Pada tahapan ini akan diusulkan proses bisnis baru yang akan digambarkan dengan metode Business Process Modeling Notation (BPMN). Dari hasil analisa terhadap proses bisnis yang baru, usulan sistem ERP yang sesuai akan dipaparkan.
4.3.1. Business Process Modeling Notation (BPMN)
Untuk menggambarkan proses bisnis yang telah dikembangkan maka digunakan Business Process Modeling Notation. Proses yang dikembangkan antara lain : Recruitment Process, Employee Database Process, Resignation / Terminator Process, Training Management Process, Performance Management Process, Purchasing Process (Man Power, Site Project, Head Office ).
BPMN ini dibuat berdasarkan hasil analisa pada rich picture proses yang memerlukan pengembangan sehingga dalam BPMN ini dapat tergambar dengan jelas pengembangan aktivitas dari setiap proses.
Dalam penggambaran proses bisnis dengan BPMN, aktivitas lama yang tidak mengalami perubahan dibedakan dengan aktivitas baru yang diusulkan.
Notasi: Start event End Event task Sequence flow Message Flow Association Gateway pool Lane
Keterangan :
= Aktivitas baru yang diusulkan
= Aktivitas lama yang masih berjalan
Pada proses usulan ini, terdapat dua perubahan yaitu pencarian calon terbaik dari database applicant dan profile match up. Sebelumnya pencarian calon terbaik dilakukan dengan seleksi data applicant yang berupa dokumen dan belum ada database applicant yang tersimpan dalam sistem. Hal teresebut tentu akan menyulitkan Recruitment Staff dalam melakukan seleksi. Dengan adanya database applicant yang real time maka akan mempermudah proses pencarian calon terbaik. Sedangkan untuk aktivitas profile match up sebelumnya tidak ada. Aktivitas ini dipandang perlu karena dengan melakukan profile match up, perusahaan akan mendapatkan calon karyawan yang memiliki profile paling mendekati dengan kebutuhan.
Keterangan :
= Aktivitas baru yang diusulkan
= Aktivitas lama yang masih berjalan
Proses ini sebelumnya dilakukan secara manual. Data calon karyawan maupun data karyawan disimpan dalam bentuk dokumen di file cabinet. Calon karyawan menyerahkan datanya kemudian diarsip oleh Compensation &Benefit Staff. Namun pada proses yang diusulkan, Compensation &Benefit Staff akan memasukkan data dari setiap CV yang masuk dan disimpan ke dalam database applicant. Apabila calon karyawan berubah status menjadi karyawan maka dipindahkan datanya ke dalam database karyawan. Setelah menjadi karyawan, akan dilakukan konfirmasi ulang apakah ada perubahan terhadap data yang sudah ada, jika tidak ada maka proses selesai, namun bila terdapat data tambahan lain, Compensation &Benefit Staff akan melakukan penambahan data.
Keterangan :
= Aktivitas baru yang diusulkan
= Aktivitas lama yang masih berjalan
Dengan tersedianya database karyawan yang terintegrasi dengan proses lainnya, maka aktivitas pemberian informasi terhadap hak dan kewajiban bagi karyawan yang mengundurkan diri dapat dilakukan oleh Compensation and Benefit Staff melalui sistem yang ada. Sebelumnya aktivitas ini dilakukan secara manual karena belum ada informasi lengkap mengenai hak dan kewajiban yang harus diselesaikan oleh karyawan. Compensation and Benefit Staff harus melakukan penghitungan terlebih dahulu atas hak dan kewajiban karyawan. Setelah karyawan menyelesaikan hak dan kewajibannya, maka dilakukan update terhadap status kepegawaiannya di dalam database karyawan. Aktivitas ini sebelumnya tidak ada, sehingga seringkali terdapat kesalahan dalam menghitung jumlah karyawan yang dipekerjakan di perusahaan klien.
Keterangan :
= Aktivitas baru yang diusulkan
= Aktivitas lama yang masih berjalan
Sebelumnya, pelaksanaan pelatihan diberikan berdasarkan hasil analisa kebutuhan karyawan. Pada proses yang diusulkan ini, Training Management dilakukan terhadap karyawan yang dianggap perlu untuk diberikan pelatihan berdasarkan hasil penilaian dari Performance Management Process. Sehingga pelatihan dapat diberikan sesuai dengan competency gap yang dinilai masih kurang. Kemudian karyawan yang akan mengikuti pelatihan akan diundang melalui e-mail dan karyawan yang bersangkutan akan memberikan konfirmasi keikutsertaannya melalui e-mail. Sedangkan pada proses yang berjalan, karyawan harus mengisi formulir pendaftaran untuk mengikuti pelatihan dan peserta yang mengikuti pelatihan tidak berdasarkan atas kebutuhan karyawan.
Keterangan :
= Aktivitas baru yang diusulkan
= Aktivitas lama yang masih berjalan
Dalam proses ini, aktivitas baru yang diusulkan yaitu penilaian kinerja berdasarkan Qualification Matrix. Sebelum proses penilaian atau evaluasi kinerja dilakukan, perusahaan terlebih dahulu menentukan Qualification Matrix. Kemudian dari Qualification Matrix yang telah ditetapkan, Client’s Representative melakukan penilaian atas kinerja karyawan dengan membandingkan antara standar Qualification Matrix yang sudah ditentukan dengan kualifikasi yang telah dicapai oleh karyawan. Hasil dari penilaian tersebut akan mempengaruhi proses selanjutnya, yaitu Training Management Process, jika diperoleh gap yang negatif atas penilaian kinerja karyawan. Pada proses sebelumnya, penilaian atau evaluasi kinerja dilakukan dengan mengadakan sosialisasi dan presentasi mengenai metoda penilaian kinerja yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi tingkat prestasi yang dicapai.
Keterangan :
= Aktivitas baru yang diusulkan
= Aktivitas lama yang masih berjalan
Jika pada proses sebelumnya aktivitas pembuatan PR dan PO dilakukan secara manual, maka pada usulan aktivitas yang baru ini, PR dan PO dapat dibuat dengan bantuan sistem. Pembuatan PR dan PO didasari atas adanya kebutuhan akan perlengkapan atau peralatan dari tiap-tiap divisi dan atau perusahaan klien. Selain itu, data mengenai ketersediaan barang pada Inventory & Asset Database juga dapat menjadi pemicu dibuatnya PR maupun PO secara otomatis sesuai dengan jumlah yang diinginkan. Kemudian PO yang telah dibuat akan dikirimkan kepada supplier terpilih. Pemilihan supplier dalam proses pembelian dapat dilakukan dengan melihat Supplier Database yang berisi informasi terkait supplier.
Keterangan :
= Aktivitas baru yang diusulkan
= Aktivitas lama yang masih berjalan
Jika pada proses sebelumnya aktivitas pembuatan PR dan PO dilakukan secara manual, maka pada usulan aktivitas yang baru ini, PR dan PO dapat dibuat dengan bantuan sistem. Pembuatan PR dan PO didasari atas adanya kebutuhan akan perlengkapan atau peralatan dari tiap-tiap divisi dan atau perusahaan klien. Selain itu, data mengenai ketersediaan barang pada Inventory & Asset Database juga dapat menjadi pemicu dibuatnya PR maupun PO secara otomatis sesuai dengan jumlah yang diinginkan. Kemudian PO yang telah dibuat akan dikirimkan kepada supplier terpilih. Pemilihan supplier dalam proses pembelian dapat dilakukan dengan melihat Supplier Database yang berisi informasi terkait supplier.
Keterangan :
= Aktivitas baru yang diusulkan
= Aktivitas lama yang masih berjalan
Jika pada proses sebelumnya aktivitas pembuatan PR dan PO dilakukan secara manual, maka pada usulan aktivitas yang baru ini, PR dan PO dapat dibuat dengan bantuan sistem. Pembuatan PR dan PO didasari atas adanya kebutuhan akan perlengkapan atau peralatan dari tiap-tiap divisi dan atau perusahaan klien. Selain itu, data mengenai ketersediaan barang pada Inventory & Asset Database juga dapat menjadi pemicu dibuatnya PR maupun PO secara otomatis sesuai dengan jumlah yang diinginkan. Kemudian PO yang telah dibuat akan dikirimkan kepada supplier terpilih. Pemilihan supplier dalam proses pembelian dapat dilakukan dengan melihat Supplier Database yang berisi informasi terkait supplier.
Keterangan :
= Aktivitas baru yang diusulkan
= Aktivitas lama yang masih berjalan
Inventory, Asset, Supplier Database Process merupakan proses baru yang diusulkan. Di dalam proses ini terdapat beberapa aktivitas antara lain, input data pembelian peralatan atau perlengkapan ke dalam Inventory & Asset Database, input data supplier ke Supplier Database, update stok, dan pembuatan laporan atas Asset & Inventory untuk diserahkan kepada HR Manager. Proses ini berguna untuk mengelola informasi-informasi penting mengenai persediaan, peralatan atau perlengkapan, dan juga supplier. Dengan pengelolaan yang baik maka akan memudahkan dalam melakukan proses lainnya yang berkaitan, seperti Purchasing Process, yang membutuhkan informasi mengenai perlengkapan atau persediaan yang akan segera habis serta supplier yang akan dipilih.
Keterangan :
= Aktivitas baru yang diusulkan
= Aktivitas lama yang masih berjalan
Proses ini sebelumnya belum ada. Qualification Matrix Management Process diusulkan untuk mempermudah dalam penilaian kinerja sesuai kualifikasi yang dibutuhkan oleh setiap divisi pada permintaan posisi karyawanyang dibutuhkan dalam perusahaan. Pada Qualification Matrix Management Process ini HRD Manager akan menganalisa kebutuhan setiap posisi kemudian akan membuat Qualification Matrix dari setiap posisi bedasarkan kebutuhan. HRD Manager akan meminta persetujuan kepada Operation Director untuk Qualification Matrix yang telah dibuat, dan setelah mendapat persetujuan, HRD Manager akan membuat skala kualifikasi dan akan mensosialisaikan Qualification Matrix kepada karyawan.
4.3.2. Analisa Kebutuhan Sistem ERP
Setelah dibuat BPMN, terdapat usulan aktivitas-aktivitas baru dari tiap proses dalam Departemen Human Resources dan Sub Departemen General Affair. Aktivitas baru tersebut pada akhirnya menjadi dasar akan kebutuhan sistem ERP. Berikut adalah uraian atas kebutuhan sistem baru :
Tabel 4.38. Analisa Kebutuhan Sistem
Proses Aktivitas Baru Kebutuhan Sistem (Need)
Recruitment Process - Pencarian calon
terbaik dari database applicant
- Pencarian dan akses database applicant
- Profile Match Up - Aktivitas ini dapat
dilakukan secara manual
Employee Database Process
- Input data applicant ke database applicant - Penyimpanan data applicant - Pemindahan data applicant ke database karyawan - Penyimpanan data karyawan Resignation/ Termination Process - Pemberian informasi hak dan kewajiban karyawan
- Pemberian
informasi hak dan kewajiban karyawan - Update database karyawan - Update database karyawan Training Management Process - Menganalisa
competency dari hasil performance
management process
- Aktivitas ini dapat dilakukan secara manual
training via e-mail menggunakan sistem Performance Management Process - Penilaian kinerja berdasarkan Qualification Matrix
- Aktivitas ini dapat dilakukan secara manual
Purchasing Process (Man Power, Site Project, Head Office)
- Membuat PR - Pembuatan PR
- Membuat PO - Pembuatan PO Inventory, Asset, and
Supplier Database Process
- Meng-input data barang baru yang belum pernah
disimpan sebelumnya
- Penyimpanan data barang baru yang belum pernah di-input ke dalam sistem - Menginput data supplier ke database supplier - Penyimpanan data supplier - Update stok perlengkapan dan peralatan - Update stok - Membuat laporan asset & inventory
- Pembuatan laporan asset & inventory Qualification Matrix
Management Process
- Menganalisa
kebutuhan tiap posisi
- Aktivitas ini dilakukan secara manual
- Membuat kualifikasi dari setiap posisi
- Aktivitas ini dilakukan secara manual - Membuat skala kualifikasi - Aktivitas ini dilakukan secara manual - Memberikan informasi Qualification Matrix kepada karyawan - Aktivitas ini dilakukan secara manual
4.3.3. Usulan Sistem ERP
Berdasarkan hasil analisa terhadap kebutuhan akan sistem untuk mendukung proses bisnis baru pada PT Estetika Se Laras, maka diusulkan tiga sistem ERP. Dari hasil pencarian di website dan dengan dasar pertimbangan mengenai kelengkapan fitur yang dapat mendukung kinerja perusahaan, kemudahaan dalam penggunaan, tampilan yang menarik serta biaya yang dikeluarkan maka dalam terpilih tiga sistem ERP yang diusulkan yaitu OrangeHRM, OpenERP dan SAP Business All-in-One.
a. OrangeHRM
OrangeHRM menawarkan alat yang lengkap untuk mengelola sumber daya manusia. Termasuk di dalamnya yaitu manajemen informasi karyawan, manajemen kehadiran, libur atau cuti karyawan, manajemen perekrutan, evaluasi kinerja karyawan, dan alat manajemen sumber daya manusia lainnya. OrangeHRM menawarkan solusi HRIS fleksibel dan mudah digunakan untuk perusahaan-perusahaan berukuran kecil dan menengah secara gratis. Dengan menyediakan modul untuk manajemen informasi kepegawaian, layanan mandiri karyawan, cuti, waktu & kehadiran, benefit dan perekrutan karyawan, perusahaan mampu mengelola aset organisasi yang sangat penting yaitu orang. Kombinasi dari modul ke dalam satu aplikasi menjamin sebuah platform yang
sempurna untuk re-engineering dan menyelaraskan proses SDM bersama dengan tujuan perusahaan.
Fitur yang terdapat di dalam OrangeHRM adalah :
• Adminstration Module - Modul admin adalah kontroler pusat
dari sistem dimana Manajer SDM atau petugas lain yang ditunjuk melakukan tugas-tugas sistem administrasi. Ini termasuk mendefinisikan struktur organisasi, menentukan skala gaji, menjaga informasi proyek dan informasi lainnya yang penting.
• Personal Information Management - Modul PIM memelihara
semua informasi karyawan yang relevan yang terkait, termasuk berbagai jenis informasi pribadi, kualifikasi rinci, pengalaman kerja, informasi tentang pekerjaan yang berhubungan, dan lain lain. Profil karyawan termasuk juga sebagai informasi yang disediakan. Informasi yang terdapat dalam modul ini dimanfaatkan oleh semua modul lainnya, sehingga menghilangkan redundansi data.
• Leave Module – Modul ini melayani semua formulir dan proses
persetujuan serta mampu menampilkan informasi tentang hak cuti, keseimbangan, history, dan lain-lain. Dengan konsep web dan self-service yang diaktikan, secara signifikan mampu merampingkan semua prosedur terkait, menghilangkan dokumen manual dan menghemat biaya.
• Time Module - Modul ini mengotomatisasi proses yang berkaitan dengan pelacakan waktu. Fungsionalitas yang ditawarkan meningkatkan kinerja organisasi dengan menghilangkan dokumen dan proses manual yang berhubungan dengan waktu dan kehadiran.
• Employee Self Service Module – Modul ini merupakan alat yang
mampu menyediakan informasi yang relevan bagi karyawan perusahaan dengan melihat langsung informasi pribadi, memperbarui informasi pribadi dengan web (menggunakan PC tanpa harus meminta bantuan kepada HR staff). Fungsi modul ini dapat menjangkau seluruh sistem, membuat informasi tersedia di mana saja, kapan saja oleh yang berwenang.
• Benefits Module - Platform terintegrasi untuk mengelola tugas-tugas terkait benefit. Mencakup tunjangan kesehatan dan kesejahteraan, dengan kemungkinan untuk mendefinisikan manfaat baru, menurut jenis, penyedia dan beberapa aspek lainnya. Menetapkan manfaat kepada karyawan yang dilakukan dengan berbagai cara, antara lain individual, kebijakan atau lainnya.
• Recruitment Module – Solusi komprehensif untuk keseluruhan
proses perekrutan, termasuk permintaan untuk staf, persetujuan lowongan, persyaratan masuk, mencocokkan informasi calon karyawan, penyaringan, catatan wawancara dan fitur lainnya.
Modul ini juga memungkinkan para profesional HR untuk menghasilkan template dan dokumentasi untuk merampingkan seluruh proses perekrutan.
• Performance Module – Membantu perusahaan dalam penilaian
kinerja karyawan dengan mengkomunikasikan key performance indicator atas setiap pekerjaan kepada karyawan agar dipahami sehingga mereka mampu mencapai target yang diharapkan perusahaan.
b. OpenERP
OpenERP merupakan solusi ERP open source yang terdiri dari modul :
• CRM - Memungkinkan untuk menyesuaikan siklus penjualan
perusahaan, statistik kontrol dan perkiraan serta pengaturan otomatisasi pemasaran untuk meningkatkan kinerja penjualan
• Accounting - Mendukung operasi keuangan perusahaan.
• Point of Sale – Mengelola outlet penjualan dengan lebih mudah.
• Project Management – Memantau dan mengatur proyek
menggunakan perencanaan proyek jangka pendek dan jangka panjang.
• Warehouse Management – Mengelola penyimpanan dalam lokasi internal, lokasi eksternal, persediaan pelanggan, supplier, dan perusahaan.
• Human Resources – Mengatur pengelolaan asset terbesar
perusahaan yaitu karyawan.
• Purchase – Membuat dan memantau purchase order,
mengontrol informasi tentang supplier dan sebagainya.
• Manufacturing – Merencanakan dan mengontrol rantai
persediaan melalui berbagai aplikasi dalam modul ini.
• Marketing – Mengotomatisasi dalam pengiriman email ke
pelanggan tetap dan mendorong pelanggan untuk melakukan transaksi dengan perusahaan.
• Invoicing – Membuat tagihan kepada pelanggan dan melakukan
pembayaran kepada supplier.
• Application Builder – Fitur ini digunakan untuk melakukan
penyesuaian terhadap modul dalam OpenERP agar sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
• Payroll - Mengelola data karyawan dalam perusahaan,
mencetak slip gaji, mengatur kontrak, dan mendapatkan laporan penyesuaian.
Sesuai dengan ruang lingkup pembahasan yaitu tentang Departemen HR dan GA pada PT Estetika Se Laras, maka akan dibahas tentang modul Human Resources dan Purchasing.
Pada modul Human Resources terdapat fitur-fitur sebagai berikut :
• Track Time and Attendances – Menyimpan timesheet, mengecek
waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu tugas, mengontrol karyawan dan biaya proyek.
• Follow Recruitment – Memantau proses perekrutan untuk
memfasilitasi evaluasi. Selain itu juga untuk mencari dan mengakses database CV.
• Reporting – Memberikan laporan yang komprehensif mengenai
timesheet karyawan dan cuti karyawan dalam single dashboard.
• Plan Periodic Evaluation – Mengatur rencana evaluasi untuk
karyawan dan memantau evaluasinya. Menentukan langkah-langkah melalui wawancara dan memantau perkembangan.
• Manage Your Employees – Menginput data penting tentang
karyawan dan mengontrol semua informasi penting dalam Address Book.
• Centralizing Your Expenses – Menyajikan penggunaan biaya
secara langsung dengan validasi, penggantian dan penagihan ulang yang mudah.
• Manage Leave Requests – Memudahkan karyawan dalam pengajuan cuti dengan mengajukannya kepada manajer untuk disetujui dan divalidasi.
Pada modul Purchase terdapat fitur-fitur sebagai berikut :
• Automated Propositions – Menampilkan rencana pembelian
berdasarkan ketersediaan barang, penjualan dan sebagainya.
• Control Receptions – Mengontrol penerimaan atas pembelian
barang yang dilakukan.
• Personalized Analysis – Menganalisa kinerja supplier
menggunakan laporan yang fleksibel terhadap : keterlambatan pengiriman, potongan harga dan sebagainya.
• Follow Your Suppliers - Memantau perubahan dan transaksi
terkait dengan supplier dalam Address Book.
• Create Your Products – OpenERP menyediakan fasilitas untuk
menyesuaikan informasi yang ingin diinput mengenai produk atau barang.
c. SAP Business All-in-One
SAP Business All-in-One adalah solusi yang sesuai untuk perusahaan menengah yang sedang membutuhkan perangkat lunak komprehensif. Perangkat lunak ini merupakan solusi yang terintegrasi, terjangkau, dan dirancang sesuai dengan kebutuhan perusahaan - baik sekarang dan di masa depan. SAP Business All-in-One memiliki fungsi-fungsi sebagai berikut :
• Enterprise Resource Planning – Secara efektif mengatur
keuangan, penjualan dan layanan, pengadaan dan pembelian, pengembangan dan manufaktur produk, sumber daya manusia, layanan perusahaan, dan analisa bisnis.
• Support for Best Practice – Memberikan manfaat dalam hal
praktik terbaik yang dimiliki oleh SAP dan dari pengalaman SAP selama 35 tahun dengan pelanggan di lebih dari 25 jenis industri di seluruh dunia
• Technology Platform – Memberikan fondasi dengan cepat dan
biaya yang efektif sebagai tambahan pada solusi yang sudah ada dalam bisnis perusahaan yang selalu tumbuh dan mengalami perubahan sesuai dengan kebutuhan.
Perusahaan dapat menambahkan Customer Relationship Management (CRM), Supplier Relationship Management (SRM),
Business Intelligence (BI), dan fungsi lain setiap saat apabila ada perubahan kebutuhan.
Fitur yang terdapat pada SAP Business All-in-One, yaitu:
• Accounting and financials – Membantu dalam membuat laporan
keuangan yang akurat dan mengintegrasikan semua transaksi operasi di perusahaan.
• Sales and service – Memenuhi permintaan pelanggan,
mendukung proses pemesanan sampai pembayaran, dan menyediakan layanan after-sales.
• Procurement and logistics execution – Mengendalikan biaya
dan mengelola sumber dan siklus pengadaan.
• Inventory management – Melacak jumlah, nilai, dan perubahan
persediaan secara real time.
• Human capital management – Mengelola perubahan staf dan
mempermudah proses penggajian.
• Product development and manufacturing – Meningkatkan
proses siklus hidup produk dan operasi manufaktur..
• Reporting and analytics – Merencanakan, mengukur, dan
mengontrol proses di perusahaan.
• Corporate services – Mengurangi biaya administrasi;
meningkatkan transparansi operasi, dan meningkatkan kepatuhan terhadap perusahaan, hukum, dan peraturan yang berlaku.
Di dalam modul Human Capital Management pada SAP Business All-in-one terdapat key feature :
• Global HR and Payroll - Menu ini berfungsi untuk menginput
informasi administrasi karyawan, mengatur organizational management, mendukung proses global employment, mengelola informasi kompensasi dan benefit karyawan serta penggajian.
• Scheduling and Deployment - Menu ini berfungsi untuk
mengatur jam kerja karyawan baik dalam hal kehadiran, absen atau izin, dan jadwal kerja.
• Workforce Planning and Analytics – Dalam menú ini,
perusahaan akan dibantu dalam perencanaan sumber daya manusia berdasarkan kebutuhan dan prioritas.
• HCM Services Delivery – SAP Business All-in-One juga
menyediakan fasilitas untuk karyawan dan manager dalam mengakses modul HCM yaitu berupa employee portal dan manager portal.
• Talent, Performance Succesion Management – Menu ini
mendukung proses bisnis berupa performance management.
• Recruiting & On-Boarding – Menu ini berfungsi untuk
mendukung proses perekrutan karyawan baru.
• Learning Solution – Dalam menu ini, departemen HR akan
4.3.3.1. Analisa Usulan Sistem ERP
Untuk menentukan software yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, maka dibuat analisa atas Kebutuhan sistem (Need), User Friendly, Economic Scale terhadap bobot kepentingan dari masing-masing kriteria.
Kriteria kebutuhan sistem (Need) diperoleh dari hasil analisa yang dilakukan terhadap aktivitas pada proses baru yang diusulkan. Sedangkan kriteria User Friendly dan Economic Scale didapatkan dari hasil pencarían informasi melalui media Internet.
Bobot dibuat berdasarkan skala kepentingan dari seluruh kriteria sistem yang dipakai, bobot penilaiannya adalah sebagai berikut:
4 : Sangat penting 3 : Penting 2 : Cukup Penting 1 : Pendukung
Kebutuhan sistem (Need) berdasarkan kebutuhan yang bisa didukung oleh sistem dengan parameter:
3 : Tidak sama tetapi esensi nya sama 2 : Ada tetapi berbeda
1 : Tidak ada / tidak sesuai sama sekali
User Friendly adalah kriteria tampilan sistem dengan parameter sebagai berikut:
4 : Sangat setuju 3 : Setuju 2 : Kurang setuju 1 : Tidak setuju
Economic Scale merupakan kriteria penilaian biaya yang diperlukan untuk penggunaan sistem. Parameter yang digunakan adalah:
4 : Murah
3 : Terjangkau
2 : Mahal
Tabel 4.39. Usulan Sistem
OrangeHRM OpenERP SAP Business
All-in-One Kebutuhan Sistem (Need) (50%) Bobot Score Hasil Score Hasil Score Hasil - Pencarian dan akses database