• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Kehidupan Sosial Ekonomi

DESKRIPSI DAN INTREPERTASI DATA PENELITIAN 4.1 Kondisi demografis

4.9. Deskriptif Strategi kehidupan social ekonomi hidup buruh

Strategi keluarga buruh pabrik dalam menghadapi permasalahan keluarga, merupakan salah satu indikator permasalahan keluarga mereka. Dalam konteks ini kemiskinan tidak hanya dipandang sebagai sesuatu yang statis, tetapi mempunyai dinamika sesuai dengan tantangan dan perubahan sosial.

Nama Informan Hasil wawancara

BS Ibu ya punya tabungan juga kan untuk anak ibu sama mana tau kan dek ada kebutuhan yang mendadak jadi adalah harus tabungan kan. Juga

92

bukan ibu aja yang kerja suami ibu juga kerja BA Kalo ibu ya strategi nya cari tambahan seperti

kerja di warung nasi juga setelah pulang kerja di pabrik ibu langsung kerja di rumah makan itu kan.

Anak ibu juga kerja juga dek untuk pesanan orang hajatan sama ibu juga jualan di pabrik jualan makanan. Kalau arisan ikut juga tapi ngak berpengaruh juga sama pendapatn ibu BR Ibu ada juga jualan kecil kecilan la dek untuk

nambah kecukupan keluarga ibu. Ya kadang minjam sama kerabat juga kalo terdesak

BF Ya cuman menghemat aja dek toh juga suami ibu kerja juga sama anak ibu masih kecil. Kalo lagi butuh ya minta tolong saudara aja

DI Jualan online shop juga bang akunya untuk mantu

mamak kan di pabrik ngak besar ngak cukup untuk kebutuhan hidup

RK Ya cuman hemat pengeluaran aja bang ka nada orang tua juga yang bisa kerja. Kalau butuh kslo bisa minjam sama temen juga

BY Kadang abang kerja serabutan gitu dek walaupun

93

ngak setiap hari juga sama ada juga keluarga abang juga bias nolongkan kan

BW Jualan baju juga ibu di online shop dek kayak baju untuk perempuan gitu karena ibiu juga kerja di butik dulukan. Dan ibu mengikuti arisan tetangga juga dek

Salah satu streategi yang dilakukan buruh pabrik Jelly di PD Kreasi Chupi Sukses Kabupaten Deli Serdang untuk mempertahankan keberlangsungan hidup adalah sebagai berikut:

1. Strategi dalam pemanfaatan anggota keluarga

Strategi yang mengoptimalkan segala potensi keluarga untuk peningkatan penghasilan karena tuntutan hidup yang semakin besar. Berbagai bentuk strategi yang dibangun oleh keluarga buruh Pabrik antara lain memanfaatkan atau mengerahkan anggota keluarga untuk memperoleh penghasilan. Di satu sisi, strategi pelibatan anak atau keluarga dalam peran ekonomi akan dapat menambah kebutuhan hidup Strategi dalam menekankan pengeluaran hidup.

2. Strategi menekan penegluaran hidup

Penekanan pengeluaran merupakan strategi yang harus di lakukan oleh buruh, yaitu mengurangi pengeluaran keluarga seperti pengeluaran biaya kebutuhan sandang, pangan, transportasi, kesehatan, pendidikan, dan kebutuhan sehari-hari lainnya. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mereka sering menekan biaya pengeluaran agar bisa cukup untuk

94

menambah biaya kehidupan perbulannya. strategi ini dilakukan sebagai usaha untuk mengurangi anggaran belanja keluarga dengan cara mementingkan membeli keperluan yang memang tidak bisa digantikan atau kebutuhan.

3. Membeli Barang – barang Murah

Dalam Pemenuhan kebutuhan barang murah oleh setiap orang adalah berbeda – beda namun dengan melihat kesejahteraan buruh pabrik yang dibawah rata – rata, bisa dilihat bahwa para buruh pabrik berusaha untuk memenuhi kebutuhan dengan membeli barang murah dengan harga dibawah rata – rata dengan kualitas terjangkau.

Buruh Pabrik sebagian besar lebih memilih untuk membeli barang yang harganya murah dengan dengan kualitas terjangkau misalnya baju, kompor, tempat duduk dan peralatan rumah tangga lainya.Sedangkan sisanya memilih untuk lebih mengutamakan kualitas barang karena menurut mereka barang dengan kualitas yang baik bisa lebih lama dipakai dari pada barang dengan kualitas rendah, namun tidak semua barang yang kualitas baik mahal ada juga beberapa yang murah

4. Pembelian Pakaian Dalam Setahun

Strategi buruh pabrik dalam pengontrolan pengeluaran dilihat dari pembelian pakaian dalam setahun sekali.Sebagian besar buruh pabrik melakukan pembelian pakaian yaitu 2 kali atau kurang dari 2 kali dalam setahun yang biasanya dilakukan pada saat Lebaran dan pertengahan tahun

95

ketika anak akan memasuki sekolah, namun Buruh pabrik mengaku tergantung juga pada situasi dan kondisi ada saat dimana informan tidak mampu sama sekali membeli pakaian dan ada saat – saat tak terduga juga dimana buruh harus membeli pakaian.

5. Berjualan Kecil – kecilan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurang dari setengah buruh pabrik memilih berjualan keci – kecilan untuk menambah penghasilan yaitu menjual gorengan, sayuran di pasar dan rempah – rempah, berjualan cantering kue, dan menjualan jajanan di depan rumah responden lainnya memilih untuk tidak berjualan dengan alasan tidak ada modal untuk berjualan.

6. Bekerja Serabutan

Sebagian kecil buruh Pabrik yang melakukan pekerjaan serabutan dan bekeeja di luar jam kerja pabrik dengan alasan untuk menambah penghasilan kebutuhan per bulannya

7. Mengikuti Arisan

Peningkatan ekonomi dalam rumah tangga dan untuk bertahan hidup Buruh pabrik yaitu memanfaatkan lembaga kesejahteraan seperti mengikuti arisan yang lakukan dalam jangka waktu 1 bulan sekali,Sebagian besar responden mengikuti arisan dengan anggapan bahwa mengikuti arisan bisa membantu memenuhi kebutuhan yang sudah terencana sementara maupun kebutuhan mendadak. Arisan merupakan salah satu kegiatan non formal yang

96

dibentuk perempuan penjual buah-buahan. Tujuannya diadakan kelompok arisan tersebut adalah untuk menabung secara kolektif dalam memperoleh modal tambahan yang dapat digunakan untuk pengembangan usaha serta kebutuhan keluarga

8. Strategi bertahan hidup dengan memanfaatkan jaringan social

strategi ini dilakukan ketika sudah tidak ada lagi jalan lain dan dalam keadan terpaksa dan memang harus di lakukan, sehingga Buruh pabrik terpaksa harus memanfaatkan jaringan sosial mereka yaitu berhutang dengan kerabat untuk membantu ketika keluarga mereka sedang dalam keadan kesulitan keuanganmaupun kehabisan stok di dapur seperti beras, minyak goreng, bensin, minyak tanah, gas, dan kebutuhan pokok lainya yang tidak bisa disiasati atau digantikan lagi

9. Menabung

. Sebagian penghasilan dari buruh pabrik yaitu dengan ditabung untuk keperluan pendidikan anak dan lain-lain. Bahkan terkadang untuk keperluan tak terduga.

4.10.Kehidupan sosial Ekonomi dan Pembagian Penghasilan