastisitas dan jika berbeda disebut Heteroskedastisitas. Model regresi yang baik adalah yang Homoskedastisitas atau tidak terjadi Heteroskedastisitas. Pengujian Heteroskedastisitas dapat dilakukan dengan metode grafik scater plot sebagai berikut:

Grafik 4.2

Dari garfik Scatterplot diatas ini terlihat titik-titik menyebar secara acak serta tersebar baik diatas maupun dibawah angka 0 pada sumbu Y.

hal ini dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi heteroskedastisitas pada model regresi, sehingga model regresi layak.

.

4.2.4 Hasil Analisis Regresi Linier Berganda

Analisa dalam penelitian ini menggunakan variabel Manfaat Kemudahan (X1), Pengetahuan (X2), dan Promosi (X3) sedangkan variabel terikat (Y) adalah Minat Penggunaan e-money. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel bebas X1, X2 dan X3 terhadap variabel terikat(Y), maka dapat dihitung dengan menggunakan teknik analisa regresi linier berganda. Berdasarkan pada hasil perhitungan dari model regresi linier berganda, diperoleh hasil persamaan regresi yang dapat dilihat dalam tabel 4.8 dibawah ini :

Tabel 4.8

Hasil Perhitungan Regresi Linier Berganda

Coefficientsa

Model Unstandardized

Coefficients

a. Dependent Variable: Minat Penggunaan E-money

Sumber: Data Primer Diolah

Dari tabel 4.8 dapat diketahui bahwa persamaan regresi yang dihasilkan adalah sebagai berikut:

Rumus regresi yang digunakan adalah:

Y= 2,896+0,230X1+0,262X2+0,263X3+ e Keterangan:

Y = Minat Penggunaan e-money

α = Konstanta

X1 = Manfaat Kemudahan X2 = Pengetahuan

X3 = Promosi

β1,β2,β3 = Koefisien Regresi

e = error (pengganggu)

Berdasarkan analisa nilai koefisien regresi tersebut maka dapat disimpulkan bahwa:

1. Nilai variabel dependen Minat Penggunaan e-money (Y) dapat dilihat dari nilai konstantanya sebesar 2,896 dengan catatan jika variabel independen Manfaat Kemudahan (X1), Pengetahuan (X2), dan Promosi (X3) tidak mempengaruhi variabel dependen Minat Penggunaan e-money (Y).

2. Pengaruh variabel independen Manfaat Kemudahan (X1) terhadap Minat Penggunaan e-money (Y) apabila dilihat dari besarnya koefisien regresi 0,230 maka dapat diartikan bahwa setiap perubahan variabel Manfaat Kemudahan (X1) sebesar satu satuan maka variabel Minat Penggunaan e-money (Y) akan meningkat sebesar 0,230 dengan catatan variabel Pengetahuan (X2) dan Promosi (X3) tetap.

3. Pengaruh variabel independen Pengetahuan (X2) terhadap Minat Penggunaan e-money (Y) apabila dilihat dari besarnya koefisien regresi 0,262 maka dapat diartikan bahwa setiap perubahan variabel Pengetahuan (X2) sebesar satu satuan maka variabel Minat Penggunaan e-money (Y) akan meningkat sebesar 0,262 dengan catatan variabel Manfaat Kemudahan (X1) dan Promosi (X3) tetap.

4. Pengaruh variabel independen Promosi (X3) terhadap Minat Penggunaan e-money (Y) apabila dilihat dari besarnya koefisien regresi 0,263 maka dapat diartikan bahwa setiap perubahan variabel Promosi (X3) sebesar satu satuan maka variabel Minat Penggunaan e-money (Y) akan meningkat sebesar 0,263 dengan catatan variabel Manfaat Kemudahan (X1) dan Pengetahuan (X2) tetap.

4.2.5 Pengujian Hipotesis

a. Uji F (Simultan)

Dalam penelitian ini desertakan pengujian serentak (uji F) untuk mengetahui apakah variabel bebas yaitu Manfaat Kemudahan (X1), Pengetahuan (X2), dan Promosi (X3) secara serentak atau bersama sama berpengaruh terhadap Minat Penggunaan e-money (Y). Untuk itu dalam penelitian ini desertakan uji F seperti yang terlihat dalam tabel 4.9 berikut ini :

Tabel 4.9

Perhitungan Uji F

ANOVAa

Model Sum of Squares Df Mean Square F Sig.

1

Regression 173,662 3 57,887 57,238 ,000b

Residual 97,088 96 1,011

Total 270,750 99

a. Dependent Variable: Minat Penggunaan E-money

b. Predictors: (Constant), Promosi, Pengetahuan Konsumen, Manfaat Kemudahan

Sumber : Data Primer Diolah

Adapun langkah-langkah dalam uji F adalah:

1. H0 : Manfaat Kemudahan (X1), Pengetahuan (X2), dan Promosi (X3) secara simultan atau bersama sama tidak berpengaruh terhadap Hasil Minat Penggunaan e-money (Y).

H1 : Manfaat Kemudahan (X1), Pengetahuan (X2), dan Promosi (X3) secara simultan atau bersama sama berpengaruh terhadap Minat Penggunaan e-money (Y).

2. Nilai Signifikansi atau p (value) = 0,000 3. Kesimpulan :

Karena nilai signifikansi 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa Manfaat Kemudahan (X1), Pengetahuan (X2), dan Promosi (X3) secara simultan atau bersama sama berpengaruh terhadap Minat Penggunaan e-money (Y).

b. Uji t (Parsial)

Dalam penelitian ini juga dicantumkan uji parsial(uji t) untuk

mengetahui apakah variabel Manfaat Kemudahan (X1), Pengetahuan (X2), dan Promosi (X3) secara parsial atau sendiri-sendiri berpengaruh terhadap Minat Penggunaan e-money (Y). Berikut ini terdapat tabel untuk merekap pengaruh variabel bebas X1, X2, dan X3 terhadap variabel (Y) terikat.

Lihat tabel 4.10 ini :

Tabel 4.10 Perhitungan Uji T

Coefficientsa

Model Unstandardized

Coefficients

a. Dependent Variable: Minat Penggunaan E-money

Sumber :Data Primer diolah

1. Pengaruh Variabel Manfaat Kemudahan (X1) Terhadap Minat Penggunaan e-money (Y)

a. Hipotesis

Ho :secara parsial variabel Manfaat Kemudahan (X1) tidak berpengaruh terhadap Minat Penggunaan e-money (Y).

H1 :secara parsial variabel Manfaat Kemudahan (X1) berpengaruh terhadap Minat Penggunaan e-money (Y).

b. Nilai t hitung = 3,747

c. Nilai t tabel = 1,985 ( T tabel dapat dilihat di file excel lampiran tabel t dan f, blok kuning)

d. Kesimpulan

Karena nilai t hitung 3,747 > t tabel 1,985, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel Manfaat Kemudahan (X1) berpengaruh terhadap Minat Penggunaan e-money (Y).

2. Pengaruh Variabel Pengetahuan (X2) Terhadap Minat Penggunaan e-money (Y)

a. Hipotesis

Ho :secara parsial variabel Pengetahuan (X2) tidak berpengaruh terhadap Minat Penggunaan e-money (Y).

H1 : secara parsial variabel Pengetahuan (X2) berpengaruh terhadap Minat Penggunaan e-money (Y).

b. Nilai t hitung = 4,100

c. Nilai t tabel = 1,985 ( T tabel dapat dilihat di file excel lampiran tabel t dan f, blok kuning)

d. Kesimpulan

Karena nilai t hitung 4,100 > t tabel 1,985, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel

Pengetahuan (X2) berpengaruh terhadap Minat Penggunaan e-money (Y).

3. Pengaruh Variabel Promosi (X3) Terhadap Minat Penggunaan e-money (Y)

a. Hipotesis

Ho :secara parsial variabel Promosi (X3) tidak berpengaruh terhadap Minat Penggunaan e-money (Y).

H1 : secara parsial variabel Promosi (X3) berpengaruh terhadap Minat Penggunaan e-money (Y).

b. Nilai t hitung = 4,034

c. Nilai t tabel = 1,985 ( T tabel dapat dilihat di file excel lampiran tabel t dan f, blok kuning)

d. Kesimpulan

Karena nilai t hitung 4,034 > t tabel 1,985, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel Promosi (X3) berpengaruh terhadap Minat Penggunaan e-money (Y).

c. Variabel Dominan

Berdasarkan uji t yang dilakukan pada ketiga variable dependen maka dapat disimpulkan bahwa variable yang dominan berpengaruh terhadap Minat Penggunaan e-money (Y) adalah variabel Pengetahuan (X2). Hal ini terbukti bahwa variable Pengetahuan (X2) memiliki nilai t hitung yang paling besar yaitu 4,100.

4.2.6 Analisa Koefisien Korelasi (R) dan Koefisien Determinasi (R2) Tabel 4.11

a. Predictors: (Constant), Promosi, Pengetahuan Konsumen, Manfaat Kemudahan

b. Dependent Variable: Minat Penggunaan E-money

Berdasarkan hasil output SPSS diatas dapat diketahui bahwa nilai koefisien korelasi adalah 0,801. Hal ini memberikan arti bahwa hubungan antara variable Manfaat Kemudahan (X1), Pengetahuan (X2), dan Promosi (X3) terhadap Minat Penggunaan e-money (Y) sangat kuat dan bernilai positif, artinya semakin tinggi nilai jawaban responden pada variable Manfaat Kemudahan (X1), Pengetahuan (X2), dan Promosi (X3) maka semakin tinggi pula Minat Penggunaan e-money (Y). Demikian pula sebaliknya semakin rendah nilai jawaban responden pada variable Manfaat Kemudahan (X1), Pengetahuan (X2), dan Promosi (X3) maka semakin rendah pula Minat Penggunaan e-money (Y).

Sedangkan nilai koefisien determinasi 0,641 atau 64,1%. Hal ini memberikan arti bahwa Manfaat Kemudahan (X1), Pengetahuan (X2), dan Promosi (X3) mempengaruhi Minat Penggunaan e-money (Y) sebesar 64,1%

dan sisanya 35,9% dipengaruhi oleh variable lain diluar penelitian.

4.3 Pembahasan

4.3.1 Pengaruh Manfaat Kemudahan Terhadap Minat Penggunaan E-money

Pengujian secara parsial (uji t) menunjukkan bahwa secara parsial terdapat pengaruh positif dan signifikan antara manfaat kemudahan (X1) terhadap keputusan pembelian (Y) dengan nilai perbedaaan t hitung dan t tabel sebesar 3,747dan 1,985. Berdasarkan kriteria hipotesis, jika nila t hitung > nilai t tabel maka H1 diterima dan H0 ditolak hal ini menunjukkan adanya pengaruh mafaat kemudahan dalam minat penggunaan e-money.

Tingkat kepercayaan responden secara umum relatif baik, hal ini terlihat dari jawaban responden pada kousioner yang disebarkan sebagian besar memberikan jawaban setuju untuk setiap pertanyaan. Hal ini menunjukan konsumen merasakan manfaat dari kemudahan penggunan dari e-money. Namun masih ada indikator dinilai masih kurang dari konsumen yaitu e-money mudah untuk diaplikaskan untuk pembayaran dikarenakan merchant e-money yang sedikit.

E-money memberi manfaaat kemudahan terhadap para penggunanya karena dapat meningkatkan efesiensi dan efektivitasnya dalam proses transaksi, hal ini sesuai dengan pernyataan Davis, (1989:320). Jadi,dapat disimpulkan bahwa kemanfaatan adalah sejauh mana seseorang percaya bahwa menggunakan suatu teknologi akan meningkatkankinerjanya. Kemanfaatan merupakan penentu yang kuat terhadap penerimaan penggunaan suatu sistem informasi, adopsi, dan perilaku para pengguna. Kemanfaatan juga didefinisikan sebagai probabilitas

subyektifitas individu bahwa pemakaian sistem aplikasi tertentu akan meningkatkan kinerja individu yang bersangkutan dalam konteks organisasi.

4.3.2 Pengaruh Pengetahuan Konsumen Terhadap Minat Penggunaan E-money

Pengujian secara parsial (uji t) menunjukkan bahwa secara parsial terdapat pengaruh positif dan signifikan antara pengetahuan konsumen (X2) terhadap keputusan pembelian (Y) dengan nilai perbedaaan t hitung dan t tabel sebesar 4,100 dan 1,985. Berdasarkan kriteria hipotesis, jika nila t hitung > nilai t tabel maka H1 diterima dan H0 ditolak hal ini menunjukkan adanya pengaruh pengetahuan konsumen dalam minat penggunaan e-money.

Tingkat kepercayaan responden secara umum relatif baik, hal ini terlihat dari jawaban responden pada kousioner yang disebarkan sebagian besar memberikan jawaban setuju untuk setiap pertanyaan. Hal ini menunjukan adanya pengaruh tingkatan dari pengetahuan konsumen terhadap penggunaan e-money.

Hal ini sesuai dengan pernyataan Mowen dan Engel (1985) pengetahuan konsumen adalah tingkatan informasi yangdimiliki konsumen mengenai berbagai macam produk dan jasa, serta pengetahuan lainnya yang terkait dengan produk dan jasa tersebut, dan informasi yang berhubungan dengan fungsinya sebagai konsumen. Jadi semakin besar tingkatan informasi yang dimiliki oleh konsumen maka semakin besar kecendrungan dalam pemakaian produk e-money.

4.3.3 Pengaruh Promosi Terhadap Minat Penggunaan E-money

Pengujian secara parsial (uji t) menunjukkan bahwa secara parsial terdapat pengaruh positif dan signifikan antara promosi (X3) terhadap keputusan pembelian (Y) dengan nilai perbedaaan t hitung dan t tabel sebesar4,034 dan 1,985 . Berdasarkan kriteria hipotesis, jika nila t hitung > nilai t tabel maka H1 diterima dan H0 ditolak hal ini menunjukkan adanya pengaruh promosi dalam minat penggunaan e-money.

Tingkat kepercayaan responden secara umum relatif baik, hal ini terlihat dari jawaban responden pada kousioner yang disebarkan sebagian besar memberikan jawaban setuju untuk setiap pertanyaan. Hal ini menunjukan adanya pengaruh yang besar dari promosi terhadap penggunaan e-money dari konsumen, namun masih ada indikator yang masih di anggap kurang dari konsumen yaitu konsumen bisa mendapatkan informasi promosi dari berbagai media karena promosi yang dilakukan oleh penyedia e-money masih sangat terbatas.

Jadi promosi yang dilakukan dengan baik akan menumbuhkan minat penggunan e-money dari konsumen sesuai dengan pernyataan dari Swastha (2000:

222), promosi dipandang sebagai arus informasi atau persuasi satu arah yang di buat untuk mempengaruhi seseorang atau organisasi kepada tindakan yang menciptakan pertukaran dalam pemasaran. Jadi promosi merupakan usaha perusahaan untuk menciptakan kesadaran, memberi tahukan membujuk dan mempengaruhi konsumen untuk melakukan pembelian terhadap produk yang ditawarkan perusahaan. Jadi semakin banyak dan semakin bagus promosi yang dilakukan maka semakin besar minat penggunaan e-money.

4.3.4 Pengaruh Manfaat Kemudahan, Pengetahuan Konsumen, dan Promosi Terhadap Minat Penggunaan E-money

Dari hasil analisis data diproleh nilai F hitung sebesar 57,238 dengan tingkat signifikan0,000 < 0,05. Hal ini berarti manfaat kemudahan, pengetahuan konsumen, dan promosi secara bersama – sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap minat penggunaan e-money. Jadi dapat disimpulkan bahwa manfaat kemudahan, pengetahuan konsumen, dan promosi secara simultan dapat meningkatkan minat beli dari konsumen, hal ini dapat dilihat dari

BAB V PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil pengujian penelitian dapat ditarik dua kesimpulan untuk menjawab rumusan masalah sebagai berikut:

1. Ada pengaruh yang signifikan secara simultan antara Manfaat Kemudahan (X1), Pengetahuan (X2), dan Promosi (X3) terhadap Minat Penggunaan e-money (Y) di Kota Medan.

2. Ada pengaruh yang signifikan secara parsial antara Manfaat Kemudahan (X1), Pengetahuan (X2), dan Promosi (X3) terhadap Minat Penggunaan e-money (Y) di Kota Medan.

3. Variable yang dominan berpengaruh terhadap Minat Penggunaan e-money (Y) adalah variabel Pengetahuan (X2).

5.2 Saran

Berdasarkan hasil penelitian yang telah diproleh yang ada di dalam penelitian ini maka mengharuskan peneliti untuk memberikan saranya. Saran dari penelitian ini adalah :

1. Para penyedia layanan e-money harus memperbanyak merchant-merchant e-money agar konsumen lebih leluasa bertransaksi menggunakan e-money.

2. Penerbit e-money memperbanyak iklan dan promosi melaui berbagai media agar pengguna dari e-money terus meningkat

3. Penerbit e-money dapat melakukan kerjasama dengan umkm di indonesia agar e-money dapat menjadi suatu tren alat untuk bertransaksi di masa depan.

DAFTAR PUSTAKA

AsepHermawan. 2005. Penelitian Bisnis ParadigmaKuantitatif.

Jakarta:GramediaMedia Sarana Indonesia.

Baum,David, 1999.E-Commerce.New Jersey:Oracle Corp.

Davis, Fred D. 1989. Perceived Usefulness, Perceived ease of use of Information Technology.Management Information System Quarterly.

Engel, James F., Blackwell, Roger D.., and Miniard, Paul W. 1994. Perilaku Konsumen.Terjemahan Budiyanto. Jakarta: Binarupa Aksara.

Ghozali, Imam, 2006. Aplikai Analisis Multivarite dengan SPSS, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.

Hartono, Jogiyanto, 2007. Model Kesuksesan Sistem Teknologi Informasi Yogyakarta: Andi.

Juliandi Azuar,2013.Metode Penelitian Kuantitatif untuk Ilmu-ilmu Bisnis, Bandung:Cita Pustaka Media Perintis.

John C. Mowen, Michael Minor, 2002, Perilaku Konsumen, Jakarta: Erlangga.

Kinnear, Thomas C, dan Taylor, James R., 2003, Riset Pemasaran, (Terjemahan oleh Thamrin). Edisi Tiga, Jakarta: Erlangga.

Kotler, Philip dan Kevin Lane Keller,2006,Marketing Management,Pearson Education Inc.

Kotler dan Amstrong,2004,Prinsip-prinsip Marketing,Edisi Ketujuh, PenerbitSalemba Empat, Jakarta.

Kotler, Philip. 2001. Manajemen Pemasaran: Analisis, Perencanaan, Implementasidan Kontrol.Jakarta: PT. Prehallindo.

Laudon, Kenneth C and Jane P.Laudon.1998.Computer and Information System.

United Stataes of America: Times Mirror Higher Education Group.

Peter, Paul. J and Olson, C. Jerry. 1999. Prilaku Konsumen dan Strategi Pemasaran.Erlangga, Jakarta.

Purnomo Dibyo Serfianto, dkk. 2012.Untung dengan Kartu Kredit, Kartu ATM-Debit, dan Uang Elektronik,Visimedia, Jakarta.

Schiffman dan Kanuk.2007.Perilaku Konsumen.Edisi Kedua.Jakarta: PT.

IndeksGramedia.

Solomon, Michael R. 2011. Consumer Behavior: Buying Having, and Being.New Jersey, USA: Pearson Prentice Hall.

Sugiyono.2007.Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif,Kualitatif, dan R&D.Bandung: ALFABETA.

Triton, 2006. Riset StatistikParametrik, Penerbit Andi, Yogyakarta.

Umar, Husein, 2002, Metode Riset Bisnis, PT.Gramedia Pustaka Utama, Jakarta SkripsidanJurnal :

Peraturan BI No. 11/12/PBI/2009- Uang Elektronik (Electronic Money)

Agung Purnama,Cahaya.2012. Analisis Pengaruh Daya Tarik Promosi, Persepsi Kemudahan, Persepsi Kemanfaatan dan Harga Terhadap Minat Beli E-Toll Card Bank Mandiri (Studi Kasus Pada Pengguna Jalan Tol di KotaSemarang).FakultasEkonomidanBisnis/Manajemen,

UniversitasDipenogoro.

Adiyanti, Arsita Ika.2015.Pengaruh Pendapatan,

Manfaat,KemudahanPenggunaan, DayaTarikPromosi dan KepercayaanTerhadap Minat MenggunakanLayananE-money(Studi Kasus: MahasiswaUniversitasBrawijaya).FakultasEkonomidanBisnis, UniversitasBrawijaya.

Habsari Candraditya, Idris.2013.

AnalisisPenggunaanUangElektronik(StudiKasuspadaMahasiswaPenggun aProdukFlazz BCA di Fakultas Ekonomika dan BisnisUniversitasDiponegoro).FakultasEkonomikdanBisnis/Manajemen, UniversitasDipenogoro.

Internet : www.bi.go.id/

L A M

P

I

R

A

N

KUESIONER PENELITIAN I. IDENTITAS RESPONDEN

1. Jenis Kelamin : a. Laki-Laki b. Perempuan

2. Pendidikan Terakhir : a. SMU b. D-3 c. S-1 d. S-2 e. S-3 3.

3. Usia anda Saat ini : a. < 25 Tahun b. 25 – 35 Tahun c. 36 – 45 Tahun d. 46 – 55 Tahun e. Lebih 55 Tahun

II. PETUNJUK PENGISIAN

1. Mohon memberi tanda silang (√) pada jawaban yang Bapak/Ibu anggap paling sesuai dan mohon mengisi bagian yang membutuhkan jawaban tertulis.

2. Keterangan Alternatif Jawaban dan Skor : a. STS = Sangat Tidak Setuju (1) b. TS = Tidak Setuju (2)

c. KS = Kurang Setuju (3) d. S = Setuju (4)

e. SS = Sangat Setuju (5)

3. Setelah mengisi kuesioner ini mohon Bapak/Ibu dapat memberikan kembali kepada yang menyerahkan kuesioner ini pertama kali.

A. MANFAAT KEMUDAHAN (X1)

No Daftar Pertanyaan

Aternatif Jawaban STS TS KS S SS 1 Penggunaan e-money meningkatkan efektivitas

dan efesisensi dalam pembayaran

2 e-money mempunyai manfaat lebih dibanding dengan alat pembayaran lain

3 e-money mudah untuk diaplikasikan untuk pembayaran

4 e-money memudahkan saya mengatur keuangan dalam bertransaksi

B.PENGETAHUAN KONSUMEN (X2)

No Daftar Pertanyaan

Aternatif Jawaban STS TS KS S SS 1 Informasi mengenai e-money mudah untuk

didapatkan

2 Sumber informasi mengenai e-money yang terpercaya banyak saya temukan

3 Mudah untuk saya memahami produk e-money beserta pendukungnya

4 Mudah bagi saya untuk mengaplikasikan produk e-money

C. PROMOSI (X3)

No Daftar Pertanyaan

Aternatif Jawaban STS TS KS S SS 1 Saya tertarik dengan e-money karena iklan dan

promosi yang menarik

2 Saya menggunkan e-money dikarenakan pengaruh promosi

3 Saya tertearik e –money karena perngaruh dari teman saya

4 Saya bisa melihat informasi promosi e-money melalui berbagai media

D. MINAT PENGGUNAAN E-MONEY

No Daftar Pertanyaan

Aternatif Jawaban STS TS KS S SS 1 Saya sangat senang menggunakan produk

e-money

2 Saya selalu menggunakan e money di setiap merchant yang tersedia

3 Banyak fitur e-money yang saya sukai

4 Saya percaya terhadap produk dan penggunaan e-money

Frequencies

Jenis Kelamin

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

X1_1

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

X1_4

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

X2_3

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

X3_3

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Y3

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Reliability

Scale: ALL VARIABLES

Case Processing Summary

N %

Cases

Valid 100 100,0

Excludeda 0 ,0

Total 100 100,0

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items

,789 4

Item-Total Statistics Scale Mean if

Item Deleted

Scale Variance if Item Deleted

Scale: ALL VARIABLES

Case Processing Summary

N %

Cases

Valid 100 100,0

Excludeda 0 ,0

Total 100 100,0

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items

,772 4

Item-Total Statistics Scale Mean if

Item Deleted

Scale Variance if Item Deleted

Scale: ALL VARIABLES

Case Processing Summary

N %

Cases

Valid 100 100,0

Excludeda 0 ,0

Total 100 100,0

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items

,820 4

Item-Total Statistics Scale Mean if

Item Deleted

Scale Variance if Item Deleted

Scale Variance if Item Deleted

Dokumen terkait